SuaraPemerintah.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akhirnya angkat bicara memberi alasan mengapa perusahaan-perusahaan pelat merah tidak menjadi sponsor dalam ajang balapan mobil listrik Formula E yang akan digelar pada 4 Juni 2022 mendatang.
“Kita partisipasi di banyak tempat, ada G20, ada juga beberapa event yang sudah ditugaskan,” kata Erick saat ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis malam (2/06) dikutip dari tvonenews.com.
Merujuk laman resmi Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E pada https://www.fiaformulae.com tercantum beberapa jenis sponsor, di antaranya sponsor utama, global, teknis hingga partner biasa.
Sebagai tuan rumah, banyak pula sponsor dari Indonesia yang terlibat langsung dalam balapan mobil listrik di bawah bendera FIA tersebut.
Meski Formula E tak mendapat dukungan satu pun sponsor dari perusahaan BUMN, ajang balapan mobil listrik itu dipastikan tepat berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Sebanyak 22 pembalap dari 11 tim siap bertarung dalam seri ke-8 balap mobil listrik Formula E di Jakarta pada Sabtu (4/06).
Sebelumnya, Organizing Committee Formula E, Sahroni menyentil dengan mengunggah melalui akun Instagramnya @ahmadsahroni88, “BUMN tidak berikan sponsor apa pun, PLN untuk kelistrikan juga kami bayar full. Maap nih BUMN tuh bagian dari Republik Indonesia kan yah? @kementerianbumn,” tulis Sahroni.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seolah tak mempermasalahkan tak adanya dukungan sponsorship dari BUMN. Saat mengisi sambutan dalam acara Meet and Greet para pembalap Formula E di Monas, Jakarta pada Kamis siang kemarin, Anies malah menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Provinsi DKI Jakarta.
“Tanpa dukungan dari DPRD di masa awal, tidak mungkin ini terlaksana. DPRD menyetujui, DPRD memberikan dukungan dan dengan dukungan ini bisa berjalan. Terima kasih kepada wakil rakyat Jakarta yang telah menunjukkan komitmennya untuk kegiatan Formula E,” ujarnya.
Anies menambahkan, penyelenggara Formula E telah melewati berbagai rintangan mewujudkan ajang balap mobil listrik itu digelar di Jakarta. Anies lantas mengenang peristiwa pada April 2020 silam.
“Seluruh proses menantang itu kami dapat parner yang memiliki kepercayaan tanpa syarat. Itulah sebabnya ini bisa berhasil,” tandasnya.


.webp)













