Beranda blog Halaman 250

Menteri PKP Gandeng BRI Perkuat Pembiayaan Rumah Subsidi dan Program Gentengisasi di Jawa Barat

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman dan Bupati Majalengka Eman Suherman bertemu dengan Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Hery Gunardi di Gedung BRI I, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam mendukung program pembiayaan perumahan pemerintah, mulai dari Kredit Program Perumahan (KPP), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi tapak maupun rumah susun subsidi, hingga program gentengisasi di Jawa Barat.

Dalam pembahasan Kredit Program Perumahan (KPP), Menteri PKP menjelaskan bahwa plafon KPP BRI meningkat dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun atau bertambah sebesar Rp4 triliun. Hingga saat ini, realisasi KPP BRI telah mencapai sekitar 76 persen dengan total 66.328 debitur dan nilai penyaluran mencapai Rp9,2 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 752 debitur berasal dari sisi supply dan 65.576 debitur berasal dari sisi demand, menjadikan BRI sebagai bank dengan realisasi KPP tertinggi secara nasional.

“BRI juga sangat aktif melakukan sosialisasi KPP. Sampai saat ini sudah empat kali sosialisasi dilakukan dan direncanakan akan ada total 10 kali sosialisasi sepanjang tahun 2026. Ini menunjukkan komitmen kuat BRI dalam mendukung program perumahan dan pengembangan UMKM melalui KPP,” ujar Menteri PKP.

Selain KPP, pertemuan tersebut juga membahas progres penyaluran FLPP melalui Bank BRI. Pada tahun 2025 BRI memiliki target penyaluran FLPP sebanyak 33.000 unit rumah subsidi dengan realisasi mencapai 32.206 unit. Sementara pada tahun 2026 target FLPP BRI meningkat menjadi 60.000 unit dan hingga saat ini telah terealisasi sekitar 12.500 unit.

Dalam kesempatan itu, Menteri PKP juga mendorong BRI untuk mendukung pembiayaan rumah susun subsidi melalui skema FLPP sebagai bagian dari solusi penyediaan hunian di kawasan perkotaan dengan keterbatasan lahan.

“Untuk memenuhi target 60 ribu unit FLPP, salah satu opsinya bisa melalui rusun subsidi. Kami juga mendorong agar  BRI melakukan kajian market terlebih dahulu agar rusun subsidi benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Menteri PKP.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati menjelaskan bahwa pemerintah saat ini telah menyiapkan sejumlah skema dalam pembangunan rumah susun subsidi, antara lain Kerja Sama Pemanfaatan, Bangun Guna Serah, Sewa Penyediaan Infrastruktur, dan Bangun Serah Guna.

Dalam pertemuan tersebut juga membahas program gentengisasi di Jawa Barat yang menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan program BSPS sekaligus pemberdayaan UMKM lokal pengrajin genteng.

Menteri PKP menjelaskan bahwa program BSPS di Jawa Barat pada tahun 2026 mencapai 40.000 rumah sehingga kebutuhan genteng diperkirakan mencapai sekitar 12 juta unit.

Terkait aspek teknis dan regulasi dalam program gentengisasi, para pihak sepakat bahwa masih diperlukan pengkajian lebih lanjut, khususnya terkait penguatan aspek sertifikasi dan standardisasi produk genteng agar program dapat berjalan dengan baik serta memberikan perlindungan bagi masyarakat sebagai konsumen.

“Kita niat membantu UMKM genteng, tapi jangan sampai juga merugikan konsumen dengan kualitas yang tidak baik. Saya mau UMKM mendapat kesempatan, tetapi rakyat sebagai konsumen juga harus mendapatkan kualitas yang baik. Karena itu kami mendorong para pengrajin genteng untuk memiliki sertifikasi SNI,” tegas Menteri PKP.

Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa aspek kualitas menjadi faktor penting dalam mendukung pemasaran produk genteng maupun akses pembiayaan perbankan.

“Kalau ingin mengakses pembiayaan perbankan tentu kualitas menjadi perhatian. Konsumen seperti pengembang juga melihat kualitas produk, sehingga jika sudah memiliki sertifikasi SNI tentu akan lebih mudah dipasarkan,” ujarnya.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa BRI mendukung penuh berbagai program pemerintah agar dapat berjalan dengan baik, termasuk di sektor perumahan rakyat.

“Kami mendukung penuh program-program pemerintah termasuk di bidang perumahan agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BRI juga terus memperkuat dukungan pembiayaan perumahan melalui berbagai skema yang ada,” ujar Hery.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku UMKM, Kementerian PKP berharap program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan industri lokal dapat berjalan secara beriringan sehingga mampu mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Suahasil Nazara Ungkap Strategi ASEAN Hadapi Perang Dagang dan Krisis Global

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebut bahwa ketidakpastian global kini telah menjadi tantangan normal baru (new normal) yang harus dihadapi oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, stabilitas kawasan ini harus dibangun secara aktif oleh seluruh negara anggota ASEAN.

“Ketidakpastian akan menjadi normal baru kita di masa depan. Jadi, stabilitas atau kepastian itu tidak diberikan begitu saja kepada kita. Itu harus dibangun oleh kita sendiri,” ujar Wamenkeu Suahasil dalam acara Seminar ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di Jakarta pada Senin (25/5).

Dalam paparannya, Wamenkeu Suahasil menyoroti berbagai tantangan global mulai dari perang dagang, fragmentasi perdagangan, isu iklim, hingga gangguan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). Ia pun menekankan strategi besar bagi ASEAN dalam menguatkan sektor perekonomian, salah satunya dengan mendorong perdagangan intra-ASEAN, mengurangi hambatan non-tarif, serta memperkuat kerja sama di sektor ekonomi digital dan transisi hijau.

Selain itu, ia juga menekankan mengenai pemilihan kebijakan makroekonomi yang prudent, peningkatan ketahanan pangan dan energi, serta optimalisasi kerja sama keuangan seperti CMIM (Chiang Mai Initiative Multilateralization) dan local currency settlement. Wamenkeu berharap, ASEAN tidak terjebak masuk ke dalam salah satu blok geopolitik, melainkan harus mampu merangkul berbagai kekuatan ekonomi global seperti AS, China, India, Uni Eropa, hingga Jepang.

Wamenkeu Suahasil pun menegaskan komitmen Kementerian Keuangan dalam memperkuat sinergi regional melalui kerja sama riset antara Kemenkeu, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), serta ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO). Ia menilai upaya ini sebagai instrumen krusial dalam merumuskan kebijakan fiskal yang tepat.

Pada kesempatan ini, Wamenkeu Suahasil juga menyampaikan capaian kinerja ekonomi Indonesia yang mencatatkan performa solid. Pada kuartal pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61% dengan tingkat inflasi yang sangat terkendali di angka 2,4%. Kombinasi pertumbuhan tinggi dan inflasi rendah ini dicapai dengan defisit anggaran yang terjaga di level 2,9%.

“Kombinasi pertumbuhan ekonomi 5,6% dengan inflasi 2,4% ini saya berani jamin menjadi sumber kecemburuan bagi banyak negara lain,” ujar Wamenkeu Suahasil.

Dengan melihat tren pertumbuhan dalam dua hingga tiga dekade terakhir yang rata-rata berada di angka 5%, Wamenkeu Suahasil menyebutkan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi hal yang sangat krusial. Target ini ia yakini dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas, pembangunan infrastruktur, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia demi menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Subianto Beri Taklimat 1.095 Perwira TNI-Polri di Bandung, Jadi Momen Bersejarah

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada perwira siswa Sesko TNI dan Sespimti Polri, perwira siswa Sesko AD, AL, AU, dan Sespimmen Polri. Taklimat tersebut diberikan Presiden pada Senin (25/05/2026) di Komplek Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Kota Bandung, Jawa Barat. Acara taklimat diikuti oleh 1.095 perwira siswa dari TNI dan Polri yang sedang menempuh pendidikan.

Ketibaan Presiden disambut penuh semangat oleh para peserta dengan iringan lagu ‘Maju Tak Gentar’ yang menggema di area kegiatan. Suasana khidmat langsung terasa saat acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan mars TNI, mars masing-masing matra TNI, hingga mars Polri yang diikuti secara serempak oleh seluruh peserta yang hadir.

Komandan Seskoad, Mayjen TNI Agustinus Purboyo, dalam laporannya menyampaikan keseluruhan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan taklimat Presiden. Para peserta terdiri atas perwira siswa dari berbagai matra TNI dan Polri yang hadir untuk mengikuti pengarahan secara langsung dari Kepala Negara.

“Bapak Presiden yang sangat kami banggakan, di hadapan Bapak saat ini telah hadir 1.095 orang,” ucap Komandan Seskoad.

Usai laporan, acara kemudian dilanjutkan dengan taklimat Presiden kepada para perwira siswa. Sebelum menuju panggung utama, Presiden Prabowo tampak menyalami sejumlah perwira yang hadir dan menciptakan suasana hangat dengan penuh kedekatan. Taklimat Presiden pun diikuti dengan khidmat dan seksama oleh seluruh peserta.

Kegiatan taklimat ini, menurut Komandan Seskoad, menjadi momen bersejarah. Hal ini dikarenakan untuk pertama kalinya seorang Presiden aktif hadir secara langsung untuk memberikan kuliah dan pengarahan kepada para perwira siswa.

“Hari ini terasa sangat istimewa Bapak, dikarenakan baru pertama kali seorang Presiden aktif hadir langsung dan mengajar kepada seluruh siswa Sesko,” lanjutnya.

Kehadiran Presiden dalam forum pendidikan strategis tersebut dinilai mencerminkan perhatian besar pemerintah terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia. Taklimat ini juga menjadi ruang pembekalan strategis bagi para perwira dalam menghadapi dinamika tantangan nasional maupun global ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung

Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 25 Mei 2026. Peresmian tersebut menegaskan peran Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis yang telah melahirkan banyak pemimpin besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin, 25 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad),” ucap Presiden.

Seskoad tercatat telah melahirkan lulusan yang kemudian menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden Ke-2 RI Soeharto, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto tercatat sebagai lulusan Seskoad.

Sementara itu, tiga lulusan Seskoad lainnya dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI. Ketiganya yakni Wakil Presiden Ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden Ke-5 RI Sudharmono, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.

Tidak hanya berkontribusi bagi Indonesia, Seskoad juga memiliki reputasi internasional dengan melahirkan empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura yang pernah menempuh pendidikan di lembaga tersebut. Di antaranya Neo Kian Hong sebagai KSAD Singapura tahun 2007-2010, Melvyn Ong Su Kiat sebagai KSAD Singapura tahun 2015-2018, David Neo Chin Wee sebagai KSAD Singapura tahun 2022-2025, dan KSAD Singapura saat ini Cai Dexian.

Di museum Seskoad, sejarah, perjalanan, hingga pengabdian mereka ditampilkan sebagai inspirasi bagi para perwira lainnya yang menempuh pendidikan. Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad, Kolonel Arhanud Desi Ariyanto menjelaskan bahwa museum tersebut menjadi ruang pembelajaran penting bagi para perwira dalam memahami sejarah perjuangan dan kepemimpinan.

“Museum ini tujuannya didirikan pada saat itu adalah sebagai tempat untuk menggali semua sejarah karena kita sebagai militer, kita harus tahu khususnya sejarah perang, sejarah militer, dan di dalam sejarah perang itu juga ada leadership,” jelas Desi Ariyanto.

Selain museum, Seskoad juga memiliki perpustakaan besar dengan 42 ribu buku di dalamnya. Setiap tahunnya ada sekitar 500 siswa, termasuk 30 siswa mancanegara yang menempuh pendidikan di Seskoad.

“Mereka belajar di sini. Di museum lantai satu mereka belajar sejarah, di lantai dua mereka mengisi dirinya sehingga memiliki kemampuan, keterampilan, dan khususnya olah pikir tidak hanya kemiliteran, juga ilmu pemerintahan,” ujar Desi Ariyanto.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang Gelar Sosialisasi Anti Korupsi, Perkuat Komitmen Pelayanan Berintegritas

Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang bersih, profesional, dan berintegritas, Kantor Pertanahan Kabupaten Serang menggelar kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi pada Kamis (21/5/26). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Serang dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang berperan dalam pelayanan pertanahan, di antaranya Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Serang, Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB), para camat se-Kabupaten Serang, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Serang.

Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan tindak pidana korupsi, penerapan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, serta penguatan budaya kerja yang berlandaskan integritas, akuntabilitas, dan transparansi.

Sosialisasi Anti Korupsi juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Kantor Pertanahan Kabupaten Serang dengan para mitra kerja dalam menciptakan lingkungan pelayanan yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Komitmen bersama dari seluruh pihak diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan pertanahan yang semakin profesional dan terpercaya.

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang terus berupaya menanamkan nilai-nilai anti korupsi dalam setiap aspek pelayanan dan pelaksanaan tugas. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan budaya integritas dapat terus tumbuh dan menjadi landasan dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah praktik korupsi serta menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang Raih Penghargaan Mitra Kerja pada Anugerah Pajak Daerah Tahun 2026

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang menerima penghargaan sebagai Mitra Kerja dalam Optimalisasi Penerimaan, Pengendalian, dan Pengawasan Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pada ajang Anugerah Pajak Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Serang, Selasa (12/5/26).

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Elfidian Iskariza, S.T., M.H., C.Med., QRMP., yang turut menghadiri rangkaian kegiatan Anugerah Pajak Daerah Tahun 2026 bersama para pemangku kepentingan lainnya.

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin antara Kantor Pertanahan Kabupaten Serang dengan Pemerintah Kabupaten Serang dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah, khususnya melalui pengendalian dan pengawasan Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Penghargaan ini juga mencerminkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui kolaborasi yang baik, upaya peningkatan tertib administrasi pertanahan dapat berjalan seiring dengan optimalisasi penerimaan daerah guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya.

Ke depan, Kantor Pertanahan Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program strategis pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan dan peningkatan pendapatan daerah, demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Serang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang Serahkan Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Waringin Kurung

Kantor Pertanahan Kabupaten Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Pada Jumat (8/5/2026), Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Agus Soefiana, S.H., menyerahkan sertipikat PTSL kepada masyarakat Desa Waringin Kurung, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

Penyerahan sertipikat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pendaftaran tanah serta memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat atas kepemilikan tanah yang dimiliki. Melalui program PTSL, masyarakat dapat memperoleh sertipikat tanah secara resmi sehingga status kepemilikan tanah menjadi lebih jelas dan memiliki kekuatan hukum.

Sertipikat tanah tidak hanya memberikan kepastian dan perlindungan hukum, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung tertib administrasi pertanahan. Dengan terdaftarnya bidang-bidang tanah secara lengkap, diharapkan potensi sengketa dan konflik pertanahan dapat diminimalisir.

Kegiatan penyerahan sertipikat ini sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan pertanahan yang lebih mudah, cepat, dan transparan kepada masyarakat. Program PTSL juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang tertib dan berkelanjutan.

Melalui sertipikat yang telah diterima, masyarakat Desa Waringin Kurung diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari legalitas hak atas tanah yang dimiliki, baik sebagai bentuk perlindungan hukum maupun sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, keberhasilan program ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya administrasi pertanahan yang lebih tertib, aman, dan terpercaya di Kabupaten Serang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Penyuluhan Pengukuran PBT PTSL ILASP 2026 Dorong Tertib Administrasi Pertanahan di Desa Tanjungsari

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) melalui Proyek Administrasi Pertanahan dan Tata Ruang Terpadu (Integrated Land Administration and Spatial Planning Project/ILASP) Tahun Anggaran 2026, telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan pengukuran Peta Bidang Tanah (PBT) di Desa Tanjungsari, Senin (4/5/2026).

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tahapan pelaksanaan pengukuran bidang tanah, pentingnya penyajian data pertanahan yang akurat, serta manfaat sertipikasi tanah sebagai bentuk kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan informasi terkait proses pengumpulan data fisik bidang tanah, peran aktif pemilik tanah dalam mendukung kegiatan pengukuran, serta pentingnya kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dalam program PTSL.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Tanjungsari dapat berpartisipasi aktif dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program PTSL ILASP Tahun 2026. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam memperlancar proses pengukuran dan pendaftaran tanah sehingga target terwujudnya desa lengkap dapat tercapai.

Program PTSL sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat pendaftaran tanah di seluruh Indonesia guna menciptakan tertib administrasi pertanahan, mengurangi potensi sengketa tanah, serta memberikan kepastian dan perlindungan hukum kepada masyarakat atas hak kepemilikan tanahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, petugas pelaksana, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan pengukuran PBT PTSL ILASP Tahun 2026 di Desa Tanjungsari dapat berjalan lancar, akurat, dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh warga.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Program KIOTEC Resmi Diakui UN Ocean Decade, Fokus Pengembangan SDM Kelautan Indonesia

Program ODA KIOTEC atau The Korea-Indonesia Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center (KIOTEC) kembali mengadakan program kunjungan ke Korea yang didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis para profesional kelautan pemula/Early Career Ocean Professional (ECOP) di Indonesia. Program ini didanai oleh pemerintah Korea Selatan dan secara resmi diluncurkan pada 12 Juni 2024 di Busan, Korea Selatan. Program ini telah secara resmi diakui sebagai salah satu “Endorsed Project” dalam Dekade Laut PBB (UN Ocean Decade).

Pengakuan ini menegaskan komitmen program terhadap pembangunan berkelanjutan, pengembangan kapasitas, dan pengelolaan laut yang berkelanjutan. Selain itu, hal ini menjadi contoh konkret dari kolaborasi strategis antara Indonesia dan Korea dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Sebagai bagian dari upaya pengembangan kapasitas, KIOTEC melibatkan peserta dari berbagai sektor, mulai dari pembuat kebijakan hingga mahasiswa. Sebanyak 10 peserta, yang terdiri dari penerima beasiswa KIOTEC dari universitas mitra seperti UNDIP, IPB, UGM, dan ITB, serta perwakilan pemerintah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), turut serta dalam program ini.

Berlangsung selama 7 hari, mulai tanggal 26 April hingga 2 Mei, para peserta berkesempatan mengunjungi beberapa lembaga dan fasilitas maritim terkemuka di Korea, termasuk kapal penelitian Pukyong National University (PKNU), UN Peace Memorial Hall, fasilitas Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST) di Busan dan Geoje, Museum Maritim Nasional, pembangkit listrik tenaga pasang surut Danau Sihwa, serta kunjungan budaya ke Desa Rakyat Korea. Selama program ini, para peserta berkesempatan menyaksikan langsung inovasi dan praktik di sektor kelautan dan perikanan, serta mempelajari budaya Korea.

Program Kunjungan ke Korea telah memberikan sudut pandang baru mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor kelautan dan perikanan, sebagaimana disampaikan oleh seorang perwakilan dari Kementerian Koordinator bidang Pangan:

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada KIOTEC atas kesempatan ini. Melalui program ini kami dapat lebih memahami bagaimana teknologi kelautan, penelitian, dan kebijakan di Korea Selatan yang canggih dapat diterapkan di Indonesia” – Cahyadi Rasyid, Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budidaya, Deputi Sumber Daya Maritim

Program kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen ODA KIOTEC dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Indonesia, serta kerja sama internasional antara dua negara dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kompetensi para peserta, serta mendorong penerapan pengetahuan yang diperoleh dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia secara berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kapal Perang Jepang JS IKAZUCHI Bersandar di Jakarta, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Jepang

Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte menghadiri kegiatan resepsi di atas kapal perang Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS IKAZUCHI yang digelar di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka kunjungan persahabatan kapal JMSDF ke Indonesia sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan kedua negara.

Dalam sambutannya, Charge d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, H.E. Mr. Mitsuru Myochin menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, TNI, dan awak kapal JS IKAZUCHI atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mitsuru Myochin menegaskan bahwa Jepang dan Indonesia selama ini telah membangun hubungan persahabatan, kepercayaan, dan saling menghormati, terutama melalui kunjungan kapal, latihan bersama, dialog tingkat tinggi, dan pertukaran personel pertahanan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Lebih lanjut, Mitsuru Myochin menyampaikan bahwa sebagai dua negara maritim, Jepang dan Indonesia memiliki kepentingan bersama dalam menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, aman, dan stabil. Kunjungan JS IKAZUCHI diharapkan semakin memperkuat hubungan pertahanan kedua negara sekaligus mempererat persahabatan antar personel Jepang dan Indonesia sebagai fondasi penting dalam hubungan bilateral di masa mendatang.

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai simbol eratnya hubungan Indonesia dan Jepang, khususnya di bidang maritim dan pertahanan. Kehadiran JS IKAZUCHI di Jakarta juga mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat komunikasi dan kerja sama strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News