Beranda blog Halaman 1060

Resmikan Taman Anak Sejahtera, Pramono Ingin Wujudkan Pendidikan Layak

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Taman Anak Sejahtera (TAS) Arutala di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (5/5).

Peresmian ini menunjukan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial terhadap penyediaan fasilitas umum dan pendidikan untuk anak-anak prasejahtera.

Pramono mengatakan, pembangunan Taman Anak Sejahtera ini merupakan bagian dari program 100 hari quickwin yang dicanangkannya. Taman ini bertujuan memberikan layanan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Pagi hari ini Pemerintah Jakarta dalam hal ini memulai apa yang disebut dengan Taman Anak Sejahtera,” ujar Pramono.

Ia menargetkan untuk membangun 44 Taman Anak Sejahtera di setiap kecamatan di Jakarta. Saat ini, sudah ada tiga Taman Anak Sejahtera yang beroperasi. Diharapkan jumlahnya akan terus bertambah dengan dukungan dari Baznas Bazis DKI Jakarta, CSR BUMD, dan Forum CSR.

“Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan mudah-mudahan di setiap kecamatan ada satu Taman Anak Sejahtera,” katanya.

Pembangunan Taman Anak Sejahtera ini menggunakan anggaran baik dari Baznas Bazis DKI Jakarta, CSR, dan APBD. Ia berharap, dengan adanya TAS, anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita mereka dan memperbaiki kualitas kehidupannya.

“Harapan saya pribadi, anak ini kalau nanti begitu di SD dan SMP dan seterusnya mereka bisa mendapatkan KJP, Kartu Jakarta Pintar,” ucapnya.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari menjelaskan, Taman Anak Sejahtera Arutala berfungsi sebagai daycare yang memberikan pendidikan, tempat bermain sambil belajar, dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari untuk anak.

Ia menyebut, anak-anak yang diterima di Taman Anak Sejahtera ini merupakan warga yang terdaftar dalam DTKS, sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Untuk masuk ke sini adalah mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Tidak semua orang bisa masuk ke sini. Ini adalah tujuan untuk program pengentasan kemiskinan salah satunya,” jelas Premi.

Selain meresmikan Taman Anak Sejahtera Arutala, Gubernur Pramono juga akan meninjau daycare di Balai Kota dan menjadikannya percontohan bagi daycare lain di Jakarta. Pramono ingin memastikan kualitas fasilitas pendidikan dan perawatan anak di ibu kota.

“Nanti saya minta untuk daycare balaikota bisa menjadi percontohan daycare bagi tempat-tempat lain,” tandas Pramono.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

HD: Jama’ah Haji Sumsel Harus Jadi Haji Mabrur, Beribadah dengan Hati yang Tulus

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru (HD) melepas keberangkatan jamaah haji tahun 1446H / 2025M kloter pertama Embarkasi Palembang di Asrama Haji Palembang (Sabtu, 3/5/2025).

Dalam sambutannya HD mengatakan kepada 370 Jama’ah Haji yang diberangkatkan pada kloter pertama untuk memanfaatkan secara maksimal ibadah haji dengan beribadah secara khusyuk serta meniatkan diri untuk beribadah dengan hati yang tulus.

“Maka kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan maksimal untuk beribadah dari mulai niat sebelum berangkat hingga nanti ketanah suci dengan hati yang tulus untuk beribadah kepada Allah SWT”, ucap HD.

HD juga menyampaikan bahwa Pemerintah Republik Indonesia dan Khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan keberangkatan haji dakam rangka memastikan kenyamanan para jama’ah haji dalam menjalankan ibadah sekaligus memastikan juga kesehatan para jama’ah untuk tetap terjaga dari awal keberangkatan hingga pulang ke Indonesia.

“Maka dari itu saya meminta kepada para petugas haji yang mendampingi untuk benar – benar memperhatikan dan membantu para jama’ah haji dalam menjalankan ibadahnya ditanah suci dengan memberikan pelayanan sepenuh hati agar yang berangkat bisa pergi dan pulang dalam kondisi yang sehat”, tutur HD.

HD juga mengungkap bahwa ibadah haji merupakan ibadah fisik, maka dari itu ia berharap agar para jama’ah, khususnya yang sudah berusia untuk dapat mempersiapkan diri agar mampu menjalankan ibadah dengan kondisi fisik yang bugar dan sehat.

“Saya berharap bapak/ibu dapat menjalankan ibadah dengan khusuk dan menjadi haji yang mabrur serta dapat menjaga nama baik sumsel selama ada disana. Doakan juga sumsel untuk menjadi lebih baik dan makin sejahtera saat bapak/ibu sudah ditiba disana”, ungkap HD.

Adapun jumlah 370 orang yang dilepas keberangkatannya oleh HD hari ini, terdiri dari 363 Orang Jama’ah Haji, 4 Orang Petugas Kloter, dan 3 Orang Petugas Haji Daerah. Dimana para jama’ah yang berangkat hari ini berasal dari daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Haji yang juga Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan, H. Syafitri Irwan melaporkan bahwa jumlah total keberangkatan jama’ah haji tahun ini sebanyak 8.077 orang jama’ah pada Embarkasi Palembang terdiri dari 7.012 orang jama’ah haji asal Sumatera Selatan dan 1.065 orang jama’ah haji asal Bangka Belitung.

“Dari 8.077 total jama’ah yang berangkat dari Embarkasi Kota Palembang. Ini keberangkatannya kita bagi menjadi 22 kloter”, ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini daftar tunggu keberangkatan haji di Sumatera Selatan Sumsel berjarak 30 tahun dari pendaftaran.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Khofifah: Cyber Defense Academy KEK Singhasari Siap Jadi Pusat Pertahanan Siber Asia Tenggara

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan optimismenya terhadap masa depan Cyber Defense Academy (CDA) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang. Ia menyebut kehadiran akademi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat pertahanan siber nasional dan menjadikannya sebagai rujukan regional di Asia Tenggara.

“Kehadiran Cyber Defense Academy ini sangat strategis. Menjadi kebutuhan yang mendesak untuk membangun pertahanan digital yang tangguh serta menciptakan ekosistem keamanan siber yang aman di Indonesia dan Jawa Timur,” ujar Khofifah saat meninjau langsung CDA bersama Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, Selasa (29/4).

Khofifah menjelaskan bahwa CDA merupakan akademi pertahanan siber pertama di Indonesia dan bagian dari visi besar untuk mencetak talenta digital yang unggul. Saat ini, CDA tengah menyelenggarakan kelas perdananya dengan 28 mahasiswa yang berasal dari kalangan akademisi maupun birokrat.

“Cyber Defence Academy hadir sebagai bentuk komitmen kuat kita bersama dalam membangun SDM unggul di bidang pertahanan siber—SDM yang tidak hanya andal secara teknologi, tetapi juga berintegritas dan memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh,” tambahnya.

Percepatan transformasi digital di Indonesia, lanjut Khofifah, turut menghadirkan tantangan baru di sektor keamanan siber. Mengutip survei APJII 2024, penetrasi internet di Jawa Timur telah mencapai 81,79 persen, atau sekitar 34 juta penduduk telah terkoneksi internet. Hal ini menegaskan pentingnya membangun infrastruktur pertahanan siber yang kuat.

Gubernur Khofifah juga menekankan bahwa CDA adalah hasil kolaborasi strategis antara Indonesia dan India. Akademi ini didukung oleh mitra internasional seperti Acquarii India dan Diaas.in yang dipimpin Samarjit Acharjee, pakar keamanan siber berpengalaman 21 tahun. Kolaborasi ini diharapkan mampu mencetak talenta digital siap kerja dengan standar global.

“Program ini adalah hasil komunikasi panjang yang saya sampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Sekretaris Negara saat itu. Ini adalah wujud kerja keras dan cita-cita besar,” ungkapnya.

Selain CDA, KEK Singhasari juga telah menjadi lokasi pembelajaran jarak jauh King’s College London (KCL) sejak September 2024. KCL mempercayakan program digital economy dan digital future-nya untuk dikembangkan di kawasan ini.

“Kita berharap KEK Singhasari menjadi mercusuar industri digital, tidak hanya animasi tetapi juga bidang akademik,” ucap Khofifah.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah juga meninjau beberapa fasilitas lain di KEK Singhasari seperti kelas industri animasi SMKN 2 Singosari, Content Garage, Hellomotion High School, Animation Factory, dan Coding Factory. Ia bersama Menparekraf RI juga melakukan penanaman pohon kepel dan pohon duku sebagai simbol pelestarian lingkungan.

Sebagai penutup, Khofifah mengajak seluruh pihak untuk mendukung pengembangan CDA agar menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan digital bangsa dan memperkuat jejaring global.

“Mari kita bersama-sama menjadikan akademi ini sebagai garda terdepan dalam keamanan siber nasional yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Herman Khaeron Desak Evaluasi Pengelolaan Kebun PTPN demi Kendalikan Banjir

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Herman Khaeron dari Fraksi Partai Demokrat, Daerah Pemilihan Jawa Barat, menyoroti pentingnya tata kelola kawasan perkebunan milik PTPN dalam mendukung keuangan negara, kesejahteraan rakyat, serta pengendalian lingkungan, khususnya terkait pengendalian banjir di wilayah hilir Sungai Cikeas dan Ciliwung.

Dalam kunjungan kerja menindaklanjuti rapat sebelumnya antara BAKN DPR RI dan Direksi PTPN Holding di Gedung DPR, Herman menekankan perlunya evaluasi terhadap pengelolaan kawasan perkebunan yang selama ini diharapkan menjadi sumber pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat. Ia menambahkan, tata kelola kawasan yang baik juga harus berdampak positif terhadap lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan air dan fungsi daerah tangkapan air (catchment area).

Ia mengungkapkan bahwa dua sungai besar, yakni Cikeas dan Ciliwung, kerap menyebabkan banjir di wilayah hilir akibat air hujan yang tidak terserap optimal di kawasan hulu, termasuk di area milik PTPN dan Perhutani. Sekitar 30 persen kawasan tersebut telah terokupasi, sehingga air hujan langsung mengalir ke sungai tanpa sempat meresap ke tanah. Hal ini menyebabkan banjir di musim hujan dan kekurangan air di musim kemarau.

“Selain efektivitas, efisiensi, dan kinerja PTPN dalam mengelola lahan seluas hampir 1,2 juta hektare secara nasional, termasuk 1.600 hektare di kawasan ini, keseimbangan antara pendapatan negara dan kesejahteraan rakyat harus tetap dijaga. Pengelolaan kawasan juga harus mampu menjadi tampungan air yang berkelanjutan,” ujar Herman usai menanam pohon di kawasan Puncak Gunung Mas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/5/2025).

Ia juga menyoroti program penanaman satu juta pohon yang telah dijalankan PTPN sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan fungsi resapan air. Penanaman pohon-pohon keras seperti pinus, akasia, mahoni, dan ketapang dinilai penting untuk memperbaiki daya serap air di kawasan tersebut.

Herman menegaskan komitmen BAKN DPR RI untuk terus mengawasi dan memantau kinerja institusi negara, termasuk BUMN seperti PTPN, agar pengelolaan keuangan negara berjalan efektif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.

“Kami berharap upaya penghijauan dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan dapat terus ditingkatkan demi masa depan lingkungan dan masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNN RI dan DJKN Percepat Penetapan Aset dan Penguatan Sarpras P4GN

Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, didampingi oleh Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, dan Kepala Biro Umum Settama BNN, M. Indra Gautama, mengadakan pertemuan dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan RI, Rionald Silaban, serta Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara, Purnama T. Sianturi.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (2/5), membahas terkait penyelesaian status aset serta penguatan dukungan sarana dan prasarana operasional BNN dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Salah satu pokok bahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah penyelesaian status tanah dan bangunan Gedung BNN di Cawang, Jakarta Timur, yang hingga kini masih berstatus pinjam pakai dari Polri.

Kepala BNN RI berharap agar gedung yang menjadi simbol perjuangan dalam pelaksanaan program P4GN ini dapat sepenuhnya dimiliki oleh BNN, sesuai dengan arahan Presiden pada tahun 2016 yang menginstruksikan agar aset tersebut diserahkan kepada BNN.

Selama kurang lebih sembilan tahun, penyelesaian status aset ini menjadi salah satu kendala utama bagi BNN dalam upaya pemenuhan kebutuhan infrastruktur. Hal ini disebabkan oleh adanya rencana Polri untuk mengalokasikan gedung tersebut sebagai Kantor Polres Jakarta Timur. Oleh karena itu, dalam pertemuan ini, BNN juga mengajukan permohonan kepada DJKN untuk penyediaan lahan pengganti di wilayah Jakarta Timur sebagai bentuk kompensasi bagi Polri, sehingga rencana pembangunan Kantor Polres Jakarta Timur tetap dapat direalisasikan.

Selain mendorong penyelesaian status tanah dan bangunan Gedung BNN Pusat, Kepala BNN RI juga mengupayakan penetapan status kepemilikan aset permanen bagi seluruh kantor BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota yang hingga saat ini belum memiliki lahan dan bangunan mandiri. Saat ini, tercatat sebanyak 5 BNN Provinsi dan 30 BNN Kabupaten/Kota yang masih belum memiliki aset sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Kekayaan Negara menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya BNN dalam memperoleh penetapan atas aset-aset dimaksud. Sebagai langkah awal, Rionald Silaban meminta BNN untuk segera mengirimkan surat permohonan resmi kepada Presiden RI guna mempercepat proses penetapan dan penyerahan aset. Selain itu, pihaknya juga meminta BNN untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap seluruh kantor BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota yang belum memiliki lahan dan bangunan mandiri. Data tersebut akan menjadi dasar pengajuan aset negara yang dapat dimanfaatkan secara permanen oleh satuan kerja vertikal BNN di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Kekayaan Negara juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari upaya penguatan operasional pemberantasan narkotika, BNN akan diberikan hak pemanfaatan atas bangunan Ruko di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, yang merupakan aset sitaan dari kasus BLBI. Ruko tersebut rencananya akan difungsikan sebagai Posko Pemberantasan Narkotika.

Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi atas dukungan DJKN dalam upaya optimalisasi pengelolaan aset negara guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi BNN. Ia berharap tindak lanjut yang terkoordinasi dapat segera direalisasikan guna memperkuat infrastruktur dan operasional BNN, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Soroti AI & Perubahan Iklim di Universiti Malaya, Ibas: Ekonomi & Ekologi Harus Bersahabat

Anggota Komisi XII DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyoroti dua tantangan besar masa depan dunia: kecerdasan buatan (AI) dan perubahan iklim. Dalam kuliah umum yang disampaikannya di Universiti Malaya, Malaysia belum lama ini. Ibas menegaskan bahwa kedua isu ini, meskipun tampak berbeda, sama-sama membutuhkan perhatian dan kerja sama global yang kuat.

“AI dan perubahan iklim adalah dua hal besar yang akan membentuk hidup kita. Meskipun satu berkaitan dengan teknologi dan yang lain dengan lingkungan, keduanya menuntut kesiapan kita untuk beradaptasi,” ujar Ibas dalam keterangan tertulisnya kepada Parlementaria.

Ia menyoroti potensi luar biasa AI dalam membantu manusia, namun juga mengakui kekhawatiran bahwa teknologi ini bisa menggantikan banyak jenis pekerjaan. “Realitanya, sejumlah pekerjaan memang akan berubah bentuk, bahkan mungkin menghilang. Karena itu, kita harus siap menghadapi transformasi ini dengan keterampilan baru dan kemampuan beradaptasi,” tambahnya.

Menurut Ibas, masyarakat harus bisa memanfaatkan kekuatan budaya serta nilai-nilai kemanusiaan khas Asia Tenggara yang tak tergantikan oleh mesin. “Kita dapat merancang penggunaan AI dengan tetap mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya.

Ibas juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menetapkan pedoman etika penggunaan AI. Ia mengajak negara-negara ASEAN untuk bersama-sama menjadikan teknologi ini sebagai peluang, bukan ancaman.

Selain AI, Ibas juga mengangkat isu perubahan iklim yang dinilainya semakin mendesak. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan.

“Beberapa orang berpikir bahwa jika ekonomi sedang sulit, kita bisa menunda urusan lingkungan. Padahal, itu pandangan keliru. Mengorbankan lingkungan justru akan merugikan ekonomi jangka panjang,” ujar Ibas.

Ia mengapresiasi langkah positif Indonesia dan Malaysia dalam menghadapi perubahan iklim, seperti larangan plastik sekali pakai di Malaysia dan upaya serius menangani kebakaran hutan ilegal di Indonesia. Ibas mengajak negara-negara ASEAN memperkuat komitmen hijau dan menyusun kerangka kerja regional untuk penanggulangan bencana dan perlindungan lingkungan.

“Yang lebih penting, kita harus melihat perjuangan melawan perubahan iklim bukan hanya sebagai beban, tetapi sebagai peluang,” katanya.

Legislator Fraksi Partai Demokrat ini juga menekankan pentingnya ekonomi hijau sebagai solusi masa depan. Menurutnya, proyek energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, dan teknologi hijau bisa menciptakan lapangan kerja baru sambil tetap menjaga kelestarian alam.

“Melindungi alam bisa sejalan dengan pengurangan pengangguran. Ekonomi dan ekologi tidak harus bermusuhan, justru bisa menjadi sahabat,” ujarnya.

“Yang kita inginkan adalah pembangunan lintas generasi, yang artinya harus inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kuliah umum ini mendapat sambutan hangat dari Prof. Dr. Yvonne Lim Ai Lian, Associate Deputy Vice-Chancellor (Academic & International) Universiti Malaya. “Asia Tenggara berada di persimpangan perubahan, menghadapi tantangan iklim, gangguan teknologi, dan penataan ulang ekonomi. Pemimpin seperti Dr. Edhie Baskoro membantu kita berefleksi dan berinovasi. Kuliah ini bukan sekadar pertukaran akademis, tetapi juga penegasan kembali hubungan hangat antara Malaysia dan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Universiti Malaya, Nasatha, juga menyampaikan antusiasmenya. “Kami merasa terhormat bisa mengikuti kuliah umum ini. Banyak ilmu yang kami dapat, terutama soal AI, SDGs, dan tantangan masa depan ASEAN. Terima kasih Dr. Edhie Baskoro. Kami sangat berharap beliau bisa kembali berkunjung ke Universiti Malaya,” ucapnya.

 

Mukhtarudin Optimis Indonesia Miliki Potensi Besar Jadi Pemain Kunci Kendaraan Listrik Global

Di tengah tren penurunan permintaan kendaraan listrik secara global, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI Mukhtarudin optimistis Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam industri kendaraan listrik dunia.

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor strategis yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok kendaraan listrik. Pertama, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

Nikel merupakan komponen utama dalam pembuatan baterai kendaraan listrik. Selain nikel, Indonesia juga memiliki cadangan tembaga, mangan, dan kobalt—semuanya merupakan bahan penting dalam komponen kendaraan listrik.

Kedua, kebijakan hilirisasi dan larangan ekspor bahan mentah yang diambil pemerintah menjadi katalis positif bagi pengembangan industri bernilai tambah, khususnya yang berkaitan dengan kendaraan listrik.

“Langkah hilirisasi ini mendorong tumbuhnya industri lokal yang tidak hanya mengekspor bahan mentah, tapi juga memproduksi komponen bernilai tinggi, termasuk baterai dan sistem penggerak kendaraan listrik,” ujar legislator Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah itu, Rabu (30/4/2025).

Faktor ketiga adalah letak geostrategis Indonesia dan pasar domestik yang besar. Dengan posisi yang strategis di Asia Tenggara dan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia menjadi pasar potensial sekaligus hub logistik regional.

Selain itu, masuknya investor asing yang menjadi pemain kunci di industri kendaraan listrik juga menunjukkan kepercayaan internasional terhadap prospek industri ini di Indonesia. Terakhir Zhejiang Huayou Cobalt dari Tiongkok berinvestasi di baterai kenderaan listrik.

Namun demikian, untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik, dibutuhkan langkah-langkah strategis yang konkret.

Pertama, diperlukan konsistensi regulasi yang mampu memberikan kepastian dan keberlanjutan bagi industri.

Kedua, percepatan pembangunan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian daya dan rantai logistik komponen, menjadi keharusan.

Ketiga, pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan kompeten di bidang teknologi kendaraan listrik harus menjadi prioritas.

Sekolah vokasi harus terus digalakkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

“Kami di Fraksi Golkar berkomitmen mendukung kebijakan yang berpihak pada penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional, demi mendorong kemandirian industri dan menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda,” tegas Anggota Komisi XII DPR RI ini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wujudkan Kediri City Tourism, Wali Kota Kediri Launching Omah Halal Kelurahan Ngronggo

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Festival Halal (Kuliner, Kriya, Wastra) yang diselenggarakan di Ngronggo Sport Art Center, sekaligus melaunching Omah Halal, Sabtu (3/5/2025).
Saat sambutan, Mbak Wali menekankan bahwa Festival Halal ini merupakan wujud nyata dari nilai religius, kreativitas dan kebudayaan lokal. Produk halal tidak hanya mencakup makanan dan minuman tapi mencakup segala aspek yakni gaya hidup sehat, aman, berkualitas dan sesuai nilai etika. “Saya mendukung diadakannya acara ini. Karena sebagai upaya kita untuk membuka ruang bagi pelaku UMKM, sekaligus sarana membangun jejaring bisnis yang lebih luas dan juga mengajak masyarakat untuk bisa lebih mencintai produk lokal,” imbuhnya.
Di samping itu, pada kesempatan ini juga dilaunching Omah Halal Kelurahan Ngronggo yang merupakan pelayanan konsultasi produk halal. Omah Halal ini juga yang pertama di Kota Kediri, sekaligus hasil kolaborasi Pemerintah Kota Kediri dengan IAIN Kediri. “Terima kasih dan apresiasi kepada IAIN Kediri terutama Halal Center yang telah memfasilitasi dan mendampingi UMKM Kota Kediri hingga mendapatkan sertifikat halal,” terang Mbak Wali.
Sebagai pionir sekaligus pilot project, Wali Kota Kediri berharap Omah Halal bisa ada di seluruh kelurahan, dan menjadi ikon penting untuk meningkatkan pengembangan ekosistem halal. Terlebih, dapat menarik wisatawan untuk datang ke Kota Kediri. Hal ini sesuai dengan visi misi Mapan dan Sapta Cita Kota Kediri yaitu Kediri City Tourism.
Sementara itu, Rektor IAIN Kediri Wahidul Anam menuturkan bahwa Pemerintah Kota Kediri mempercayakan kepada IAIN Kediri di dalam pengelolaan produk halal. “Kami dari tim Halal Center IAIN Kediri akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Kediri. Dan kami juga berkomitmen kepada warga Kota Kediri yang ingin berkonsultasi tentang produk halal bisa datang ke Halal Center di IAIN Kediri ataupun di Omah Halal yang berada di Ngronggo Sport Art Center,” terangnya.
Wujudkan Kediri City Tourism, Mbak Wali kota kediri vinanda Launching Omah Halal Kelurahan Ngronggo
Festival Halal 2025 yang diadakan oleh Kecamatan Kota diselenggarakan selama dua hari tanggal 3-4 Mei 2025, mulai pukul 13.00 – 22.00 WIB. Beberapa kegiatan menarik yang disuguhkan pada Festival Halal ini, seperti hiburan, pameran UMKM, dan juga pemutaran film. UMKM yang menempati booth pada Festival Halal ini merupakan UMKM unggulan Kecamatan Kota. Selain itu, pada gelaran ini juga diserahkan sertifikat halal kepada 15 pelaku UMKM Kota Kediri.
Wujudkan Kediri City Tourism, Mbak Wali kota kediri vinanda Launching Omah Halal Kelurahan Ngronggo

Hadir pula, Asisten Pemerintahan dan Kesra Mandung Sulaksono, Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil, Kepala Disperdagin Wahyu Kusuma Wardani, Kepala DLHKP Imam Muttakin, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri, Direktur Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi, Camat Kota Bagus Hermawan, lurah se-Kecamatan Kota, perwakilan KPwBI Kediri Nanang Ismail, perwakilan OJK Kediri Dyah Purnamasari, perwakilan MUI Kota Kediri Nur Akid dan perwakilan Kemenag Kota Kediri Basyarudin.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lepas Jemaah Asal Jakarta, Menag Sampaikan Doa Presiden untuk Jemaah Haji

Usai meresmikan terminal Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar berkesempatan menyapa 393 jemaah haji asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede Kloter 06.

Usai mendampingi Presiden, Menag menyempatkan diri untuk melepas keberangkatan Jemaah JKG 06 yang sudah berada di dalam pesawat, dalam sambutannya, Ia menekankan bahwa kunjungan ini merupakan momen bersejarah, dimana Presiden secara langsung datang ke bandara dan melepas jemaah haji.

“Presiden Prabowo menjadi Presiden pertama dalam sejarah yang secara langsung datang ke bandara untuk menyapa dan melepas jemaah haji. Presiden-Presiden sebelumnya mendoakan tetapi tidak langsung ke airport, tidak langsung mendatangi jemaah seperti beliau pada hari ini,” ucap Menteri Agama pada Minggu (4/5/25).

Meski Presiden tidak sempat menyapa langsung di dalam pesawat. Namun, Menag menyampaikan bahwa Presiden sangat ingin menyapa langsung para jemaah dan menitipkan doa serta pesan agar para jemaah senantiasa mengingat Allah SWT sepanjang perjalanan.

“Beliau menyampaikan salam hangat dan doa untuk keselamatan Bapak-Ibu semua. Semoga mendapatkan haji yang mabrur dan pulang ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat. Itu yang tadi beliau doakan bersama para menteri,” ujar Menag.

Pada kesempatan tersebut, Menag juga mengajak seluruh yang hadir untuk membacakan Surah Al-Fatiha sebagai doa bersama demi keselamatan para jemaah selama menjalankan ibadah haji.

“Kita mendapatkan keberuntungan karena diundang oleh Allah SWT untuk menziarahi tempat-tempat suci. Ini saat yang sangat baik untuk memperbanyak doa,” tambahnya.

“Kami di Tanah Air juga memohon didoakan agar selalu dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari musibah dan bencana, Selamat jalan para jemaah. Semoga mendapatkan haji yang mabrur dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.” Tutup Menag.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (4/5/2025). Dalam peresmian tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan sejumlah Menteri Kabinet Merap Putih.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam revitalisasi terminal yang sudah dimulai sejak dua tahun lalu ini. “Saya menyambut baik dan menyatakan penghargaan serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas kebijakan dan upaya semua pihak yang telah mempersiapkan dan merealisasikan revitalisasi ini,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Menurut Presiden, revitalisasi ini memang sudah selayaknya dilakukan, mengingat jumlah jemaah haji dan umrah asal Indonesia mencapai lebih dari 2 juta orang per tahun, bahkan pada puncaknya bisa mencapai hingga 12 ribu orang per hari. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang maksimal, terutama mengingat banyak jemaah merupakan lanjut usia.

Terminal Khusus Haji dan Umrah ini, kini telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti masjid seluas lebih dari 3.000 meter persegi, tempat manasik, ruang tunggu yang sejuk dan nyaman, area produk halal, makanan halal, serta lounge. Selain itu, konektivitas dengan transportasi publik juga telah ditingkatkan melalui jalur bus dan kereta api.

“Kita ingin jemaah haji dan umrah dari Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik, karena mereka membawa nama baik bangsa dan negara di tanah suci,” tambah Presiden.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa terminal ini kini menjadi pusat pelayanan (epicenter) untuk jemaah haji dan umrah, dan diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi seluruh jemaah.

“Terminal ini luar biasa, Karena ini bukan hanya akan dipakai untuk jemaah haji saja, tapi juga akan dipakai umrah. Ada sekitar 300.000 jemaah umrah setiap bulan dan nanti akan menggunakan tempat ini,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas fasilitas yang diberikan kepada umat ini. “Lihat sekarang ini jemaah kita ada di sini, tempat VVIP seperti yang terlihat. Ini luar biasa. inilah pertama kali dan ini yang sangat istimewa. saya kira jemaah ini harus berterima kasih kepada Presiden karena fasilitas yang sudah diberi dan dipersiapkan oleh presiden ini,” ucapnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News