Beranda blog Halaman 4535

Pemerintah Siap Rilis Sertifikat Tanah Elektronik, Begini Tampilan dan Perbedaannya

Pemerintah Siap Rilis Sertifikat Tanah Elektronik, Ini Dia Tampilannya

SuaraPemerintah.idPemerintah siap merilis sertifikat tanah elektronik atau sertifikat-el sebagai pengganti sertifikat konvensional yang berbentuk kertas.

Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional RI No 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik. Berdasarkan salinan dokumen yang diterima Bisnis, beleid tersebut diteken oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Sofyan Djalil pada 12 Januari 2021.

Aturan tersebut juga telah diundangkan oleh Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM Widodo Ekatjahjana di hari yang sama.

Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang Dwi Purnama mengatakan bahwa nantinya sertifikat ini akan mengganti sertifikat kertas secara bertahap.

“Tidak ada penarikan sertifikat analog [kertas], jadi saat masyarakat ingin mengganti sertifikat analog ke elektronik atau terjadi peralihan hak atau pemeliharaan data maka sertifikat analognya digantikan oleh sertifikat elektronik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (4/2/2021).

Lebih lanjut Dwi menjelaskan sertifikat analog yang diganti sertifikat elektronik adalah saat masyarakat ingin mengganti sertifikat analog ke elektronik atau terjadi peralihan hak atau pemeliharaan data maka sertifikat analognya.

Adapun melalui akun Instagram resmi @atr_bpn, Kementerian ATR/BPN menyebutkan bahwa sertifikat elektronik sangat terjamin keamanannya. Ada 6 perbedaan antara sertifikat tanah elektronik dan sertifikat analog, yaitu kode dokumen, kode QR, nomor identitas, kewajiban dan larangan, tanda tangan, dan bentuk dokumen.

Berikut contoh penampakan dan perbedaan sertifikat tanah elektronik seperti tercantum dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional RI No 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik:

 

Sertifikat Tanah Elektronik. Instagram ATR

 

Langgar Aturan PPKM, Undang 1.200 Tamu Hajatan di Boyolali Dibubarkan

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Boyolali terpaksa membubarkan acara hajatan di Dukuh Karanganyar, Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo pada Kamis (4/2/2021). Pembubaran ini dilakukan karena melanggar aturan dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Boyolali.

SuaraPemerintah.id – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Boyolali terpaksa membubarkan acara hajatan di Dukuh Karanganyar, Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo pada Kamis (4/2/2021).

Pembubaran ini dilakukan karena melanggar aturan dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Boyolali.

Kasi Operasi dan Pengendalian Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boyolali, Moch Supriyatin mengatakan, pelanggaran dilakukan karena jumlah orang yang hadir dalam acara tersebut melebihi 30 orang.

“Kami dari Tim Satgas Kabupaten, kebetulan untuk tim yustisi antara Satpol PP, Polri dan TNI, kita langsung survei ke lokasi (untuk memastikan) benar sesuai protokol kesehatan atau tidak. Ternyata itu tidak,” ungkapnya di sela kegiatan penertiban.

Supriyatin menegaskan, sebelumnya Satgas telah memperingatkan penyelenggara dan tidak memberikan rekomendasi.

Namun, warga tetap nekat menggelar hajatan di tengah pandemi. Akibatnya hajatan yang mengundang 1.200 tamu ini dibubarkan.

“Langsung kami bubarkan. Karena kalau tidak tidak dibubarkan akan kami serahkan ke Polres,” tegasnya.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Cepogo, Sigit Purwanto menambahkan, pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi masyarakat terkait dengan acara yang melibatkan banyak orang.

“Sebenarnya telah melaksanakan edukasi kepada para warga yang mengadakan hajatan, dan kita tidak akan pernah memberikan rekomendasi. Tetapi warga banyak yang tidak patuh,” ujarnya.

Sigit Purwanto menegaskan, kebijakan tersebut dilakukan guna menekan angka perkembangan Covid-19 di Kabupaten Boyolali. Ia berpesan agar masyarakat patuh aturan PPKM dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Segera Klaim Token Listrik Gratis PLN Februari 2021 Bagi Pengguna Daya 900VA

Segera Klaim Token Listrik Gratis PLN Februari 2021 Bagi Pengguna Daya 900VA

SuaraPemerintah.id – Segera klaim token listrik gratis dari PLN untuk bulan Februari 2021. Caranya dengan login stimulus.pln.co.id atau akses PLN Mobile.

Diketahui, PT PLN resmi memperpanjang program subsidi listrik gratis dan diskon 50 persen hingga Maret 2021.

Keringanan biaya listrik tersebut masih diberikan bagi pengguna listrik 450 VA dan 900 VA prabayar serta industri kecil.

Berikut cara mendapatkan token gratis atau diskon 50 persen lewat login stimulus.pln.co.id, WhatsApp, dan PLN Mobile:

Lewat stimulus.pln.co.id

  1. Buka website resmi PLN di stimulus.pln.co.id atau klik link ini.
  2. Klik Stimulus Covid-19 (Token gratis/diskon)
  3. Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter pada kolom pencarian.
  4. Masukkan kode Captcha lalu klik Cari.
  5. Token listrik gratis atau diskon 50 persen akan tampil pada kolom keterangan.
  6. Token listrik gratis atau diskon 50 persen berhasil didapatkan, pelanggan dapat memasukkan angka tersebut ke kWh meter.
LOGIN stimulus.pln.co.id untuk Klaim Token Listrik Gratis PLN Mulai 7 Januari 2020
LOGIN stimulus.pln.co.id untuk Klaim Token Listrik Gratis PLN (stimulus.pln.co.id)

 

Lewat Aplikasi PLN Mobile

  1. Download aplikasi PLN Mobile via Google Play Store dan App Store atau klik link di bawah ini: – Android– IOS
  2. Login dengan akun Google atau email
  3. Setelah muncul beranda yang memuat informasi nama dan nomor ID pelanggan, klik banner PLN Peduli Covid-19 di bawah Info & Promo
  4. Masukkan ID pelanggan atau nomor meter, lalu klik Kirim
  5. Setelah itu, akan muncul token gratis dari PLN
  6. Masukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai ID pelanggan.

Kini, token listrik gratis dari PLN sudah dapat digunakan.

Ada Perubahan Mekanisme

Ada satu hal yang wajib diperhatikan terutama pengguna daya 900 VA saat melakukan klaim pemberian token listrik gratis.

Sebab, ada perubahan mekanisme pemberian token listrik gratis dari PLN bagi pengguna daya 900VA.

Hal ini berdasarkan pengalaman Tribunnews.com saat hendak mengklaim token listrik gratis dari PLN, beberapa waktu lalu.

Lantaran tak bisa melakukan klaim lewat kedua cara yang ditentukan, Tribunnews.com coba bertanya kepada PLN melalui kontak Customer Service (CS) akun PLN di Twitter, @pln_123.

Lewat DM, akun PLN memberi tahu, ada perubahan mekanisme pemberian token gratis bagi pengguna daya 900 VA kategori rumah.

Rupanya, subsidi token stimulus diberikan diskon 50 persen langsung saat melakukan pembelian token.

Misalnya, jika pada bulan Desember 2020, pengguna melakukan pembelian token sebesar Rp 100 ribu maka akan mendapatkan 75 kWh.

Akan tetapi untuk saat ini, apabila pengguna melakukan pembelian token pada Januari 2021 sebesar Rp 100.000 maka akan mendapatkan 150 kWh atau 50 persen lebih banyak dari pembelian token pada hari biasanya.

“Untuk daya 900 VA rumah tangga subsidi, terdapat perubahan mekanisme pemberian token gratis, untuk daya 900 VA rumah tangga subsidi token stimulus diberikan diskon 50 % langsung saat melakukan pembelian token ya.

Misalnya, jika di bulan Desember 2020 Kakak melakukan pembelian token sebesar Rp.100.000 maka akan mendapatkan 75 kWh.

Akan tetapi untuk saat ini, apabila Kakak melakukan pembelian token di bulan Januari 2021 sebesar Rp. 100.000 maka akan mendapatkan 150 kWh( 50% lebih banyak dari pembelian token pada biasanya).

Untuk mewujudkan PLN terbaik, mohon tidak memberikan tambahan biaya kepada petugas kami,” tulis CS akun Twitter PLN.

Tips Agar Langsung Berhasil

Sebelum melakukan klaim token gratis dari PLN, jangan lupa cek kode rekening listrik di rumah Anda. Ingat, hanya pelanggan listrik berkapasitas 450 VA dan 900 VA bersubsidi-lah yang mendapat keringanan tersebut.

Artinya, pelanggan listrik 900 VA yang tidak bersubsidi jelas tidak akan mendapat token gratis atau diskon 50 persen. Cara mengecek apakah Anda termasuk dalam bagian pengguna listrik 450 VA dan 900 VA bersubsidi juga sangat mudah.

Bagi pelanggan listrik 900 VA yang memiliki kode ‘M’ pada nomor struk tagihan artinya bukan golongan subsidi. Sebab M pada kode R1M artinya mampu.

Berikut cara membedakan pelanggan subsidi dan non-subsidi dikutip dari akun Instagram PLN:

1. R1/900VA Subsidi

– Cek struk pembayaran sebelumnya

– Lihat pada kolom Tarif/Daya

– Jika tertera R1, maka Anda berhak mendapat keringanan

2. R1M/900VA Non Subsidi

– Cek struk pembayaran sebelumnya

– Lihat pada kolom Tarif/Daya

– Jika tertera R1M, maka Anda tidak berhak mendapat keringanan

KKP Ajak FEALAC Warriors Virtual Tour ke Galeri BMKT, Kenalkan Jejak Sejarah Maritim

Kenalkan Jejak Sejarah Maritim, KKP Ajak FEALAC Warriors Virtual Tour ke Galeri BMKT

SuaraPemerintah.id – Virtual tour jadi salah satu cara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengenalkan koleksi Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang berada di Marine Heritage Gallery (MHG) atau Galeri BMKT. Pasalnya, pandemi menyebabkan pengunjung dibatasi masuk ke galeri ini.

Januari lalu, KKP melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) mengajak komunitas anak muda yang tergabung dalam FEALAC Warrios melakukan virtual tour di Galeri BMKT.

Virtual tour bertepatan dengan perayaan 3rd Anniversary of Forum of East Asia–Latin America Cooperation (FEALAC) ini mengambil topik “Treasure & Maritime Diplomacy” dan dihadiri 70 orang yang berasal dari berbagai kalangan di Indonesia juga peserta dari Korea Selatan.

“Targetnya untuk mengenalkan jejak sejarah maritim nusantara melalui koleksi BMKT yang berada di galeri ini kepada anggota FEALAC,” kata Mr. Jan Huem Park dari YEIJE art Company, Korea Selatan.

FEALAC Warriors dibentuk pada tahun 2018 oleh Walikota Bandung saat itu, Ridwan Kamil, beranggotakan gabungan anak muda dari 36 negara Asia Timur dan Amerika Latin. Pada ulang tahun yang ketiga ini FEALAC Youth Center mencoba mengajak peserta untuk tour secara virtual ke galeri BMKT.

Dalam virtual tour, peserta diajak berkeliling galeri sambil menyaksikan kurang lebih 3.000 keping koleksi artefak yang ditemukan dari dasar laut perairan Indonesia dan mengeksplorasi BMKT yang diangkat dari Perairan Bangka Belitung, Laut Jawa Utara Cirebon, dan Perairan Pulau Buaya, Kepulauan Riau.

Direktur Jasa Kelautan (Jaskel), Ditjen PRL, Miftahul Huda saat menyambut peserta virtual tour menyampaikan BMKT merupakan sumber daya kelautan yang memiliki nilai historis tinggi, dan perlu dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, MHG menjadi salah satu bentuk pemanfaatan tersebut.

“Selain Galeri, ada juga lokasi BMKT yang potensial dimanfaatkan sebagai lokasi wisata berbasis kapal tenggelam. Salah satu contohnya pengembangan MV Boelongan, kerangka kapal Belanda yang tenggelam di Teluk Mandeh. Setidaknya ada 463 potensi kapal tenggelam, yang baru 25% berhasil diverifikasi keberadaannya,” jelas Huda.

Miftahul Huda secara tegas menggarisbawahi pentingnya peran generasi muda turut serta membangun potensi kelautan Indonesia. Ia mengajak anak muda khususnya FEALAC Youth Center yang berada di Indonesia maupun luar negeri untuk menjadikan BMKT sebagai isu penting dan turut serta dalam mengembangkan beberapa lokasi BMKT yang memiliki potensi wisata, membuat tulisan-tulisan yang dapat menjadi bahan edukasi masyarakat mengenai potensi BMKT.

“Saya berharap anak-anak muda seperti FEALAC lebih proaktif lagi mengenal dan memperkenalkan kelautan Indonesia pada dunia,” pesannya.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa (KSIA), Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Masni Eriza dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas insiatif FEALAC Youth Center memperkenalkan kemaritiman kepada anak-anak muda.

“Saya berharap dari kegiatan ini generasi muda menyadari potensi besar warisan sejarah yang ditemukan dari perairan Indonesia dan mengambil pelajaran dari sejarah tersebut,” ujar Masni.

Pertamina Pacu UMKM Naik Kelas dengan Olah Karung Goni jadi Produk Berkelas

Pertamina Pacu UMKM Naik Kelas dengan Olah Karung Goni jadi Produk Berkelas

SuaraPemerintah.id – Program Kemitraan Pertamina menyasar hampir semua sektor usaha untuk diberdayakan menjadi mitra binaan.

Mereka kemudian dibina hingga mampu menghasilkan produk atau jasa dengan roadmap yang awalnya bersifat tradisional. Menjadi UMKM naik kelas ke tahapan Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga mendunia dan mampu menembus pasar global.

Seperti usaha yang dijalani oleh Tatik Nurhayati, meski mengandalkan karung goni sebagai bahan dasar menciptakan produknya, ia tidak ingin karyanya terlihat tradisional ataupun ketinggalan zaman.

Pertamina pun hadir untuk memberi pendampingan terkait usahanya. “Banyak sekali mendapat masukan baik dari segi kualitas bahan maupun motifnya agar lebih kekinian dan berkelas,” ujar pemilik UMKM Rose Tulip ini.

Alhasil, semenjak menjadi mitra binaan Pertamina pada tahun 2017 lalu, usahnya pun diakui makin berkembang. Baik dari segi volume produksi maupun penjualan yang lebih heterogen untuk semua kalangan. Beragam bentuk produk diciptakannya. Di antaranya, tas dan dompet. Aksesori tersebut diberi motif alam seperti dedaunan, bunga, dan kayu-kayuan.

Sebelumnya, Tatik merupakan karyawan di sebuah perusahaan. Namun, dia memilih mengundurkan diri dan memulai peruntungan didunia usaha. Usaha pertamanya pada saat itu adalah properti dekorasi rumah yang didominasi motif-motif alam dan berdesain vintage. Seiring dengan berjalannya waktu, Tatik pun merambah hingga memanfaatkan karung goni ini.

Kesuksesan usahanya pun berdampak pada orang-orang di sekitar rumahnya di Jalan Wonosari Kidul Surabaya. Kini ia pun dibantu 3 orang untuk memproduksi banyaknya pesanan yang mengalir. Mereka adalah para tetangga dan ibu rumah tangga yang dipekerjakan agar mendapat tambahan pemasukan ekonomi bagi keluarganya. Hal ini menjadi salah satu implementasi ESG dibidang sosial.

Pemasaran produknya kini sudah menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia. Terlebih setelah ia mendapatkan sejumlah tips dan trik berjualan di media sosial dari Pertamina. Ia langsung mengaplikasikan dan segera merasakan dampaknya. Hingga kini ia mampu meraup omzet lebih dari Rp 10 juta tiap bulannya. “Bagi yang penasaran bentuk produk kami bisa dilihat pada media sosial @kreasigonisurabaya,” tuturnya.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina akan mendukung pengembangan produk unik dan kreatif seperti yang dilakukan Tatik.

UMKM tersebut akan terus dikembangkan dengan skema pembinaan Go Digital, Go Modern, Go Online, hingga Go Global.

“Kami optimistis para binaan akan mampu diajak berkembang dan naik kelas. Serta menerapkan SDGs point 8 dengan membantu orang di sekitarnya dan mendukung pertumbuhan ekonomi.” tutupnya.

Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Jadi yang Utama

Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Jadi yang Utama

SuaraPemerintah.id – Berdasarkan data WHO, penyakit kanker merupakan penyebab kematian terbanyak di dunia. Namun para ahli mampu memperkirakan 40% kanker dapat dicegah dengan mengurangi faktor-faktor risiko terjadinya kanker. Untuk itu dibutuhkan langkah bersama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X saat membacakan sambutan Gubernur DIY pada Puncak Peringatan Hari Kanker Sedunia 2021 di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Kamis (04/02).

Sri Paduka memaparkan, kanker menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia atau sebesar 13% setelah penyakit kardiovaskuler. Setiap tahunnya, 12juta orang di dunia menderita kanker dan 7,6juta di antaranya meninggal dunia.

“Diperkirakan pada tahun 2030, kejadian tersebut dapat mencapai hingga 26juta orang dan 17juta di antaranya meninggal akibat kanker. Terlebih untuk negara miskin dan berkembang kejadiannya akan lebih cepat. Untuk itu diperlukan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah faktor risiko tersebut dengan peningkatan program pencegahan dan penanggulangan kanker yang tepat,” papar Sri Paduka.

Guna menjawab tantangan tersebut, Sri Paduka menegaskan, seluruh pemangku kepentingan dan lintas sektor harus melakukan peningkatan upaya pencegahan, deteksi dini, dan penemuan dini kanker melalui kegiatan preventif dan juga promotif seperti pembuatan media berupa leaflet, poster, banner, dan lain sebagainya.

Selain itu, perlu dilakukan pula penyebaran informasi melalui penyuluhan tentang kanker, baik di dalam maupun luar gedung seperti di instansi pemerintah, swasta, yayasan, organisasi masyarakat, sekolah, dan universitas, serta melalui media cetak dan elektronik.

“Dari kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan timbul kesadaran masyarakat untuk mau melakukan pemeriksaan dini agar bisa ditemukan penyakit kanker sedini mungkin. Kesadaran deteksi kanker sedini mungkin ini juga guna mewujudkan masyarakat hidup sehat dan berkualitas. Hal ini sesuai dengan tercapainya nawacita kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia, serta program Kementerian Kesehatan RI yang menargetkan tahun 2030 angka kesakitan penyakit kanker stadium lanjut tidak ditemukan lagi,” imbuh Sri Paduka.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang DIY, GKR Hemas mengatakan, di masa pandemi ini penanganan CoViD-19 harus tetap dilakukan, tetapi upaya penanggulangan penyakit tidak menular, seperti kanker tidak boleh diabaikan.

Sosialisasi penanggulangan kanker sangat diperlukan karena persepsi masyarakat terhadap kanker kadang masih perlu diluruskan dan pencegahan melalui deteksi dini kanker masih banyak menghadapi kendala.

“Suatu survei yang dilakukan Yayasan Kanker Indonesia Cabang DIY menunjukkan, banyak ibu-ibu yang tidak bersedia melakukan deteksi dini kanker serviks karena takut ketahuan, malu, atau tidak ada biaya. Di samping hal tersebut, masih cukup banyak pasien yang setelah terdiagnosa kanker tidak langsung berobat medis karena beberapa alasan, sehingga terjadi kemalangan,” ungkap GKR Hemas.

GKR Hemas pun menambahkan, tema peringatan Hari Kanker Sedunia 2021 ialah ‘I Am and I Will’ sangat tepat dengan situasi yang ada saat ini. Tema tersebut dimaknai bahwa setiap individu memiliki peran dalam penanggulangan kanker sesuai dengan kondisi dan latar belakang masing-masing.

“Kanker bukan semata-mata masalah pasien dan keluarganya saja, tetapi kanker adalah masalah kita semua. Oleh karena itu, kita perlu memberikan perhatian dan dukungan kepada mereka. Penanggulangan kanker tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi perlu didukung oleh banyak pihak,” imbuh GKR Hemas.

Dalam kesempatan ini, hadir pula secara daring Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Budi Gunadi mengatakan, dalam upaya penanggulangan kanker, alangkah baiknya jika seluruh masyarakat Indonesia bisa melakukan banyak tindakan yang sifatnya lebih preventif dan promotif.

Oleh karena itu, peranan industri kesehatan untuk bisa melakukan screening yang lebih baik dan mengedukasi rakyat untuk cara hidup yang lebih baik.

“Ditambah dengan penanganan kasus-kasus kanker secara lebih dini, tentu akan jauh lebih bermanfaat untuk membuat kehidupan rakyat kita menjadi lebih baik, utamanya di saat-saat tua mereka. Dan tindakan yang dilakukan di masa dini tersebut tidak mungkin bisa kami lakukan sendiri di Kementerian Kesehatan, tapi harus berkoordinasi dengan seluruh komponen masyarakat. Semua pihak harus bekerja bersama agar kita bisa mendidik, bisa mendeteksi, dan bisa menangani secara lebih dini untuk setiap adanya indikasi kanker,” paparnya.

RSUD Margono Soekarjo Borong 3 Penghargaan Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

RSUD Margono Soekarjo Borong 3 Penghargaan Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

SuaraPemerintah.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan penghargaan Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2020. Penghargaan terbanyak diraih RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Banyumas.

Ganjar mengatakan dalam masa pandemi ini tidak banyak yang peduli untuk melakukan inovasi. Namun dari provinsi, kabupaten dan kota di Jateng merepons persoalan masyarakat yang pelik dengan inovasi.

“Di provinsi ada yang menarik. RSUD Margono Banyumas (RS milik pemprov) juara terus, yang mendapatkan tiga penghargaan,” kata Ganjar, usai Pengumuman Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Jawa Tengah, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Jateng, Kamis, (4/2/2021).

Inovasi yang masuk Top 10 diraih RSUD Margono adalah Eva Centil (Election Validation Cara Cepat dan Akurat Jamin Lancarkan Klaim BPJS), Dobel Baja (Dokumen Belanja Pengadaan Barang/ Jasa Terintegrasi ), dan Kabut Cepat Sirna (Kasa Berbuntut Percepat Operasi Kraniotomi Pasien).

Peraih penghargaan lainnya, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jateng dengan inovasinya Jagani Omah Bareng Arum (Jateng Gayeng Dandani Omah Bareng Melalui Aplikasi Simperum), Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappeda) Jateng berupa inovasi Lamar Pacar Online Langsung Sah.

Sementara, peraih penghargaan dari kabupaten dan kota adalah Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Klaten berupa Titip Bandaku (Titip Berkas Arsip Digitalku), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Wonogiri berupa inovasi Telunjuk Sakti (Bangkitkan Loket Adminduk Unlimited dan Pelopor Cetak Dokumen di Tempat), Dinas Kesehatan Kota Semarang berupa Sanphisan (Sayangi Dampingi Ibu Anak Kota Semarang), dan BPBD Kota Semarang berupa Semarisk.

Dinas Kominfo dan Statistik Kota Magelang juga meraih penghargaan melalui Magelang Cerdas One Stop Public Service and International Portal With One Touch.

Direktur RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Banyumas dr Tri Kuncoro mengatakan, pihaknya terus berpikir dan berinovasi agar pelayanan publik RS bisa seperti yang diharapkan masyarakat dan stakeholder.

“Bagaimana pelayanan publik bisa cepat, murah, dan mudah. Tentu ini memancing kita, memicu kita untuk membuat inovasi-inovasi agar apa yang diharapkan masyarakat itu teraih,” kata Tri.

Dia melanjutkan, pemenuhan dalam hal pelayanan menjadi prioritas dalam menciptakan inovasi. Misalnya, Eva Centil yaitu pelayanan yang sudah diberikan pada pasien BPJS bisa cepat, dan akurat validasinya. Sehingga klaim itu bisa langsung tertangani BPJS dan bisa terbayarkan pada waktunya. Ini juga mempermudah bagaimana pasien terlayani oleh dokter, perawat.

“Di Eva Centil yaitu setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, kepada pasien, pengguna layanan di RSUD Margono, kalau itu pasien BPJS, tentu dibutuhkan validasi yang dikerjakan. Di RSUD Margono itu sudah menggunakan elektronik. Sehingga itu mempercepat dan tambah akurat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Tri menuturkan, tahun depan akan mencipatakan inovasi lain. Misalnya, bagaimana mengontrol atau mengevaluasi terhadap peralatan medis, dan peralatan kedokteran yang membutuhkan pemeliharaan, atau membutuhkan perbaikan pada waktunya.

Nantinya, petugas yang bertanggung jawab akan memberikan input waktu pemeliharaan, dan perbaikan bila ada kerusakan.

“Setelah itu diterima server kami, maka akan ditindaklanjuti. Sehingga alat tetap bisa digunakan masyarakat. Tetap bisa digunakan untuk keperluan publik,” ujarnya.

Menhub Lantik Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi Sebagai Kabasarnas

Menhub Lantik Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi Sebagai Kabasarnas

SuaraPemerintah.idMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang baru Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi menggantikan Marsekal Madya TNI Purn. Bagus Puruhito yang telah memasuki masa purna tugas. 

Pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di kantor Kementerian Perhubungan, Kamis (4/2).

Menteri Perhubungan menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Marsekal Madya TNI Purn. Bagus Puruhito atas pengabdian dan dedikasinya selama berubah sebagai Kabasarnas sejak Januari 2019.

Semasa kepemimpinan Marsekal TNI Purn. Bagus Puruhito, Basarnas telah melakukan upaya pencarian dan pertolongan pada sejumlah musibah yang terjadi di Indonesia, antara lain: jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu; bencana tanah longsor terjadi di Sumedang, Jawa Barat; bencana di Kalimantan Selatan; dan gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

“Penanganan beberapa operasi SAR berskala besar dengan baik dalam kurun waktu yang sama membuktikan bahwa Pak Bagus memiliki kapasitas kepemimpinan yang andal dan tangguh,” kata Menhub.

Menhub menuturkan, tugas dan tanggung jawab Basarnas sangat besar dan tidak mudah yaitu larangan kedaruratan pencarian dan pertolongan pada kecelakaan, bencana, dan kondisi manusia yang tidak bisa diprediksi akan kapan terjadi.

“Karena itu, Basarnas harus selalu siap siaga 24 jam dengan waktu respons yang cepat, tepat dan aman. Karena dalam kondisi tersebut, semakin cepat tiba di lokasi bencana / kecelakaan, maka kemungkinan menyelamatkan jiwa korban akan semakin besar ”jelas Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan apresiasinya kepada jajaran Basarnas yang selalu semangat, tangguh, dan tanpa pamrih untuk menghadapi risiko tinggi untuk melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi di wilayah Indonesia yang berada dalam ring of fire sehingga rentan bencana.

Menhub mengatakan, Basarnas telah membuktikan kredibilitasnya dan telah mendapat kepercayaan dari masyarakat luas sebagai leading sector dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan di Indonesia.

Berharap, di bawah kepemimpinan Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi dapat mempertahankan dan juga meningkatkan kinerja Basarnas. Serta meningkatkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

“Semoga amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” ucap Menhub.

Akan Jadi Produsen Bata Ringan Terbesar, BLESSCON Dikunjungi Gubernur NTB

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah (lima dari kiri, kacamata) bersama jajaran muspida Prov NTB berfoto dengan para direksi PT Superior Prima Sukses usai melihat langsung proses pembuatan bata ringan Blesscon yang berada di daerah Ngoro, Mojokerto, Rabu (3/2/2021).

SuaraPemerintah.id – Merek bata ringan BLESSCON milik PT Superior Prima Sukses makin menunjukan tren yang progresif. Setelah dua pabriknya sukses dengan kapasitas produksi hingga 1,1 juta m3 per tahun, kini BLESSCON akan mengoperasikan pabrik baru dengan target kapasitas produksi hingga 2,7 juta m3 per tahun. Angka tersebut mengukuhkan PT Superior Prima Sukses menjadi produsen bata ringan terbesar di Indonesia.

Melihat kesuksesan BLESSCON dalam memasarkan bata ringan menarik perhatian Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah. Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB melakukan kunjungan ke pabrik BLESSCON di Ngoro, Mojokerto, pada Rabu (3/2) lalu.

“Kami ingin belajar ke temen-temen pengusaha Surabaya dimana di tengah pandemi ini para pengusaha di sini masih bisa berproduksi serta mengajak juga para pengusaha Surabaya untuk bisa berinvestasi di Nusa Tenggara Barat,” kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

BLESSCON telah mengoperasikan dua pabrik di Jawa Timur dengan kapasitas produksi mencapai 1,1 juta m3 per tahun.  Pabrik ke tiga Blesscon di Sragen, Jawa Tengah, juga akan dioperasikan dengan peningkatan target kapasitas produksi hingga 2,7 juta m3 per tahun.

Commercial Director BLESSCON, Henrianto, mengatakan bahwa untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia, PT Superior Prima Sukses meningkatkan kemampuan produksi dengan menambah pabrik baru yang akan beroperasi penuh pada 2021. Kapasitas pabrik terbaru akan lebih besar dari jumlah kapasitas produksi kedua pabrik BLESSCON yang telah ada lebih dulu.

Henrianto menjelaskan BLESSCON selama ini memproduksi bata ringan di Ngoro Mojokerto dengan kapasitas produksi 400.000 m3/tahun, serta di Lamongan 1,1 juta m3/tahun.

“Lamongan termasuk pabrik baru yang selama ini menyuplai kebutuhan pasar di Jawa Timur, Jateng dan Indonesia Bagian Timur. Nah nanti kalau Sragen sudah beroperasi, maka Pabrik di Mojokerto dan Lamongan akan menyuplai kebutuhan Indonesia Timur,” ujarnya.

Dia mengatakan Pabrik Sragen sendiri memiliki 2 plant, yakni plant 1 memiliki kapasitas 900.000 m3/tahun, dan plant 2 sebesar 700.000 m3. Saat ini plant 1 sudah running produksi, dan rencananya dalam waktu dekat mulai mengoperasikan plant 2.

“Sehingga secara total kapasitas produksi bata ringan dari semua pabrik yang ada mencapai 2,7 juta m3, dan ini menjadi produsen bata ringan terbesar di Indonesia sehingga kami mendapatkan Top Brand Award 2021 kategori bata ringan,” ujarnya.

Henrianto menambahkan tahun ini perseroan optimistis dengan kondisi pasar meski tahun lalu sempat tersendat adanya pandemi banyak proyek rumah maupun renovasi yang tertunda. Namun begitu, tahun lalu volume penjualan bata ringan ini masih bisa tumbuh 9 persen dibandingkan 2019.

“Tahun ini dengan mulai bergeraknya aktivitas ekonomi diharapkan penjualan kami secara volume maupun nilai bisa tumbuh 100 persen. Apalagi pasar bata ringan ini semakin terbuka karena sebagai pengganti bata merah,” tambah Henrianto.

Bertambahnya kapasitas produksi tahun ini juga diharapkan dapat meningkatkan market share Blesscon di Jateng Selatan menjadi 70 persen, dari posisi market share saat ini 15 persen di Jateng Selatan, dan market share di Jatim 25 – 30 persen.

“Strategi lain yang kami perkuat untuk mengejar pangsa pasar ini adalah sistem distribusi kami yang lebih cepat ketika ada permintaan kebutuhan konsumen, sebab kami sendiri punya armada truk sendiri untuk meningkatkan level servis yang lebih baik, barang cepat sampai ke konsumen,” ungkap Henrianto.

BLESSCON bekerja sama dengan partner distributor yang memiliki jaringan distribusi yang luas dan merata, yang tersebar di seluruh Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan kemampuan distribusi hingga sampai ke pelosok desa.

Untuk mendukung hal ini, selain bekerja sama dengan perusahaan ekspedisi, BLESSCON pun memilki armada sendiri dengan jumlah melimpah, sehingga mampu memberikan service ketersediaan barang dengan pengiriman cepat dan tepat, suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat umumnya, khususnya konsumen bata ringan.

 

 

 

 

Pemerintah Imbau Perayaan Imlek Dilakukan Sederhana

Pemerintah Imbau Perayaan Imlek Dilakukan Sederhana

SuaraPemerintah.id – Kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat setiap harinya. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, pada Rabu 3 Februari, setidaknya terdapat 1.111.671 orang yang terpapar, 175,236 orang masih dirawat, 905.665 orang sembuh, dan 30.770 orang meninggal dunia.

Peningkatan kasus positif disinyalir berkaitan erat dengan libur panjang akhir tahun 2020 beberapa waktu lalu. Sebagaimana data Satgas Penanganan Covid-19 yang juga menunjukkan bahwa selalu terjadi tren kenaikan kasus positif yang terjadi setiap periode liburan.

Menjelang Hari Raya Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili pada 12 Februari mendatang, pemerintah mengimbau kepada masyarakat khususnya Umat Konghuchu agar merayakan Tahun Baru Imlek secara lebih sederhana. Hal itu guna mencegah laju penyebaran Covid-19.

“Karena Hari Raya Imlek juga merupakan hari libur nasional, saya mohon semuanya bisa memanfaatkan hari libur ini dengan bijak dan tetap mematuhi apa yang sudah dipesankan oleh Bapak Menteri Agama maupun Bapak Menteri Kesehatan,” ujar Menko PMK saat konferensi pers di Istana Negara, Kamis (4/2).

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah memaklumi Tahun Baru Imlek bagi Umat Konghuchu bukan sekadar perayaan pergantian tahun. Akan tetapi, lebih dari itu, Tahun Baru Imlek juga merupakan Hari Raya Keagamaan yang semestinya harus diperingati sebagai ungkapan rasa syukur.

“Kita tentu sering menyaksikan bagaimana setiap perayaan Imlek selalu ada kegembiraan. Ada barongsai, ada bagi-bagi angpao. Namun karena sekarang situasinya berbeda, Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi Covid-19, saya kira umat Konghuchu juga harus lebih mawas diri bahwa perayaan Imlek itu dapat dirayakan dengan perayaan yang sederhana,” ucapnya.

Yaqut mengungkapkan selain membagi-bagikan angpao dan menyajikan atraksi barongsai secara besar-besaran, perayaan Tahun Baru Imlek juga biasanya disertai dengan kegiatan silaturahmi. Namun untuk saling menjaga dari penularan Covid-19, silaturahmi dapat dilakukan dengan cara virtual tanpa mengurangi makna dari perayaan Hari Besar Keagamaan tersebut.

Pemerintah pun mengimbau kepada seluruh Umat Konghuchu yang akan merayakan ibadah Imlek agar berdoa supaya Bangsa Indonesia dan umat manusia di seluruh dunia terbebas dari pandemi Covid-19. “Mari kita kembalikan ajaran-ajaran Tian (Tuhan) bahwa agama ini diturunkan untuk memuliakan sesama manusia, untuk melindungi sesama manusia.”

Senada, Menteri Kesehatan Budi G Sadikin mengungkap bahwa makna dari perayaan Tahun Baru Imlek juga sebagai harapan baru dan keberuntungan baru. Oleh karena itu, tanpa mengurangi makna tersebut, ia pun mengimbau kepada Umat Koghuchu agar merayakan Imlek dengan cara-cara yang baru.

“Caranya kita bisa melakukannya dengan keluarga kita di rumah atau dengan cara-cara digital. Kita bisa mengirimkan angpao dengan cara digital, bagus juga kalau kita kirimkannya melalui transfer atau kalau tetap mau mengirimkan amplop merahnya bisa dikirim melalui aplikasi ojek online sekaligus untuk menyejahterakan saudara-saudara kita,” pungkasnya.