Beranda blog Halaman 4409

Ridwan Kamil Kawal Pelepasan Ekspor Teh ke UEA Senilai Rp614 Juta

SuaraPemerintah.id – Komoditas pertanian Jawa Barat kembali menembus pasar global. Kali ini, 20 ton teh asli Jawa Barat diekspor ke Uni Emirat Arab dengan nilai Rp614 juta. Ekspor teh dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di halaman Gedung Pakuan Bandung.

Ridwan Kamil mengatakan, ekspor teh membuktikan bahwa sektor pangan paling tangguh terhadap Covid-19, sekaligus membuktikan teh masih menjadi komoditas primadona dari Jawa Barat selain kopi.

Bahkan, ekspor produk pertanian dan perkebunan Jawa Barat masih yang tertinggi di Indonesia. Khusus produk teh, kontribusi Jawa Barat terhadap total produksi teh nasional sebesar 69,15%, disusul Jawa Tengah (9,06%), Sumatera Utara (6,20%), Sumatera Barat (5,70%), dan Jambi sebesar (2,59%).

“Ekspor kita tetap rangking satu, tak terkecali produk teh,” ucapnya. Ridwan menuturkan bahwa ekspor teh tersebut akan berpengaruh terhadap recovery rate atau angka pemulihan ekonomi Jawa Barat pasca-Covid-19.

Pekan ini diketahui recovery rate Jawa Barat terus meningkat di angka 58 setelah minggu sebelumnya di angka 48. “Kalau nol ekonomi berhenti, kalau 100 itu sudah normal. Alhamdulillah ekonomi Jabar hasil laporan minggu ini recovery rate-nya di angka 58, dua minggu lalu di 48, kita terus bergerak,” ujarnya.

Ridwan Kamil memprediksikan bahwa ekonomi Jawa Barat akan tumbuh positif 4,5% pada akhir 2021 dan optimistis angka tersebut akan tercapai seiring bergeraknya ekonomi dan vaksinasi.

“Mudah-mudahan sesuai prediksi, akhir tahun 2021 ekonomi Jawa Barat bisa tumbuh positif 4,5%, salah satunya dengan pergerakan ekonomi lewat ekspor teh,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Hendy Jatnika menuturkan, pihaknya terus memfasilitasi kegiatan yang menunjang peningkatan ekspor.

Antara lain penyediaan benih teh, pestisida, alat pertanian, bimbingan teknis, hingga akses pasar dan fasilitasi promosi produk perkebunan baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri.

“Kami mendapat amanat untuk mengakselerasi peningkatan produksi dan daya saing komoditas perkebunan di pasar internasional melalui ekspor dan kegiatan promosi. Satu yang didorong adalah PT Kabepe Chakra yang merupakan eksportir komoditas teh,” tuturnya.

PT Kabepe Chakra yang menaungi para petani teh pada 2021 merencanakan ekspor teh sebanyak 10.400 ton dengan nilai sekitar Rp248,34 miliar dengan tujuan ke benua Afrika, Amerika, Asia, Australia, dan Eropa serta negara Rusia.

Perkemahan Era Pandemi 2021 Dibuka Gubernur Jatim

Perkemahan Era Pandemi 2021 Dibuka Gubernur Jatim

SuaraPemerintah.id – Perkemahan Era Pandemi (Persemi) yang digelar di City Forest and Farm Kabupaten Jember dibuka Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (27/3/2021).

Sebagai Ketua Majelis Pembina Daerah Pramuka Jatim gubernur berharap, cara berkemah ini, bisa dijadikan referensi kegiatan serupa dimasa mendatang. Kegiatan yang berlangsung dua hari (27-28 Maret) diklaim sebagai kegiatan perkemahan pertama diera Pandemi Covid-19 di Indonesia yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim.

“Persemi adalah terobosan yang diinisiasi Kwarda Jatim yang akan menjadi referensi Pramuka di Indonesia dengan tetap menjaga protokol kesehatan sambil tetap konsolidasi,” ucap gubernur mengawali sambutan.

Dikatan gubernur, Presiden Joko Widodo, terus mengingatkan bahwa harus terus berinovasi dan keluar dari kebiasaan lama.

“Kwarda Pramuka Jatim melakukan terobosan dengan dengan menggelar persemi,  Presiden terus mengulang pesan agar kita mulai dengan perilaku normal  dengan inovasi, smart shortcut. Harus cerdas, melakukan langkah cepat dan tepat,” tegas gubernur.

Lebih lanjut dikatakan gubernur, dengan dedikasi kuat, Pramuka membuktikan darma baktinya dan tidak pernah lelah melayani masyarakat terutama saat terjadi bencana.”Pramuka membuktikan dedikasinya. Saat negara membutuhkan, Pramuka selalu hadir. Saya ingin hal-hal tersebut terus dijaga dimanapun dan kapanpun,” harapnya.

Dikesempatan lain, Bupati Jember, Hendy Siswanto mengungkapkan,  ajaran pendidikan informal di Pramuka akan melengkapi pendidikan informal yang didapat di sekolah yang akan melengkapi pendidikan formal di sekolah karena pendidikan formal sehingga menghasilkan pemuda yang berkarakter.

“Kegiatan ini selain mempererat tali persaudaraan serta silaturahmi antar kader, dan perkemahan dengan konsep disiplin protokol kesehatan, juga bida meningkatkan keterampilan dan kecakapan kader pramuka,”  imbuhnya.

Kepada para kader Pramuka, ia minta agar tetap menjadi anggota yang tangguh, kretif, inovatif, serta menjauhi narkoba dan pergaulan bebas, kemudian juga mengingatkan disiplin 5M selama pandemi.

Senada dengan gubernur, Ketua Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil berharap,  kegiatan ini menjadi model dari kegiatan Pramuka di masa pandemi.

“Pesan tegas kakak Khofifah agar Pramuka selalu mengisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan ruang kosong antar-sekolah ini sejalan pesan Ketua Kwarnas, bahwa Pramuka harus terus berbakti kepada negeri tanpa henti,” ungkapnya.

Pandemi yang berlangsung di Indonesia saat ini menuntut semua pihak lebih cerdas menghadapi dan beradaptasi, dengan digelar nya persemi yang menerapkan disiplin protokol kesehatan akan menjawab ke khawatiran orang tua. “Saya juga berharap kegiatan ini bermanfaat dengan menjadi model interaksi dalam pendidikan sosial di era pandemi,” katanya.

Lantik Pengurus KONI, Imam Triyanto Bertekad Majukan Dunia Olahraga Kabupaten Kudus

Lantik Pengurus KONI, Imam Triyanto Bertekad Majukan Dunia Olahraga Kabupaten Kudus

SuaraPemerintah.id – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2021-2025 Kabupaten Kudus diharapkan dapat langsung menunjukkan aksinya, dengan menuangkan segala inovasi untuk perubahan dunia olahraga Kabupaten Kudus.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo, saat pelantikan pengurus KONI Kabupaten Kudus masa bakti 2021-2025, di Aula DPRD Kudus, Minggu (28/3/2021). Menurutnya, dengan kepengurusan yang baru olahraga di Kabupaten Kudus semakin berprestasi.

“Sinergitas dan soliditas sangat penting diterapkan untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Kudus. Tunjukkan sikap siap bekerja dalam kepengurusan KONI ini. Buatlah inovasi dan perubahan yang lebih baik bagi dunia olahraga, terlebih dalam kesiapan menghadapi Porprov nanti,” jelasnya.

Senada, Ketua DPRD Kabupaten Kudus Masan mengatakan, untuk mencapai prestasi olahraga di Kabupaten Kudus yang optimal, diperlukan persatuan tekad dan kompak dalam mencapai kesepakatan.

“Kuncinya adalah solid, kompak. Jika kita kompak dan solid, maka akan sulit kita untuk ditumbangkan,” jelas Masan.

Masan berharap, pengurus KONI membuktikan olahraga Kabupaten Kudus dapat kembali menuai prestasi.

“Kami dari pemerintah daerah, dalam hal ini eksekutif dan legislatif, akan mendukung kemajuan olahraga Kabupaten Kudus dengan menunjukkan perhatian kami dari sisi anggaran. Oleh karena itu, kami meminta tunjukkan prestasi cemerlang dalam dunia olahraga di Kabupaten Kudus,” tandasnya.

Menanggapi arahan dari Plt Bupati Kudus dan Ketua DPRD Kudus, Ketua Umum KONI Kabupaten Kudus Imam Triyanto mengatakan, pihaknya siap membawa dunia olahraga Kabupaten Kudus untuk menuai prestasi dalam kepemimpinannya.

“Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus dan pihak lainnya, kami dari organisasi KONI yang menaungi para atlet olahraga di Kabupaten Kudus, akan melaksanakan arahan dan petunjuk untuk membawa dunia olahraga Kabupaten Kudus berprestasi,” ungkapnya.

Bantu UMKM Pemindangan Ikan Pasuruan, KKP Berikan Cold Storage Berkapasitas 50 Ton

Bantu UMKM Pemindangan Ikan Pasuruan, KKP Berikan Cold Storage Berkapasitas 50 Ton

SuaraPemerintahh.id – Terletak di pesisir utara Jawa, Kabupaten Pasuruan termasuk sebagai salah satu daerah tumpuan pemindangan ikan di Provinsi Jawa Timur. Bahkan, produksi dan pemasaran ikan pindang Pasuruan meningkat di masa pandemi Covid-19.

Saat ini, terdapat 15 pemindang skala besar dengan rata–rata produksi sekitar 3–7 ton/hari atau total 45–105 ton/hari. Selain itu, di Pasuruan juga terdapat 115 pemindang skala rumah tangga yang memproduksi 100-1.100 kg/hari atau rata-rata produksi sebesar 125 kg/hari per orang.

“Total produksi pindang di Kabupaten Pasuruan bisa mencapai 14.375 kg atau 14,375 ton/hari. Ini angka yang luar biasa,” kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Artati Widiarti, Senin (29/3/2021).KKP

Adapun bahan baku ikan untuk usaha pemindangan tersebut berasal dari Pasuruan, Sidoarjo, Jember, Malang dan Trenggalek. Artati mengurai, jenis ikan yang digunakan untuk pemindangan diantaranya ikan layang, kembung, tembang, selar, dan tongkol.

Selama ini, para pemindang menyimpan bahan baku di cold storage atau gudang beku milik swasta yang terletak di Surabaya dengan biaya sewa Rp2.500–5.000/kg. Akibatnya, para pelaku usaha sering mengalami kerugian, baik dari kerusakan produk karena tidak segera terjual atau pada saat cuaca buruk, pasokan bahan baku berkurang dan minim cadangan bahan baku.

“Ini tentu tak efektif dan berpengaruh pada biaya produksi akibat tingginya biaya sewa cold storage dan transportasi,” urainya.

Karenanya, Ditjen PDSPKP KKP menyalurkan bantuan gudang beku berkapasitas 50 ton untuk Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Bahari Indah di Pasuruan. Artati berharap, bantuan ini bisa meringankan biaya produksi karena bahan baku disimpan pada gudang beku milik kelompok dan dekat dengan sentra pemindangan.

Selain itu, kesegaran mutu ikan bisa terjaga dan produksi bisa ditingkatkan untuk memenuhi permintaan pasar.

“Kita tentu ingin konsistensi dan keberlanjutan usaha mereka terjaga,” sambungnya.

Sementara Ketua Poklahsar Bahari Indah, Ridwan menegaskan bantuan gudang beku dari KKP sangat bermanfaat. Bahkan, dia menyebut pelaku usaha perikanan mulai dari para nelayan, kelompok pemasar, pengolah ikan, pemilik moda transportasi dan konsumen lainnya yang terlibat dalam rantai bisnis ini merasakan langsung manfaat bantuan tersebut.

“Karena kelancaran bisnis pengolahan makin terjamin setelah mendapatkan bantuan gudang beku,” kata Ridwan.

Ridwan menambahkan, Poklahsar Bahari Indah merupakan kelompok UMKM usaha pemindangan ikan yang beranggotakan 24 orang dan berlokasi di Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Bantuan gudang beku digunakan untuk menyimpan ikan sebagai bahan baku pemindangan, baik untuk kebutuhan anggota kelompok maupun pemindang lainnya yang ada di Kecamatan Nguling.

“Kami sangat terbantu sekali, dari sisi efisiensi dan menjamin ketersediaan bahan baku sekaligus menyerap hasil tangkapan nelayan saat ikan melimpah,” ujar Ridwan.

Hal ini diamini Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Khasanah, yang menyebutkan bahwa koordinasi dan sinergi yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan KKP telah membuahkan hasil bagi masyarakat. “Khususnya bagi sentra pemindangan di Poklahsar Bahari Indah dengan adanya bantuan cold storage kapasitas 50 ton,” ujar Alfi.

Selain sentra pemindangan di Kecamatan Nguling, Alfi menambahkan bahwa Kabupaten Pasuruan juga memiliki sentra pengolahan ikan lainnya, yaitu pengasinan ikan di Kecamatan Lekok dan pengasapan ikan di Kecamatan Beji.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa bantuan cold storage portable merupakan bagian dari stimulus penanggulangan dampak ekonomi pandemi Covid-19 yang diberikan untuk menghindari penurunan kualitas/mutu dan harga ikan yang drastis di tingkat nelayan atau pembudidaya. Selain itu, bertujuan untuk menjamin tersedianya pasokan bahan baku bagi UMKM pengolahan ikan sekaligus konsumsi ikan masyarakat.

Kilang Balongan Terbakar, Pertamina Pastikan Distribusi BBM Masyarakat Tetap Lancar

SuaraPemerintah.id – PT Pertamina (Persero) memastikan distribusi pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat tidak terganggu meski ada insiden kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat.

“Dengan adanya insiden ini, kami memastikan bahwa pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal,” kata Corporate Secretary Subholding Refining Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Kebakaran Kilang Balongan terjadi pada pada tangki T-301G sekitar pukul 00.45 WIB dini hari. Saat itu kondisi cuaca sedang terjadi hujan lebat disertai petir.

Nyala api kebakaran Kilang Balongan bahkan dapat terlihat dari jarak lima kilometer.

Ratusan warga melakukan evakuasi ke tempat aman menjauhi lokasi kebakaran Kilang Balongan milik PT Pertamina (Persero) di Indramayu, Jawa Barat.

Mereka yang mengungsi merupakan warga dari Desa Balongan yang merupakan desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian.

Saat ini ada sekitar 200 warga mengungsi ke Pendopo Kabupaten Indramayu, 400 warga di Islamic Center Indramayu, dan 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra.

Saat insiden terjadi, Pertamina menyebutkan ada empat warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar dan langsung dirujuk untuk perawatan intensif di RSUD Indramayu.

Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian, dibantu oleh TNI.

“Kami meminta warga sekitar untuk tetap tenang, dan menjauh dari lokasi kebakaran atau Kilang Balongan,” kata Ifki Sukarya.

Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu membantu penyediaan konsumsi bagi warga di pengungsian. Selain itu, perseroan juga menyiapkan terpal serta kebutuhan warga lainnya di pengungsian.

Dalam membantu upaya pemadaman, Pertamina mendatangkan tim Healthy Safety, Security, dan Enviroment (HSSE) dari unit kilang terdekat, yakni Kilang Cilacap, Kilang Eksplorasi dan Produksi, Kilang Plaju, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Indramayu.

Sinergi BUMN, Indofarma – Pos Logistik Jalin Kerja Sama Logistik dan Farmasi Jawa Hingga Sumatera

Penandatanganan Perjanjian Kerja sama antara Budi Prakoso selaku Chief Executive Officer PT Pos Logistik Indonesia dengan Gigik Sugiyo Raharjo selaku Direktur PT Indofarma Global Medika di kantor pusat Indofarma, Rabu (24/03/21).

SuaraPemerintah.id- PT Pos Logistik Indonesia menjalin kerjasama dengan PT Indofarma Global Medika untuk distribusi farmasi Jawa dan Sumatera area.

Kerja sama ini dimulai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja sama antara Budi Prakoso selaku Chief Executive Officer PT Pos Logistik Indonesia dengan Gigik Sugiyo Raharjo selaku Direktur PT Indofarma Global Medika di kantor pusat Indofarma, Rabu (24/03/21).

Seperti diketahui, PT Indofarma Global Medika adalah perusahaan yang mempunyai reputasi baik dan memiliki Kantor Cabang di seluruh wilayah Indonesia yang bergerak di bidang penjualan dan distribusi farmasi, obat-obatan, alat kesehatan, makanan tambahan termasuk,  namun tidak terbatas pada vaksin/serum dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) serta produk lainnya terkait dengan bidang farmasi.

Sementara PT Pos Logistik Indonesia adalah Perusahaan Logistik yang meliputi freight forwarding, transporting, warehousing, cargo dan jasa pengurusan kepabeanan di dalam dan di luar wilayah Indonesia dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas (PT).

Dengan ini, PT Pos Logistik Indonesia memiliki kesempatan untuk memberikan layanan logistik kepada PBF (Perusahaan Besar Farmasi), karena telah terverifikasi sebagai Provider Logistik yang memiliki standar CDOB (Cara Distribusi Obat Farmasi).

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi PT Pos Logistik Indonesia dalam Mendistribusikan obat-obatan dan alat kesehatan ke seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai anak perusahaan PT Pos Indonesia (Persero) tentunya PT Pos Logistik Indonesia tidak diragukan lagi dalam hal jaringan pengiriman logistik dan ketepatan dalam waktu kirim dan tentunya akan berkontribusi untuk Indonesia yang sehat dan lebih baik.

 

Tahun 2021, Bank Banten Siap Bangun Kembali Kepercayaan Publik

SuaraPemerintah.id – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) menggelar Rapat Kerja (Raker) Terbatas Wilayah Banten 2021, Minggu (28/3/2021).

Raker ini diikuti oleh seluruh divisi, kantor wilayah, unit hingga kantor cabang Bank Banten di wilayah Banten. Turut hadir Direktur Utama Agus Syabarrudin, Komisaris Utama  Hasanuddin, serta segenap jajaran Dewan Komisaris dan Direksi.

Raker yang mengusung tema “Rebuild The TrustReach The Glory” ini menggambarkan semangat dan komitmen tinggi Bank Banten untuk kembali meraih kepercayaan serta mencapai kejayaan.

Kepercayaan merupakan hal yang sangat penting dalam dunia perbankan. Hal ini pula yang menjadi dasar untuk segera menginisiasi pemutakhiran budaya perusahaan sebagai panduan berfikir dan bertindak bagi seluruh insan Bank Banten atau yang disebut juga sebagai Banteners.

Budaya ini kemudian dirumuskan dalam sebuah konsep bertajuk TRUST “Think differentResilience, Universe, Service excellence, and Track”.

Pihak manajemen saat ini sedang melakukan pembenahan untuk membangun kembali kepercayaan para stakeholder dengan melakukan pengembangan modal insani, penguatan permodalan dan likuiditas, pengembangan teknologi informasi, dan penyelarasan bisnis atau target pasar.

“Diharapkan semoga penyelenggaraan rapat kerja ini dapat memberikan solusi perbaikan dan peningkatan kapabilitas organisasi bagi penguatan internal. Sehingga kita dapat tumbuh dan berkembang di tengah segala tantangan yang tengah dihadapi, dengan dukungan dan kepercayaan khususnya dari Gubernur Banten selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT), masyarakat Banten, dan seluruh stakeholders Bank Banten,” pungkas Agus.

Sebelumnya, diketahui jika Bank Banten telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam rangka meningkatkan kualitas penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik yang dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Maret 2021 sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.

Hasilnya adalah dilakukan perombakan susunan direksi dan komisaris dari Bank yang dikendalikan Pemprov Banten ini.

Berdasarkan siaran pers, para pemegang saham memberhentikan Fahmi Bagus Mahesa selaku Direktur Utama, dan Jaja Jarkasih selaku Direktur Bisnis Peseroan. Selain itu RUPSLB juga memberhentikan Titi Khoiriah selaku Komisaris Independen.

Selain itu, RUPSLB kali ini juga dilakukan guna mendukung estafet kepengurusan dan pengawasan perseroan serta pelaksanaan transformasi digital Perseroan.

Gubernur Sumsel Dorong Setiap Ponpes Miliki Unit Usaha

SuaraPemerintah.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mendorong Pondok Pesantren (Ponpes) di Sumsel untuk dapat  memiliki minimal satu bidang usaha unggulan. Keberadaan bidang usaha untuk kemandirian agar ponpes dapat mengembangkan diri.

“Walaupun baru tiga tahun berdiri, Ponpes Terpadu La Tansa Mustika sudah melakukannya, dan telah memiliki bidang usaha jahit dan kaligrafi,” ujar Herman Deru usai menghadiri  wisuda Tahfidz Angkatan ke-3 dan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Ramadan 1442 H Ponpes Terpadu La Tansa Mustika, Kabupaten PALI, Minggu (28/3/21).

Untuk memulainya, ungkap Herman Deru, ponpes harus memiliki bidang khusus yang diunggulkan terlebih dahulu. Setelah berkembang, baru bisa merambah ke bidang lainnya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Sumsel ini juga mendorong pemerintah dan kabupaten/kota melakukan pemerataan rumah tahfidz di daerah masing-masing.

Pemerintah provinsi telah memulai program satu desa satu rumah tahfidz yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

“Program satu desa satu rumah tahfidz targetnya 3.500. Dalam dua tahun, ini sudah tercapai. Tinggal pemerataannya saja, Pemda kita dorong memiliki program pemerataan ini,” katanya.

Gubernur didampingi Pj Bupati PALI Rosidin Hasan turut meresmikan unit kegiatan seni santri Ponpes Terpadu La Tansa Mustika, PALI yang fokus bidang pembuatan kaligrafi.

Sementara Pimpinan Ponpes La Tansa Mustika, Yaya Suryana mengatakan tepat 16 September mendatang, ponpes yang dipimpinnya ini berumur tiga tahun.

Saat ini, ungkapnya, Ponpes Terpadu La Tansa memiliki 300 santri yang berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Lubuklinggau hingga Lampung.  “Hari ini ada 149 satri mengikuti wisuda tahfidz. Baru belajar dua tahun saja, satri sudah mampu menghafal 1-8 juz,” katanya.

Tjahjo Kumolo: ASN Harus Jadi Contoh Patuhi Larangan Mudik

SuaraPemerintah.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi contoh baik bagi masyarakat, khususnya dalam mematuhi larangan mudik Lebaran 2021.

“Saya berharap ASN tetap menjadi pelopor dan memberikan contoh untuk tidak mudik. ASN juga wajib mengingatkan keluarga besar serta lingkungannya untuk tidak mudik demi memutus rantai pandemi Covid-19,” kata Tjahjo Kumolo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (28/3/2021).

ASN juga diimbau untuk tidak mengunjungi tempat-tempat wisata dan sarana umum, yang dapat berpotensi terjadinya kerumunan warga.

“Saya minta ASN dalam Lebaran tahun ini tidak perlu berwisata atau bergerombol di tempat keramaian, tidak perlu ke tempat rekreasi. Ini kan semata untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 agar tidak melebar ke daerah,” katanya.

Tjahjo juga mengingatkan kepada para pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk dengan tegas memberikan sanksi kepada ASN dan keluarganya yang memaksakan diri untuk mudik.

“PPK wajib memberikan sanksi disiplin kepada ASN dan keluarganya yang nekat mudik,” katanya menegaskan.

Setelah diputuskan dalam rapat koordinasi tingkat menteri di Jakarta, Jumat (26/3/2021), tentang pelarangan mudik Lebaran 2021, Tjahjo akan menerbitkan Surat Edaran Menteri PANRB kepada seluruh ASN di Indonesia.

“Pada hari Senin (29/3/2021) rencananya akan dikeluarkan Surat Edaran Menteri PANRB,” ujarnya.

Sementara itu menanggapi perintah Presiden Joko Widodo terkait mudik, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan akan ada sanksi tegas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) bila ada yang nekat mudik.

 

Plt Tugas (Plt) Kepala Biro Hukum, Kerjasama, dan Komunikasi BKN Paryono menjelaskan merujuk aturan sanksi larangan mudik PNS tahun lalu, kemungkinan sanksi yang akan diberikan tahun ini juga akan mengacu pada PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

 

Berdasarkan PP tersebut ada tiga jenis hukuman untuk PNS apabila melanggar aturan yang sudah ditentukan, hukuman tersebut terdiri dari hukuman disiplin ringan, sedang, hingga berat.

Contoh hukuman disiplin ringan yakni terdiri dari teguran, lisan, teguran tertulis, dan penyertaan tidak puas secara tertulis.

Kemudian untuk jenis hukuman disiplin sedang terdiri dari penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun.

Sedangkan, jenis hukuman disiplin tingkat berat sebagaimana diatur dalam Pasal 7 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 terdiri dari penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

 

 

Gunakan Strategi Pemasaran Digital, CITICON Raih Indonesia Digital Popular Brand Award 2021

CITICON Raih Penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021, Kamis (15/3)

SuaraPemerintah.id – Di industri produk bata ringan, brand CITICON sudah sangat terkenal di Indonesia. Di masa pandemi brand milik PT Citicon Nusantara Indutries ini mengubah strategi pemasarannya dengan fokus menggunakan media digital online. Karena Keberhasilannya menjaga popularitas di ranah digital, CITICON diganjar penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021.

Indonesia Digital Popular Brand Award merupakan penghargaan terhadap brand yang berhasil membangun popularitas dan meningkatkan aktivitas brand melalui media digital, sehingga lebih unggul dan populer dibandingkan brand lain.

Diselanggarakan oleh INFOBRAND.ID berkolaborasi dengan TRAS N CO Indonesia, dan IMFocus (Certified Google Partner), penghargaan tersebut menjadi ajang bergengsi yang dilakukan rutin setiap tahun.

Para peraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 merupakan brand hasil survei yang dilakukan selama periode Desember 2020 hingga Februari 2021 terhadap 150 kategori produk dan lebih dari 1000 brand di Indonesia.

Tiga parameter yang dijadikan penilaian dalam survei tersebut yaitu Search Engine Based, Social Media Based dan Website Based.

Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengatakan, berbagai aktivitas digital yang dilakukan sejumlah brand tersebut menjadi poin penting, bahwa semakin meningkatnya aktivitas digital di kalangan masyarakat menuntut sebuah brand untuk hadir di ranah digital, dan melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan brand awarenes di ranah digital.

“Kuncinya adalah brand harus beradaptasi dengan melakukan promosi di ranah digital, kreatif dalam membuat konten, dan mengembangkan teknologi untuk mempermudah dalam melayani customer,” kata Tri.

Penyerahaan penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 dilakukan secara virtual pada Kamis (25/3). Brand CITION dipilih sebagi salah satu yang berhak meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 karena telah berhasil menggunakan strategi branding dan pemasaran dengan menggunakan media digital.

Menawarkan material yang kuat dan presisi, merek bata ringan yang hadir sejak tahun 2008 ini menjadi pilihan terbaik. Di ranah digital brand CITICON sudah sangat populer, dibuktikan dengan lebih dari 78 ribu ulasan di halaman Google Indonesia, membuat namanya semakin dikenal luas di masyarakat.

Dini Sari, Marketing Managet PT Citicon Nusantara Industries mengungkapkan, memasuki masa pandemi, ketika banyak bisnis mengalami penurunan, CITICON tetap stabil di industri produk bata ringan. Hal tersebut disebabkan karena selain brand CITICON yang sudah establish, juga karena strategi pemasaran dan branding digital yang tepat dan sesuai sasaran.

“Beruntungnya Citicon sudah establish, penurunan ada tapi tidak terlalu besar dan kembali stabil dalam waktu yang tidak terlalu lama. Ini karena CITICON telah berkembang dan memiliki pelanggan yang loyal. Selain itu kami juga memaksimalkan pemasaran di media online dengan mempublish konten-konten yang tepat sasaran,” ungkap Dini.

Dini menambahkan bahwa selama pandemi hingga era new normal, CITICON banyak membuat perubahan mulai dari strategi pemasaran dan branding hingga penerapan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan. Di ranah digital, CITICON telah membuat berbagai konten digital yang berbeda dan menarik untuk tetap menjaga popularitas brand CITICON.

“Kami membuat banyak konten edukasi seperti tutorial pemasangan batu bata, tips renovasi, desain ruang kitchen yang praktis, dan berbagai edukasi dalam bentuk video yang menarik. Kami juga menggandeng para partner bisnis untuk membuat video promosi. Ternyata konten-konten tersebut cukup efektif dan efisien untuk menjaga stabilitas branding dan pemasaran CITICON,” ungkap Dini.