Beranda blog Halaman 4301

Atasi Penyebaran Covid-19 Kapolda Jateng Terjunkan 8 Watercanon

SuaraPemerintah.id – Pihak Polda Jateng akan membantu Kabupaten Kudus dalam mengatasi penyebaran Covid-19, dengan menyiapkan delapan unit watercannon untuk menyemprotkan disinfektan.

Kapolda Jateng Irjen (Pol) Ahmad Luthfi menyampaikan, selama tiga hari sekali, disinfektan akan disemprotkan di berbagai wilayah Kabupaten Kudus.

“Masa inkubasi selama tiga hari. Setiap tiga hari sekali kami akan membanjiri Kudus dengan disinfektan,” terangnya pada apel bersama TNI-Polri dan Satgas Covid-19 Kabupaten Kudus di Alun-alun Simpang Tujuh, Jumat (4/6/2021).

Secara teknis, lanjut kapolda, pihaknya meminta Babinsa dan Babinkamtibmas di sembilan kecamatan menyiapkan panel data orang yang terpapar di wilayah tersebut. Termasuk pelaksanaan testing, tracing, dan treatment untuk yang terpapar Covid-19. PPKM mikro juga akan dievaluasi tiga hari sekali.

“Kami meminta agar Babinsa dan Babinkamtibmas punya data siapa yang terpapar, dan memonitor pasien yang isolasi mandiri,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya juga memfokuskan di enam desa zona merah yang melaksanakan pembatasan maksimal. Kapolda meminta kepala desa bersinergi dengan TNI dan Polri untuk mengontrol pasien isolasi mandiri setiap tiga hari sekali. Dalam pemantauan pasien, pihaknya juga meminta kepala desa memaksimalkan program Jogo Tonggo seperti memberikan bantuan sembako kepada pasien.

“Kasus Covid-19 di Kudus tak bisa melandai kalau dikerjakan sendiri-sendiri. Ini adalah tanggung jawab bersama. Mari kita maksimalkan bekerja selama dua hingga tiga minggu untuk menekan kasus Covid-19,” pungkasnya.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menyampaikan, masyarakat Kabupaten Kudus adalah masyarakat yang patuh pada pemimpin dan tokoh masyarakat. Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar para tokoh masyarakat dan pemuka agama ikut serta mengedukasi pelaksanan protokol kesehatan. Pasalnya, saat ini pencegahan yang paling tepat adalah melaksanakan 3M.

“Kami mohon agar tokoh agama dan tokoh masyarakat memberikan contoh dan berpartisipasi aktif laksanakan protokol kesehatan. Masyarakat Kudus itu selalu melihat pemimpinnya. Jangan sampai pemimpin mengajari tak pakai masker. Masker itu obat untuk saat ini, agar tak terpapar Covid-19,” paparnya.

Disampaikan, edukasi kepada masyarakat juga akan digalakkan oleh jajaran TNI dan Polri. Pamflet dan sosialisasi langsung kepada masyarakat terus dilakukan agar lebih disiplin. Masyarakat diajak disiplin untuk bersatu menekan angka kasus Covid-19 di Kudus.

“Kami akan terus memberikan edukasi dan penerangan kepada masyarakat, kalau Covid-19 nyata dan telah menelan banyak korban jiwa. Mari bersatu padu laksanakan protokol kesehatan dan menurunkan angka Covid-19,” jelasnya.

Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi dan siap bersinergi menindaklanjuti arahan dari provinsi. Hartopo yakin, dengan adanya upaya maksimal tersebut, kasus Covid-19 di Kudus segera turun.

“Kami akan bersinergi penuh bersama Pangdam dan Kapolda Jateng. Kami yakin, upaya maksimal ini nanti akan membuahkan hasil, yakni Kudus pulih dan angka Covid-19 menurun,” paparnya.

Menikmati Keindahan Alam Air Terjun Tondopi Bombana

Dari ibu kota Kabupaten Bombana Rumbia jaraknya kurang lebih 49 kilo meter dengan jarak tempuh kurang lebih 1,5 jam ke arah barat menuju Kecamatan Poleang Utara kemudian memasuki Kecamatan Tontonunu dan berakhir di Desa Tongkoseng. Sepanjang perjalanan pemandangan persawahan akan memanjakan mata.

Air Terjun ini tepat berada di pinggir jalan yang saat ini dibuka oleh salah satu perusahaan besar sehingga aksesnya lebih mudah dan para pengunjung cukup berjalan kaki kurang lebih 5 menit. Untuk masuk ke dalam cukup membayar Rp2 ribu rupiah per orangnya.

Masuk ke dalam kawasan wisata Anda akan disuguhkan air terjun dengan ketinggian kurang lebih 15 meter. Di sekelilingnya juga masih di penuhi pepohonan rindang.

Terdapat sejumlah spot yang bisa dijadikan angel pengambilan gambar sehingga kamu bisa mengabadikan momen saat berada di Air Terjun Tondopi. Kolam dari air terjun juga memadai bagi kamu yang ingin berenang.

Debit air dari Air Terjun Tondopi juga tidak terlalu deras sehingga cukup aman untuk bermain di bawah air tapi tetap berhati-hati.

Sayangnya tempat ini tidak dikelola dengan baik karena masih dipenuhi sampah di sekitarnya dan berserakan. Fasilitas umum pun belum ada. Jadi bagi Anda yang ingin berkunjung ke sana mari jaga kebersihan lingkungan.

PLN Listriki 80 Kepala Keluarga di Desa Maju Bersama Kalsel

SuaraPemerintah.id – PLN berhasil hadirkan listrik di Desa Maju Bersama di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Guna melistriki 80 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut, PLN menginvestasikan dana hampir Rp 1 Miliar.

Hadirnya listrik di desa maju bersama tentu akan membawa harapan baru bagi masyarakat setempat, hal ini yang diungkapkan oleh Siti Aminah, salah seorang warga Desa Maju Bersama. “Syukur Alhamdulillah, mulai saya kecil sampai dewasa sekarang ini akhirnya saya bisa menikmati listrik di desa saya sendiri, saya tidak perlu repot lagi untuk membeli BBM guna mengoperasikan genset pada malam hari,” tuturnya.

Aminah menambahkan bahwa sebelum adanya listrik PLN, dirinya memerlukan sekitar ± 5 liter solar untuk 5 jam pemakaian genset pada malam hari.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Tonny Bellamy menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk dapat menghadirkan terang bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di desa desa terpencil di provinsi Kalselteng.

Diketahui, Desa Maju Bersama berjarak ± 10,8 km dari Jalan Poros Pelaihari – Batulicin. Guna menghadirkan listrik ke lokasi, PLN dihadapkan dengan keterbatasan infrastruktur akses jalur transportasi darat.

Dalam membangun infrastruktur kelistrikan, tantangan yang beragam tentu sudah menjadi hal yang biasa dihadapi oleh pejuang kelistrikan, oleh karena itu Tonny juga mengapresiasi kepada stakeholder dalam membangun ketenagalistrikan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Tentu tidak mudah jika PLN sendirian dalam membangun infrastruktur kelistrikan, terutama dengan keterbatasan akses transportasi, namun dengan bantuan masyarakat dan pemerintah daerah, upaya untuk mewujudkan Rasio Electrifikasi 100% akan segera terwujud,” pungkas Tonny.

Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,5 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 3.45 kms dan 2 Gardu Distribusi dengan kapasitas daya sebesar 100 kilo Volt Ampere (KVA).

Kehadiran litrik di Desa Maju Bersama dinilai lebih andal karena telah tersambung dengan sistem kelistrikan Kalimantan Selatan. Melalui pembangunan ini pula, Rasio Elektrifikasi Kalimantan Selatan sampai dengan Mei 2021 meningkat menjadi 99,65%.

Listrik menjadi kebutuhan primer masyarakat  karena memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan sumber daya manusia. Diharapkan, dengan hadirnya listrik maka akan membawa dampak positif bagi masyarakat setempat.

Tak Hanya Jadi Primadona Grafik Tren Tabungan Bank BJB Terus Meningkat

SuaraPemerintah.id – SESUAI tagline yang diusung, kehadiran dan keberadaan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bjb) diharapkan menjadi hadiah atau tanda mata yang memberikan manfaat terbaik bagi negeri Indonesia. Bahkan, pemakaian kata “tandamata” ini pun inline dengan produk unggulan bjb yang sudah dipatenkan hak atas kekayaan intelektualnya.

Secara historis, pada 2008 silam bjb memiliki visi “Menjadi 10 Bank Terbesar dan Berkinerja Baik di Indonesia.” Sejak saat itu, perseoran mengusung tagline “Tandamata untuk Negeri” dan kian dikukuhkan pada 2017.

Bahkan, dengan tetap mengusung tagline “Tandamata untuk Negeri” perseroan mengubah visi. Transformasi itu berdasarkan SK Direksi Nomor 0449/DIR-PST/2020 pada 9 Juli 2020. Kini, visi Bjb “Menjadi Bank Pilihan Utama Anda” yang artinya menyatakan cita-cita dan tujuannya untuk menjadi bank yang terbaik dengan memberikan layanan terdepan yang dapat menjawab kebutuhan bisnis dan transaksi nasabah yang semakin dinamis. Diharapkan, bjb menjadi bank utama yang dipilih masyarakat untuk keperluan bertransaksi perbankan maupun kebutuhan bisnis nasabah.

Direktur Konsumer & Ritel bjb Suartini mengatakan, tagline yang diusung itu pun mempengaruhi produk dan layanan yang diberikan kepada masyarakat. Berdasarkan perkembangan produk tabungan konsumer pada 2019-2020, terdapat sejumlah jenis produk tabungan yang seluruhnya mencantumkan kata “tandamata”.

Tapi, dari semua varian itu, produk Tabungan Tandamata tercatat paling tinggi. Pada Desember 2020, produk itu memiliki volume Rp12,5 triliun dari 1,9 juta number of account (NoA) . Angka itu, diakuinya, tertinggi dari total produk tabungan yang memiliki volume Rp22,3 triliun dari 4,9 juta NoA.

Tak hanya jadi primadona, Tabungan Tandamata juga menunjukkan peningkatan yang selalu tajam. Pasalnya, pada Desember 2019 produk Tabungan Tandamata itu tercatat memiliki volume Rp14,4 triliun dengan 2,1 juta NoA.

“Melihat perkembangannya, pada grafik tren tabungan perorangan itu terus meningkat dari waktu ke waktu,” tambahnya. Suartini menuturkan, perseroan memiliki basis nasabah yang relatif loyal dengan jumlah sangat besar. Mereka yakni aparatur sipil negara (ASN), pensiunan, dan masyarakat lokal, terutama di wilayah Jabar-Banten.

Bahkan, kredit konsumer didominasi kredit guna bhakti (KGB) yang merupakan fasilitas kredit untuk debitur berpenghasilan tetap dengan tujuan penggunaan konsumtif multiguna yang diperuntukkan bagi ASN, pegawai BUMN/BUMD, pegawai lembaga negara atau instansi pemerintah non-PNS, anggota TNI/Polri, pegawai swasta atau yayasan, kepala dan wakil kepala daerah, anggota dewan, perangkat desa dan lain. Total kredit KGB sebesar 67,62% dari total kredit konsumer.

Secara umum, dia menyebutkan kinerja operasional dana pihak ketiga (DPK) konsumer untuk produk tabungan itu cenderung meningkat. Pada 2016, DPK produk tabungan itu tercatat sebesar Rp16,8 triliun yang terus meningkat menjadi Rp17,7 triliun (2017), Rp 17,9 triliun (2018), Rp 20,6 triliun (2019), dan Rp20,3 triliun (2020). (*)

Tandamata dari bank bjb

  • bjb Tandamata
  • bjb Tandamata Gold
  • bjb Tandamata Berjangka
  • bjb Tandamata Bisnis
  • bjb Tandamata My First
  • bjb Tandamata Dollar
  • bjb Tandamata Singapore Dollar
  • bjb Tandamata Purnabakti
  • bjb Tandamata SiMuda
  • bjb Tandamata Payroll

Fenomena Investasi di Klub Sepakbola, Sepakbola Nasional Mulai Ada Trust dari Masyarakat

SuaraPemerintah.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menilai sepakbola Indonesia saat ini sudah mulai dipercaya lagi oleh masyarakat. Hal itu terlihat dari makin banyaknya masyarakat baik dari kalangan artis dan pengusaha yang ingin investasi dalam klub sepakbola.

“Saya kira ada satu hal yang mendasar yang saya lihat kenapa orang seperti Raffi Ahmad, Atta Halilintar kemudian Gading Martin bahkan ada Sultan Kelantang mau masuk ke sepakbola kita. Setelah saya berdiskusi dengan berbagai pihak, berbagai stakeholder, ini karena sepakbola kita mulai dipercaya oleh masyarakat. Mulai ada trust dari publik kita terhadap sepakbola kita,” ujar Menpora Amali di Surabaya, Sabtu (5/6).

Oleh karena itu, dia meminta kepada PSSI sebagai federasi sepakbola untuk terus menjaga kepercayaan publik tersebut.

“Nah ini yang saya pesan kepada federasi kepada teman-teman di PSSI, ini harus dijaga, tidak boleh lagi ada perkelahian antara pemain di tengah-tengah lapangan atau pelatih sampai bertengkar dengan pemain lawan dan sebagainya. Kita hindari betul itu,” harapnya.

Bahkan, Menpora Amali akan mendorong PSSI untuk membuat aturan-aturan yang ketat sehingga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Misalnya pengaturan skor dan lainnya.

“Karena ini akan membuat orang tidak percaya sepakbola Indonesia, orang jadi malas. Nonton saja malas, apalagi ikutan investasi di dalam sepak bola Indonesia,” pungkasnya.

Menpora Amali menagaskan bahwa pemerintah dan PSSI sangat serius dalam memajukan sepakbola nasional. Terlebih saat ini telah ada  Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Kedepan, sepakbola nasional akan didorong kea rah industri.

“Sekarang ini mulai ada kepercayaan, kewajiban saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, teman-teman dari PSSI ini harus menjaga. Kalau sepakbola ini bergulir maka industrinya akan hidup bukan hanya merchandise tetapi juga berbagai hal akan muncul. Akan ada inovasi-inovasi di era digital,” katanya.

Selanjutnya, Menpora Amali menyampaikan bahwa pemerintah tidak hanya memperhatikan sepakbola saja. Melainkan semua cabang olahraga terutama yang dipertandingkan dalam olimpiade.

Pasalnya, pemerintah melalui Kemenpora dan stakeholder olahraga tengah menyusun Grand Design Olahraga Nasional dan tengah menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar hukumnya.

“Jadi kalau cabang olahraga yang lain kita urus melalui Grand Design Olahraga Nasional. Sekarang dalam tahap finalisasi Perpresnya. Jadi itu bahkan Perpres bukan cuma Inpres, Jadi ada Perpres tentang grand design dan itu kita fokus sesuai dengan karakter orang Indonesia karakter fisik dan lain sebagainya yakni cabang-cabang olahraga yang lebih ke akurasi dan teknik,” pungkasnya.

BGR Logistics Permudah Layanan Pendaftaran Mitra Warung Pangan

SuaraPemerintah.id – Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics Tri Wahyundo Hariyatno mengatakan, aplikasi warung pangan BGR Logistics kini telah menambahkan fitur teknologi face recognition atau pengenalan wajah. Fitur ini untuk permudah calon mitranya mendaftar dan bergabung menjadi mitra warung pangan.

Tri menyampaikan, BGR Logistics telah bersinergi dengan PT Indonesia Digital Identity (Vida) sebagai penyedia solusi teknologi verifikasi dan otentifikasi data yang aman dan terpercay pada aplikasi warung pangan BGR Logistics.

“Kita punya inovasi dalam memudahkan warung pangan untuk melakukan verifikasi. Baik nanti verifikasi log masuk atau juga nanti ke depan mengajukan pembiayaan atau pendanaan,” ujar Tri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (4/6).

Kata Tri, warung tradisional yang akan melakukan pendaftaran lewat aplikasi Warung Pangan BGR Logistics akan memberikan beberapa data identitas seperti Nomor Induk Koperasi (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, dan data lain sesuai kriteria yang telah ditentukan. Setelah mendaftar, layanan teknologi Vida melakukan verifikasi identitas pemilik usaha warung terhadap data Dukcapil.

“Proses verifikasi data dilakukan secara daring dengan tingkat keamanan tinggi, sehingga data yang dihasilkan akurat dan terproteksi dengan aman,” lanjut Tri.

Tri menegaskan, solusi teknologi yang disediakan Vida dapat menjaga keamanan data dalam transaksi yang dilakukan para pemilik warung tradisional. Tri berharap kerja sama penggunaan teknologi ini dapat meningkatkan daya saing sektor UMKM dalam mengembangkan usaha mereka secara lebih produktif, serta bangkit dari pandemi Covid-19.

CEO Vida Sati Rasuanto mengatakan, Vida menyediakan solusi teknologi verifikasi dan otentifikasi data bagi warung tradisional dan usaha mikro dalam proses pendaftaran usaha mereka di aplikasi warung pangan. Dengan adopsi teknologi Vida, proses onboarding atau pendaftaran tersebut menjadi jauh lebih cepat dan mudah.

Sati menyampaikan, solusi teknologi verifikasi dan otentifikasi data akan menjadi bagian dari warung pangan atau apa pun kegiatan BGR Logistics untuk UMKM tanpa perlu menggunakan kertas atau tanda tangan basah.

“Hal ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap penguatan dan transformasi digital sektor UMKM, serta sejalan dengan komitmen Vida untuk mewujudkan ekosistem identitas digital di Indonesia yang semakin terintegrasi,” kata Sati.

Menko PMK Pastikan Dana Calon Jemaah Haji Rp 150 Triliun Aman

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan bahwa dana calon jemaah haji sebesar Rp 150 triliun dikelola dengan aman.

Menurut dia, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana tersebut dengan sangat hati-hati.

“Bisa kita pastikan bahwa pengelolaan dana haji dilaksanakan dengan sangat profesional, prudent, penuh kehati-hatian dan semuanya aman,” jelas Muhadjir dikutip dari siaran persnya, Sabtu (5/6/2021).

Dia menyadari bahwa ada masyarakat yang mempertanyakan keberadaan dana haji yang selama ini telah disetorkan. Bahkan, Muhadjir menyebut ada pihak yang membuat isu bahwa dana haji saat ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Muhadjir menegaskan bahwa BPKH merupakan badan yang independen dan profesional yang tidak bisa dicampuri oleh siapapun. Sehingga, pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan secara objektif.

“Tidak ada namanya isu-isu seperti yang berkembang di masyarakat. Artinya apa? Dana haji saya jamin aman,” tegas Menko PMK.

Dia mengakui bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji 2021 membuat daftar tunggu calon jamaah haji menjadi lebih lama. Namun, Muhadjir menjelaskan keputusan ini diambil pemerintah dengan mempertimbangkan kemaslahatan dan keselamatan umat di masa pandemi Covid-19.

“Jumlah yang berangkat itu ratusan ribu. Tentu saja tidak mudah untuk mengelola mereka terutama dalam kaitannya dengan status kesehatannya,” ujar dia.

“Mudah-mudahan keputusan pahit ini adalah pil yang justru menjadi obat untuk kita semua. Bukan sesuatu yang harus kita sesali. Mudah-mudahan tahun depan kita sudah bisa berangkat seperti sedia kala,” sambung Muhadjir.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk tidak memberangkatkan calon jemaah haji Indonesia tahun 1442 H/2021 M. Ini merupakan tahun kedua tidak adanya keberangkatan haji di masa pandemi.

Keputusan ini tentu membuat daftar tunggu calon jamaah haji menjadi lebih lama. Ketua BPKH Anggito Abimanyu menyampaikan hingga kini jumlah waiting sudah mencapai 5.017.000 orang.

Jika setiap tahun kuota haji Indonesia tetap 220.000 orang, setidaknya memerlukan waktu 22 tahun. Kendati begitu, keputusan peniadaan pelaksanaan adalah ihtiar untuk menjaga keselamatan para calon jemaah haji

Menkes Kirim 50.000 Antigen untuk Testing dan Tracing di Kudus

SuaraPemerintah.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengirimkan 50.000 antigen untuk Kudus dan daerah penyangga untuk memenuhi kebutuhan sarana testing dan tracing.

Saat ini diketahui satgas gabungan Kudus terus gencar melakukan pelacakan kasus Covid-19, dengan upaya testing dan tracing. Hal dilakukan agar pelacakan kasus bisa cepat dan teratasi.

Hal itu dinyatakan Menkes Budi Gunadi Sadikin setelah pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Puri Gedeh Semarang, Sabtu, 5 Juni 2021. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai langkah untuk mengatasi kasus Covid-19 di Kudus.

Menkes Budi mengatakan, selain antigen juga ada mobil PCR yang diperbantukan ke Kudus.

“Mobil PCR dari Jogja juga sudah dikirimkan ke lokasi. Saya minta tracing dan testing ditingkatkan, tapi kalau sudah positif jangan isolasi di rumah atau di rumah sakit dan ditungguin. Siapkan tempat isolasi terpusat, agar tidak menyebar. Juga kami tambah jatah vaksinnya. Dengan cara-cara ini, insya Allah bisa dikendalikan,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, ada dua hal yang disampaikan Menkes Budi. Pertama terkait penanganan medis yang saat ini disampaikan Menkes sudah ter-cover semuanya. Kedua, melakukan pembinaan kepada Bupati Kudus.

“Nah, secara politis ini tugas saya. Maka saya minta Bupati Kudus nggak perlu ragu. Kalau harus melakukan tindakan tertentu, lakukan saja, kalau ada kompetensi yang kurang, segera cari agar keputusan bisa cepat dan semua berjalan,” ujarnya.

Ia minta Bupati Kudus segera membuat tempat isolasi terpusat bagi orang tanpa gejala (OTG). ”

Kalau tidak ada tempatnya, kirim ke Semarang. Kami punya beberapa tempat isolasi terpusat. Atau kalau mau ke asrama haji Donohudan, di sana juga ada. Sekarang yang penting Bupati perintahkan itu maka semua bisa berjalan. Saya punya tim yang mulai hari ini ngantor di Kudus. Kami dampingi dan advokasi,” ujarnya.

PT Agro Jabar-Perumda Banyuasin Kerja Sama Pembelian Jagung

SuaraPemerintah.id – PT Agro Jabar-Perumda Sei Sembilang Banyuasin menandatangani perjanian kerja sama tentang pemanfaatan lahan untuk budidaya jagung. PT Agro Jabar bertindak sebagai pembeli jagung.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama tersebut dari ruang VIP Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Kota Palembang, Jumat (4/6/2021). Ia pun menyambut baik kerja sama tersebut.

“Kita menandatangani perjanjian kerja sama pembelian produk-produk pertanian dari BUMD Kabupaten Banyuasin berupa produk jagung untuk tahap satu yang akan dibeli oleh PT Agro Jabar,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil menuturkan, pangsa pasar komoditas jagung di Jabar sangat besar. Diketahui kebutuhan jagung Jabar 25.000 ton per bulan, tapi lahan yang dapat ditanami hanya 5.000-10.000 hektare.

Karena itu, Jabar memerlukan suplai dari provinsi lain untuk memenuhi kebutuhan jagung. “Jagung ini kebutuhan pasarnya sangat besar hanya lahan di Jabar sangat terbatas untuk jagung, sehingga sudah cocok jodohnya di Kabupaten Banyuasin Sumsel yang punya lahan ribuan hektare yang tentunya saling menguntungkan,” ucapnya.

“Kerja sama ini menguntungkan para petani, ekonomi lokal, transfer teknologi dan lain-lain. Tahap-tahap berikut seperti aspirasi dari Bupati Banyuasin kita akan mengembangkan produk lainnya yang dibutuhkan di Jabar,” imbuhnya.

Kang Emil pun berharap kerja sama antardaerah ini dapat meningkatkan relasi ekonomi yang saling menguntungkan. “Mudah-mudahan dengan kerja sama antardaerah ini, lebih konkret sehingga ujungnya tadi menghasilkan kemandirian pangan, menghasilkan juga kerja sama antardaerah yang baik sehingga terasa relasi antardaerah,” katanya.

Selain itu, Kang Emil mendorong PT Agro Jabar untuk memiliki sumber neraca pangan yang aman. Tujuannya untuk memastikan semua kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi. “Saya sudah titipkan kepada Agro Jabar agar Jabar mempunyai sumber neraca pangan yang aman, karena suatu hari BUMD Agro Jabar harus kayak Bulognya Jabar.

Memastikan semua kebutuhan pangan terpenuhi,” ucapnya. “Mayoritas dari tanah sendiri. Jangan dulu dari luar negeri, tapi perdagangan antarprovinsi,” tambahnya.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan kerja sama antara PT Agro Jabar-Perumda Sei Sembilang Banyuasin akan menguntungkan kedua daerah.

“Kita kerja sama di bidang pertanian khusus untuk diawal ini jagung. Karena kebetulan Jabar banyak sekali membutuhkan jagung. Sementara kita Kabupaten Banyuasin, daerah pertanian yang memang punya luas lahan yang sangat cukup untuk tanaman jagung,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin memiliki 50 ribu hektare lahan untuk budidaya produk jagung. Maka dari itu, Askolani langsung berdiskusi dengan PT Agro Jabar untuk memasarkan produk jagungnya ke Jabar.

“Kita belum punya pemasaran yang tetap untuk jagung yang ada di Banyuasin Sumsel ini. Makanya diskusi dengan PT Agro Jabar yang memang ada kebutuhan pasokan jagung dan ini langsung kita tangkap dengan kita lakukan kerja sama,” katanya.

Pemulihan Kabel Laut, Telkom Berangkatkan Kapal DPL

SuaraPemerintah.id -Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah memberangkatkan Cableship DNEX Pacific Link (DPL) yang akan melakukan penyambungan kabel laut Sumatera Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak-Jayapura.

Sebagaimana diketahui, kabel laut SMPCS putus pada kedalaman 4.050 meter pada ruas Biak-Jayapura yang mengakibatkan terganggunya layanan di Jayapura dan sekitarnya.

Adapun kapal DPL telah berada di lokasi titik putus sejak 30 Mei 2021 pukul 23:21 WITA dan telah melakukan analisis terhadap kondisi arus, kontur laut, dan pola pelayaran. Saat ini kapal sedang melakukan penarikan kabel arah Biak/Sorong, yang kemudian akan dilanjutkan untuk arah Jayapura.

Menurut Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono, Telkom terus berupaya untuk mempercepat penyambungan kabel SMPCS. Dengan ini, masyarakat dapat kembali menikmati layanan TelkomGroup dengan nyaman seperti sediakala.

“Dalam proses penyambungan kabel nanti akan terjadi pemadaman repeater pada link SMPCS ruas Sorong Manokwari-Biak. Pemadaman ini tidak berpengaruh terhadap layanan TelkomGroup khususnya di lokasi Biak dan Manokwari karena telah tersedia backup yang memadai,” kata Pujo, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu (5/6/2021).

“Telkom akan mengupayakan pelaksanaan pemadaman menghindari waktu puncak agar kenyamanan dalam menggunakan layanan Telkom tetap terjaga. Kami memohon maaf apabila terdapat layanan yang kurang maksimal selama proses perbaikan, demi mengupayakan kabel kembali tersambung dan pelanggan mendapatkan experience layanan TelkomGroup secara maksimal,” ungkap Pujo.

Proses perbaikan kabel ini dikawal langsung oleh Telkom Infra, salah satu entitas anak usaha Telkom dan ditargetkan penyambungan kembali kabel laut dapat selesai pada awal Juni 2021.

Untuk menjamin kualitas layanan, khususnya bagi pelanggan di Biak dan Manokwari, Telkom telah menyiapkan backup link yang dapat memenuhi kebutuhan layanan dalam kondisi normal.

Rata-rata traffic untuk link ruas Biak-Manokwari-Sorong mencapai 40 Gbps dengan waktu puncak terjadi pada pukul 20:00 hingga 22:00, sementara di waktu lainnya total traffic berada di bawah 40Gbps.

Telkom telah menyediakan backup menggunakan ruas Palapa Ring Timur Biak-Manokwari-Sorong dan Nabire-Timika masing-masing 2×10 Gbps, sehingga total mencapai 40 Gbps.