Beranda blog Halaman 4580

Kurangi Kemacetan, Pemkab Semarang Dorong Rute Baru Trans Jateng Via Bandungan

Kurangi Kemacetan, Pemkab Semarang Dorong Rute Baru Trans Jateng Via Bandungan

SuaraPemerintah.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang mendorong pembukaan rute baru moda transportasi umum Trans Jateng melewati Bandungan. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Bandungan, terutama pada hari libur.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Rudibdo mengatakan, pembukaan Trans Jateng terminal tipe C di Bandungan dapat diarahkan untuk mewujudkan rencana itu.

“Kita sudah komunikasikan secara lisan ke Ketua DPRD Jateng dan Dishub Jateng mengenai hal itu,” katanya saat menghadiri acara syukuran para pedagang yang akan menempati kios dan shelter niaga di Subterminal Bandungan, Minggu (10/1/2021).

Menurut Rudibdo, pengaturan lalu lintas di kawasan wisata Bandungan menjadi salah satu indikator manajemen lalu lintas saat peak season. Adanya moda transportasi umum, diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pribadi penyebab kemacetan.

Dan, keberadaan Subterminal Bandungan dapat menciptakan penyelenggaraan transportasi umum yang memadai. Direncanakan pula penambahan fasilitas tourist information centre (TIC), money changer di tempat itu.

Terkait kios dan shelter niaga di Subterminal Bandungan, dihadapan perwakilan pedagang, Rudibdo mengharapkan untuk ikut memelihara aset pemerintah yang telah dibangun itu. Dia mengingatkan, Pemkab Semarang memiliki komitmen menata kawasan wisata Bandungan sebagai salah satu ikon wisata. Di sisi lain, pemerintah tetap memperhatikan nasib para pedagang yang dulu berniaga di seputaran Pasar Bandungan.

Data dari Dishub, lanjutnya, Subterminal Bandungan memiliki luas sekitar 5.900 meter persegi. Terdapat 40 kios dan shelter bagi pedagang bunga hias yang sebelumnya menggelar dagangan di depan Kantor Kecamatan Bandungan. Subterminal Bandungan mampu menampung 12 hingga 14 unit bus ukuran besar, 20 unit mobil dan 25 unit sepeda motor.

Pengurus paguyuban Subterminal Bandungan, Sukro Partono menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah kepada para pedagang. Dia berharap, penataan kawasan wisata Bandungan dapat meningkatkan kesejahteraan pedagang.

Polda Jatim Bekuk Mahasiswa Pemalsu Hasil Rapid Antigen

SuaraPemerintah.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil membekuk mahasiswa bernama Imam Baihaki (25) atas tuduhan pemalsuan surat rapid test antigen. Pria kelahiran Jember tersebut menjualnya tanpa pemeriksaan medis.

Surat hasil rapid antigen palsu tersebut dijual pelaku dengan harga bervariatif. Mulai Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu.

Pemalsuan dan memanipulasi data hasil rapid test antigen yang tanpa dilakukan pemeriksaan medis. Ditawarkan melalui melalui media sosial Facebook,” ujar Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol. Farman di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (11/1).

Farman mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat. Polisi langsung melakukan pendalaman dan menangkap Imam Baihaki.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku menjalankan aksi terlarangnya mulai awal Desember 2020. Mulanya, tersangka menjual surat rapid test palsu untuk kepentingan Pilkada serentak.

Tersangka yang juga bertugas sebagai Panitia Pengawas Kecamatan Pilkada serentak 2020, menjual surat tersebut kepada Pengawas Tempat Pemungutan Suara.

Pengawas TPS itu kan harus ada bukti bebas Covid-19. Kemudian ada sekitar 27 orang Pengawas TPS yang terindikasi reaktif. Oleh yang bersangkutan dibuatkan 24 lembar hasil rapid test tanpa pemeriksaan medis yang dijual Rp 50 ribu,” ujar Farman.

Setelah pelaksanaan Pilkada serentak, tersangka pun masih menawarkan surat hasil rapid test antigen palsu melalui media sosial Facebook miliknya.

Pelaku menjual Per lembar dijual Rp 200 ribu. Di luar kepentingan Pilkada serentak, Imam berhasil menjual 20 lembar, untuk kepentingan perjalanan baik darat maupun udara.

“Surat rapid test antigen palsu itu mengatasnamakan laboratorium klinik Nur Syifa Jember. Memang ada di Jember namanya laboratorium klinik Nur Syifa,” ujar Farman.

Dari kegiatan terlarangnya selama ini, tersangka telah mendapat keuntungan sekitar Rp 1,9 juta. Dari tangan tersangka, kata Farman, petugas kemudian mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop dan satu unit telepon genggam.

Tersangka terancam Pasal 52 Jo Pasal 35 UU ITE dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp 12 miliar, Jo Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Telah Hadir SuaraPemerintah.id, Media Informasi Terdepan dan Terhangat Seputar Pemerintah

SuaraPemerintah.id – Telah hadir di tengah masyarakat Indonesia, SuaraPemerintah.id, sebuah media digital yang menyuguhkan berbagai informasi terhangat dan terdepan seputar pemerintah. SuaraPemerintah.id memiliki visi menjadi yang terdepan sebagai media pemberitaan seputar pemerintah. SuaraPemerintah.id menjadi wadah informasi terhadap berbagai kinerja pemerintah dari tingkat daerah hingga pusat.

Sajian berita di SuaraPemerintah.id disuguhkan dengan konten visual yang menarik dan informatif sehingga memudahkan netizen dan masyarakat Indonesia dalam memperoleh berbagai informasi terbaru seputar program, kinerja, dan prestasi yang diraih pemerintah.

Pemimpin Redaksi SuaraPemerintah.id Arief Munajad mengatakan bahwa saat ini masyarakat membutuhkan media yang memberikan informasi komprehensif dan kredibel tentang pemerintah.

“SuaraPemerintah.id diluncurkan sebagai media yang menjembatani antara pemerintah dan masyarakat untuk  mendapatkan informasi yang komprehensif dan kredible, ” ujar Arief.

Arief melanjutkan bahwa masih banyak informasi terkait pemerintah yang belum diketahui masyarakat, baik tentang kinerja, program, dan berbagai pencapaian pemerintah dalam membangun masyarakat Indonesia. Informasi tersebut sangat penting untuk dipublikasikan oleh pemerintah. Masyarakat juga perlu tahu informasi-informasi tersebut.

“Kinerja positif, program, prestasi, serta kemajuan dari pemerintah harus lebih banyak diinformasikan agar masyarakat tahu dan bisa mendukung rencana pembangunan menuju Indonesia yang maju dan sejahtera,” ungkap Arief.

Arief menambahkan bahwa untuk membangun bangsa dibutuhkan persatuan yang kuat. Pemerintah dan rakyat harus saling mendukung dan bahu-bahu membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. Peran media sangat penting sebagai wadah mediasi yang menyatukan pemerintah dan masyarakat serta semua pihak yang berperan dalam pembangunan Indonesia.

Pemred SuaraPemerintah.id
Pemred SuaraPemerintah.id Arief Munajad

Mengenalkan Indonesia Kepada Generasi Muda dan Masyarakat Dunia

SuaraPemerintah.id ditampilkan dalam ruang digital online yang bisa diakses melalui website www.suarapemerintah.id. Berita-berita yang telah diposting di website juga akan di-share melalu berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, WhatsApp, dan LinkedIn.

Penggunaan media digital ini sebagai sebuah bentuk adaptasi terhadap fenomena digitalisasi yang semakin signifikan. Generasi muda Indonesia saat ini lebih banyak mengakses informasi melalui media online baik website maupun media sosial. Maka berbagai informasi tentang pemerintah harus hadir di tengah media digital yang semakin banyak digunakan tersebut.

“Sajian yang menarik baik tulisan dan visual juga perlu di-create agar diminati dan mudah diakses generasi digital saat ini,” ujar Arief.

Selain itu media digital online merupakan media yang tidak terbatas dan bisa diakses secara global. Tentunya ini akan menjadi ruang yang bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia. Hal-hal positif tentang Indonesia akan membangun citra yang baik di mata dunia. Dengan begitu, masyarakat dunia akan menilai Indonesia sebagai bangsa yang memiliki potensi yang besar.

“Makin banyaknya investor dari luar, wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia juga semakin bertambah, produk dan budaya Indonesia semakin dikenal, ini karena citra positif Indonesia yang dikenalkan kepada masyarakat dunia. Hal ini tentu akan semakin mendukung kemajuan dan perekonomian Indonesia,” pungkas Arief.

SuaraPemerintah.id juga akan mengadakan berbagai event baik webinar maupun awarding. Webinar-webinar tersebut digelar bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan inspirasi kepada masyarakat Indonesia. Sementara event awarding diberikan kepada berbagai instansi dan tokoh pemerintah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan dalam membangun bangsa Indonesia.

Sebagai awalan, SuaraPemerintah.id akan menggelar Webinar Nasional dengan tema “Bangga Buatan Indonesia: Strategi UMKM Naik Kelas di Tengah Tantangan Pandemi dan Digitalisasi”.

Webinar Nasional ini akan dihadiri oleh berbagai tokoh dari pemerintah, Kementerian, BUMN, serta berbagai media massa. Webinar yang diselenggarakan berbarengan dengan launching SuaraPemerintah.id tersebut akan digelar pada Kamis 18 Februari 2021.

Tekmira Kembangkan Anoda Baterai Berbahan Dasar Batu Bara

Tekmira Kembangkan Anoda Baterai Berbahan Dasar Batu Bara

SuaraPemerintah.id – Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Tekmira) Badan Litbang Kementerian ESDM menginisiasi penelitian anoda baterai dari bahan batubara dengan mengkonversi batubara menjadi bahan baku pitch bernilai tinggi.

Penelitian yang dilaksanakan Kelompok Penelitian dan Pengembangan (KP3) Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara ini bertujuan mendukung program hilirisasi batubara menjadi bahan baku grafit sintetik yang bernilai tinggi. Kegiatan difokuskan pada pembuatan prekursor karbon dari residu distilasi ter batubara sebagai material penyimpanan energi.

Koordinator KP3 Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara, Slamet Handoko menjelaskan grafit merupakan bahan baku utama anoda baterai yang umum digunakan pada baterai peralatan elektronik seperti baterai telepon genggam, laptop dan kendaraan listrik. Material ini berkinerja tinggi dan memiliki kapasitas pengisian cepat dan umur yang panjang.

Saat ini, sekitar 83 persen pasokan grafit alam dunia berasal dari Tiongkok dan Brasil. Namun tidak semua grafit alam dapat digunakan sebagai anoda baterai, karena alasan kemurnian dan kualitas ukuran kristalnya. Grafit sintetik memiliki kemurnian dan ukuran kristal yang homogen.

Sayangnya biaya proses pembuatan grafit sintetik secara konvensional dari minyak bumi masih mahal, mencapai 10 kali biaya pengolahan grafit alam. Walaupun harga grafit sintetik melangit, proporsi pemakaian grafit sintetik sebagai anoda baterai tidak berkurang. Untuk menekan biaya produksi, biasanya grafit sintetik dicampur dengan grafit alam olahan (spherical graphite).

“Per tahun 2014 proporsi grafit sintetik mencapai 33-40 persen dan diprediksi terus meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan baterai mobil listrik”, sambung Slamet.

Berdasarkan data yang dipublikasi oleh produsen mobil listrik Tesla, permintaan grafit alam diperkirakan meningkat setiap tahunnya sebesar 154 persen. Ini menempatkan grafit sebagai bahan galian paling diburu ke depannya. Oleh karena itu penelitian grafit sintetik perlu dilakukan untuk mengantisipasi ledakan permintaan, apalagi Indonesia tidak memiliki tambang grafit alam yang ekonomis.

Batubara peringkat rendah di Indonesia sangat berlimpah dan potensinya cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai prekursor karbon dalam pembuatan anoda baterai. Pada umumnya, batubara menghasilkan senyawa hidrokarbon ketika dibakar dengan oksigen dan menghasilkan panas.

Namun jika batubara dipanaskan pada kondisi tanpa oksigen, akan didapatkan hidrokarbon dalam bentuk ter batubara yang dapat diolah lebih lanjut menjadi pitch. Proses pembuatan ter batubara ini dikenal sebagai pirolisis, sementara proses pengolahan ter menjadi pitch biasanya melalui distilasi. Kedua proses ini telah diteliti dan dikuasai oleh para peneliti Puslitbang Tekmira.

Walaupun demikian tidak semua bagian dari pitch tersebut dapat dijadikan grafit sintetik sehingga perlu proses modifikasi dan ekstraksi menggunakan pelarut. Hanya sekitar 30-40 persen dari pitch yang dapat diekstrak dan kemudian dapat dijadikan prekursor karbon untuk pembuatan grafit sintetik. Produk hasil ekstraksi sering juga disebut sebagai mesophase pitch, karena mengandung 100 persen karbon, yang dapat dikonversi menjadi grafit.

Ketua Tim Penelitian, Phiciato memaparkan proses pembuatan grafit sintetik secara konvensional, baik yang menggunakan minyak bumi atau batubara, harus melalui proses pada suhu ekstrim sekitar 2.000 – 3.000?C.

Kondisi ini sulit diterapkan secara ekonomis pada skala industri. Dengan bantuan katalis, suhu proses dapat diturunkan hingga mendekati 1.000?C. Hasil pengamatan dengan X-Ray Diffraction menunjukkan grafit sintetik dapat terbentuk pada suhu 1.200?C dengan bantuan katalis berbasis Fe (Ferrum).

“Kunci keberhasilan dipengaruhi dua aspek yaitu efektivitas pembuatan mesophase dan pemilihan jenis katalis. Saat ini tim peneliti masih berfokus pada pembuatan mesophase dan ke depan akan mengembangkan katalis yang cocok dan ekonomis”, ujar Phiciato.

Peneliti Muda Puslitbang Tekmira ini menguraikan, pada prinsipnya grafit sintetik dapat disintesa dari segala jenis material karbon seperti biomassa, jelaga, arang dan limbah industri, asalkan memiliki media katalis yang cocok dan jaminan ketersedian pasokan.

Jika dibandingkan dengan biomassa, kandungan karbon tetap (fixed-carbon) pada batubara rata-rata 2-3 kali biomassa. Hal ini yang mendasari pemilihan batubara dan turunannya sebagai prekursor karbon yang ekonomis. Semakin tinggi kandungan karbon tentu berdampak pada semakin baiknya keekonomian proses grafitisasi.

 

Promosi Wisata 2021, Program Visit Kaltim Fest Siapkan Tiga Tema Besar

Promosi Wisata 2021, Program Visit Kaltim Fest Siapkan Tiga Tema Besar

SuaraPemerintah.id – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) melalui program Visit Kaltim Fest (VKF) seri pertama berkolaborasi dengan Borneo Fashion Bration (BFB) menggelar konferensi pers bertema Wastra Indonesia, dari IKN untuk Nusantara secara virtual, Minggu (10/1/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Hj Sri Wahyuni mengungkapkan kondisi pandemi Covid-19 mengharuskan semua orang tetap bergerak dan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi.

“Kalau kita melihat capaian 2020, pandemi tidak pernah kita bayangkan. Sehingga kegiatan melalui virtual menjadi kenyataan dan harus kita lakukan. Virtual is reality,” katanya.

Tahun lalu lanjutnya, untuk mengaktifasi beberapa program pariwisata selain offline, juga melaksanakan kegiatan yang bersifat virtual, baik dalam bentuk pemasaran pariwisata maupun virtual event.

Bahkan ujarnya, Dispar sudah melakukan pelatihan yang dilakukan secara virtual. Jadi diakuinya, walaupun pandemi namun jajaran Dispar terus bergerak dan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

“Memasuki 2021 ini, kami akan memulai dengan virtual bagaimana empat pilar pembangunan kepariwisataan (destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan) tetap digaungkan dalam pembangunan kepariwisataan di Kaltim,” ungkapnya.

Dijelaskan mantan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara ini, bahwa di 2021 ada tiga tema besar untuk Visit Kaltim Fest juga secara virtual.

Yakni, seri pertama awal tahun dalam rangkaian HUT ke-64 Kalimantan Timur. Dimana tema berbeda, tahun lalu Borneo Fashion Bration mengangkat seni pertunjukkan dan teater.

“Tahun ini, kita juga mengangkat fasion sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang kian berpeluang dikembangkan di Kaltim,” ungkapnya.

Kemudian seri kedua ada Festival Sangkulirang, sebab ada aset tapak tangan purba di karst Sangkulirang.

“Kita angkat dalam sebuah festival, agar lebih besar gaungnya dan orang datang ke sana, bukan hanya goa karts tapi potensi wisata alamnya,” jelasnya.

Dan seri ketiga, Festival Tiga Danau. Dimana, Kaltim punya tiga danau besar dan memiliki kekhasan tersendiri, serta potensi ekowisatanya juga sangat besar.

“Ketiga festival ini, kita ingin mengangkat ecotourisme (ekowisata) yang potensinya sangat besar di Benua Etam,” sebutnya.

Virtual conferensi pers menghadirkan narasumber founder BFB Anas Mahfur, desainer muda Samarinda Muhammad Raffi Alfahrezy, desainer/pencipta kain Jeromat Jambi Edifa dan desainer Jakarta Indah Dwi Cahya.

Sriwijaya Air Jatuh, Bandara Soetta dan Supadio Buka Posko Crisis Center

Sriwijaya Air Jatuh, Bandara Soetta dan Supadio Buka Posko Crisis Center

SuaraPemerintah.id – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Bandara Supadio, Pontianak, membuka Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182 sebagai Pusat Layanan Keluarga Penumpang (Family Assistance Center).

Di Posko Crisis Center ini Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara, TNI/Polri, Sriwijaya Air, PT Angkasa Pura II dan stakeholder terkait lainnya akan memberikan asistensi dan seluruh keperluan bagi keluarga penumpang di masa yang sulit ini.

Posko Crisis Center di Bandara Soekarno-Hatta berlokasi di area kedatangan Terminal 2D, dan difungsikan juga sebagai lokasi pertemuan maskapai dengan keluarga penumpang.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan Posko Crisis Center beroperasi setiap hari selama 24 jam (24/7).

“Kementerian Perhubungan serta Otoritas Bandara Wilayah I Soekarno-Hatta dan TNI/Polri bersama personel PT Angkasa Pura II, Sriwijaya Air, serta instansi terkait lainnya seperti Jasa Raharja dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, bersiap di Posko Crisis Center Terminal 2D untuk memberikan asistensi penuh kepada keluarga penumpang di masa sulit ini.”

“Kepada keluarga penumpang, Posko Crisis Center Terminal 2D menyiapkan shuttle bus untuk mengantar ke Posko Ante Mortem – DVI di RS Polri, Jakarta Timur,” ujar Agus Haryadi.

Bagi keluarga penumpang yang hadir di Posko Crisis Center, Sriwijaya Air menyiapkan penginapan di sekitar Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, PT Jasa Raharja di Posko Crisis Center melakukan pendataan keluarga penumpang.

Satgas Udara Penanganan COVID-19 juga bersiap di Posko Crisis Center Terminal 2D.

Secara berkala, informasi terbaru terkait pencarian pesawat akan selalu diberikan kepada keluarga penumpang di Posko Crisis Center.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, stakeholder terkait juga membuka Posko Crisis Center di Bandara Supadio, Pontianak, yang juga difungsikan sebagai Family Assistance Center.

Adapun hingga pagi ini, 10 Januari 2021 pukul 08.40 WIB, keluarga/kerabat dari 34 penumpang/awak pesawat telah datang ke Posko Crisis Center di Bandara Soekarno-Hatta, dan keluarga/kerabat dari 38 penumpang/awak pesawat telah datang ke Posko Crisis Center Bandara Supadio.

Sriwijaya Air membuka hotline di nomor 021 – 8063 7816 dan 021 – 8063 7817 yang dapat dihubungi oleh keluarga dan kerabat penumpang.

Perdana, Kontes Tanaman Hias Aglonema & Varigata di Kota Batam

Kontes Tanaman Hias di Kota Batam

SuaraPemerintah.id – Aglonema Big Leaf dan Varigata Bur Le Max terpilih menjadi juara
satu kontes tanaman hias yang digelar oleh Asosiasi Seni Lanskap Indonesia (Asli) Kota Batam binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, bertempat di Mega Mall, Batam Centre, Minggu (10/1/2021).

Sebagai informasi kontes tanaman hias ini merupakan rangkaian kegiatan dari Batam Flower Festival dan event pertama yang digelar di Kota Batam.

Ketua Panitia Batam Flower Festival, Wayan melaporkan kegiatan ini inisiasi dari Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata untuk mengairahkan pariwisata dan ekonomi di Kota Batam. Ia menyebutkan kontes ini diikuti 90 peserta dibagi dua kategori yakni kontes aglonema tunggal dan kontes varigata.

“Kita berterima kasih juga kepada Mega Mall, kegiatan Batam Flower Festival berlangsung selama tiga bulan,” katanya.

Juri menilai tanaman hias tersebut dari kondisi fisik, kesehatan tanaman, karakter dan kestabilan warna, serta voting dari pengunjung Mega Mall.

Ketua ASLI Kota Batam, Bambang menyampaikan Batam Flower Festival menjadi agenda rutin di Kota Batam. ASLI akan melanjutkan event ini di pusat perbelanjaan lainnya di Kota Batam.

“Setelah di Mega Mall kami (ASLI) melanjutkan roadshow di BCS Mall,” terangnya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengapresiasi event tanaman hias ini banyak diikuti oleh para penyuka tanaman hias. Ia menyampaikan kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin sebagai wadah penyuka tanaman memamerkan tanamannya.

“Kedepannya kita akan buat besar lagi, tak hanya aglonema dan varigata selanjutnya ada anggrek, dan lain-lain. Dan kegiatan ini juga tempat transaksi tanaman untuk meningkatkan ekonomi,” ucapnya.

Ia menyampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengembangkan infrastruktur dan memperindah Kota Batam dalam konsep pariwisata. Kota Batam juga memiliki amenitas yang lengkap, seperti adanya hotel, resort, rumah sakit, pelabuhan internasional. Kemudian Batam juga mempunyai ragam event budaya dan pariwisata, salah satunya Batam Flower Festival.

“Kita butuh event menarik lainnya untuk mengairahkan kembali pariwisata dan ekonomi,” pintanya.

Lampaui Target, KKP Catat PNBP Pengelolaan Ruang Laut Sebesar 7,9 M

SuaraPemerintah.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sampai 5 Desember 2020, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bidang Pengelolaan Ruang Laut (PRL) tahun 2020 sebesar Rp 7,9 miliar. Angka ini meningkat lebih dari 100 persen bila dibandingkan dengan tahun 2019 yang hanya Rp 3,7 miliar.

“Untuk pertama kalinya realisasi PNBP Ditjen PRL sampai dengan 5 Desember 2020 mencapai Rp 7,9 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 6 miliar,” kata Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, KKP, TB Haeru Rahayu dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (11/1).

Dari jumlah realisasi PNBP tersebut, terbesar berasal dari izin lokasi. Sampai tanggal 28 Desember tercatat penerimaan dari izin lokasi mencapai Rp 6,34 triliun.

“PNBP terbesar diperoleh dari izin lokasi sebesar Rp 6.349.994.200,” sambung Tebe sapaannya.

Dia menjelaskan izin lokasi diterbitkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan di wilayah perairan Kawasan Strategis Nasional Tertentu – Pulau Pulau Kecil Terluar, lintas provinsi, di atas 12 mil laut, serta minyak dan gas bumi berdasarkan Rencana Zonasi dan/atau Rencana Tata Ruang Laut.

Adapun jenis kegiatan meliputi pemasangan pipa/kabel bawah laut, pemanfaatan air laut selain energi, wisata bahari, reklamasi, jetty, pembangunan kilang minyak, dan instalasi ketenagalistrikan.

Dia mengaku terkejut dengan peningkatan PNBP tahun ini. Nyatanya, pandemi Covid-19 yang melanda dunia tidak banyak memengaruhi meski kunjungan wisata bahari mengalami penurunan signifikan.

“Peningkatan PNBP izin lokasi di masa pandemi ini cukup mengejutkan, mengingat PNBP Pengelolaan Ruang Laut lainnya seperti pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan Nasional (wisata bahari) terjadi penurunan yang signifikan, karena berkurangnya jumlah wisatawan,” tutur dia.

Sejak pandemi Covid-19, untuk memperoleh perizinan lokasi bisa diakses secara online melalui Sistem Perizinan Berusaha di Perairan dan Laut (SI-HANDAL). Sistem ini terintegrasi langsung dengan Online Single Submission (OSS) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Direktur Perencanaan Ruang Laut, Suharyanto mengatakan sebelum adanya SI-HANDAL ini para pelaku usaha harus datang ke kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KKP. Cara ini diakuinya menyulitkan pelaku usaha di pulau terkecil dalam mengurus izin lokasi dan harus datang ke PTSP di Jakarta.

Maka, untuk memudahkan pelayanan perizinan, efisien, efektif dan legal, lahirlah SI-HANDAL. Lewat sistem ini akan mengurangi tatap muka petugas dengan pelaku usaha.

“SI-HANDAL disediakan agar pelaku usaha dapat mengakses dimana saja dan kapan saja,” kata dia.

Selain itu, KKP juga menerbitkan penetapan lokasi untuk kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah atau pemerintah daerah, rekomendasi pemanfaatan ruang laut dan fasilitasi izin lokasi untuk masyarakat lokal.

Pengaturan izin lokasi ini telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor 54/PERMEN-KP/2020 tentang Izin Lokasi, Izin Pengelolaan, dan Izin Lokasi di Laut yang menggantikan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 24/PERMEN-KP/2019 tentang Tata Cara Pemberian Izin Lokasi Perairan dan Izin Pengelolaan Perairan di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Beberapa izin lokasi yang diterbitkan ditujukan untuk mendukung percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Misalnya Palapa Ring, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, kilang minyak Tuban, jalan tol Semarang Harbour, dan beberapa yang masih tahap konsultasi.

Adapun beberapa proyek yang masih dalam tahap konsultasi antara lain upgrading kilang-kilang eksisting Refinery Development Master Plan (RDMP), upgrading kilang eksisting (RDMP) dan Industri Petrokimia Balongan, dan Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Pemprov DKI Buka Lowongan Petugas Contact Tracer, Berminat?

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuka pendaftaran untuk petugas pelacak kontak atau contact tracer guna membantu penanganan Covid-19 di Ibu Kota.

Pengumuman tersebut disampaikan berdasarkan unggahan Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui akun media sosial Instagram resminya @dinkesdki pada Senin (11/1).

“Petugas pelacak kontak yang terpilih akan menjalankan tugas sampai akhir bulan Maret 2021,” tulis dalam unggahan akun tersebut.

Para petugas yang nantinya terpilih akan mendapatkan uang insentif harian sebesar Rp 360 ribu. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi, yakni minimal lulusan D III bidang kesehatan.

Kemudian, calon petugas dapat mengoperasikan aplikasi di ponsel, diutamakan berdomisili di Jabodetabek, serta bersedia bekerja di puskesmas selama delapan jam per hari.

Lalu, para petugas juga bersedia ditempatkan di seluruh puskesmas Jakarta, dan melakukan pelacakan kontak erat di masyarakat.

Batas pendaftaran dan pengunggahan formulir para calon peserta paling lambat tanggal 12 Januari 2021 pukul 06.00 WIB.

“Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran serta mengunggah ijazah terakhir dan surat keterangan sehat dalam bentuk PDF ke tautan berikut: http://bit.ly/PendaftaranTenagaTracerGel3,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Rasyid Baswedan menyampaikan data terkini terkait penyebaran Covid-19 di Ibu Kota. Anies menyebutkan, kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota mencetak rekor tertinggi dengan 17.383 kasus sejak sembilan bulan terakhir.

“Angka 17 ribu ini adalah angka tertinggi yang pernah kita miliki,” ujar Anies dalam konferensi pers virtual yang didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria, Sabtu (9/1).

Kemensos Salurkan Bantuan 1,05 Miliar Untuk Korban Longsor Sumedang

SuaraPemerintah.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan total bantuan yang telah disalurkan untuk penanganan bencana tanah longsor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bantuan tersebut sebesar Rp1.053.703.150.

Kepala Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial Kemensos Syahabudin mengatakan, fokus pemerintah sekarang adalah mengatasi dampak bencana banjir dan tanah longsor ini.

Fokus pemerintah dalam bencana ini untuk memastikan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan sehari-hari para korban selamat bisa terpenuhi,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/1/2021).

Adapun bantuan Kemensos terdiri dari bantuan logistik tanggap darurat sebesar Rp888.671.350, beras reguler sebanyak 3.000 kilogram dengan nilai Rp31.800.000, dan santunan ahli waris untuk 11 orang dengan indeks Rp15 juta/ahli waris sebesar Rp165.000.000.

Adapun bantuan logistik Kemensos terdiri dari tenda serbaguna keluarga sebanyak 10 unit, velbed sebanyak 150 unit, matras sebanyak 1.200 lembar, kasur sebanyak 600 buah, dan selimut sebanyak 1.000 lembar.

Selain itu, Kemensos juga mengaktivasi pelayanan dapur umum lapangan dan layanan dukungan psikososial yang berpusat di SD Cipareuag untuk penyiapan nasi bungkus sebanyak 500 pcs.

Kemensos akan mengerahkah Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu proses evakuasi korban,” kata Syahabuddin.

Seperti diketahui, bencana tanah longsor menerjang Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang RT 03/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada sabtu 9 Januari 2020 sore hari.

Hingga Minggu siang pukul 13.00 WIB Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban yang tertimbun material longsor di Desa Cihanjuang.

Sebelas orang dikabarkan tewas tertimbun, termasuk Komandan Koramil Cimanggung Kapten Inf Setiyo Pribadi, Kepala Seksi Trantibum Kecamatan Cimanggung Suhada dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang Yedi.

Seluruh korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sawah Dadap.

Diduga ketiga korban tersebut tewas saat terjadi longsor susulan di lokasi tersebut. Pencarian korban dihentikan sementara setelah Tim SAR gabungan menemukan ada retakan di atas bukit yang berpotensi dapat menimbulkan terjadinya longsor susulan.

“Kami akan kembali maksimalkan pencarian esok hari. Seluruh korban dievakuasi ke Puskesmas Sawahdadap (Cimanggung),” jelas Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah, Minggu (10/1).