SuaraPemerintah.ID – BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia yang beranggotakan PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk menetapkan target penurunan emisi sebesar 1 persen pada 2022. Komitmen ini merupakan representasi upaya perusahaan menurunkan emisi dari sector energi dan Industrial Process and Product Uses (IPPU) sebesar 15,8 persen pada 2030 dan mendukung aspirasi net zero Pemerintah Indonesia Tahun 2060.
Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Danny Amrul Ichdan mengatakan, komitmen MIND ID terhadap penurunan emisi sejalan dengan aspek keberlanjutan perusahaan. Program Dekarbonisasi merupakan perwujudan dari salah satu pilar Sustainability Pathway, yakni Environment & Climate Change. Grup MIND ID telah memetakan potensi-potensi inisiasi penurunan emisi pada aktivitas operasional,” ungkap Danny Amrul Ichdan dilansir dari rilis mind.id.
Grup MIND ID menghasilkan emisi yang berasal dari 2 cakupan. Pada 2019, rona cakupan 1 yang berasal dari penggunaan bahan bakar fosil (batu bara dan marine fuel oil) untuk proses pengolahan dan bahan bakar diesel untuk kendaraan proyek/alat berat, tercatat total 2,8 juta ton CO2e emisi GRK yang dihasilkan. Untuk rona cakupan 2, yakni penggunaan listrik yang bersumber dari grid PLN untuk kegiatan operasi dan produksi tercatat sebesar 0,1 juta ton CO2e.
Sepanjang 2021, Grup MIND ID menghasilkan emisi Business as Usual (BAU) dari cakupan 1 dan 2 sebesar 3,335 juta ton CO2e yang bersumber dari kegiatan produksi dan operasional pertambangan. Pada tahun tersebut, Grup MIND ID berhasil mencatat pengurangan emisi sebesar 71 ribu ton CO2e atau sebesar 2,13 persen dari emisi BAU kegiatan produksi dan operasional pertambangan.
Di masa yang akan dating, Grup MIND ID merancang inisiatif penurunan emisi karbon melalui kombinasi dari peralihan bahan bakar, efisiensi produksi hingga carbon offset sebagai upaya kontribusi pada pembangunan berkelanjutan, khususnya Tujuan SDGs 13, yakni Penanganan Perubahan Iklim.
Grup MIND ID juga berupaya menghadirkan energi ramah lingkungan di masyarakat sekaligus bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan sesuai SDGs 2 yakni Tanpa Kelaparan serta mendukung perekonomian sesuai dengan tujuan SDGs 8 yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Di PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dukungan terhadap pengurangan emisi karbon global dan Presidensi G20 Indonesia 2022 dilakukan salah satunya melalui groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Ngurah Rai, jalan tol Bali Mandara. Selain itu PTBA juga menginisiasi PLTS di Desa Tanjung Raja, Muara Enim untuk program CSR bidang pertanian. PLTS tersebut digunakan sebagai sumber energi pompa irigasi sehingga mendukung peningkatan produksi pertanian padi. Sementara di PT Timah Tbk (TIMAH), perusahaan menempatkan PLTS sebagai salah satu fasilitas pendukung area reklamasi bekas tambang di Selinsing, Belitung Timur.
Penggunaan energi terbarukan telah menjadi bagian dari upaya pengendalian emisi karbon dalam aktivitas pertambangan di PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Sejak 2019 perusahaan ini telah memanfaatkan penggunaan teknologi solar sel sebagai sarana penerangan di area pertambangan bauksit di Kalimantan Barat. Selain itu, pemanfaatan teknologi energi terbarukan juga digunakan untuk mendukung kegiatan pengembangan masyarakat di sekitar tambang emas Pongkor, Jawa Barat.
Selain inisiatif-inisiatif yang sudah dilakukan, Grup MIND ID terus mengeksplorasi dan mengupayakan peluang-peluang baru penurunan emisi, seperti penggunaan peralatan dan kendaraan operasional berbasis baterai listrik, solusi berbasis alam dan lain sebagainya.


.webp)

















