Beranda blog Halaman 1278

Sekda Alit Wiradana Tinjau Lokasi Musibah Longsor di Wilayah Ubung Kaja

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana meninjau langsung musibah tanah longsor di Jalan Ken Dedes I, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara pada Senin (20/1). Peninjauan ini dilaksanakan guna memastikan optimalisasi evakuasi korban, penanganan material longsor hingga penyediaan tempat penampungan sementara bagi korban selamat.

Tampak mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa, Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Denpsar, I Made Tirana, dan Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara. Tampak hadir pula Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Gede Sumara Putra dan Agus Wirajaya. Musibah ini juga turut ditinjau Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya.

Sekda Alit Wiradana dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita atas musibah tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Ubung Kaja ini. Tentunya, musbah ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini utamanya dalam mewujudkan optimalisasi penanganan pasca musibah serta menjamin adanya tempat tinggal sementara bagi korban selamat.

“Kami sudah kordinasikan bersama instansi terkait baik itu Damkar, BPBD, PUPR, Dishub, Sat Pol PP dan Dinas Sosial untuk bersama membantu penanganan musibah ini, selain pencarian, penanganan juga fokus untuk menjamin tempat tinggal sementara, dan memastikan pemenuhan kebutuhan makan dan minum serta sarana penunjang lainya,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Sekda Alit Wiradana juga menugaskan Perbekel Desa Ubung Kaja untuk menyisir dan mendata masyarakat yang tinggal disekitar lokasi tananah longsor untuk segera di evakuasi. Hal ini guna mengantisipasi adanya potensi tananh longsor susulan.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat Kota Denpasar untuk senantiasa waspada dan berhati-hati. Dimana, curah hujan yang tinggi akan membuat beberapa tanah yang berlokasi di ketinggian menjadi lebih labil. Sehingga menjadi penting bagi semua masyarakat untuk senantiasa memperhatikan lingkungan sekitar dan selalu waspada.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan hati-hati, mengingat curah hujan yang tinggi akan membuat tananh lebih labil dan mudah terjadi tananh longsor,” tutur Sekda Alit Wiradana.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas), I Nyoman Sidakarya menuturkan bahwa musibah tanah longsor di kawasan Jalan Ken Dedes I, Desa Ubung Kaja ini terjadi sekitar pukul 06.30 Wita. Dimana, kondisi tanah sekitar yang labil serta curah hujan yang tinggi diduga menjadi penyebab terjadinya musibah ini.

Dikatakannya, sejak pagi hari proses pencarian korban masih terus dilaksanakan dengan bantuan alat berat. Hal ini mengingat material longsor sangat berat dan tidak memungkinkan menggunakan cara manual.

“Di awal kita menggunakan cara manual setelah itu dilanjutkan menggunakan bantuan alat berat, bersama Tim Sar Gabungan menyisir lokasi musibah, dimana diketahui sebanyak 3 orang selamat dan mendapatkan perawatan di rumah sakit dalam kondisi luka-luka dan 5 orang dinyatakan meninggal dunia, ” ujarnya.

Sidakarya mengatakan bahwa kondisi tanah yang labil membuat proses pencarian menjadi sulit. Selain itu, akses masuk yang kecil membatasi alat berat untuk menuju lokasi.

“Perlahan sudah kita sisir menggunakan alat berat, pencarian dilaksanakan hingga sore hari dengan jumlah korban meninggal seluruhnya yaitu 5 orang dan sudah berhasil dievakuasi, dan kami imbau kepada seluruh tim untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam proses pencarian korban ini,” ujarnya.

Sementara, Kadis Sosial Kota Denpasar, I Gustu Ayu Laxmy Saraswati mengatakan bahwa Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial memberikan bantuan pasca bencana kepada korban terdampak musibah. Beberapa bantuan diantaranya yakni bantuan tempat tinggal sementara, makanan dan minuman selama 7 hari, bantuan alat mandi dan pakian, serta kordinasi pemulangan dan penguburan jenasah.

“Pasca bencana kami akan lakukan pendampingan, termasuk makanan, minuman serta pengecekan kesehatan, hal ini merupakan komitmen pimpinan untuk memberikan jaminan bagi masyarakat terdampak musibah,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Kota Denpasar, dari musibah tersebut diketahui sebanyak 5 orang meninggal dunia. Kelimanya yakni Didik (25), Dwi (25), Wito (50), Krisno (55) dan Sarif (50). Sedangkan korban selamat yakni Sulaiman (35), Aldi Rama Afendi (24), Abdul Rochim (33, Renaldi Gunawan (24), Fiki Fernando (18), dan Rizal Hidayatuloh (19).

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Diskominfo Kaltim Adakan Rapat Reviu SK Tim SPBE, Targetkan Peningkatan Nilai SPBE

Diskominfo Kaltim melalui Bidang Aplikasi Informatika melaksanakan rapat reviu SK Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Tim Asesor Internal SPBE.

Rapat tersebut bertempat di ruang Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK), Diskominfo Provinsi Kaltim, Rabu (22/1/25).

Rapat ini dibuka oleh Plt. Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kaltim, Denny Ruliansyah. Dalam sambutannya, Denny menyampaikan bahwa acara hari ini bertujuan untuk mereviu SK tahun 2024, di mana terdapat penambahan berdasarkan hasil asesmen dari Kementerian Dalam Negeri. Ia menyebutkan bahwa nilai indeks SPBE Provinsi Kalimantan Timur mencapai 3,79, yang tidak lepas dari dukungan semua pihak, termasuk OPD-OPD terkait, yang turut mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) Gubernur. Salah satunya adalah nilai SPBE yang berhasil mencapai angka 3,79.

“Kami dari Diskominfo mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya, semoga ke depan nilai 3,79 ini dapat meningkat lebih baik lagi,” ujar Denny.

Rapat ini juga mereviu dua SK Tim, yakni Tim Koordinasi dan Tim Asesor Internal SPBE. Denny menambahkan bahwa ada penambahan dalam tim koordinasi, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai SPBE Provinsi Kalimantan Timur.

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Diskominfo Kaltim, Edi Hermawanto Noor, Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kaltim, Irene Yuriantini, serta perwakilan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Sekda Kaltim Pimpin Rapat Koordinasi Perdana Bersama Perangkat Daerah

Sekda Kaltim, Sri Wahyuni memimpin rapat koordinasi perdana bersama perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Rapat yang digelar di Ruang Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim ini membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Selasa (21/01/2025).

RKPD 2026 memiliki kedudukan strategis sebagai fondasi awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

Dalam sambutannya, Sekda Kaltim menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah untuk mencapai target pembangunan yang telah direncanakan.

“RKPD 2026 merupakan langkah strategis dalam mendukung visi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur. Oleh karena itu, saya berharap setiap perangkat daerah dapat memberikan kontribusi maksimal dalam penyusunannya,” ujar Sekda Sri.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh kepala dinas, badan dan lembaga di lingkungan Pemprov Kaltim. Beberapa agenda utama yang dibahas meliputi evaluasi program kerja tahun 2024, penyesuaian dengan rencana strategis (renstra) 2025-2030, serta identifikasi prioritas pembangunan untuk tahun 2026.

Dalam diskusi yang berlangsung, Sekda juga menekankan bahwa penyusunan RKPD 2026 harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta mendukung kebijakan nasional. Sekda pun mengimbau seluruh perangkat daerah untuk menjaga komitmen dan integritas dalam menjalankan tugas masing-masing.

“Keberhasilan RKPD 2026 bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi kerja kolektif seluruh perangkat daerah dan masyarakat Kalimantan Timur,” pungkasnya.

Rapat koordinasi perdana ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam perencanaan pembangunan. Dengan semangat kolaborasi dan kerja sama, Kaltim optimis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tuntas Dikerja 3 Tahap, Pantai Merpati Bulukumba Dongkrak Ekonomi UMKM

Pantai Merpati yang dulunya kumuh kini menjadi ikon baru Kabupaten Bulukumba. Lahir dari gagasan besar sang nahkoda ‘Bumi Panritalopi’ Andi Muchtar Ali Yusuf atau Andi Utta, Pemkab Bulukumba berhasil menyulap Pantai Merpati dalam tempo tiga tahun.

Pasca dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba pada 2021 lalu, Andi Utta-Andi Edy Manaf langsung mengebut pembangunan Pantai Merpati. Jargon ‘Dikerja Bukan Dicerita’ terbukti ampuh. Di tengah keterbatasan keuangan daerah, Pantai Merpati tuntas dikerja.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bulukumba, Munthasir Nawir, mengaku bersyukur karena pembangunan Pantai Merpati sebagai program strategis Bupati sudah selesai. Dia menyatakan perputaran ekonomi masyarakat tumbuh pesat di kawasan Pantai Merpati.

“Alhamdulillah pembangunan Pantai Merpati kita sudah diselesaikan. Pantai Merpati menjadi ikon baru menambah keindahan Bulukumba,” kata Munthasir Nawir di Bulukumba, Selasa 21 Januari 2025.

Dia menguraikan alur hingga skema penganggaran pembangunan Pantai Merpati. Dengan adanya visi misi bupati, pihaknya terlebih dahulu melakukan kajian FS (Feasibility Study) tentang apa yang mau dibangun.

Munthasir mengemukakan, kajian FS itu tetap mengacu pada gagasan-gagasan besar Bupati Andi Utta. Setelah dikaji mendalam, pihaknya kemudian membuat DED (Desain Engineering Detail).

“Alhamdulillah tiga tahun proses pembangunan pantai Merpati, mulai tahun 2022, tahun 2023 dan tahun 2024, telah selesai kita kerjakan. Meskipun itu bertahap tiga kali penganggaran. Ini DAU (Dana Alokasi Umum) murni, masuk dalam proyek strategis,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan Pantai Merpati dalam tiga tahap yaitu Rp20 Miliar lebih. Munthasir bilang tahap satu kurang lebih Rp9 Miliar, tahap dua Rp2 Miliar lebih, dan sisanya tahap tiga Rp14 Miliar. “Sebenarnya totalnya Rp30 Miliar, tapi ini masih Rp20 Miliar lebih,” katanya.

Anggaran pamungkas sekaligus finishing, kata dia, ada di pembangunan tahap tiga. Itu terdiri dari 30 booth kontainer, satu panggung, tiga lahan parkir hingga beberapa aksesoris payung untuk tempat berteduh.

“Selain itu satu toilet di samping panggung, kemudian beberapa relik ditambah dengan lampu penerangan, serta ruang operator yang terdiri dari CCTV dan pengeras suara,” jelasnya.

“Sebenarnya masih ada satu lagi di belakang taman Cekkeng. Kita mau buat lagi satu tempat parkir. Jadi masih ada sedikit yang mau kita benahi, kalau masih ada anggaran,” tambah Munthasir.

Salah satu pelaku UMKM Bulukumba, Ayu Lestari Hidayat, mengakui visi besar pembangunan Pantai Merpati dengan menyiapkan fasilitas UMKM. Apalagi saat ini sudah ada panggung untuk pegiat seni yang kapan saja bisa digunakan.

“Dengan memperindah Pantai Merpati, ini juga sama halnya dengan meningkatkan perputaran perekonomian yang ada d Bulukumba,” ungkap dia beberapa waktu lalu.

Dengan adanya kawasan Pantai Merpati yang baru, dia lebih jauh berharap agar sektor UMKM Bulukumba bergerak lebih cepat. Terlebih lagi dengan menggunakan bantuan media sosial.

Sementara itu, Ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bulukumba, Ilham Ashari, mengatakan bahwa kawasan pantai Merpati menjadi zona baru pergerakan ekonomi masyarakat. Menurutnya omset setiap hari pelaku UMKM di kawasan Pantai Merpati cukup signifikan.

“Pantai Merpati dapat mendongkrak perputaran ekonomi di Bulukumba secara signifikan. Cuma saja saran kedepannya bagaimana keterlibatan pemda dalam menjaga dan mengelola aset secara profesional,” imbuhnya.

Pembangunan kawasan Pantai Merpati juga mengacu pada visi Bulukumba Maju dan Sejahtera. Salah satu jalan mewujudkan visi itu, dengan menggerakkan ekonomi masyarakat di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Bulukumba, Andi Esfar Tenrisukki, menjelaskan bahwa, pelibatan semua elemen diharap mampu menjaga asa pengembangan UMKM.

Saat ini, lanjut dia, Pemkab Bulukumba bersama seluruh stakeholder terkait senantiasa berupaya melakukan pembinaan dan pengembangan UMKM secara umum.

Andi Esfar menegaskan, salah satu wujud nyata dari pembinaan UMKM adalah penataan kawasan Pantai Merpati. Pemerintah daerah, kata dia, menyiapkan salah satu space bagi pelaku UMKM dalam beraktivitas.

“Ada juga lapak-lapak UMKM di berbagai kecamatan yang telah dibangun,” katanya

Sebelumnya, usai pelaksanaan rapat rutin, hari Senin kemarin, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Sekda Muh Ali Saleng dan beberapa kepala OPD terkait melakukan pemantauan di kawasan Pantai Merpati. Beberapa hal yang dibahas dan menjadi rencana pengembangan ke depan adalah kelanjutan pembangunan jembatan Bialo dan jalanan tembus kolam labuh dan pantai Merpati.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga penting dilakukan untuk memberikan akses lebih cepat menuju Pantai Merpati. Salah satunya adalah dengan membuka akses jalan di jalur dua jalan Yos Sudarso dari arah jalan samping Kantor Cabang Bank BRI dengan membuka median jalan tembus pantai Merpati.

“Jadi orang yang melintas di jalan nasional Jenderal Sudirman lebih mudah sampai di Pantai Merpati melalui jalan samping Kantor BRI,” kata Sekda Ali Saleng.

Rencananya puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 65 pada 4 Februari 2025 mendatang akan digelar Kawasan Pantai Merpati.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kunker ke Bulukumba, Bupati Andi Utta Sambut Danrem 141 Toddopuli

Komandan Korem (Danrem) 141 Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbaya, S.Sos, M.M melakukan kunjungan kerja di wilayah Kodim 1411 Bulukumba.

Jenderal Bintang satu ini datang bersama istri Ny. Yuli Rumbawan selaku Ketua Persit Kartika Candra Kirana Koorcab REM 141. Keduanya bersama rombongan disambut Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Dandim 1411 Bulukumba, Letkol Inf. Sarman di Makodim 1411 Bulukumba. Saat menyambutan Andi Utta sapaan akrab bupati memasangkan penutup kepala khas Kajang “Passapu” kepada Danrem 141 Toddopuli.

Sebelum Brigjen TNI Andre Clift Rumbaya, S.Sos, M.M melakukan pertemuan internal dengan jajaran Kodim 144 Bulukumba, Danrem yang belum menjabat sebulan ini ngopi bersama bupati dan unsur Forkopimda. Danrem 141 juga mengunjungi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di TK Kartika XXVIII yang berada di depan Makodim 1411.

Usai pertemuan di Makodim, Danrem 141 Brigjen TNI Andre Clift Rumbaya dan rombongan dijamu makan siang di rumah jabatan Bupati.

Kabid Humas Dinas Kominfo Andi Ayatullah menyampaikan bahwa dalam tiga hari ke depan ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba kedatangan dua pejabat TNI Polri yang melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bulukumba.

“Selain Bapak Danrem 141 Toddopuli, Bupati Bulukumba juga akan menerima kunjungan kerja Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono,” ungkap Andi Ulla sapaan akrab Ayatullah.

Diketahui kunjungan kerja Danrem 141 dan Kapolda Sulawesi Selatan merupakan yang pertama kalinya dilakukan sejak keduanya menjabat dan dilantik sebagai Danrem 141 Toddopuli dan Kapolda Sulawesi Selatan.

Tampak hadir dalam kunjungan kerja ini, Ketua DPRD, Umy Asyiatun Khadijah, Kapolres Bulukumba AKBP Andi Erma Suryono, Kajari Bulukumba Banu Laksmana, dan pejabat instansi vertikal lainnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kepala BNN Tekankan Dua Dimensi Moral dalam Penanganan Narkotika

Badan Narkotika Nasional atau BNN menggelar Ibadah dan Perayaan Natal 2024: Marilah Kita Sekarang Pergi ke Betlehem (Lukas 2:15), mengusung tema “Dengan Semangat Natal, Bersama Kristus Melalui Hidup Baru, Mewujudkan Indonesia Bersih dari Narkoba (Bersinar), di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK, Jakarta Selatan, pada Selasa (21/1).

Ibadah Natal dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Pdt. James Palk dan dilanjutkan dengan persembahan pujian serta penyampaian Firman Tuhan oleh Pdt. Dr. Domianus. Usai menggelar serangkaian Ibadah Natal, acara yang dihadiri oleh umat Kristiani di lingkungan BNN beserta para pejabat tinggi madya, pratama, dan para pejabat BNN pada masanya tersebut dilanjutkan dengan Perayaan Natal.

Kepala BNN RI Marthinus Hukom dalam sambutannya mengatakan bahwa tema Natal nasional yang diambil dari kitab Injil (Lukas 2:15), “Marilah Kita Sekarang Pergi ke Betlehem”, mengandung dua dimensi moral, yaitu ketaatan dan kesederhanaan.

“Ketaatan adalah Kita harus menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab Kita tanpa pamrih, sesuai dengan aturan, tegak lurus kepada kewajiban yaitu kewajiban Kita (BNN) sebagai penegak hukum,” jelas Kepala BNN RI.

Sementara itu kesederhanaan mengandung nilai bahwa ketika berhadapan dengan permasalahan narkotika, juga diperhadapkan dengan kekuatan finansial yang besar dari jaringan sindikat narkotika.

“Mereka bisa membeli siapapun, termasuk hati Kita,” ujar Marthinus Hukom.

Sebab itu dalam momentum Ibadah dan Perayaan Natal 2024 tersebut, Kepala BNN RI mengajak seluruh insan anti narkotika untuk hidup dalam kesederhanaan dan melepaskan keinginan-keinginan yang berlebihan sehingga tidak mudah tergoda oleh apapun.

Dua dimensi moral ini diharapkan Kepala BNN RI menjadi landasan berpijak bagi insan BNN untuk melakukan tindakan-tindakan yang berhubungan dengan tugas BNN dalam rangka penanganan pencegahan dan pemberantasan narkotika.

Ibadah dan Perayaan Natal BNN 2024 yang dipandu oleh Choky Sitohang dan Astrid Tiar berlangsung khidmat serta penuh suka cita dengan Pesan Natal yang disampaikan oleh Romo Oktavianus Nanga, CSsR, serta live performance dari Ruth Sahanaya, Prince Poetiray, dan Amigos Band.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Mendes Yandri Minta Semua Pihak Awasi Penggunaan Dana Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal atau Mendes PDT Yandri Susanto meminta semua pihak termasuk tingkat Kementerian/Lembaga, pemerintah provinsi hingga kabupaten untuk terlibat dalam penggunaan dana desa.

Pasalnya dana desa menjadi salah satu elemen penting yang dimanfaatkan untuk menyukseskan terwujudnya ketahanan pangan, program Presiden Prabowo Subianto.

“Kami sudah MoU sama Pak Jaksa Agung agar kepala desa tolong diawasi. Jadi dana desa ada jejaknya,” ajak Mendes Yandri saat Rapat Koordinasi Bidang Pangan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian/Lembaga Bidang Lainnya di Aula Tengku Rizal Nurdin Sumatera Utara, Selasa (21/1/2025).

Kemendes PDT secara serius mendukung terwujudnya ketahanan pangan, salah satunya dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Desa (Permendesa) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025. Disebutkan pada Pasal 7 Ayat 4 bahwa minimal 20 persen dari dana desa harus digunakan untuk ketahanan pangan sesuai potensi desa dan disepakati serta diputuskan dalam musyawarah desa (Musdes).

Untuk Provinsi Sumatera Utara, total dana desa 2025 sebesar Rp4,57 Triliun yang diharapkan dapat berkontribusi besar menyukseskan program-program Presiden Prabowo Subianto baik dalam ketahanan pangan maupun makan bergizi gratis.

Mendes Yandri harap seluruh pihak turut berkolaborasi mengawasi setiap rupiah yang digelontorkan pemerintah agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan menggandeng BUMDes dan BUMDes Bersama.

“Di Sumatera Utara dana desa sangat besar jangan sampai menguap tanpa jejak. Jumlah pendamping desa di Sumatera Utara ada 2.418 orang, banyak. Waktu ratas kami laporkan ini membantu swasembada pangan dan pengawasan dapur makan bergizi gratis. Kuncinya kolaborasi, koordinasi, monitor karena di Sumatera Utara dana desa besar jangan sampai nggak ada jejaknya,” kata Mendes Yandri.

Ketahanan pangan ditargetkan terwujud pada 2027 mendatang dan dimulai dengan tidak adanya impor beras, jagung, gula, dan garam mulai Januari 2025. Bahkan setiap hasil panen para petani dipastikan terjual dengan harga layak sehingga memberi keuntungan kepada masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yakin keberhasilan ketahanan pangan adalah pembuka pintu untuk Indonesia menjadi negara besar yang sehat dan kuat secara mental. Kendati demikian, para aparat diminta untuk berkolaborasi dalam pengawasan dan pemanfaatan dana desa, salah satu faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Kami berharap pak bupati melakukan pengawasan sampai ke level kepala desa. Memang kita harus memandori begitu, harus kita tongkrongi. Jadi kalau kita hadir, bupati hadir selesai pak semua,” ujar Menko Zulhas.

“Saya tambah lama tambah optimis bapak ibu, kita bisa menjadi negara maju. Karena sumber daya alam kita luar biasa, kita harus kawal bareng-bareng. Itu yang diharapkan bapak presiden kita untuk memperluas ownership jadi tidak 4L, lu lagi lu lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, beberapa tema yang dibahas dalam rakor ini terkait peningkatan jaringan irigasi, distribusi pupuk bersubsidi, pendayagunaan penyuluh pertanian, penyediaan bibit unggul, ketersediaan harga pangan, perikanan tangkap dan budidaya, ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah, dan makan bergizi gratis yang menghadirkan beberapa pihak terkait.

Di antaranya adalah Mendes PDT Yandri Susanto didampingi Dirjen PDT Samsul Widodo dan Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Kemitraan Media Muhammad Khoirul Huda, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, dan Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni bersama para bupati setempat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Viva Yoga Komitmen Wujudkan Swasembada Daging di Kawasan Transmigrasi

Keinginan mewujudkan swasembada daging untuk mendukung Indonesia Emas 2045 diperlukan kolaborasi, sinergi, dan dukungan lintas kementerian dan lembaga. Ungkapan tersebut dikemukakan Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Jakarta, 21/1/2025, terkait dorongan Masyarakat Petani dan Pertanian Organik Indonesia (MAPORINA) untuk menjadikan kawasan transmigrasi sebagai tempat pengembangan sapi peruntukan daging maupun susu.

Wakil Ketua Umum PAN itu menegaskan pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan swasembada daging dan susu. Komitmen tersebut didukung dengan potensi yang ada di kawasan transmigrasi yang memiliki lahan yang luas dan pakan dari alam yang melimpah.

Viva Yoga menyebut sub sektor peternakan diakui memiliki peran strategis. Disebut peran strategis yang dimiliki adalah penyedia protein hewani, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak, penggerak ekosistem perekonomian pedesaan, kawasan, dan regional; menciptakan lapangan kerja dan usaha, serta pengembangan industri pangan dan pengolahan.

Mengembangkan peternakan sapi menurutnya mempunyai peluang pasar yang potensial apalagi untuk mendukung makan bergizi gratis (MBG). Disebut produksi daging sapi nasional 0,37 juta ton, sedang kebutuhan nasional mencapai 0,77 juta ton.

“Jadi ada gap kebutuhan sebanyak 0,4 juta ton”, ujarnya. Demikian pula produksi susu nasional 1 juta ton, sementara kebutuhan nasional mencapai 4,7 juta ton. “Masih kuranag susu sebanyak 3,7 juta ton”, ujar Viva Yoga.

Untuk mewujudkan swasembada daging dan susu tadi, menurut Viva Yoga perlu dilakukan peningkatan benih, bibit, dan optimalisasi reproduksi; pengembangan klaster dan penguatan kelembagaan peternak sapi, peningkatan kompetensi dan manajemen pemeliharaan sapi, “dan optimalisasi penyerapan susu dan daging dalam negeri melalui penguatan kemitraan antara industri dan peternak”, ujar Pengurus HKTI di bawah Pimpinan Ketua Umum Prabowo Subianto pada masa itu.

Membangun peternakan sapi di kawasan transmgrasi ditegaskan Viva Yoga, itu sangat memungkinkan apalagi transmigrasi sebagai salah satu program pembangunan nasional saat ini pembangunan yang ada dikolaborasikan dengan berbagai kementerian.

“Kementerian Transmigrasi dalam membangun kawasan transmigrasi tak hanya berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian namun juga dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kesehatan, serta kementerian teknis lainnya”, kata Viva Yoga.

“Pembangunan yang dilakukan secara kolaborasi dan terintegrasi ini membuat apa yang Kita lakukan menjadi lebih efisien dan efektif”, tuturnya. Ketika membangun peternakan sapi di kawasan transmigrasi, program ini akan didukung oleh berbagai kementerian dan lembaga lainnya. “Kita optimis dorongan MAPORINA kepada Kementerian Transmigrasi untuk menjadi bagaian mewujudkan swasembada daging untuk Indonesia Emas 2045 akan tercapai”, tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, partisipasi dan peran masyarakat, akademisi, lembaga swadaya di bidang peternakan harus ditingkatkan untuk mencapai cita-cita itu. “Setelah itu perlu diterbitkan regulasi maupun rancangan program dan anggaran yang realistis dengan output yang terukur”, pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kementerian ATR/BPN Tekankan Asas Contrarius Actus dalam Proses Penyelesaian Polemik Pagar Laut

Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis menerangkan bahwa adanya asas Contrarius Actus, apabila dalam proses penyelesaian polemik pagar laut yang sedang marak di masyarakat, ditemukan kesalahan dalam proses administrasi.

“Saya ingin mengingatkan bahwa posisi Kementerian ATR/BPN kalau dalam hukum administrasi negara itu sifatnya asas Contrarius Actus,” terang Harison Mocodompis, saat menjadi salah satu narasumber dalam dialog yang ditayangkan secara langsung oleh Garuda Tv, Selasa (21/01/25).

Asas Contrarius Actus adalah asas hukum administrasi negara yang menyatakan bahwa badan atau pejabat Tata Usaha Negara (TUN) yang menerbitkan Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) juga berwenang untuk membatalkannya. Asas ini berlaku ketika ada kesalahan faktual yang nyata.

Asas Contrarius Actus dapat diterapkan dalam pembatalan sertipikat, penolakan pengajuan, dan pencabutan sertipikat. Tidak hanya itu, dalam pembuatan sertipikat, asas tersebut memiliki kesan hukum yang signifikan, yakni mencegah penipuan dan pemalsuan dokumen; menjaga kepastian hukum dan keabsahan sertipikat; dan menghindari sengketa tanah.

Disampaikan Horison Mocodompis, bahwa saat ini Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid telah memberi arahan kepada jajaran untuk segera menemukan akar persoalan pagar laut tersebut.

“Semua sedang berjalan hari ini. Kalau dari Kementerian ATR/BPN akan melakukan secepatnya. Kalau telah lengkap dilaporkan ke pimpinan. Nanti Pak Menteri sendiri yang akan memutuskan target itu kapan akan dilaporkan (ke publik,red),” tegas Kepala Biro Humas.

Dialog yang dipandu oleh Tysa Novenny tersebut juga menghadirkan tiga orang narasumber lain, yakni Akademisi, Rocky Gerung; Ketua Lingkar Nusantara, Hendarsam; dan Direktur Maritime Strategice Center, Muhammad Sutisna.

Turut mendampingi Horison Mocodompis dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga, Risdianto Prabowo Samodro dan Kepala Subbagian Media Center, Nur Adhani.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kementerian ATR/BPN Apresiasi Masyarakat yang Gunakan Aplikasi Bhumi

Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis menyampaikan apresiasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan aplikasi Bhumi ATR/BPN dalam mengawal isu pagar laut di wilayah Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, aplikasi tersebut merupakan social balance control serta bagian dari akuntabilitas pemerintah dalam hal ini Kementerian ATR/BPN terhadap masyarakat.

Hadir menjadi pembicara dalam talkshow Political Show CNN Indonesia pada Senin (20/01/2025) malam, Harison Mocodompis turut menanggapi isu terkait pagar laut yang dinilai mengganggu stabilitas lingkungan laut dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat, bahwa Kementerian ATR/BPN siap berkolaborasi dalam mengatasi isu-isu tersebut, terutama yang berkaitan dengan pertanahan.

Tidak hanya membangun kolaborasi antar instansi pemerintah, lebih jauh ia menyampaikan apabila kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dapat terjalin secara positif, maka berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dapat ditangani secara lebih bijaksana.

Turut hadir sebagai pembicara, Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan; Deputi Eksternal Eksekutif Nasional WALHI, Mukri Friatna; dan Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiyansyah. Political Show CNN Indonesia kali ini dipandu oleh Diana Valencia.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News