Beranda blog Halaman 4631

Kepala KUA Cimahi Dapat Apresiasi KPK, Laporan Penerimaan Gratifikasi

Suarapemerintah.id – Kepala KUA Cimahi Budi Ali Hidayat mendapatkan apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Budi Ali Hidayat diapresasi atas komitmennya untuk melaporkan penerimaan gratifikasi.

Apresiasi diberikan oleh Direktorat Gratifikasi KPK sebagai rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap 9 Desember. Penghargaan diberikan hari ini, Selasa (08/12) di halaman Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta.

Prestasi Budi Ali Hidayat juga mendapat apresiasi dari Menteri Agama Fachrul Razi. “Selamat untuk Bapak Budi Ali Hidayat, Kepala KUA Cimahi. Ini prestasi luar biasa di tengah upaya kita untuk terus melakukan reformasi birokrasi dan mencegah korupsi di Kementerian Agama,” terang Menag.

“Komitmen Bapak Budi Ali Hidayat harus dicontoh oleh aparatur Kementerian Agama, pusat hingga daerah,” sambungnya.

Budi Ali Hidayat saat ini tercatat sebagai ASN dengan pangkat Penghulu Madya. Selain sebagai penghulu, Budi Ali Hidayat mendapat tugas tambahan sebagai Kepala KUA Cimahi.

Dalam seremonial pemberian pengharagaan di KPK, disebutkan bahwa Budi Ali Hidayat telah melakukan sebanyak 88 pelaporan sepanjang 2020. Jumlah itu 64 laporan penerimaan dan 24 laporan penolakan. Pelaporan itu dilakukan melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) yang dikembangkan KPK. Atas pelaporan ini, Budi Ali Hidayat didaulat sebagai pelapor paling aktif.

“Saya lupa berapa kali melapor. Baru hari ini tahu kalau jumlahnya sampai 88 kali,” ujar Budi usai menerima penghargaan di KPK.

“Semua laporan, saya lakukan melalui aplikasi GOL, sangat mudah,” sambungnya.

Ditanya alasan melaporkan gratifikasi, Budi Ali Hidayat mengaku bersyukur sudah mendapatkan gaji atas pekerjaannya dari Pemerintah. Dia menyebut ada lima jenis pendapatannya, yaitu: gaji pokok, tunjangan kinerja, tunjangan lauk pauk, uang transportasi, dan tunjangan profesi. “Alhamdulillah selama ini saya sudah dikasih gaji oleh Pemerintah,” tandasnya.

Menag Gandeng Ormas Islam Wujudkan Pembangunan Indonesia Maju

Menag Gandeng Ormas Islam Wujudkan Pembangunan Indonesia Maju

Suarapemerintah.id Kementerian Agama akan terus menggandeng  ormas Islam guna mewujudkan visi pembangunan Indonesia Maju bidang keagamaan. Komitmen ini disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi saat membuka gelaran Dialog Ormas Islam Tingkat Pusat Tahun 2020 yang diselengarakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama di Jakarta.

“Tantangan kebangsaan adalah tanggungjawab kita bersama. Untuk itu kami akan terus bersama ormas Islam dalam merumuskan visi pembangunan Indonesia di bidang agama,” kata Menag, Selasa (08/12).

Dialog yang digelar oleh Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag ini berlangsung selama tiga hari, 8-10 Desember 2020. Hadir dalam dialog ormas Islam, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, perwakilan pimpinan PBNU, MUI, Muhammdiyah, Staf Khusus Menag Kevin Haikal serta pimpinan perwakilan Ormas Islam lainnya.

Menurut Menag, momen silaturahmi dalam gelaran dialog ormas Islam ini sangat ia tungu-tunggu. Program Kementerian Agama, menurutnya, tidak dapat berjalan tanpa adanya keterlibatan aktif semua elemen bangsa utamanya ormas Islam.

Menag pun berharap diskusi yang digelar dapat memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk maju lebih cepat. Peran ormas Islam lanjut Menag telah tercatat dalam sejarah panjang bangsa Indonesia termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan bangsa, ekonomi hingga budaya yang merupakan medan pengabdian ormas Islam begitu juga dalam merebut kemerdekaan bangsa.

“Saya percaya komitmen dan dukungan Ormas Islam pada program kerja Kementerian Agama begitu tinggi dan akan terus terjaga demi meningkatkan kerjasama dalam meujudkan Islam sebagai rahmat,” tutur Menag.

“Ke depan tantangan akan semakin berat dan bervariasi. Tanpa persatuan tidak mungkin kita bisa menghadapi tantangan tersebut. Karena sinergi pemerintah dengan ormas Islam terus dirawat dan ditingkatkan,” tandas Menag.

Sementara itu Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam laporannya mengatakan Dialog Ormas ini dihadiri oleh sebanyak 50 orang peserta yang terdiri dari 5 orang peserta dari unsur Pejabat Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama dan unsur Ormas Islam sebanyak 45 Ormas Islam Tingkat Pusat.

Menurut Kamaruddin kegiatan dengan mengusung tema “Implementasi Moderasi Beragama dalam Menghadapi Pandemi COVID-19” ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan menyelaraskan langkah dalam menyikapi persoalan-persoalan umat yang sangat dinamis, sehingga menemukan titik singgung yang linear dengan prorgam-program pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa Ormas Islam dan Lembaga Keagamaan Islam merupakan mitra strategis dalam upaya membangun bangsa dan negara,” kata Kamarudin.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk melakukan serap aspirasi dari Organisasi Kemasyarakatan Islam/Lembaga Keagamaan Islam dalam penyelarasan program Pemerintah dengan program Ormas Islam dan Lembaga Keagamaan serta menjalin sinergitas antara Organisasi Kemasyarakatan Islam/Lembaga Keagamaan Islam dengan Kementerian Agama dalam mengimplementasikan Moderasi Beragama dalam Menghadapi Pandemi COVID-19,” tutupnya.

Alih Status, Wamenag Harap UHN Makin Berkontribusi Rawat Kerukunan

Alih Status, Wamenag Harap UHN Makin Berkontribusi Rawat Kerukunan

Suarapemerintah.id – Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar telah beralih status menjadi Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa. Ini menjadi Universitas Hindu Negeri Pertama di Indonesia.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi berharap alih status ini memperkuat peran dan kontribusi UHN dalam merawat kerukunan.

“Selamat kepada seluruh keluarga besar UHN IGB Sugriwa, dengan syarat yang memadai dan memenuhi kriteria, semoga dengan bertransformasi dari Institut menjadi Universitas, akan semakin lebih baik lagi, baik membangun kehidupan keagamanan dan kerukunan di Bali,” harap Wamenag saat memberikan pembinaan civitas akademika UHN di Denpasar, Selasa (08/12).

Alih status IHDN menjadi UHN ini rencananya akan diresmikan oleh Menag Fachrul Razi pada akhir Desember 2020.

Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana mengatakan, kehadiran Wamenag memotivasi civitas akademika untuk membangun UHN IGB Sugriwa kearah lebih baik.

Menurutnya, setelah menjadi Universitas, tanggungjawab kampus akan lebih besar dalam membangun sumber daya manusia di pulau Dewata. Kampus harus terus dapat menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, dengan mengedepankan nilai-nilai yang humanis ditengah masyarakat.

“Dengan integrasi keilmuan antara ilmu agama dengan ilmu umum, harus seiring sejalan antara tindakan dan pemikiran dari civitas akademika. Mengedepankan nilai-nilai yang humanis akan menjadi kekuatan kampus. Tidak hanya melahirkan dan menjadikan seorang ahli tetapi juga beriman dan berbudi pekerti tumbuh dan berkembang di dalamnya,” papar I Gusti Ngurah Sudiana.

I Gusti Ngurah Sudiana memandang, akhir-akhir ini, di tengah masyarakat ada nilai-nilai spiritualisme dan nilai agama yang mulai mengering, karena dipengaruhi oleh komersialisme. Untuk itu, lanjut Rektor, civitas akademika UHN IGB Sugriwa mempunyai peran penting dalam menjaga nilai-nilai religius di Bali yang sudah lama ada.

“Nilai-nilai religius di masyarakat Bali harus terus dijaga. Spiritualisme harus menjiwai kampus ini. Jangan berhenti dalam satu titik. Harus banyak berinovasi. Kekuatan Perguruan Tinggi ada pada kualitas penelitiannya. Mari sama-sama kita bangun dan kembangkan UHN IGB Sugriwa menjadi lebih baik yang akan dikenal baik lokal, nasional hingga internasional,” ajak I Gusti Ngurah Sudiana.

Sekda Kota Medan Gunakan Hak Pilih Dalam Pilkada Kota Medan di TPS 23

Sekda Kota Medan Gunakan Hak Pilih Dalam Pilkada Kota Medan TPS 23

Suarapemerintah.id – Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, MM menggunakan hak pilih dalam pilkada Kota Medan tahun 2020 di TPS 23, Jalan Suka Luhur, Kecamatan Medan Johor, Rabu (9/12).
Sekda Kota Medan bersama istri, Ismiralda Wiriya Alrahman dan seorang putri hadir ke TPS dengan berjalan kaki dari tempat tinggalnya.

Di TPS 23 tersebut, Sekda terdaftar sebagai pemilih dengan no urut 295 sedangkan sang istri, Ismiralda terdaftar dengan no urut 296 dan putrinya terdaftar di no urut 298. Proses penyoblosan pun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Usai menyoblos, Sekda Kota Medan berharap kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara yang baik sebab suara yang diberikan masyarakat menentukan pemimpin yang terbaik untuk Kota Medan kedepannya.

“Kepada masyarakat saya berharap dapat beramai-ramai datang ke TPS, gunakan hak pilih saudara sehingga Kota Medan dapat melahirkan pemimpin terbaik yang sesuai dengan pilihan masyarakat.”harap Sekda Kota Medan.

Disamping itu, Sekda Kota Medan juga berpesan agar masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang ke TPS, sebab proses penyeblosan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Tidak usah khawatir untuk datang ke TPS, semua proses telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti pengecekan suhu tubuh, menggunakan masker dan sarung tangan, penyediaan hand sanitizer dan menjaga jarak sehingga tidak ada kontak fisik secara langsung dengan masyarakat lainnya.”pesan Sekda Kota Medan.

Adapun jumlah pemilih di tps 23 ini, sebanyak 407 orang dengan rincian laki-laki 196 dan perempuan 211.

Diskanak Kab.Bogor Berikan Bantuan Hibah Pariwisata Gerobak Pemasaran Hasil Perikanan

Diskanak Kab.Bogor Berikan Bantuan Hibah Pariwisata Gerobak Pemasaran Hasil Perikanan

Suarapemerintah.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merupakan salah satu dari empat daerah di Jawa Barat yang mendapatkan hibah dana bantuan pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dana hibah tersebut diperuntukan 70 persen untuk hotel dan restaurant, sementara 30 persen untuk penanganan dampak dari pandemi covid-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Gerobak pemasaran hasil pertanian dan perikanan masuk kedalan 30 persen dana hibah bantuan.

“Kabupaten Bogor dapat bantuan hibah pariwisata, dari hibah tersebut, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) masuk kedalam penerima bantuan. Bantuan hibah pariwisata berupa Gerobak Pemasaran Hasil Perikanan dari Kegiatan Bina Mutu dan Pemasaran Hasil Perikanan,” kata Kepala Diskanak Kabupaten Bogor, Oetje Soebagdja, Selasa (8/12/2020).

Oetje menjelaskan, ada beberapa lokasi penerima bantuan dari Diskanak hasil hibah pariwisata Kemenparekraf.

“Beberapa lokasi penerima bantuan hibah gerobak pemasaran hasil perikanan diantaranya Curug Cipamingkis, Desa Wargajaya Kecamatan Sukamakmur, LMDH Puncak Mandiri sebanyak 5 paket. Kemudian Curug Horden Kembar, Desa Cibadak Kecamatan Sukamakmur, LMDH Badak Lestari 5 paket. Curug Leuwi Hejo, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, sebanyak 2 paket dan Bumi Perkemahan Citamiang sebanyak 3 paket,” jelasnya.

Desa Tegal Kecamatan Kemang Kembali Dinilai Tim P2WKSS Jabar

Verifikasi Akhir, Desa Tegal Kecamatan Kemang Kembali Dinilai Tim P2WKSS Jabar

Suarapemerintah.id – Tim Verifikasi Evaluasi Kegiatan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Provinsi Jawa Barat melakukan verifikasi akhir di lokasi binaan Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Selasa (8/12/2020).

Tim Verifikasi Provinsi Jawa Barat diterima langsung oleh Plt. Asisten Kesra Kabupaten Bogor, Deni Ardiana.Dalam sambutannya, Ketua Tim Verifikasi P2WKSS Provinsi Jawa Barat, Euis Rochayati mengatakan lomba peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera tahun 2020 diikuti oleh 12 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

“Lomba peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kita sedang dalam masa pandemi covid-19. Penilaian lomba tahun ini juga, Kabupaten/Kota yang mengikuti lomba P2WKSS mengirimkan video untuk dinilai. Ada 12 Kabupaten/Kota yang mengikuti lomba P2WKSS tahun ini, salah satunya Kabupaten Bogor, dimana yang mejadi lokasinya Desa Tegal Kecamatan Kemang, semoga dengan adanya kegiatan P2WKSS ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Euis.Sementara itu, Plt.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Deni Ardiana berharap kegiatan verifikasi hari ini berjalan dengan lancar.

“Selamat datang di Desa Tegal Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor kepada Ketua Tim Verifikasi Evaluasi Kegiatan P2WKSS Tingkat Provinsi Jawa Barat beserta jajaran, semoga seluruh rangkaian verifikasi dan evaluasi hari ini berjalan dengan lancar tanpa kendala. Tentunya harapan kita Pemerintah Kabupaten Bogor, dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan bersama masyarakar dan CSR akan mendapatkan hasil yang maksimal dan dapat menjadi yang terbaik dalam verifikasi akhir program P2WKSS di Tingkat Provinsi Jabar,” harap Deni.

Ia juga menambahkan, program peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera diharapkan bisa dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat lokasi binaan dan sekitarnya.

“Program P2WKSS harus terasa manfaatnya oleh masyarakat serta mampu meningkatkan kapabilitas masyarakat ditengah pandemi covid-19, dan desa tega agar menjadi lebih baik dibandingkan sebelumbya. Kegiatan ini juga sebagai momentum tang tepat untuk meningkatkan motivasi masyarakat agar dapat menciptakan keluarga berkualitas, sehat dan sejahtera baik secara lahir maupun batin,” tambahnya.

Jasa Raharja Buka Kegiatan Monitoring & Evaluasi Implementasi Kerjasama Korlantas POLRI-BPJS

Jasa Raharja Buka Kegiatan Monitoring & Evaluasi Implementasi Kerjasama Korlantas POLRI-BPJS

Suarapemerintah.id – Senin (7/12) Bertempat di ballroom Rich Hotel Yogyakarta, Jasa Raharja melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi implementasi kerja sama dengan Korlantas POLRI dan BPJS Kesehatan. Ketiganya merupakan stakeholder yang memiliki tugas dan fungsi perlindungan kepada masyarakat dari berbagai risiko kecelakaan di jalan raya.

Kegiatan Monitoring & Evaluasi Implementasi ini merupakan wujud keseriusan dari para stakeholder untuk meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat dari tahap edukasi hingga pelayanan. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Suryo Setyantoro Putro dari Jasa Raharja, Medianti Ellya dari BPJS Kesehatan dan Kompol Edy Bagus Sumantri Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY.

Pada periode 2019-2020 jumlah kecelakaan lalu lintas naik tapi angka korban meninggal dunia mengalami penurunan. Jenis kendaraan yang mendominasi jumlah kecelakaan terbanyak adalah roda dua dan kendaraan muatan barang, hal ini sejalan dengan angka jumlah kendaraan roda dua di DIY yang mencapai 4 juta unit. Korlantas polri akan fokus pada tindakan preventif dan penindakan terutama pada kendaraan yang menyumbang jumlah korban meninggal dunia terbanyak.

“Jasa raharja, Polri dan BPJS Kesehatan telah menandatangani MoU terkait dengan IRSMS (Integrated Road Safety Management System), hal ini penting karena big data yang telah terintegrasi memudahkan monitoring prioritas” ujar Kasubdit Laka Dit Gakkum Korlantas Polri, Kombes Agus Suryo Nugroho.

kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Semakin diperkuat dengan Peraturan Menteri Keuangan tentang Koordinasi antar penyelenggara jaminan dalam pemberian manfaat pelayanan kesehatan, yakni antara Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan. Yakni lingkupnya meliputi koordinasi pemberian manfaat, pengembangan sistem informasi, dan pengadaan sosialisasi.

“Saya berharap pertemuan dapat menjadi solusi dari setiap permasalahan yang kita hadapi bersama saat ini. harapannya juga tidak ada lagi hambatan dalam pemberian pelayanan penjaminan lalu lintas dan tidak menimbulkan delay atau keterlambatan dalam pemberian layanan” kata Elsa Novelia, Deputi Direksi JKPR BPJS Kesehatan.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini, Jasa Raharja memberikan fasilitas rapid test untuk seluruh peserta kegiatan ini, bekerja sama dengan Klinik Utama An-nur Yogyakarta. Pandemi tidak membuat kolaborasi layanan antar ketiga instansi ini menjadi longgar. Khusus untuk Cabang D.I. Yogyakarta, target respon jaminan bisa selesai dalam dua jam saja.

Kepala Divisi Pelayanan PT Jasa Raharja, Haryo Pamungkas mengatakan bahwa kegiatan sangat berguna dalam penuntasan masalah dengan berbagai pemecahan masalah yang efektif dan efisien “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kasus lakalantas di Polri berjalan dengan baik, memastikan sistem Rumah sakit, BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja dapat mengakomodir data kecelakaan guna penyelesaian penjaminan, memberikan supervisi pedoman dan arahan pusat dari permasalahan yang membutuhkan solusi.

Performa pada periode Januari-November Jasa Raharja Cabang D.I. Yogyakarta menyerahkan santunan sebesar 6,5 miliar kepada para korban. Kecepatan penyelesaian telah melampaui target, yakni 1 hari 4 jam. Ini merupakan indikator yang membuktikan bahwa hubungan koordinasi antara Jasa Raharja, Polda DIY dan BPJS memiliki kualitas yg baik”.

Plt walikota Tinjau Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang

Plt walikota Tinjau Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang

Suarapemerintah.idPelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si kembali meninjau pembangunan Jembatan Titi Dua di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (8/12).

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana progress pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Belawan Sicanang dengan Kelurahan Belawan Bahari tersebut.

Didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Zulfansyah, Akhyar melihat para pekerja tengah mengerjakan pembangunan abutment (kepala jembatan). Dari hasil pengamatan dilakukan, pembangunan abutment telah mencapai 95 persen. Dengan demikian, target pengerjaan abutment selesai akhir tahun dapat terwujud.

Alhamdulillah, hari ini kita melihat progress pembangunan abutment telah berjalan dengan baik dan sudah mencapai 95 persen. Insya Allah, sampai akhir tahun pekerjaan abutmentnya selesai 100 persen sesuai target yang kita rencanakan, kata Akhyar.

Diungkapkan Akhyar, tahun 2021 pengerjaan akan dilanjutkan kembali dengan pemasangan jembatannya. Namun, Akhyar berpesan dan mengingatkan pembangunan abutment benar-benar kuat sehingga tidak terpengaruh saat terjadinya arus pasang surut air laut. Abutment harus benar-benar kuat dan kokoh karena berfungsi sebagai penahan tanah. Itu sebabnya, pengerjaannya harus dilakukan dengan sebaik-baiknya ungkapnya.

Selain pembangunan Jembatan Titi Dua, Akhyar juga meninjau beberapa drainase di sekitar lokasi jembatan. Diakuinya, perlu ada beberapa penambahan, perbaikan serta perawatan di beberapa titik agar air dapat mengalir dan tidak menggenang di wilayah tersebut. meski hujan deras turun. Lalu, ada juga sejumlah jalan yang akan diperbaiki untuk memperlancar aktifitas warga, jelasnya.

Wabup Tekankan Penanggulangan Kemiskinan Harus Terarah dan Tepat Sasaran

Wabup Tekankan Penanggulangan Kemiskinan Harus Terarah dan Tepat Sasaran

Suarapemerintah.id – Saya tekankan “Kedepan Tahun Anggaran 2021 seluruh perangkat daerah anggota TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan) agar menggunakan satu sumber data yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk digunakan sebagai sasaran intervensi kegiatan penanggulangan kemiskinan, penentuan lokus dan sasaran harus terpadu dari berbagai program/kegiatan Perangkat Daerah, sehingga upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor diharapkan lebih terarah, terukur, terpadu, terintegrasi dan lebih tepat sasaran,”ucap Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan selaku pada acara Rakor Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun Anggaran 2020 di Gedung Tegar Beriman, Selasa (8/12).

Pada kesempatan itu juga Iwan Setiawan menginstruksikan kepada seluruh anggota TKPK Kabupaten Bogor agar lebih aktif, konsisten, komitmen melaksanakan peran fungsinya sesuai tupoksi dalam penanggulangan kemiskinan.

Rakor ini sangat penting dalam rangka membahas berbagai pelaksanaan program pembangunan, secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor serta menyikapi hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang telah kita laksanakan pada tahun 2020.

Masih menurut Iwan, “Tahun 2020 merupakan tahun yang cukup berat untuk Pemerintah Kabupaten Bogor, di awal tahun kita mengalami musibah longsor dan banjir di beberapa wilayah, kemudian terjadi Pandemi Covid – 19 yang sampai saat ini belum berakhir,” ujarnya.

Permasalahan lain yang kita hadapi tidak hanya jumlah kemiskinan yang masih tinggi, namun juga angka stunting dan kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bogor yang relatif tinggi. Ditambah dampak Pandemi Covid-19 juga mengakibatkan  kenaikan pengangguran dari 9,06 % menjadi 14,29 % yang tentunya secara pararel meningkatkan persentase kemiskinan.

Disamping itu jumlah penduduk terus meningkat mencapai 6.008.233, tahun ini laju pertumbuhan penduduk 2,06%.

“Dengan kondisi ini kita harus kerja ekstra keras dan lebih serius sehingga pengambilan kebijakan bisa tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta peran serta pemangku kepentingan konsisten menjalankan kebijakan dan program yang didukung oleh upaya inovatif, komprehensif dan berkesinambungan”, lanjut Iwan.

Diakhir sambutannya Iwan Setiawan mengucapkan selamat dan lenghargaan yang setingi-tingginya kepada para pendamping PKH, TKSK dan Fasilitator  Puskesos berprestasi semoga senantiasa diberikan kekuatan untuk terus bekerja ikhlas, cerdas, dan pro aktif mendampingi dan membantu para keluarga miskin di Kabupaten Bogor.