Beranda blog Halaman 1451

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Kunci Sukses Angkutan Umum Berkelanjutan

Pemerintah daerah harus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk menyelenggarakan dan meningkatkan layanan angkutan umum berkelanjutan serta terintegrasi. Hal tersebut dikatakan Wakil Menteri Perhubungan Suntana, saat menjadi pembicara kunci pada Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Sumber Daya Daerah dalam Rangka Penyelenggaraan Angkutan Umum yang Berkelanjutan, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan Jakarta, Rabu (13/11).

“Pemerintah pusat tidak bisa sendiri dalam menyelesaikan masalah ini. Harus bersama-sama dengan pemerintah daerah dengan sumber daya yang mereka miliki. Dimulai dari proses perencanaan, pengkoordinasian, termasuk penganggaran, sehingga transportasi yang murah, dapat kita penuhi dan bisa lakukan secara cepat,” ujar Wamenhub.

Lebih lanjut, Wamenhub mengatakan, diperlukan strategi dan inovasi dalam mengelola sumber pendapatan daerah, termasuk pajak, retribusi, serta dana lain yang berkaitan dengan sektor transportasi.

Baca juga: Pemerintah Fokus pada Penanganan Pasca Bencana Gunung Lewotobi

Salah satunya dengan mempedomani Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang menetapkan bahwa hasil penerimaan pajak pokok kendaraan bermotor (PKB) dan opsen PKB dapat dialokasikan paling sedikit 10% untuk pembangunan dan/atau pemeliharaan jalan, serta peningkatan moda dan sarana transportasi umum.

“Dalam PP Nomor 35 Tahun 2023 ada ruang fiskal yang saya sarankan bisa dimanfaatkan teman-teman pemda, yaitu 10% dari pendapatan PKB. Namun untuk menggunakannya tetap memerlukan sinergi, koordinasi, serta diskusi yang mendalam. Jangan sampai pemanfaatannya tidak sejalan dengan program pemerintah pusat,” kata Wamenhub.

Senada dengan Wamenhub, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang juga menjadi pembicara turut mengatakan hal serupa. Menurutnya, pemerintah daerah harus terbuka pada teknologi dan konsep transportasi yang cocok dengan kondisi masyarakat serta daerah, menggabungkan transportasi yang terintegrasi, juga melakukan kerja bersama sehingga manfaatnya sampai ke masyarakat.

“Ini tidak akan mungkin bisa berjalan ketika kita tidak memiliki kesamaan perspektif. Perspektif kita menentukan efektivitas sinergi kita. Sesungguhnya transportasi ini harus dipahami sebagai bagian yang sangat penting bagi penggerak ekonomi daerah. Ketika transportasi lancar, terintegrasi, terkoneksi, maka implikasinya ada pada pendapatan asli daerah (PAD), dan sebagainya,” sebut Wamendagri.

FGD ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis dan kebijakan yang konkret untuk mengoptimalkan sumber daya daerah dalam mendukung penyelenggaraan angkutan umum berkelanjutan, serta dapat menjadi bahan masukan pada penyusunan Peraturan Menteri Dalam Negeri yang akan digunakan sebagai pedoman pelaksanaan pembiayaan di daerah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut para Pejabat Tinggi Pratama dan Madya Kemenhub, para gubernur, walikota, bupati, kepala Dinas Perhubungan, serta kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah se-Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Aplikasi Siap Banjarnegara Permudah Pengelolaan Data ASN secara Online

Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara kini dipermudah dalam pengurusan administrasi kepegawaian, setelah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat meluncurkan Sistem Informasi Pelayanan Aparatur Pemerintah Banjarnegara (Siap Banjarnegara).

Sistem tersebut menyediakan layanan kepegawaian yang terintegrasi dan dapat diakses secara digital, sehingga meminimalisasi pengunaan kertas alias paperless.

Pengelola kepegawaian dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Baety Rahayu, menyampaikan, dengan menyediakan akses yang lebih mudah dan cepat terhadap data kepegawaian, Siap Banjarnegara memungkinkan untuk pemantauan kinerja yang lebih baik dan lebih transparan.

Baca juga: Masuki Musim Hujan, Banjarnegara Rapatkan Barisan Tanggap Bencana

“Kami merasa lebih mudah dan praktis, karena seluruh layanan kepegawaian sudah digabung dalam satu aplikasi, dengan terlebih dahulu mengakses melalui browser ke alamat https://bkd.banjarnegarakab.go.id, lalu dilanjutkan ke menu Siap Banjarnegara. Setelah melakukan login, maka akses ke semua layanan kepegawaian bisa dibuka, dan terintegrasi dengan layanan Simpeg juga SIASN. Benar-benar memangkas waktu dan memudahkan,” ungkapnya saat ditemui dalam acara Sosialisasi Siap Banjarnegara, di Aula CAT BKD, Senin (11/11/2024).

Senada, Kasubbag Umum Kepegawaian dari BPPKAD Banjarnegara, Dwi Bustomi, mengatakan, dengan aplikasi Siap Banjarnegara proses administrasi kepegawaian menjadi lebih efisien.

“Kami tidak perlu lagi menyiapkan data secara manual dan menyampaikan langsung ke BKD. Melalui E-Files, data kepegawaian bisa direvisi secara online, tanpa harus bertatap muka langsung dengan admin di BKD,” jelasnya

Kepala BKD Banjarnegara, Esti Widodo, menyampaikan, Siap Banjarnegara dibuat sebagai kerangka kerja yang sistematis, efektif, inovatif, dan praktis, yang dapat diterapkan dalam administrasi pemerintahan.

“Siap Banjarnegara berfokus pada pengintegrasian beberapa sistem pelayanan seperti E-file, Simpeg, Silatbangkom, E-Kinerja, E-Mutasi, E-KGB, Presensi Siap Kerja, Sisutan ASN, E-Cuti, Talent Pool, dan Izin Belajar, ke dalam satu sistem layanan kepegawaian,” ujarnya.

Lebih lanjut, dengan mengadopsi teknologi modern, Siap Banjarnegara diharapkan dapat memajukan layanan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, melalui beberapa cara. Pertama, integrasi data kepegawaian, agar proses administratif menjadi lebih efisien dan transparan, serta mengurangi kesalahan yang sering terjadi dalam sistem manual atau yang tidak terkoordinasi dengan baik. Kedua, efisiensi operasional, yakni dengan pengurangan waktu yang dibutuhkan untuk memproses administrasi kepegawaian. Ketiga, transparansi dan akuntabilitas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kawal Penyelesaian BTS di Papua, BAKTI Komdigi Libatkan TNI

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital dan Tentara Nasional Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama pendampingan keamanan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Papua.

Direktur Utama BAKTI Kementerian Komdigi Fadhilah Mathar mengatakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Seluruh infrastruktur yang dibangun pemerintah termasuk infrastruktur telekomunikasi merupakan pintu masuk menuju kesejahteraan rakyat hingga pelosok negeri dan bukan hanya aspek keamanan saja,” jelasnya di Gedung Mabes TNI, Jakarta Timur, Senin (11/11/2024).

Baca juga: Komdigi Audit Sistem Pengendalian Konten Negatif untuk Cegah Penyalahgunaan Wewenang

Fadhilah Mathar mengungkapkan target penyelesaian pembangunan BTS di wilayah Papua akan dilakukan hingga akhir tahun 2024.

“Target kami di 33 lokasi dan kita hanya punya deadline penyelesaian pembangunan BTS hingga 31 Desember 2024,” tuturnya.

Sebelumnya, Asisten Operasi Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Gabriel Lema menjelaskan arti penting kehadiran TNI dalam melakukan pendampingan keamanan pembangunan BTS di wilayah Papua.

“Dalam konteks mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, kami sendiri TNI harus hadir disitu, ” jelasnya.

Menurut Mayhen Gabriel Lema, TNI secara khusus mengawal pendampingan keamanan pada lima titik lokasi pembangunan BTS BAKTI Komdigi di Papua.

“Ada 33 titik lokasi, khususnya pada 5 titik yang didukung TNI, sedangkan 28 titik lainnya sudah ter-plotting dengan baik oleh tim BAKTI Kominfo,” tuturnya.

Asops Panglima TNI Mayjen Gabriel Lema berharap agar dalam pelaksanaan pendampingan keamanan di lapangan dapat terjalin kebersamaan dan koordinasi yang baik.

“Dalam rangka percepatan pembangunan dan pengabdian kita bersama untuk kesejahteraan rakyat,” tandasnya.

BAKTI Kementerian Komdigi telah memetakan lokasi BTS yang ada di 28 titik dari 33 titik lokasi target penyelesaian pembangunan BTS BAKTI Komdigi di wilayah Papua. Titik tersebeut merupakan pos-pos TNI yang belum terdapat sinyal layanan telekomunikasi dari operator seluler.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Soal Kasus Tom Lembong, Nasir Djamil Pertanyakan Impor Gula Mendag Sebelumnya

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengungkapkan keprihatinannya terhadap penetapan tersangka Eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Menurut Nasir, langkah Kejagung ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat.

“Kasus Tom Lembong menimbulkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat, bahwa dia bukan satu-satunya menteri perdagangan. Ada banyak menteri perdagangan yang juga melakukan impor, dan tentu saja ada pimpinan yang di atas,” ujar Nasir Djamil dalam rapat kerja antara Komisi III DPR RI dan Kejagung, Rabu (13/11/24).

Lebih lanjut, Nasir Djamil menyoroti bahwa penetapan tersangka ini menimbulkan spekulasi publik.

Nasir Djamil menegaskan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis, terutama dalam perkara yang melibatkan Tom Lembong.

Ia mengingatkan Kejagung bahwa asas pembuktian dalam pidana harus dijalankan secara tegas dan jelas untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Jika tidak demikian, Nasir Djamil khawatir akan mencoreng citra Presiden yang menginginkan hukum ditegakkan seadil-adilnya.

“Jadi ini harapan kami mudah-mudahan bisa dijawab dengan baik, meskipun tidak mempengaruhi proses hukum yang sedang dijalankan Kejagung,” ujarnya.

Diketahui, Tom Lembong ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait impor gula pada 2015-2016.

Kejagung menilai bahwa Tom Lembong bersalah karena mengizinkan impor gula saat stok gula dalam negeri sedang surplus.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bawaslu Depok Awasi Ketat Kampanye Pilkada 2024

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok, M. Fathul Arif, menegaskan bahwa pengawasan terhadap dinamika kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok diperketat menjelang hari pemungutan suara.

Dalam berbagai kesempatan, Arif menyampaikan bahwa pihaknya terus mencermati dugaan pelanggaran, seperti ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN), kampanye tanpa izin, pengrusakan alat peraga kampanye (APK) hingga praktik kampanye negatif dan hitam.

“Pengawasan ini bukan hanya tugas Bawaslu, tetapi juga memerlukan partisipasi masyarakat,” ujarnya, Kamis (14/11/24).

Ia menjelaskan bahwa Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), yang melibatkan Bawaslu, Kejaksaan, dan Kepolisian, telah bersinergi dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait potensi pelanggaran sesuai ketentuan hukum.

Lebih lanjut, dirinya mengimbau kepada para pasangan calon, tim kampanye, dan para pendukung untuk menjaga suasana kondusif dengan fokus mengedepankan visi-misi serta gagasan positif.

“Kampanye yang bersih dan mendidik akan menciptakan suasana yang aman dan damai bagi seluruh warga Depok,” tegasnya.

Dirinya juga mengingatkan warga agar berperan aktif dalam mengawasi dan melaporkan setiap indikasi pelanggaran, mulai dari perusakan alat peraga hingga politik uang.

Ia berharap kesadaran masyarakat akan membantu mewujudkan Pilkada Depok yang adil dan berkualitas.

“Tujuan kita adalah menghadirkan pilkada yang demokratis, dengan partisipasi tinggi dari warga yang memilih dengan bahagia dan penuh kesadaran,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gibran Kunjungi Tana Toraja, Beri Susu dan Alat Tulis untuk Anak Sekolah

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Setibanya di Bandar Udara Toraja, Wapres langsung mengunjungi Desa Bombongan, Makale, Tana Toraja.

Tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, Wapres langsung menyapa masyarakat kemudian memberikan susu dan alat tulis kepada anak-anak yang turut menyambut kehadiran Wapres.

Lina, salah seorang warga di Desa Bombongan yang sempat berdialog singkat dengan Wapres menyampaikan kegembiraannya saat bertemu Wapres.

“Senang, biasanya lihat di televisi, sekarang lihat langsung, di depannya lagi,” ungkapnya antusias.

Ia pun berharap, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran, pendidikan bagi masyarakat Tana Toraja dapat terus ditingkatkan.

“Harapannya, supaya pendidikan buat anak-anak lebih diperhatikan,” katanya.

Sementara warga lainnya, Damaris, mengaku senang saat Wapres menghampirinya. Ia berharap, kehadiran Wapres kali ini dapat memberikan kebahagiaan dan kebaikan bagi masyarakat Tana Toraja.

“Sangat senang dan gembira, harapannya semoga masyarakat bisa menikmati kebaikan dan kedamaian semua,” tutur Damaris.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, SE menyambut langsung kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming di Makale, Kabupaten Tana Toraja, Rabu (13/11/24).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden RI menyapa masyarakat kemudian memberikan susu dan alat tulis kepada anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA yang dengan antusias dan riang gembira menyambut kedatangan Wakil Presiden RI tersebut.

Untuk diketahui, kedatangan Wakil Presiden kali ini dalam rangka menghadiri Penutupan Sidang Raya Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Ke-XVIII di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara.

Wakil Presiden RI menekankan pentingnya menjaga toleransi di Indonesia yang sudah berjalan dengan baik saat menghadiri Penutupan Sidang Raya Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Ke-XVIII. “Keluarga besar PGI bisa bersinergi dengan visi, misi, dan program pemerintah terutama untuk mengatasi masalah intoleransi,” ujar Beliau.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Sukabumi Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif

Pemerintah Kota Sukabumi mempertahankan predikat badan publik informatif dalam evaluasi keterbukaan informasi publik yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Penghargaan Badan Publik Informatif tersebut diserahkan oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, kepada Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, dalam acara anugerah keterbukaan informasi publik yang diadakan di Gedung Merdeka Bandung pada 14 November 2024.

Sebelumnya Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika serta perangkat daerah lainnya telah mengikuti serangkaian evaluasi seperti penilaian lapangan yang diantaranya mencakup evaluasi terhadap inovasi layanan publik pada 8 Oktober lalu.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Ijang Faisal, dalam laporannya menyebutkan bahwa jika dibandingkan dengan hasil evaluasi tahun lalu, pada evaluasi tahun ini terdapat peningkatan jumlah pemerintah daerah yang menyandang predikat informatif.

Menurutnya evaluasi ini bukanlah ajang kompetisi, karena implementasi keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh badan publik sesuai Undang – undang Nomor 14 Tahun 2008.

“Alhamdulillah setiap tahun ada lonjakan hasil evaluasi Komisi Informasi terhadap kepatuhan badan publik. Pada tahun 2023 ada 13 Pemerintah kabupaten dan kota yang informatif, dan tahun ini ada 20 pemerintah kabupaten dan kota. Kemudian tahun ini tidak ada lagi pemerintah daerah yang berpredikat kurang informatif,” paparnya.

Ia juga menyebutkan bahwa hasil evaluasi terhadap 146 badan publik di Jawa Barat, menunjukkan tingkat kepatuhan penerapan keterbukaan informasi publik pada badan publik baru mencapai kisaran 47,94 persen.

Sementara Penjabat Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bukan sekedar menjadi kebanggaan badan publik. Ia pun meminta Komisi Informasi untuk melakukan perubahan pola pemberian penghargaan dan sanksi terkait penerapan keterbukaan informasi publik.

“Bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari keterbukaan informasi publik, jangan sampai sekedar data dan angka atau masyarakat bertanya dijawab begitu saja. Bagaimana kebijakan pemerintah pun sudah mengantisipasi pertanyaan masyarakat terkait keterbukaan informasi publik. Bahwa keterbukaan informasi publik sudah harus dilakukan semua badan publik, sudah ada undang – undangnya jadi sudah tidak ada alasan,” tegasnya.

Sedangkan Penjabat Wali Kota Sukabumi yang diwawancarai usai menerima penghargaan, mengatakan bahwa predikat badan publik informatif merupakan sebuah tantangan bagi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi untuk selalu menyajikan informasi berkualitas dan memberikan pelayanan informasi terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah jelas bangga ya, karena Pemkot Sukabumi mendapatkan predikat badan publik informatif. Ini tantangan bagi kita agar bisa dipertahankan, kemudian ini juga bukti nyata bahwa kita sudah memenuhi persyaratan terkait keterbukaan informasi publik. Semoga ini terus dilanjutkan dan ini tugas berat bagi perangkat daerah, karena ini bukan hanya sekedar penghargaan tapi harus diisi dengan informasi berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNPB Siapkan Tenda Pengungsi Gunung Lewotobi untuk Kaum Rentan

Dalam upaya meningkatkan kualitas penanganan pengungsi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki. BNPB telah membuat tenda untuk pengungsi kaum rentan, lansia, ibu hamil, disabilitas dan anak-anak, lokasi tenda berada di posko pengungsi Konga sebanyak delapan tenda sudah terpasang, dengan perincian 6 tenda untuk ibu hamil dan lansia (masing-masing pertenda terpasang 4 velbed, 2 matras, satu kasur lipat, 2 tenda kesehatan masing-masing berisi 4 velbed, sedangkan di Lewolaga dengan perincian 2 tenda untuk ibu hamil, dan satu tenda untuk ibu menyusui.

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Lukmansyah yang ditugaskan mengkoordinasikan penanganan secara langsung di Kabupaten Flores Timur dalam rapat pagi ini, Rabu (13/11) mengatakan.

Baca juga: BNPB Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kekeringan di NTB

“Semua pos melakukan tugas dengan baik terutama pelayanan kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi dengan baik. Pembagunan tenda-tenda kaum rentan, lansia bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kelompok rentan mendapatkan layanan dan perhatian yang sesuai dengan kebutuhan mereka, baik dari segi kesehatan, nutrisi, maupun perlindungan psikososial, supaya pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasarnya tepat,” imbuhnya.

Sebelumnya Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming memberikan arahan untuk membedakan lokasi pengungsian berdasarkan kategori spesifik seperti umum, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Untuk membedakan tempat pengungsian antara yang umum, lansia, hamil, menyusui, dan anak-anak, supaya pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasarnya tepat, saat kunjungan di Kantor BNPB, Selasa (12/11)

Jumlah Pengungsi

Pemerintah daerah, bersama dengan berbagai instansi dan organisasi, segera melakukan evakuasi terhadap ribuan warga yang terdampak. Evakuasi warga dilakukan secara cepat ke beberapa titik pengungsian, yang mayoritas berada di daerah Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura, serta beberapa desa di Kabupaten Sikka.

Berdasarkan laporan yang di terima BNPB Selasa, (12/11) sebanyak 13.116 Jiwa mengungsi di 8 titik lokasi dengan rincian berikut:

  1. Kec. Titehena : 1.845 KK / 6.826 jiwa terdampak
  2. Kec. Wulanggitang : 473 KK/ 1.500 Jiwa terdampak
  3. Kec. Ilebuira : 126 jiwa terdampak
  4. Kec. Demon Pagong : 57 KK/ 309 Jiwa terdampak
  5. Kec. Larantuka : 76 KK / 716 jiwa terdampak
  6. Kec. Ile Mandiri & Lewolema : 36 KK/ 177 Jiwa terdampak
  7. Pulau Adonara : 11 KK/ 41 Jiwa terdampak
  8. Kab. Sikka : 881 KK / 3.421 jiwa terdampak

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Tegaskan Pentingnya Gencatan Senjata untuk Perdamaian Palestina

Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungannya terhadap solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Palestina. Demikian disampaikan Kepala Negara kepada awak media usai pertemuannya dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Lloyd Austin pada Rabu (13/11/2024) di Washington DC, Amerika Serikat.

“Saya tetap menyarankan two states solution sebenarnya mereka juga setuju,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara berharap gencatan senjata dapat segera terwujud untuk menciptakan perdamaian yang lebih stabil di kawasan tersebut. “Kita bekerja kita berharap untuk bisa gencatan senjata segera,” ucap Kepala Negara.

Terkait isu Laut China Selatan, Presiden Prabowo menegaskan sikap Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan tetap mengedepankan kerja sama dengan semua pihak. “Kita menghormati semua kekuatan tapi kita juga akan tetap mempertahankan kedaulatan kita,” tegasnya.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa kolaborasi dan kerja sama lebih diutamakan daripada konfrontasi atau konflik. Hal tersebut menurut Presiden dapat terwujud dengan membangun kepercayaan dan sikp saling menghormati di antara negara-negara yang terlibat.

“Saya percaya kolaborasi, kerja sama selalu lebih baik daripada konfrontasi atau konflik. Tentunya ini harus diupayakan ya, tidak akan datang sendiri. Harus ada upaya untuk membangun saling percaya, saling menghormati,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BPBD DKI Siapkan Langkah Proaktif Hadapi Musim Hujan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah proaktif untuk mengantisipasi banjir menjelang musim hujan. Langkah ini diambil dengan melibatkan berbagai pihak melalui penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan, penyebaran informasi, dan penyiagaan petugas.

Langkah proaktif lainnya yakni penguatan infrastruktur pengendalian banjir dengan melakukan normalisasi sungai, pembangunan tanggul dan pembangunan infrastruktur tambahan. Selain itu, operasional dan pemeliharaan dengan melakukan optimalisasi sarana dan prasarana, pengerukan sedimen dan satuan tugas khusus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah melakukan pemetaan wilayah titik banjir di Jakarta dan sekitarnya sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi dan menangani bencana banjir yang kerap terjadi.

Baca juga: BPBD DKI Minta Warga Waspada Bangunan Roboh saat Musim Hujan

Ia menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta juga telah menjalin komunikasi dengan daerah penyangga seperti Bogor dan Depok dalam upaya mitigasi banjir, khususnya terkait pengelolaan sungai Ciliwung.

“Langkah ini diambil untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana banjir yang dapat mempengaruhi wilayah Jakarta dan sekitarnya,” ujar Isnawa, Rabu (13/11).

Ia menjelaskan, kawasan bantaran sungai Ciliwung merupakan salah satu zona rawan banjir di Jakarta. Maka itu, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program sosialisasi yang komprehensif untuk mengurangi risiko banjir dan mempromosikan kesadaran masyarakat, seperti membagikan informasi cuaca dan banjir, penyiagaan petugas penanggulangan bencana, memberikan edukasi masyarakat, serta partisipasi masyarakat.

“Dengan program sosialisasi ini, Pemprov DKI Jakarta berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko banjir dan pentingnya partisipasi aktif dalam mitigasi bencana,” katanya.

Isnawa mengatakan, Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca sebagai salah satu solusi strategis dalam mencegah banjir.

“Langkah ini diambil mengingat potensi curah hujan yang tinggi dan risiko banjir yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat,” ucapnya.

Ia menyampaikan, pengecekan kesiapan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menghadapi potensi banjir pada musim hujan tahun ini sudah dilakukan. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya proaktif untuk memastikan bahwa semua sumber daya dan personel siap siaga dalam menghadapi risiko bencana hidrometeorologi.

Isnawa menambahkan, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan beberapa langkah di daerah rawan banjir menjelang Pilkada, seperti pemetaan daerah rawan banjir, koordinasi antarlembaga, relokasi TPS, peningkatan infratruktur, sistem peringatan dini, dan penyiagaan petugas.

“Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmennya dalam menghadapi tantangan musim hujan tahun ini, memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam upaya mitigasi bencana banjir demi keselamatan masyarakat,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News