spot_img

BERITA UNGGULAN

Program “Istana untuk Anak Sekolah” Ajak Pelajar Pahami Kebijakan dan Masa Depan Bangsa

Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia melalui Sekretariat Dukungan Kabinet menerima kunjungan 250 pelajar dari SMP Negeri 60 Jakarta dalam program “Istana untuk Anak Sekolah”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Selasa (21/4).

Program ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada pelajar mengenai peran Istana Kepresidenan dalam penyelenggaraan negara, sekaligus memperluas wawasan generasi muda tentang pentingnya kebijakan publik bagi masa depan bangsa.

- Advertisement -

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal lebih dekat lingkungan Istana, mulai dari Istana Merdeka, Istana Negara, hingga Kantor Presiden yang menjadi pusat pengambilan keputusan strategis pemerintahan.

Selain itu, pelajar juga diperkenalkan dengan Pasukan Pengamanan Presiden, yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan Presiden, Wakil Presiden, serta tamu negara. Pengenalan ini mencakup tugas, fungsi, hingga atribut yang digunakan dalam operasional sehari-hari.

- Advertisement -

Sebelum sesi kunjungan, siswa mendapatkan pembekalan materi bertajuk “Presiden dan Generasi Muda: Mengapa Kebijakan Penting untuk Masa Depan Anda?” yang disampaikan oleh Trikawan Jati Iswono.

Dalam paparannya, Trikawan menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Generasi muda memiliki posisi penting dalam perjalanan tersebut. Pada tahun 2045, generasi saat ini akan menjadi bagian dari pemimpin dan penggerak pembangunan nasional. Oleh karena itu, pemahaman terhadap kebijakan publik menjadi bekal penting sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia, seperti perubahan iklim, dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, serta bonus demografi. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan adaptif, khususnya dalam penguasaan teknologi dan keterampilan digital.

Dalam kesempatan tersebut, para pelajar juga didorong untuk aktif berpartisipasi dan berani menyampaikan aspirasi. “Kebutuhan dan aspirasi generasi muda tidak akan terdengar jika tidak disampaikan. Karena itu, penting untuk mulai berani berpendapat dan belajar memimpin sejak dini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 60 Jakarta, Tri Karyawati, mengapresiasi program Istana Untuk Anak Sekolah. Ia menilai program ini memberikan pengalaman yang berkesan bagi guru maupun siswa karena menghadirkan pembelajaran langsung yang tidak didapatkan di lingkungan sekolah

“Program ini sangat bagus dan memberikan pengalaman yang tidak terlupakan bagi kami. Anak-anak mendapatkan pengetahuan yang luar biasa tentang Istana Kepresidenan, sesuatu yang tidak mereka dapatkan di sekolah. Kami berharap program ini terus berjalan,” ujar Tri Karyawati.

Antusiasme juga datang dari para siswa, salah satunya Zahira Maulidya Handayani. Siswi kelas 9-4 SMP Negeri 60 Jakarta ini mengaku merasa kagum saat pertama kali mengunjungi Istana Merdeka. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman istimewa yang menumbuhkan rasa bangga sekaligus memberikan pengetahuan baru.

“Saya kagum dan terkejut karena ternyata Istana Merdeka sangat besar dan megah. Saya merasa bangga karena mendapat kesempatan untuk datang ke sini dan belajar banyak hal baru. Semoga kami bisa berkesempatan datang lagi ke sini,” pungkas Zahira.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru