Beranda blog Halaman 1400

KKP Tebar Benih Nila Salin Siklus Dua di BINS Karawang

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melakukan penebaran benih ikan nila salin di lokasi modeling Budi Daya Ikan Nila Salin (BINS), Karawang, Jawa Barat. Penebaran benih rencananya dilakukan Senin 2 Desember pagi.

“Senin pagi kami akan melakukan penebaran benih,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di KKP.

Penebaran benih ini merupakan siklus kedua yang dilakukan sejak September lalu secara bertahap untuk mengisi semua kolam yang ada. Hasil penebaran siklus pertama telah dilakukan panen pada Mei lalu, yang turut dihadiri langsung oleh Presiden ke-7, Joko Widodo.

Baca juga: KKP Pastikan Produk Perikanan RI Penuhi Standar Mutu Ekspor AS

Menteri Trenggono mengungkapkan, modeling BINS merupakan penggerak program revitalisasi tambak- tambak kurang produktif di wilayah Pantura sehingga produktivitasnya meningkat.

Selain itu, program modeling ekonomi biru ini untuk mendukung program makan bergizi gratis melalui hasil perikanan yang berkualitas dan bermutu.

“Yang pasti, kami akan terus tingkatkan produksi dan kualitas hasil perikanan, terutama dari kegiatan budi daya,” pungkas Menteri Trenggono.

Sebagai informasi, modeling BINS Karawang diresmikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo pada 8 Mei 2024. Pembangunannya dimulai sejak tahun 2023 di lahan seluas 84 hektare.

BINS merupakan terobosan Menteri Sakti Wahyu Trenggono membangun Modeling Budi Daya Nila Salin sebagai model percontohan peningkatan produktivitas lahan di wilayah Pantura.

Lahan ini adalah lahan miliki KKP yang semula peruntukannya adalah sebagai tambak udang yang dibangun oleh Presiden Soeharto sejak 1984 silam dengan nama Proyek Pandu Tambak Inti Rakyat dan berhenti pada 1998.

Selain kolam produksi, terdapat fasilitas lain di antaranya Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), inlet outlet, tandon, hingga laboratorium. Proses produksinya juga sudah mengedepankan teknologi terkini salah satunya penggunaan mesin pakan otomatis.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Wali Kota Pekanbaru Soroti Partisipasi Pemilih dalam Pilkada

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menyoroti tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada yang baru saja berlangsung. Partisipasi pemilih cenderung hampir sama atau bahkan sedikit menurun dibandingkan dengan Pemilu pada 14 Februari 2024 sebelumnya.

“Memang ada kecenderungan partisipasi pemilih yang hampir sama atau mungkin menurun dibandingkan Pemilu sebelumnya. Tetapi kita akan melihat hasil perhitungan akhir nanti,” kata Risnandar usai Upacara Peringatan Hari Korpri ke-53 di lapangan Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Senin (2/12/2024).

Salah satu faktor yang mempengaruhi partisipasi pemilih adalah kondisi cuaca. Pada saat pemilihan (27 November), bahkan satu hari sebelumnya, Kota Pekanbaru diguyur hujan deras.

Baca juga: Pj Wali Kota Pekanbaru Akui Ada Penolakan Jelang Pemindahan Warga Rohingya

Pada hari H Pilkada, Pekanbaru dihuyur hujan hingga pukul 13.00 WIB. Cuaca buruk ini mempengaruhi mekanisme serta psikologi masyarakat yang hendak memilih.

“Cuaca adalah salah satu faktor utama. Pada hari pemilihan dan sehari sebelumnya, Pekanbaru diguyur hujan deras. Hal ini tentunya mempengaruhi niat dan kesempatan masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara,” tambahnya.

Meskipun demikian, Risnandar tetap optimis bahwa proses Pilkada di Pekanbaru dapat berjalan dengan baik. Hasil akhirnya akan mencerminkan kehendak rakyat secara demokratis.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendes Yandri Ajak Muhammadiyah Bangun Desa Berantas Kemiskinan untuk Majukan Indonesia

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal atau Mendes Yandri Susanto mengajak Persyarikatan Muhammadiyah untuk bergerak bersama dalam memajukan Indonesia melalui desa. Ini penting karena masih tingginya angka kemiskinan yang mayoritas berada di desa sehingga penting dilakukan upaya peningkatan SDM dimulai dari desa yang ditempati lebih dari 73 persen penduduk Indonesia.

“Karena kemiskinan, kebodohan, kelaparan keterbelakangan, orang rendah ilmunya kebanyakan ada di desa sekarang maka kami mengajak Persyarikatan Muhammadiyah, keluarga besar Muhammadiyah untuk bergerak karena desa,” tegas Mendes Yandri saat hadir dalam Milad Muhammadiyah ke-112 Pimpinan Wilayah Provinsi Banten di Serang, Minggu (1/12/24).

Hingga saat ini, ada 3.000 desa belum memiliki listrik yang berdampak pada banyak bidang termasuk pendidikan hingga kesehatan. Selain itu ribuan desa masih berstatus tertinggal sehingga harus kerja keras tidak hanya dari Kemendes PDT namun juga sinergi bersama stakeholder terkait dalam membangun seluruh desa di Indonesia.

Hal ini, kata Mendes Yandri sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto keenam yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Untuk itu butuh kolaborasi dengan Persyarikatan Muhammadiyah dan Kemendes PDT siap menuangkannya ke dalam Kesepahaman Bersama sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak hanya sekadar wacana.

“Saya kira ini sesuai dengan falsafah perjuangan Muhammadiyah berkemajuan untuk semua. Mari kita saling membahu, saling membantu karena kalau kita membangun desa otomatis membangun Indonesia. Kami yakini bersama Muhammadiyah insyaallah bisa mempercepat laju pertumbuhan ekokomi di desa,” kata Mendes Yandri.

Ajukan ini disambut positif Abdul Mu’ti selaku Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam Kabinet Merah Putih. Ia sepakat bahwa Pembangunan harus dilakukan dari desa karena SDM unggul merupakan modal sosial, intelektual, dan moral untuk menjadi bangsa hebat dan maju.

“Dengan Menteri Desa, Pak Yandri kami banyak bersinergi. Visi kami pendidikan bermutu untuk semua kami berikan layanan pendidikan mulai di desa hingga kota,” ujar Menteri Abdul Mu’ti.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menteri Nusron Kemukakan Gagasan Wakaf Produktif untuk Sejahterakan Rakyat

Pada Media Gathering Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron Wahid mengemukakan gagasan terkait wakaf produktif. Menurutnya, wakaf produktif ini bisa menjadi salah satu cara untuk memberikan kesejahteraan pada masyarakat.

“Selama ini konsep wakaf produktif belum populer di Indonesia. Kalau di timur tengah sudah populer, bahkan ada bank wakaf. Karena itu, kita mendorong kerja sama dengan BWI (Badan Wakaf Indonesia) untuk mendorong pentingnya wakaf produktif ini,” kata Menteri Nusron saat berinteraksi dengan awak media, Kamis (28/11/24) malam.

Menteri Nusron menjelaskan, wakaf produktif ialah suatu konsep di mana tanah wakaf didaftarkan dengan Sertipikat Hak Pengelolaan (HPL), lalu di atas tanah tersebut, Badan Pengelola Wakaf melakukan kegiatan produktif yang menghasilkan pendapatan. Penghasilan dari tanah wakaf tersebut kemudian dapat difungsikan untuk kemaslahatan umat.

Menteri Nusron memberikan contoh bagaimana pengelolaan tanah wakaf di Arab Saudi. Tanah peninggalan Utsman bin Affan didirikan hotel megah yang kemudian membuka lapangan kerja, serta penghasilannya dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Dalam pengelolaan wakaf produktif ini, Menteri Nusron mengusulkan untuk berkolaborasi dengan Bank Tanah sehingga tanah yang diwakafkan tetap terjaga. “Terkait ini bisa gandeng Bank Tanah, jadi bisa HPL-nya di bawahnya atas nama Bank Tanah, kemudian di atasnya bisa dilakukan kegiatan salah satu contohnya untuk menunjang ketahanan pangan,” ujarnya.

Hadir pada kegiatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; serta sejumlah wartawan dari berbagai media nasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Menteri Nusron Ingin Optimalkan Peran Badan Bank Tanah

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid ingin mengoptimalkan peran Badan Bank Tanah dalam menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hal ini diungkapkan saat ia melakukan pertemuan dengan awak media di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (28/11/24) malam.

“Yang jelas Bank Tanah akan kita gunakan setidaknya untuk empat hal. Pertama menopang swasembada pangan, nomor dua untuk swasembada energi, ketiga menopang program hilirisasi, keempat untuk menopang pemukiman masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Menteri Nusron dalam sesi diskusi ringan dengan awak media.

Badan Bank Tanah itu sendiri resmi terbentuk pada 2021 melalui terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2021 tentang Struktur dan Penyelenggaraan Bank Tanah. Sejak efektif berjalan di tahun 2022, Menteri Nusron mengungkapkan hingga saat ini Badan Bank Tanah mengelola sekitar 27 ribu hektare tanah. “Menurut hemat saya, kecil sekali untuk land bank karena banyak sekali kebutuhannya,” ucapnya.

Tujuan awal dibentuknya Badan Bank Tanah, yaitu untuk menjamin ketersediaan tanah bagi kepentingan umum, sosial, pembangunan, konsolidasi tanah, pemerataan ekonomi, hingga Reforma Agraria. “Bank tanah ini untuk melakukan utilisasi tanah, eks HGU (Hak Guna Usaha, red) yang diserahkan kepada Bank Tanah mau diapakan,” tutur Menteri Nusron.

“Ini sekaligus challenge bagi Bank Tanah untuk bisa melakukan inovasi, kreativitasnya Bank Tanah, idenya apa, makin banyak ide, dan makin banyak meningkatkan ekonomi maka makin kita berdayakan. Kalau tidak, ya tidak,” tegas Menteri Nusron.

Sebagai informasi, pertemuan media kali ini diikuti oleh sekitar 80 awak media. Sesi diskusi yang berlangsung hangat ini dimoderatori oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis. Turut hadir dalam kesempatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kadisdikbud Indramayu Bantah Adanya Perintah Pengembalian Dana Insentif Guru PAUD

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu membantah adanya perintah kepada guru PAUD untuk mengembalikan dana insentif yang sudah diterimanya kepada kas daerah.

Bantahan tersebut menyusul adanya video di media sosial yang menyebutkan setiap guru PAUD yang menerima dana yang sudah ditransfer dan dialokasikan melalui anggaran perubahan APBD tahun 2024 tersebut harus dikembalikan, menyusul gagalnya Bupati Indramayu petahana Hj. Nina Agustina dalam konstelasi pilkada serentak kemarin.

“Setelah kami melakukan pengecekan terkait beredarnya isu tersebut, bahwasannya informasi yang meresahkan guru-guru PAUD yang sudah menerima transfer tersebut tidak benar,” jelas Kadisdikbud Kabupaten Indramayu, Minggu (1/12/2024).

Caridin menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada perintah apapun terkait pengembalian insentif kepada guru-guru PAUD tahun anggaran 2024.

“Saya minta semua guru PAUD harap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang mendiskreditkan pimpinan kita yang sudah bersusah payah memperjuangkan anggaran untuk kita semua,” pinta Caridin.

Adapun untuk tahun 2025, Caridin menjelaskan bahwa penerima insentif itu adalah guru yang berstatus sebagai guru Non-ASN dan tercatat di Dapodik serta belum mendapat Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Hal ini, kata Caridin, lebih mengacu pada pertimbangan adanya rencana kenaikan nilai insentif dari 100 ribu rupiah per bulan menjadi 150 ribu rupiah per bulan.

Seperti diketahui, sebanyak 2.748 guru PAUD telah menerima anggaran melalui APBD perubahan tahun 2024 sebesar 2,7 miliar rupiah. Jumlah tersebut diterima oleh masing-masing guru sebesar Rp1.200.000 melalui transfer BJB untuk 12 bulan.

Dari jumlah tersebut, ada beberapa guru yang rekeningnya tidak aktif, sebanyak 316 orang. Untuk itu, Caridin meminta agar segera mengaktifkan rekening sehingga dana insentif tersebut dapat diterima.

Caridin mengatakan bahwa dana insentif guru ini merupakan bentuk kepedulian dari Bupati Indramayu Nina Agustina terhadap profesi guru, khususnya guru PAUD. Anggaran ini juga merupakan kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemerintah Turun Gunung Tangani Kasus Pelecehan Seksual Dosen Unhas

Woman doing a stop sign with her hand, women protection concept

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dosen Universitas Hasanuddin (Unhas), Sulawesi Selatan, memicu perhatian serius dari pemerintah. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, bersama dengan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unhas, bergerak cepat untuk mendalami kasus tersebut dan memastikan hak-hak korban terlindungi.

Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA, Ratna Susianawati, mengungkapkan bahwa pihak kementerian telah berkoordinasi dengan Satgas PPKS di Universitas Hasanuddin untuk menindaklanjuti peristiwa ini.

“Kami berkoordinasi dengan Satgas PPKS di universitas untuk mengetahui sejauh mana Satgas PPKS juga bekerja untuk ini,” kata Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA Ratna Susianawati di Jakarta, Jumat (30/11).

Lebih lanjut, KemenPPPA juga menggandeng Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait kronologi kejadian. Ratna menegaskan bahwa kementerian menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap insiden ini dan berkomitmen untuk memastikan perlindungan korban menjadi prioritas utama.

“Kami menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus juga ini menjadi catatan peristiwa-peristiwa kekerasan seksual yang terjadi di perguruan tinggi,” kata Ratna Susianawati.

Kemudian pihaknya juga menekankan pendampingan terhadap korban.

“Ini (pendampingan) yang terpenting, memastikan kebutuhan korban yang harus dipenuhi,” kata dia.

Kasus ini berawal pada 25 September 2024, ketika seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh dosen berinisial FS. Peristiwa tersebut diduga terjadi di ruang kerja dosen saat bimbingan skripsi. Meskipun telah dilaporkan kepada Satgas PPKS Unhas, korban merasa kecewa dengan penanganan awal yang dianggap tidak adil dan malah mendapat tuduhan bahwa ia berhalusinasi.

Sebagai respons terhadap kasus ini, pihak kampus Unhas menjatuhkan sanksi administratif kepada FS berupa skorsing selama dua semester serta pencopotan dari jabatannya. Sanksi tersebut dianggap sebagai langkah yang cukup namun tidak maksimal, mengingat kasus ini melibatkan dugaan kekerasan seksual.

Farida Patittingi, Ketua Satgas PPKS Unhas, mengungkapkan bahwa dosen FS telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi serta dibebaskan sementara dari tugas pokoknya sebagai dosen hingga dua semester ke depan (hingga 2026).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp41.930/Kg

Harga komoditas pangan nasional menunjukkan fluktuasi signifikan awal pekan ini. Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Senin (2/12) pukul 07.00 WIB, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, sementara lainnya justru turun.

Salah satu yang paling mencolok adalah kenaikan harga cabai rawit merah yang melonjak 10,37 persen atau Rp3.940, menjadi Rp41.930 per kilogram (kg). Selain itu, cabai merah keriting juga naik 9,79 persen atau Rp2.900, menjadi Rp32.520 per kg.

Sementara itu, di kategori beras, harga beras premium naik tipis 0,52 persen atau Rp80, menjadi Rp15.460 per kg. Namun, harga beras medium justru turun 1,12 persen atau Rp150, menjadi Rp13.290 per kg. Beras SPHP Bulog tercatat naik 0,64 persen atau Rp80, menjadi Rp12.580 per kg.

Di sektor sayuran, bawang merah naik 2,64 persen atau Rp1.030, menjadi Rp39.980 per kg. Sebaliknya, bawang putih bonggol mengalami penurunan kecil sebesar 0,41 persen atau Rp170, menjadi Rp41.230 per kg.

Daging dan Telur Ayam Menguat
Harga daging dan telur ayam juga mencatat kenaikan. Daging ayam ras naik 3,18 persen atau Rp1.160, menjadi Rp37.690 per kg, sementara telur ayam ras melonjak 5,35 persen atau Rp1.510, menjadi Rp29.730 per kg.

Namun, harga daging sapi murni justru turun 1,62 persen atau Rp2.180, menjadi Rp132.550 per kg.

Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng kemasan sederhana, yang naik 2,82 persen atau Rp520, menjadi Rp18.980 per kg. Sebaliknya, minyak goreng curah turun 1,69 persen atau Rp290, menjadi Rp16.870 per kg.

Untuk tepung terigu, harga curah naik tipis 0,40 persen atau Rp40, menjadi Rp10.150 per kg, sementara tepung terigu non-curah turun 0,23 persen atau Rp30, menjadi Rp13.020 per kg.

Di sektor perikanan, ikan kembung dan ikan tongkol masing-masing turun 3,03 persen dan 1,61 persen, menjadi Rp35.830 per kg dan Rp30.530 per kg. Namun, harga ikan bandeng melonjak 7,22 persen atau Rp2.410, menjadi Rp35.790 per kg.

Adapun harga jagung di tingkat peternak naik drastis 18,79 persen atau Rp1.120, menjadi Rp7.080 per kg. Harga garam halus beryodium turun 1,82 persen atau Rp210, menjadi Rp11.360 per kg.

Fluktuasi harga pangan ini menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar. Konsumen diimbau untuk terus memantau harga agar dapat mengelola anggaran belanja dengan lebih bijak. Tetap pantau informasi terbaru seputar harga komoditas di kanal resmi Bapanas!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini 2 Desember: Hujan Ringan, Siapkan Payung!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Jakarta hari ini, Senin (2/12), akan didominasi oleh kondisi berawan tebal dan hujan ringan di beberapa wilayah. Siapkan payung Anda jika berencana beraktivitas di luar rumah!

Pagi Hari:
Seluruh wilayah Jakarta, mulai dari Jakarta Pusat, Barat, Utara, Timur, hingga Selatan, serta Kepulauan Seribu, diprediksi akan dinaungi awan tebal.

Siang Hari:
Hujan ringan mulai turun di beberapa wilayah seperti Jakarta Pusat, Barat, Timur, dan Selatan. Namun, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu tetap diselimuti cuaca berawan tebal.

Sore Hari:
Cuaca berawan tebal kembali merata di Jakarta Pusat, Barat, Utara, Selatan, dan Kepulauan Seribu. Sementara itu, Jakarta Timur diprediksi masih akan diguyur hujan ringan.

Malam Hari:
Pada malam hari, semua wilayah Jakarta hingga Kepulauan Seribu diperkirakan akan kembali diselimuti oleh awan tebal.

Suhu dan Kelembapan:
Suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yakni 65-93 persen.

Tetap jaga kesehatan di tengah perubahan cuaca ini, dan jangan lupa untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG agar aktivitas Anda tetap lancar!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 Desember

Mengurus perpanjangan SIM (Surat Izin Mengemudi) kini semakin mudah dengan layanan SIM Keliling yang tersedia di beberapa lokasi di Jakarta. Jangan lupa untuk selalu mengecek masa berlaku SIM Anda, karena dokumen penting ini hanya berlaku selama lima tahun sejak diterbitkan. Jika terlambat, walaupun hanya sehari, Anda harus mengurus pembuatan SIM baru dari awal.

Aturan ini sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2021 Pasal 4 serta UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 85 Ayat 2 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Untuk mempermudah warga, Polda Metro Jaya menggelar layanan SIM Keliling di lima lokasi strategis hari ini, Senin (2/12).

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin (2/12)

Berikut adalah daftar lokasi SIM Keliling di Jakarta:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Mall Citraland
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Pusat: Lapangan Banteng

Layanan ini dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sebaiknya datang lebih pagi untuk menghindari antrean panjang.

Persyaratan Perpanjangan SIM A dan C

Agar proses perpanjangan SIM berjalan lancar, siapkan dokumen berikut:

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  2. SIM asli beserta salinannya.
  3. Hasil cek kesehatan.
  4. Bukti tes psikologi.

Langkah-Langkah Perpanjangan SIM

Layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang masih aktif. Berikut tahapan prosesnya:

  1. Datang ke lokasi SIM Keliling terdekat.
  2. Lakukan pendaftaran dan isi formulir sesuai data diri.
  3. Serahkan formulir dan dokumen kepada petugas.
  4. Tunggu antrean hingga nama Anda dipanggil.
  5. Masuk ke kendaraan petugas untuk proses tes dan foto.
  6. SIM baru Anda akan diterbitkan di lokasi.

Biaya Perpanjangan SIM 2024

Biaya perpanjangan SIM sesuai PP Nomor 60 Tahun 2016 adalah:

  • SIM A: Rp 80.000
  • SIM C: Rp 75.000

Selain itu, ada tambahan biaya untuk pemeriksaan kesehatan sebesar Rp 35.000 dan tes psikologi senilai Rp 60.000.

Layanan SIM Keliling menjadi solusi praktis bagi Anda yang sibuk. Jangan sampai melewatkan kesempatan ini agar tetap tertib dan nyaman saat berkendara!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News