Beranda blog Halaman 1134

Walikota Hasto Wardoyo Ajak Forkopimda Atasi Masalah Sampah di Kota Yogya

Wali Kota Yogya, Hasto Wardoyo mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Yogya untuk terus meningkatkan sinergisitasnya.

Hal tersebut disampaikan Hasto Wardoyo pada acara buka puasa bersama Forkompimda Kota Yogya yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (24/3/25).

Menurutnya dengan sinergi yang kuat, diharapkan berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Hasto Wardoyo juga meminta agar Forkompimda Kota Yogya membantunya menangani permasalahan sampah di kota pelajar ini.

Hasto Wardoyo mengungkapkan dalam 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Yogya, Wawan Harmawan ia memiliki berbagai program, salah satunya adalah penanganan permasalahan sampah.

“Terkait permasalahan sampah ini, kami akan membersihkan sampah yang ada di depo-depo. Insyaallah sebelum Hari Raya Idul Fitri depo-depo besar yang ada di Kota Yogya sudah bersih,” katanya.

Tak hanya dibersihkan, orang nomor satu di Kota Yogya ini juga telah menyulap depo-depo tersebut menjadi tempat yang lebih indah dengan ditanamani berbagai tanaman.

“Untuk memastikan masyarakat tidak membuang lagi di depo-depo ini, kami juga telah membuat posko yang dijaga oleh personel Satpol PP Kota Yogya selama 24 jam,” bebernya.

Untuk itu Hasto Wardoyo meminta Forkompimda untuk mendukung dan membantu berbagai programnya tersebut untuk membangun Kota Yogya yang lebih baik.

“Kalau semua pihak bersinergi, pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan hasilnya dapat dirasaka oleh seluruh warga,” ungkapnya.

Acara tersebut semakin khidmat dengan adanya kultum yang disampaikan oleh Kyai Haji Imam Syafi’i. Dalam ceramahnya ia mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman serta pentingnya menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Walikota Hasto Wardoyo Imbau Pedagang Kuliner Beri Kenyamanan Wisatawan

Menjelang libur lebaran Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memasang plang harga menu makanan di Warung Makan Kawasan Malioboro antara Jalan Perwakilan dan Jalan Dagen untuk memastikan keterbukaan harga bagi wisatawan pada Selasa (25/3/2025).

Pihaknya menyatakan hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya pedagang yang memainkan harga, tidak sesuai dengan yang tertera di menu.

“Kami menyiapkan transparansi harga untuk warung-warung di Kawasan Malioboro, melalui plang nama warung, nomor warung dan daftar menu beserta harganya. Sehingga tidak ada lagi pedagang yang nuthuk (memainkan harga) ke pembeli ataupun wisatawan,” ujar Hasto Wardoyo.

Hasto Wardoyo mengimbau para pedagang kuliner, untuk bersama-sama memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga dan wisatawan di Kota Yogya. Apalagi pada masa libur lebaran nanti diperkirakan akan ada hampir 10 juta orang yang datang ke Yogyakarta.

“Rezeki kita itu banyak dari tamu ya, sehingga harus kita layani dan memberikan kesan yang baik, menjadi tuan rumah yang membuat tamu senang. Insya Allah rezeki kita makin bertambah, oleh karena itu para pedagang kuliner tidak perlu sampai melebih-lebihkan harga,” kata Hasto Wardoyo.

Pihaknya juga menegaskan jika didapati ada pedagang yang memainkan harga, akan dilakukan teguran serta pembinaan lebih lanjut hingga pemberian sanksi.

“Di sini pemerintah hadir memberikan perhatian, kalau warga ada yang berbuat tidak baik terhadap tamu di Kota Yogya maka tidak kita biarkan, pasti akan ditindaklanjuti. Jadi mari kita sama-sama jadi warga yang baik, kita buat Yogyakarta tetap aman dan nyaman,” tutur Hasto Wardoyo.

Sejalan dengan itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menjelaskan, secara bertahap akan dilakukan pemasangan plang nama dan nomor warung serta harga menu makanan di 80 titik Warung Makan Kawasan Malioboro, yang juga bekerja sama dengan Bank Mandiri.

“Hari ini dilakukan pemasangan di 6 titik, sehingga total sudah ada 59 titik yang dipasangi plang nama warung dan harga, targetnya 80 titik dan nanti secara bertahap juga bertambah. Sehingga warung-warung di Kawasan Malioboro ini ramah pengunjung, dengan transparansi harga yang ada,” jelasnya.

Sementara itu salah satu pemilik warung makan di Jalan Dagen, Fajri dengan usahanya Gudeg Raharja mengatakan, dirinya menyambut baik inisiatif Pemkot, untuk bersama-sama membuat wisatawan lebih merasa nyaman ketika makan di Kawasan Malioboro.

“Ini nerusin usaha orang tua dari tahun 1986, harapannya wisatawan lebih nyaman makan di sekitaran Malioboro, biar makin rame ya, dengan harga yang jelas dan transparan ini mereka kan bisa kasih rekomendasi ke orang lain. Bagus ya ini dari pemerintah proaktif, saya sebagai pelaku usaha juga merasa terbantu,” katanya.

Bagi warga dan wisatawan yang mendapati harga makanan tidak sesuai dengan yang tertera di plang menu, bisa mengirimkan pesan aduan melalui nomor 08122780001 Unit Pelayanan Informasi dan Keluhan (UPIK).

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Dorong Transformasi Digital, Kaltim Siapkan Internet Gratis untuk Seluruh Desa

Penprov Kaltim terus berupaya mengakselerasi akses internet di desa-desa demi mengatasi blankspot dan mendukung pelayanan publik.

Dalam program Dialog Publika hari ini Senin (24/03/25), Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa internet gratis di kantor desa akan segera diwujudkan.

Menurut Faisal, Pemprov Kaltim sudah menyiapkan anggaran untuk memfasilitasi internet di sebanyak 841 desa / seluruh desa di kaltim. Sehingga masyarakat bisa menikmati akses gratis. Rencananya, akan ada pula perluasan jaringan dengan akses poin di sekitar kantor desa agar warga sekitar juga bisa memanfaatkannya. Ini adalah langkah awal yang diharapkan bisa dipahami dan didukung oleh masyarakat.

Kebijakan ini merupakan terobosan berani dari Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur Seno Aji. Meski urusan telekomunikasi sebenarnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, Pemprov Kaltim mengambil langkah inisiatif agar daerah tidak perlu menunggu terlalu lama.

“Tantangan utama memang cukup besar, mulai dari kondisi geografis hingga infrastruktur yang belum merata, dan kondisi demografis yaitu masyarakatnya. Namun, karena internet sudah menjadi kebutuhan mendasar yang berdampak besar di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi digital. Maka kami berkonitmen akan terus melakukan percepatan,” ungkap Faisal.

Oleh karena itu, Pemprov Kaltim sedang melakukan pendataan dan inventarisasi agar program ini bisa berjalan maksimal. Program andalan Gratispol di era kepemimpinan baru Gubernur Harum dan Seno Aji ditarget akan resmi diluncurkan pada April-Mei 2025.

“Insya Allah target kita Mei 2025 kita akan launching secara resmi program unggulan Gubernur kita yang berfokus pada beberapa sektor penting diantaranya internet gratis, pendidikan gratis, dan layanan kesehatan gratis,” sambungnya.

Faisal turut menerangkan rencana besar di masa depan yang harus diwujudkan seiring adanya percepatan era digital ini yaitu pola pendampingan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) Digital. Ia ingin agar masyarakat Bumi Etam tidak hanya mempergunakan internet hanya untuk berselancar di dunia maya semata, melainkan juga harus ada pemanfaatan ruang digital yang positif, seperti literasi digital, hingga digital marketing, sehingga tak hanya memiliki unsur edukasi, namun juga memantik roda pergerakan ekonomi di seluruh desa di Kaltim nantinya.

“Nah agar tercipta ekosistem digital yang baik, kami juga menargetkan nanti di desa-desa akan dibangun pula Creative Hub. Dengan Creative Hub, masyarakat bisa belajar dan memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha dan peningkatan ekonomi desa,” jelasnya.

Faisal berharap program ini dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan dukungan semua pihak, kita bisa membawa Kalimantan Timur menuju transformasi digital yang lebih maju,” tutupnya.

Hadir pula sebagai narasumber lainnya dalam program unggulan TVRI Stasiun Kalimantan Timur tersebut, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi Kalimantan Timur Puguh Harjanto.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Wali Kota Surabaya Imbau Masyarakat Segera Lapor SPT Tahunan

Menjelang batas akhir pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun Pajak 2024 yang bertepatan dengan momen menjelang Hari Raya Idulfitri, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan SPT Tahunan.

Imbauan ini disampaikan dalam audiensi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I dengan Pemerintah Kota Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Eri menekankan pentingnya melaporkan SPT Tahunan secara tepat waktu dan benar sebagai bentuk kepatuhan warga negara terhadap kewajiban perpajakan.

“Saya sudah melaporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2024 melalui e-Filing. Caranya sangat mudah karena dapat dilakukan secara daring melalui DJP Online dan tentunya tidak dipungut biaya,” ujar Eri Cahyadi dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).

Baca juga: Wali Kota Surabaya Tinjau Pengerjaan Tunnel TIJ-KBS: 10 Hari Lagi Selesai

Eri juga mengingatkan, agar masyarakat tidak menunda pelaporan SPT hingga mendekati tenggat waktu tanggal 31 Maret 2025, mengingat kesibukan menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H. Ia menambahkan bahwa pelaporan yang benar dan sesuai ketentuan akan mempermudah proses administrasi perpajakan ke depannya.

Mendukung hal ini, Kanwil DJP Jawa Timur I berkomitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada para wajib pajak di Kota Surabaya. Layanan asistensi pelaporan SPT Tahunan tidak hanya di kantor tetapi juga membuka Pojok Pajak di beberapa lokasi strategis di Kota Surabaya.

Sinergi yang baik antara Direktorat Jenderal Pajak, Pemerintah Kota Surabaya, dan masyarakat diharapkan dapat membangun kepatuhan pajak yang optimal guna menunjang penerimaan negara demi kesejahteraan bersama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Pasuruan Berlakukan WFA dan WFH Bagi ASN Jelang Idul Fitri

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pasuruan menjelang libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H diberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) ataupun bekerja dari mana saja (Work From Anywhere/WFA) terhitung mulai 24-27 Maret 2025.

Bupati Pasuruan, HM. Rusdi Sutejo, mengatakan, kebijakan ini diambil menyusul adanya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SE MENPANRB) Nomor 2 Tahun 2025.

Berdasarkan SE tersebut, Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Pasuruan dapat menyesuaikan pelaksanaan tugas kedinasan ASN selama empat hari sebelum libur nasional dan cuti Bersama.

Hanya saja, dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa fleksibilitas alias kelonggaran ini diberikan dengan syarat maksimal 25 persen dari jumlah pegawai di setiap perangkat daerah yang dapat melaksanakan WFH/WFA.

“Yang jelas Pemerintah Daerah hanya melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dari Pemerintah Pusat. Bahwasannya dalam penerapan WFH ataupun WFA, maksimal 25 persen dari jumlah pegawai di setiap OPD yang dapat memanfaatkannya,” kata Bupati, Senin (24/3/2025).

Dengan diterapkannya kebijakan ini, Mas Rusdi – sapaan akrab Bupati Pasuruan ini meminta masing-masing kepala perangkat daerah untuk menjadwalkan pegawainya yang melaksanakan WFH/WFA dengan ketentuan tersebut.

“Saya sudah minta kepada semua Kepala OPD untuk bisa menjadwalkan siapa saja pegawainya yang akan melaksanakan WFA mauoun WFH ini,”tambahnya.

Lebih lanjut Mas Rusdi menegaskan bahwa meski beberapa karyawan bekerja dari rumah ataupun dari mana saja, namun penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik tidak akan terganggu.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

HD Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Melebih Capaian Nasional

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru (HD) dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Cik Ujang, menghadiri Rapat Paripurna XI (11) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Penyampaian Pengantar Laporan Keuangan Pertanggungjawaban Gubernur Sumsel (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 dilanjutkan dengan Pembentukan Pansus-Pansus berdasarkan Komposisi Komisi-Komsisi, Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan (24/3/2025).

dalam laporannya HD menyampaikan tahun 2024 merupakan fase transisi dan tahun pertama dari pelaksanaan rencana pembangunan daerah pemerintah provinsi sumatera selatan tahun 2024-2026.

HD mengatakan di tahun pertama RPD sudah sudah banyak prestasi dan keberhasilan pemerintah, pembangunan yang tercapai, selama tahun 2024 provinsi sumateta selatan telah meraih 26 penghargaan 13 di bidang tata kelolah pemerintahan, 5 di bidang ekonomi, 6 bidang infrastruktur, 3 di bidang SDM, 2 di bidang lingkungan dan 7 di bidang sosial budaya.

dalam sidang paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru menyebut hingga akhir tahun 2024, pertumbuhan ekonomi provinsi sumsel berhasil tumbuh mencapai 5,03%, melebihi capaian Nasional sebesar 4,95%.

Rapat juga dihadiri oleh, para anggota DPRD, Sekda Sumsel, Para Asisten, para Kepala OPD Pemprov Sumsel dan Forkopimda Sumsel.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov DKI Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Pemudik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kesehatan para pemudik maupun awak angkutan umum menjelang maupun saat arus mudik Lebaran 2025.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, pihaknya telah menyusun skema layanan kesehatan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kami menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemudik dan pengemudi angkutan umum. Tim medis akan bersiaga di beberapa lokasi strategis, seperti terminal, pelabuhan, dan stasiun,” ungkap Ani, Selasa (25/3).

Ia menyampaikan, Lebaran tahun ini, pos layanan kesehatan akan disiagakan di tujuh terminal bus, tiga stasiun kereta dan dua dermaga.

Tak hanya itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta Polda Metro Jaya untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi angkutan umum guna memastikan mereka dalam kondisi prima selama perjalanan.

“Jenis pemeriksaan yang disediakan mencakup pemeriksaan tekanan darah, kondisi fisik, kesehatan mata dan telinga, serta pengecekan kadar gula darah. Layanan ini serupa dengan pemeriksaan kesehatan yang biasa diberikan di puskesmas,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya layanan ini dapat mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2025.

“Pemudik diimbau untuk memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan ini agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pramono Anung Apresiasi Kinerja Satpol PP Jelang Idulfitri

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-75 dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-63 di Plaza Silang Monas sisi selatan, Jakarta Pusat, pada Selasa (25/3).

Kegiatan yang mengusung tema “Satpol PP dan Satlinmas Siap Mendukung Implementasi Penyelenggaraan Trantibum dalam Mendukung Asta Cita” tersebut diharapkan dapat menjadi semangat dalam melaksanakan tugas menjaga ketertiban umum serta ketenteraman warga Jakarta. Gubernur Pramono juga memberikan apresiasi terhadap kinerja anggota Satpol PP, terutama pada momentum Ramadan dan Idulfitri 2025.

“Tentunya peran mereka di lapangan selama ini sangat dirasakan, terutama di kelurahan-kelurahan dan kampung-kampung. Mereka menjadi ujung terdepan dalam pelaksanaan ketertiban masyarakat. Saat menyambut Lebaran, banyak di antara mereka yang tidak pulang kampung karena menjalankan tugas,” ujarnya.

Baca juga: Pramono Anung Perluas Jangkauan KJP dan KJMU di Jakarta

Gubernur Pramono menambahkan, pengaturan hari libur bagi anggota Satpol PP yang bertugas pada Hari Raya Idulfitri telah dilakukan dengan baik. Ia menegaskan, langkah tersebut diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta.

“Untuk hari libur sudah diatur semuanya. Penjagaan terhadap masyarakat di Jakarta tidak boleh kendor, tidak boleh berkurang, meskipun jumlah warga yang pulang kampung cukup besar,” paparnya.

Di tengah tradisi mudik yang dilakukan masyarakat, Gubernur Pramono memastikan, antisipasi terhadap potensi rob di berbagai wilayah juga telah dilakukan dengan baik, antara lain mempersiapkan pompa-pompa serta meninggikan tanggul di wilayah Muara Angke pasca-Lebaran Idulfitri. Diperkirakan rob akan terjadi pada akhir Maret 2025.

“Kami juga telah mengadakan rapat khusus mengenai antisipasi rob yang diperkirakan muncul pada akhir bulan ini, kemungkinan saat Lebaran. Antisipasi tersebut sudah mulai kami lakukan hari ini di Muara Karang, Muara Angke, Martadinata, dan sebagainya. Dengan demikian, masyarakat tetap bisa mudik, tetapi penjagaan terhadap mereka tetap kami laksanakan dengan baik,” jelasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNN Peringati Hari Jadi ke-23 Secara Sederhana dan Penuh Makna

Suasana berbeda dirasakan dalam HUT BNN RI ke-23. Jauh dari kata mewah maupun hingar bingar pesta, momentum peringatan hari jadi BNN pada 22 Maret yang bertepatan jelang hari raya Idul Fitri ini dilakukan dengan menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) di Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara, pada Senin (24/3).

Sebanyak 1000 paket disiapkan BNN bersama dengan jajaran BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota di Jakarta, Pemda, Pemkot Administrasi Jakarta Utara, serta sejumlah sektor swasta. Paket berisi bahan-bahan kebutuhan pokok tersebut di antaranya dibagikan kepada 420 keluarga di 7 rukun warga (RW), petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) setempat, dan beberapa pesantren di wilayah Kampung Muara Bahari.

“Baksos adalah bentuk kepedulian dan kecintaan BNN mewakili negara kepada masyarakat Kampung Muara Bahari,” ujar Kepala BNN RI Marthinus Hukom dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa negara tidak akan pernah meninggalkan masyarakat Kampung Muara Bahari. Marthinus Hukom juga memastikan bahwa negara dan segenap perangkatnya termasuk BNN mencintai masyarakat di wilayah yang terkenal dengan stigma sebagai kampung narkoba tersebut.

“Yakinilah Bapak/Ibu, penangkapan-penangkapan yang terjadi di masa lampau bukan karena Kami benci, tapi justru Kami ingin membawa Kampung Muara Bahari menjadi lebih baik, mewujudkan cita-cita emas yaitu SDM Indonesia yang unggul, namun tentu tidak akan mungkin dapat terwujud jika masyarakat masih tercengkram oleh narkoba,” jelasnya.

Kepala BNN RI dalam kesempatan tersebut juga meminta kepada masyarakat untuk dapat membangun rasa saling percaya dengan BNN dan mengajak seluruh masyarakat Kampung Muara Bahari untuk keluar dari cengkraman peredaran gelap narkoba yang merupakan bentuk penjajahan model baru.

“Kami hadir di sini untuk membangun kepercayaan, mari Kita saling percaya, Kita bangun ketahanan individu, ketahanan masyarakat yang nantinya akan bermuara pada ketahanan negara,” imbuh Kepala BNN RI.

Selain melakukan bakti sosial, guna meneguhkan tekad dan komitmen masyarakat Kampung Muara Bahari untuk keluar dari cengkraman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi anti narkoba oleh seluruh masyarakat yang hadir. Deklarasi ini menjadi salah satu langkah nyata masyarakat untuk mengubah stigma Kampung Nakoba yang selama ini disandang oleh Kampung Muara Bahari.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemenag – Kemendes Sinergi Program Berantas Buta Huruf Al-Qur’an dan Satu Desa Satu Majelis Ta’lim

Kementerian Agama (Kemenag) dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) hari ini melangsungkan Kick Off Kerja sama dalam pemberantasan buta huruf Al-Qur’an dan satu desa satu majelis ta’lim. Acara ini berlangsung di Masjid ‘Izzatul Islam Grand Wisata Bekasi, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa sejarah-sejarah monumental umat Islam itu hampir semua terjadi di bulan Ramadan. Misalnya, pelantikan Muhammad Saw sebagai Nabi di bulan Ramadan, peperangan yang dimenangkan umat Islam terjadi di bulan Ramadan, kemerdekaan Indonesia dari penjajah diproklamirkan di bulan Ramadan, Universitas Al Azhar Kairo berdiri pada bulan Ramadan. Bahkan, penaklukan Spanyol Raya juga terjadi pada bulan Ramadan.

“Acara yang kita laksanakan hari ini juga dilakukan pada bulan Ramadan, Insya Allah akan monumental,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar, di Bekasi, Senin (24/3/25).

“Kegitan ini juga dilakukan di Masjid, bukan berarti untuk umat Islam semata, namun kegiatan ini untuk umum dan juga bagi masyarakat yang beragama lain,” sambungnya.

Menag Nasaruddin Umar lalu menyinggung peran perempuan dalam perjuangan bangsa. Menurutnya, pejuang bangsa bukan hanya kaum laki-laki. Banyak pahlawan bangsa dari kalangan perempuan. Laki-laki dan perempuan harus bersama-sama untuk mempertahankan bangsanya sendiri.

“Yang paling besahabat dengan agama adalah kaum perempuan. Lihat majelis ta’lim, banyak didominasi oleh kaum perempuan. Seperti yang kita lihat saat ini, di dalam masjid ini. Program majelis ta’klim Bekasi luar biasa,” terang Menag.

Mendes PDT, Yandri Susanto sebelumnya menyampaikan bahwa kerja sama ini mrnjadi salah satu langkah untuk mengembangkan majelis ta’lim di tingkat desa. Yandri berharap program ini bisa menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antar warga sekaligus meningkatkan pengetahuan keagamaan.

“Insya Allah kita akan kick off membangun majelis taklim, TPQ, termasuk juga agama lain sehingga akhlak atau kehidupan di masyarakat desa lebih maju, lebih beradab, dan lebih bermanfaat dunia akhirat,” kata Mendes PDT, Yandri Susanto.

Selain itu, lanjut Yandri Susanto, Kemendes PDT dan Kemenag juga menekankan betapa pentingnya upaya bersama dslam memberantas buta huruf Al-Qur’an di desa-desa. Tentunya langkah ini dilakukan dengan mengadakan program-program pendidikan yang dapat mengajarkan masyarakat untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

“Kita juga berkomitmen untuk mendorong agar majelis ta’lim di desa-desa dapat berkembang menjadi wadah yang tidak hanya mengajarkan nilai-nilai agama, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga,” terang Yandri Susanto. Dengan demikian, diharapakan kerja sama kedua Kementerian ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui usaha-usaha ekonomi kecil.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat desa dan pembangunan daerah tertinggal secara keseluruhan,” tegas Yandri Susantro.

Selain penandatanganan kerja sama, dilaksanakan juga pemberian bantuan berupa Al-Qur’an, mukena, sarung, dan buku tulis.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News