Beranda blog Halaman 1234

Efisiensi Anggaran, Viva Yoga: Kementrans Tetap Menjalankan Program

Wamen Transmigrasi Viva Yoga menyampaikan bahwa Kementerian Transmigrasi akan tetap menjalankan program kegiatan selain menggunakan APBN juga berupaya menggunakan anggaran yang tidak dibiayai APBN.

“Pengesahan program kegiatan kementerian dan badan dilakukan agar program kegiatan cepat terlaksana”, ujar Wamen Viva Yoga.

“Dengan anggaran yang ada, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) tetap menjalankan program kegiatannya”, tambahnya.

Ungkapan demikian disampaikan Wamen Viva Yoga kepada wartawan selepas dirinya mengikuti Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Kebijakan Efisiensi Anggaran Kementerian/Badan APBN TA 2025 dengan Komisi V DPR di Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/25).

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Basarnas Marsekal Madya (TNI) Kusworo, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, dan Wakil Menteri Perhubungan Suntana. Kementerian dan badan di atas merupakan mitra kerja Komisi V.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi V Lasarus dan diikuti oleh 34 anggota dari berbagai fraksi, masing-masing kementerian dan badan memaparkan program kegiatan dengan pagu indikatif yang telah disepakati dalam rapat sebelumnya hingga akhirnya program kegiatan dan anggaran yang ada itu disahkan.

Viva Yoga menyebut dalam rapat tersebut Komisi V menyetujui efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN Tahun 2025. Hal demikian berdasarkan Inpres No. 1 Tahun 2025 serta Surat Menkeu No.S-37/MK.02/2025 Tanggal 24 Januari 2025.

Diungkap Kementrans pada APBN 2025 tertera 122.419.152.000 setelah diefisiensi 47.395.000 membuat APBN 2025 tinggal 75.023.152.

Terkait adanya efisiensi anggaran, menurut Viva Yoga membuat DPR meminta kepada kementerian dan badan untuk memprioritaskan program infrastruktur berbasis masyarakat, menjamin ketersediaan infrastruktur dasar konektivitas antar wilayah dan mempertahankan performa infrastruktur konektivitas yang telah terbangun, keberlanjutan kegiatan yang telah selesai proses lelang tender utamanya kegiatan infrastruktur yang mendesak dan memiliki dampak siginfikans terhadap perekonomian.

“DPR juga meminta adanya jaminan pemanfaatan anggaran yang tepat guna, tepat waktu, tetap sasaran dan dapat dipertanggunjawabkan dengan baik serta meningkatkan pengawasan penggunaan anggaran”, ujar mantan anggota Komisi IV DPR itu.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kementerian Desa Dukung Efisiensi Anggaran yang Dilakukan Presiden Prabowo

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ariza Patria, menyatakan bahwa Kementerian Desa PDT mendukung terhadap langkah efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam penyusunan APBN Tahun Anggaran 2025.

Pernyataan ini disampaikan saat ditemui selesai Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian dan Lembaga Mitra Komisi V DPR RI yang berlangsung pada 12 Februari 2025. Dalam kesempatan tersebut, Ariza menegaskan bahwa efisiensi anggaran merupakan langkah strategis yang harus dilakukan untuk memastikan penggunaan dana negara lebih optimal dan tepat sasaran.

“Kami di Kementerian Desa PDT sepenuhnya mendukung kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo. Ini adalah langkah yang sejalan dengan upaya kami dalam mengelola anggaran secara efektif dan berorientasi pada hasil yang lebih nyata bagi masyarakat desa,” ujar Ariza.

Lebih lanjut, Ariza menegaskan bahwa efisiensi ini tidak akan mengurangi komitmen pemerintah dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat di daerah tertinggal. Justru, kebijakan ini akan memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBN 2025 digunakan secara lebih produktif dan transparan.

“Kami akan memastikan bahwa meskipun ada efisiensi anggaran, program-program strategis seperti pendampingan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur desa tetap berjalan optimal. Fokus utama kami adalah bagaimana anggaran yang tersedia dapat memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat desa,” tambahnya.

Kementerian Desa PDT berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait serta DPR RI dalam memastikan efisiensi anggaran tetap selaras dengan visi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Keppres Biaya Haji 2025 Terbit, BP Haji Dukung Penyelenggaraan yang baik

Keputusan Presiden atau Keppres RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446H /2025M yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) dan Nilai Manfaat telah terbit.

Keppres Nomor 6 Tahun 2025 ditandatangani Presiden Prabowo pada Rabu, 12 Februari 2025.

Keppres ini mengatur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) per embarkasi.

Ketentuan biaya ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Pembimbing Kelompok Bimbingan lbadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Besaran Bipih Jemaah Haji Reguler Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi berdasarkan Embarkasi sebagai berikut:

a. Embarkasi Aceh sebesar Rp46.922.333,00
b. Embarkasi Medan sebesar Rp47.976.531,00
c. Embarkasi Batam sebesar Rp54.331. 751,00
d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.781. 751,00
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp54.41 l.751,00
f. Embarkasi Jakarta sebesar
(Pondok Gede dan bekasi) Rp58.875. 751,00
g. Embarkasi Solo sebesar Rp55.478.501,00
h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.955.751,00
i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp57 .235.421,00
j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp59.331.751,00
k. Embarkasi Makassar sebesar Rp57.670.921,00
1. Embarkasi Lombok sebesar Rp56.764.801,00
m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.875. 751,00

Besaran BPIH Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi yang bersumber dari Nilai Manfaat terdiri atas Nilai Manfaat untuk Jemaah Haji Reguler yang digunakan untuk membayar selisih BPIH dengan besaran Bipih sebesar Rp6.831.820.756.658,34;

Besaran Bipih dipergunakan untuk biaya penerbangan haji, sebagian biaya akomodasi di Makkah, sebagian biaya akomodasi di Madinah dan biaya hidup (living cost).

Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf menyambut baik terbitnya Keppres Nomor 6 Tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446H /2025M yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) dan Nilai Manfaat.

“Alhamdulillah Keppres biaya haji 2025 sudah terbit. BP Haji mendukung penyelenggaraan haji tahun 2025 dan terwujudnya kenyamanan bagi jemaah haji.” kata Irfan Yusuf di Jakarta, Rabu (12/02/2025).

Arab Saudi telah menetapkan kuota haji Indonesia 1446H/2025M sebanyak 221.000 jemaah.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Efisiensi Anggaran, DPR RI Sepakati Pagu Anggaran Kementerian ATR/BPN Rp4,4 Triliun

Sebagai tindak lanjut atas Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025, pagu anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun Anggaran 2025 setelah efisiensi disepakati oleh Komisi II DPR RI menjadi sebesar Rp4.442.981.052.000. Hal ini disepakati dalam Rapat Kerja yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Rabu (12/02/25).

“Kami jelaskan bahwa pagu Kementerian ATR/BPN sebelum ada efisiensi adalah Rp6.454.781.052.000. Kita mendapatkan efisiensi sebanyak Rp2.011.800.000.000 atau equivalent 31,17 persen. Sehingga dari sisa dana yang masih ada adalah Rp4.442.981.052.000,” ungkap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid dalam laporannya kepada Pimpinan dan Anggota Komisi II DPR RI yang hadir.

Ditemui usai kegiatan, Menteri Nusron mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah mengoptimalkan penggunaan anggaran melalui efisiensi untuk memastikan alokasi dana lebih tepat sasaran, terutama untuk program-program prioritas yang menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Langkah efisiensi ini juga dilakukan dalam rangka refocusing anggaran.

“Efisiensi anggaran ini baik dalam rangka refocusing. Supaya kita ini fokus program-program yang benar-benar prioritas pemerintahan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Mekanisme seperti ini dalam rangka untuk menghapuskan “lemak-lemak” yang tidak perlu. Karena memang kalau kita sadari kadang-kadang kita ini ada hal-hal yang kebutuhan yang berlebihan,” ujar Menteri Nusron.

Menteri Nusron juga menyoroti praktik rapat yang tidak perlu dilakukan di luar kota. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian ATR/BPN kini memanfaatkan gedung di Cikeas yang memiliki fasilitas lengkap seperti kamar tidur dan ruang rapat, sehingga pengeluaran untuk menginap di hotel bisa ditekan.

“Apalagi kalau kami kan saat ini sudah punya gedung di Cikeas, ada kamar tidurnya, ada ruang meeting-nya, sehingga yang biasa-biasanya full paket meeting di hotel-hotel ya kita pangkas, kita pindah ke sana, sehingga lebih murah,” imbuh Menteri Nusron.

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang melakukan efisiensi anggaran, dengan harapan agar perubahan dalam manajemen penganggaran di kementerian dan lembaga dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah merupakan langkah penting untuk meningkatkan efektivitas penggunaan dana negara.

“Saya kira kita patut mengapresiasi pemerintah yang melakukan efisiensi anggaran dan mau tidak mau harus membuat manajemen penganggaran di kementerian lembaga masing-masing berubah. Efisiensi anggaran ini memang memerlukan kreativitas bersama untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada,” kata Rifqinizamy Karsayuda.

Dalam kesempatan ini, Menteri ATR/Kepala BPN didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Sekretaris Jenderal, Suyus Windayana; Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; dan Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Andi Tenri Abeng.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

TNI AL Berhasil Bongkar 28,8 Km Pagar Laut di Tangerang

Sebagai bagian dari upaya dalam menjaga kelancaran aktivitas nelayan sehari-hari, TNI AL bersama masyarakat nelayan telah berhasil membongkar pagar laut sepanjang 3,9 KM dengan rincian 2,9 KM di wilayah Tanjung Pasir dan 1 KM di wilayah Kronjo, Tangerang, Banten, Rabu (12/02/2025).

Hingga saat ini total pagar laut yang telah dibongkar sepanjang 28,8 KM. Pembongkaran yang dilakukan TNI AL ini telah membuka akses para nelayan untuk melaut, sehingga tersisa 1,36 KM dari 30,16 KM.

Sebanyak 321 personel TNI AL yang terdiri dari Pasmar 1, Lantamal III Jakarta, beserta jajaran dibawahnya turut membantu proses pembongkaran pagar laut. Selain itu, sarana yang digunakan antara lain 1 Patkamla, 11 perahu karet, 1 RBB, 1 RHIB, serta 10 perahu nelayan.

Adapun kendala dalam proses pembongkaran yaitu kemampuan mesin kapal kurang kuat sehingga menghambat pelaksanaan dan ?sebagian besar pagar bambu banyak dipasang 2 lapis.

Rencananya pada esok hari, Kamis, 13 Februari 2025 pembongkaran pagar laut dinyatakan selesai, yang diharapkan untuk sisa pagar laut sepanjang 1,36 KM dapat dibongkar secara mandiri oleh masyarakat nelayan setempat.

Pembongkaran pagar laut ini sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk membantu masyarakat nelayan di wilayah Tangerang yang terdampak langsung dengan adanya pagar laut tersebut.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Erdogan Beri Hadiah Mobil Listrik Togg T10X kepada Prabowo

Pemerintah Turkiye secara resmi menyerahkan satu unit mobil listrik Togg T10X kepada Pemerintah Republik Indonesia sebagai simbol persahabatan dan hubungan erat yang telah terjalin selama tujuh dekade. Penyerahan tersebut secara simbolis diberikan oleh Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdoğan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Rabu, 12 Februari 2025 di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Saat akan menuju tempat jamuan santap siang kenegaraan, Presiden Erdoğan memperkenalkan Togg T10X kepada Presiden Prabowo dengan penjelasan sekilas terkait kendaraan listrik Turkiye ini. Presiden Prabowo pun tampak tersenyum dan menyambut baik pemberian kendaraan listrik berwarna putih ini dari pemerintah Turkiye.

Presiden Prabowo bahkan secara langsung menjajal mobil tersebut dengan duduk di kursi kemudi yang berada di sisi sebelah kiri. Setelahnya kedua pemimpin negara saling tersenyum dan meyakini pemberian ini dapat menjadi salah satu langkah penguatan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Turkiye.

Togg T10X merupakan kendaraan listrik yang dikembangkan oleh Turkiye’nin Otomobili Girisim Grubu (Togg), sebuah perusahaan otomotif nasional dari Turkiye. Kendaraan ini dilengkapi dengan perangkat cerdas yang terhubung dengan ekosistem mobilitas Togg, termasuk jangkauan baterai hingga 523 km.

Penyerahan Togg T10X ini mencerminkan eratnya hubungan persahabatan Indonesia-Turki dan rasa saling menghormati di antara dua pemimpin negara. Gestur hangat dan kedekatan yang ditunjukkan saat momen penyerahan menegaskan hubungan baik antara Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan tidak hanya bersifat diplomatis, tetapi juga personal.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

DPR Minta TVRI dan RRI Prioritaskan Kesejahteraan Karyawan Lepas

Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan, menegaskan pentingnya pemotongan anggaran yang tepat dalam lembaga penyiaran publik seperti TVRI dan RRI, khususnya terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melibatkan tenaga kerja lepas dan kontributor.

Putra Nababan menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi VII DPR RI dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN), LPP RRI, LPP TVRI, dan LKBN ANTARA, yang membahas rekonstruksi belanja Tahun Anggaran 2025, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025).

Putra menyoroti kekhawatiran masyarakat terkait pemberhentian hubungan kerja dengan kontributor, termasuk tenaga kerja seperti CS dan satpam, yang disebutkan hampir mencapai seribu orang di RRI dan TVRI. Meski demikian, ia mencatat bahwa Direktur Utama TVRI dan RRI membantah adanya PHK masif tersebut. Namun, isu tersebut sudah viral dan membutuhkan klarifikasi.

“Yang berkembang di masyarakat terkait pemberhentian hubungan kerja dengan kontributor, bahkan tenaga CS dan satpam, disebutkan hampir 1000 orang oleh Aliansi Jurnalis Indonesia. Kami juga mendengar soal PHK terhadap tenaga penyiar di TVRI, khususnya di Ternate. Namun, Dirut menyampaikan tidak ada. Ini perlu klarifikasi,” ujar Putra.

Lebih lanjut, Putra menegaskan pentingnya lembaga penyiaran publik seperti TVRI dan RRI untuk memprioritaskan perlindungan bagi tenaga kerja lepas dan kontributor, bukan malah memotong anggaran dari bawah yang mengarah pada PHK.

Ia meminta agar pemotongan anggaran dilakukan dari bagian atas terlebih dahulu, bukan justru memberhentikan tenaga kerja yang sudah berkontribusi besar, meskipun tanpa asuransi dan jaminan.

“Saya ingin bertanya, setelah rekonstruksi anggaran ini, apakah TVRI dan RRI berkomitmen untuk mengutamakan kesejahteraan karyawan lepas dan kontributor dibandingkan dengan belanja lainnya? Ini mengkhawatirkan, karena saat direksi lebih mengutamakan kepentingan manajemen puncak, yang di lapangan malah dibenturkan dengan pemangkasan anggaran, yang pada akhirnya mengarah pada PHK,” jelas Putra.

Ia juga mengingatkan bahwa pada saat krisis moneter 1998, media massa lebih memilih untuk memotong anggaran dari atas, seperti pemotongan gaji pimpinan, redaktur pelaksana, dan pejabat lainnya, alih-alih memotong tenaga kerja di bawah.

“Saya ingat saat krismon 98, lebih baik potong dari atas. Potong gaji pimpinan dan staf tinggi, seperti pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, dan lainnya. Kalau dari pimpinan bisa banyak hal dipotong, seperti menggunakan kendaraan umum, itu lebih bijaksana,” ungkap Putra.

Putra juga menekankan pentingnya kebijakan yang lebih bijak dalam menyusun anggaran untuk lembaga penyiaran publik. Ia berharap pemimpin TVRI dan RRI dapat tegas dalam memastikan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran tidak merugikan karyawan lepas dan kontributor yang sudah bekerja tanpa jaminan sosial atau asuransi.

“Saya minta pimpinan tegas, bahwa prioritas program kita adalah untuk mitra kita, yaitu para kontributor dan tenaga kerja lepas, yang tidak semestinya di-PHK. Ini juga sama dengan kebijakan kita di sektor pertekstilan, di mana hak-hak pekerja harus lebih diutamakan,” tutup Putra.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNN Hadiri Rapat Kerja dengan DPR RI Bahas Efisiensi Anggaran

Badan Narkotika Nasional (BNN) menghadiri rapat kerja bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2).

Rapat ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat kerja dan dengar pendapat dibuka oleh pimpinan Komisi III, Habiburokhman, mengingat Surat Kementerian Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025, dia menyebut bahwa besaran efisiensi anggaran paling lambat diserahkan ke Menteri Keuangan pada 14 Februari 2025 dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Komisi III DPR RI.

BNN diwakili oleh Sekretaris Utama, Tantan Sulistyana dan Inspektorat Utama, Wahyono, Deputi Pemberantasan, I Wayan Sugiri, beserta jajaran, memaparkan struktur anggaran tahun 2025 dengan pagu awal sebesar Rp 2.455 miliar, lalu mendapat blokir anggaran Rp 998,6 miliar, sehingga sisa pagu menjadi Rp 1.456,4 miliar.

Berdasarkan rapat terakhir dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan, telah ditetapkan efisiensi anggaran BNN melalui blokir anggaran sebesar Rp 998 miliar atau setara dengan 40,7% dari Pagu anggaran BNN.

Dalam rangka mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia serta untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam efisiensi anggaran, BNN merumuskan beberapa langkah-langkah, sebagai berikut:

Pertama, melakukan rekonstruksi ulang Pagu Anggaran yang tersedia (pasca kebijakan blokir anggaran yang baru), dengan kegiatan-kegiatan yang ada di masing-masing satuan kerja (223 satuan kerja).

Kedua, memprioritaskan dan memaksimalkan kegiatan-kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak kepada masyarakat.

Ketiga, melakukan realokasi ulang semaksimal mungkin pada 16 pos anggaran (ATK, sewa gedung, pemeliharaan peralatan dan mesin, dll) untuk mendukung kebijakan efisiensi pemerintahan dan efisiensi anggaran.

Pada akhir paparan, Sestama BNN RI mengharapkan dukungan dari Komisi III DPR RI dalam menjalankan tugas dan fungsi BNN guna mewujudkan Indonesia Bersinar.

“Saya mohon pimpinan dan Anggota Komisi III DPR RI dapat memberikan dukungan kepada BNN sehingga BNN mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal dan dapat terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat di bidang penanggulangan narkoba,” ujar Tantan Sulistyana.

Selain BNN, rapat bersama anggota Komisi III DPR RI diikuti oleh kementerian/lembaga lainnya, seperti Komisi Yudisial, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Kejaksaan Agung, POLRI, Komisi Pemberantasan Korupsi, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Berawan hingga Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Jakarta pada hari ini, Kamis (13/2), akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan dengan intensitas ringan.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG, cuaca di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, diperkirakan berawan pada pagi hari.

Menjelang siang, kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di sebagian besar wilayah Jakarta. Namun, pada sore hari, hujan dengan intensitas ringan diprediksi turun di seluruh wilayah ibu kota.

Pada malam hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara itu, wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat diperkirakan tetap berawan.

Suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 65 hingga 94 persen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta mempersiapkan payung atau jas hujan jika beraktivitas di luar ruangan. Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan cuaca terkini, dapat mengakses situs resmi BMKG.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Cek Lokasi dan Syaratnya!

Bagi warga Jakarta yang masa berlaku Surat Izin Mengemudinya (SIM) hampir habis, tidak perlu khawatir! Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima lokasi strategis pada Kamis, 13 Februari 2025.

Dengan adanya layanan ini, masyarakat bisa memperpanjang SIM dengan lebih mudah tanpa harus antre di kantor kepolisian atau menggunakan jasa calo.

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini

Layanan SIM Keliling akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di lokasi berikut:

Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
Jakarta Barat: Mall Citraland
Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng
Jakarta Utara: LTC Glodok

Syarat Perpanjangan SIM di Layanan SIM Keliling

Sebelum datang ke lokasi, pastikan Anda sudah menyiapkan dokumen berikut:

📌 KTP asli dan fotokopi
📌 SIM lama dan fotokopi
📌 Hasil tes psikologi dan tes kesehatan

Jika belum memiliki hasil tes psikologi dan tes kesehatan, Anda bisa melakukan tes langsung di lokasi layanan SIM Keliling dengan biaya tambahan.

Biaya Perpanjangan SIM

Berdasarkan PP Nomor 76 Tahun 2020, berikut biaya perpanjangan SIM:

💰 SIM A: Rp80.000
💰 SIM C: Rp75.000

Layanan SIM Keliling ini hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C. Jika SIM Anda sudah habis masa berlakunya, Anda harus membuat SIM baru di Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, sesuai dengan ketentuan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2021 dan UU Nomor 22 Tahun 2009.

Jangan sampai terlambat! Jika masa berlaku SIM habis meskipun hanya satu hari, Anda harus mengikuti proses penerbitan SIM baru.

Segera kunjungi lokasi SIM Keliling terdekat dan pastikan dokumen Anda lengkap agar proses perpanjangan berjalan lancar!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News