Beranda blog Halaman 4300

Kemensos Gencarkan Sosialisasi dan Pembentukan Kampung Siaga Bencana

SuaraPemerintah.id – Kementerian Sosial (Kemensos) terus meningkatkan kesiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di selatan Pulau Jawa.

Pihaknya membekali masyarakat di kawasan tersebut dengan mendirikan dan memperkuat Kampung Siaga Bencana (KSB).

Kemensos juga akan menggandeng Komando Pasukan Khusus (Kopasus) untuk pelatihan penanganan bencana. Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiagaan menghadapi bencana di kawasan  rawan bencana, khususnya di Selatan pulau Jawa.

“Aku sudah dua kali video conference dengan kepada dinas sosial yang daerahnya rawan bencana. Termasuk dengan kepala daerah di kawasan selatan Jawa Timur. Aku sudah perintahkan stafku untuk terus membantu pemda di selatan Jawa, dari Pacitan, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Malang Selatan, Lumajang, sampai Banyuwangi,” kata Mensos.

Kesiagaan Kemensos tidak lepas dari sinyalemen yang disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati.

Hal itu disampaikannya dalam webinar kajian dan mitigasi gempabumi dan tsunami di Jawa Timur, akhir Mei silam.  Dia mengatakan, berdasarkan penelitian dan pemodelan BMKG, wilayah selatan Jawa Timur menyimpan potensi bencana gempa bumi yang cukup besar.

Namun, belum ada alat yang memprediksi secara tepat kapan bencana tersebut akan terjadi.

Pencegahan Penyakit Tidak Menular Jadi Prioritas Kementerian Kesehatan Mengantisipasi hal ini, langkah terbaru Kemensos adalah dengan membentuk  dua KSB di Kabupaten Lumajang di Lapangan Desa Bulurejo, Tempursari, Lumajang.

Hal itu tak lain karena potensi bencana di Kabupaten Lumajang sangat besar, yakni tsunami karena berada di jalur pantai selatan, dan erupsi gunung berapi dari Gunung Semeru.

Dalam satu kelompok KSB, terdapat sekitar 60 warga yang ditunjuk menjadi anggota KSB. Mereka dibekali sejumlah pelatihan mitigasi bencana, seperti pemetaan potensi bencana, pemetaan sumber daya, pelatihan dasar pertolongan pertama dan evakuasi, keposkoan, hingga dapur umum.

“Kami memberikan pelatihan teknik tentang kebencanaan, masyarakat membuat SOP (Standar Operasional Prosedur) sendiri sehingga mereka tahu dan terorganisasi siapa bagian evakuasi, siapa bagian dapur umum. Masing-masing punya koordinator sehingga jelas kalau ada bencana siapa berbuat apa,” ujar Kepala Sub Direktorat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Kemensos, Iyan Kusmadiana.

Sebelumnya, KSB dan pembentukan Tagana Muda juga berlangsung  di Banyuwangi. Dalam kesempatan tersebut telah dilakukan sosialisasi, pelatihan dan pembentukan KSB dan peningkatan kapasitas Tagana Muda.

“Mereka akan diperkenalkan pada peran dan fungsinya sebagai relawan KSB yang nanti akan terbagi dalam beberapa tim yakni tim Posko, Gardu sosial, Dapur Umun, Shelter, Evakuasi, tim reaksi cepat (TRC), dan Logistik (lumbung sosial),” ucap Fasilitator dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Twi Adi.

Sementara itu, instruktur dari Kemensos Ade Hermawan mengatakan bahwa dalam kegiatan ini peserta harus disamakan pola pikirnya.

“Mereka harus disamakan dulu mindset-nya bahwa setelah ini mereka akan jadi relawan kebencanaan dengan nama Kampung Siaga Bencana,” tuturnya.

Peserta juga diberikan materi terkait kebijakan Kemensos dalam rangka pengurangan resiko bencana. Hal ini disampaikan oleh Pekerja Sosial Madya Kementerian Sosial Edy Suwarna.

“KSB yang dibentuk dengan nama Jangkar Grindulu yang diambil dari nama sebuah sungai terbesar di Pacitan yang keanggotaannya melibatkan dua desa yakni Desa Kembang dan Desa Sernoboyo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan,” ujarnya.

Pemerintah: Pemberangkatan Haji Tahun Depan Sesuai Antrean, Jemaah 2020 Prioritas

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Indonesia memastikan untuk pemberangkatan calon jemaah haji di masa mendatang (2022) tetap sesuai antrean.

Sebelumnya diketahui selama dua tahun Indonesia tidak memberangkatkan calon jemaah haji ke tanah suci Makkah, Arab Saudi karena situasi pandemi virus corona (Covid-19).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, calon jemaah haji 2020 akan menjadi prioritas jika tahun depan ibadah haji kembali digelar.

“Jadi kan ini penundaan haji yang kedua setelah tahun lalu. Artinya mestinya mereka yang berangkat tahun lalu itu sekarang juga tertunda. Mereka lah yang akan diprioritaskan untuk mudah-mudahan tahun depan sudah diperbolehkan kita mengirim atau sudah memungkinkan untuk mengirim jemaah haji,” ujar Muhadjir di Jakarta, Minggu (6/6/2021).

Dia menuturkan, salah satu pertimbangan pemerintah tidak memberangkatkan calon jemaah haji tahun ini karena masih dalam suasana pandemi.

Selain itu, kata dia juga karena belum adanya kepastian dari Pemerintah Arab Saudi terkait kebijakan haji tahun ini.

“Sehingga kita hitung-hitung waktunya sudah tidak mungkin untuk membuat perencanaan yang cermat. Ingat ini menyangkut 220.000 jemaah. Jadi tidak main-main,” ucapnya. Menurutnya, masyarakat harus memahami kebijakan yang diambil pemerintah. “Karena itu mohon dimaklumi kalau pemerintah ini bahwa kita tidak akan mengirim,” katanya.

Bangka Barat Siap Dukung Program Sejuta Vaksinasi Sehari

SuaraPemerintah.id – Kabupaten Bangka Barat siap menyukseskan program pemerintah pusat yakni sejuta vaksin sehari dalam rangka melawan penyebaran virus Covid-19.

Sekarang ini, Bangka Barat tengah menggencarkan sosialisasi untuk mendorong masyarakat mengikuti vaksin.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangka Barat, M Putra Kusuma mengatakan, vaksinasi akan terus dilakukan meski sifatnya bertahap.

Sekarang ini Bangka Barat masih mengupayakan menuntaskan vaksinasi dosis kedua kepada sasaran prioritas.

“Sebagai tahap awal, kami sudah melakukan pemetaan dan pendataan yang menjadi kelompok prioritas, yaitu para tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia dan warga umum rentan dengan jumlah keseluruhan mencapai 24.188 orang,” kata Putra, Minggu (6/6/2021).

Sebanyak 24.188 total sasaran tersebut, terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 1.558 orang. Selanjutnya warga lanjut usia (lansia) 9.967 orang, pelayan publik 12.621 orang dan umum 42 orang.

“Sampai saat ini sasaran yang sudah selesai divaksin TNI dan Polri, sedangkan untuk para guru masih berjalan,” ujarnya.

Berdasarkan data pada Jumat (4/6/2021), dari total sasaran tahap awal sebanyak 24.188 orang di seluruh Kabupaten Bangka Barat, yang sudah menerima vaksin Covid-19 tahap pertama sebanyak 25,29 persen. Sedangkan yang sudah merampungkan vaksin tahap dua 19,5 persen.

Jumlah keseluruhan sasaran yang sudah menerima suntikan dosis pertama sebanyak 6.118 orang, yaitu dari kelompok tenaga kesehatan 1.411 orang, warga lanjut usia 1.212 orang, pelayan publik 3.453 orang dan umum 42 orang.

Sedangkan pada suntikan dosis kedua telah diberikan kepada tenaga kesehatan sebanyak 1.374 orang, lanjut usia 896 orang, dan pelayan publik 2.386 orang.

“Kami akan terus melakukan penguatan advokasi, sosialisasi, perencanaan kegiatan dan evaluasi berkala untuk mendukung program vaksinasi Covid-19,” katanya.

Waskita Karya dan BUMN China Kerja Sama Bangun Infrastruktur

SuaraPemerintah.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan BUMN China, China Communications Construction Company Co. Ltd (CCCC) melakukan kerja sama pembangunan infrastruktur transportasi dan industri lainnya di Indonesia.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Master Agreement dalam rangka pembentukan aliansi strategis proyek kerja sama.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua perusahaan pelat merah di masing-masing negara itu berkomitemen menciptakan sinergi dengan prinsip saling menguntungkan, efisien, efektif, dan profesional.

Adapun proyek kerja sama tersebut, seperti proyek tol Kayu Agung–Palembang–Betung, tol Ciawi–Sukabumi, pipa distribusi BBM Cikampek–Plumpang, Revetment Pelabuhan Benoa Bali, serta beberapa proyek infrastruktur lainnya.

Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, sektor konstruksi harus terus berjalan, bukan hanya untuk memperkuat konektivitas dalam negeri tetapi sebagai salah satu aktivitas penggiat ekonomi yang akan membantu Indonesia tumbuh selama dan di pasca pandemi Covid-19.

“Bagaimanapun, kita harus bisa keluar dari krisis akibat pandemi dan tetap memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (6/6/2021).

Presiden Direktur Waskita Destiawan Soewardjono mengatakan, kerja sama ini merupakan salah satu strategi perusahaan untuk menciptakan potensi pertumbuhan bisnis yang positif usai vaksin Covid-19.  “Sektor konstruksi dan infrastruktur adalah salah satu sektor vital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Melalui sinergi dengan pengembang infrastruktur besar seperti CCCC, dia menuturkan, maka keuntungannya tidak hanya memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, tapi juga membawa manfaat bagi negara dan masyarakat.

Sejalan dengan semangat Kementerian BUMN untuk membangun kemitraan yang kuat antara BUMN dan swasta, Destiawan menjelaskan, akan mengeksplor lebih banyak peluang pembangunan infrastruktur yang dapat disinergikan dengan mitra asing seperti CCCC maupun partner strategis lainnya.

Seremoni penandatanganan diselenggarakan pada Minggu siang pukul 15.30 WIB. Waskita diwakili oleh Destiawan Soewardjono, sementara CCCC diwakili oleh Yun Liang selaku Executive Director.

Acara tersebut juga disaksikan oleh Menko Marinvest Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Wamenkeu Suahasil Nazara. Ada yang istimewa pada seremoni penandatanganan ini. Selain dilakukan secara virtual untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19, acara ini juga dilakukan dari 3 negara berbeda, yaitu Indonesia, China, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pemprov DKI Luncurkan Program Jakarta Sadar Sampah

SuaraPemerintah.id – Memperingati puncak Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Ibu Kota, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, meluncurkan Jakarta Sadar Sampah.

Menurut Anies, program merupakan salah satu cara mengatasi persoalan lingkungan di Jakarta.

Apalagi, kata Anies, program Jakarta Sadar Sampah ini memadukan pendekatan gerakan dan kolaborasi untuk mengatasi permasalahan lingkungan Ibu Kota.

“Salah satu aspek yang paling mendasar dalam kehidupan kita yang harus dikerjakan dengan pendekatan gerakan dan kolaborasi adalah pengelolaan lingkungan hidup, ini adalah tema yang paling relevan digaungkan dengan pendekatan gerakan apalagi kita sedang meluncurkan Jakarta Sadar Sampah,” ujar Anies saat peluncuran program ini secara hybrid (daring dan luring) di Balai Kota Jakarta, Sabtu (5/6/2021).

Melalui Jakarta Sadar Sampah, kata Anies, masyarakat akan terlibat aktif untuk mengurangi, memilah, dan mengolah residu dari sampah yang mereka hasilkan, sehingga pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab setiap individu.

Diharapkan, pengelolaan sampah nantinya pun dapat lebih optimal atas keterlibatan tiap warga.

“Kita menyadari setiap pribadi kita menghasilkan output yang digunakan dan yang dibuang (residu/sampah). Apabila kita masing-masing sadar bahwa setiap kita menghasilkan residu, maka kita juga harus mengelola residunya. Itulah kenapa kita harus bangun kesadaran di tingkat individu, bukan hanya di tingkat policy maker dan aktivis,” ungkap Anies.

“Harapannya, kita nanti memiliki kota yang penduduknya berkesadaran mengurangi residu sampah, mengelola sampah dan mendaur ulang sampah. Inilah kenapa Jakarta Sadar Sampah harus tumbuh. Jadi, bukan sekadar program, tetapi jadi gerakan yang harus kita kerjakan bersama-sama,” lanjutnya.

Anies juga mengapresiasi pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan peluncuran Jakarta Sadar Sampah di mana Pemprov DKI Jakarta telah membangun kolaborasi untuk pengelolaan sampah dan lingkungan hidup dengan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik, Rekosistem, dan Indonesia Indah Foundation.

Selain meluncurkan Jakarta Sadar Sampah, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Ibu Kota ditutup dengan secara seremonial pemadaman lampu pada tujuh ikon Jakarta sebagai aksi kampanye penghematan energi di Hari Lingkungan Hidup. Mulai dari Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Monumen Nasional dan Air Mancurnya, Patung Arjuna Wiwaha dan Air Mancurnya, Bundaran Hotel lndonesia dan Air Mancurnya, Patung Pemuda dan Air Mancurnya, Patung Pahlawan, dan Patung Jenderal Sudirman.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilaksanakan sebagai puncak acara dan refleksi dari rangkaian yang sudah berjalan pada 1-5 Juni 2021.

Pada 1 Juni lalu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan uji coba pemilahan dan pengangkutan sampah terjadwal di 147 RW percontohan.

Kemudian, pada 2 Juni, ada aksi penanaman mangrove di Kepulauan Seribu dan ada podcast yang mengangkat isu restorasi ekosistem: penerapan 0 sampah di keseharian kita. Kemudian, pada 3 Juni, diadakan pula Bimbingan Teknik tentang penanganan sampah laut dengan teknologi pirolisis. Lalu, adapula uji emisi gratis pada 5 Juni.

Sinergi BTN – Tebuireng, Dorong Santri Jadi Pengembang Perumahan

SuaraPemerintah.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggandeng Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur menggelar Pelatihan BTN Santri Developer Kebangsaan 2021. Pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian perseroan dalam menjadikan santri sebagai pengusaha atau pengembang properti (developer) yang sukses.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, bank BTN sangat concern terhadap generasi milenial yang memiliki minat menjadi developer. Untuk itu berbagai pelatihan yang menggandeng banyak institusi telah digelar perseroan agar para milenial sukses menjadi developer.

Kali ini, lanjut Haru, BTN menggandeng Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur yang memiliki santri mencapai ribuan orang. Untuk diketahui program BTN Santri Developer telah dilakukan sejak tahun lalu. Program ini merupakan sinergi Bank BTN dengan Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdliyin (Nusantara Utama Cita/NU Circle) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI).

“Kami mengharapkan, kelak para santri setelah mengenyam pelatihan ketrampilan wirausaha di BTN Santri Developer ini dapat menjadi motor ekonomi di pedesaan atau kota kecil khususnya di bidang perumahan, sehingga ke depan, Insyaallah mendukung keberhasilan program Pemerintah dalam penyediaan perumahan,” ujar Haru, dalam siaran pers, saat membuka pelatihan BTN Santri Developer Kebangsaan 2021 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Minggu (6/6/2021).

Haru mengungkapkan, dalam pelatihan ini ada sekitar 80 peserta yang tidak hanya berasal dari pondok pesantren, tetapi organisasi pemuda lintas agama dan juga masyarakat umum juga boleh mengikuti Pelatihan BTN Santri Developer. Sedangkan yang mendaftarkan pelatihan secara online mencapai 800-900 orang.

Dia menuturkan tahun lalu program BTN Santri Developer telah diikuti oleh 1.162 peserta. Tahun ini sampai dengan bulan Mei 2021 sudah ada sekitar 1.000 peserta yang dilatih dalam program BTN Santri Developer.

“Para peserta akan diberikan pengetahuan mengenai pertanahan, perizinan, pembiayaan dan skill set. Materi-materi pelatihan tersebut, merupakan bekal awal bagi peserta untuk memahami industri perumahan,” paparnya.

Menurut Haru, program pelatihan BTN Santri Developer dan juga program pelatihan lainnya sangat penting bagi kemajuan industri properti khususnya perumahan. Pasalnya, kebutuhan rumah setiap tahunnya di Indonesia sangat tinggi mencapai 400.000 unit.

“Namun suplai dari pengembang belum bisa mengimbangi kebutuhan akan rumah saat ini,” jelas Haru.

Dengan adanya berbagai pelatihan dalam mencetak wirausaha di bidang properti, Haru berharap antara supply dan demand di sektor perumahan bisa seimbang dan mengurangi angka backlog yang saat ini sekitar 11 juta unit.

“Tujuan besarnya kita mendukung penambahan sisi pasokan perumahan untuk bisa memenuhi permintaan perumahan yang masih tinggi. Demand begitu banyak tetapi suplai terbatas. Oleh karena itu peran kita semua, peran para calon-calon developer muda dan juga dari peran NU Circle meningkatkan sisi suplai, sehingga jumlah developer bertumbuh dan semua kebutuhan rumah bisa disediakan khususnya kebutuhan rumah menengah ke bawah,” papar Haru.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz mengapresiasi program BTN Santri Developer yang memberikan kesempatan yang baik bagi para santri.

“Kami dari pesantren Tebuireng sangat menyambut dengan baik atas inisiatif program ini, barangkali nanti bisa dilanjutkan ke pondok-pondok pesantren yang lain karena masih banyak pondok-pondok yang lainnya,” katanya.

Menurut dia, program ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena setiap tahun kebutuhan rumah selalu meningkat. “Mudah-mudahan dengan adanya program ini ekonomi masyarakat terus meningkat, serta para santri memahami perkembangan proses bisnis developer perumahan. Ini menjadi kesempatan atau momen yang sangat baik,” tegasnya.

Kempupera Targetkan Bangunan PKL Higienis Selesai Juni 2021

SuaraPemerintah.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menargetkan bangunan pedagang kaki lima (PKL) higienis di lingkungan Kempupera selesai pada Juni 2021.

“Bapak Menpupera (Basuki Hadimuljono) ingin menyediakan tempat makan higienis bagi para karyawan Kempupera agar mendapatkan makanan yang terjamin kebersihan dan kesehatannya. Juga untuk menata tempat PKL agar lebih rapi, higienis, dan menjadi percontohan di Jakarta,” ujar Direktur Jenderal Kempupera Diana Kusumastuti dalam keterangan tulisnya, Minggu (6/6/2021).

Selain sesuai arahan Menpupera, penataan area kuliner agar menjadi lebih bersih dan sehat tersebut juga mengacu pada standar Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1096 Tahun 2011 tentang Higienis Sanitasi Jasaboga.

Sebagaimana diketahui, bangunan PKL higienis Kempupera memiliki luas total 1.512,35 m2. Pembangunan tersebut dikerjakan selama 240 hari kalender dimulai pada Oktober 2020 lalu dan ditargetkan selesai pada Juni 2021.

Penataan PKL higienis dilakukan dengan membangun di atas prasarana jalan agar fungsi jalur pejalan kaki dapat digunakan kembali sebagaimana mestinya. Penataan diawali dengan penyelenggaraan sayembara gagasan desain PKL higienis pada 2019 untuk mendapatkan konsep gagasan yang dapat diterapkan di lokasi.

Sementara itu, Direktur Bina Penataan Bangunan Boby Ali Azhari mengemukakan bahwa pembangunan PKL higienis tersebut bukan hanya untuk menyediakan ruang kulinari yang menyediakan fasilitas sanitasi bagi pedagang, tetapi juga mengembalikan fungsi pedestrian di lokasi terbangun agar mendukung rencana Provinsi DKI Jakarta dalam menata pedestrian yang terintegrasi dengan jaringan transportasi umum massal.

“Termasuk menciptakan pusat kulinari di wilayah Kota Jakarta Selatan yang representatif,” kata Bobi di Kegiatan Pendampingan Teknis Pemanfaatan PKL Higienis pada Rabu di Jakarta (2/6/2021).

Hingga saat ini, tedapat 63 pedagang yang terdata dari Dinas PPKUKM sebagai calon pedagang PKL Higienis Kempupera yang akan mengikuti kegiatan pendampingan teknis.

Selama 3 hari, para calon pedagang akan mengikuti kegiatan pengenalan dan pemberian materi yang disampaikan PT ISS Indonesia dan narasumber terkait, pretest, serta review dari setiap agenda yang dilaksanakan.

Para pedagang akan dievaluasi secara berkala di bawah pengawasan pengelola PKL Higienis PUPR untuk tetap menjaga kualitas jasaboga yang laik higienis. Melalui pendampingan teknis itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pedagang mengenai pentingnya laik higienis sanitasi jasa boga.

Menhub Kebut Pembangunan dan Optimalisasi Layanan Patimban

SuaraPemerintah.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan koordinasi untuk percepatan pembangunan dan optimalisasi pelayanan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat.

Menurut dia, program pembangunan pelabuhan tersebut telah berjalan dengan baik.

“Progres pembangunan berjalan baik. Kita ingin Pelabuhan Patimban ini dapat memberikan suatu kebanggaan dan memberi manfaat maksimal bagi perekonomian nasional,” kata Menhub saat meninjau Pelabuhan Patimban pada Minggu (6/6).

Pada kunjungannya, Menhub memimpin rapat dengan sejumlah pihak terkait untuk membahas upaya percepatan pembangunan dan optimalisasi pelayanan Pelabuhan Patimban.

Dia mengungkapkan, progres pembangunan Pelabuhan Patimban Fase 1-1 yang terdiri dari paket 1,2,3, dan 4. Untuk paket 1 telah mencapai 99,8% yang terdiri dari dermaga peti kemas 420 x 34 meter berkapasitas 250.000 twenty foot equivalent units (TEUs), dermaga kendaraan 300 x 33 meter berkapasitas 218.000 completely built up (CBU), area reklamasi 60 hektare, dan area kolam pelabuhan.

Kemudian, paket 2 yang terdiri dari pengerjaan breakwater, seawall, dan pengerukan alur pelayaran saat ini progresnya telah mencapai 91,4%.

Sementara itu, untuk pengerjaan jembatan penghubung yang masuk dalam paket 3 saat ini progresnya mencapai 69,2%. Ditargetkan pengerjaan paket telah selesai pada akhir tahun 2021.

“Untuk paket 4 pekerjaan access road sudah selesai 100%. Namun masih ada sedikit kekurangan pada sisi ramp on/ramp off menuju pelabuhan yang akan segera diselesaikan,” ungkap Menhub.

Selanjutnya, kata dia, untuk pembangunan Fase 1-2 yang terdiri dari paket 5 dan 6 berupa pembangunan car terminal, gedung perkantoran, terminal kontainer, Menhub menargetkan, selesai paling lambat pada 2023.

Lebih lanjut, Menhub meminta, semua pihak agar berupaya maksimal sehingga kapal-kapal dapat segera beroperasi di Pelabuhan Patimban. Mulai dari kapal Tol Laut, kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan kapal PT Pelni, baik itu yang mengangkut barang maupun penumpang.

Untuk kapal Tol Laut, jelas Menhub, direncanakan kapal Tol Laut dengan tujuan ke sejumlah daerah, seperti Belawan, Medan, dan Pulau Natuna juga akan singgah di Pelabuhan Patimban.

Sedangkan, untuk kapal ASDP, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan berkoordinasi dengan Gaikindo dan beberapa produsen mobil terkemuka agar mengupayakan potensi pengiriman kendaraan. Untuk pengiriman kendaraan dengan kapal rute Panjang, Pontianak, dan Makassar, akan dilayani dua kapal ASDP dengan target empat trip dalam sebulan.

Sementara, untuk kapal penumpang, Kemenhub meminta PT Pelni untuk membuka rute dari dan ke Pelabuhan Patimban. Seperti misalnya dari Surabaya yang menuju Tanjung Priok singgah di Pelabuhan Patimban minimal empat kapal.

BLK Komunitas Tingkatkan Kompetensi SDM Indonesia

SuaraPemerintah.id – Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen dalam meningkatkan peran dan mutu BLK Komunitas, di antaranya dengan menghelat Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan BLK Komunitas, di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 8 Juni 2021, mendatang. Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

“Kemnaker berkomitmen untuk menjaga, mengembangkan dan meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia (SDM) di Indonesia melalui pelatihan yang diselenggarakan di BLK dan BLK Komunitas,” ujar Menaker Ida di Jakarta pada Sabtu (5/6).

Menaker Ida menjelaskan, untuk menjamin manfaat dan keberlanjutan program pelatihan, maka program pelatihan BLK Komunitas dibuat relevan dengan kebutuhan pasar kerja lokal, tanggap peluang dan potensi, kreatif dan inovatif, serta memperbanyak jejaring kerja sama dengan sektor industri.

“Karenanya, dalam setiap pengajuan Proposal BLK Komunitas, harus menyertakan potensi dunia usaha dan dunia industri setempat, agar kejuruan BLK Komunitas yang dibuka selaras dengan peluang yang ada,” kata Menaker Ida.

Sementara, Eksekutif Direktur Eksekutif The Prakarsa, Ahmad Maftuchan, mengungkapkan, peran BLK Komunitas dinilai sangat strategis dalam memastikan tersedianya tenaga kerja berkualitas melalui pelatihan vokasi. The Prakarsa adalah Lembaga Riset dan Analisis Kebijakan Publik yang telah melakukan riset independen terkait peran dan mutu BLK dan BLK Komunitas di Indonesia.

“Kehadiran BLK Komunitas, hampir di seluruh wilayah Indonesia, telah mendekatkan akses masyarakat dalam meningkatkan keterampilan mumpuni, yang mampu mengakses kerja layak sehingga dapat memperbaiki standar hidup yang lebih baik,” ungkap Maftuchan.

Dikatakan Maftuchan, akselerasi keterampilan angkatan kerja masyarakat itu, harus sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. “The Prakarsa mendukung upaya Kementerian Ketenagakerjaan dalam meningkatkan peran dan mutu BLK Komunitas . Salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah adalah dengan meningkatkan peran dan mutu BLK dan BLK Komunitas,” imbuhnya.

Peran positif BLK Komunitas juga dirasakan oleh pengelola dan peserta pelatihan BLK Komunitas. Seperti disampaikan oleh Pimpinan BLK Komunitas Attaubah, Pondok Pesantren Kaum, Karawang, Jawa Barat, Hendro Wibowo.

Menurut Hendro, di tengah kerasnya persaingan usia kerja yang mengutamakan Kompetensi dalam segala bidang, BLK Komunitas telah menjadi solusi bagi warga yang ingin meningkatkan kompetensinya.

“Secara khusus bagi BLK Komunitas di Kabupaten Karawang program ini memberikan banyak alternatif menciptakan SDM yang kompeten. Segmentasi usia produktif yang mengikuti pelatihan juga memberikan banyak kesempatan para peserta dalam memilih ingin menjadi apa setelah mengikuti program pelatihan,” papar Hendro.

Selain itu, kata Hendro, ujian kompetensi yang diselenggarakan BLK Komunitas, dengan sistem data yang baik, membuat Pengelola BLK  Komunitas dapat memantau para Alumni BLK komunitas yang kembali ke masyarakat dan tersebar di beberapa lapangan usaha dan lapangan kerja.

Aplikasi Dalmadi Center, Sarana Promosi Produk IKM/UMKM Grobogan

SuaraPemerintah.idBupati Grobogan Sri Sumarni meluncurkan Aplikasi Digital Dalmadi Center. Aplikasi tersebut sebagai sarana promosi bagi pelaku industri kecil menengah (IKM) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya.

“Gebyar Pasar Rakyat Grobogan Virtual yang dilaksanakan hari ini, kita pandang sebagai terobosan baru di bidang promosi dan pemasaran melalui platform digital. Barang-barang hasil produksi para pelaku IKM dan UMKM tidak hanya dipromosikan secara fisik, tetapi juga secara virtual atau _online_,” ujar Sri Sumarni, saat peluncuran aplikasi sekaligus pembukaan pasar rakyat virtual, di Gedung Wisuda Budaya, Jumat (4/6/2021).

Sri Sumarni mengatakan, pembatasan kontak fisik di masa pandemi Covid membuat konsumen saat ini cenderung lebih memilih cara praktis untuk memenuhi kebutuhannya.

“Untuk itu pelaku IKM dan UMKM dituntut supaya lebih kreatif dalam mem- _branding_ produk dan inovatif dalam mengikuti pasar, serta dapat memanfaatkan teknologi secara lebih maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Kabupaten Grobogan Pradana Setyawan menjelaskan, dalam platform digital itu tedapat Mobil Promosi IKM dan juga program Great Sale Grobogan. Melalui inovasi itu diharapkan bisnis IKM-UMKM akan berkembang, dan menggerakan perekonomian di Kabupaten Grobogan.