SuaraPemerintah.ID –Â Sempat viral di media sosial seorang pria tegap melumpuhkan sebuah drone liar di PON Papua. Pria tegap tersebut diduga seorang personel Paspampres. Hal ini menjadi perhatian publik dan petugas dalam acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Mengenai hal ini, ternyata beberapa personel dilengkapi dengan senjata pelumpuh drone. Berita tercuak di akun Twitter @kamto_adi. Di mana pada akun ini mengunggah foto yang diduga seorang Pasmpampres sedang mengacungkan senjata pelumpuh drone ke langit. Personel tersebut pun tengah memperhatikan pergerakan di udara dengan fokus.
“Jadi saat pembukaan #PONXXPapua2021 kemarin, ada personel Paspampres yang dilengkapi dengan senjata pelumpuh drone,” kutipan dari akun ini sebagai keterangan Twitter.
Bentuk senjata digunakan pria tegap ini mirip teleskop. Di mana Paspampres tersebut menggunakan senjata itu dengan cara mengarahkan ke langit layaknya sedang meneropong.
Dikabarkan petugas berhasil melumpuhkan 15 drone liar saat pembukaan PON Papua 2021. Puluhan drone liar tersebut dijatuhkan dari langit karena tidak terdaftar secara resmi.
“Ada lebih dari 15 drone liar yang dilumpuhkan,” isi dari akun ini.
Hal ini mempuat netizen penasaran. Mayoritas dari masyarakat tidak mengerti cara drone itu diturunkan dari udara.
Akun ini lalu menjabarkan penjelasan melalui ilustrasi video. Ia menunjukkan penampakan drone dipaksa turun dari langit. Video itu sendiri terjadi di tempat lain, bukan di Papua.
“Contoh drone yang dipaksa turun itu seperti ini jadinya. Note: hanya ilustrasi, bukan di Papua,” terangnya.
Dalam video ilustrasi terlihat, ratusan drone terbang di langit saat malam hari. Drone-drone itu dilengkapi dengan cahaya sehingga terlihat seperti lampu yang hias.
Sejumlah drone terlihat diturunkan paksa dengan tembakan senjata pelumpuh itu. Selanjutnya, drone itu akan jatuh ke bawah dengan perlahan, sebelum menghantam ke tanah.
Video ilustrasi itu menunjukkan ratusan orang berada di bawah menyaksikan hal itu. Banyak yang berusaha menangkap drone itu agar tidak hancur menghantam tanah.
“Kalau drone yang sudah terdaftar pasti aman, didampingi pula oleh personel Paspampres,” tutur akun ini.
Namun, tak sedikit juga yang menuliskan komentar kocak mengenai aksi petugas tersebut.
“Cara bedain drone yang dapat ijin dengan engga gimana caranya?” tanya warganet.
“Bisa lumpuh kan lah ingatan ku, hapuskan tentang dia gak” kata netizen.
“Ada nggak senjata buat melumpuhkan hati si dia?” timpal yang lain.
“Mas kalau boleh diulas dong senjata pelumpuh drone kayak apa,” papar warganet.
“Oh setelah drone lumpuh apakah jatuh gitu aja? Tidak diselidiki punya siapa drone tersebut?” tanya lainnya.
“Untuk bedain yang berijin dan tidak bagaimana ya mas? Mengingat di atas kan susah bedainnya. Apa ada sistematis seperti IFF kayak di jet tempur?” kata netizen.
“Sempet kepikiran tadi. Acara gede dan langka, KKB gimana ya. Pasti ketat banget keamanan,” ungkap warganet


.webp)













