Beranda blog Halaman 1317

Penuh Dengan Sejarah Indonesia, Menko PMK Kunjungi Museum La Galigo

Selain wisata kulinernya yang terkenal, Kota Makassar juga memiliki sejumlah spot wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya Museum La Galigo.

Berlokasi di Jalan Ujung Pandang Nomor 1, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Museum tersebut menempati bangunan dalam kompleks Benteng Ujung Pandang (Fort Rotterdam), dulunya merupakan kediaman Gubernur Belanda Admiral C.J Speelman.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Praktikno menyebut Museum La Galigo memiliki koleksi peninggalan sejarah yang cukup lengkap mulai dari jaman prasejarah hingga revolusi kemerdekaan.

“Museum ini sangat edukatif karena menunjukkan kebesaran dari bangsa kita di masa lalu dengan teknologi dan kearifannya, museum ini sangat lengkap,” ucap Menko Pratikno saat mengunjungi Museum La Galigo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (2/1/2025).

Museum ini memiliki sebanyak 4.999 koleksi seperti objek prasejarah, keramik asing, dan naskah sejarah.

Dalam museum ini juga terdapat koleksi berbagai jenis objek hasil teknologi, kesenian, peralatan hidup, serta benda lain yang dibuat dan digunakan oleh 4 suku asli Sulawesi Selatan yaitu Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.

Lebih lanjut Menko Pratikno berharap wisata sejarah dapat dijadikan alternatif bagi masyarakat untuk berkunjung dan menambah wawasan terkait sejarah Indonesia khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Jadi kita bisa tau sejarah perkembangan budaya kita, ini juga menjadi inspirasi bagi anak-anak muda kita untuk tumbuh menjadi bangsa yang besar,” tuturnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bey Machmudin Awali Kerja 2025 dengan Tanam Pohon

Penjabat Gubernur Bey Machmudin mengawali kerja pada 2025 dengan menanam 25.000 bibit pohon tanaman di kawasan Cikanyere, Desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/1/2025).

Puluhan ribu bibit pohon ditanam di lahan seluar 59 hektare umumnya tanaman produktif seperti alpukat, nangka, dan pohon buah lain.

“Semoga tahun baru membawa keberkahan dan kebaikan buat kita semua. Pada hari ini kita memulai sesuatu yang baik, penanaman pohon,” ujar Bey Machmudin.

Bey menekankan penting untuk menjaga kelestarian alam di Jabar yang merupakan kawasan rawan bencana, termasuk Cianjur. Keberadaan pohon dengan akar – akarnya yang kuat membuat penyerapan air hujan lebih maksimal sehingga longsor, pergerakan tanah, erosi, maupun banjir bisa dicegah.

“Kita banyak melupakan alam, membuka kawasan-kawasan alam dengan tidak mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan. Ke depan kita harus lebih ramah lingkungan,” tutur Bey.

“Kita menjaga alam, alam menjaga kita,” cetusnya.

Menurut Bey, tantangan lingkungan di Jabar tidak ringan. Selain deforestasi akibat alihfungsi lahan, pencemaran sungai juga mesti diantisipasi. Pohon dapat menjaga sungai tetap hidup.

Bey mengajak semua pihak mulai dari unsur pemerintah, swasta, akademisi masyarakat, hingga media untuk bahu membahu menyukseskan program rehabilitasi lingkungan seperti yang dilaksanakaan hari ini.

Bey menitip pesan penanaman pohon tidak cuma jadi ajang seremonial tapi dilanjutkan dengan menjaga pohon yang baru ditanam jangan sampai mati.

“Saya juga minta bahwa penanaman pohon ini jangan ramai saat ditanamnya saja, tapi juga dijaga, dirawat hingga tumbuh besar nanti,” pesan Bey.

Penanaman bibit pohon di Cikanyere, Cianjur bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia sebagai penyumbang bibit tanaman melalui program CSR. Penanaman pohon juga tetap akan dilakukan di kawasan lainnya secara bertahap.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

2.161 Kasus Pertanahan Berhasil Ditangani Kementerian ATR/BPN Sepanjang 2024

Kementerian ATR/BPN mencatat capaian signifikan dalam penyelesaian kasus pertanahan sepanjang tahun 2024. Dari 5.973 kasus yang diterima, sebanyak 2.161 kasus sudah berhasil diselesaikan. Penyelesaian tersebut mencakup 936 sengketa, 32 konflik, dan 1.193 perkara pertanahan.

“Kasus yang berhasil kami selesaikan ini meliputi berbagai jenis sengketa dan konflik, mulai dari konflik individu, konflik dengan korporasi, hingga perkara yang melibatkan negara,” ungkap Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid di hadapan awak media dalam pertemuan bertajuk Catatan Akhir Tahun Kementerian ATR/BPN yang berlangsung di Aula Prona, Jakarta, Selasa (31/12/2024).

Menteri Nusron menjelaskan bahwa kasus pertanahan yang ditangani, dikelompokkan berdasarkan intensitas konfliknya. Pertama, low intensity conflict, yakni kasus yang tergolong konflik rendah, seperti perselisihan antarindividu terkait warisan. “Sebanyak 5.552 kasus termasuk dalam kategori ini. Pendekatan yang digunakan biasanya bersifat mediasi dengan fokus pada penyelesaian personal,” ujarnya.

Kemudian, konflik yang termasuk ke dalam high intensity conflict. Hal ini diartikan bahwa kasus tersebut melibatkan individu dengan korporasi, korporasi dengan negara, atau korporasi dengan korporasi lain. Misalnya, pengambilalihan tanah rakyat oleh perusahaan atau akuisisi tanah negara oleh pihak swasta. “Total kasus dalam kategori ini mencapai 374 kasus, dengan pendekatan penyelesaian yang lebih kompleks, mengutamakan aspek hukum dan negosiasi,” lanjut Menteri Nusron.

Sementara itu, konflik yang penyelesaiannya dibutuhkan perhatian khusus dikategorikan menjadi political intensity conflict, artinya konflik yang berpotensi melahirkan dampak politik, seperti sengketa tanah antara masyarakat dengan negara terkait proyek infrastruktur. Salah satu contohnya dalam pengadaan jalan tol. “Sebanyak 47 kasus berada dalam kategori ini, yang memerlukan pendekatan politik untuk penyelesaian,” ucap Nusron Wahid.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menegaskan bahwa setiap kategori konflik membutuhkan pendekatan yang berbeda. “Untuk konflik dengan intensitas politik, pendekatan diplomasi dan komunikasi politik menjadi kunci utama. Sementara, konflik intensitas rendah lebih efektif diselesaikan melalui mediasi antarindividu,” ujarnya.

Pemetaan kasus pertanahan ini, dikatakan Menteri Nusron menjadi dasar bagi Kementerian ATR/BPN untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif di masa mendatang. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya penyelesaian konflik pertanahan dengan tetap mengutamakan prinsip keadilan dan kepastian hukum.

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; serta 84 awak media nasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir, Layanan Pertanahan Tahun 2024 Capai 8 Juta Berkas

Dalam satu tahun terakhir, terdapat 8.058.650 berkas layanan yang masuk di Kementerian ATR/BPN. Sebesar 84% jumlah berkas layanan pertanahan tersebut didominasi oleh layanan informasi pertanahan, Hak Tanggungan (HT), dan Peralihan Hak.

“Mungkin ini pelayanan tertinggi selama 10 tahun terakhir karena dari tahun 2015 sampai setidaknya tahun 2023, layanan maksimal hanya 6,6 juta. Tahun 2024, dari 8 juta itu paling banyak 3.740.908 layanan terkait informasi pertanahan,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid dalam pertemuan media yang bertajuk Catatan Akhir Tahun Kementerian ATR/BPN, di Aula Prona, Jakarta, Selasa (31/12/2024).

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian ATR/BPN, informasi pertanahan yang banyak dicari masyarakat antara lain terkait siapa pemilik, berapa luas tanah, dan apakah tanah tersebut sedang dalam sengketa ataupun konflik. Selain itu, banyak masyarakat melakukan pengecekan Zona Nilai Tanah (ZNT). Semua layanan tersebut dapat meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2024 sebanyak Rp2,9 triliun.

Di samping itu, Kementerian ATR/BPN turut meningkatkan ekonomi masyarakat dan negara melalui HT Elektronik sejumlah Rp882,7 triliun. “Hak Tanggungan itu adalah sertipikat tanah yang (diagunkan, red) kemudian menjadikan tanggungan kepada beberapa keluarga dari tanah dan bangunan,” ungkap Menteri Nusron.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menyebutkan beberapa layanan dengan berkas yang tinggi permohonannya, yakni pemeliharaan data; survei, pengukuran dan pemetaan; serta pendaftaran tanah pertama kali. “Kaitannya dengan properti, yaitu pemecahan, penggabungan, dan pemisahan hak,” tuturnya.

Adapun berdasarkan daerah, berkas layanan terbanyak berasal dari 10 provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Bali, Jakarta, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, D.I. Yogyakarta, dan Sumatra Selatan.

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; serta 84 awak media nasional. Sesi tanya jawab pada pertemuan ini dimoderatori oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menteri Nusron Bakal Lakukan Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah di Tahun 2025

Sertipikasi tanah wakaf memiliki andil penting dalam memberikan kepastian hukum atas tanah yang digunakan umat untuk beribadah. Sejalan dengan Program Prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni memastikan kerukunan antarumat beragama, kebebasan beribadah, serta pendirian dan perawatan rumah ibadah, Kementerian ATR/BPN akan terus mempercepat sertipikasi tanah-tanah wakaf dan rumah ibadah.

“Jumlah objek tanah wakaf yang terdaftar secara nasional baru mencapai 41% dari total 655.238 objek tanah wakaf. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan potensi yang ada sehingga memerlukan percepatan di tahun mendatang,” kata Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid di hadapan awak media dalam pertemuan bertajuk Catatan Akhir Tahun Kementerian ATR/BPN yang berlangsung di Aula Prona, Jakarta, Selasa (31/12/24).

Pada tahun 2024, Kementerian ATR/BPN telah menyertipikatkan 15.093 bidang tanah wakaf. Jumlah ini dinilai perlu ditingkatkan agar seluruh tanah wakaf di Indonesia bisa terdaftarkan secara lengkap.

Salah satu usulan yang dikemukakan oleh Menteri Nusron ialah pengkhususan loket untuk pengurusan sertipikat tanah wakaf di setiap Kantor Pertanahan. Dengan adanya loket tersebut, diharapkan pengurusan sertipikasi tanah wakaf dapat terlaksana lebih cepat.

“Untuk tanah wakaf, sertipikasi memang terkendala oleh proses panjang di lapangan, seperti kurangnya dokumen dari wakif atau ahli waris. Kami akan melakukan perbaikan sistem digitalisasi agar proses ini lebih cepat dan transparan,” tutur Menteri Nusron.

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; serta 84 awak media nasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

PTSL Lampaui Target, 120,9 Juta Bidang Tanah Berhasil Didaftarkan hingga Tahun 2024

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL di tahun 2024 capaiannya melampaui target. Dari rencana awal mendaftarkan 120 juta bidang tanah, hingga akhir Desember 2024 ini sudah ada 120,9 juta bidang tanah yang telah berhasil didaftarkan. Capaian ini setara dengan 95,9% dari target nasional yang perlu dirampungkan pada 2025 sebesar 126 juta bidang tanah.

“Dari jumlah tersebut, 95,3 juta bidang tanah telah bersertipikat, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian. Jadi level survei, pekerjaan sudah selesai. Namun, untuk penyelesaian menjadi sertipikat, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam pertemuan dengan media bertemakan Catatan Akhir Tahun, di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (31/12/24).

Sejak peluncurannya, PTSL terbukti efektif mempercepat proses pendaftaran tanah di Indonesia. Sebelum program ini berjalan, jumlah tanah yang terdaftar hanya sekitar 46 juta bidang. Namun, dalam tujuh tahun terakhir, sebanyak 74,9 juta bidang tanah berhasil didaftarkan dan 49,5 juta bidang di antaranya telah bersertipikat. Hal ini jauh melampaui capaian selama 55 tahun sebelumnya, yakni 1961 hingga 2016.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa PTSL merupakan program yang sangat efektif. Oleh karena itu, program ini akan dilanjutkan dengan dukungan anggaran, termasuk melalui pinjaman dari World Bank,” tambah Menteri Nusron.

Meskipun demikian, sekitar 3,9% dari target pendaftaran tanah masih dalam proses penyelesaian. Menteri Nusron mengungkapkan bahwa terdapat hambatan di lapangan, seperti tingkat kesulitan pendaftaran yang semakin tinggi. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada petugas lapangan atas dedikasi mereka. Tentu tidak mudah untuk mencapai hasil sebesar ini,” ucapnya.

Dengan keberhasilan PTSL, Kementerian ATR/BPN optimis program ini akan terus memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kepastian hukum atas tanah dan mendukung pembangunan nasional.

Dalam kesempatan ini, Menteri Nusron didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Hadir pula, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Pertemuan dengan media kali ini dihadiri oleh 84 awak media nasional. Usai dilakukan pemaparan oleh Menteri Nusron, berlangsung sesi tanya jawab dengan awak media yang dimoderatori oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

KCB Rumuskan Divisi Baru Sastrajendra Living Academy (SLA)

JAKARTA – Komunitas Cinta Budaya (KCB) mencatatkan sebuah tonggak sejarah penting dengan dirumuskannya divisi baru yang bertujuan untuk memperkuat misi pengabdian kepada masyarakat. Momen tersebut menjadi bagian dari sejarah lahirnya Sastrajendra Living Academy (SLA), sebuah lembaga yang berfokus pada pengembangan intelektual dan spiritual, yang dibentuk pada tanggal 27 Desember 2024.

Pertemuan virtual yang diadakan melalui Zoom dan dibuka oleh Buntje Harbunangin ini dihadiri oleh 20 peserta yang kemudian disebut sebagai dewan pendiri. Mereka antara lain: Buntje Harbunangin, Bambang Dwi Hayunanto, Toni Junus KNJ.Gung;KMAy, Ida Sekar Kinasih; KPA Winotonagoro; Eka Widya Rahayu; Ajie Citranal; Peter HJ; Adi Deswijaya; Adi Suryotomo; Kasiman Lee; Anggoro Andi Saputra; Satriyono; Alfan HR; Dodik Santoso; Titin Heryani; Ervinna; Anindya Jati; Rohmani: Tatang Budi Utomo.

Sastrajendra Hayuninggrat Pangruwating Diyu adalah ajaran filosofi Jawa yang kaya akan nilai-nilai mistik dan spiritual. Ajaran ini menggali makna mendalam tentang hakikat kehidupan manusia, dengan fokus pada pencapaian keselarasan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti hubungan dengan diri sendiri, masyarakat, alam, serta Tuhan sebagai Pencipta. Konsep ini juga menekankan pembebasan jiwa melalui perilaku yang beradab dan bijaksana.

Menurut Salah satu Pendiri Komunitas Cinta Budaya (KCB) dan sekaligus pendiri SLA Toni Junus KNJ.Gung menyampaikan bahwa, Academy ini bertujuan agar bisa mencapai sebuah keselarasan lebih dalam pada pencarian hakikat kehidupan, sehingga relevan bagi siapa saja yang mencari makna spiritual.

“Filosofi ini tidak terikat pada dogma tertentu, tetapi berfokus pada pencarian hakikat kehidupan, sehingga relevan bagi siapa saja yang mencari makna spiritual,”Kata Toni dalam pernyataanya di CoffeeShop Sauciko Kota Bekasi, Rabu (1/01/2025).

Toni Menambahkan bahwa, sastrajendra Living Academy (SLA) hadir sebagai sebuah institusi pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebijaksanaan batin. SLA adalah inisiatif dari Komunitas Cinta Budaya (KCB) yang bertujuan untuk menyebarkan ajaran leluhur dalam bentuk pendidikan yang dapat membentuk karakter generasi muda yang seimbang secara intelektual dan spiritual. Melalui kurikulum yang menggabungkan pengetahuan dan kebijaksanaan spiritual, SLA berharap dapat mencetak individu-individu yang utuh, harmonis, dan terus berkembang menuju kebahagiaan sejati.

“SLA ini Merupakan tempat belajar, tidak berorientasi pada genealogi ordo (tarikat) atau paguyuban kepercayaan, tetapi dalam bentuk akademi atau Kolege,”katanya.

Toni menekankan bahwa SLA Berfokus sebagai sebuah institusi yang berorientasi pada pengembangan intelektual dan spiritual secara sistematis.

“ajaran Sastrajendra dipahami sebagai metode atau kurikulum pengajaran yang memadukan pengetahuan intelektual dengan kebijaksanaan batin, dan bertujuan pada pengembangan diri yang holistic untuk ikut andil dalam membangun mental spiritual bangsa,”tegasnya.

Dengan didirikannya SLA, diharapkan generasi muda dan mereka yang mencari kebenaran spiritual dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kehidupan dan menjalankannya dalam keseharian mereka, serta memberikan kontribusi bagi terciptanya ketentraman dan kedamaian di dunia.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pj Gubernur Sumsel Gelar Doa Pergantian Tahun 2025 Bersama Forkopimda

Palembang – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, S.H., M.S.E, melaksanakan sholat berjamaah dan doa akhir tahun 2024 bersama Forkopimda Sumsel, Kepala OPD Provinsi Sumsel serta Instansi vertikal lainnya bertempat di Griya Agung Palembang, Selasa (31/12/2024).

Dalam sambutannya Elen Setiadi menyampaikan ucapan syukur dapat melaksanakan shalat berjamaah dan berdoa di akhir tahun 2024.

“Alhamdulillah sampai di penghujung tahun ini di Sumsel tetap menjaga kondusif dan aman,” katanya.

Meski berbagai kegiatan besar di lakukan di Sumsel lanjut Elen Setiadi, namun tetap Sumsel tetap dalam keadaan aman pasca pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Forkopimda, semua masyarakat yang terus menjaga kondusif ini,” imbuhnya.

Elen mengajak dalam pergantian tahun 2025 diisi dengan kegiatan bermanfaat  sekaligus sebagai ajang evaluasi terhadap berbagai program yang perlu ditingkatkan ke depannya.

“Mari kita evaluasi di tahun 2024 apa yang perlu kita tingkatkan Kedepan,” ajaknya.

Elen mengungkapkan dengan mengadakan kegiatan syukur malam ini insya Allah semua bisa menghadapi tantangan di tahun 2025.

Dalam kegiatan sholat berjamaah dan doa akhir tahun 2024 di isi dengan tausiyah oleh Prof Yuwono dilanjutkan dengan pemberian bingkisan bantuan secara simbolis kepada anak panti.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemkot Bogor Miliki 10 Program Strategis

Menutup akhir tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menjalankan sepuluh program strategis.

Hal ini disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, usai menghadiri rapat paripurna dengan agenda laporan reses sidang kesatu 2024, penutupan masa sidang kesatu 2024, dan pembukaan masa sidang kedua 2025 di ruang rapat paripurna, Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (31/12/2024).

“Secara garis besar, program prioritas sudah berjalan dengan baik dan sudah sesuai dengan yang direncanakan. Walaupun masih ada plus minusnya, itu masih bisa ditoleransi,” ujar Hery.

Hery mengatakan, plus minus ini menjadi sebuah dinamika yang tentunya perlu disempurnakan di tahun depan. Diakuinya, PR pembangunan Kota Bogor masih banyak, begitu juga dengan urusan-urusan pemerintahan yang masuk dalam sepuluh program strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan lainnya.

“Masih banyak PR yang harus kita sempurnakan di 2025. Contoh di bidang pendidikan, dalam hal pembangunan sekolah, bangunan utamanya sudah ada, tetapi untuk kelengkapan dan sarana prasarananya masih harus dilengkapi di 2025 ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tak hanya di bidang pendidikan, pada bidang kesehatan ada fasilitas Public Safety Center (PSC) yang harus dilengkapi, dan di beberapa puskesmas juga masih harus ada penyempurnaan kelengkapan untuk kenaikan level.

Di bidang infrastruktur, setiap tahun sudah pasti harus terus bergerak untuk menyempurnakan infrastruktur, baik jalan, trotoar, termasuk pada bidang persampahan yang lebih penting lagi karena harus mulai bergerak untuk meremajakan armada-armada angkutan.

“Semua akan dimulai 2025, termasuk kontainer, drum truck, dan beko besarnya. Selama ini kita masih pinjam kepada Kementerian PUPR. Ini juga menjadi PR yang harus diselesaikan,” katanya.

Ia menambahkan, termasuk juga kaitan dengan pembangunan sumber daya manusia. Pemkot Bogor masih kekurangan ASN. Jumlah PPPK pun masih belum sesuai dengan kebutuhan. Pada kesempatan itu, ia menegaskan, akan ada beberapa lelang dini yang akan dilakukan sesuai dengan kesiapannya.

“Beberapa kegiatan akan dilakukan begitu sudah ada ketuk palu. Kita akan lelang secepatnya, terutama yang berkaitan dengan kegiatan perbaikan sarana prasarana olahraga karena ada event Porprov 2026, yang mana ada dua tahap pengerjaan dan tahap pertama ini harus cepat untuk pelaksanaan lelangnya,” ungkapnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Malam Pergantian Tahun di Kota Bogor Berjalan Kondusif

Dalam rangka pergantian tahun, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor melangsungkan patroli pengecekan situasi malam di beberapa titik ‘Kota Hujan’, Selasa (31/12/2024) malam.

Menggunakan dua unit Bus Uncal, rombongan melewati beberapa rute seperti SSA, Jalan Sudirman Air Mancur, Jalan Pajajaran via Jambu Dua, Sukasari, Lapangan Sempur, hingga pemberhentian terakhir di Tugu Kujang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, mengatakan bahwa pemantauan dan operasi malam tahun baru ini bertujuan untuk memastikan warga Kota Bogor merayakan pergantian tahun 2025 dengan lancar, aman, terkendali, dan tertib.

“Saya kira tadi secara umum berjalan baik. Tapi nanti setelah pergantian tahun, jam 2, jam 1, itu juga perlu diwaspadai sebagai potensi-potensi. Harus kita monitor terus. Mudah-mudahan warga Kota Bogor patuh dan juga damai melaksanakan pergantian tahun ini,” jelas Hery.

Jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, sambung Hery, juga melakukan patroli kebersihan dengan mengunjungi titik-titik konsentrasi berkumpulnya masyarakat agar kebersihan tetap terjaga.

“Harapannya Kota Bogor di 2025 bisa lebih baik lagi dari 2024 dan sebelumnya. Mudah-mudahan seluruh warga Kota Bogor juga bisa lebih sejahtera lagi, lebih sehat lagi, lebih kondusif lagi, dan lebih menjunjung kebersamaan,” kata Hery.

Senada, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, menyampaikan bahwa ada beberapa titik konsentrasi tempat berkumpulnya masyarakat untuk merayakan Tahun Baru 2025.

“Terpantau konsentrasi masyarakat di Air Mancur, di Sudirman. Kemudian ada di Alun-Alun, ada juga di Sempur, dan juga di sini (Tugu Kujang). Namun situasi aman dan arus terkendali,” jelas Bismo.

Bismo memastikan seluruh personel, baik dari Polri, TNI, maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, terus berada di wilayah penjagaannya masing-masing. Pun dengan operasi kamtibmas yang rutin dilakukan, seperti operasi petasan dan minuman keras (miras).

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News