Beranda blog Halaman 4719

Kepala BNPB: Apresiasi untuk Kepala Daerah Yang Tanggap Dalam Menghadapi Bencana

Suarapemerintah.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa beberapa bulan kedepan curah hujan tinggi 20 sampai 40 persen dari biasa. Fenomena La Nina berpotensi menyebabkan bencana khususnya banjir dan longsor.
“Bapak Presiden dalam 2 minggu ini menyampaikan pesan, pesan pertama tentang menghadapi cuaca yang ekstrim agar tidak menimbulkan kerugian dan korban jiwa yang banyak. Jangan sampai kejadian di awal tahun 2020 terjadi lagi karena kurang antisipasi.
Yang kedua menghadapi libur panjang, biasanya libur panjang ini akan menimbulkan masalah bagi kesehatan, kasus Covid-19 bisa meningkat kembali kalau kita tidak waspada,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo saat memberikan sambutan dalam acara Penanaman Bibit Vertiver dan Pohon Keras dengan Pemerintah Daerah, di Telaga Saat, Kecamatan Cisarua, Selasa (20/10/2020).
Doni juga menambahkan, banyaknya komunitas-komunitas pencinta lingkungan di Indonesia harus sangat peduli terhadap kondisi lingkungan kita saat ini. “Banyak komunitas-komunitas pecinta lingkungan di Indonesia yang harus peduli akan lingkungannya terutama sumber mata air.
Air adalah sumber kehidupan, sungai adalah peradaban bangsa, mari kita menjadi bangsa yang beradab dengan cara menjaga mata air agar kelak tidak menjadi air mata dan juga menjaga sungai-sungai kita agar sungai menjadi tempat yang menyenangkan, bisa memberikan penghidupan bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, saat ini banyak pimpinan daerah yang melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana di suatu daerah. “Beberapa tahun terakhir ini, BNPB telah melihat adanya sejumlah hal positif yang dilakukan pemimpin di daerah dengan melibatkan begitu banyak komponen ketika ada informasi curah hujan yang tinggi. Peran pemimpin di daerah yang seperti ini yang harus terus dilakukan guna cepat mengantisipasi bencana yang akan melanda wilayahnya,” lanjut Doni.
Ditempat yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan guna menghadapi cuaca yang ekstrim seperti sekarang ini. “Kondisi alam harus terus terpelihara seperti ini, karena ini kan dampaknya ke masa depan, jangan ada lagi banjir, longsor di tempat-tempat terawat seperti ini.
Pak Doni juga tadi menyampaikan, bentuk satgas untuk pengamanan wilayah ini dengan didanai oleh APBD yang dititipkan kepada camat. Hal ini semata-mata guna agar alam ini tetap terjaga, sungai juga tetap terjaga, sehingga masyarakat bisa merasakan dampak dari lingkungan yang kita jaga ini,” kata Ade Yasin.
Ade juga menitipkan pesan agar kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan terus meningkat. “Ini juga perlu kesadaran dari masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan. Kita dari pemerintah pastinya butuh partisipasi, dukungan dari masyarakat untuk sama-sama mencintai dan menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ade Yasin Buka Pelatihan Politik Perempuan Untuk Akomodasi Kaumnya

Suarapemerintah.id – Faktor penentu daya saing suatu negara adalah kualitas sumber daya manusia, produktivitas dan kemampuan atau skill, hal tersebut dikatakan Bupati Bogor Ade Yasin saat membuka Peningkatan Kapasitas Pelatihan Politik Perempuan di Hotel Gumilang Puncak, Kecamatan Megamendung, Selasa (20/10/2020).
“Jika melihat komposisi jumlah penduduk, sumber daya manusia laki-laki dan perempuan hampir setara. Artinya, pembangunan yang dicapai separuhnya ditentukan oleh perempuan,” kata Ade Yasin.
Ia juga menambahakan, Pemkab Bogor mendukung penuh upaya peningkatan kesetaraan gender. “Kepentingan praktis gender masuk kedalam salah satu sasaran misi ke 5 RPJMD Kabupaten Bogor yaitu Mewujudkan Kesalehan Sosial dengan salah satu sasarannya adalah meningkatkan peran perempuan.
Pemkab Bogor juga mendukung upaya peningkatan kesetaraan gender dalam pembangunan melalui Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Bogor dan Peraturan Bupati Nomor 78 Tahun 2017 tentang Pedoman Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG),” tambahnya.
Ade Yasin juga mengapresiasi kegiatan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas politik perempuan. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan ini. Pemahaman politik yang baik sangat penting agar kaum perempuan mampu mempengaruhi kebijakan politik yang mengakomodir unsur keadilan terhadap kaum perempuan,” ujarnya.

Buka Desk Evaluasi Zona Integritas Tahun 2020

Suarapemerintah.id – Bambang Rantam mengingatkan Kepada para Kasakter yang berhasil lolos pada tahap sebelumnya bahwa perjuangan yang dilakukan belumlah usai. “Ujung dari semua yang dapat kita nyatakan dalam pernyataan sikap kita, kita ingin memberikan yang terbaik, kita harus terus semangat untuk membangun zona integritas itu, perjuangan kita harus terus kita lanjutkan sampai titik hasil yang maksimal”. Ucap Bambang Rantam pada acara rapat Desk Evaluasi Zona Integritas Tahun 2020 di Ruang Rapat Soepomo Gedung Kemenkumham, Selasa (20/10).

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Razilu menyampaikan ada dua kata yang paling penting untuk kita sikapi secara Bersama -sama. Kata pertama adalah bersyukur, semua satuan kerja yang telah berhasil diundang wajib bersyukur karena komitmen dan strategi saudara berada pada periode yang tepat.

Dan Razilu berharap  “Semoga penguatan ini dapat memberikan motovasi kepada kita semua dan berdampak pada hasil yang jauh lebih baik lagi, lebih dari yang ditargetkan oleh Kemenkumham Pak Menteri Yasonna Laoly, 70% dari 364 satker, itu adalah target yang diberikan untuk kita, tapi dilihat dari hasil yang disampaikan hari ini seharusnya kita opitmis dan melampaui 364”.

Desk Evaluasi Zona Integritas Tahun 2020 akan berlangsung dari 21 Oktober – 04 November 2020

Buka Rapat HDKD, Sekjen Kemenkumham: Tetap Semangat Untuk Berikan Kontribusi Di HUT Kemenkumham

Suarapemerintah.idSekretaris Jendral (Sekjen) Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto, menghadiri rapat untuk mempersiapkan peringatan HDKD (Hari Dharma Karya Dhika) Kementrian Hukum dan HAM RI Tahun 2020, yang dilaksanakan secara serentak di Kantor Unit Utama, seluruh Kantor Wilayah dan UPT mulai tanggal 19 Oktober – 6 November 2020.

Dalam sesi pembukaan rapat ini, Kepala Biro Kepegwaian, M. Hayat Henri menjelaskan bahwa desain dan tema logo HDKD tahun ini adalah burung merpati, karena burung merpati  tidak pernah ingkar janji  yang dimaksud kumham ingin menyampaikan kinerja yang semakin meningkat.

Selain itu Henri, menyampaikan kegiatan HDKD yang pertama yaitu, konferensi Ilmiah Internasional, yang dilaksanakan 26 – 27 Oktober di Hotel JS Luwansa, kegiatan Konferensi ini dilaksanakan oleh Balitbang.

Kemudian kegiatan selanjutnya adalah Kumham Peduli dan Kumham Berbagi, yang mana waktu pelaksanaanya 19 Oktober – 6 November, yang dilaknsanakan di lingkungan masyarakat Kemenkumham dengan cara membagi masker, hand sanitizer, dan vitamin.

Selanjutnya Gerakan Serentak basmi COVID-19 sesuai dengan pelaksananya pada 19 Oktober – 6 November, tempat pelaksanaannya di Gedung Utama, Kanwil, dan UPT dengan pemberian sosialisasi dan edukasi tentang 3M. lalu terdapat pelayanan publik secara online gratis dalam satu hari. Kemudian Lomba Kumham Online dan untuk puncak pelaksanaan diadakan upacara pada (27/10) di Geraha Pengayoman.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemenkumham menjelaskan memang menjadi bagian yang berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Berbeda dengan tahun lalu saat kegiatan HDKD dilakukan dengan semangat dan beberapa kegiatan secara langsung atau tatap muka, namun pada tahun 2020 ini harus menyesuaikan dengan situasi pandemi COVID-19.

Hari ulang tahun Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia tahun ini harus menyesuaikan dengan pandemi, oleh karena itu kegiatan ini dilaksanakan secara virtual “jadi teman -teman walaupun dengan kondisi saat ini, kita harus tetap semangat untuk memberikan kontribusi pada hari ulang tahun Kemenkumham dan melaksanakan aktivitas – aktivitas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat”, kata Bambang Rantam.

“Selain itu tema HDKD tahun ini adalah Revolusi Digital, karena itu harus memanfaatkan teknologi informasi untuk merayakan HDKD 2020”, Ucap Bambang Rantam pada acara rapat mempersiapkan peringatan Hari Dharma Karya Dhika Kementrian Hukum dan HAM RI Tahun 2020 di Ruang Rapat Soepomo Gedung Kemenkumham, Selasa (20/10).

Gubsu dan Pjs Wali Kota Medan Tinjau Lokasi Banjir Rob di Medan Belawan

Suarapemerintah.id – Gubsu Edy Rahmayadi bersama Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T meninjau lokasi yang terkena banjir rob di Jalan Bagan Deli, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (20/10) siang.

Ketinggian banjir Rob ini sempat mencapai sekitar 1 meter. Akibatnya, rumah warga tergenang air. Selain itu aktivias warga pun lumpuh total.

Setibanya di lokasi, Gubsu dan Pjs Wali Kota Medan langsung berjalan di tengah teriknya panas matahari untuk melihat kondisi lingkungan sekitar pasca surutnya air.

Kedatangan Gubsu bersama Pjs Wali Kota Medan beserta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait baik di lingkungan Pemprov Sumut dan Pemko Medan disambut gembira warga sekitar. Mereka berharap ada solusi dari peninjauan yang dilakukan, sebab warga selama ini selalu menjadi korban banjir rob tersebut.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah Perguruan Al Wasliyah yang berada persis di depan Kantor Kelurahan Bagan Deli. Setelah itu dilanjutkan dengan meninjau rumah warga.

Warga sekitar menyebutkan, air mulai merangkak naik sekitar pukul 02.00 WIB sehingga ketinggiannya mencapai sekitar 1 meter.

“Yang paling parah rumah warga yang berdekatan dengan sungai, ketinggian air lebih 1 meter. Yang kasihan ibu-ibu dan anak-anak, mereka kawalahan menghadapi banjir rob tersebut,” ungkap salah seorang warga.

Gubsu dan Pjs Wali Kota Medan dengan penuh perhatian menampung semua keluhan yang disampaikan warga. Setelah itu Pjs Wali Kota Medan dan Gubsu berjalan hingga sampai di atas jembatan dan melihat sudah tidak ada lagi jalur hijau di pinggiran Sungai Deli. Tampak pinggiran sungai telah padat dipenuhi rumah warga.

Pemko Medan Komit Tingkatkan Penerapan SPBE

Suarapemerintah.idPemko Medan berkomitmen terus meningkatkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Komitmen ini dibuktikan adanya regulasi, kebijakan, dan program yang telah dan tengah dijalankan setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Medan, Zain Noval, S.STP., M. AP usai mengikuti Wawancara Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Perangkat Daerah Pemko Medan yang dilakukan Tim Evaluator dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), Selasa (20/10) petang.

Wawancara yang dilakukan secara dalam jaringan (daring) dilaksanakan dari dua tempat yakni Command Center Kantor Wali Kota Medan dan Gedung PKK Medan serta diikuti oleh segenap pimpinan maupun perwakilan dari OPD di lingkungan Pemko Medan.

Dalam kegiatan wawancara evaluasi ini, Tim Evaluator yang berasal dari Universitas Indonesia ini melakukan verifikasi dan validasi, serta evaluasi terhadap bukti dukung yang disampaikan Pemko Medan dalam hal pelaksanaan SPBE. Sebanyak 37 Indikator yang ditanyakan oleh Tim Evaluator dan dijelaskan oleh Zain Noval dan beberapa pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.

Ketigapuluh tujuh indikator itu antara lain yang berkaitan dengan kebijakan meliputi Kebijakan Internal Tim Pengarah SPBE Instasi Pemerintah, Kebijakan Internal Inovasi Proses Bisnis Integrasi, Kebijakan Internal Rencana Induk SPBE, dan Kebijakan Internal Anggaran dan Belanja TIK.

Indikator lain yang diverifikasi dan divalidasi diantaranya Inovasi Proses Bisnis Terintegrasi, Layanan Manajemen Kepegawaian, Layanan Manajemen Perencanaan, Layanan Manajemen Penganggaran, Layanan Perizinan, dan Layanan Umum lainnya.

Kepada Tim Evaluator, Noval menjelaskan dari sisi regulasi, untuk mewujudkan SPBE ini, Pemko Medan telah menerbitkan Perwal Nomor 28 Tahun 2018 tentang Smart City Kota Medan. Perwal ini, lanjutnya, menjadi salah satu acuan dalam penerapan SPBE di lingkungan Pemko Medan.

Noval menyebutkan, Pemko Medan juga telah banyak membangun aplikasi sebagai bentuk pelayanan kepada warga. Diantaranya adalah pelayanan perizinan, Sibisa yang merupakan aplikasi layanan administrasi kependudukan, layanan pengaduan Medan Rumah Kita yang terintegrasi dengan layanan SP4N Lapor, dan berbagai aplikasi layanan umum lainnya.

“Pemko Medan akan terus berupaya untuk terus lebih baik lagi dalam menerapkan SPBE. Ini memang telah menjadi komitmen yang harus dijalankan,” tandas Noval.

Sebelum Bertugas Pada Pilwakot, 16 Ribu Petugas Panitia KPPS Makassar Jalani Rapid Test

Suarapemerintah.idPemerintah Kota Makassar bersama Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar berencana jalani Rapid Test massal terhadap 16 Ribu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas menjadi panitia di TPS saat hari pencoblosan, Rabu, 9 Desember 2020.

Hal tersebut diutarakan ketua KPU kota Makassar M. Farid Wadji saat bertatap muka dengan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin bersama sejumlah anggota KPU Makassar di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Selasa (20/10/2020).

Rencananya, ribuan petugas KPPS tersebut akan jalani Rapid Test massal di sejumlah Puskesmas di Kota Makassar mulai tanggal 14 November hingga 20 November mendatang.

“Kami mendukung penuh rencana teman-teman KPU yang selalu mengedepankan aspek kesehatan dalam setiap proses pelaksanaan tahapan Pilwali. Termasuk Rapid Test untuk petugas KPPS. Insya Allah Pemkot Makassar melalui Dinas Kesehatan akan membantu, baik itu tenaga medis maupun tempat pelaksanaannya” ujar Prof Rudy.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy kembali mengingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi dunia, termasuk di Kota Makassar.

Pada kesempatan ini, Ketua KPU Kota Makassar, M. Farid Wajdi juga menyampaikan  rencana pelaksanaan debat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar yang akan digelar sebanyak tiga kali.

“Debat pertama dan kedua kemungkinan kita gelar di Jakarta pada minggu pertama dan minggu terakhir di bulan November. Sedangkan debat yang ketiga kita akan lakukan di Makassar, tepatnya di awal bulan Desember atau hari terakhir masa kampanye” ujar M. Farid Wajdi.

Menurutnya, dalam debat tersebut penerapan protokol kesehatan akan menjadi perhatian utama.

“Itu sudah jelas diatur dalam Peraturan KPU. Jadi hanya beberapa saja perwakilan dari setiap paslon yang hadir, termasuk perwakilan dari KPU dan Bawaslu yang juga dibatasi” ujarnya.

20 Early-Stage Startup Siap Berakselerasi dalam Startup Studio Indonesia

Beritamedia.id – Sebagai upaya mengakselerasi transformasi digital, setelah menginisiasi Gerakan
Nasional 1000 Startup Digital pada 2016 dan Nexticorn (Next Indonesia Unicorn) pada 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika kini menyelenggarakan Startup Studio Indonesia, program intensif bagi early-stage startup untuk mengakselerasi skala bisnisnya.

Program Startup Studio Indonesia menargetkan startup pada tahap Angel hingga pre-series A. Harapannya, startup yang difasilitasi dapat mengembangkan skala bisnisnya dengan lebih cepat dengan beragam dukungan yang berfokus pada akselerasi produk dan tim, validasi strategi fundraising, validasi strategi growth marketing, memberikan dukungan technology development, dan menajamkan business skill.

Dari 668 aplikasi yang telah diterima dari 32 provinsi di Indonesia, telah dipilih 20 startup yang dipercaya akan memberikan dampak bagi Indonesia. Startup dipilih berdasarkan profil, identifikasi masalah serta solusi yang diusung, potensi sektor dan industri untuk scaling up, relevansi solusi terhadap sektor industri, serta diferensiasi dan faktor lokalitas. Penilaian startup dilakukan oleh beragam dewan kurator dari berbagai industri & background seperti Fajar Budiantoro (Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kominfo), Slamet Santoso (Plt. Direktur Pemberdayaan Informatika), Willson Cuaca (Co-founder & Managing Partner, East Ventures), Dr. Hargo Utomo, MBA (Director of Business Development and Incubation, Universitas Gadjah Mada), dan Italo Gani (Founder, Impactto).

20 startup terpilih untuk batch 1 Startup Studio Indonesia antara lain AgenKAN, Biteship, Career Support,
Feedloop, Halofina, Jejak.in, Justika, Keeppack, Larik.tech, Moodah, Nectico, Rakamin Academy, Rekosistem, Payo Kepasar, PTS.SC, Schoters, Tumbasin, Verihubs, Waterhub, Woobiz.

Dimulai sejak 5 Oktober 2020, secara online, mereka mengikuti rangkaian program awal yaitu, Founder’s Camp. Program tersebut memiliki format 1-to-10 (satu coach dengan sepuluh startup) berfokus pada empat topik, yaitu: Talent & Culture, Fundraising, Product Strategy, dan Growth Marketing. Para coach merupakan para co-founder dan petinggi startup digital ternama, di antaranya adalah Christopher Madiam (COO & Co-founder, Sociolla), Fajrin Rasyid (Digital Business Director, Telkom Indonesia), Joseph Aditya (CEO, Ralali), Metha Trisnawati (COO & Co-founder, Sayurbox), dan Vanessa Li (CEO & Co-founder, GoWork).

Mengawali Founder’s Camp, Johnny G. Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI) dan Mahendra Siregar
(Wakil Menteri Luar Negeri RI) memberikan sambutan dan berbagi pandangan mengenai situasi ekosistem digital terkini kepada para 20 startup terpilih.

“Kemenkominfo berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya ekosistem startup digital yang kuat dan memadai melalui pembangunan infrastuktur TIK, pengembangan talenta digital, hingga percepatan dan penyempurnaan regulasi,” ujar Johnny G. Plate (Menteri Komunikasi dan Informatika RI).

“Untuk menyelesaikan permasalahan di new normal, tidak bisa menggunakan old solution. Untuk menemukan solusi baru, saya yakin, mayoritasnya itu datang dari sektor teknologi. Dulu yang awalnya terkotakkan antara real sector dan tech sector, sekarang kita tersadarkan bahwa semua itu akan terintegrasi pada akhirnya,” ujar Mahendra Siregar (Wakil Menteri Luar Negeri RI).

Setelah Founder’s Camp yang berlangsung pada 5-9 Oktober 2020, tahapan program Startup Studio Indonesiaselanjutnya adalah Brainstorming Session (12 Oktober 2020 – 22 November 2020), Networking, (23-25 November) dan Pitch Day (26 November 2020).

Tahapan Brainstorming Session adalah serangkaian pertemuan 1-on-1 antara startup dan lebih dari +50 coach dengan latar belakang beragam dengan topik pembahasan yang meliputi Fundraising, Business, UI/UX, Product Technology, Growth Marketing, dan lain-lain

Tahapan Networking adalah sesi yang memfasilitasi para startup untuk bertemu dengan para stakeholder yang ingin mereka temui, mulai dari pejabat pemerintah, akademisi, dan pakar industri. Terakhir, ditutup dengan Pitch Day, yaitu kegiatan dimana para 20 startup akan melakukan pitching pada berbagai stakeholder untuk menunjukkan progress yang mereka raih selama mengikuti program Startup Studio Indonesia.

“Program Startup Studio Indonesia ini menjembatani dua program startup sebelumnya yang telah Kominfo inisiasi, yaitu Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dan Nexticorn. Kami harap 20 startup early-stage ini dapat berkembang dengan pesat dan inovasinya benar-benar membawa new solutions di kondisi new normal. Menjadi katalisator bagi transformasi digital Indonesia,” ujar Semuel Abrijani Pangerapan (Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI).

Mulai tanggal 5 Oktober 2020 hingga 26 November 2020, 20 startup akan mengikuti serangkaian program online yang berlandaskan pada ‘solution-oriented’ kurikulum; 1:1 mentoring, dan juga materi more brainstorm less classes. Perjalanan para startup akan terdiri dari: Founder’s Camp, Brainstorming Session, Networking, Pitch Day.

Ikuti perjalanan 20 startup terpilih di batch 1 Startup Studio Indonesia di startupstudio.id

Jawab Kebutuhan Masyarakat Urban, AC AQUA Japan Mampu Mendinginkan Lebih Cepat

Beritamedia.id – Bagi masyarakat yang tinggal di kota-kota besar, seperti halnya di Jakarta,  memiliki pendingin udara (AC) di rumah saat ini sudah menjadi hal yang biasa. Udara yang panas, kebutuhan untuk memiliki rumah dengan suasana yang nyaman, mendorong orang untuk memiliki AC di rumah mereka.

“Setelah seharian beraktivitas di luar rumah, orang pastinya ingin mendapatkan suasana yang nyaman saat mereka berada di rumah. Jika memiliki AC,  mereka pasti ingin kinerja AC-nya dapat berfungsi maksimal. Dapat menghadirkan udara yang sejuk lebih cepat dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Presiden Direktur AQUA Japan Indonesia, Kenji Sadayuki.

Menjawab kebutuhan masyarakat akan AC yang berkualitas, produsen elektronik rumah tangga AQUA Japan menghadirkan produk AC dengan fitur Strong Airflow dan Long Distance Airflow. Teknologi ini di antaranya tesemat pada produk AC seri Inverter Series seperti AQA- AQA-KCRV9WGW, AQA-KCR9WG. Selain itu juga tersemat pada AC Standard seri AQA-KCR5ANR, AQA-KCR9ANR, dan seri ANS yang terdiri dari AQA-KCR5ANS.

Dengan fitur Strong Airflow, AC dari AQUA Japan memiliki kemampuan untuk menghasilkan volume udara yang lebih besar jika dibanding dengan model konvensional. Sedang dengan fitur Long Distance Airflow, AC  memiliki keunggulan untuk mampu mengembuskan aliran udara lebih jauh. Untuk model 1 PK, AC mampu mengembuskan aliran udara hingga jarak 9 meter.

“Dengan adanya peningkatan desain pada kipas dan saluran udara, maka AC dapat menghasilkan volume udara yang lebih besar. Dengan volume yang lebih besar tentu ruangan akan menjadi lebih cepat sejuk,” jelas Kepala Departemen Perencanaan Produk AQUA Japan, Meiriano Ullman.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Rian tersebut menjelaskan, untuk kinerja pendinginan AC juga didukung oleh fitur Fast Cool. Fitur Fast Cool memiliki keunggulan untuk mendinginkan ruangan di rumah dalam waktu singkat, hal ini memungkinkan karena AC memiliki program kontrol yang dirancang khusus agar motor berputar pada frekuensi yang lebih tinggi.

Untuk keunggulan lainnya, AC dari AQUA Japan juga telah menggunakan material Blue Fin. Blue Fin merupakan lapisan pada evaporator dan kondensor yang akan melindung AC dari korosi dan karat. Selain melindungi dari korosi dan karat, teknologi Blue Fin juga mampu meningkatkan efektivitas pendinginan sampai dengan 25% dan rata-rata kinerja pendinginan meningkat 3% dibandingkan dengan non-Blue Fin. Sehingga kenyamanan di rumah akan lebih cepat hadir

“Dengan Blue Fin, AC akan lebih awet dan tahan lama. Karena terlindungi dari korosi dan karat,” kata Rian.

Sekda Kota Medan Dikukuhkan Sebagai Koordinator Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kota Medan

Suarapemerintah.idSekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, MM dikukuhkan menjadi Koordinator Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Medan. Pengukuhan yang dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi didampingi Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T bertempat di Pendopo Rumah Dinas Gubsu ini bersamaan dengan pengukuhan TPAKD Kab/Kota lainnya se-Sumatera Utara, Selasa (20/10).

Dalam pengukuhan tersebut hanya dua daerah yang dikukuhkan secara langsung oleh Gubsu diantaranya Kota Medan dan Kab. Tapanuli Utara sedangkan 27 kab/kota lainnya dikukuhkan secara virtual.

Usai dilakukan pengukuhan, Pjs Wali Kota Medan berharap dengan terbentuknya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Medan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh akses keuangan secara lebih cepat khususnya kepada para pelaku UMKM Kota Medan.

“Kita berharap masyarakat semakin mudah dalam memperoleh akses keuangan ke lembaga keuangan, baik itu dalam bentuk KUR atau pinjaman lainnya, jadi apabila masyarakat mudah dalam memperoleh pinjaman maka usaha masyarakat dapat bertahan atau bahkan dapat kita tingkatkan di masa pandemi saat ini.”harap Pjs Wali Kota Medan.

Sebelumnya, Gubsu, Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan kondisi covid-19 mengakibatkan banyak rakyat menjadi semakin susah, bahkan hampir 500 orang sudah meninggal di Sumut, implikasi dari ini semua adalah persoalan ekonomi, sehingga apabila tidak cepat mengatasi permasalahan tersebut akan mengarah ke keamanan negara dan politik.

“Jadi sama-sama kita bergandengan tangan mengawal kondisi ini kalau kita benar-benar mencintai bangsa ini.”kata Gubsu.

Untuk itulah TPAKD Kab/Kota Se-Sumut yang baru saja dikukuhkan diharapkan dapat menguatkan ekonomi daerah sehingga dapat keluar dari kesulitan ini semua.

“Kita harus bekerja keras mengembangkan potensi yang ada di wilayah, guna menstabilkan kondisi ekonomi yang saat ini cendrung menurun, saya tidak ingin pengukuhan ini hanya formalitas saja tetapi harus ada laporan dan evaluasi kedepanya.”pesan Gubsu.