SuaraPemerintah.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi calon panglima TNI untuk menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Terkait hal ini, Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, bahwa TNI AL selalu loyal atas keputusan presiden dan mendukung penuh kepemimpinan panglima TNI yang baru agar TNI semakin solid, modern, dan profesional.
“(Begitu) Surat Presiden ada dari Bapak Presiden, saat itu juga langsung saya sampaikan ke jajaran. Tidak sampai 15 menit (setelah itu) saya sampaikan ke jajaran bahwa kita harus loyal terhadap apa yang telah ditetapkan presiden karena presiden merupakan penguasa tertinggi TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU, sehingga apa pun yang telah diputuskan (presiden) pasti keputusan terbaik untuk TNI dan terbaik untuk negara dan bangsa,” kata Kasal Yudo kepada pers, dikutip Antara, Jakarta, Rabu (10/11).
”TNI AL, sudah saya sampaikan kepada jajaran, bahwa kita harus loyal dan mendukung kepemimpinan Pak Andika Perkasa. Beliau adalah senior saya dan beliau tentunya yang terbaik karena telah terpilih menjadi panglima TNI,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kasal Yudo memaparkan tanggapannya atas hal ini hingga persetujuan DPR terhadap Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi calon panglima TNI yang baru menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
“Saya tetap semangat. Tentara itu penilaiannya harus loyal, itu yang pertama kali. Kita harus loyal pada keputusan presiden, loyal pada panglima TNI yang baru, dengan program-programnya kita harus lebih menyesuaikan. Tentunya penegakan hukum dan kedaulatan di laut tetap tugas pokok TNI AL, kita lakukan semaksimal mungkin,” tutur Kasal Yudo.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan panglima TNI yang baru ke depan TNI semakin solid.
“Tentunya TNI lebih solid, lebih maju, lebih profesional, modern karena saya sebagai kepala staf TNI AL pembina kekuatan tempur akan mendukung mewujudkan semaksimal mungkin TNI yang profesional, modern, dan tentunya tangguh,” harap Kasal Yudo bagi calon panglima TNI.
Kasal Yudo mengatakan, pembinaan kekuatan dan kemampuan merupakan tugas kepala staf dan panglima TNI sebagai pengguna.
“Kami akan laksanakan dengan anggaran dan modernisasi alutsista yang ada, dilaksanakan semaksimal mungkin dan tentu hasilnya akan digunakan dalam operasionalisasi oleh panglima TNI. Dalam satu tahun anggaran ini sudah ada program kerja, sudah dibagi-bagi untuk SSAT TNI AL, ada yang beroperasi, perawatan dan pemeliharaan, dan lain sebagainya,” tutupnya.


.webp)











