Beranda blog Halaman 4380

22 Kelurahan di Sukabumi Deklarasi Stop BAB Sembarangan

SuaraPemerintah.id – Sebanyak 22 kelurahan di Kota Sukabumi melakukan deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan di Balai Kota Sukabumi, Senin (19/4). Hal ini sebagai upaya menuju Sukabumi kota sehat.

Momen yang dihadiri pula Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi ini diawali dengan pembacaan deklarasi ODF oleh para lurah. Dalam deklrasi disebutkan komitmen stop buang air besar dan menerapkan sanitasi total bebasis masyarakat serta berupaya mempertahankan kondisi tersebut.

”Deklarasi ODF ini dalam kerangka percepatan kota sehat, salah satu indikatornya kelurahan ODF,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Sehingga pemkot mendorong kelurahan untuk melakukan deklarsi ODF dan ada sebanyak 22 kelurahan yang siap.

Ke 22 kelurahan itu yakni Baros, Benteng, Sindangsari, Cikundul, Gunungpuyuh, Gedongpanjang, Citamiang, Karangtengah, Karamat, Lembursitu, dan Cipanengah. Berikutnya Kelurahan Situmekar, Sindangpalay, Limusnunggal, Nanggeleng, Selabatu, Gunungparang, Cikole, Cisarua, Subangjaya, Cikondang, dan Tipar.

Sebanyak 22 kelurahan ini akan menjadi inspirasi bagi kelurahan lainnya. Sehingga 11 kelurahan lainnya akan segera menyusul untuk deklarasi ODF.

”Berharap kota yang sehat merupakan salah satu dari tiga kunci utama di dalam RPJMD yakni religius, nyaman dan sejahtera,” kata Fahmi. Di mana sehat masuk dalam makna kota yang nyaman.

Itulah sebabnya kata Fahmi, para camat dan lurah dalam membangun kota sehat butuh desain strategi yang rasional, sistematis mulai proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan termasuk evaluasi. Saat ini salah satunya deklarasi ODF, agar kota lebih sehat lagi.

Semangat deklarasi ini kata Fahmi, bukan sekedar mengejar penghargaan akan tetapi sebagai upaya terus bergerak melangkah melakukan perbaikan. Terlebih dengan luasan 48 kilometer persegi yang tidak terlalu dan jadi peluang untuk mempercepat deklrasi ODF di semua wilayah.

”Deklarasi ODF ini harus sukses, minimal mendekati bagaimana merubah perilaku warga,” imbuh Fahmi. Sehingga akan terbangun kesadaran warga untuk menjaga lingkungan.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, upaya deklarasi ODF ini jadi komitmen bersama. Sehingga semua elemen warga bekerjasama dalam mewujudkannya.

Ciptakan Solusi Inovasi Teknologi, Kemenperin Dorong Peran Tech Startup Dukung Transformasi Sektor Industri

SuaraPemerintah.idKementerian Perindustrian terus mendorong peran perusahaan rintisan bidang teknologi (tech startup) untuk mendukung percepatan transformasi digital di sektor industri. Hal ini merupakan wujud nyata dari implementasi program prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Kami di Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), selain sebagai pembina para pelaku industri kecil dan menengah (IKM), juga sekaligus pembina startup. Kami berharap tech startup ini akan menciptakan solusi inovasi teknologi agar industri kita bisa lebih berdaya saing global,” kata Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (19/4).

Dirjen IKMA menegaskan, pihaknya telah memiliki program pembinaan untuk pelaku startup di dalam negeri melalui gelaranStartup4industry sejak tahun 2018. “Dari ajang tersebut, kami menemukan banyak talenta dan startup yang luar biasa, serta patut untuk diperkenalkan secara global,” ujarnya.

Salah satu startup Indonesia yang mengikuti program Startup4industry dan telah sukses dikenal kancah dunia, yakani Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB). “Wujud nyata kebanggaan kita bersama adalah berhasilnya MSMB meraih Hermes Startup Award tahun 2020 di Hannover Messe, walaupun di tengah pandemi. Hal ini memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menunjukkan prestasi di tingkat internasional, termasuk di negara tempat lahirnya industri 4.0,” papar Gati.

Hingga kini, MSMB terus berinovasi untuk menciptakan hardware dan software berbasis teknologi digital. Salah satu terobosan barunya adalah mendukung sektor pertanian yang terintegrasi, dengan menciptakan perangkat pendukung kegiatan pertanian di Indonesia. Upaya yang berkolaborasi dengan berbagai ahli ini diharapkan dapat menopang produktivitas sektor industri agro.

Contohnya, dengan implementasi Internet of Things (IoT) di tiap perangkat, sensor mampu mengirim data ke server secara real time. Semua data dari sensor IoT pada inovasi MSMB diolah menjadi informasi yang akurat dan digunakan untuk menentukan perlakuan yang tepat dan sistem pemeliharaan yang sesuai dengan data yang disajikan secara real time di dalam masing-masing aplikasi.

“MSMB menawarkan solusi berbasis teknologi untuk mengatasi beragam permasalahan keamanan pangan serta mampu menghadirkan dampak sosial positif yang dapat membantu kehidupan masyarakat,” jelas Gati. Menurutnya, konsep pertanian masa depan akan mengarah pada penerapan dan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tani serta pemasaran produk pertanian melalui e-commerce.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya mendorong implementasi teknologi di sektor industri dan masyarakat dengan solusi teknologi dari tech startup Indonesia, sehingga IKM dapat menjadi early adopter teknologi.

Early adopter merupakan pelaku industri yang sensitif dan berpikiran terbuka terhadap penggunaan teknologi baru dan aktif menggunakan teknologi digital. Untuk mendorong terbentuknya ekosistem Making Indonesia 4.0, Kemenperin melalui Ditjen IKMA menggelar Startup4Industry setiap tahun.

Program itu bertujuan memunculkan solusi-solusi teknologi dari para pelaku startup teknologi sebagai penghubung kebutuhan industri dan masyarakat dengan para penyedia teknologi (tech provider). “Sehingga, startup mampu memberikan layanan teknologi yang mudah dipakai oleh para pelaku IKM,” jelas Menperin.

Putus Mata Rantai Covid-19, Menaker Ida Imbau Pekerja dan PMI Tak Mudik Lebaran Tahun Ini

SuaraPemerintah.idMenteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengimbau pekerja/buruh swasta dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar tidak melakukan perjalanan mudik pada lebaran tahun ini.

Imbauan Menaker Ida tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/7/HK.04/IV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi Pekerja/Buruh dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Mengimbau kepada Pekerja/Buruh swasta dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk tidak melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021,” kata Menaker Ida pada Minggu (18/4/2021).

Surat Edaran ini ditujukan kepada Gubernur di Seluruh Indonesia, Kepala Perwakilan Republik Indonesia, Kepala Badan Pekerja Migran Indonesia, dan Penanggung Jawab Perusahaan Penempataan Pekerja Migran Indonesia.

Menaker Ida mengatakan, penerbitan SE ini dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai Covid-19 yang berpotensi meningkat karena mobilitas masyarakat, khususnya pekerja/buruh swasta dan PMI.

Selain itu, surat edaran tersebut juga merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tanggal 7 April 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Namun demikian, kegiatan mudik diperbolehkan bagi pekerja yang mengalami kondisi darurat. Keadaan yang dimaksud, antara lain mudik yang dikarenakan keluarga sakit, anggota keluarga meninggal, kondisi hamil yang didampingi satu orang anggota keluarga, atau kepentingan persalinan dengan didampingi maksimal dua orang.

Menurutnya, pekerja/buruh yang terpaksa mudik karena kondisi darurat diwajibkan untuk melampirkan print out surat izin keluar masuk (SIKM). Adapun SIKM bagi para pekerja/buruh swasta berupa surat izin tertulis dari perusahaan yang dilengkapi tanda tangan basah/elektronik pimpinan perusahaan serta identitas pekerja/buruh.

Sementara itu, PMI dapat melampirkan surat izin tertulis dari Atase Ketenagakerjaan atau Staf Teknis Ketenagakerjaan atau pejabat dinas luar negeri yang ditunjuk oleh Kepala Perwakilan Republik Indonesia yang dilengkapi tanda tangan basah/elektronik dari dari Atase Ketenagakerjaan atau Staf Teknis Ketenagakerjaan atau pejabat dinas luar negeri.

Menaker Ida juga menginstruksikan agar Pelaksana Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) agar memfasilitasi kepulangan PMI yang mengalami kondisi darurat untuk mudik, dari debarkasi ke daerah asal.

 

MenkopUKM: Peran Perempuan Sangat Besar dalam Ekonomi Nasional

SuaraPemerintah.id – Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan, perempuan memiliki peran yang penting dalam perekonomian nasional. Hal ini karena dari 99 persen pelaku ekonomi nasional yang adalah usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sebanyak 60 persennya adalah perempuan.

“Jadi penting peranan perempuan dalam perekonomian nasional,” jelas dia secara virtual, Senin (19/4/2021).

Teten mengatakan, kinerja ekonomi nasional memang sangat tergantung dengan kekuatan ekonomi UMKM. Artinya, sangat bergantung pula kekuatan ekonomi kepada peran pelaku usaha perempuan.

Atas dasar itu, dirinya menyambut baik langkah dilakukan oleh Migrant Care yang menjadi salah satu pihak yang mendorong aktivitas pemberdayaan kelompok UKM perempuan purna migran melalui program Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi). Menurutnya ini sangat penting guna mendukung perekonomian nasional.

“Saya dengar program ini sudah diterapkan di 5 provinsi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT. Kami berharap program ini bisa diperkuat,” pintanya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, dengan adanya program pelatihan dari Forum Human Capital Indonesia (FHCI), diharapkan bisa mencetak komisaris yang bertalenta yang sesuai dengan korporasi BUMN.

“Kita berharap, komisaris yang background-nya bukan korporasi ini kita training secara bersama agar pola pikirnya sama dengan apa yang diharapkan. Sesuai dengan direksi yang kita mau menjadi terdepan terhadap perubahan dan persaingan daripada BUMN ini,” kata Erick Thohir dalam Konferensi Pers Pelantikan Pengurus dan Kick Off FHCI 2021 secara virtual Rabu, (7/4/2021).

Menurutnya, BUMN patut bangga ketika di industri perbankan misalnya ada swasta dan asing, tetapi bank-bank himbara bisa juga menjadi pemain yang luar biasa. Selain itu 2 bank himbara sudah masuk ke dalam perusahaan terbesar di dunia.

“Nah ini kan luar biasa belum lagi penugasan yang sangat signifikan, di mana bantuan kepada UMKM yaitu finansial atau keuangan itu dengan 4 bank himbara sudah mencakup 60 persen dari total pinjaman UMKM di Indonesia ini tentu jauh lebih besar daripada bank swasta atau bank yang namanya internasional,” jelasnya.

Itulah suatu contoh, dimana cluster-cluster di BUMN ini ditantang ke depannya harus bisa bersaing dengan sehat dan mampu bersaing secara global. Oleh karena itu, untuk menciptakan human capital di jajaran direksi BUMN, pihaknya berkolaborasi dengan FHCI untuk mencetak direksi dan komisaris yang sesuai dengan visi misi BUMN.

“Kita lihat ini menjadi sebuah kerjasama yang baik antara direksi dan komisaris kedepannya karena pola pikirnya sama,” ujarnya.

Menteri Bintang Dorong Peningkangkatan Partisipasi Anak Dalam Pembangunan Melalui Forum Anak

SuaraPemerintah.id – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terus mendorong peningkatan partisipasi anak di dalam setiap proses pembangunan diantaranya melalui pembentukan Forum Anak. Sebagai wadah bagi partisipasi anak, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga berharap Forum Anak dapat dibentuk hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“Hak partisipasi ini diharapkan dimanfaatkan sebaik-baiknya, anak-anak Indonesia tidak hanya sebagai penikmat pembangunan tetapi juga ikut berperan di dalam pembangunan itu sendiri. Kami berharap anak-anak di dalam Forum Anak Daerah-Kabupaten, terus menggelorakan pembentukan Forum Anak di tiap kecamatan maupun tiap desa. Selama ini partisipasi anak ditingkat kecamatan dan desa terbilang sangat kecil,” ujar Menteri Bintang dalam dialog virtual bersama Forum Anak dari wilayah Indonesia bagian tengah, Sabtu (17/04).

Menteri Bintang menambahkan pembentukan Forum Anak hingga tingkat kecamatan maupun desa tidak lepas dari pimpinan daerah. Oleh karena itu, Menteri Bintang menghimbau agar pemimpin daerah dapat membentuk Forum Anak serta melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan terkait pembangunan di daerah mereka masing-masing.

“Mudah-mudahan Forum Anak mendapat dukungan dari pimpinan daerahnya. Tidak hanya berhenti pada pembentukannya, tetapi keterlibatan anak-anak dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) terutama Musrenbang kabupaten itu (mereka) diikut sertakan,” ujar Menteri Bintang.

Serupa dengan dialog Menteri Bintang bersama Forum Anak dari wilayah Indonesia bagian barat yang dilakukan sebelumnya, dalam dialog kali ini anak-anak juga membagikan aspirasi, inovasi, hingga kendala yang mereka temui dalam menjalankan perannya sebagai pelopor dan pelapor (2P) di daerah. Sejumlah isu penting yang juga sama disoroti yakni upaya pencegahan perkawinan anak, isu pekerja anak, rokok, bullying, dan stunting.

“Di Provinsi Gorontalo masih ada permasalahan pernikahan usia anak. Hal yang melatarbelakangi antara lain faktor ekonomi, kurangnya wawasan, pergaulan, adat budaya, perjodohan, dan percintaan. Kami menjalankan fungsi kami sebagai 2P sebagai pelopor dan pelapor dengan melakukan sosialisasi pencegahan perkawinan anak secara langsung bersama teman-teman kami, berbicara dan duduk bersama,” ujar Wahyu salah seorang anggota Forum Anak.

Terjadi juga di daerahnya, Berry anggota Forum Anak dari Lombok Barat mengungkapkan jika perkawinan usia anak marak terjadi selama masa pandemi. Meski ada pembatasan aktifitas secara langsung, Berry dan teman-temannya berinovasi melakukan sosialisasi dengan memanfaatkan teknologi melalui webinar dan video.

“Perkawinan usia anak juga sering terjadi di daerah kami, terutama selama pandemi ini. Upaya kami yaitu melakukan berbagai sosialisasi dan memasang poster di tempat wisata. Kami juga bekerja sama dengan LPA di daerah kami untuk melakukan webinar terkait perkawinan usia anak, karena kebanyakan orang tua maupun anak-anak belum tahu dampak perkawinan usia anak. Kami juga melakukan sosialisasi di media sosial melalui video,” tutur Berry.

Di sisi lain, hak anak atas identitas, pemerataan pendidikan, kesenjangan dan kendala pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19, hingga kebutuhan ruang bermain ramah anak juga menjadi topik pembahasan lainnya.

“Salah satu hak yang belum banyak didapatkan anak-anak jalanan adalah akta kelahiran. Dari situ kami berinisiatif untuk bekerja sama dengan dinas catatan sipil, untuk proses pembuatan akta kelahiran dan kartu identitas anak. Setelah kolaborasi itu, kami diberikan fasilitas kemudahan dan proses yang cepat saat membawa berkas. Kami juga terbuka bukan hanya bagi anak-anak jalanan, tetapi seluruh anak-anak di Kota Kendari juga kami bantu,” jelas Berliana.

Mendengar berbagai aspirasi dari anak-anak, Menteri Bintang memberikan apresiasi atas partisipasi anak-anak di forum anak yang telah menjalankan peran sebagai 2P (pelopor dan pelapor). Menteri Bintang juga mengingatkan agar anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak dapat menjadi contoh bagi teman sebayanya.

“Ini luar biasa, ada yang menyampaikan masukan dan upaya yang sudah dilakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya. Kalian yang sudah tergabung dalam Forum Anak dengan 2 peran pelopor dan pelapor memang harus menjadi contoh yang baik bagi teman-teman di lingkungan kalian masing-masing. Terkait berbagai permasalahan yang disampaikan, Kemen PPPA akan membicarakan isu tersebut dengan kementerian lembaga terkait untuk sama-sama dicarikan solusinya,” jelas Menteri Bintang.

 

Lebih Cepat dari Target, PLN Berhasil Membangun Tower Emergency di Pulau Timor NTT

SuaraPemerintah.idPLN berhasil membangun menara darurat (tower emergency) sebagai pengganti sementara 2 (dua) menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 70 kilo Volt (kV) yang patah dan roboh akibat diterjang Badai Siklon Tropis Seroja di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Puji syukur, PLN telah berhasil mendirikan 1 unit tower emergency setinggi 61 meter atau sebanyak 21 kolom lebih cepat dari target diawal,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko. Dirinya menjelaskan, pembangunan menara darurat awalnya ditarget rampung selama 1 bulan, namun dapat selesaikan dalam waktu 10 hari. Saat ini, PLN tengah melakukan tahapan pengujian pembebanan untuk memastikan keandalan dan keamanannya.

Jatmiko menjelaskan, keberhasilan pengoperasian menara darurat tersebut berkat sinergitas dari personel PLN, TNI dan juga masyarakat. “Dengan ketangguhan dan kompetensi teknis yang sangat baik, kendala dan tantangan yang ada bisa diatasi dengan berdirinya menara darurat. Hal ini juga berkat dukungan dari 77 personel gabungan PLN Group, 30 personel TNI KOREM 161 WIRASAKTI dan warga setempat bahu membahu membantu kami untuk pembersihan jalur transmisi,” ujar Jatmiko.

Letnan Dua Infanteri Arif Setyo Budi dari Batalyon Infanteri 743/PSY Brigif 21/Komodo Kodam IX/Udayana menyatakan sinergitas tersebut merupakan komitmen TNI dalam mengamankan objek vital negara.

“Kami bersama masyarakat dalam mendirikan penggantian Menara darurat sehingga dapat normal kembali dan progress yang sudah direncanakan oleh PLN juga berjalan dengan lancar bahkan lebih cepat dan ini bukti komitmen kami dari TNI juga mengamankan object vital,” ucap Arif.

Salah seorang warga Desa Tunfeu, Alexander Lopo (26) mengungkapkan alasannya turut membantu pendirian tiang darurat.

“Dari awal kami disini melihat hujan deras dan memang longsor yang mengakibatkan miringnya tower dan roboh. Jadi kami secepatnya membantu PLN agar listrik dapat menyala kembali. Kami membantu membuka jalan karena longsor, jalan masuk ke tower susah setengah mati. Kami berniat membantu PLN karena kami lihat PLN sudah bekerja keras untuk masyarakat dan tidak pernah putus asa untuk mendirikan tower kembali,” ungkap Alex.

Saat ini, pihak PLN terus berupaya memulihkan jaringan kelistrikan yang terdampak badai siklon seroja di NTT. Tercatat hingga Minggu (18/4) pukul 12.00 Wita di seluruh NTT, PLN telah berhasil memulihkan 2.442 gardu yang terdampak, sehingga sebanyak 395.634 pelanggan dapat menikmati listrik kembali. Guna mengetahui informasi terkini atau menyampaikan aduan terkait kelistrikan, masyarakat dapat mangaksesnya melalui aplikasi PLN Mobile.

Dengan beroperasinya menara darurat ini, maka sebanyak 169.480 pelanggan PLN di 4 (empat) kabupaten di Pulau Timor berpotensi segera menikmati kembali listrik. Adapun kabupaten tersebut meliputi kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Belu.

IEFTA-CEPA Permudah Produk RI ke Eropa, Wamendag Optimis Ekspor Meningkat

SuaraPemerintah.id – Perjanjian dagang Indonesia-European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEFTA-CEPA) memasuki masa persetujuan dokumen atau ratifikasi. Hal ini membuat ekspor dan penetrasi produk Indonesia ke pasar empat negara Eropa yakni Norwegia, Islandia, Swiss dan Liechtenstein berpotensi meningkat.

“Manfaat IEFTA-CEPA sangat besar pada kinerja ekspor Eropa,” kata Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga dalam keterangannya seperti dikutip Senin (19/4/2021).

Dengan hampir semua produk Indonesia bertarif 0%, Jerry optimistis daya saing produk Indonesia akan meningkat tajam. “Ada peningkatan serapan produk Indonesia ke empat negara di Eropa itu,” kata dia.

Dia mengatakan, ada ribuan pos tarif Indonesia yang mendapat pengurangan atau bahkan tarifnya 0%. Untuk pasar Islandia, ada 8.100 pos tarif yang dibebaskan alias 0%. Itu merupakan 94,28% dari semua jenis barang ekspor. Nilainya hampir 100% dari nilai seluruh jenis produk Indonesia yang diekspor ke Islandia.

Sementara di Norwegia, jenis pos tarif yang dibebaskan untuk produk Indonesia mencapai 6.338 meliputi 90,97% seluruh jenis produk ekspor atau 99,75% dari seluruh ekspor Indonesia.

Sedangkan untuk Swiss dan Liechtenstein, ada 7.042 pos tarif. Semua itu meliputi 81,74% jenis produk ekspor atau 99,65% nilai ekspor Indonesia ke dua negara tersebut.

Menurut putra politikus Partai Golkar Theo L. Sambuaga ini, banyak jenis produk yang diperkirakan mendapat dampak positif, antara lain perhiasan, timah, fiber optik, sabun, peralatan listrik, baut, mesin, alas kaki, telepon hingga arang kayu.

Selain produk-produk tersebut, Indonesia juga mendapat angin segara berupa peningkatan profil kelapa sawit di pasar Uni Eropa. Seperti diketahui, Uni Eropa beberapa tahun belakangan ini meningkatkan kampanye negatif produk kelapa sawit dan turunannya.

“Ini angin segar bagi industri kelapa sawit Indonesia. Pasar 4 negara Eropa tersebut mulai bersikap terbuka. Syarat sustainability yang mereka tetapkan tentu akan kita penuhi karena memang sejak awal industri kelapa sawit Indonesia berkomitmen terhadap sustainability ini,” kata Wamendag Jerry Sambuaga.

Keterbukaan sikap dan kebijakan 4 negara Uni Eropa diharapkan membuka jalan bagi sikap serupa dari negara Eropa lain, khususnya negara-negara yang selama ini bersikap keras seperti Perancis.

Gelar Webinar Bertajuk “Strategi Berbisnis Online Ala Artis ”, bank bjb Paparkan Tips & Trik Maksimalkan Perkembangan Teknologi Berjualan Secara Online

Gelar Webinar Bertajuk “Strategi Berbisnis Online Ala Artis ”, bank bjb Paparkan Tips & Trik Maksimalkan Perkembangan Teknologi Berjualan Secara Online

SuaraPemerintah.idbank bjb Cabang Cibinong menggelar webinar bertajuk “Strategi Berbisnis Online Ala Artis Bersama bank bjb ”, Rabu 14 April 2021. Acara tersebut digelar secara hybrid, yakni gabungan antara bincang-bincang offline di Aula Kantor bank bjb Cabang Cibinong dan audiens yang hadir melalui aplikasi zoom.

Webinar tersebut memaparkan soal tips dan trik memaksimalkan perkembangan teknologi untuk berjualan atau berbisnis secara online. Kemampuan ini dinilai sangat penting dimiliki terutama untuk memajukan bisnis di tengah pandemi Covid-19.

Acara diikuti oleh sekitar 350 peserta yang hadir dengan berbagai latar belakang, termasuk para pegiat UMKM wilayah Bogor, Jakarta, Bekasi hingga Banten. Pimpinan Cabang bank bjb Cibinong Boy Pandji Soedrajat berharap webinar tersebut dapat menjadi ajang bertukar pengalaman dan pembelajaran yang berkaitan dengan dunia usaha di tenga pandemi.

“Saat ini jaman sudah berubah, dulu berjualan di toko atau harus mempunyai tempat untuk berbisnis, dengan modal yang cukup besar. Tapi di jaman 4.0 ini, pelaku usaha cukup memiliki gadget untuk memulai usaha. Ilmu ini penting untuk belajar bersama, ”ungkapnya.

The webinar tersebut tumbuh, saat ini tak perlu modal besar untuk memulai usaha. Juga, transaksi dapat dilakukan dengan konsumen di lintas negara perkembangan melalui e-commerce dan sistem pembayaran digital. Salah satu pelaku hiburan tanah air, Elly Sugigi juga turut hadir menceritakan kisahnya merintis bisnis.

“Dulu saya hidup susah, sejak usia 10 tahun saya sudah berjualan kue. Saya berjualan dari kantor ke kantor, sekolah ke sekolah, aku keliling. Hingga saat pandemi sekarang, saya juga masih buka usaha warung bebek. Walaupun telah menjadi artis, saya masih hobi dan saat ini dilakukan secara online, ”papar Elly.

Selain Elly, hadir pula sejumlah narasumber lainnya termasuk Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat serta Relations Officer Customer bank bjb Cabang Cibonong Hervian Kuntoro Adhie. Berharap, penyelenggaraan webinar tersebut dapat bermanfaat bagi pelaku UMKM agar tetap dapat bertahan mengembangkan bisnisnya di tengah pandemi.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan webinar yang dilakukan bank bjb ini. Semoga dapat bermanfaat bagi pelaku UMKM dan bisa menjadi jembatan dalam memberikan dukungan pada pelaku usaha, ”ungkap Asep.

Sementara itu, Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan bank bjb Widi Hartoto mengatakan, gelaran webinar tersebut merupakan bagian dari komitmen bank bjb untuk hadir memberikan dukungan kepada masyarakat. Peningkatan kapasitas masyarakat dalam berbisnis adalah hal yang penting dilakukan untuk memperbaiki perekonomian pascapandemi.

“UMKM adalah ujung tombak pendorong kemajuan ekonomi masyarakat terutama di era pascapandemi Covid-19. Peningkatan sarana peningkatan kapasitas berbisnis bagi pelaku UMKM merupakan wujud prioritas bank bjb untuk berkontribusi pada percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), ”ungkap Widi.

Jadi Landasan Utama Percepatan Pembangunan, MUI Punyai Peran Penting Wujudkan Kondusifitas Kota Semarang

SuaraPemerintah.idWali kota Semarang Hendrar Prihadi menekankan jika kondusifitas merupakan landasan utama dalam percepatan pembangunan. Hal tersebut lamaran Hendi, sapaan yang akrab wali kota saat memberikan pengarahan dalam pengukuhan dan Raker MUI Kota Semarang, Sabtu (17/4).

“Kalau satu dengan yang lain saling nyinyir, saling mencari kesalahan, maka dapat dipastikan kita tidak dapat membangun Kota Semarang dengan cepat,” tutur Hendi.

Dalam pengukuhan dan Rapat Kerja MUI Kota Semarang masa khidmad 2020 – 2025 tersebut, Hendi juga menyampaikan bahwa MUI mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan di Kota Semarang.

“Artinya organisasi keislaman bergabung menjadi satu, bersinergi dalam MUI, kemudian mempertimbangkan pertimbangan baik-baik tidak, dan Alhamdulillah situasi Kota Semarang menjadi lebih sejuk, guyub dan kondusif,” katanya.

Dirinya kemudian berharap bahwa kepengurusan MUI yang baru, dapat lebih baik dalam berkomunikasi khususnya dengan Pemerintah Kota Semarang. Hendi kembali berada bahwa kondisi yang semakin baik di Kota Semarang berhasil terwujud karena adanya komitmen untuk bergerak bersama.

Contoh pada saat pelaksanaan vaksin, di mana ada sebagian masyarakat yang menganggap vaksin Covid-19 haram, maka MUI mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Covid 19 halal, maka pernyataan MUI tersebut membuat situasi terkendali dan tidak ada gejolak. dilakukan pada siang hari apakah membatalkan puasa, maka kembali MUI dengan cepat pernyataan bahwa vaksin tidak membatalkan puasa, “terang Hendi.

Maka depan pihaknya beserta jajaran Pemerintah Kota Semarang membuka komunikasi luas kepada seluruh jajaran MUI kota Semarang. “Yang pada prinsipnya, kami tidak punya ilmu kebatinan, maka sampaikanlah apa yang ingin dikomunikasikan,” tegas Hendi disambut dengan gelak tawa para hadirin.

Hendi pun tidak lupa memberikan apresiasinya kepada pengurus MUI karena sudah mampu menyampaikan kebijakan kepada seluruh jamaah dengan baik. Ke depan, pihaknya akan terus berkomitmen seluruh keluarga besar MUI Kota Semarang meningkatkan peran dalam mengayomi warga khususnya dalam masa pandemi Covid-19.

Khusus kepada jajaran pengurus MUI yang baru dilantik, dirinya juga berpesan agar selalu amanah dengan jabatan yang kini disandang. “Teruslah menjadi pengayom bagi umat sehingga terus terbangun komunikasi dan pengawasan yang baik,” pungkasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Pandanaran tersebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris MUI Jawa Tengah, jajaran Forkopimda dan pimpinan berbagai organisasi Islam di Semarang.

Sempat Kritis, KKP Berhasil Selamatkan Lumba-lumba Risso Terdampar di Jembrana Bali

SuaraPemerintah.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) berhasil mengevakuasi dan menyelamatkan seekor lumba-lumba risso (Risso dolphin) yang terdampar di Pantai Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Jumat (16/4/2021).

Kepala BPSPL Denpasar Permana Yudiarso menerangkan bahwa menerima laporan dari warga bernama Made Surianta tentang lumba-lumba yang terlihat terdampar di perairan Pantai Banjar Tembles, Kabupaten Jembrana pada pukul 04.30 WITA.

Mamalia laut berjenis lumba-lumba yang berusaha kembali ke laut oleh beberapa warga namun kembali terdampar. Saat ditemukan di koordinat 8 ° 23’45,7 “LS dan 114 ° 43’50,2” BT, kondisi lumba-lumba masih bergerak dan bernafas.

“Pukul 11,15 WITA masih berdenyut jantungnya namun sudah tidak merespon dan tidak bergerak. Terindentifikasi berukuran kurang lebih 3 meter, usia kira-kira 15 tahun, berjenis kelamin betina, ”jelas Yudi.

Saat tim tanggap cepat tiba di lokasi, lumba-lumba telah diupayakan digiring ke tengah laut oleh Satuan Pengawas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Jembrana, Jaringan Satwa Jakarta, Pokmaswas Satgas Lingkungan Pejarakan sampai pukul 15.30 WITA namun kembali terdampar.

“Tim PSDKP menghubungi drh. Dwi (Flying Vet) untuk meminta tindak lanjut penanganan. Berdasarkan petunjuk dokter akhirnya lumba-lumba dipindahkan ke Pelabuhan Pengambengan dan akan dilepas menggunakan kapal di tengah laut. Jam 16.45 WITA lumba-lumba berhasil dipindahkan menuju berangkat untuk berangkat menuju pelabuhan Pengambengan, ”urainya.

Saat tiba di pelabuhan Pengambengan, tim bersama PSDKP, Flying Vet dan Jakarta Animal Network berhasil membawa lumba-lumba menuju tengah laut dengan perahu nelayan setempat melepasliarkan ke tengah laut. Sementara kondisi selanjutnya dipantau oleh taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana untuk mengantar lumba-lumba terdampar kembali.

Lumba-lumba termasuk mamalia laut yang dilindungi secara nasional. KKP telah menetapkan rencana aksi nasional (RAN) konservasi bagi semua jenis mamalia laut tersebut melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 79 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Mamalia Laut Tahun 2018-2022.