spot_img

BERITA UNGGULAN

Udara Jakarta Berbahaya, Ini Penyebab dan Langkah Penanganan Pemprov DKI

Kualitas udara di Kota Jakarta kembali masuk kategori tidak sehat pada Rabu (…), menurut data terbaru dari IQAir yang diperbarui pukul 04.00 WIB. Dalam laporan tersebut, Jakarta mencatat indeks kualitas udara (AQI) di angka 161, dengan konsentrasi polutan PM2,5 mencapai 69,3 mikrogram per meter kubik. Nilai ini tercatat 13,9 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman kualitas udara tahunan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

PM2,5 merupakan partikel halus berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron yang biasa ditemukan pada asap, debu, dan jelaga. Paparan jangka panjang terhadap partikel ini dapat meningkatkan risiko penyakit serius, termasuk gangguan paru-paru dan jantung, bahkan kematian dini pada kelompok rentan.

- Advertisement -

Melihat kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, membatasi kegiatan luar rumah, menutup jendela untuk mencegah masuknya polusi, serta menyalakan penyaring udara di dalam ruang.

Jakarta juga tercatat sebagai kota dengan kualitas udara terburuk keempat di Indonesia pada waktu yang sama. Tiga wilayah dengan tingkat polusi lebih tinggi yakni Tangerang Selatan (AQI 183), Serpong (179), dan Bandung (166).

- Advertisement -

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa pengendalian pencemaran udara tidak dapat dilakukan secara parsial. Pemprov menilai diperlukan kolaborasi terintegrasi antar–organisasi perangkat daerah (OPD) serta kerja sama lintas wilayah penyangga Jakarta.

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov DKI telah menetapkan strategi pengendalian pencemaran udara periode 2023–2030 melalui Keputusan Gubernur Nomor 576 Tahun 2023 tentang SPPU. Kebijakan tersebut berfokus pada tiga pilar utama:

  1. Penguatan tata kelola pengendalian pencemaran udara,
  2. Pengurangan emisi dari sumber bergerak seperti transportasi,
  3. Pengurangan emisi dari sumber tidak bergerak, termasuk industri dan aktivitas lainnya.

Langkah ini diharapkan dapat menekan tingginya emisi polutan dan memperbaiki kualitas udara di Jakarta dalam jangka panjang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru