Beranda blog Halaman 1316

Event Lari Internasional Maratua Run 2025 Siap Guncang Kalimantan

Kalimantan Timur (Kaltim) siap mengawali tahun 2025 dengan rangkaian event spektakuler. Selain kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Kalimantan Timur pada Januari, sebuah event lari berskala internasional bertajuk Maratua Run 2025 akan digelar di Pulau Maratua, Kabupaten Berau pada Februari 2025 mendatang.

Event lari internasional ini mengusung konsep two in one (2in1) yang menggabungkan olahraga dengan promosi pariwisata. Maratua Run 2025 dirancang untuk mendorong kemajuan sektor olahraga dan pariwisata, khususnya di wilayah remote area seperti Pulau Maratua, yang dikenal sebagai surga tersembunyi di Kalimantan Timur.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik sebagai inisiator acara ini mengungkapkan, Maratua memiliki daya tarik wisata yang menawarkan keindahan bahari. Potensi keindahan alam ini harus dikenalkan kepada dunia. Melalui Maratua Run diharapkan atensi dunia bisa mengarah ke gugusan pulau tersembunyi di pedalaman Kalimantan Timur.

“Event ini salah satu upaya kita mentrigger sektor pariwisata di daerah remote Kaltim agar dikenal dan dikunjungi. Kaltim ini provinsi hebat. Orang Jakarta kalau bikin event di Monas itu biasa saja, karena jalannya sudah bagus. Tapi kita, bikin event di tengah pulau sana. Itu baru hebat,” kata Akmal Malik saat memimpin Rapat Persiapan Maratua Run 5K dan 10K Tahun 2025 di Ruang VIP Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Senin (30/12/2024).

Melalui pelaksanaan event lari ini, Akmal juga berharap dapat menambah jumlah penerbangan regular langsung ke Bandara Maratua. Pihaknya telah menjalin kerja sama dengan berbagai maskapai untuk menambah ekstra flight ke Pulau Maratua.

Meski demikian, opsi lain juga dipersiapkan. Selain penerbangan langsung ke Maratua, opsi transportasi melalui Bandara Kalimarau juga dapat menjadi pilihan. Kemudian dilanjutkan dengan transportasi laut menggunakan speedboat yang disiapkan di dua pelabuhan. Yakni Pelabuhan Sanggam dan Pelabuhan Tanjung Batu, Berau.

Jika pelaksanaan event olahraga dan pariwisata ini berhasil, Akmal menginginkan Maratua Run bisa menjadi benchmarking bagi daerah remote lainnya untuk digelar event yang sama.

“Mungkin selanjutnya kita gelar juga di Mahakam Ulu, di Paser, kita wujudkan keadilan sosial bagi seluruh Kalimantan Timur. Kalau seperti Balikpapan Samarinda itu tidak perlu lagi diperkenalkan, sudah banyak orang ke sini,” ungkapnya.

Ketua Panitia Maratua Run 2025, Sri Wahyuni menyebut seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang. Unsur panitia dari jajaran pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Berau terus memastikan seluruh kesiapan tekniss demi menyukseskan event akbar ini. Pihaknya juga menggandeng Event Organizer (EO) tersertifikasi internasional yang memiliki jejejaring komunitas lari dari seluruh dunia. Jumlah peserta diperkirakan mencapai 500 orang dengan rute lari 5k dan 10k.

“Kapasitas resort, penginapan, dan homestay kita prioritaskan untuk peserta. Sementara panitia nanti akan menyewa rumah penduduk setempat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni.

Ia menyebut ada sebanyak 426 kamar yang siap menampung akomodasi para peserta. Selain event lari, Maratua Run 2025 juga akan diisi dengan bazar, pentas seni, dan promosi pariwisata lokal yang melibatkan masyarakat setempat. Kelompok masyarakat seperti Karang Taruna, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan UMKM lokal turut diberdayakan dan berpartisipasi dalam Maratua Run 2025.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

PPN 12% untuk Barang Mewah, DPR: Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

DPR RI mengapresiasi sikap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memutuskan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 menjadi 12 persen hanya untuk barang dan jasa mewah.

Kebijakan menaikkan tarif pajak hanya untuk barang mewah itu diputuskan pemerintah dengan menerapkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Keputusan itu dinilai telah mengedepankan kepentingan rakyat kecil.

“DPR RI memberikan apresiasi kepada pemerintah Prabowo-Gibran yang telah menerima aspirasi rakyat dan DPR RI, hasil pertemuan pada 5 Desember 2024, antara perwakilan DPR RI dengan Presiden Prabowo telah memutuskan beberapa hal yang kemudian hasil keputusan itu pada hari ini diumumkan oleh Presiden Prabowo menjadi penerapan UU Harmonisasi Peraturan Pajak yang pro rakyat,” kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria di Jakarta, Selasa (31/12/2024).

Baca juga: Pemerintah Putuskan PPN 12% Hanya Untuk Barang dan Jasa Mewah

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan ada tiga poin yang diputuskan pemerintah Prabowo dalam merespons aspirasi rakyat terkait kenaikan PPN tersebut.

Pertama, tarif PPN yang naik 1 persen dari 11 menjadi 12 persen hanya untuk barang dan jasa mewah. Kedua, pemerintah menetapkan tidak ada kenaikan tarif PPN terhadap barang dan jasa lain selain yang masuk kategori mewah.

“Untuk barang dan jasa selain barang mewah tidak ada kenaikan PPN dan tetap dikenakan tarif lama 11 persen,” katanya.

Dasco melanjutkan poin ketiga ialah pemerintah memutuskan untuk tetap tidak menerapkan tarif PPN terhadap barang dan jasa yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

“Ketiga, barang dan jasa yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang selama ini bebas dari tarif PPN tetap diberikan fasilitas pembebasan atau dikenakan tarif nol persen, masih tetap berlaku,” ucap Dasco.

Menurut dia, pendapatan pemerintah untuk APBN 2025 usai menerapkan kebijakan ini diperhitungkan hanya sebesar Rp3,2 triliun. Padahal, potensi penerimaan negara jika PPN 12 persen diberlakukan pada semua barang dan jasa mencapai Rp75 triliun.

“Ini tentunya pilihan yang sulit bagi pemerintah, namun kami apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah yang lebih mengedepankan kepentingan rakyat kecil,” kata Dasco.

Dasco mengajak seluruh masyarakat di Tanah Air untuk bersatu dan mendoakan pemerintahan Prabowo-Gibran bisa mengemban tugas sebagai pemimpin negara dengan baik. Terpenting, mampu membawa kemajuan bagi Indonesia.

“Kita berdoa agar pemerintah dengan rakyat bersatu untuk kemajuan Indonesia, selamat Tahun Baru 2025,” kata Dasco.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Walikota Jaya Negara Buka Gelaran Melepas Matahari 2024 di Catus Pata Catur Muka

Suasana penuh toleransi dan semangat kebersamaan, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka gelaran Melepas Matahari 2024 di Catus Pata Catur Muka, Denpasar, pada Selasa (31/12). Acara ini menjadi perayaan akhir tahun di Kota Denpasar dalam kebersamaan lintas agama dan budaya.

Acara tampak dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Forkopimda Denpasar, pimpinan OPD Pemkot Denpasar, dan undangan lainnya.

Acara dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh para pemuka agama dari enam agama di Indonesia, menegaskan semangat toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman Kota Denpasar. Doa ini menjadi wujud rasa syukur atas pencapaian tahun 2024 dan harapan untuk kedamaian serta kesejahteraan di tahun mendatang.

Puncak acara adalah inaugurasi bertema “Catur Guru”, yang menggambarkan penghormatan kepada empat guru utama: Guru Swadiaya (Tuhan), Guru Wisesa (pemerintah), Guru Rupaka (orang tua), dan Guru Pengajian (pendidik). Prosesi ini diramaikan dengan berbagai kesenian tradisional Bali, termasuk pertunjukan dari Naluri Manca dan Paguyuban Seniman Denpasar.

Pembukaan inaugurasi ditandai dengan, pemasangan Topeng “Dalem Arsa Wijaya” oleh Walikota Jaya Negara, pemasangan Gelung Legong kepada penari oleh Wawali Arya Wibawa, dan pemasangan Gelung Baris oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra, serta secara bersama-sama melepas burung merpati. Acara ini menjadi momentum refleksi dan harapan menjelang pergantian tahun.

Walikota Jaya Negara, dalam sela-sela acara menyampaikan apresiasinya kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Jaya Negara juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu, Jaya Negara menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2025 kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar.

“Momentum seperti ini menjadi penting untuk merefleksikan rasa syukur dan memupuk semangat menyama braya. Semoga tahun 2025 menjadi tahun yang penuh berkah dan kebersamaan,” ujar Walikota Jaya Negara.

Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa, menambahkan bahwa acara tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk merayakan keberagaman budaya, tetapi juga untuk memperkuat nilai-nilai luhur, seperti penghormatan kepada Catur Guru.

“Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yakni menyama braya, kita bersama-sama dapat mewujudkan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan pelayanan di tahun 2025,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, didampingi Kabid Kesenian, I Wayan Narta, menjelaskan bahwa kegiatan Melepas Matahari 2024 melibatkan ratusan seniman. Tema “Catur Guru”, yang diangkat oleh komunitas Naluri Manca bersama Paguyuban Seniman Kota Denpasar dan Maestro Tari Ni Ketut Arini, merefleksikan penghormatan kepada empat guru utama dalam kehidupan manusia. Yakni, Guru Swadiaya (Tuhan), Guru Wisesa (pemerintah), Guru Rupaka (orang tua), dan Guru Pengajian (pendidik).

Raka Purwantara mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan ribuan penari dari berbagai sanggar seni di Kota Denpasar. Para penari, termasuk anak-anak, telah melaksanakan latihan bersama di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, menciptakan kolaborasi yang mengesankan. Selain itu, panggung hiburan budaya di Lapangan Puputan Badung menampilkan berbagai kesenian khas Bali, seperti, Barong Mebarung, dan Kesenian Kolaborasi.

“Acara ini tidak hanya sebagai perayaan akhir tahun, tetapi juga sebagai media untuk melestarikan dan memperkenalkan seni budaya Bali kepada generasi muda. Dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang kreatif yang memperkuat identitas budaya Denpasar,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Meutya Hafid Dorong Sinergi Nasional untuk Transformasi Digital 

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, menegaskan komitmen kementerian dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui transformasi digital berbasis sinergi dan kolaborasi.

Dalam dua bulan masa kepemimpinannya, Menkomdigi telah menjalankan langkah strategis dengan fokus pada tiga pilar utama: konektivitas bermakna, ekosistem digital yang memberdayakan, dan ruang digital yang aman dan berdaulat.

Memperkuat Konektivitas hingga Pelosok Negeri

Sebagai fondasi transformasi digital, Menkomdigi mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar). Salah satu langkah konkret adalah pembangunan lebih dari 118 menara BTS di Papua, dengan target menjangkau 1.000 desa terpencil pada 2025. Pada Oktober 2024, Menkomdigi mengunjungi Kelurahan Eunoni, NTT, untuk memastikan akses digital yang inklusif.

“Konektivitas inklusif adalah kunci keadilan digital. Semua masyarakat, tanpa terkecuali, harus merasakan manfaat dari teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Meutya Hafid.

Kemkomdigi juga bergerak cepat menangani konektivitas di wilayah terdampak bencana, seperti Gunung Lewotobi yang meletus pada November 2024. Operator seluler diminta menyediakan kuota internet gratis bagi warga terdampak untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan komunikasi.

Membangun Ekosistem Digital yang Inovatif

Transformasi digital yang berkelanjutan memerlukan ekosistem yang inovatif dan memberdayakan. Program unggulan Digital Talent Scholarship (DTS) telah melatih lebih dari 100 ribu talenta digital di bidang Artificial Intelligence (AI), keamanan siber, dan analitik data pada 2024. Tahun depan, Kemkomdigi menargetkan peningkatan peserta menjadi 200 ribu, dengan perhatian khusus pada UMKM.

Sebagai bagian dari kolaborasi dengan sektor swasta, program UMKM Click & Grow, yang melibatkan Shopee dan TikTok, diluncurkan untuk membantu UMKM mengadopsi teknologi digital. “Sektor UMKM adalah ujung tombak ekonomi digital. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh di era transformasi ini,” ujar Meutya.

Menjaga Ruang Digital yang Aman

Keamanan ruang digital menjadi prioritas Menkomdigi. Dalam dua bulan terakhir, lebih dari 250 ribu konten judi online telah diblokir, ribuan rekening bank ilegal ditutup, dan akun influencer yang mempromosikan aktivitas ilegal ditindak. Kolaborasi dengan PPATK dan OJK memperkuat langkah tegas ini.

“Ruang digital harus bersih dari aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat. Kami memastikan bahwa ruang digital yang aman adalah prioritas untuk melindungi anak-anak dan keluarga,” kata Meutya Hafid.

Sebagai bagian dari perlindungan anak, Kemkomdigi bersama Kemen PPPA tengah menyelesaikan rancangan regulasi Tata Kelola Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik (TKPAPSE). Regulasi ini akan mengatur penggunaan layanan digital yang sesuai dengan usia.

Kolaborasi Nasional dan Global untuk Transformasi Digital

Menkomdigi terus mendorong kerja sama strategis dengan negara-negara seperti Jerman dan Jepang untuk mempercepat pengembangan teknologi di Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam ekosistem digital global.

Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Transformasi digital dirancang untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif. Menkomdigi optimis bahwa melalui langkah-langkah konkret ini, Indonesia akan menjadi kekuatan digital yang disegani di dunia.

“Transformasi digital adalah jalan menuju Indonesia Emas. Kami berkomitmen memastikan setiap langkah membawa manfaat nyata bagi masyarakat, dari konektivitas yang inklusif hingga ekosistem digital yang memberdayakan,” pungkas Meutya Hafid.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menag Tegaskan Peran Istiqlal Sebagai Masjid Negara

Menteri Agama atau Menag RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar resmi melantik 37 pejabat Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI). Menag menekankan bahwa pejabat yang dilantik memiliki tanggung jawab besar yang setara dengan pejabat negara.

“Masjid Istiqlal adalah masjid negara. Semua pejabat dan lembaga di sini harus berfungsi layaknya pejabat dan lembaga negara dengan tanggung jawab yang besar,” tegas Menag, Selasa (31/12/2024).

Menag berharap dengan kepemimpinan baru ini, Masjid Istiqlal mampu menjawab berbagai tantangan zaman, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menag juga menyampaikan sejumlah peran penting terkait Masjid Istiqlal sebagai masjid negara. Salah satunya adalah Darul Ifta atau Istiqlal Fatwa Center yang memiliki fungsi memberi rekomendasi perkara perceraian.

“Darul Ifta Istiqlal sudah memiliki payung hukum yang kuat dengan bekerjasama dengan Peradilan Agama Mahkamah Agung. Nantinya, Darul Ifta ini akan dikembangkan hingga ke tingkat provinsi, kabupaten, bahkan Kantor Urusan Agama (KUA),” jelas Menag.

Selain Darul Ifta, ada Majelis Muzakarah
yang berfungsi mengadakan diskusi akademik secara rutin, bekerja sama dengan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Menag berharap diskusi yang diadakan oleh Majelis Muzakarah dapat menjadi tren positif di masyarakat.

“Majelis Muzakarah ini nantinya akan mengundang tokoh-tokoh terkemuka untuk mendiskusikan isu yang berkembang di masyarakat seperti yang pernah dilakukan almarhum Nurcholish Madjid di Paramadina,” tambahnya.

Lebih lanjut, Menag juga menyebut bidang Voice of Istiqlal, forum yang bertujuan untuk membahas isu-isu internasional dengan melibatkan duta besar dari berbagai negara. Ada juga bidang Jaminan Produk Halal
Istiqlal yang akan melatih tenaga profesional yang bertugas memastikan kehalalan suatu produk secara berkala. Kemudian, bidang Perpustakaan Istiqlal yang diharapkan menjadi role model perpustakaan masjid di seluruh Indonesia.

Di akhir sambutan, Menag mengimbau pentingnya kerja sama antar lembaga yang ada di struktur Badan Pengelola Masjid Istiqlal. “Kita harus membangun superteam, bukan superman. Kolaborasi adalah kunci untuk membawa Istiqlal lebih maju dan populer,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kadis Kominfo Kaltim: Tahun 2025, Pergub Pengelolaan Media Akan Disosialisasikan

Peraturan Gubernur (Pergub) Kalimantan Timur tentang Pengelolaan Media Komunikasi Publik di Lingkungan Pemerintah Daerah telah resmi ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kadis Kominfo Kaltim, Muhammad Faisal, dalam acara Wartawan Legenda Bedapatan ke-3 yang berlangsung di Balikpapan, beberapa waktu lalu.

“Pergub Kaltim yang mengatur pengelolaan media sudah ditandatangani oleh Pj Gubernur Kaltim dan rencananya akan disosialisasikan pada tahun 2025,” jelas Kadis Kominfo Kaltim.

Pergub tersebut bertujuan untuk menata serta memberikan legalitas kepada media massa yang bekerja sama dengan pemerintah, sekaligus melindungi wartawan dan perusahaan media.

“Yang penting, wartawan terlindungi, perusahaan media bisa bekerja dengan tenang karena memiliki legalitas. Proses administrasi di pemerintahan juga akan lebih mudah,” tegas Kadis Kominfo Kaltim.

Dalam peraturan tersebut, media massa yang dapat bekerja sama dengan pemerintah diklasifikasikan ke dalam tiga kategori:

• Grade A: Media massa yang telah terverifikasi faktual oleh Dewan Pers.

• Grade B: Media massa yang telah terverifikasi administrasi oleh Dewan Pers.

• Grade C: Media massa yang memenuhi persyaratan wajib dan sedang dalam proses verifikasi Dewan Pers.

Langkah ini, lanjutnya dinilai penting untuk memastikan bahwa media, baik cetak maupun elektronik, beroperasi sesuai aturan hukum yang berlaku dan tertib administrasi.

Kadis Kominfo Kaltim optimis, Pergub ini akan menjadi pedoman yang jelas bagi media di Kalimantan Timur, menciptakan ekosistem media yang lebih teratur dan profesional.

“Pergub ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas informasi dan komunikasi publik, terutama di era digital,” ungkapnya.

Kadis Kominfo Kaltim juga menegaskan bahwa kerja sama media akan memprioritaskan media lokal. Namun, ia berharap konten yang dihasilkan tidak hanya berskala lokal, tetapi juga mampu menjangkau pasar nasional hingga internasional.

“Saya ingin Kalimantan Timur dikenal lebih luas, bahkan hingga ke mancanegara. Saya berharap ada konten yang berbahasa Inggris atau Mandarin, agar Benua Etam semakin terkenal. Jangan sampai prestasi kita hanya diketahui masyarakat Kaltim saja,” pungkas Faisal.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pj. Gubernur Sultra Pimpin Refleksi Akhir Tahun 2024

Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., pimpin Refleksi akhir Tahun 2024, Pemprov. Sultra di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Jumat (27/12/2024). Kegiatan ini dihadiri Sekda Sultra, Asisten I, Staf Ahli Gubernur, pejabat eselon II dan III Pemprov Sultra, serta para pengawas lingkup Pemprov Sultra.

Rapat ini membahas capaian pembangunan 2024 berdasarkan indikator makro pembangunan, realisasi pendapatan dan serapan APBD, prestasi, penyelamatan keuangan daerah, pelanggaran ASN, serta rencana strategis untuk tahun 2025.

Capaian Ekonomi Sulawesi Tenggara
Sultra mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,24% (YoY) pada Triwulan III 2024, melebihi rata-rata nasional. Lima sektor utama yang menjadi penggerak ekonomi adalah pertanian, pertambangan, konstruksi, perdagangan, dan industri pengolahan.

Rasio gini Sultra berada di angka 0,370, lebih rendah dari rata-rata nasional, dengan tren penurunan kesenjangan ekonomi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menunjukkan hasil positif, turun menjadi 3,09%, jauh lebih baik dibandingkan rata-rata nasional 4,91%.

Kemajuan Indeks Pembangunan Manusia
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sultra pada 2024 mencapai 73,62, masuk kategori “tinggi” meskipun masih di bawah rata-rata nasional. Komponen utama seperti umur harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran riil per kapita menunjukkan peningkatan signifikan.

Tantangan Kemiskinan
Tingkat kemiskinan di Sultra tercatat 11,21%, sedikit lebih tinggi dari target RKPD 2024. Meski terjadi penurunan konsisten sejak 2021, peningkatan jumlah penduduk miskin di wilayah pedesaan menjadi tantangan utama yang memerlukan perhatian lebih.

Realisasi APBD
Pemprov Sultra berhasil merealisasikan 79,67% dari target pendapatan daerah sebesar Rp5,32 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 83,61% dari target, namun kontribusi pendapatan transfer dan pendapatan lain-lain belum optimal.

Prestasi dan Program Prioritas
Sultra meraih 35 penghargaan bergengsi sepanjang 2023-2024, termasuk Top CEO BUMD, rekor MURI penanaman 2,7 juta tanaman hortikultura, dan penghargaan BBWI (Bangga Berwisata di Indonesia). Untuk tahun 2024 predikat baik sistem merit wilayah II komisi ASN, berhasil mempertahankan predikat WTP 2023 dari BPK RI dan prestasi lainnya
Program prioritas seperti makan bergizi gratis, stabilisasi harga inflasi terkendali 1,05%, penurunan stunting, peningkatan layanan kesehatan rumah sakit jantung ops bedah jantung terbuka perdana, pameran tenaga kerja, 267 kali Gerakan Pangan Murah (GPM), peningkatan MPP semula 3 menjadi 8 dan program prioritas lainnya
Resolusi Tahun 2025

Pj. Gubernur Sultra mengarahkan jajaran Pemprov untuk menyongsong 2025 dengan semangat akselerasi pembangunan. Tema RKPD 2025, “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan,” menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, dan penguatan tata kelola pemerintahan.
“2025 adalah pondasi pembangunan jangka panjang Sulawesi Tenggara menuju 2045. Mari kita dedikasikan seluruh kemampuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Pj. Gubernur.

Dengan capaian positif dan rencana strategis ke depan, Sulawesi Tenggara siap melangkah menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Gubernur Jateng Beberkan Capaian Kinerja 2024

Menjelang tutup tahun, Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyampaikan refleksi dan evaluasi atas kinerja 2024. Evaluasi capaian kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu, sebagai upaya mempersiapkan diri untuk menyongsong kinerja ke depan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, yang telah bersinergi dan mendukung pembangunan Jawa Tengah dengan lancar,” kata Nana, di kantornya, Selasa (31/12/2024).

Menurutnya, refleksi akhir tahun penting untuk dilakukan; tidak hanya untuk melihat sejauh mana kinerja dan capaian yang telah dilakukan selama setahun terakhir, tetapi juga sebagai upaya untuk merancang strategi pembangunan pada 2025.

Baca juga: Pj Gubernur Nana Sudjana Umumkan UMK Jateng 2025 Naik 6,5 Persen

Dalam kesempatan itu, Nana menyampaikan indikator makro pembangunan Jawa Tengah pada 2024, yang menunjukkan tren positif.

Dalam pertumbuhan ekonomi, perekonomian Provinsi Jawa Tengah pada triwulan III 2024, tumbuh positif 4,93 persen Year on Year (YoY). Sedangkan inflasi pada November 2024 sebesar 1,33% year on year.

Upaya mengatasi pengangguran juga telah menuai hasil. Tingkat Pengangguran Terbuka pada 2024 mencapai 4,78% pada Agustus 2024. Persentase itu mengalami penurunan 0,35% dibandingkan pada 2023 yang mencapai 5,13 %.

”Capaian ini lebih baik dari Tingkat Pengangguran Terbuka Nasional yaitu 4,91%,” kata Nana.

Senyampang dengan itu, tren penduduk miskin juga mengalami penurunan. Pada Maret 2024, penduduk miskin sebesar 10,47% atau sebanyak 3,7 juta orang.

Angka itu turun 0,30% dibandingkan periode Maret 2023 yaitu 10,77%. Angka kemiskinan ekstrem pada 2024 diestimasikan turun 0,22% menjadi sebesar 0,89% dibanding 2023 sebesar 1,11%.

Pada capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terang Pj gubernur, Jawa Tengah masuk ke dalam kategori tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat IPM Jawa Tengah pada 2024 mencapai 73,87. Kondisi ini tumbuh 0,65 persen atau meningkat sebesar 0,48 poin dibandingkan capaian tahun 2023 yang sebesar 73,39.

Ditambahkan, untuk bidang infrastruktur, Pemprov Jateng memastikan, 91,19 persen kondisi jalan provinsi sudah berstatus mantap pada akhir triwulan III 2024. Begitu juga dengan jembatan, yang mencapai 81,68 persen.

Pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat tidak mampu, juga terus digenjot. Hingga 2024, Pemprov Jateng berhasil merenovasi total 1.071.002 unit RTLH. Khusus tahun ini saja, RTLH yang direnovasi sebanyak 17.325 unit. Jumlah tersebut tersebar di 35 kabupaten/ kota.

“Ini untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Di samping itu, agar masyarakat mempunyai motivasi yang kuat, untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” katanya.

Untuk mencegah terjadinya banjir dan menjaga ketersediaan air tanah saat musim kemarau, Pemprov Jateng mengebut pembangunan embung. Sebanyak 76 embung telah terbangun di seluruh wilayah Jateng. Pemprov Jateng membangun jaringan distribusi utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Pemalang-Batang-Pekalongan (Petanglong), tepatnya di Kabupaten Pekalongan sepanjang 4,70 km dan Kota Pekalongan sepanjang 3,70 km.

“Insyaallah akan berkelanjutan pada 2025-2026 untuk SPAM, karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” kata Nana.

Di sektor penanaman modal, kinerja investasi Jateng juga cukup menggembirakan. Hingga triwulan III 2024, total penanaman modalnya mencapai Rp 65,89 triliun, atau 82,26% dari target Rp 80,1 triliun.

Bahkan, kinerja BUMD pada 2024 juga mampu berkontribusi menyetorkan deviden mencapai Rp687,8 miliar, atau meningkat dibandingkan 2023 yang mencapai Rp638 miliar.

Di bidang keolahragaan, bebernya, prestasi Jawa Tengah juga semakin mantap. Buktinya, pada perhelatan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Tahun 2024, Jateng menyabet juara umum. Pun dengan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, juga meraih peringkat keempat.

“Kami juga berupaya mengintegerasikan event olahraga dengan penumbuhan aktivitas ekonomi, melalui ajang Jawa Tengah Sport tourism event (Specta),” tandasnya.

Merefleksi kinerja 2024, lanjut Nana, tak lepas dari hajatan politik elektoral baik pemilu maupun Pilkada serentak. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, perhelatan demokrasi tersebut berjalan dengan lancar. Pada pemilu 2024, partisipasi pemilhnya mencapai 82,5%. Sedangkan pada Pilkada serentak 2024, partisipasi pemilihnya mencapai 73,04%.

Nana mengungkapkan, capaian kinerja yang dilakukan bersama jajarannya selama setahun terakhir, mendapatkan apresiasi penghargaan dari berbagai lembaga. Dari September 2023 hingga medio Desember 2024, setidaknya telah meraih 40 penghargaan.

Antara lain Tim Pengendali Inflasi Daerah Berkinerja Terbaik, Anugerah Inovasi Pembangunan Terpuji, provinsi terbaik dalam pelayanan publik fiskal tinggi dari Kemendagri-Tempo, pemerintah daerah teraktif dalam Pemberdayaan Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas (Paksi-API), Most Inspiring Leader dari CNN Indonesia Award 2024, dan lain-lain.

Dalam kesempatan itu, Nana berharap kinerja Pemprov Jateng pada 2025 semakin membaik. Sebab, 2025 menjadi tahun penting bagi kebijakan pembangunan Jawa Tengah, karena merupakan awal pembangunan jangka panjang 20 tahun ke depan .

“Mari kita sambut tahun 2025 dengan penuh optimisme, semangat, kerja kerjas, dan gotong royong, demi mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat Jawa Tengah,” tutup Nana.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ini Pesan Pj Bupati Jombang untuk Tahun 2025

Mengawali tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar apel kerja di Lapangan Pemkab Jombang pada Kamis (2/1/2025) pagi, dipimpin langsung oleh Pj Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo M.M. Apel perdana diikuti seluruh pejabat dan pegawai di lingkup Pemkab Jombang.

Dalam amanatnya, Pj Bupati mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyongsong tahun 2025 dengan optimisme dan semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Tahun baru merupakan lembaran baru, momentum bagi kita untuk memperbarui tekad dan semangat. Mari kita bangkit dengan optimisme, menumbuhkan harapan baru, dan meningkatkan upaya pengabdian kita kepada masyarakat Kabupaten Jombang,” tutur Pj Bupati Teguh Narutomo.

Evaluasi juga apresiasi atas capaian Pemkab Jombang sepanjang tahun 2024, yang diwarnai dengan berbagai prestasi juga disampaikan Pj Bupati asal Pontianak ini.

“Pada tahun 2024 lalu, Pemkab Jombang telah menjalani tahun yang penuh tantangan, namun juga penuh dengan pencapaian yang membanggakan. Kerja keras, kolaborasi, dan komitmen Pemkab Jombang telah membuahkan hasil, dengan meraih sejumlah penghargaan di antaranya; Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI perwakilan Jawa Timur untuk kali ke 11 secara berturut turut; penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra kategori Kabupaten Besar Terbaik untuk Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah; Jombang 5 besar penerima SATA (Satu Data) Jatim Award 2024 dari Gubernur Jawa Timur; Remo Boletan di tetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia oleh Kementerian Kebudayaan RI pada tahun 2024; juga apresiasi sebagai Penjabat Bupati Terbaik urutan pertama dengan nilai 84,25 pada evaluasi kinerja yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri Tahun 2024 dan masih banyak lagi”, papar Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo.

“Semua pencapaian ini tentu saja adalah hasil dari kerja keras, pengabdian, dan dedikasi yang luar biasa dari seluruh perangkat daerah, ASN, dan masyarakat Kabupaten Jombang. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu sekalian,” ungkap Pj Bupati Jombang.

Menatap tahun 2025, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo juga menekankan pentingnya bagi seluruh ASN untuk berpedoman pada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan menginternalisasi Core Values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Tidak hanya itu, Pj Bupati juga menegaskan agar ASN bekerja dengan hati, tulus, serta mengedepankan etos kerja, kerja cerdas, kerja tuntas, loyalitas, dan disiplin tinggi.

“Marilah kita bekerja dengan hati, penuh ketulusan, dan mengedepankan etos kerja, kerja cerdas, kerja tuntas, loyalitas, serta disiplin yang tinggi. Jadilah teladan di tempat kerja dan di tengah masyarakat dengan menjaga harkat, martabat, dan nama baik sebagai abdi masyarakat. Ciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien (good governance), serta pastikan lingkungan kerja yang nyaman, bersih, dan kondusif guna meningkatkan produktivitas bersama,” tambahnya.

Menyinggung transisi kepemimpinan pasca Pilkada serentak 2024, Pj Bupati berpesan agar seluruh ASN dan perangkat daerah menyambut kepemimpinan baru dengan sikap terbuka, kebersamaan, dan semangat kolaborasi.

“Jadilah mitra kerja yang solid dalam mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan, serta tunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugas, agar roda pemerintahan dan pembangunan dapat terus berjalan dengan baik demi kemajuan Kabupaten Jombang,” pesannya.

Mengakhiri sambutan apel kerja awal tahun Pj Bupati Jombang mengajak kepada seluruh pegawai untuk memiliki semangat, tekad, dan motivasi yang lebih tinggi dalam mengemban tugas di tahun 2025 dengan lebih baik.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Gubernur Riau Ungkap 17 Prestasi Mengejutkan OPD

Mengawali awal tahun 2025, Pj Gubernur Riau, (Gubri) Rahman Hadi mengumpulkan seluruh ketua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Provinsi Riau. Pertemuan ini diselenggarakan di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, pada Kamis (2/1/2025).

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk merefleksikan kinerja sepanjang tahun 2024. Sekaligus menyusun rencana strategis menghadapi tantangan baru ditahun mendatang.

Mengawali arahannya, Pj Gubri sampaikan apresiasi dan terima kasih ke OPD di lingkungan Pemprov Riau yang telah melaksanakan pekerjaan secara optimal. Sehingga mampu memanfaatkan sumberdaya dengan kewenangan yang dimiliki hingga menorehkan prestasi.

Baca juga: Pj Gubernur Riau Minta Masyarakat Sabar Menunggu Penetapan Resmi Pilkada

“Dalam catatan kami terdapat 17 prestasi yang berhasil diraih oleh OPD di lingkungan Pemprov Riau atas kerja dan inovasi yang dilaksanakan. Ini adalah pengakuan pihak eksternal atas kerja kita,” ujarnya.

Prestasi yang diraih di antaranya dua penghargaan yang berhasil diraih oleh BPKAD Riau. Dua penghargaan tersebut yakni pada kategori Peningkatan PAD Tertinggi tingakat provinsi dan realisasi belanja daerah tertinggi tingkat provinsi.

Kemudian, Diskominfotik Riau yang berhasil meraih penghargaan Media Center Terbaik Nasional. Serta kenaikan UMK Riau yang patut disyukuri.

“Keberhasilan tersebut merupakan sebuah pekerjaan yang sifatnya sektoral yang diakumulasi menjadi prestasi provinsi,” sebutnya.

Ia juga menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih baik lagi ditahun 2025. Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan langkah-langkah strategis dan kolaborasi yang lebih erat antar OPD.

“Saya berharap kita semua tidak berpuas diri. Justru ini adalah titik awal untuk meningkatkan performa, mempercepat pembangunan, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News