Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Prabowo dan PM Malaysia Bahas Dampak Tarif Impor AS terhadap ASEAN

Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan silaturahmi ke Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim di kediaman resmi PM di Kompleks Seri Perdana, Putrajaya, Minggu (6/4/2025). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump terhadap negara-negara ASEAN.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana Hari Raya Idulfitri itu turut diwarnai pembahasan isu-isu strategis kawasan, termasuk upaya bersama memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Myanmar.

- Advertisement -

“Dalam suasana Lebaran yang penuh keberkatan saya telah menerima kunjungan silaturahim daripada sahabat lama yang juga Presiden Indonesia yakni Bapak Prabowo Subianto lewat petang tadi,” kata PM Anwar dalam Bahasa Melayu sebagaimana dikutip dari media sosial resminya di Jakarta, Minggu (6/4).

Anwar menambahkan bahwa mereka membicarakan sejumlah isu penting, khususnya dampak kebijakan tarif baru yang diumumkan Presiden Trump pada awal April. Meskipun Anwar tidak merinci isi diskusi lebih lanjut, topik tersebut dinilai menjadi perhatian utama kedua pemimpin kawasan.

- Advertisement -

“Kami berbincang mengenai isu-isu serantau yang penting, termasuk dampak tarif baru yang diterapkan Amerika Serikat terhadap negara-negara ASEAN, selain menyentuh usaha dan tindakan bersama dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat di Myanmar yang terkesan akibat bencana gempa baru-baru ini,” sambung PM Anwar Ibrahim.

Sebagai informasi, Presiden AS Donald Trump pada 2 April 2025 mengumumkan penerapan kebijakan tarif resiprokal terhadap beberapa negara, termasuk anggota ASEAN. Tarif tersebut mulai diberlakukan secara bertahap, dimulai dengan tarif umum sebesar 10 persen sejak 5 April, dan dilanjutkan dengan tarif khusus pada 9 April 2025.

Indonesia termasuk salah satu negara yang dikenai tarif resiprokal cukup tinggi, yakni sebesar 32 persen. Sementara itu, negara ASEAN lain juga terdampak: Malaysia dikenai tarif 24 persen, Filipina 17 persen, Thailand 36 persen, Vietnam 46 persen, Singapura 10 persen, dan Kamboja menjadi negara dengan tarif tertinggi sebesar 49 persen.

Terlepas dari diskusi mengenai kebijakan perdagangan, PM Anwar menegaskan pentingnya mempererat persaudaraan dan kerja sama antara Indonesia dan Malaysia. “Semoga semangat aidilfitri terus memperkuat hubungan persaudaraan dan kerja sama antara Malaysia dan Indonesia atas nama keamanan dan kesejahteraan serantau,” kata PM Anwar selepas pertemuan.

Dalam beberapa foto yang dibagikan oleh Kantor Perdana Menteri Malaysia, Presiden Prabowo mengenakan atasan batik cokelat tua lengkap dengan kopiah. Prabowo disambut oleh empunya rumah tepat di teras, tempat mobil yang membawa Prabowo berhenti. Keduanya saling menyapa, mengucapkan salam, dan langsung berjalan menuju ruang pertemuan.

Dalam dokumentasi resmi yang dirilis Kantor Perdana Menteri Malaysia, tampak Presiden Prabowo mengenakan batik cokelat tua dan kopiah saat tiba di kediaman PM Anwar. Mereka sempat berbincang secara empat mata sebelum Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) pada malam harinya.

Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah selama kunjungan di Putrajaya.

Dari Bunga Raya Complex Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), Presiden bertolak kembali ke Jakarta, Minggu malam.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru