Beranda blog Halaman 1425

Al Haris Apresiasi Kemenangan Indonesia atas Arab Saudi, Ini Kebanggaan untuk Bangsa

Al Haris, menyampaikan apresiasi luar biasa atas kemenangan gemilang Timnas Indonesia yang berhasil menaklukkan Arab Saudi dengan skor 2-0 dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataannya, Al Haris menyebut kemenangan tersebut sebagai bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar di kancah sepak bola internasional.

“Kemenangan ini adalah bukti kerja keras, dedikasi, dan semangat juang para pemain yang tidak pernah padam. Saya merasa sangat bangga sebagai rakyat Indonesia yang mencintai sepak bola,” ujar Al Haris.

Al Haris juga menyoroti bahwa keberhasilan Timnas Indonesia memberikan motivasi besar bagi generasi muda, khususnya di Jambi, untuk terus mengembangkan bakat mereka di bidang olahraga.

Ia menekankan pentingnya membangun fasilitas olahraga dan memberikan dukungan yang lebih besar bagi talenta muda untuk terus berkembang.

“Semoga kemenangan ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di Jambi untuk bermimpi besar dan bekerja keras. Kita punya banyak talenta di daerah, dan jika didukung dengan baik, mereka bisa mencapai prestasi seperti Timnas kita,” tambahnya.

Tidak lupa, Al Haris juga memuji pelatih dan seluruh tim pendukung yang telah memberikan kontribusi besar terhadap kemenangan ini. Ia berharap kemenangan ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian yang lebih besar di masa depan, termasuk dalam turnamen-turnamen internasional lainnya.

“Kita harus terus mendukung Timnas Indonesia, baik dalam doa maupun dalam tindakan nyata. Saya yakin, ini baru permulaan, dan kita bisa mencapai lebih banyak prestasi,” tutupnya.

Kemenangan atas Arab Saudi ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia, tetapi juga menunjukkan bahwa kerja keras dan kolaborasi adalah kunci utama menuju kesuksesan. Semoga semangat ini terus berlanjut di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Al Haris Dukung Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026

Al Haris menunjukkan dukungannya yang besar terhadap Timnas Indonesia yang tengah berjuang untuk mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia.

Menurut Al Haris, pencapaian Timnas Indonesia menuju Piala Dunia bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dunia sepak bola tanah air, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya mendukung sepenuhnya Timnas Indonesia yang berlaga untuk menuju Piala Dunia,” ujar Al Haris, Kamis, (21/11/24).

Al Haris menyampaikan optimisme tinggi bahwa Timnas Indonesia dapat lolos ke Piala Dunia mendatang.

Ia memuji kerja keras pelatih, pemain, serta dukungan dari PSSI dan pemerintah pusat yang terus mendorong perkembangan sepak bola nasional.

Menurutnya, semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Timnas layak diapresiasi oleh seluruh elemen masyarakat.

“Saya berharap bahwa dengan potensi yang dimiliki serta dukungan masyarakat akan memberikan dampak luar biasa terhadap mental dan kualitas pemain Timnas Indonesia,” katanya.

Al Haris menegaskan, ayo kita tunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang mimpi dan harapan. Saya yakin, dengan kerja keras, disiplin, dan doa dari seluruh rakyat Indonesia, bisa mewujudkan mimpi besar ini.

“Ayo kita rebut Piala Dunia dan Indonesia mempunyai marwah di tingkat dunia,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional Kepri Siap Hadapi Libur Nataru

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendampingi Komisi V DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunfik) di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (20/11/24). Kegiatan ini guna meninjau kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan dalam menghadapi mobilitas masyarakat saat libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Direktur Pembangunan Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Rakhman Taufik, menyampaikan sesuai arahan Menteri PU, pihaknya memastikan jalan yang dikelola harus baik, “artinya tidak ada lubang, bahu jalan tidak lebih tinggi atau lebih rendah, dan juga semua jalan harus ada marka serta rambu-rambu lengkap,” katanya.

“Saat ini Jalan Nasional di Kepri memiliki total panjang 429,66 kilometer (km) dengan kondisi mantap 99%, serta Jembatan Nasional dengan total panjang 4.702,7 meter (m) dengan kondisi mantap 91,4%,” kata Direktur Rakhman, saat mendampingi Kunfik Komisi V DPR RI di Batam, Kepri.

Selain itu, Rakhman juga memastikan tidak boleh ada pekerjaan di bahu jalan selama H minus dan plus 10 saat Natal, kecuali pekerjaan rutin.

“Kami juga melakukan pemetaan lokasi rawan bencana dan kepadatan kendaraan untuk menetapkan posko-posko Nataru sebanyak 7 unit selama 24 jam saat libur Nataru 2025,” ujar Direktur Rakhman.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepri, Soendiarto, mengatakan Jalan Nasional di Kepri terdiri dari 8 ruas, yakni SP. Gesek-SP. Lagol (77,4 km), SP. Gesek-Jl. Sudirman (50,72 km), dan Tanjung Balai-Pasir Panjang (25,87 km).

Menurut Soendiarto terdapat pula ruas Daik-Pelabuhan Sei Tenam (55,84 km), Dabo-Pelabuhan Roro/Sei Buluh (26,6 km), Tarempa-Pelabuhan Roro (27,18 km), Jl. Hang Tuah-Daeng Celak/SP. RSUP-Senggarang (51.85 km), “serta ruas terpanjang di Pelabuhan Selat Lampa-Teluk Buton 114,73 km,” ujarnya.

“Kami juga menempatkan Alat Berat atau Disaster Relief Unit (DRU) dan material penanganan darurat pada ruas-ruas yang berpotensi rawan longsor, banjir, dan kepadatan kendaraan,” lanjut Soendiarto.

Adapun DRU yang standby meliputi, Dump Truck (3 unit), Pick Up (6 unit), Stamper (1 unit), Cutter Aspal (1 unit), Jembatan Bailey (2 unit) dan Backhoe (1 unit). Sementara untuk material penanganan darurat terdiri dari, Aspal l, Agregat Kelas S, Pasir, Kerikil, hingga Abu Batu.

Ketua Tim Kunfik Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mengingatkan pentingnya setiap stakeholders untuk saling bersinergi memastikan agar momentum libur Nataru 2025 tidak terjadi kecelakaan, serta nyaman dan aman bagi masyarakat.

“Dari pemaparan yang telah dilakukan, cukup meyakinkan kita bahwa persiapan hingga perbaikan sudah dilakukan, termasuk simpul-simpul potensi kecelakaan dan kepadatan kendaraan sudah diantisipasi, termasuk potensi berbagai permasalahan cuaca akan disinergikan,” tandas Syaiful.

Turut mendampingi dalam Kunfik tersebut, Direktur Pembangunan Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Rakhman Taufik; Plt. Gubernur Kepri, Marlin Agustina; Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepri, Soendiarto; dan Auditor Ahli Madya Inspektorat II, Frans Pratama.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Pemkot Bandung Revitalisasi Taman Ciujung Jadi Pusat Olahraga dan Rekreasi

Pemda Kota Bandung terus berkomitmen dalam menyediakan ruang publik yang nyaman dan fungsional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni merevitalisasi Taman Ciujung.

Rencananya, Taman Ciujung menjadi pusat olahraga dan rekreasi bagi warga Kota Bandung.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi mengungkapkan, revitalisasi ini mencakup pembangunan berbagai fasilitas olahraga, seperti lapangan futsal, lapangan basket, dan lapangan kebugaran.

Tak hanya itu, Taman Ciujung nantinya juga akan ditambah dengan area bermain anak serta fasilitas seperti toilet serta dilengkapi dengan musala.

“Selain itu, kami menambahkan juga area bermain anak-anak dan mushola untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Harapannya, ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan,” ujarnya (19/11/2024)

Rizki menyebut Pemda Kota Bandung menargetkan revitalisasi rampung sebelum akhir tahun 2024 sebagai hadiah tahun baru bagi warga Kota Bandung.

“Kami ingin ini menjadi hadiah tahun baru bagi masyarakat. Selama regulasinya tetap berupa taman, Insyaallah fasilitas di sana gratis untuk masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya fokus di Taman Ciujung, Pemkot Bandung juga memperhatikan fasilitas pendukung lainnya, seperti penerangan, keamanan, trotoar, dan drainase. Hal ini agar masyarakat merasa nyaman dan aman saat beraktivitas di taman, baik pagi maupun malam.

Ia berharap revitalisasi ini dapat menjadikan Taman Ciujung sebagai ruang publik ikonik untuk olahraga dan rekreasi di Kota Bandung.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Pemkab Tuban Salurkan BOS dan Insentif Guru Senilai Rp10 Miliar

Pemkab Tuban secara konsisten memberi perhatian terhadap penguatan pendidikan agama bagi generasi penerus. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan BPPDGS/BOS bagi Madrasah Diniyah dan memberikan insentif bagi guru Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Tuban.

Bertempat di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban menyalurkan BOS Madin dan insentif guru Madin tahun 2024, Kamis (21/11).

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tuban, Dr. Agung Subagyo, S.STP., M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan BOS Madin dan insentif guru Madin kepada 20 perwakilan kecamatan di Kabupaten Tuban.

Baca juga: Tuban Fair 2024 Resmi Dibuka, Dorong Perekonomian dan Promosi UMKM Lokal

Pjs. Bupati Tuban, Agung Subagyo menjelaskan penyaluran BOS Madin dan insentif guru Madin merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tuban dalam menunjang pengembangan pendidikan keagamaan. Khususnya lembaga Madin yang merupakan salah satu fondasi utama dalam membentuk generasi Kabupaten Tuban berakhlak mulia, beriman kuat, dan berkarakter.

Lebih lanjut, Madin memiliki peran strategis dalam membina dan mengajarkan nilai-nilai Islam kepada anak-anak. Madin menjadi wadah yang mencetak dan membekali generasi penerus bangsa bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga keimanan dan ketakwaan yang kuat. Karenanya, Pemkab Tuban berkewajiban untuk memberikan perhatian khusus kepada lembaga Madin.

“Salah satunya dengan menyalurkan bantuan operasional dan memberikan insentif bagi para guru,” ungkapnya.

Penyaluran BOS Madin dan insentif merupakan wujud nyata dukungan Pemkab Tuban terhadap operasional Madin. Di samping itu, insentif yang diberikan kepada guru Madin sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada guru yang telah berjuang mendidik anak-anak.

Harapannya, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, meningkatkan mutu pendidikan, dan memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para santri.

Pemkab Tuban senantiasa melibatkan berbagai pihak untuk terus berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tidak terkecuali di pendidikan Madin. “Mari kita bersama-sama membangun generasi yang berdaya saing dan berakhlak mulia demi masa depan Kabupaten Tuban,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dispendik Tuban, Abdul Rakhmat menyebutkan Pemkab Tuban secara konsisten menyalurkan anggaran untuk peningkatan pendidikan Madin. Pada tahun 2021 alokasi anggaran untuk Madin mencapai Rp 9,03 miliar. Pada tahun 2022, alokasi anggaran untuk Madin mencapai Rp 8,24 miliar dan mengalami kenaikan di tahun 2023 menjadi Rp 9,93 miliar.

Pada tahun 2024, alokasi anggaran untuk Madin mencapai Rp 10,36 miliar. Anggaran tersebut disalurkan untuk BOS Madin sebanyak 63 lembaga dan insentif guru Madin sebanyak 2.523 guru Madin.

“Setiap guru berhak memperoleh insentif sebesar Rp 300 ribu per bulan selama 4 bulan,” jelasnya. Serta diberikan insentif bagi Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madin di 20 kecamatan.

Abdul Rakhmat menambahkan proses penyaluran sesuai regulasi yang berlaku. Karenanya memerlukan proses administrasi yang detail dan memakan waktu yang tidak sebentar. Proses verifikasi juga melibatkan Kemenag Tuban. Tujuannya, agar penyaluran tepat dan tidak terjadi tumpang tindih data.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Bengkulu Luncurkan Program Investasi Industri Ramah Lingkungan

Perusahaan Daerah PT Bengkulu Mandiri secara resmi meluncurkan program Investasi Pengembangan Industri Ramah Lingkungan di Provinsi Bengkulu, bekerja sama dengan PT Hello Green Nusantara. Acara peluncuran ini digelar di salah satu hotel ternama di Kota Bengkulu pada Selasa (19/11).

Kegiatan ini diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, dan dihadiri oleh Direktur Utama PT Bengkulu Mandiri Saud El Hujjaj, CEO PT Hello Green Nusantara beserta tim, serta sejumlah undangan lainnya.

Direktur Utama PT Bengkulu Mandiri, Saud El Hujjaj, menjelaskan bahwa kerja sama dengan PT Hello Green Nusantara bertujuan untuk membangun industri berbasis lingkungan yang ramah terhadap ekosistem.

“Bukan hanya fokus pada sektor industrinya, tetapi juga akan dikembangkan area wisata dan perumahan yang mengedepankan konsep ramah lingkungan,” jelas Saud, usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Hello Green Nusantara.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Bengkulu Rosjonsyah menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.

“Hari ini adalah tonggak sejarah bagi Bengkulu, di mana kita melangkah lebih jauh untuk mencapai visi besar dalam pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi hijau,” ujar Rosjonsyah.

Rosjonsyah juga menekankan bahwa pengembangan industri ramah lingkungan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor industri sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup untuk generasi mendatang.

“Tantangan dalam menjaga kelestarian lingkungan semakin besar di tengah perkembangan industri dan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Karena itu, kita harus mendorong pengembangan industri yang tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga memprioritaskan keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Rosjonsyah, inisiatif ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. “Industri hijau seperti ini akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta menarik investasi berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga berharap peluncuran program ini dapat mendorong terciptanya industri yang meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, memanfaatkan energi terbarukan secara optimal, serta mengelola limbah secara bijaksana.

“Saya berharap, investasi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi ekonomi dan industri di Provinsi Bengkulu,” tutup Plt Gubernur Rosjonsyah.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Nasir Djamil: Ide Penambahan Pasukan Merugikan Citra Aceh yang sudah Aman

Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil menyeroti permintaan politisi Partai Golkar, Samsul Bahri alias Tiyong yang meminta penambahan personil pengamanan polisi untuk Pilkada Aceh tahun 2024

Tiyong beralasan Pilkada Aceh rawan terjadi konflik sehingga perlu pengamanan maksimal tidak hanya pada pengamanan TPS.

Menurut Nasir Djamil, permintaan penambahan pasukan pengamanan adalah absurd alias tidak mendasar.

Pasalnya, personil kepolisian yang ada saat ini di Aceh sudah sangat mencukupi untuk mengawal dan memastikan Pilkada berlangsung damai.

Nasir Djamil menambahkan permintaan penambahan pasukan pengamanan untuk menjaga pilkada di Aceh bukan ide yang konstruktif.

Justru ide tersebut seperti meremehkan keberadaan dan kekuatan polisi di Aceh.

“Saya pastikan pilkada Aceh akan berjalan damai karena hal itu sudah menjadi komitmen Kapolri saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI beberapa waktu lalu,” ujar Nasir Djamil dikutip dari Serambinews.

Menurut Nasir Djamil, semua pihak bertanggungjawab untuk memastikan pilkada berjalan tertib dan damai sesuai dengan harapan masyarakat.

Penyelenggara pilkada yakni KIP Aceh dan Panwaslih Aceh bertanggungjawab penuh untuk menghadirkan pilkada yang aman dan menyenangkan.

Ide mendatangkan tambahan aparat polisi untuk mengawal pilkada di Aceh, menurutnya justru merugikan citra Aceh di mata masyarakat nasional.

Aceh itu sudah aman. Orang di Pusat juga tahu bahwa Aceh itu sudah kondusif.

Bahwa ada aksi intimidasi dan potensi keributan adalah hal yang biasa dalam sebuah pesta demokrasi.

“Tentu kita tidak benarkan tindakan anarkis. Polda Aceh beserta jajarannya hingga ke Polres sudah mengantisipasi tempat pemungutan suara dan daerah rawan”, tambahnya.

Nasir Djamil yang sudah memasuki lima periode di Komisi III DPR RI itu mengajak semua pemangku kepentingan untuk menghindari narasi dan tindakan yang merugikan Aceh.

“Jangan panik dan tetap yakin bahwa polisi di Aceh mampu menjaga kamtibmas yang kondusif menjelang dan sesudah Pilkada di Aceh”, pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pj Wali Kota Pekanbaru Akui Ada Penolakan Jelang Pemindahan Warga Rohingya

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, mengungkapkan adanya penolakan dari warga terkait rencana pemindahan 277 warga Rohingya ke lokasi penampungan sementara di daerah tersebut. Penolakan ini menjadi kendala dalam proses pemindahan yang direncanakan untuk menampung warga Rohingya yang saat ini tinggal di gubuk-gubuk di lahan kosong dekat Komplek Rudenim Pekanbaru.

Risnandar menjelaskan bahwa langkah sosialisasi kepada warga sekitar sangat penting agar mereka bersedia menerima pemindahan tersebut. “Maka perlu kita lakukan sosialisasi kepada warga sekitar, agar warga bersedia menerima pemindahan warga Rohingya,” terang Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa.

Menurutnya, ada 277 orang bakal dipindahkan dari lokasi saat ini. Ia mengatakan bahwa IOM sudah mengajukan pemindahan warga Rohingya kepada Menkopolhukam.

Baca juga: Pj Walkot Pekanbaru Tegaskan Pentingnya Netralitas ASN

Mereka meminta pemindahan lokasi warga Rohingya dari lokasi saat ini. Banyak warga Rohingya kini tinggal di gubuk dalam sebuah lahan kosong.

Posisi lahan itu tidak jauh dari Komplek Rudenim Pekanbaru. Mereka juga harus pertimbangkan kesiapan sarana kesehatan dekat lokasi penampungan.

Pemindahan warga Rohingya ini ke lokasi penampungan belum dilakukan lantaran jadwal pemindahan dekat dengan pemungutan suara pada Pilkada serentak. Lokasinya pun masih jadi pertimbangan.

“Kita sepakat dengan forkopimda, kalau bisa jangan pemindahan saat Minggu tenang pilkada,” paparnya.

Dirinya menyebut bahwa Minggu tenang jelang pilkada sudah tinggal menanti hari. Ia menyebut sangat sulit ketika ada pergeseran warga Rohingya berlangsung jelang pilkada.

“Pilkada tentu jadi prioritas, jangan sampai kita lakukan pemindahan warga Rohingya sebanyak itu dan masyarakat menolak, tentu bisa menimbulkan gejolak,” terangnya.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Indonesia Dorong Kerja Sama Global Tangani Perubahan Iklim di G20

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati hadir mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam G20 Summit yang diselenggarakan di Rio de Janeiro, Brazil pada 18-19 November 2024.

Pada hari pertama sesi 1 G20 Summit, topik yang menjadi pembahasan adalah “Fight Against Hunger and Poverty”. Dalam sesi intervensi, Presiden menyampaikan bahwa mengatasi kemiskinan dan kelaparan adalah mandat dari rakyat Indonesia yang harus dilaksanakan sehingga menjadi prioritas kebijakan pembangunan Indonesia. Hal tersebut diwujudkan melalui program peningkatan produksi dan swasembada pangan, pemberian makanan bergizi bagi murid, ibu dan anak usia dini.

Lebih lanjut, Presiden mendesak untuk tercapainya perdamaian yang berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab di Gaza, Ukraina, dan kawasan perang lainnya.

Baca juga: Indonesia Manfaatkan Teknologi untuk Kurasi dan Promosi Warisan Budaya

Topik yang diangkat di hari kedua adalah mengenai Sustainable Development and Energy. Presiden menyampaikan komitmen Indonesia untuk ikut menurunkan emisi karbon di dalam rangka mencegah pemburukan perubahan iklim yang memberikan dampak buruk bagi seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Selain menjaga hutan tropis yang menjadi paru-paru dunia, Indonesia juga akan melakukan transisi energi menuju energi hijau untuk memenuhi National Determined Contribution (NDC) penurunan emisi CO2. Menkeu menjelaskan cara yang dilakukan adalah dengan menaikkan sumber energi dari renewable hingga mencapai 75 gigawatt dalam 15 tahun ke depan.

Di sisi lain, Indonesia juga mendorong kerja sama global untuk mengatasi ancaman perubahan iklim. Menurut Menkeu, permasalahan perubahan iklim adalah permasalah semua bangsa dan negara.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Kemensos Serahkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Korban Banjir Luwu

Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Beni Sujanto, A.Ks, M.Si menyambangi Kabupaten Luwu untuk menyerahkan secara langsung bantuan sosial Penguatan Ekonomi korban bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Luwu pada bulan Mei 2024 lalu senilai Rp1,4 Miliar Rupiah.

Bantuan sosial dari Kementerian Sosial RI diserahkan Beni Sujanto kepada Pemerintah Kabupaten Luwu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahyar Kasim, SH. MH. Penyerahan dilaksanakan di Aula Andi Kambo Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Kamis (21/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Herman Rala, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Hasliana Nurdin, Kepala BPBD, Andi Baso Tenriesa, unsur Forkopimda Luwu dan para penerima manfaat.

Baca juga: Kemensos Bangun Posko Khusus Bagi Kelompok Rentan Penyintas Lewotobi

Dalam Sambutannya, Beni Sujanto mengatakan bantuan ini merupakan bantuan penguatan ekonomi keluarga yang menjadi korban bencana banjir di Kabupaten Luwu.

“Sesuai hasil Assessment, hasil verifikasi yang dilakukan tim sehingga bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin”, kata Beni.

Beni juga menitip pesan kepada para pendamping dari Dinas Sosial agar membantu memberikan pemahaman kepada penerima manfaat terkait penggunaan bantuan dana yang diberikan.

“Pemanfaatan operasional uang sejumlah Rp.5 juta/penerima manfaat dibelikan jenis barang sesuai kebutuhan berdasarkan RAB yang sudah ada. Para pendamping membantu dalam membelanjakan bahan untuk kewirausahaan sesuai usulan dari penerima manfaat itu sendiri berdasarkan data rintisan usaha yang diajukan”, jelas Beni.

Beni juga menegaskan dalam penyaluran kepada penerima manfaat, bantuan dana yang diberikan jangan ada pemotongan satu rupiahpun.

“Jadi nanti pencairan dari Bank Mandiri mohon jangan dipersulit dan saya menegaskan jangan ada pemotongan satu rupiahpun”, tegas Beni.

Dirinya mengatakan, pihak Kemensos akan melakukan monitoring dalam waktu 3-6 bulan untuk mengetahui tingkat keberhasilan usaha para penerima manfaat dari bantuan penguatan ekonomi tersebut.

Atas bantuan sosial ini, Asisten I, Ahyar Kasim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang membuktikan kepeduliannya terhadap masyarakat Kabupaten Luwu khususnya yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu”, ucap Ahyar Kasim.

Kepada para penerima manfaat, Ahyar Kasim berpesan agar bantuan dana yang diberikan betul-betul dipergunakan sebagaimana peruntukannya bukan untuk keperluan yang lain.

“Bantuan ini diberikan untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Melalui bantuan ini kita harapkan usaha yang pernah dilakukan sebelum terdampak banjir dapat kembali dirintis agar perekonomian keluarga kembali berjalan dan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu, Hasliana Nurdin dalam laporannya mengatakan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan surat Dirjen Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Nomor 2672/3.2/BS.00/11/2024 tanggal 15 November 2024, perihal Penyaluran Bantuan Stimulan Pemulihan Sosial di Kabupaten Luwu.

“Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan ekonomi korban bencana agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dasar minimal”, kata Hasliana.

Adapun bantuan penguatan ekonomi ini akan disalurkan kepada 281 orang penerima manfaat yang berasal dari 7 (tujuh) kecamatan, yakni Kecamatan Belopa, Bajo, Bajo Barat, Latimojong, Bastem, Suli dan Suli Barat.

Setiap penerima manfaat akan menerima bantuan senilai Rp.5 juta/orang sehingga total bantuan yang diserahkan berjumlah Rp. 1.405.000.000,-.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News