Beranda blog Halaman 4608

Ini Langkah Tegas Kemenag terhadap LAZ yang Salahgunakan Wewenang

Ini Langkah Kemenag terhadap LAZ yang Salahgunakan Wewenang

SuaraPemerintah.idKementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah menyusul dugaan penyalahgunaan dana kotak amal oleh oknum Lembaga Amil Zakat (LAZ). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya Kemenag untuk menjaga agar penghimpunan dana masyarakat tetap berjalan sesuai dengan syariat dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan pihaknya membentuk Tim Investigasi terkait hal itu. “Sebagai solusi jangka pendek, Kementerian Agama membentuk Tim Investigasi Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah terhadap LAZ yang diduga menyalahgunakan wewenang,” katanya di Jakarta, Senin (21/12).

Selain itu, ia menjelaskan, Kepala Seksi Zakat pada Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Lampung, dan Batu (Malang) Jawa Timur juga sudah mendata LAZ yang belum berizin dan berkoordinasi dengan kepolisian daerah. “Tim kami di daerah sudah melakukan pendataan terhadap LAZ yang belum memiliki izin, serta berkoordinasi dengan polda setempat,” ujarnya.

Terkait solusi jangka panjang, dikatakan Kamaruddin, saat ini ia tengah menyusun Surat Keputusan Dirjen tentang Tim Pengawasan Organisasi Pengelola Zakat, serta Surat Edaran Menteri Agama tentang Pengawasan Terhadap Organisasi Pengelola Zakat.

“Dalam regulasi itu, akan diatur agar Lembaga Amil Zakat tidak hanya melaporkan jumlah dana, pendistribusian, dan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga harus melaporkan aktivitas dan kegiatan lembaga agar tidak menyimpang dari tujuan pengelolaan zakat itu sendiri,” katanya.

Kamaruddin menegaskan ia juga akan melanjutkan pembahasan draft Nota Kesepahaman antara Kemenag, Polri, Kejagung, dan BAZNAS tentang Pengawasan dan Penegakan Hukum Terhadap Organisasi Pengelola Zakat sebagai upaya untuk pengamanan dana zakat dari penyimpangan dalam penyalurannya.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Inspektorat Jenderal Kemenag untuk melakukan audit syariah investigatif terhadap LAZ yang diduga melakukan pelanggaran.

“Itjen Kemenag akan melakukan audit investigatif terhadap LAZ yang diduga melakukan pelanggaran,” pungkasnya.

Lebih Dekat Dengan Pelanggan, PLN Luncurkan Aplikasi New PLN Mobile

Lebih Dekat Dengan Pelanggan, PLN Luncurkan Aplikasi New PLN Mobile

SuaraPemerintah.idPLN meluncurkan aplikasi layanan pelanggan New PLN Mobile. Menghadirkan fitur dan tampilan baru, New PLN Mobile hadir sebagai platform digital unggulan untuk memenuhi semua kebutuhan pelanggan, memberikan kemudahan serta pengalaman layanan listrik yang berbeda.

“Ini merupakan bagian dari transformasi yang kami lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Tak hanya sekadar aplikasi, melalui New PLN Mobile ini, kami ingin memberikan pengalaman baru serta kemudahan kepada pelanggan,” ucap Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Saat ini, PLN Mobile memiliki beberapa fitur utama, yaitu pembelian token bagi pelanggan pra bayar, pembayaran tagihan listrik bagi pelanggan paska bayar, monitor penggunaan listrik dan pembelian token. PLN Mobile juga hadir dalam kemudahan transaksi untuk pembayaran tagihan dan pembelian token listrik yang bekerja sama dengan beberapa Bank dan Fintech.
Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan pelanggan untuk mengajukan layanan pengubahan daya, swadaya catat angka meter ( Swacam ) , serta layanan pengaduan pelanggan.
“PLN Mobile juga menjadi alat komunikasi PLN dengan pelanggannya. Saat mengajukan pengaduan, pelanggan akan mendapatkan informasi progres penyelesaian gangguan,” tutur Darmawan.
Dirinya menambahkan, PLN Mobil juga telah dicustomized hanya pada pelanggan yang terdampak saja informasi diberikan.
“Kami gunakan teknologi geospatial, sehingga posisi setiap pelanggan dapat diketahui, dan informasi apa yang paling mereka butuhkan dapat dikelola secara akurat,” jelas Darmawan.
Semua upaya ini kami lakukan demi memberikan pelayanan prima kepada para pelanggan kami, demi kepuasan pelanggan PLN.

Dukung Pekerja Migran, Imigrasi Hadirkan Layanan Fast Track

Dukung Pekerja Migran, Imigrasi Hadirkan Layanan Fast Track

SuaraPemerintah.id – Fast track atau jalur cepat dalam pemeriksaan imigrasi di bandar udara (bandara) biasanya selalu diasosiasikan dengan pejabat VVIP, diplomat, crew maskapai, penumpang first class, atau orang-orang khusus lainnya. Masyarakat umum dipersilakan menggunakan jalur biasa dan mengantri sesuai barisan.

Kini ada satu lagi kelompok masyarakat yang dapat menikmati layanan istimewa dari imigrasi tersebut, yaitu pekerja migran Indonesia (PMI). Diperkenalkan sejak akhir September lalu, layanan ini diresmikan bertepatan dengan diperingatinya Hari Pekerja Migran Internasional tahun ini.

Layanan itu juga merupakan kado istimewa Pemerintah Republik Indonesia kepada para pekerja migran. Peringatan itu sendiri tahun ini dipusatkan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (18/12/2020).

Dimasukkannya PMI dalam layanan jalur cepat karena mereka adalah orang-orang istimewa yang memang sudah seharusnya mendapatkan penghormatan dan pelayanan dari negara.

Mereka adalah para pahlawan devisa negara, salah satu penyokong utama perekonomian bangsa. Karenanya layak diberi layanan kemudahan dan kelancaran pelayanan, baik proses keberangkatan maupun kepulangan.

Fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI),

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan PT. Angkasa Pura II. Pada tahap awal, fasilitas ini baru tersedia di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dan akan segera menyusul pada bandara-bandara lainnya.

Direktur Jenderal Imigrasi, Jhoni Ginting, yang mewakili Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menyatakan pelindungan terhadap PMI merupakan bagian dari tugas Kemenkumham. Lebih spesifik, melekat dalam tugas dan fungsi Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi sebagai penjaga pintu gerbang bagi para pahlawan devisa negara Indonesia.

“Pelindungan pekerja migran Indonesia dimulai dari sebelum bekerja. Pekerja migran wajib diberikan pelindungan sejak pendaftaran, pembuatan dokumen perjalanan dan/atau visa, pemberangkatan hingga pulang ke tanah air setelah kontrak kerja selesai,” ujar Jhoni Ginting dalam sambutannya di Lounge Pekerja Migran Indonesia Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang diresmikan hari ini.

Sebelumnya, Kemenkumham, melalui Ditjen Imigrasi telah memberikan layanan biaya sebesar Rp. 0,- (nol rupiah) untuk pembuatan paspor bagi para WNI yang pertama kali menjadi PMI.

Terakhir, ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 9 Tahun 2020 yang mengatur terkait syarat dan tata cara pengenaan tarif nol rupiah dalam pelayanan keimigrasian

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan semua itu mudah kalau kita bekerja secara gotong royong dan mengerjakannya secara tulus. Akan tetapi dapat menjadi sulit apabila kita bekerja, namun mencari perbedaan dan munculnya konflik kepentingan.

“Kalau kita bisa menghormati dan melayani bangsa kita sendiri, bukan bangsa luar dulu, berarti itu adalah hal-hal menuju arah yang benar,” kata Erick.

Jalur cepat keimigrasian merupakan salah satu dari lima fasilitas yang diberikan kepada para PMI. Empat fasilitas lainnya yakni lounge PMI berupa ruang tunggu yang nyaman bagi PMI yang akan berangkat atau datang dari luar negeri, kemudian helpdesk atau pos pelayanan, pengaduan, informasi, advokasi, pendataan, dan pemulangan bagi PMI bermasalah, selanjutnya Gerai PMI untuk pemasaran produk usaha bagi Purna PMI, dan terakhir media advertising berupa media sosialisasi dan informasi bagi para PMI.

“Bukan fasilitas yang terpenting, tetapi bagaimana melindungi dan melayaninya (PMI). Karena fasilitas ini tidak ada artinya, kalau justru servisnya tidak benar,” ujar Erick lagi pada Peringatan Hari Pekerja Migran Internasional.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah yang hadir secara daring berharap inovasi ini diimbangi dengan edukasi dan pengawasan yang tepat, sehingga pelayanan khusus untuk pekerja migran tidak lagi disalahgunakan.

“Saya sungguh berharap kehadiran layanan ini dapat memberikan kenyamanan, meningkatkan kepercayaan diri, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai PMI, sehingga dapat bekerja lebih baik dan lebih produktif,” kata Ida. “Semoga dalam perjalanan pengoperasiannya tidak terjadi penyalahgunaan dan penyimpangan dari tujuan awalnya,” tambahnya.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengatakan jalur cepat merupakan inisiasi dari Erick Thohir sebagai bentuk perlakuan istimewa kepada para pahlawan devisa. Keberadaan jalur cepat selama ini diperuntukkan hanya untuk pejabat negara, penumpang first class atau business class, kru pesawat, pemegang KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas), dan pemegang paspor diplomatik.

“Tapi fast track hari ini juga bisa dinikmati oleh para PMI. Tidak perlu antri, tidak perlu berdesak-desakan ketika masuk pos pemeriksaan imigrasi,” kata Benny di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Tidak berlebihan apabila para PMI mendapat perlakuan istimewa. Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS), remitansi atau transfer uang yang dilakukan pekerja asing ke penerima di negara asalnya, termasuk kedalam 10 besar penyumbang devisa terbesar. Sementara survei yang dilakukan oleh World Bank pada 2016, total remitansi yang dihasilkan PMI mencapai 118 triliun.

Pegadaian Raih Penghargaan Sebagai “The Most Trusted Company”

Pegadaian Raih Penghargaan Sebagai “The Most Trusted Company”

SuaraPemerintah.idPT Pegadaian (Persero) berhasil meraih penghargaan sebagai Perusahaan yang Sangat Terpercaya (The Most Trusted Company) berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada ajang “Indonesia The Most Trusted Companies 2020” yang diselenggarakan oleh The Indonesia Institute For Corporate Governance (IIGC) bersama majalah SWA, Kamis (17/11/2020).

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian Pegadaian mendapatkan penilaian sebagai perusahaan yang “The Most Trusted Company” bersama Bank Mandiri, BNI, Pupuk Kaltim dan beberapa perusahaan besar lainnya. Pegadaian dinilai berhasil dalam menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) secara konsisten dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pegadaian telah berhasil mengimplementasikan Tata Kelola perusahaan yang telah dijalankan dengan baik, dan saya merasa sangat bersyukur atas apa yang berhasil kita capai”, ujar Kuswiyoto.

Sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi The Most Valuable Financial Company di Indonesia dan sebagai agen inklusi keuangan pilihan utama masyarakat, Pegadaian terus melakukan inovasi melalui pengembangan bisnis dan perbaikan pelayanan untuk meningkatkan proposisi nilai ke nasabah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ini akan menjadi motivasi untuk mendorong dan memacu Pegadaian, agar dapat terus menerapkan GCG yang baik di seluruh aspek bisnis perusahaan”, tambah Kuswiyoto.

Kegiatan ini diikuti oleh total 29 perusahaan sebagai peserta. Setiap perusahaan peserta harus mengikuti dua tahapan penilaian yaitu tahapan analisis dan observasi. Tahapan analisis dilakukan dengan metode pengisian kuesioner (self assessment) dan penilaian dokumen perusahaan, sedangkan tahapan observasi dengan metode paparan eksekutif dan diskusi aktif antara tim penilai dengan Organ Perusahaan.

Aspek Penilaian pada CGPI 2019 mencakup struktur (governance structure), proses (governance process), dan hasil (governance outcome). Kriteria tersebut dijabarkan dalam  beberapa indikator menggunakan perspektif pemangku kepentingan (stakeholders).

Sementara CGPI sendiri adalah program riset dengan pemeringkatan penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui perancangan riset. Melalui riset ini, diharapkan perusahaan dapat senantiasa meningkatkan kualitas penerapan konsep Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

Dengan tema “Membangun Keunggulan Bersaing Dalam Rangka GCG”, penyelenggaraan CGPI ke-18 di tahun ini digelar sebagai wujud apresiasi kepada perusahaan yang berkomitmen dan konsisten menerapkan GCG secara berkelanjutan.

 

100 Kampung Pintar di Babel Akan Bantu Atasi Penyalahgunaan Narkoba

100 Kampung Pintar di Babel Akan Bantu Atasi Penyalahgunaan Narkoba

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) sangat mendukung atas terbentuknya 100 kampung pintar, 1.000 relawan, dan 10.000 keluarga pintar di Babel yang dibentuk oleh Forum Komunikasi Lembaga kesejahteraan Sosial Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif (FK LKS NAPZA).

Hal itu ditegaskan oleh Plt. Dinsos Babel Yanuar mewakili Gubernur Erzaldi dalam acara Pencanangan 100 Kampung Pintar dan Pengukuhan Pengurus Daerah FK LKS NAPZA Prov. Babel periode 2020–2023 di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (21/12/20).

“Kita pemerintah provinsi tentunya sangat mendukung khususnya dinas sosial. Kami sebenarnya akan memberikan bantuan yang banyak untuk mendukung kegiatan ini, tapi saat ini anggaran kita sangat terbatas, anggaran kita dipotong hampir 50 persen untuk penanganan covid,“ ujarnya.

Saat ini dengan meningkatnya jumlah lembaga rehabilitasi sosial sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dapat meningkatkan jumlah lapor korban penyalagunaan NAPZA untuk direhabilitasi dan untuk menunjang IPWL ini diperlukan dukungan operasional.

Ketua FK LKS NAPZA Pusat Junaidi mengatakan, program LKS NAPZA didukung dalam rangka mendukung program pemerintah  gerakan nasional rehabilitasi 100.000 pecandu narkoba.

“Program ini dicanangkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo tahun 2016 karena, pencandu narkoba meningkat pesat sehingga ditetapkan oleh presiden bahwa Indonesia darurat narkoba. LKS NAPZA hadir untuk menanggulangi pecandu narkoba,” ujarnya.

Oleh sebab itu LKS NAPZA bermitra dengan instansi terkait, baik instansi pemerintah, swasta, dan BUMN untuk menolong masyarakat dari bahaya narkotika.

“Melalui 100 kampung, 1.000 relawan, dan 10.000 keluarga pintar di Babel dengan harapan pecandu tersebut bisa sadar, pulih, dan takut dengan narkoba,“ ungkapnya.

Dian Otorini Ketua IPWL sekaligus Ketua LKS NAPZA Babel mengungkapkan, tujuan kegiatan ini untuk membangun sinergi kepada pemerintah dan masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap pengaruh penyalagunaan narkoba baik tingkat nasional maupun di Babel karena, seiring perjalannan waktu, penyalahgunaan narkoba terus meningkat.

“Penyalagunaan narkoba saat ini terjadi dimulai dari anak–anak. Mereka sudah mengenal zat adiktif, minuman keras, merokok, minuman oplosan,” ujarnya.

KKP Beri Bantuan Petambak Garam di 20 Kabupaten

SuaraPemerintah.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR). Penyaluran bantuan tersebut merupakan salah satu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Kegiatan tersebut nantinya dilakukan secara padat karya untuk menyerap tenaga kerja. “Ada 20 kabupaten/kota yang menjadi target untuk penyaluran bantuan usaha pegaraman ini,” ujar Plt Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu yang akrab disapa Tebe dalam siaran pers, Senin (21/12).

Tebe menegaskan program PUGaR bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam rakyat. Sekaligus mendukung pencapaian swasembada garam nasional.

“Untuk mencapai tujuan itu, kegiatan diarahkan pada pembangunan dan penguatan kelembagaan, serta menjadikan sentra bisnis garam rakyat sebagai mitra strategis,” terang Tebe.

Salag satu bantuan PUGaR yang telah disalurkan adalah di wilayah Aceh. KKP menyerahkan bantuan senilai Rp 1,3 miliar kepada tiga kelompok petambak garam.

Bantuan yang disalurkan berupa rumah tunnel garam, penataan lahan pendukung rumah tunnel garam, dan sarana prasarana pendukung rumah tunnel.

Rumah tunnel garam merupakan salah satu metode produksi garam yang memanfaatkan teknologi rumah kaca kristalisasi garam.

Penerapan metode ini memungkinkan produksi garam dilakukan sepanjang tahun termasuk dalam musim penghujan.

Produksi garam dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang ada dan menambahkan wadah tampungan dengan bantuan geoisolator dan penutup yang dirangkai seperti lorong atau disebut dengan tunnel.

Exploring Tangsel Tourism, Cara Pemkot Tangsel Perbaiki Ekonomi Pariwisata

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan selenggarakan Exploring Tangsel Tourism 2020 di Mall Living World, Alam Sutera, Serpong Utara.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa Tangsel sebagai Kota Perdagangan dan Jasa mengalami situasi ekonomi yang sangat terpuruk. Untungnya pada 13 Desember 2020 Presiden RI sudah menandatangani kebijakan bantuan untuk pelaku usaha di bidang pariwisata.

Airin menjelaskan bahwa saat ini pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk tetap melakukan perbaikan ekonomi. Salah satunya di bidang pariwisata. Cara yang ditempuh pun bermacam-macam. Untuk Dinas Pariwisata Tangsel mengadakan Exploring Tangsel Tourism 2020.

“Kegiatan ini sebagai bentuk upaya Tangsel membangkitkan pariwisata ditengah pandemi, bahkan dalam kegiatan ini kami terus mengkampanyekan kepada seluruh pelaku usaha, pengelola dan lainnya di bidang pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan,”ungkapnya.

Penerapan protokol sangat penting karena persentase kesembuhan di Kota Tangsel turun menjadi 84 persen padahal bulan lalu mencapai 89 persen. Angka kematian juga masih tinggi yaitu 4,4 persen. “Angka kematian itu yang masih tinggi akhirnya mempengaruhi angka kesembuhan serta persentase kasus positifnya,” kata dia.

Dia menambahkan, saat ini pelaksanaan perbaikan ekonomi juga harus berjalan. Agar tetap memastikan pelayanan kesehatan yang menjadi salah satu penanganan Covid-19 di hilir.

Atas diskusi yang dilakukan pemerintah daerah dan pusat, bagi pelaku usaha yang tertib membayarkan pajak mendapatkan bantuan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha di bidang pariwisata karena akan menjadi dana perbaikan terhadap usaha yang sangat berpengaruh terhadap pendapatan pelaku usaha.

Dia menambahkan bahwa bantuan ini juga menjadi apresiasi bagi seluruh pelaku usaha yang juga merupakan wajib pajak. Jadi ini apresiasi yang diberikan kementerian pusat kepada pemilik pelaku usaha.

Adapun jumlah bantuannya yaitu senilai Rp 100 miliar. Ini merupakan usaha pemerintah Kota Tangsel atas beberapa diskusi yang sudah dilakukan dengan pemerintah pusat.

“Ini juga adalah bentuk usaha Kadis Pariwisata Tangsel Almarhum Pak Dadang yang berupaya keras untuk membantu pelaku usaha,” katanya.

Direktur pemasaran pariwisata regional 3 Kemenparekraf Imam Santosa menjelaskan bahwa pandemi sudah memberikan dampak negatif bagi perekonomian global. Pariwisata adalah sektor yang paling menderita. Dampak pandemi covid 19 dalam bisnis industri wisata hingga minus 70 persen. Sama dengan 700 juta wisatawan.

“Pertimbangannya adalah kesehatan dan kebersihan bagi seluruh tempat wisata, karena itu Pemerintah memiliki kebijakan untuk membantu pelaku usaha untuk bisa menyediakan kebutuhan kebersihan tersebut salah satunya dengan bantuan ini,” kata dia.

Dia berharap dengan bantuan tersebut pelaku usaha bisa mengembalikan kondisi serta keadaan perusahaannya.

Terakhir, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Heru Agus menjelaskan bahwa ini adalah upaya pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk kembali menarik perhatian wisatawan agar mau mengunjungi Kota Tangerang Selatan. “Serta meningkatkan PAD di bidang pariwisata,” kata dia.

11 Tempat di Jateng Jadi Titik Operasi Yustisi & Tes Antigen Bagi Pendatang Liburan Akhir Tahun

11 Tempat di Jateng Jadi Titik Operasi Yustisi & Tes Antigen Bagi Pendatang Liburan Akhir Tahun

SuaraPemerintah.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyiapkan jajarannya melaksanakan operasi yustisi dan tes antigen bagi pendatang di titik-titik peristirahatan saat libur akhir tahun, guna mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19. Rencananya, ada 11 tempat yang jadi sasaran operasi, dengan personel di antaranya dari Satpol PP, polisi, TNI, dan Dinkes.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Jawa Tengah Budiyanto Eko Purwono mengatakan, jika mengacu jadwal dari gubernur, tercatat ada 11 tempat yang jadi titik operasi yustisi dan tes antigen. Yakni di enam tempat objek wisata, dan lima tempat di titik rawan kerumunan rest area sepanjang jan tol.

Objek wisata yang jadi sasaran yakni Dieng di Kabupaten Wonosobo, Borobudur (Kabupaten Magelang), Baturaden (Banyumas), Dusun Sumilir Bandungan (Kabupaten Semarang), Prambanan (Klaten), dan Tawangmangu (Karanganyar).

Sedangkan rest area yang menjadi titik kegiatan di sepanjang tol adalah Rest Area 260 B di Kabupaten Tegal, Rest Area 379 di Batang, Rest Area 429 di Kabupaten Semarang, Rest Area 456 A di Kabupaten Semarang, serta Rest Area 456 B di Kabupaten Semarang.

“Kita mengerahkan personel yang mem-back up penuh di sana,” kata Budiyanto, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (21/12/2020).

Menurutnya, selain personel dari provinsi, juga ada pihak Satpol PP kabupaten/ kota yang ikut terlibat dalam kegiatan yustisi dan tes antigen. Semuanya bermuara untuk menegakkan protokol kesehatan guna menghentikan penyebaran Covid-19.

“Satpol PP kabupaten atau kota juga memiliki agenda serupa. Praktis mereka mempunyai jadwal sendiri. Mengingat para Satpol PP kabupaten atau kota selain mendukung program gubernur di titik 11 itu, juga menjalankan perintah kepala daerah masing-masing. Maka tidak heran jika kegiatan sudah ada yang berjalan di luar jadwal gubernur itu, dari 18 Desember sampai dengan 8 Januari (2021),” jelasnya.

Satpol PP Jateng, imbuh Budiyanto, nantinya akan turun bersama personel dari instansi terkait lain. Personel Satpol PP Jateng yang akan dilibatkan sekitar 50 orang. Di setiap tempat minimal ada personel sekitar 15 orang atau lebih.

Mereka akan bertugas mulai dari memantau, sampai teknis pengamanan, bersama Satpol PP kabupaten dan kota. Sementara untuk jam giat yang dilakukan, kata Budi, di antaranya dilakukan mulai pukul 08.00 WIB sampai tengah malam selama libur Natal dan tahun baru.

“Jadi waktunya sampai di luar jam kerja. Kita gantian,” pungkas Budi.

Kominfo dan GrabHealth Perkuat Aplikasi PeduliLindungi dengan Fitur Layanan Telemedis

Kominfo dan GrabHealth Perkuat Aplikasi PeduliLindungi dengan Fitur Layanan Telemedis

SuaraPemerintah.id – Guna mengakselerasi upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Good Doctor Technology Indonesia dan GrabHealth telah mengembangkan layanan telemedis dalam Aplikasi PeduliLindungi.

Menurut Plt. Direktur Telekomunikasi, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ikhsan Baidirus, layanan yang memperkuat Aplikasi PeduliLindungi itu mulai bisa diakses pada tanggal 18 Desember 2020 untuk membantu pemantauan kesehatan diri.

“Kami melihat bahwa masyarakat sudah beradaptasi dan mengadopsi layanan telemedis dalam kehidupan sehari-hari mereka saat ini. Pengembangan layanan itu ditujukan untuk memperkuat layanan di aplikasi PeduliLindungi. Agar kami bisa menyediakan fitur layanan yang lebih komprehensi,” ungkapnya di Jakarta, Senin (21/12/2020).

Plt. Direktur Ikshan Baidirus menegaskan hasil kerja sama penyediaan fitur tambahan layanan telemedis pada Aplikasi PeduliLIndungi diharapkan dapat membantu pemantauan kesehatan masyarakat pengguna,

“Hasil kerja sama dengan GrabHealth powered by Good Doctor memperkaya fitur dan meningkatkan jangkauan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Lewat fitur itu, masyarakat akan lebih mudah melakukan cek kesehatan dari rumah selama masa pandemi,” paparnya.

Aplikasi PeduliLindungi kini menghadirkan menu ‘teledokter’ untuk memberikan pelayanan medis secara online (telemedis) kepada masyarakat setiap saat selama 24 jam. Pengguna dapat mengakses layanan GrabHealth powered by Good Doctor pada menu ‘teledokter’ atau ‘periksa diri’ di beranda aplikasi PeduliLindungi.

“Kami berharap akses layanan aplikasi PeduliLindungi nantinya pun bisa menjangkau lebih banyak masyarakat dan menambah jumlah pengguna aplikasi ini,” harap Plt. Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementerian Kominfo.

Apresiasi Dukungan dan Kerja Sama

Penandatanganan kerja sama berlangsung antara Plt. Direktur Telekomunikasi, Ditjen PPI Kementerian Kominfo dengan Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana dan President Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata telah berlangsung pada tanggal 27 Agustus 2020.

Acara penandatanganan yang berlangsung virtual disaksikan oleh Dirjen PPI Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli dan Deputi EVP Digital Platform & Enabler PT. Telkom Indonesia, Komang Budi Aryasa.

Implementasi dan pengembangan fitur membutuhkan waktu untuk penyiapan teknis integrasi aplikasi. Oleh karena itu, Plt. Direktur Ikshan Baidirus mengapresiasi komitmen yang kuat dalam membantu pemerintah memberantas Covid-19.

“Dengan menyediakan teknologi di bidang kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat di tengah tantangan pandemi. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi Good Doctor dan Grab Indonesia atas dukungan yang berkesinambungan untuk pemerintah,” ujarnya.

Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana menyatakan   layanan konsultasi dokter umum 24/7 secara gratis tanpa batas maksimal pemakaian paling tidak sampai akhir tahun 2020. Menurutnya, pengguna bisa melakukan konsultasi dan respon cepat dari lebih 10.000 mitra dokter.

“Jangkauan kami yang luas hingga 80 kota pun bisa mendukung aplikasi PeduliLindungi agar layanannya bisa menggapai lebih banyak masyarakat di Indonesia,”  ujarnya.

Menurut Danu Wicaksana melalui kolaborasi itu, pihaknya juga mengajak masyarakat menjadi ‘Duta Kesehatan’ bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat sekitar. “Dengan tidak sekalipun lengah akan bahaya penularan Covid-19 dengan memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi dan layanan telemedis yang kami sediakan,” harapnya.

President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan arti penting kerja bersama yang konsisten dari berbagai pihak untuk melawan pandemi dalam jangka panjang. “Kami berharap kolaborasi dengan Kementerian Kominfo melalui aplikasi PeduliLindungi dapat memfasilitasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat untuk waspada dalam memantau kondisi lingkungan sekitar serta diri sendiri selama menjalani adaptasi kenormalan baru,” ujarnya.

Aplikasi PeduliLindungi yang dikembangkan oleh  Kementerian Kominfo dan Telkom Indonesia ini dapat melakukan fungsi penelusuran (tracing), pelacakan (tracking), dan peringatan (warning dan fencing) terhadap lokasi sekitar. Targetnya bisa untuk memetakan dan memantau pergerakan orang-orang yang pernah dinyatakan terkena kasus Covid-19.

Sejak diluncurkan pada bulan Maret lalu hingga saat ini, aplikasi tersebut telah diunduh oleh 4.594.153  juta pengguna.  Aplikasi PeduliLindungi akan dikembangkan dengan melengkapi beragam fitur yang akan dapat memudahkan masyarakat dalam menjalankan kehidupan di tengah pandemi. Salah satunya fungsi screening dan e-passport untuk melakukan perjalanan juga untuk mendata masyarakat yang telah melakukan cek vaksin.

BKKBN Luncurkan iBANGGA Guna Mengukur Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

SuaraPemerintah.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) baru saja meluncurkan sebuah indeks untuk melihat atau mengukur pembangunan keluarga Indonesia yaitu Indeks Pembangunan Keluarga (iBANGGA).

iBANGGA merupakan indeks pengukuran kualitas keluarga yang ditujukan melalui tiga dimensi yaitu dimensi ketentraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga. Hasil pengukuran iBangga adalah status capaian pelaksanan pembangunan keluarga di suatu wilayah yang diklasifikasikan menjadi tangguh, berkembang, dan rentan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang hadir secara virtual pada peluncuran iBANGGA turut mengucapkan selamat dan bangga serta mengapresiasi BKKBN atas peluncuran iBANGGA.

“Dengan ini tentu saja pembangunan manusia dan kebudayaan akan menjadi terukur, di samping indeks pembangunan manusia atau indeks pembangunan yang lain. Dengan adanya iBANGGA akan semakin menyempurnakan standar pengukuran dalam pembangunan manusia dan kebudayaan di Indonesia,” ujarnya.

Ia pun menekankan, BKKBN sebagai lembaga pemerintah memiliki peranan strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) melalui pendekatan keluarga. Keluarga adalah unit terkecil yang akan menjadi dasar dalam pembangunan manusia dan kebudayaan.

“Ketika bicara tentang pembangunan manusia dan kebudayaan, tentu tidak lepas dari keluarga. Ada dua hal yang harus kita perangi terutama di lingkungan keluarga yaitu kemiskinan dan kebodohan,” tukas Muhadjir.

Lebih lanjut, menurutnya, untuk membangun keluarga harus dimulai dengan pendidikan berkeluarga. Pemerintah pun tengah menggalang program prioritas bimbingan pranikah guna mempersiapkan keluarga Indonesia yang tangguh sehingga nantinya mampu melahirkan generasi yang berkualitas.

Hal tersebut didasari oleh landasan hukum Undang-Undang No. 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Di dalamnya tergambar jelas peran strategis BKKBN dalam pembangunan keluarga dengan bertanggung jawab langsung terhadap presiden.

“Saat ini kita masih punya pekerjaan besar untuk mengatasi persoalan stunting yang kita tahu menjadi penghambat pembangunan SDM. Melalui iBANGGA ini, diharapkan seluruh kementerian/lembaga bisa bekerja sama tentunya dengan leading sector BKKBN dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pembangunan keluarga Indonesia,” tandas Menko PMK.