Beranda blog Halaman 4767

Kesehatan Menag Stabil, Stafsus: Terima Kasih atas Dukungan dan Doa Masyarakat

Kesehatan Menag Stabil, Stafsus: Terima Kasih atas Dukungan dan Doa Masyarakat

Suarapemerintah.idMenag Fachrul Razi terkonfirmasi positif Covid-19 pada 17 September 2020. Menag saat ini tengah menjalani isolasi dan proses perawatan di rumah sakit.

Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Menag stabil. Hal itu tidak terlepas dari proses medis yang sedang dijalani, serta dukungan, perhatian dan doa dari masyarakat untuk kesembuhan Menag yang terus mengalir.

“Alhamdulillah, progress kesehatan Menag stabil. Dari hasil pemeriksaan dokter, hingga hari ini kondisinya membaik. Update beberapa jam yang lalu, beliau sedang makan telur rebus sambil menonton tv dan mengupdate informasi melalui pemberitaan media,” terang Kevin di Jakarta, Selasa (22/09).

“Menag menitipkan salam dan rasa terima kasih kepada semua pihak atas dukungan, perhatian, dan yang telah diberikan untuk kesembuhan beliau,” tandasnya.

Kevin menambahkan, tracing terhadap orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Menag terus dilakukan. Anggota keluarga dan para perangkat pendukung kegiatan Menag sudah melakukan tes swab, dan alhamdulillah semua hasilnya negatif.

10 Pemenang Doorprize Launching Transformasi Digital Pendidikan Madrasah

10 Pemenang Doorprize Launching Transformasi Digital Pendidikan Madrasah

Suarapemerintah.idKemenag hari ini meluncurkan program transformasi digital pendidikan madrasah. Program ini dilaksanakan dengan menggandeng raksasa perusahaan digital, Google.

Launching dilakukan oleh Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani. Selain jajaran Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah dan Google, giat ini diikuti 6.800 peserta baik melalui aplikasi Google Meet dan youtube Pendis Chanel. Mereka terdiri dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia, Kepala Madrasah, serta guru dan siswa madrasah.

“Kami menggandeng Google untuk membangun Pendidikan Madrasah Kelas Dunia melalui transformasi digital di mana “Cyber Pedagogy” diintegrasikan dengan “Cyber Technology” untuk mewujudkan Cyber Education atau Pendidikan 4.0,” kata Muhammad Ali Ramdhani di Jakarta, Selasa (22/09).

Pada giat ini, panitia juga menyiapkan doorprize untuk para peserta. Menurut Direktur KSKK Madrasah Ahmad Umar, ada dua kategori pemenang, yaitu peserta dengan submit absensi tercepat dan peserta yang mengirim foto ucapan selamat paling kreatif atas peluncuran program transformasi madrasah digital ini.

“Panitia telah menentukan 10 pemenang doorprize yang berhak mendapat chrome book, ipad, dan smartphone,” terang Umar. Berikut daftar 10 pemenang doorprize:

Hadiah ChromeBook
1. Desmi Yati, M.Pd, Guru MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah, Bengkulu
2. Andi Dwi Hermawan, S. Si, Guru Biologi MAN Insan Cendekia Paser, Kaltim

Hadiah iPad
1. Sri Tubilah Noor,S.Pd., M.Sci, Kepala MIS Al Lathif, Jawa Barat
2. Muhammad Zuhdi, Guru MI Sindu, Bali
3. Tuti Garnasih, M.Pd., Guru MA Swasta Ar-Rosyidiyah Kota Bandung, Jawa Barat
4. Fatia Putri Hasna, Guru MTs Negeri 3 Banyumas, Jawa Tengah
5. Euis Kurnianingsih, A.Ks, S.Kom, Guru MTsN 1 Kota Banjar, Jawa Barat

Hadiah Smartphone
1. Nanik Sulistiani, S. Pd., Guru MTsN 4 Blitar, Jawa Timur
2. Ade Kurnia, S.Ag, MM, Wakil Kepala Bindang Kesiswaan MAN 17 Jakarta Barat, DKI Jakarta
3. Iin Lina Setiawati, Guru MAN 5 Garut, Jawa Barat

“Para pemenang agar mengirimkan datanya melalui alamat email kskk@madrasah.kemenag.go.id,” tandas Umar.

Sahabat Perempuan Nabi Riwayatkan 7.761 Hadits

Sahabat Perempuan Nabi Riwayatkan 7.761 Hadits

Suarapemerintah.id – Kiprah perempuan dalam kancah perkembangan Islam sejak awal sangat kuat. Hal itu salah satunya ditandai dengan proses periwayatan hadis yang dilakukan para perempuan yang menjadi sahabat Nabi.

Kiprah periwayatan hadis oleh sahabat perempuan ini diungkap oleh dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAISPA) Yogyakarta Zunly Nadia saat berbicara pada forum Tadarus Litapdimas seri ke-21 yang mengambil tema “Menguak Teks, Tradisi, dan Otoritas Keilmuan”. Diskusi ini digelar secara virtual pada Selasa (22/09).  Hadir juga sebagai narasumber,  Dr. Awal Muqsit, Lc., M.Phil dan Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud.

Zunly Nadia mempresentasikan makalahnya mengenai “Sahabat Perempuan dan Periwayatan Hadits; Kajian atas Subyektifitas Perempuan dalam meriwayatkan Hadits”. Menurutnya, ada lima kategori yang dipilah dalam subyektifitas sahabat perempuan dalam periwayatan hadits, yakni peran dan ideologi politik, aktifitas, profesi, rumah tangga Nabi Saw, dan hadits misoginis.

Zunly menemukan 7.761 hadits yang diriwayatkan Sahabat Perempuan dalam kitab hadits. Jumlah itu setidaknya dapat memberikan rujukan bagi masyarakat muslim bahwa keterlibatan perempuan dalam ruang publik dapat menyelesaikan persoalan-persoalan kemasyarakatan yang selama ini dianggap masih tabu.

“Upaya untuk mengembalikan  posisi perempuan bukan dengan membatasi peran mereka di ruang pubilik, tetapi justru memberi kesempatan, keamanan, kenyamanan di ruang publik seperti para perawi Sahabat Perempuan,” terangnya.

“Memposisikan perempuan di publik bukan sebagai objek, tetapi sebagai subyek, peran perempuan secara sosial dan intelektual yang bisa memberikan kontribusi nyata,” lanjutnya dengan menyebut sumber primer dari kitab hadits-hadits Thabaqat I-VII.

Berdasarkan data tersebut, Zunly menggarisbawahi, bahwa perawi hadits perempuan itu terbanyak pada masa Nabi Muhammad Saw. Perempuan perawi hadits atau intelektual publik semakin sedikit pasca era Nabi Muhammad Saw. Di antara nama-nama sahabat perempuan itu Aisyah bint Abu Bakar, Hindun bint Abi Umayah, Asma’ bint Abu Bakar, Hafsah bint Umar, Nusaibah nint Ka’ab, dan Fathihah bint Abi Thalib.

Panelis lain yang menyampaikan presentasi adalah Ade Fakih Kurniawan (UIN SMH Banten), berjudul Cultural Negotiation, Authority, and Discursive Tradition: The Wawacan Seh Ritual in Banten. Sedang Awal Muqsith dari UIN Alauddin Makassar menyampaikan paparan berjudul “Konsep Bernegara Masyarakat Bugis dalam Lontara Latoa: Tinjauan Filsafat Politik Islam”.

Sebagai pembahas, Direktur Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Phil. Asep Saefuddin Jahar, M.A mengapresiasi tiga karya disertasi yang dipresentasikan yang menurutnya sangat menarik baik dari segi kajian teks maupun konteksnya.  “Ketiganya, jika dibuatkan level itu sudah sejajar dengan kajian disertasi di universitas Barat atau Eropa.”

Semantara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Suyitno mengatakan bahwa karya ilmiah PTKI,  termasuk disertasi, selama ini jarang dikenal publik. Menurutnya, sebagian besar disertasi saat ini hanya bermanfaat untuk penulis dan sebagian kecil akademisi yang hadir saat promosinya saja. Padahal tidak sedikit kajian keislaman di PTKI melalui disertasi dapat dimanfaatkan masyarakat juga.

“Hasil disertasi atau riset harus memiliki dua fungsi yaitu menjawab persoalan akademik yang ditelitinya dan dapat bermanfaat, memberi solusi bagi masyarakat,” pesannya.

Diskusi selama kurang lebih dua jam secara online itu dipandu oleh Kasi Penelitian dan Pengelolaan HKI, Dr. Mahrus. Acara ini ditutup oleh Dr. Suwendi, Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat PTKI.

Kemenko Marves Terus Kawal Implementasi PerPres 79 Tahun 2019

Kemenko Marves Terus Kawal Implementasi PerPres 79 Tahun 2019

Suarapemerintah.id – Jakarta, Guna memperkuat komitmen dan sebagai bukti keseriusan dalam mengawal implementasi Peraturan Presiden (PerPres) Nomor 79 Tahun 2019, bertempat di Semarang, pada tanggal 18 September 2020. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake menginisiasi dan memimpin Rapat Koordinasi mengenai hal tersebut, sekaligus membahas mengenai proyek prioritas strategis pengamanan pesisir 5 (lima) perkotaan Pantura Jawa.

“Manfaat yang diharapkan adalah Teratasinya bencana banjir rob di DKI Jakarta, Semarang, Pekalongan, Demak, dan Cirebon. Serta Berkurangnya waktu tempuh Semarang – Demak (1 jam menjadi 25 menit). Penanganan Banjir rob difokuskan pada Pantura Jawa Tengah yaitu Kota Semarang, Kota Pekalongan dan Demak,” ujar Deputi Ayodhia melalui keterangan resminya, ditulis pada hari ini Selasa (22-09-2020).

Adapun, Rakor PerPres 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Ekonomi di Jawa Tengah meliputi ; Kawasan Kendal – Semarang – Salatiga – Demak – Grobogan, Kawasan Purworejo – Wonosobo – Magelang – Temanggung, dan Kawasan Brebes – Tegal – Pemalang.

Dalam arahannya pada Rakor tersebut, ia pun menyampaikan, bahwa identifikasi permasalahan di lapangan sangat penting dilakukan untuk melihat tingkat kesulitan dalam mencari solusinya.

“Kehadiran Kemenko Marves saat ini dalam kapasitas melaksanakan fungsi Koordinasi sehingga permasalahan yang sulit dipecahkan tingkat Provinsi diharapkan dapat difasilitasi untuk level yang lebih tinggi,” imbuhnya.

Salah satu contoh adalah ; Penanganan Banjir Rob adalah dengan pembangunan Tanggul Sungai Loji di Kota Pekalongan (Proyek Prioritas Strategis) dan Pembangunan Harbour Tol Semarang (Perpres 79/2019) selain berfungsi sebagai jalan tol juga dapat menahan/ meminimalisir banjir rob yang terjadi.

Kemudian. Kawasan Industri Brebes akan tetap dilaksanakan pengembangannya disamping yang sudah dilaksanakan yaitu Kawasan Industri Batang, kedua Kawasan Industri ini masuk dalam quick wins bersama KSPN Borobudur.

Selanjutnya, rekomendasi hasil Rakor, antara lain perkembangan proyek Anjungan Cerdas Kab. Magelang masuk dalam lampiran Perpres 79/ 2019, direncanakanan pembangunannya untuk mendukung pengembangan Kawasan Wisata Borobudur. Pengembangan Anjungan Cerdas ini masuk dalam Zona 4 Kawasan Wisata Borobudur, berjarak 7.8 Km dari Taman Wisata Borobudur.

Lebih jauh, Area simpang Palpabang akan dikembangkan infrastruktur lain seperti Pembangunan Gerbang, Anjungan Cerdas, Stasiun KA, Pelebaran Jalan Mayor Kusen, Terminal Terpadu, Landscape. Agar pelaksanaan pengembangan berjalan sesuai dengan perencanaan koordinasi antar stakeholder terkait sangat dibutuhkan baik tingkat Provinsi maupun Pusat.

“Tujuan dari pengembangan anjungan cerdas ini yaitu sebagai tempat istirahat (rest area) dalam suatu rangkaian perjalanan, tempat Informasi dan orientasi perjalanan dalam suatu kawasan, pusat Informasi dan pemasaran produk dan potensi sumber daya lokal/ setempat, ruang informasi-edukasi-interpretasi Kawasan Budaya Borobudur dan creative Hub – Culture Creative Space pengembangan ekonomi kreatif di kawasan Borobudur,” pungkas Deputi Ayodhia.

Kemenko Marves Terus Kawal Implementasi PerPres 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Ekonomi Di Jawa Tengah

Kemenko Marves Terus Kawal Implementasi PerPres 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Ekonomi Di Jawa Tengah

Perubahan Zaman, Ritual Baca Naskah Wawacan Seh Di Banten Berubah

Perubahan Zaman, Ritual Baca Naskah Wawacan Seh Di Banten Berubah

Suarapemerintah.id – Perubahan zaman seringkali menggeser tradisi dan budaya. Ritual pembacaan Naskah Wawacan Seh di Banten termasuk salah satu di antara contohnya.

Wawacan Seh merupakan tulisan tangan dengan aksara pegon berbahasa Jawa ala orang Banten tentang riwayat perjalanan spiritual Syekh Abdul Qadir Jaelani. Ritual ini sering disebut juga pembacaan manakib. Wawacan Seh sering dibaca dengan tradisi macapatan.

Hal itu disampaikan Dr. Ade Fakih Kurniawan, M.Ud. (UIN SMH Banten) pada saat Tadarus Litapdimas ke-21 secara daring oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, pada Selasa (22/09).

“Telah terjadi perubahan praktik ritual tradisi Wawacan Seh oleh mereka yang mempunyai kuasa di masyarakat. Konsekuensinya, berubah pula pada tataran ontologis, sosial, worldview, dan cara pandang keagamaan,” terang Ade memaparkan temuan risetnya. Temuan ini  berasal dari disertasi S3 nya yang berjudul “Cultural Negotiation, Authority, and Discursive Tradition: The Wawacan Seh Ritual in Banten”.

“Sekalipun berubah, tetapi tidak mengubah kekhusyu’an ritual baca Wawacan Seh Abdul Qadir,” lanjutnua.

Temuan Ade ini melengkapi kajian teoritik sebelumnya dari Talal Asad, tentang “What Does the Ritual Do?” dan Clifford Geertz tentang “What Does the Ritual Mean?”.

Presentasi hasil kajian Ade yang sudah dipertahankan secara terbuka pada program doktor Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga itu mendapat apresiasi Prof. Dr. Suyitno, selaku Direktur PTKI Kemenag RI saat menjadi pembicara kunci Tadarus Litapdimas ke-21. Suyitno yang juga guru besar UIN Palembang  menekankan, salah satu kemanfaatan disertasi di lingkungan PTKI adalah mampu memberi kontribusi nyata pada masyarakat.

“Hasil disertasi atau riset harus memiliki dua fungsi yaitu menjawab persoalan akademik yang ditelitinya dan dapat bermanfaat, memberi solusi bagi masyarakat,” ujar Suyitno.

Apresiasi serupa disampaikan Prof. Dr. Phil. Asep Saefuddin Jahar, M.A. selaku pembahas yang juga direktur pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. “Kajian Wawacan Seh karya Ade mampu menemukan pemikiran baru dari analisis antropologis yang berbasis teks kuno, manuskrip. Sekurangnya, tidak kalah dengan kajian disertasi para sarjana Eropa/Barat,” jelasnya.

Tadarus Litapdimas seri ke-21 mengusung tema, “Menguak Teks, Tradisi, dan Otoritas Keilmuan.”  Tema ini berasal dari klaster bantuan penelitian afirmasi pascasarjana Direktorat PTKI yang menghadirkan 3 pembicara.

Panelis lainnya adalah Zunly Nadia, “Sahabat Perempuan dan Periwayatan Hadits; Kajian atas Subyektifitas Perempuan dalam meriwayatkan Hadits”, dan Awal Muqsith dari UIN Alauddin Makassar berjudul “Konsep Bernegara Masyarakat Bugis dalam Lontara Latoa: Tinjauan Filsafat Politik Islam”.

Diskusi selama kurang lebih 2 jam secara online itu dipandu oleh Kasi Penelitian dan Pengelolaan HKI, Dr. Mahrus. Acara ini ditutup Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Suwendi.

Kemenko Marves Terus Memacu Percepatan Ekonomi dan Infrastruktur Pantura

Kemenko Marves Terus Memacu Percepatan Ekonomi dan Infrastruktur Pantura

Suarapemerintah.id – Pekalongan, Kemenko Marves bersama Pemerintah daerah Tegal, Pemalang, dan Pekalongan melaksanakan pengawalan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo—Magelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.

Kemenko Marves melalui Asisten Deputi (Asdep) Bidang Dasar, Perkotaan dan SDA Rahman Hidayat,  berharap dengan Implementasi Perpres 79 tahun 2019 dapat memacu percepatan ekonomi pantura Jawa Tengah. Tim Kemenko Marves bergerak cepat dengan kembali melaksanakan kunjungan lapangan dan identifikasi detail pekerjaan Infrastruktur bangunan pantai bersama tim KKP dan pemeritah daerah Jawa Tengah mulai tanggal 15 September 2020 hingga akhir pekan. Perkembangan implementasi PerPres 79/2019 tersebut, belum lama ini dilaporkan oleh Tim Kemenko Marves , pasca melakukan kunjungan lapangan dan identifikasi lapangan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

“Bersinergi bersama dengan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Comal untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat sesuai dengan isi lampiran Perpres 79/2019,” ujar Asdep Rahman, dalam laporan resminya, ditulis pada Selasa (9-22-2020).

Ground check tersebut dilaksanakan di beberapa titik, antara lain ; pada infrastruktur pengendalian banjir dan normalisasi sungai yaitu pada infrastruktur pengaman pantai diantaranya growin di pesisir Pantai Pulau Kodok, kolam retensi pengendali banjir dan rob di Kelurahan Mintaragen Kabupaten Tegal, sabuk pantai pada obyek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, jetty muara Sungai Kemiri di Kelurahan Muarareja Kota Tegal, pembangunan growin di pesisir Pantai Kelurahan Muarareja dan jetty muara Sungai Kaligangsa Kelurahan Muarareja.

Tidak berhenti sampai di situ, ground check berlanjut di Kabupaten Pemalang. Program difokuskan pada pembangunan jaringan air baku, Kab. Pemalang; Pembangunan Bendungan Karanganyar, Kab. Pemalang; Penanganan kerusakan pantai, Kab. Pemalang dan Pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai Asem Doyong, Kab. Pemalang.

Sebelum melaksanakan agenda dimaksud tim melakukan koordinasi dengan Pemda setempat yaitu Kantor Korpokla Sumber Daya Air dan Tata Ruang (UPT Balai SDA dan Tata Ruang Pemali-Comal Provinsi Jawa Tengah). Pasca melakukan koordinasi dan menjelaskan maksud tujuan. Tim Kemenko Marves langsung melaksanakan ground check pada beberapa titik yang telah diketahui. Titik pertama yang ditinjau adalah Pelabuhan Perikanan Pantai Asem Doyong, pada lampiran perpres lokasi ini direncanakan pengembangannya dengan estimasi nilai investasi sebesar 100 Milyar APBN.

“Infrastruktur pendukung di PPP Asem Doyong terbilang lengkap dengan adanya tempat pelelangan ikan, gudang penyimpanan ikan (cold storage), dermaga pendaratan ikan dan SPBU untuk melengkapi kebutuhan BBM Kapal Ikan. Perlu koordinasi antar stakeholder di Pemda dan Pemerintah Pusat agar pengembangan pelabuhan ini terlaksana dengan baik, sinergitas antar stakeholder sangat dibutuhkan,” jelas Asdep Rahman di lokasi ground check.

Selanjutnya Tim Kemenko Marves, bergerak untuk meninjau lokasi Penanganan kerusakan pantai di Pantai Widuri yang terdapat di Desa Widuri, Kabupaten Pemalang. Bangunan pengamanan pantai ini dinamakan krib atau groin. Krib atau groin adalah bangunan pengaman pantai yang berfungsi untuk menangkap transport sedimen sepanjang pantai sehingga melindungi pantai dari erosi atau mencegah transpor sedimen sepanjang pantai.

“Pembangunan krib ini dilakukan oleh BBWS Pemali-Juana pada tahun 2005 kurang lebih 16 bangunan pelindung pantai menjorok ke laut, jarak antar struktur krib kurang lebih 70 meter. Estimasi nilai pembangunan krib kurang lebih 25jt pada masing-masing struktur krib. Saat ini, pembangunan krib berhasil mencegah pesisir Pantai Widuri dari abrasi. Titik terakhir yang dikunjungi tim adalah muara Sungai Comal,” pungkas Asdep Rahman.

Ground Check Kota Pekalongan

Pada hari berikutnya, atau pada tanggal 17 September 2020, Tim Kemenko Marves dan KKP melanjutkan tinjauan langsung di Kota Pekalongan. Tim melaksanakan koordinasi dengan pemda setempat di Kantor Technopark Perikanan Kota Pekalongan. Setelah melaksanakan koordinasi tim melakukan tinjauan pada lokasi pembangunan tanggul penahan banjir rob di badan Sungai Loji Kota Pekalongan.

Adapun, menurut Asdep Rahman, Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh BBWS Pemali-Juana selaku pihak yang berwenang dalam membangun tanggul tersebut, adalah merelokasi kapal-kapal yang parkir sepanjang sungai tersebut termasuk galangan kapal agar dapat dilakukan pembangunan.

“Dihimbau segera lakukan inventaris secara detail terhadap kapal-kapal yang ada disepanjang Sungai Loji, komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu proses relokasi kapal-kapal tersebut termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pol Air Polda Jawa Tengah, PPN Pekalongan dan stakeholder terkait. Komunikasi dan sinergi segera dilakukan agar tidak berlarut-larut penyelesaiannya,” jelasnya.

Kemenko Marves Terus Memacu Percepatan Ekonomi dan Infrastruktur Pantura Bersama KKP dan Pemda Jawa Tengah .

ESDM-USAID Peringati 5 Tahun Kemitraan Energi Bersih Berkelanjutan ICED II

ESDM-USAID Peringati 5 Tahun Kemitraan Energi Bersih Berkelanjutan ICED II

Suarapemerintah.id – Hari ini (22/9), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama United States Agency for International Development (USAID) memperingati kemitraan panjang kedua belah pihak dalam mendorong Energi Bersih Indonesia melalui USAID Indonesia Clean Energy Development II (ICED II), sebuah proyek lima tahun senilai 17,2 juta Dolar AS yang berakhir September 2020 ini. Proyek tersebut didanai USAID, merupakan bagian dari kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat untuk memajukan sektor energi Indonesia.

“Program ICED tumbuh seiring dengan perkembangan kebijakan energi baru terbarukan dan konservasi energi di Indonesia. ICED diperkenalkan pada tahun 2011, setelah pembentukan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi di lingkungan Kementerian ESDM. Direktorat Jenderal tersebut bertanggung jawab untuk mencapai target 23% energi terbarukan dalam bauran energi dan mengurangi 1% intensitas energi hingga tahun 2025. Kebijakan ini dipadukan dengan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi hingga 29% pada tahun 2030, merupakan amanat bagi pemerintah untuk beralih ke sistem energi yang lebih bersih,” ujar Sekretaris Jenderal ESDM Ego Syahrial, membuka peringatan yang dilangsungkan secara virtual, Selasa (22/9).

Ego menjelaskan bahwa dalam rangka mendorong pemanfaatan energi bersih, Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan Peraturan Presiden tentang Feed-in Tariff untuk mendorong investasi energi terbarukan. “Kami juga memprioritaskan penggunaan sumber daya energi terbarukan untuk menyediakan pasokan energi bagi masyarakat kami di daerah terpencil dan terluar sekaligus menargetkan untuk mengganti semua pembangkit listrik tenaga diesel dalam tiga tahun ke depan,” tuturnya.

ICED 1 yang berlangsung antara tahun 2011 hingga 2015 telah mendukung pengembangan kebijakan serta aspek teknis dan finansial dalam pelaksanaan proyek energi terbarukan. Belajar dan tumbuh dari pengalaman ICED 1, program ICED 2 melibatkan lebih banyak mitra untuk lebih mendukung pengembangan EBTKE, antara lain Bappenas, Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PLN.

“Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan atas kontribusi, visi dan kepemimpinannya dalam pengembangan energi terbarukan dan konservasi energi. Saya berharap kami dapat melanjutkan menciptakan iklim investasi energi bersih yang terjangkau, andal, dan berkelanjutan,” kata Ego.

Sementara itu Direktur USAID Indonesia Ryan Washburn menyampaikan bahwa kemitraan USAID dengan Pemerintah Indonesia menyatukan inovasi dan teknologi terbaik Amerika dan Indonesia untuk memberikan energi terbarukan yang hemat biaya, andal, dan berkelanjutan kepada Indonesia. “Bersama-sama, kita telah meningkatkan akses listrik untuk lebih dari 3 juta orang Indonesia, menarik investasi senilai 1,62 juta dolar AS untuk kemandirian energi bersih Indonesia,” ungkapnya.

Diungkapkan Ryan, sejak 2015, ICED II bersinergi dalam perencanaan energi nasional dan daerah, meningkatkan integrasi energi terbarukan ke dalam jaringan PLN, menggerakkan pembiayaan di bidang energi terbarukan, mendorong praktik-praktik hemat energi, mendukung pengembangan kendaraan listrik dan memperkenalkan solusi jaringan cerdas untuk membantu pengembangan energi terbarukan di pulau-pulau kecil.

Selama lima tahun, ICED II telah memfasilitasi investasi di bidang energi bersih sebesar 1,62 juta Dolar AS, pendampingan teknis untuk penyelesaian pembangkit listrik tenaga energi bersih dengan total kapasitas 438,69 MW yang telah memberikan akses bagi 3,32 juta orang dan pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 6,93 juta ton setara CO2. Proyek ICED II juga turut mendorong lahirnya 75 kebijakan/rencana/strategi pengembangan energi bersih nasional dan daerah, meningkatkan kemampuan 34 lembaga terkait energi bersih serta melatih dan membekali 8.898 orang dengan keterampilan dan pengetahuan untuk mendukung transformasi energi di Indonesia. (KO)

Sosialisasi Virtual AD/ART DWP Kementerian ESDM 2019-2024

Sosialisasi Virtual AD/ART DWP Kementerian ESDM 2019-2024

Suarapemerintah.id – Dilaksanakan secara virtual, hari ini, Selasa (22/9) dilaksanakan “Sosialisasi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dharma Wanita Persatuan masa Bakti Tahun 2019-2024 dan Refreshment Tata Cara Berpakaian Seragam Dharma Wanita Persatuan” kepada segenap jajaran Ketua dan Pengurus Unsur Pelaksana (UP) Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Kementerian ESDM, yang dipimpin oleh Penasihat DWP KESDM Ratna Mirah Arifin Tasrif dan dihadiri Ketua dan pengurus DWP KESDM, juga Ketua dan pengurus UP DWP di lingkungan Kementerian ESDM.

“Di tengah pandemi ini kita perlu terus saling menguatkan dan saling mengisi dengan tetap melaksanakan program dan kegiatan DWP yang tentunya dengan tetap menerapkan dan memperhatikan Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan baik khusus dilingkungan Kementrian ESDM sendiri, maupun Pemerintah, karena kita ikut prihatin atas wabah yang sampai saat ini masih berlangsung. Semoga kita semua keluarga besar Kementerian ESDM selalu diberikan kesehatan lahir batihin dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar Penasihat DWP KESDM Ratna Mirah Arifin Tasrif membuka acara tersebut.

Ratna berpesan agar dalam melaksanakan program dan kegiatan DWP hendaknya dapat dikoordinasikan antar sesama Ketua Unsur Pelaksana, agar program dan kegiatan yang dilaksanakan terintegrasi dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi organisasi dan juga seluruh anggota/pengurus Unsur Pelaksana DWP maupun DWP KESDM. “Perlu juga diprioritaskan bagi program dan kegiatan yang tidak memberatkan secara ekonomi bagi para anggotanya, namun tetap memberikan manfaat secara optimal,” lanjutnya.

Kementerian ESDM Raih Dua Penghargaan di Ajang BMN Awards 2020

Kementerian ESDM Raih Dua Penghargaan di Ajang BMN Awards 2020

Suarapemerintah.id – Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) meraih dua penghargaan di ajang Penganugerahan Penghargaan di bidang Pengelolaan BMN pada Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan tahun 2020. Kedua penghargaan tersebut, yaitu Pengelolaan BMN Terbaik untuk kategori Utilisasi BMN dan Peringkat Kedua untuk Kualitas Pelaporan BMN.

Kementerian ESDM meraih peringkat Pertama untuk Kategori Utilisasi BMN. Sementara, peringkat ke II diberikan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan peringkat ke III diraih oleh LPP RRI.

Anugerah Kategori Utilitasi ini diberikan untuk kementerian dan lembaga yang memiliki tingkat utilitasi BMN dari seluruh kementerian baik dari aspek penggunaan, optimalisasi BMN untuk mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) maupun optimalisasi penggunaan sesuai standar kebutuhan.

Pertemuan CEM 11, Arifin Paparkan Langkah Pemanfaatan Energi Bersih Indonesia

Suarapemerintah.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menghadiri The 11th Clean Energy Ministerial Meeting (CEM11) and The 5th Mission Innovation (MI-5). Dalam pertemuan internasional yang digelar virtual tersebut, Arifin memaparkan langkah-langkah strategis pemanfaatan energi bersih yang telah dilakukan Indonesia.

Indonesia, ungkap Arifin, memiliki sumber energi terbarukan yang sangat besar. Dengan potensi energi terbarukan yang mencapai 400 Giga Watt (GW), pengaturan suplai dan penggunaan energi menjadi penting untuk dilakukan.

“Kami memiliki potensi energi terbarukan yang besar, mencapai 400 GW. Dan sangat penting bagi kami untuk mengatur sistem pemanfaatan energi. Kami melakukan langkah-langkah strategis dalam mengatur (pemanfaatan) energi ini,” ujar Arifin, Selasa (22/9) .

Langkah pertama adalah optimalisasi penggunaan sumber energi domestik. Dalam hal ini adalah mendorong penggunaan energi terbarukan, misalnya dengan mengganti pembangkit listrik tenaga diesel dengan sumber energi bersih, seperti gas dan energi terbarukan.

“PT PLN tengah meluncurkan program konversi dari pembangkit listrik bertenaga diesel menjadi energi terbarukan dengan kapasitas 2 GW di lebih dari 2.000 lokasi di seluruh negeri,” tandas Arifin.

Langkah yang kedua, lanjut Arifin, adalah melakukan efisiensi energi, baik di sisi suplai maupun permintaan (demand). Efisiensi dilakukan dengan mendorong implementasi target efisiensi energi pada gedung dan industri.

Selanjutnya, Arifin menyebutkan, Indonesia juga mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dari 84,3 persen menjadi 98,8 persen, khususnya untuk mendukung program elektrifikasi di daerah terluar dan terpencil.

“Saat ini kami sedang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung terbesar di Waduk Cirata, Jawa Barat, dengan kapasitas 145 Megawatt (MW). Proyek ini akan meningkatkan bauran energi di sistem kelistrikan Jawa-Bali secara signifikan,” jelasnya.

Selain itu, Indonesia juga mengembangkan terobosan dalam mengurangi emisi dari pembangkit listrik dengan sumber energi batubara. “Kami juga mendorong penggunaan clean coal technology dan biomass co-firing with coal untuk mengurangi emisi,” imbuhnya.

Indonesia memiliki sumber biomassa yang sangat besar, yakni dari hutan, pertanian, dan sampah, yang sangat penting digunakan sebagai energi alternatif pengganti sumber energi fosil.

Dengan mengembangkan biofuel, Indonesia secara bertahap mengurangi penggunaan sumber energi fosil dengan biodiesel dan membangun green refinery untuk memaksimalkan potensi sawit yang dimiliki.

Arifin juga menegaskan, bersama negara anggota CEM, Indonesia siap untuk berpartisipasi dalam Biofuture Platform Initiative in Accelerating the Transition to a Sustainable Low-Carbon Bioeconomy, dengan mendorong penggunaan potensi bioenergi di Indonesia.

Guna mendukung komitmen global dalam mengurangi emisi, Indonesia telah menetapkan target 23% energi terbarukan dalam bauran energi Indonesia tahun 2025. Indonesia juga berkomitmen untuk mengurangi emisi hingga 29% pada 2030 dan 41% sesuai dengan skenario mitigasi.

“Untuk mencapai target yang ambisius tersebut, Pemerintah Indonesia membutuhkan dukungan dan bantuan dari rekan-rekan di seluruh dunia,” ujarnya.

Di saat bersamaan, untuk meningkatkan investasi energi terbarukan, Indonesia tengah mempersiapkan kebijakan tarif yang menarik bagi sumber energi dari energi terbarukan dan melakukan program Government Drilling untuk membantu pengembang dalam melakukan eksplorasi panas bumi.

Sebagai penutup, Arifin menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk berkolaborasi secara global untuk mendukung pemulihan ekonomi dunia.

“Indonesia sangat mengapresiasi kerja sama dengan anggota CEM. Pandemi Covid-19 hendaknya dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk mempromosikan energi bersih, energi terbarukan, dan efisiensi energi. Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dalam mendukung pemulihan ekonomi dunia, meredakan dampak pandemi, dan mempercepat transisi energi bersih secara global,” pungkasnya. (DKD)