Beranda blog Halaman 1194

Prabowo Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1446 H

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat Muslim di seluruh Indonesia yang akan memulai Ramadan 1446 Hijriah. Ucapan ini disampaikan Presiden dalam keterangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat, 28 Februari 2025.

“Tentunya saya ingin mengucapkan selamat menjalankan bulan puasa Ramadan bagi semua umat Islam yang menjalankannya. Juga mohon maaf lahir batin semoga ibadah kita diterima oleh Allah Swt,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga menyampaikan bahwa penentuan waktu awal puasa nantinya akan disampaikan secara langsung oleh Kementerian Agama. “Tentunya nanti sore Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat awal Ramadan 1446 H untuk menentukan waktu awal puasa bagi umat Islam di Indonesia,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo pun mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia untuk menjalani bulan suci ini dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan. Bulan Ramadan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh umat Muslim dalam meningkatkan keimanan dan menebarkan kebaikan.

“Sekali lagi, bagi yang berpuasa selamat puasa, dan marilah kita jalankan bulan Ramadan ini dengan baik, dengan tenang, dan khusyuk,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik hingga 14% untuk Lebaran 2025

Pemerintah resmi menurunkan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 13 hingga 14 persen selama masa Angkutan Lebaran 2025. Kebijakan  ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan harga tiket pesawat guna meringankan beban masyarakat, serta bertujuan untuk mendukung kelancaran, kemudahan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.

Pengumuman penurunan tiket ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (1/3), dengan dihadiri oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menhub Dudy menjelaskan kebijakan penurunan harga tiket pesawat adalah bentuk komitmen nyata pemerintah, untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. Penurunan harga tiket ini berlaku selama 15 hari, untuk penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode pembelian tiket 1 Maret hingga 7 April 2025.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman, terutama pada momen penting seperti Lebaran,” ujar Menhub Dudy.

Menhub juga menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik.

Selain menurunkan harga tiket, pemerintah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai selama periode mudik Lebaran 2025. Kementerian Perhubungan akan memastikan ketersediaan armada yang cukup untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Kami tidak hanya berfokus pada penurunan harga, tetapi juga pada kualitas layanan dan keselamatan penerbangan secara keseluruhan. Kami akan pastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai dan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” tambah Menhub.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan kebijakan penurunan harga tiket selama masa Lebaran, merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antar kementerian dan pemangku kepentingan. Semua pihak berkolaborasi demi memastikan penurunan harga ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Berkat sinergi antara Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan industri penerbangan, kita berhasil menekan biaya avtur dan menurunkan ongkos layanan bandara di 37 bandara. Ditambah insentif berupa PPN yang sebagian ditanggung pemerintah sebesar 6%. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang ingin pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” ucap Menko AHY.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 18 Tahun 2025, mengenai Pajak Pertambahan Nilai yang ditanggung pemerintah sebagian, untuk tiket pesawat kelas ekonomi domestik.

“Artinya seluruh tiket ekonomi dalam negeri yang dibeli mulai 1 Maret hingga 7 April, untuk jadwal penerbangan antara 24 Maret hingga 7 April 2025 akan dikurangi PPN-nya, sehingga bayar pajak hanya 5 persen, sementara yang 6 persen ditanggung pemerintah. Kebijakan ini efektif berlaku bagi yang melakukan pembelian tiket mulai hari ini. Bagi yang sudah terlanjur beli maka tidak kena,” kata Sri Mulyani.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di Jakarta hari ini, Sabtu (1/3), akan didominasi oleh cuaca cerah berawan. Namun, hujan ringan diperkirakan turun di beberapa wilayah pada siang dan malam hari.

Menurut laporan resmi BMKG, sejak pagi hari, cuaca cerah berawan akan menaungi seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, kondisi cuaca di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat diprediksi tetap berawan. Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Pada sore hingga malam hari, sebagian besar wilayah Jakarta masih akan berawan. Namun, hujan ringan kembali berpotensi turun di Jakarta Selatan pada malam hari.

Dari segi suhu udara, BMKG memperkirakan rentang suhu di Jakarta berada di antara 23 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara berkisar 69 hingga 98 persen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan cuaca terkini, warga dapat mengakses situs resmi BMKG atau aplikasi cuaca terpercaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sistem One Way Akan Dilakukan Saat Arus Mudik Lebaran 2025

Korlantas Mabes Polri bakal memberlakukan sistem one way di sejumlah jalan tol saat arus mudik Lebaran 2025. Hal itu diungkapkan Kakorlantas Mabes Polri Irjen Agus Suryonugroho, Kamis, 27 Februari 2025.

“Sistem one way akan diberlakukan jika arus lalu lintas padat dan sudah mencapai batas maksimal kendaraan yang ditentukan,” bebernya, di Solo.

Sementara itu, bagi pengendara yang melintas di jalan tol akan mendapatkan potongan harga 20 persen. Persiapan jalur mudik, Korlantas bersama Kementrian Perhubungan, PUPR, serta Jasa Raharja telah melakukan survei dari arah Timur.

“Kemarin kita sudah ke Pelabuhan Merak. Termasuk tempat-tempat wisata di Jawa Timur, kemudian pagi ini kita mengarah ke Jawa Tengah, berikutnya pengecekan juga akan dilakukan di Jawa Barat. Saya sudah mendapat paparan dari pak Dirlantas Polda Jateng dan Yogjakarta. Kita sudah menyamakan persepsi. Langkah atau skenario yang barangkali akan kita lakukan pada operasi ketupat,” bebernya.

Sementara itu, ia memprediksi jalan tol fungsional Solo-Jogja akan menjadi primadona pemudik. Untuk itu, pihaknya menyiapkan antisipasi terjadinya lonjakan jumlah kendaraan di jalan tol fungsional tersebut.

“Berkaitan dengan fungsional tol Solo-Jogja diperkirakan cukup banyak. Sehingga nanti antara Jawa Tengah dan Yogjakarta akan merancang solusi terbaik ketika lonjakan kendaraan cukup tinggi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Korlanras akan mengelola tiga klaster saat arus mudik Lebaran 2025. Yakni ruas tol, jalan nasional dan lokasi wisata. “Nanti di Cikatama (Cikampek Utama) akan diberlakukan one way apabila sudah 6.000 kendaraan. Kemudian untuk one way lokal dilakukan di Tol Kalikangkung ketika jumlah kendaraan sudah menyentuh diangka 4.000,” ucapnya.

Sedangkan untuk klaster jalan nasional, akan ada sejumlah pos pengamanan dan pos terpadu. Hal ini untuk mengantisipasi para pemudik yang memakai roda dua. Selanjutnya, klaster ketiga yakni lokasi wisata.

“Beberapa tempat wisata semuanya sudah kita rancang untuk dilakukan rekayasa. Hal ini akan kita lakukan apabila nanti ada kepadatan arus yang menuju ke wisata,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wakil Walikota Adhitia Ajak ASN Pemkot Cimahi Bersinergi Wujudkan Visi Misi Cimahi Mantap

Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudisthira secara perdana memimpin apel di lingkungan Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi. Kegiatan tersebut menjadi momentum perkenalan hingga menjalin sinergi dengan jajaran ASN Pemkot Cimahi wujudkan visi misi Cimahi Mantap.

“Alhamdulillah akhirnya saya dapat bersilaturahmi dengan bapak-ibu seluruh jajaran pegawai Pemkot Cimahi. Saya, Adhitia Yudhistira bersama Bapak Letkol (Purn) Ngatiyana telah dilantik pada Kamis 20 Februari 2025 kemarin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto menjadi Walikota-Wakil Walikota Kota Cimahi periode 2025-2030. Untuk pertama kalinya saya memimpin apel sekaligus mewakili Pak Ngatiyana yang saat ini sedang mengikuti kegiatan retreat di Akmil Magelang bersama para kepala daerah lainnya,” ujarnya.

Berbeda dari kebiasaan Adithia memilih memimpin apel tanpa naik ke atas mimbar dan rela berpanas-panasan tanpa atap. Adhitia menyatakan, kehadirannya sekaligus bentuk penegasan bahwa visi dan misi yang diusung Ngatiyana-Adhitia tidak akan terwujud tanpa dukungan ASN Pemkot Cimahi. “Oleh karenanya, saya mengajak ASN mari kita berkolaborasi dan bekerja sama demi mewujudkan visi Cimahi Mantap yaitu Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman dan Produktif. Dimana intisari dari visi ini tidak lain demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Cimahi,” katanya.

Meski hanya terdiri dari 3 kecamatan, pihaknya menilain banyak potensi yang ada di Kota Cimahi. “Oleh karenanya saya tidak heran ketika mendengar banyak inovasi dan penghargaan yang telah diraih oleh Kota Cimahi selama 23 tahun berdiri,” ungkapnya.

Pihaknya berterima kasih kepada para pihak yang bersama-sama terlibat dalam proses transisi. “Kini proses transisi telah usai, saatnya kita kembali ke aktifitas masing-masing termasuk dalam hal kerja keras bersama untuk membangun Kota Cimahi. Saatnya saling bergandengan tangan, bersama-sama membangun Kota Cimahi yang kita cintai. Mari bersama menjemput perubahan untuk Kota Cimahi yang hebat dan maju, banyak tantangan yang harus ditanggulangi bersama, terutama berkenaan dengan keadaan ekonomi, sosial, politik, budaya, dan hampir setiap aktifitas yang mau tidak mau akan selalu terdampak oleh situasi yang terjadi di tingkat regional, nasional maupun global. Mari kita melangkah dengan penuh optimisme dan mengarahkan pandangan pada sebuah perubahan menuju arah yang lebih baik dan lebih mantap, dalam segala aspek tata kelola pemerintahan. Pemerintah Kota Cimahi harus bisa bertransformasi mulai hari ini, menuju ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan kegiatan perpisahan Benny Bachtiar yang sebelumnya menjabat Pj. Walikota Cimahi dan kembali ke jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar. Pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada Benny Bachtiar yang selama masa transisi kepemimpinan di Kota Cimahi telah membantu proses sinkronisasi program Pemkot Cimahi dan visi misi sebagai janji politik pasangan Ngatiyana-Adhitia.

“Pak Benny sebagai Pj Wali Kota Cimahi selama masa transisi telah memfasilitasi kami agar bisa melakukan sinkronisasi dengan baik,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ini Aturan Jam Kerja ASN Pemprov DKI Selama Ramadan 2025

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 8/SE/2025 yang mengatur penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Ramadan 1446 H, sesuai dengan pedoman dari Keputusan Menteri Agama.

Berdasarkan surat edaran tersebut, jam kerja ASN pada hari Senin hingga Kamis dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00 hingga 12.30 WIB. Sementara pada hari Jumat, jam kerja berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.30 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30 hingga 12.30 WIB.

Chaidir menyampaikan, penyesuaian jam kerja ini bertujuan memberikan fleksibilitas bagi ASN dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengurangi produktivitas kerja. Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap optimal selama bulan Ramadan.

Untuk unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat selama 24 jam, seperti rumah sakit dan pemadam kebakaran, akan diterapkan sistem kerja khusus atau sif.

Ia mengimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk mengoptimalkan peran atasan langsung dalam memastikan pelaksanaan tugas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat berjalan efektif, efisien dan akuntabel.

“Bulan puasa tidak menjadi halangan bagi aparatur Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan layanan terbaik kepada warga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penyesuaian jam kerja selama Ramadan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menghormati pelaksanaan ibadah puasa bagi umat Muslim.

“Sekaligus memastikan bahwa pelayanan publik tetap berjalan dengan baik dan tidak terganggu,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ekonomi Jawa Timur Tetap Stabil, Realisasi APBN Awal Tahun Mencapai Rp 19,49 Triliun

Perekonomian Jawa Timur terus menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan sebesar 5,03% (yoy) pada Triwulan IV-2024. Peningkatan aktivitas produksi dan mobilitas masyarakat menjadi faktor utama pendorong ekonomi di wilayah ini.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan masih didominasi oleh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT), sementara dari sisi penawaran, sektor industri pengolahan tetap menjadi penyumbang utama Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Jawa Timur juga tercatat sebagai kontributor terbesar kedua terhadap perekonomian Pulau Jawa dan nasional, masing-masing sebesar 25,23 persen dan 14,39 persen.

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Timur, Dudung Rudi Hendratna, Kamis (27/2/2025) menerangkan, tingkat inflasi tahunan (yoy) di Jawa Timur menunjukkan tren perbaikan dengan angka 1,06 persen pada Januari 2025. Komoditas utama yang berkontribusi terhadap inflasi meliputi daging ayam ras, minyak goreng, dan cabai rawit.

Sementara itu, aktivitas perdagangan internasional di Jawa Timur pada Desember 2024 mencatat ekspor senilai USD 2,10 miliar dan impor sebesar USD 2,77 miliar. Di sektor kelautan dan perikanan, Nilai Tukar Nelayan (NTN) mengalami peningkatan sebesar 1,20 persen dari 96,92 menjadi 98,09 pada Januari 2025. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya indeks harga hasil produksi nelayan, terutama dari komoditas seperti udang, belut, nila, layang, kembung, dan cumi-cumi.

Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan negara di Jawa Timur hingga Januari 2025 mencapai Rp 19,49 triliun atau 6,86 persen dari target tahunan Rp 284,26 triliun. Penerimaan perpajakan tercatat sebesar Rp19,05 triliun (6,83 persen) dari target), dengan kontribusi terbesar berasal dari Pajak Ditjen Pajak sebesar Rp 7,05 triliun dan kepabeanan serta cukai Ditjen Bea Cukai sebesar Rp 11,99 triliun. Selain itu, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp 445,23 miliar atau 8,4% dari target Rp 5,3 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja negara di Jawa Timur mencapai Rp 12,16 triliun atau 9,72 persen dari total pagu anggaran. Dari jumlah tersebut, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) menyerap Rp 1,5 triliun, sedangkan Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp 10,66 triliun.

Dengan capaian ini, ekonomi Jawa Timur tetap berada dalam jalur pertumbuhan yang positif, didukung oleh konsumsi masyarakat yang kuat, sektor industri yang produktif, dan kebijakan fiskal yang berjalan efektif. Pemerintah optimistis tren pertumbuhan ini akan berlanjut di tahun 2025 dengan tetap menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kinerja ekspor.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Herman Deru dan Cik Ujang Kompak Hadiri Retreat di Akmil, Siap Wujudkan Sumsel Maju

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Wakil Gubernur H. Cik Ujang kompak menghadiri Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Acara ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pimpinan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju.

Pada hari ke-6 retreat, Rabu (26/2/2025), Herman Deru bersama ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia mendapatkan arahan langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran Wapres menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk mendalami strategi kebijakan nasional yang akan diterapkan di masing-masing wilayah.

Selain pengarahan dari Wapres, sesi ini juga diisi dengan paparan dari berbagai menteri, termasuk Menteri Kebudayaan, Menteri Hukum dan HAM, serta Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Berbagai kebijakan strategis di bidang pemerintahan, keamanan, dan pembangunan daerah menjadi fokus utama dalam diskusi.

Memasuki hari ke-7 retreat, Kamis (27/2/2025), Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang turut hadir dan langsung mengikuti berbagai kegiatan, termasuk pendakian Gunung Tidar yang terletak di kompleks Akmil. Setibanya di lokasi, Cik Ujang tampak bersemangat mengenakan atribut ala militer.

“Kegiatan hari ini ke Akmil Magelang, ke lembah tidar mengikuti retret program pak Presiden Prabowo. Semangat, semangat terus, tidak ada kata menyerah,” ucap Wagub Cik Ujang dengan gagah mengenakan atribut ala militer setibanya di Akmil Magelang.

Dikatakan Cik Ujang pada hari pertamanya mengikuti retreat langsung mengikuti kegiatan Pendakian Gunung Tidar komplek Akmil.

Sama seperti para kepala daerah, para wakil kepala daerah dikumpulkan lebih dulu di lapangan Rindam IV/Diponegoro, Magelang, sebelum diberangkatkan ke Akmil. Mereka menaiki belasan bus bertuliskan Akademi TNI.

Pada sore harinya, Herman Deru dan Cik Ujang kembali terlihat kompak menghadiri agenda penting lainnya, yakni parade senja yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Kehadiran pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2025-2030 ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung program pemerintah pusat demi kemajuan Sumatera Selatan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Herman Khaeron Soroti Isu BBM Oplosan, Rapat DPR Segera Digelar

Isu dugaan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dengan Pertalite terus menjadi sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, Komisi VI DPR RI berencana menggelar rapat dengan PT Pertamina guna membahas permasalahan ini lebih lanjut.

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menegaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk mengklarifikasi isu yang berkembang serta mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.

“Setiap terjadi hal-hal yang menjadi isu publik itu nanti Komisi VI akan memanggilnya (pihak terkait) karena ini kan menjadi isu publik yang mengejutkan dengan nilai fantastis Rp193 triliun terjadinya fraud (kecurangan) di sini. Tentu ini menjadi persoalan besar,” kata Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.

Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa rapat diagendakan untuk mencegah terjadinya persoalan yang sama di masa depan.

Selain itu, Herman menekankan bahwa DPR menghormati proses hukum yang tengah berjalan terkait dugaan korupsi tata kelola minyak mentah yang memicu spekulasi adanya oplosan Pertalite menjadi Pertamax.

“Tentu kami menunggu terhadap proses hukum yang berlaku. Namun, jadikan lah pelajaran kepada siapa pun pejabat Pertamina untuk menghindari situasi-situasi yang pada akhirnya masuk dalam ranah hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Komunikasi Korporasi PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, membantah adanya praktik pengoplosan BBM. Menurutnya, narasi yang beredar tidak sesuai dengan pernyataan Kejaksaan Agung.

“Narasi oplosan itu tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Kejaksaan,” kata Fadjar.

Ia menjelaskan bahwa permasalahan yang sedang ditangani Kejaksaan Agung berkaitan dengan pembelian RON 90 dan RON 92, bukan pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax.

Sebagai informasi, RON 90 merujuk pada Pertalite, sementara RON 92 adalah jenis BBM yang lebih tinggi kualitasnya, yakni Pertamax.

Dengan adanya klarifikasi dari Pertamina serta rencana rapat DPR dengan Pertamina, masyarakat diharapkan tetap tenang sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut terkait isu ini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Perangi TBC, Kemenkes Giatkan Gerakan Kolaborasi

Tuberculosis Vaccine

Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) 2025, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menguatkan komitmen dalam upaya eliminasi Tuberkulosis (TBC) melalui kampanye GIATKAN: Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dengan Komitmen dan Aksi Nyata, melalui Surat Edaran (SE) NOMOR: HK.02.03/C/376/2025 Tentang Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia Tahun 2025.

Peringatan HTBS yang jatuh setiap tanggal 24 Maret menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan peran serta masyarakat dalam upaya eliminasi TBC. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam mengakhiri TBC di Indonesia melalui pendekatan lintas sektor.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dr. Yudhi Pramono, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam upaya ini.

Baca juga: Cek Kesehatan Gratis Kemenkes Resmi Berlaku Mulai Hari Ini!

“Eliminasi TB bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan deteksi dini, pengobatan tepat, serta dukungan sosial bagi pasien, kita bisa mengakhiri TBC di Indonesia. Saatnya kita bergerak bersama, giatkan komitmen dan aksi nyata untuk Indonesia bebas TBC!” ujar dr. Yudhi Pramono.

Sebagai bagian dari peringatan HTBS 2025, Kemenkes mendorong berbagai kegiatan di tingkat nasional dan daerah, termasuk kampanye kesadaran melalui media sosial dengan tagar resmi #GIATKAN2025 #GerakanIndonesiaAkhiriTBC #KomitmendanAksiNyataTBC #YesWeCanEndTB #EliminasiTBC2030 #TOSSTBC.

Selain itu, berbagai inisiatif telah disiapkan, seperti edukasi masyarakat, mobilisasi deteksi dini TBC, serta integrasi layanan pencegahan dan pengobatan TBC dengan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Kementerian Kesehatan menghimbau kepada seluruh jajaran kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat luas untuk mengambil peran dalam eliminasi TBC melalui:

  1. Deteksi dini TB dan penemuan kasus aktif, yang terintegrasi dengan Terapi Pencegahan TB (TPT).
  2. Pendampingan pengobatan pasien hingga tuntas, serta edukasi pencegahan penularan di keluarga dan masyarakat.
  3. Kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, komunitas, dan media untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya TB.
  4. Kampanye edukasi TOSS TB (Temukan TB, Obati Sampai Sembuh) melalui media sosial, media massa, webinar, dan promosi di ruang publik.
  5. Serta Peningkatan peran masyarakat dalam menghilangkan stigma terhadap penderita TB.

Dengan semangat Gerak Bersama, Sehat Bersama, Kemenkes RI mengajak semua pihak untuk mendukung target Eliminasi TBC 2030 demi Indonesia yang lebih sehat dan bebas dari penyakit menular ini.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 081281562620, atau email kontak@kemkes.go.id.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News