Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Anggaran Pendidikan 2026 Sentuh Rp769 Triliun, Ini Rinciannya di Setiap Kementerian

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp470,46 triliun yang akan dialokasikan melalui kementerian dan lembaga (K/L) dalam APBN 2026. Jumlah tersebut tercatat dalam Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2026 dan menunjukkan lonjakan signifikan, yakni meningkat 33,23% dibandingkan pagu anggaran pendidikan pemerintah pusat pada APBN 2025 yang sebesar Rp 216,49 triliun.

Dari total alokasi tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi penerima anggaran terbesar, mencapai Rp223,55 triliun atau 47,51% dari total belanja pendidikan pemerintah pusat. Angka ini naik drastis dibandingkan APBN 2025, ketika BGN hanya menerima Rp56,8 triliun.

- Advertisement -

Selain BGN, anggaran juga akan disalurkan ke sejumlah kementerian. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerima Rp56,68 triliun, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memperoleh Rp61,87 triliun, sedangkan Kementerian Kebudayaan mendapat Rp1,50 triliun. Kementerian Agama juga menjadi salah satu penerima terbesar dengan alokasi Rp75,62 triliun.

Distribusi anggaran pendidikan lainnya meliputi Kementerian Keuangan (Rp3,93 triliun), Kementerian Pertanian (Rp238,23 miliar), Kementerian Perindustrian (Rp685,93 miliar), Kementerian ESDM (Rp165,15 miliar), hingga Kementerian Perhubungan (Rp1,70 triliun). Kementerian Kesehatan mendapat Rp2,51 triliun, Kementerian Kehutanan Rp76 miliar, Kementerian Kelautan dan Perikanan Rp172,82 miliar, dan Kementerian Pariwisata Rp606,30 miliar.

- Advertisement -

Kementerian Pemuda dan Olahraga menerima Rp243,81 miliar, Kementerian Pertahanan Rp490,19 miliar, dan Kementerian Ketenagakerjaan Rp814 miliar. Adapun Perpustakaan Nasional memperoleh Rp72,31 miliar. Alokasi juga diberikan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital sebesar Rp57,66 miliar, Kementerian Pekerjaan Umum Rp23,06 triliun, Kementerian Perdagangan Rp12,55 miliar, Kementerian Sosial Rp15,94 triliun, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebesar Rp429,16 miliar.

Di luar belanja pendidikan melalui K/L, pemerintah menyiapkan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp264,62 triliun, lebih rendah dibandingkan alokasi dalam APBN 2025 yang mencapai Rp347,09 triliun.

Adapun pembiayaan pendidikan melalui mekanisme khusus disiapkan sebesar Rp34 triliun, turun dari Rp80 triliun pada tahun sebelumnya. Pembiayaan ini terdiri atas dana abadi pendidikan sebesar Rp25 triliun dan dana pembiayaan pendidikan sebesar Rp9 triliun.

Dengan catatan itu, maka total anggaran pendidikan dalam APBN 2026 sebesar Rp769,08 triliun, sedikit lebih tinggi dari yang sebelumnya disiapkan dalam APBN 2025 senilai Rp724,26 triliun.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru