Beranda blog Halaman 4744

Pemko Medan Siap Dukung KPU Rekrutmen KPPS

Suarapemerintah.id – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan beraudiensi dengan Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T, Rabu (7/10). Dalam audiensi itu Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik didampingi Komisoner M Rinaldi Khair, dan Nana Miranti meminta dukungan Pemko Medan terkait pemeriksaan kesehatan calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berjumlah sekitar 38.000 orang.

Di hadapan Pjs Wali Kota yang didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kota Medan Sulaiman Harahap, Kadis Kesehatan Edwin Effendi serta Kabag Tata Pemerintahan Setdako Medan Ridho Nasution, Agussyah menjelaskan, tahapan Pilkada Wali Kota Medan telah memasuki masa kampanye.

Dikatakan Agussyah, tahapan kampanye telah dimulai sejak 26 September hingga 5 Desember mendatang

“Tahapan-tahapan Pilkada Wali Kota Medan 2020 yang telah kami kerjakan perlu dilaporkan karena dana yang digunakan bersumber dari APBD Kota Medan. Selain tahapan masa kampanye, kami juga tengah dalam proses rekrutmen anggota PPKS yang berjumlah sekitar 38.000 orang. Rekrutmen calon anggota KPPS telah dibuka sejak kemarin (7/10) sampai 13 Oktober mendatang,” jelas Agusyah.

Terkait rekrutmen calon anggota KPPS, Agussyah sangat mengharapkan dukungan penuh Pemko Medan. Sebab, salah satu persyaratan untuk bisa mengikuti seleksi harus memiliki surat kesehatan. Lantaran petugas KPPS yang direkrut sebanyak 38.000 orang, tentunya para para calon yang akan mengikuti pemeriksaan kesehatan di seluruh puskemas di Kota Medan guna mendapatkan surat kesehatan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Pemko Medan sehingga pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dapat berjalan dengan lancar. Besar harapan kami agar calon peserta yang melakukan pemeriksaan kesehatan dipermudah. Setelah lulus seleksi dan sebelum penetapan, maka peserta akan mengikuti rapid test. Jika hasilnya reaktif atau positif, maka peserta yang bersangkutan langsung diganti,” ungkapnya.

Terakhir dalam pertemuan tersebut, Agussyah juga menyampaikan rencana KPU Kota Medan untuk menggelar kegiatan sosialisasi. Direncanakan, jelasnya, sosialisasi akan dihadiri langsung KPU RI dan akan melibatkan banyak orang karena berdasarkan jumlah riil pemilih di TPS. Karenanya, TPS yang dipilih menjadi tempat sosialisasi tidak terlalu banyak pemilihnya.

“Sosialisasi yang dilakukan nanti bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa penyelenggaran Pilkada Wali Kota Medan 2020 sehat karena mengikuti potokol kesehatan. Dengan demikian masyarakat tidak perlu ragu mendatangi TPS untuk melakukan pencoblosan pada hari H nanti,” terangnya.

Pjs Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T. mengatakan, Pemko Medan akan mendukung penuh sehingga Pilkada Wali Kota Medan 2020 berjalan dengan sukses dan lancar. Apalagi pelaksanaan pilkada kali ini berbeda dari pilkada sebelumnya karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
Itu sebabnya Pjs Wali Kota berpesan agar jangan sampai terjadinya kluster baru setelah digelarnya pilkada. Sebab, Pemko Medan kata Pjs Wali Kota, terus berupaya keras agar Medan keluar dari zona merah. “Yang rawan saya lihat ketika masyarakat datang ke TPS dan menumpuk untuk menunggu giliran mencoblos. Saya minta KPU dapat mengatasinya dengan baik,” kata Pjs Wali kota.

Selanjutnya Pjs Wali kota Medan menambahkan, Pemko Medan juga akan mendukung penuh pelaksanaan sosialisasi yang akan dilakukan KPU Kota Medan. Dia berharap dengan sosialisasi yang dilakukan, masyarakat tidak ragu mendatangi TPS untukmenetukan pilihannya.

“Tingkat partisipasi masyarakat memilih pada pilkada sebelumnya sangat rendah, hanya sekitar 25%. Saya berharap agar tingkat parstisipasi masyarakat di Pilkada Wali kota Medan 2020 harus lebih tinggi lagi meski di tengah pandemi Covid-19. Artinya, masyarakat harus diyakinkan bahwa pilkada bernar-benar aman dan sehat,” pesannya.

Sedangkan Kadis Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi dalam pertemuan itu menjelaskan, mereka telah menugaskan seluruh puskesmas di Kota Medan yang berjumlah 41 unit & tersebar di 21 kecamatan guna membantu seluruh calon anggota PPKS untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Hari ini kita sudah sampaikan kepada seluruh puskesmas. Besok, mereka sudah dapat memulai pelayanan kesehatan. Kita tergetkan dalam sepekan, pemeriksaan kesehatan akan selesai,” jelas Edwin.

Buka Rakor Pengarusutamaan Gender, Sekda Ingin Tahun Ini Kab Bogor Dapat Kategori Mentor

Suarapemerintah.id – Saat ini Kabupaten Bogor sedang dalam masa penilaian Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Penilaian berupa sejauh mana pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kabupaten Bogor.
Hal tersebut dikatakan Sekretraris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin saat membuka Rakor Pengarusutamaan Gender (PUG) menuju Mentor dalam Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kabupaten Bogor. Rakor berlangsung di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2020).
“Leading sector program pengarusutamaan gender adalah DP3AP2KB, namun karena ini sifatnya lintas sektoral maka saya minta semua perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor termasuk kecamatan agar turut mendukung dan berpartisipasi dalam penilaiain Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Nasional,” kata Burhan.
Ia menjelaskan, kepentingan praktis gender masuk kedalam salah satu sasaran misi ke-5 RPJMD Kabupaten Bogor yaitu mewujudkan kesalehan sosial dengan salah satu sasarannya meningkatkan peran wanita dalam pembangunan.
“Kabupaten Bogor tidak ada masalah dengan gender sejauh ini, ambil contoh waktu itu pernah seluruh Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan diisi oleh perempuan, banyak juga di jajaran Kepala Bidang dan Kepala Seksi diisi oleh perempuan bahkan 30 persen kepala dinas di Pemkab Bogor diisi oleh perempuan.
Pemkab Bogor juga telah mendukung upaya peningkatan kesetaraan gender dalam pembangunan melalui Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dan Peraturan Bupati Nomor 78 Tahun 2017 tentang Pedoman Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG),” jelasnya.
Lebih lanjut, Burhan berpesan agar seluruh perangkat daerah saling bekerjasama terutama untuk memenuhi kebutuhan data. “Pesan saya seluruh perangkat daerah saling bekerjasama memenuhi kebutuhan data terkait indikator penilaian Anugerah Parahita Ekapraya agar Kabupaten Bogor dapat kembali memperoleh penghargaan dengan kategori utama sebagaimana sebelumnya. Bahkan saya harap tahun ini Kabupaten Bogor dapat naik menjadi Kategori Mentor,” pungkasnya.

Kunjungi RSUD Cibinong Bersama Ade Yasin, Ridwan Kamil Instruksikan Rumah Sakit Swasta Bantu Pemda

Suarapemerintah.idBupati Bogor, Ade Yasin bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, lakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Rabu (07/10). Kunjungan orang nomor satu di Jawa Barat dan di Kabupaten Bogor tersebut, tak lain untuk memastikan memastikan penanganan covid-19 di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik.

Gubernur Jawa Barat mengakui, jika keterbatasan Polymerase Chain Reaction (PCR) menjadi salah satu penyebab lambatnya proses tracking Swab Tes pemerintah. Bahkan, cairan khusus melakukan uji spesimen atau Reagen, juga menjadi hambatan baru yang saat ini dialami Kabupaten Bogor.
“Memang saat ini kita mengalami kekurangan reagen dan kekurangan alat PCR. Makannya sampai saat ini antrian uji spesimen covid-19 mengalami antrian yang cukup panjang. Ini juga yang membuat tracking kita cukup lambat,” katanya, usai mengunjungi RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor.
Selain memastikan perawatan dan penanganan pasien covid-19 di Kabupaten Bogor, kedatangan Kang Emil juga untuk memberikan semangat kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas. “Ini adalah bagian komitmen saya di Bodebek. Saya mengunjungi Kabupaten Bogor untuk menyemangati Nakes yang merawat pasien covid-19 di RSUD Cibinong,” ucapnya.
Ia juga meminta kepada Bupati Bogor, agar mengintruksikan kepada setiap rumah sakit swasta untuk ikut serta menyumbangkan satu sampai dua lantai kamar di setiap rumah sakit yang ada. Hal ini bertujuan untuk menekan rasio kapasitas ruang isolasi yang tersedia di Kabupaten Bogor.
“Tadi saya sampaikan ke Bupati, agar semua rumah sakit di Kabupaten Bogor untuk menyumbangkan lagi jumlah kamarnya. Karena sekarang, rasio ketersediaan ruang isolasi sudah melewati 60 persen, dari standar yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Dengan adanya sumbangan ini, diharapkan bisa menurunkan rasio ketersediaan ruang isolasi yang ada,” ujarnya.

Bupati Bogor Menginginkan BAPOPSI Dapat Membangkitkan Gairah Olahraga

Suarapemerintah.idBupati Bogor, Ade Yasin menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kabupaten Bogor Masa Bhakti 2019 – 2023 yang dilantik secara langsung oleh Ketua Umum Bapopsi Jawa Barat Dadang Abdulrakhman, bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong pada Rabu (7/10).
Dalam sambutannya, Ade Yasin mengatakan kepada Pengurus Daerah  BAPOPSI Kabupaten Bogor, agar mampu menjalankan amanah dan menunjukan komitmen dalam BAPOPSI.
“Untuk Pengurus Daerah BAPOPSI Masa Bhakti 2019 – 2023, semoga mampu mengemban amanah dan komitmen untuk menjadikan BAPOPSI sebagai wadah untuk menjaring atlet yang potensial dan berkualitas.” ucapnya.
Ia juga mengatakan Bapopsi sesuai dengan programnya mandiri tangguh prestasi (mantap)  meningkatkan prestasi atlet Kabupaten Bogor baik di tingkat Nasional, Regional, maupun Internasional.
“Bapopsi juga harus mampu berinovasi dalam menyelenggarakan event atau turnamen yang menarik perhatian masyarakat, sehingga secara langsung dapat mendukung kemajuan olahraga secara holistik dan mendorong minat para pelajar untuk menyenangi dan lebih rajin berolahraga serta memotivasi untuk terus mengasah keterampilan untuk meraih prestasi di bidang olahraga,” katanya.
Menurut Ade Yasin, luasnya cakupan wilayah dan banyaknya jumlah penduduk Kabupaten Bogor menjadikan tantangan tersendiri dalam hal memberikan pelayanan dan menjamin pemerataan akses secara efektif dan merata kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bogor.
“Peran serta dari Bapopsi, Cabor dan KONI menjadi sangat penting sebagai mitra kerja Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan dan pemerataan olahraga yang kondusif,” ungkapnya
Ia juga berharap Pengurus Bapopsi Masa Bhakti 2019 – 2023 Kabupaten Bogor diharapkan dapat membangkitkan gairah olahraga khususnya di kalangan pelajar melalui pembinaan sejak dini, intensif, dan berkelanjutan.
“Pelajar merupakan aset prestasi yang cukup besar potensinya di masa depan dalam meraih prestasi. Untuk itu, tetaplah solid, bangun sinergi dengan stakeholder keolahragaan  demi peningkatan prestasi atlet dan kemajuan olahraga di Kabupaten Bogor,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Bapopsi Kabupaten Bogor, Mustakim menginginkan agar seluruh pengurus baru dapat berkontribusi maksimal.
Ia pun meminta arahan dan bimbingan dari KONI dan unsur terkait agar dapat membimbing dan mengarahkan Bapopsi.
Lebih lanjut dijelaskan Mustakim, tujuan Bapopsi untuk mengembangkan olahraga di masyarakat, mewujudkan jati diri yang berbudaya serta sebagai mitra Pemerintah Daerah dan Provinsi Jawa Barat dalam prestasi, serta menjadikan atlet berprestasi dan berakhlak mulia.

Sekda Rai Iswara Motivasi Insan Pendidikan Kota Denpasar. Tetap Semangat Dimasa Pandemi Covid 19.

Suarapemerintah.id – Walaupun dalam situasi sulit dan terbatas dalam masa pandemi covid 19, para insan pendidikan di Kota Denpasar harus tetap dan semangat. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi bisa menciptakan inovasi sehingga kualitas pendidikan dan pembelajaran tetap terjaga. Hal ini dikatakan Sekda bertemu para guru dan insan pendidikan  pada Selasa (6/10) di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar

Pada kesempatan tersebut hadir juga Dewan Pendidikan Kota Denpasar, PGRI Kota Denpasar, Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan, MKKS SMP Kota Denpasar, K3S se-Kecamatan Kota Denpasar, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Kota Denpasar, IGTKI Kota Denpasar dan Himpaudi Kota Denpasar.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara mengucapkan terimakasih kepada insan pendidikan yang ada di Kota Denpasar “Terima kasih saya ucapkan kepada insan pendidikan yang telah berjuang meningkatkan kualitas pendidikan walaupun dalam masa pandemi COVID-19,” ujarnya

Lebih lanjut Sekda Rai Iswara mengatakan agar meningkatkan sinergi antara Pemerintah Daerah dengan dunia pendidikan, agar yang menjadi kendala dan inovasi yang diciptakan dapat diimplementasikan di daerah.

“Saya harapkan insan pendidikan terus melaksanakan tugas-tugas untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam mencerdaskan masyarakat meskipun penyelenggaraan pendidikan saat ini dilaksanakan secara daring,”ujarnya

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, I Wayan Gunawan mengatakan pengarahan yang diberikan oleh Sekda Kota Denpasar diharapkan memberikan motivasi dan bermanfaat dalam memajukan kualitas khususnya di bidang pendidikan.

“Dengan dukungan Pemerintah Kota Denpasar diharapkan bisa meningkat kan kualitas pendidikan dan partisipasi pemuda dalam pembangunan serta mendukung pencapaian indeks kinerja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar,”ujarnya(humasdps)

Program Diskon Tambah Daya “Super Merdeka” untuk UMKM dan IKM

Suarapemerintah.idPLN memperpanjang program “Super Merdeka” hingga 31 Oktober 2020. Perpanjangan ini dilakukan melihat tingginya animo pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)/Industri Kecil Menengah (IKM) pada program tambah daya tersebut. Hingga 4 Oktober 2020, total 30 ribu pelanggan telah mendaftar untuk memanfaatkan program ini.

“Kami bersyukur program ini mendapatkan sambutan luar biasa dari pelanggan. Awalnya kami buka hanya sampai tanggal 3 Oktober 2020, namun melihat animo yang ada kami perpanjang hingga 31 Oktober 2020,” tutur Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Program ini memberikan keringanan bagi pelanggan golongan tarif Bisnis dan Industri tegangan rendah mulai dari daya 450 VA sampai dengan daya 13.200 VA dengan pilihan daya akhir sampai dengan daya 16.500 VA.

“Melalui program ini kami ingin memberikan keringanan biaya tambah daya yang super ekonomis demi membantu dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan IKM ditengah pandemi,” tambah Agung.

Mengingat UMKM/IKM adalah backbone kegiatan ekonomi pada saat ini, layanan Super Merdeka merupakan kepekaan PLN kepada pelanggan UMKM/IKM yang membutuhkan listrik untuk kegiatan bisnisnya.

Walikota Rencanakan Kawasan BKD jadi Cagar Budaya

Suarapemerintah.id – Rencana perpindahan kantor Walikota Palembang ke Wilayah Keramasan Karyajaya terus dilakukan suatu perencanaan. Beriringan dengan hal tersebut, Pemerintah kota Palembang juga rencana akan menjadikan Kantor Walikota yang saat ini aktif serta Benteng Kuto Besak (BKB) sebagai destinasi cagar budaya serta kawasan kota tua.

Dalam hal ini, Walikota Palembang, H. Harnojoyo sengaja audiensi bersama Panglima Kodam (Pangdam) II/SWJ guna menyampaikan apa yang menjadi harapan dari Pemerintah kota Palembang, Selasa, 6 Oktober 2020.

“Kami berharap Pandam II/SWJ merespon keinginan Pemerintah kota Palembang, seperti yang disampaikan oleh DPRD, bahwa pengelolaan Benteng Kuto Besak (BKB), bentengnya itu dialihkan ke Pemerintah kota Palembang, karena saat ini pengeloaan Benteng masih dikelolah oleh pihak TNI,” kata Harnojoyo.

Namun, terkait target penyelesaian perencanaan tersebut, Walikota Palembang dua periode itu menyampaikan bahwa, target penyelesaian tersebut saat ini masih belum dipastikan.

“Untuk targetnya kita sesuaikan nantinya. Kita juga berharap akan ada pihak investor dapat melirik semua perencanaan ini,” harapnya.

Pemprov Bengkulu Tawarkan Industri Biji Besi di Kabupaten Kaur Untuk Proyek Prioritas Strategis

Suarapemerintah.idPemerintah Provinsi Bengkulu akan menawarkan peluang investasi yang ada di Provinsi Bengkulu untuk proyek prioritas strategis nasional.

Peluang investasi yang ditawarkan tersebut berupa industri biji besi yang terdapat di Kabupaten Kaur.

Menurut Asisten III Gotri Suyanto, saat ini Pemerintah Provinsi Bengkulu sedang menyusun peta peluang investasi yang dimiliki untuk proyek prioritas nasional, salah satunya pada sektor industri.

“Provinsi Bengkulu terpilih untuk peluang investasi pada bidang industri. Kebetulan di Kabupaten Kaur ada potensi biji besi yang bisa kita tawarkan untuk proyek prioritas strategis,” sebut Gotri Suyanto, usai mengikuti Rakor bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis Yang Siap Ditawarkan, secara virtual, di Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu, Selasa (6/10).

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan, kata Gotri, pemerintah provinsi melalui Dinas Penanaman Modal akan melakukan koordinasi dengan pihak Kabupaten Kaur guna memastikan peluang investasi berupa tambang biji besi tersebut dapat dijadikan salah satu proyek prioritas strategis.

“Jangan sampai nantinya pemerintah pusat telah menjual untuk tambang biji besi itu kepada investor, nggak taunya pihak kabupaten malah menjadikan tempat tersebut sebagai kawasan wisata. Ini yang akan kita koordinasikan ke kabupaten,” kata Gotri.

Gotri berharap peluang investasi di Kabupaten Kaur tersebut dapat disetujui dan terealisasi.

“Kita akan lakukan pendataan dan survey ke lokasi serta mempersiapkan segala sesuatunya agar pemerintah pusat melalui BKPM Pusat memiliki gambaran terhadap kawasan yang akan dijadikan proyek prioritas strategis tersebut,” tutupnya.

Rakor virtual ini diikuti Kepala BKPM pusat serta Kepala Bappeda dan Dinas Penanaman Modal se – Indonesia.

Plt Gubernur Bengkulu: Pemberdayaan Disabilitas Tanggungjawab Semua Pihak

Suarapemerintah.id – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah meminta kepada semua pihak, baik dari instansi pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan perhatian dan pemberdayaan terhadap penyandang disabilitas di Provinsi Bengkulu.

“Kalau tidak kita arahkan dan tidak kita bentuk, dia tidak akan menjadi siapa-siapa. Untuk itu kedepan program yang seperti ini menjadi contoh bagi instansi terkait ataupun dari pihak swasta, dapat melaksanakan pelatihan bagi adik-adik disabilitas,” jelas Dedy Ermansyah usai hadir dan membuka resmi Pelatihan Mewarnai dan Memotif Kain Eco-printing Bagi Penyandang Disabilitas, di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, Selasa (06/10).

Hal ini mengingat keberadaan mereka jelas bisa memberikan dukungan atas geliat sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sehingga lanjut mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini, keberadaan warga penyandang difabel tidak hanya sebatas menerima belas kasihan tetapi mampu berkontribusi aktif terhadap daerah dari karya tangannya sendiri.

“Kalau saya mengatakan mereka ini seperti batu cincin, kalau tidak kita asah dan kita bentuk, maka dia tidak akan punya nilai. Maka dari itu kita wajib mengarahkan dan membentuk mereka menjadi lebih berkontribusi ditengah masyarakat,” pungkas Plt Gubernur Dedy.

Ketua Mitra Masyarakat Inklusif (MMI) Bengkulu Irna Riza Yuliastuti mengatakan, dilaksanakan program Pelatihan Mewarnai dan Memotif Kain Eco-printing Bagi Penyandang Disabilitas ini diharapkan mampu menciptakan pelaku UMKM disabilitas yang mandiri dan berdaya saing.

“Apalagi kan kita memilih motif kain besurek khas Bengkulu yang kita padukan dengan huruf hijaiyah (arab), sehingga dari mereka nanti akan muncul karya kain besurek berciri khas dari mereka yaitu adanya huruf hijaiyah,” ungkapnya.

Diketahui Pelatihan Mewarnai dan Memotif Kain Eco-printing Bagi Penyandang Disabilitas ini diikuti oleh 40 orang peserta dan 10 orang pendamping dari masing-masing disabilitas, mulai dari disabilitas kategori tuna rungu, tuna grahita, tuna wicara dan tuna netra.

Pemprov Bengkulu Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Kabupaten Provinsi Bengkulu

Suarapemerintah.idPelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu memberikan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu, Selasa (06/10).

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Plt Gubernur Dedy bertempat di halaman kantor BPBD Provinsi Bengkulu.

Dedy menyampaikan rasa prihatinnya terhadap para korban bencana banjir. Untuk itu dengan kemampuan yang ada, pemerintah telah berupaya menyediakan bantuan untuk meringankan beban para korban yang terdampak bencana banjir.

“Saya mendapat kabar pagi tadi bahwa di Kabupaten Seluma terjadi banjir bandang. Nah, mudah- mudahan melalui bantuan ini, paling tidak dapat meringankan kawan-kawan kita yang berdampak bencana tersebut. Dan untuk penyaluran ini, kita serahkan kepada Kabupaten/Kota agar nanti mereka yang lebih tau bantuan ini disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan,” jelas Dedy.

Ditambahnya, pihak Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam upaya mencegah bencana alam agar tidak terulang lagi ialah dengan terus mengkaji dan akan membuat sebuah program yang nantinya dapat mengantisipasi bencana yang akan datang.

“Harus kita sadari bahwa memang Provinsi Bengkulu merupakan daerah yang sangat rawan dengan bencana alam, seperti longsor, banjir, dan gempa. Maka dari itu semua unsur baik itu dari pemerintah daerah maupun masyarakat, ayo sama-sama kita mencari solusi dengan mulai menciptakan sebuah program antisipasi bencana agar kita semua tidak kembali merasakan kekhawatiran ketika curah hujan di Provinsi Bengkulu meninggi,” jelas Dedy.

Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar, membenarkan informasi dari BMKG bahwa curah hujan di Provinsi Bengkulu meningkat tinggi dan akan terjadi sepanjang bulan Oktober hingga akhir tahun.

“Kita sudah mendapatkan laporan ada beberapa titik yang mengalami bencana banjir dan longsor ini, seperti di Kecamatan Batik Nau Kab.Bengkulu Utara, Kabupaten Lebong, Kabupaten Seluma, dan baru tadi saya dapat laporan yang terbaru bahwa di Enggano kondisinya lagi ada angin kencang. Namun, sampai saat ini tidak ditemukannya korban jiwa,” kata Rusdi.

Terkait peningkatan status bencana, Rusdi menjelaskan bahwa ketika wilayah yang berdampak bencana dari status siaga menjadi status menjadi tanggap darurat haruslah melalui prosedur dengan menunggu instruksi Kepala Daerah untuk mengeluarkan SK.

“Sampai saat ini status di beberapa titik lokasi bencana masih siaga dan belum naik menjadi status tanggap darurat. Perlu diketahui juga, untuk menetapkan perubahan status itu, tentu wilayah masing-masing punya kajian-kajian beberapa kriterianya. Jadi tidak sembarangan kita menetapkan statusnya,” pungkas Rusdi.

Untuk diketahui, adapun bantuan yang disalurkan berupa; Terpal, Cangkul, Pisau Arit, Senter, Batre Senter, Selimut, Mie Instan 70 gr, Ikan Kaleng 155 gr, Beras 10 kg, Roti Kering 300 gr, Makanan Balita 120 gr, dan Paket Alat Dapur.