Beranda blog Halaman 1123

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Didominasi Cerah Berawan Hingga Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya hari ini, Senin (7/4/2025). Secara umum, cuaca di ibu kota diprediksi didominasi oleh kondisi cerah berawan dari pagi hingga malam hari, dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah pada sore hari.

Berdasarkan informasi resmi dari situs BMKG, pada pagi hingga siang hari, seluruh wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu akan mengalami cuaca cerah berawan. Kondisi ini diperkirakan tetap stabil hingga menjelang sore.

Namun pada sore hari, beberapa wilayah seperti Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara diprediksi akan mengalami cuaca berawan. Sementara itu, Kepulauan Seribu masih akan berada dalam kondisi cerah berawan. Di sisi lain, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan berpotensi diguyur hujan ringan.

Memasuki malam hari, langit Jakarta diprakirakan kembali cerah berawan, menyelimuti seluruh wilayah mulai dari Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Jakarta Timur.

BMKG juga mencatat bahwa suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara yang berada di rentang 68 hingga 97 persen.

Dengan kondisi cuaca yang cukup bersahabat, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada sore hari, khususnya di wilayah Jakarta Timur dan Selatan yang berpotensi mengalami hujan ringan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rayakan Kebersamaan Lebaran, Ribuan Bingkisan dan Suvenir Diberikan untuk Masyarakat

Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 31 Maret 2025 tampak lebih ramai dengan ribuan masyarakat yang hadir dalam suasana penuh kebersamaan pada acara gelar griya oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam tradisi yang sarat makna ini, masyarakat tidak hanya berkesempatan mengunjungi Istana, tetapi juga menerima bingkisan lebaran dan souvenir.

Lebih dari 5.000 bingkisan dan suvenir dibagikan kepada warga dari berbagai lapisan masyarakat dalam momen lebaran ini. Dalam tas bingkisan yang diberikan, berisikan bahan makanan dan minuman mulai dari mie instan, teh celup, susu, hingga gula. Sementara tas souvenir berisikan payung, handuk, tumblr, dan juga kue kering untuk lebaran.

Sejak pagi, masyarakat telah berdatangan dengan penuh antusiasme. Masyarakat saling berbincang, berbagi cerita, dan menikmati kesempatan untuk berada di lingkungan Istana Kepresidenan.

Setelah berkeliling dan bersilaturahmi di dalam Istana, masyarakat tampak sumringah saat menerima bingkisan makanan tersebut. Barisan panjang terlihat tertib, sementara para petugas bekerja sama memastikan pemberian bingkisan makanan kepada masyarakat berlangsung lancar.

Senyum dan rasa syukur terpancar dari wajah mereka, terutama saat membawa pulang bingkisan yang sangat berarti bagi mereka. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan rakyat dalam suasana yang penuh fitrah dan kebersamaan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Respon Cepat Gubernur Kaltim Harum, Sidak SPBU Pastikan Kualitas BBM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum), melakukan inspeksi mendadak (sidak) atau pengecekkan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Samarinda, Sabtu (5/4/25) pagi.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan warga baru-baru ini di sejumlah daerah di Kaltim, yang menduga adanya penurunan kualitas, hingga dugaan adanya kontaminasi campuran pada bahan bakar minyak (BBM) di beberapa SPBU.

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat menyuarakan keluhan mengenai performa kendaraan mereka yang menurun secara signifikan usai mengisi BBM, bahkan ada yang mengalami mogok, tak lama usai pengisian.

Keluhan tersebut menyebar di berbagai kanal informasi, mulai dari media sosial hingga layanan pengaduan resmi pemerintah daerah.

Gubernur Kaltim dengan responsif mengecek langsung ke beberapa titik SPBU dan meninjau langsung bahan bakar yang tersedia, melakukan pengecekkan kandungan dan kualitas bahan bakar, proses pengisian, hingga berdialog dengan pengelola SPBU, serta menyerap aspirasi masyarakat yang sedang mengisi bahan bakar.

“Kami segera merespon begitu menerima aduan dan keluhan masyarakat. Mayoritas keluhan yaitu jenis BBM Pertamax dan Pertalite. Dari pengecekkan kami Alhamdulillah C&C alias Clean and Clear. Tidak ditemukan campuran lain, dan sampel yang kami uji langsung pun sesuai dengan standarisasi” ungkap Gubernur Kaltim di sela-sela sidaknya di SPBU Jalan Slamet Riadi dan SPBU Jalan PM Noor Samarinda.

Gubernur Kaltim menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas bila ditemukan praktik curang, kelalaian, atau manipulasi dalam penyaluran maupun kualitas BBM.

Pengecekkan ini pun menjadi bukti nyata bahwa pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang cepat, tanggap, dan terbuka terhadap kritik. Melalui pendekatan yang humanis, Gubernur Kaltim ingin memastikan bahwa pelayanan publik di Kaltim bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga keadilan, kualitas, dan integritas.

“Sebab, BBM ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, dan kita harus pastikan kualitasnya sesuai standar, sesuai SOP” imbuh pria kelahiran Kota Minyak Balikpapan tersebut.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gunakan Kesempatan Libur Idulfitri untuk Ubah Alas Hak Tanah dari Girik Menjadi Sertipikat

Menjelang Idulfitri 1446 H, sebagian masyarakat Indonesia mulai mempersiapkan perjalanan mudik ke kampung halaman. Saat berkumpul bersama keluarga, biasanya menjadi momen pertemuan dan membicarakan banyak hal seputar keluarga, salah satunya soal kepastian hukum aset tanah milik keluarga. Jika ternyata alas hak tanah yang dimiliki masih berbentuk girik, masyarakat tak perlu resah dan bisa menggunakan libur lebaran ini untuk meningkatkan girik menjadi Sertipikat Hak Milik di Kantor Pertanahan (Kantah) setempat.

“Mungkin biasanya anak-anak sibuk di tanah rantau. Lalu saat berkumpul di hari Lebaran, ternyata ada aset tanah milik orang tua yang belum memiliki alas hak sertipikat, masih berbentuk girik. Ya ini momen yang tepat untuk menyertipikasi aset tanah. ATR/BPN juga tetap beroperasi meski terbatas, ini bisa dimanfaatkan buat masyarakat yang perlu layanan pertanahan,” jelas Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, Rabu (02/04/2025).

Girik tanah itu sendiri adalah sebuah dokumen yang diterbitkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada masa lalu yang berfungsi sebagai bukti kepemilikan tanah. Dokumen ini biasanya diterbitkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-19 dan awal abad ke-20. Itulah mengapa masyarakat yang masih memiliki girik tanah, hendaknya ditingkatkan status hukumnya menjadi Sertipikat Hak Milik agar lebih aman di mata hukum Indonesia terkini.

Harison Mocodompis kemudian menjelaskan, untuk mengurus perubahan dari girik ke sertipikat ada dokumen yang perlu disiapkan masyarakat.

“Proses ini dimulai dengan menyiapkan dokumen-dokumen penting, seperti girik tanah. Lalu, perlu siapkan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta surat pengajuan permohonan yang ditulis di atas meterai,” jelas Harison Mocodompis.

Secara lebih lengkap, ia mengimbau agar masyarakat mengecek syarat-syaratnya terlebih dahulu di aplikasi Sentuh Tanahku. Dengan begitu, sebelum mengajukan permohonan ke Kantah, pemilik tanah melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan.

“Sebelum datang ke Kantah, masyarakat sekarang juga bisa cek syarat yang dibutuhkan terkait permohonannya dan berapa estimasi biayanya dari Sentuh Tanahku. Di aplikasi ini juga pemilik tanah bisa mengecek alur berkasnya yang sudah masuk dan diproses di Kantah,” terang Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN.

Aplikasi Sentuh Tanahku dapat diunduh di Play Store dan App Store secara gratis. Selain dari aplikasi ini, para pemilik tanah juga dapat berkonsultasi dengan Kantah setempat jika ingin mendapat panduan lebih lanjut mengenai berbagai layanan pertanahan yang dibutuhkan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas, Laporkan Sertipikat Tanah di Kampung yang Terbit Sebelum 1997 ke Kantor Pertanahan

Para pemilik sertipikat tanah yang terbit sebelum 1997, diimbau untuk melakukan pengecekan ke Kantor Pertanahan (Kantah) setempat. Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa sertipikat lama yang bergambar bola dunia masih banyak yang belum punya peta kadastral.

“Ada sekitar 13,8 juta sertipikat seperti ini, tapi banyak masyarakat yang belum sadar,” ungkap Menteri Nusron saat rapat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kamis (13/03/2025) lalu.

Hal ini bisa terjadi karena sebelum adanya Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997, pendaftaran tanah yang dilakukan belum disertai dengan pencantuman bidang tanah ke peta kadastral. Itulah yang menyebabkan bidang tanah tersebut masuk dalam kategori KW 4, 5, 6 atau bidang tanah belum terpetakan.

Jika dibiarkan, hal tersebut bisa menjadi risiko terjadinya tumpang tindih atau permasalahan di kemudian hari. Untuk itu, masyarakat dianjurkan untuk turut meningkatkan kualitas bidang tanah yang belum terpetakan dengan segera melaporkan ke Kantah setempat. Bila tanah yang ingin diperbaharui datanya berada di kampung halaman, momen libur Lebaran ini juga bisa dimanfaatkan karena ada beberapa daerah yang buka dan melayani masyarakat lebih dulu.

“Mulai 2, 3, 4, dan 7 April, Kantah di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Sumatra Barat, dan Lampung tetap buka. Masyarakat diharapkan memanfaatkan waktu tersebut untuk datang ke Kantah untuk melaporkan sertipikatnya,” kata Menteri Nusron dalam keterangannya.

Untuk mengetahui informasi apakah tanah-tanah yang dimiliki masuk dalam kategori KW 4, 5, 6, masyarakat bisa menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku dan bhumi.atrbpn.go.id. Selain melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga bisa mendapatkan informasi dari unggahan dalam kanal resmi milik Kantah di kabupaten/kota setempat.

Selain mengurus soal pemetaan bidang tanah yang dimiliki, pada momen Lebaran ini masyarakat yang memerlukan layanan informasi dan konsultasi pertanahan lainnya juga bisa langsung datang ke Kantah. Adapun layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam libur panjang ini adalah penerimaan berkas layanan pertanahan dan penyerahan produk layanan yang diajukan oleh pemilik secara langsung tanpa melalui kuasa.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Manfaatkan Layanan Pertanahan Terbatas, Laporkan Sertipikat Tanah di Kampung yang Terbit Sebelum 1997 ke Kantor Pertanahan

Para pemilik sertipikat tanah yang terbit sebelum 1997, diimbau untuk melakukan pengecekan ke Kantor Pertanahan (Kantah) setempat. Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa sertipikat lama yang bergambar bola dunia masih banyak yang belum punya peta kadastral.

“Ada sekitar 13,8 juta sertipikat seperti ini, tapi banyak masyarakat yang belum sadar,” ungkap Menteri Nusron saat rapat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kamis (13/03/2025) lalu.

Hal ini bisa terjadi karena sebelum adanya Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997, pendaftaran tanah yang dilakukan belum disertai dengan pencantuman bidang tanah ke peta kadastral. Itulah yang menyebabkan bidang tanah tersebut masuk dalam kategori KW 4, 5, 6 atau bidang tanah belum terpetakan.

Jika dibiarkan, hal tersebut bisa menjadi risiko terjadinya tumpang tindih atau permasalahan di kemudian hari. Untuk itu, masyarakat dianjurkan untuk turut meningkatkan kualitas bidang tanah yang belum terpetakan dengan segera melaporkan ke Kantah setempat. Bila tanah yang ingin diperbaharui datanya berada di kampung halaman, momen libur Lebaran ini juga bisa dimanfaatkan karena ada beberapa daerah yang buka dan melayani masyarakat lebih dulu.

“Mulai 2, 3, 4, dan 7 April, Kantah di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Sumatra Barat, dan Lampung tetap buka. Masyarakat diharapkan memanfaatkan waktu tersebut untuk datang ke Kantah untuk melaporkan sertipikatnya,” kata Menteri Nusron dalam keterangannya.

Untuk mengetahui informasi apakah tanah-tanah yang dimiliki masuk dalam kategori KW 4, 5, 6, masyarakat bisa menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku dan bhumi.atrbpn.go.id. Selain melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga bisa mendapatkan informasi dari unggahan dalam kanal resmi milik Kantah di kabupaten/kota setempat.

Selain mengurus soal pemetaan bidang tanah yang dimiliki, pada momen Lebaran ini masyarakat yang memerlukan layanan informasi dan konsultasi pertanahan lainnya juga bisa langsung datang ke Kantah. Adapun layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam libur panjang ini adalah penerimaan berkas layanan pertanahan dan penyerahan produk layanan yang diajukan oleh pemilik secara langsung tanpa melalui kuasa.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menko PMK Sampaikan Pesan Idul Fitri di Malam Takbiran Idul Fitri

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menghadiri kegiatan Gema Takbir Akbar Nasional dan Pesan Idul Fitri dari Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Minggu (30/3/2025).  Acara yang bertema “Memperkuat Kebersamaan dan Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini menjadi momentum refleksi bagi umat Islam dalam memperkokoh nilai kebersamaan.

Dalam sambutannya, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa bagi bangsa Indonesia, Bulan Ramadan dan Idul Fitri bukan sekadar praktik ibadah, tetapi juga momen budaya dan keadaban bangsa di mata dunia. Indonesia dikenal sebagai bangsa yang toleran dan moderat, yang berlandaskan pada Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa.

“Untuk itu, terutama melalui Masjid Istiqlal ini, saya mengajak kita semua agar segala kemuliaan yang kita lakukan selama Bulan Ramadan dapat terus kita lanjutkan dalam kehidupan keseharian kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pratikno menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepedulian yang telah terbentuk selama Bulan Ramadan agar tetap dijaga. Baik itu kedisiplinan pribadi, kedisiplinan dalam beribadah, maupun kepedulian sosial harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan nyata untuk mencapai ketakwaan yang otentik.

“Dalam tradisi kita, Bulan Ramadan dan Idul Fitri adalah peluang yang sempurna untuk saling memaafkan dan memperkokoh kerukunan sosial. Kita ingin mewujudkan Indonesia yang rukun dan damai, bersatu, dan menjadi teladan bagi umat Islam dunia serta umat manusia secara keseluruhan,” ungkapnya.

Selain itu, Pratikno menyampaikan bahwa bentuk kepedulian sosial sebagai aktualisasi nilai Ramadan juga dilakukan oleh pemerintah dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah gempa bumi di Myanmar dan Thailand.

Ia menyampaikan bahwa pada momen Idul Fitri ini, pemerintah telah menyiapkan tim yang akan diberangkatkan ke Myanmar. Tim tersebut akan berangkat terlebih dahulu, sementara logistik bantuan akan menyusul dalam beberapa hari ke depan.

“Ini adalah bukti bahwa Indonesia selalu berada di depan dalam membantu saudara-saudara kita yang menghadapi musibah,” ujarnya.

Menko PMK juga mengajak masyarakat di malam takbiran Idul Fitri untuk memanjatkan doa demi keberkahan bangsa dan negara Indonesia agar menjadi negeri yang baik serta selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Pengampun.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala membimbing kita untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang penuh berkah, ‘Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.’ Indonesia yang aman, bersatu, makmur, penuh keberkahan, dan diridhai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.

“Selamat Idul Fitri 1446 Hijriah. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kemudahan dan kebaikan kepada kita semua. Aamiin,” imbuh Menko PMK.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazarudin Umar; para kyai, ulama, pimpinan ormas Islam; serta seluruh jemaah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi Masjid Istiqlal. Sebagai tanda dimulainya Gema Takbir Akbar Nasional, Menko PMK bersama Menteri Agama turut menabuh bedug, menandai dimulainya perayaan malam takbiran di seluruh penjuru negeri.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Bergerak, Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar Segera Dikirim

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Myanmar. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan luasnya dampak bencana serta kebutuhan mendesak di wilayah terdampak saat Rapat Tingkat Menteri secara daring pada Minggu (30/3/2025). Sebagai anggota ASEAN, Indonesia berkomitmen untuk membantu bila ada negara dalam lingkup ASEAN lainnya terdampak bencana.

Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Sagaing – Mandalay, Myanmar, pada Jumat 28 Maret 2025 pukul 13.20 WIB dengan kedalaman 10 km. Guncangan tersebut dirasakan hingga India, Bangladesh, Thailand, dan China, serta diikuti oleh gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,4. Bencana ini menyebabkan kerusakan infrastruktur, korban jiwa, serta ribuan warga kehilangan tempat tinggal.

Menko PMK menegaskan bahwa Indonesia akan segera mengirimkan Tim Urban Search and Rescue (USAR), Emergency Medical Team (EMT), serta bantuan logistik dan peralatan untuk mendukung upaya tanggap darurat.

“Pemerintah Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Myanmar. Tim USAR, tenaga medis, serta berbagai bantuan logistik akan diberangkatkan secara bertahap agar dapat segera membantu para korban,” ujar Menko PMK.

Bantuan kemanusiaan ini akan dikirim dalam beberapa tahap. Tim pendahulu dijadwalkan berangkat pada Senin, 31 Maret 2025, menggunakan penerbangan komersial. Kemudian, tim SAR akan diterbangkan dengan pesawat Hercules pada Selasa, 1 April 2025. Selanjutnya, pada Kamis, 3 April 2025, tim EMT dan bantuan logistik lainnya akan dilepas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menko PMK menjelaskan bahwa sejumlah kementerian dan lembaga telah dikerahkan untuk memastikan kelancaran pengiriman bantuan. BNPB akan mengoordinasikan distribusi bantuan dan kesiapan logistik, Kemenkes akan menyiapkan tenaga medis dan obat-obatan, Basarnas akan mengirimkan tim SAR dan perlengkapan penyelamatan, sementara TNI akan memberikan dukungan operasional dan pengamanan. Selain itu, Kementerian Luar Negeri akan menjalin komunikasi dengan pemerintah Myanmar untuk memfasilitasi proses perizinan pengiriman bantuan.

“Kami berharap bantuan ini dapat segera diterima oleh para korban yang membutuhkan. Indonesia selalu siap membantu dalam semangat solidaritas dan kemanusiaan,” tambah Menko PMK.

Menko PMK menyebutkan bahwa bantuan ini menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) dan distribusinya menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan. Bantuan dari Indonesia akan mendarat di Bandara Naypyidaw, Myanmar, dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan dan operasional di wilayah terdampak.

Menko PMK juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan pengiriman bantuan kemanusiaan, termasuk kementerian dan lembaga terkait serta jajaran TNI/Polri yang turut mendukung kelancaran proses ini.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala BNPB Suharyanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Basarnas Kusworo Adi, serta jajaran pejabat terkait lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menko PMK Tinjau Arus Mudik di Titik Keberangkatan, Pastikan Pelayanan Lancar

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau arus mudik di beberapa titik keberangkatan transportasi di Jakarta, pada Sabtu (29/3/2025). Dalam kunjungan ini, ia didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Peninjauan diawali di Terminal 1 Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pratikno mengecek langsung pelayanan bagi penumpang yang akan mudik menggunakan pesawat. Ia mendapatkan laporan adanya peningkatan minat masyarakat terhadap transportasi udara dibanding tahun sebelumnya.

“Telah terjadi kenaikan yang cukup tinggi untuk arus penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Tapi bisa terlayani dengan baik. Kita tadi sudah melihat bahwa pelayanannya juga sangat bagus. Kita tetap mengantisipasi adanya kenaikan penumpang yang cukup tinggi di kemudian hari,” ujarnya.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Stasiun Gambir, Jakarta. Menko PMK Pratikno mengungkapkan bahwa arus mudik dengan kereta api sudah terasa sejak H-10 Lebaran. Fenomena Work From Anywhere (WFA) dinilai membantu menyebarkan kepadatan pemudik dalam beberapa hari, sehingga tidak menumpuk pada puncak arus mudik.

“Secara umum arus mudik di Stasiun Gambir ini sudah terlayani dengan baik. Kita sudah melihat layanan tiket online sehingga mudah untuk didata, dicek, dikoordinasikan dan juga face recognition yang mempercepat proses ticketing. Kami menyampaikan terima kasih pada PT KAI dan jajaran yang telah bekerja keras melayani masyarakat,” ungkapnya.

Peninjauan berlanjut ke Terminal Bus Pulo Gebang, Jakarta. Menko PMK Pratikno melihat pelayanan terminal yang sudah baik. Ia menyempatkan berinteraksi dengan para pemudik dan mengecek beberapa layanan yang ada di terminal, seperti tempat bermain untuk anak. Kemudian, ia menyoroti pentingnya pengecekan kesehatan pengemudi bus serta kelayakan kendaraan demi menjamin keselamatan penumpang.

“Tadi kita juga menyaksikan ada pengecekan kesehatan dari Kemenkes untuk menjamin bahwa supir dalam keadaan sehat. Kami juga mendapatkan laporan pengecekan kendaraan. Jadi kendaraan yang memiliki masalah minor diperbaiki, yang major harus diganti dengan armada yang baru,” jelasnya.

Menko Pratikno menyampaikan, pemerintah telah berupaya menjaga kelancaran arus mudik dan kesiapan berbagai moda transportasi agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman. Menurutnya, butuh kerja sama dari semua pihak, termasuk dari para penumpang untuk bersama-sama menjaga agar arus mudik berjalan baik.

Untuk selanjutnya, ia meminta semua pihak terkait dapat menyiapkan pelayanan arus balik yang lebih baik. Diharapkan arus balik juga cukup terdistribusi dalam beberapa hari supaya penumpang tidak berkumpul di hari tertentu.

“Kita berusaha untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Lancar, nyaman, aman, dan selamat sampai kembali lagi ke tujuan,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tunaikan Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal

Presiden Prabowo Subianto menunaikan salat Idulfitri 1446 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Senin, 31 Maret 2025. Kehadiran Presiden dalam salat id hari ini menandai perayaan Hari Raya Idulfitri yang penuh makna bagi umat muslim di Indonesia.
Presiden yang hadir bersama putranya Didit Hediprasetyo tiba di masjid sekitar pukul 06.45 WIB. Selain Presiden, ribuan jemaah juga turut hadir untuk bersama-sama menunaikan salat Idulfitri di Masjid Istiqlal.
Sesaat setelah tiba, Presiden langsung menempati saf paling depan. Pelaksanaan salat Idulfitri di Masjid Istiqlal dilaksanakan tepat pukul 07.00 WIB.
Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan salat yakni Ust. H. Moh. Salim Ghazali. Sementara, K.H Ahmad Tholabi bertindak sebagai khatib menyampaikan khotbah yang bertema “Merawat Kemabruran Puasa.”
Dalam khotbahnya, khatib menyampaikan bahwa pesan penting dari amaliah Ramadan bahwa kohesivitas bukan hanya sekedar kata-kata. Namun, kohesivitas harus senantiasa diikhtiarkan secara bersungguh-sungguh.
“Kebersamaan selama bulan Ramadan sejatinya memberi makna penting bahwa keberkahan itu akan lahir dari kebersamaan dan persatuan, “Albarakah ma’a al-jama’ah”,” katanya.
Khatib turut mengajak seluruh umat muslim untuk menjaga kefitrian dengan terus berikhtiar agar menghadirkan kebaikan untuk semua. Kemabruran puasa tidak hanya menjadikan individu yang salih, tetapi secara lebih luas menghadirkan kesalihan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Harapan bagi terwujudnya “baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” negeri yang makmur dan diberkahi, harus kita perjuangkan secara kontinu, konsisten, dan bersungguh-sungguh dengan spirit menghadirkan kebaikan bersama,” tambahnya.
Selesai menunaikan salat Idulfitri, Presiden Prabowo kembali ke kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk selanjutnya bersilaturahmi bersama para pejabat negara dan masyarakat.

Turut melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Istiqlal yaitu Wakil Presiden Gibran Rakbuming beserta Ibu Selvi Ananda, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, para ketua lembaga negara, para duta besar negara sahabat, dan para menteri kabinet Merah Putih.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News