BerandaPemdaLewat Semangat Gotong Royong, 130 Pelajar Gunungkidul Terima Bantuan Dana Pendidikan L-OTA

Lewat Semangat Gotong Royong, 130 Pelajar Gunungkidul Terima Bantuan Dana Pendidikan L-OTA

Lembaga Orang Tua Asuh (L-OTA) DIY kembali menyerahkan bantuan dana pendidikan bagi anak asuh di Kabupaten Gunungkidul. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh perwakilan siswa pada Rabu (07/10) di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul.

Total bantuan yang disalurkan senilai Rp36juta kepada 130 pelajar, yang terdiri dari 94 siswa SD/MI, 32 siswa SMP/MTs, dan 4 siswa SMA/SMK. Dana bantuan  tersebut diharapkan dapat diberikan pada siswa sesuai data yang telah diajukan ke L-OTA DIY.

- Advertisement -

Mewakili Pemerintah Gunungkidul, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Gunungkidul, Diana Esti Lestari menegaskan, pendidikan dan kesejahteraan anak-anak adalah fondasi paling utama bagi masa depan daerah. Menurut Diana, pemenuhan hak anak untuk mendapatkan pendidikan adalah tanggung jawab sosial dan moral bersama. “Karena setiap anak berhak untuk tumbuh dengan bangga, bebas dari keterbatasan dan memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan,” imbuhnya.

Diana juga mengajak untuk mengingat pesan yang pernah disampaikan Bung Karno. “Pesan tersebut berbunyi, ‘Bangsa saya berjanji pada diri sendiri untuk bekerja mencapai suatu dunia yang lebih baik, suatu dunia yang bebas dari sengketa dan ketegangan, suatu dunia di mana anak-anak dapat tumbuh dengan bangga dan bebas, suatu dunia dimana keadilan dan kesejahteraan berlaku untuk semua orang.’ Bantuan anak asuh yang diserahkan pada hari ini sebagai wujud api semangat dan wujud gotong royong agar anak-anak kita di Kabupaten Gunungkidul dapat menatap masa depan dengan dada tegak dan penuh percaya diri,” tegas Diana dalam sambutannya.

Diana juga berpesan kepada para penerima bantuan agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu. “Kepada anak-anakku sekalian jangan pernah berkecil hati, teruslah bersemangat dalam belajar, gantungkan cita-citamu setinggi langit, dan jadilah generasi penerus yang berakhlak mulia, serta membanggakan orang tua dan Kabupaten Gunungkidul,” pesannya.

Sementara itu, Ketua L-OTA Gunungkidul, Badingah mengimbau agar dana bantuan tersebut dapat digunakan sesuai dengan aturan dan petunjuk yang berlaku. Ia menekankan agar dana  tersebut diperuntukkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan anak. “Pokoknya saya berharap anak-anakku untuk rajin belajar karena penentu masa depan panjenengan untuk bahagia atau tidak, sejahtera atau tidak itu tergantung kepada panjenengan sendiri,” ujar Badingah.

Pada kesempatan yang sama, Yulia Fikriatin perwakilan donatur dari PT. Sarihusada Generasi Mahardhika menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung L-OTA dalam bidang pendidikan agar cita-cita siswa dapat tercapai menuju Indonesia Emas 2045. Yulia juga berharap agar ke depannya, kerjasama ini dapat lebih menjangkau masyarakat luas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM