Beranda blog Halaman 4821

Pemprov Bengkulu dan DI Yogyakarta Sepakat Kerjasama

Suarapemerintah.idPemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Pemprov DI Yogyakarta sepakat menjalin kerjasama antar bidang.

Kesepakatan kerjasama antar Provinsi ini rencananya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS).

Guna memuluskan rencana tersebut, hari ini, Rabu (26/8) Pemprov Bengkulu melakukan Rapat Pembahasan Kesepakatan Bersama Pemprov DI Yogyakarta dengan Pemprov Bengkulu secara virtual, di Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu, Rabu (26/8).

Gubernur Bengkulu melalui Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Supran mengatakan, rapat yang dilakukan ini untuk membuat draf (rancangan) kesepakatan bersama yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama kedua daerah.

“Ini baru kesepakatan antar Gubernur Bengkulu dengan Gubernur DI Yogya, selanjutnya nanti tindaklanjutnya akan ada perjanjian kerjasama bidang teknis antar perangkat daerah yang ada di Bengkulu dan Yogya,” sebut Supran, saat usai mengikuti rapat virtual.

Untuk saat ini, lanjutnya, ada beberapa sektor yang di prioritaskan untuk dilakukan kerjasama yaitu, sektor perhubungan dan industri pariwisata.

“Seiring dengan waktu perjalanannya, masing-masing daerah untuk melakukan inventarisasi apa yang bisa dilakukan kerjasama dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua belah pihak ini,” ujarnya.

Kepala Bagian Otonomi Daerah dan Kerjasama Dalam Negeri Pemprov DI Yogya Wahyu Kris mengatakan, draf kerjasama ini diharapkan nanti ada Perjanjian Kerjasama kedua belah pihak yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ruang lingkup yang di prioritaskan pertama ini pada bidang pariwisata dan perhubungan namun tidak menutup kemungkinan semua bidang dapat dikerjasmakan untuk kemanfaatan kedua provinsi. Sehingga perjanjian kerjasama ini dapat bermanfaat bagi masyarakat semua,” sebutnya.

Gubernur Rohidin: Pemprov Bengkulu Komitmen Ciptakan Pemerintahan Baik dan Bersih

Suarapemerintah.id – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, kegiatan ANPK Tahun 2020 ini merupakan komitmen dan upaya pencegahan serta pemberantasan korupsi yang terus menjadi prioritas pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Ini juga merujuk pernyataan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo, bahwa Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) harus berperan sentral dalam pemberantasan Korupsi. Maka, di sini Pemerintah Provinsi Bengkulu juga ikut berperan dalam mensosialisasikan Pencegahan Korupsi di lingkup Pemerintahan kita,” ungkap Rohidin, usai acara virtual Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK), dengan tema Praktik Baik Pencegahan Korupsi, Rabu (26/08) di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu.

Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), para Menteri, Kepala Daerah, dan Lembaga Satranas PK.

Lalu, Pemerintah Provinsi Bengkulu seperti yang disebutkan oleh Gubernur Rohidin, di mana akan terus berupaya demi menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih.

“Upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya menindak secara hukum akan tetapi memerlukan berbagai upaya yang lebih komprehensif dan sungguh-sungguh termasuk upaya pencegahan strategi preventif,” tegas lulusan terbaik UGM dan IPB ini.

Ditambahkan Gubernur Rohidin, khususnya di Provinsi Bengkulu yang telah melakukan penyusunan rencana strategi terhadap area-area yang fokus kemungkinan terjadi korupsi.

“Strategi ini dilakukan bisa dari sisi pengadaan single submission untuk pengadaan perizinan, kemudian proses lelang, dan reformasi birokrasi, pemberian TPP. Semua itu dalam rangka untuk mengurangi potensi terjadinya korupsi,” tutup Rohidin. (MC Pemprov Bengkulu)

Gubernur Rohidin Dukung Realisasi Satu Desa Satu Warung Kopi

Suarapemerintah.id – Sebagai implementasi pemulihan ekonomi nasional dan penerapan fase new normal di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bencoolen Coffee menggelar pelatihan barista gratis secara virtual pada Rabu siang (26/8).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah kongkrit dalam mengangkat ekonomi para petani Bengkulu dan membudidayakan kopi Bengkulu di tengah masyarakat, sekaligus juga dalam rangkaian HUT Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia.

“Seperti kita tahu di masa pandemi ini banyak terjadi pemutusan hubungan kerja, maka di sinilah kita bisa melatih warga untuk bisa membuka lapangan kerja sendiri, seperti halnya membuka kedai kopi,” ungkap Gubernur Rohidin, saat membuka kegiatan Pelatihan Barista Merdeka Virtual se-Provinsi Bengkulu melalui virtual, yang dilanjutkan dengan pembukaan Virtual Sumatera Coffee Day 2020.

Beliau menambahkan, program pelatihan ini juga sebagai ajang mempromosikan kopi Bengkulu agar masyarakat bisa meracik kopi sesuai dengan standar penyeduhan kopi untuk menghasilkan cita rasa kopi yang sempurna. Selain itu juga membuka kesempatan bagi para pemuda, khususnya di desa untuk berkreasi membuat rintisan usaha melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Saya menganggap kegitan ini salah satu hal yang penting, karena memiliki manfaat positif bagi pemuda dan pemudi untuk terciptanya lapangan kerja baru. Apalagi disandingkan dengan program satu desa satu warung kopi,” ujarnya.

“Kita tahu saat ini setiap desa memiliki Bumdes, melalui Bumdes itu pemuda disana bisa membuka warung kopi yang dikreasikan. Misalnya saja warung kopi yang dilengkapi wifi, secara tidak langsung ini akan menarik minat pembeli,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pelatihan barista secara virtual ini diikuti 152 peserta yang tersebar di kota/kabupaten di Provinsi Bengkulu. Nantinya, penyelenggara akan memilih 15 kelompok terbaik yang berhak mendapatkan bantuan modal usaha berupa paket gerobak dan alat seduh.

“Hari ini pelatihannya dilaksanakan secara virtual dari para para mentor yang ada di Jakarta. Pada kesempatan berikutnya kelompok terbaik akan mendapatkan pelatihan barista secara langsung, sekaligus mendapatkan modal usaha,” terang penyelenggara, Hery Supandi. (MC Pemprov Bengkulu)

Plt Wali Kota Medan Pimpin Pengangkatan Sendimentasi Parit Sepanjang Jalan Gunung Krakatau

Suarapemerintah.id – Pemko Medan menggelar gotong royong untuk mengangkat sendimentasi parit di sepanjang Jalan Gunung Krakatau, Rabu (26/8). Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si langsung turun memimpin gotong royong yang diikuti oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU), Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), dan para kepala lingkungan di Kelurahan Glugur Darat I itu.

Gotong royong ini diawali dengan apel yang dipimpin oleh Akhyar. Dalam arahannya, Akhyar mengingatkan agar penanggung jawab kegiatan ini fokus menyelesaikan pekerjaan mengangkat sendimen parit di Jalan Gunung Krakatau ini sampai tuntas.

“Kerja sampai tuntas, sampai aliran air dari Kampung Durian hingga ke Simpang Cemara dapat mengalir dengan lancar. Harus tuntas. Mau tiga hari, empat hari, seminggu, sepuluh hari, sesuai dengan kebutuhan, yang penting kerja sampai tuntas,” tegas Akhyar.

Akhyar mengingatkan, kegiatan ini jangan hanya show of force. Pekerjaan harus dilakukan sesuai dengan jam kerja.

“Jangan hanya pegang alat, foto-foto, lalu selesai. Saya mau hasilnya. Karena masyarakat memang menginginkan hasil,” sebut Akhyar seraya berpesan kepada Lurah Glugur Darat I dan para kepling mendukung penuh kegiatan ini.

Usai apel, para petugas langsung melakukan pengorekan parit. Sendimentasi pada parit di sepajang Jalan Gunung Krakatau ini cukup berat dan sudah menahun. Dibutuhkan kerja yang ekstra keras untuk mengangkatnya agar aliran air berjalan lancar. Berbagai peralatan digunakan mulai dari cangkul, garpu, sampai dengan escavator.

Akhyar didampingi Kadis PU, Zulfansyah, mengatakan, jika pekerjaan ini dilakukan dengan baik dan tuntas, akan berpengaruh juga pada kelancaran aliran air di wilayah sekitarnya, diantaranya Jalan Mustafa. Karena itu, dia kembali menekankan, agar pekerjaan ini dilakukan sampai tuntas.

Dia juga menegaskan, pekerjaan mengangkat sendimentasi ini juga akan dilakukan di wilayah lain. Soal titik lokasi pengerjaan, Akhyar mengatakan, Dinas PU Medan telah melakukan pendataan.

“Pekerjaan ini akan terus dilakukan di wilayah Medan. Para petugas ini, baik dari Dinas PU ini maupun P3SU kan memang ini pekerjaannya,” sebut Akhyar.

Razia Masker di Wilayah Kecamatan Medan Belawan, 106 Warga Terjaring dan 88 Warga Dihukum Push Up

Suarapemerintah.idPemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Pemerintah Provinsi Sumut semakin gencar melakukan Razia Masker untuk meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sumatera Utara khususnya di wilayah Medan Binjai Deli Serdang (Mebidang). Seperti hari ini, Rabu (26/8) Razia yang memasuki hari ketiga ini dilakukan di Jalan Stasiun tepatnya di depan Terminal Bandar Deli, Kecamatan Medan Belawan.

Sebelumnya Razia dimulai Pukul 10:00 Wib, Tim yang terdiri dari aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Sumut dan Kota Medan, POM AL, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Dinas Perhubungan Kota Medan, Polresta Belawan, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta unsur Kecamatan Medan Belawan melakukan Apel bersama.

Dalam Razia tersebut aparat gabungan berhasil menjaring sebanyak 106 warga yang tidak mengenakan masker dan diantara jumlah tersebut, 88 warga mendapatkan hukuman push up karena tidak dapat menunjukkan identitas diri atau Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selanjutnya warga yang kedapatan tidak mengenakan masker didata dan KTP mereka ditahan selama tiga hari. Bagi warga yang KTP nya ditahan diberikan Surat Berita Acara penanganan kartu identitas sebagai bukti untuk ditunjukkan pada saat pengambilan KTP di Kantor Satpol PP Kota Medan usai penahanan selama 3 hari.

Kemudian seluruh warga yang terjaring diberikan masker dan diingatkan untuk selalu menggunakan masker jika beraktifitas keluar rumah. Razia masker ini akan terus dilakukan agar meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan masker guna menghentikan penyebaran Covid-19. Apalagi, saat ini jumlah warga khususnya di Kota Medan yang terpapar Covid-19 terus meningkat.

Dalam razia ini, Hadir Sekretaris Pol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, Kasat Pol PP Provinsi Sumut, Suriadi Bahar, Kapolsek Belawan, Kompol Daniel Jefri Naibaho, Kabid Penertiban Umum Satpol PP Kota Medan, Reyes Sihombing, dan Perwakilan Bagian Tapem Setda Kota Medan serta Camat Belawan.

Dikatakan Sekretaris Pol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, Pemko Medan Bersama Pemerintah Provinsi Sumut akan terus menggelar razia masker dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker di wilayah Mebidang. Dengan adanya Razia ini dapat menekan angka penyebaran Virus Covid-19 dimana jumlah warga yang terpapar terus meningkat.

“Kami terus mengingatkan warga untuk taat dan patuh terhadap anjuran yang disampaikan Pemerintah Terkait Covid-19 demi kebaikan kita bersama. Artinya dibutuhkan komitmen dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat untuk memerangi virus Covid-19 ini. Dengan memakai masker maka kita aka melindungi diri dan orang lain,” ungkapnya.

Adapun tujuan digelarnya razia masker untuk menegakkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Medan serta Peraturan Gubernur (Pergub) Pemprov Sumut Nomor 34 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara.

 

Plt Wali Kota Medan Ikuti Diskusi Praktik Baik Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) 2020 Secara Virtual

Suarapemerintah.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si mengikuti diskusi Praktik Baik Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) 2020 dengan tema “Pemanfaatan Peta Digital Dalam Pelayanan Perizinan Berusaha” secara virtual dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Rabu (26/8).

Diskusi ini turut pula diikuti oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Sofyan A. Djalil, Pimpinan KPK, Nurul Ghufron, Wali Kota Payah Kumbuh, Riza Falepi, Wali Kota Bandung, Oded M Danial dan Bupati Luhu, Basmin Mattayang.

Mengawali diskusi tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, Sofyan A. Djalil menjelaskan pentingnya tata ruang yang baik dan teratur sebab tata ruang merupakan kebutuhan oleh seluruh masyarakat sehingga apabila tata ruang tidak teratur maka dapat mengganggu semua lini baik dari segi kehidupan dan perekonomian.

Mengingat pentingnya tata ruang ini, Sofyan Djalil meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera membuat peta digital daerahnya sebagai tindaklanjut dari Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Dengan adanya peta digital tersebut, Sofyan Djalil meyakini akan semakin memberikan kemudahan bagi Pemda dalam menata tata ruang daerahnya dan mampu menarik minat investor.

“RDTL yang baru jadi hingga saat ini baru 67 daerah, karena itu kita terus mendorong agar Pemerintah daerah segera menyiapkannya sehingga di tahun 2024 sudah siap 2000 RDTL”kata Sofyan Djalil.

Sementara itu Plt Wali Kota Medan mengatakan untuk Pemko Medan sendiri telah memiliki peta digital rencana detail tata ruang (RDTR) skala 1:5000 yang menjadi dasar bagi masyarakat untuk melihat peruntukannya dalam mengurus proses Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Peta digital yang dimiliki Pemko Medan sudah dimanfaatkan untuk mengurus IMB bagi masyarakat, bahkan peta digital kita juga mendapat apresiasi dari KPK.”kata Plt Wali Kota Medan.

Plt Wali Kota Medan juga mengatakan banyak manfaat yang diperoleh dengan adanya peta digital diantaranya efisiensi waktu karena tidak diperlukan lagi proses izin peruntukan dan survey lapangan.

“Tentunya akan semakin memudahkan masyarakat karena lebih menghemat waktu, biaya dan berkas-berkas lainnya.”ujar Plt Wali Kota Medan.

Dalam diskusi tersebut sejumlah Kepala Daerah lainnya juga menyampaikan pemanfaatan peta digital dalam penataan ruang di kawasan masing-masing.

Dukung Wisata Pulau Prof Rudy Genjot Pembangunan Sarana Prasarana Di Pulau Terluar

Suarapemerintah.idPemerintah Kota Makassar dan International Organization For Migration (IOM) Indonesia sepakat jalin kerjasama benahi pulau-pulau di Makassar menjadi wilayah sehat.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuaan antara  Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dengan Mr Son Ha Dinh selaku Regional Coordinator Program Eastern Region International Organization for Migration (IOM) Indonesia di  ruang Kerja Walikota Makassar lantai ll Kantor Balaikota Makassar, Selasa (25/8/2020).

Prof Rudy Djamaluddin mengatakan, pertemuan dengan IOM membahas potensi percontohan wisata di pulau terluar Kota Makassar tepatnya di Pulau Lanjukang.

“Kita ingin merubah paradigma dalam pelayanan kita, justru pulau terluar yang kita dekatkan. Makanya kita ingin jadikan Pulau Lanjukan percontohan wisata, disitu kami harap IOM bisa mendukung soal kesehatannya,” kata Prof Rudy.

Dalam mewujudkan wisata pulau lanjukang Prof Rudy meminta dukungan semua pihak. Mengingat kondisi Pulau Lanjukan masih membutuhkan uluran tangan  membenahi sarana prasarana di pulau tersebut, salah satunya yang utama adalah kebutuhan akan sumber tenaga listrik berupa genset dengan menggandeng PLN.

“Kebutuhan utama mereka yang berdiam di Pulau masih saja susah. Seperti sekolah, anak-anak harus menyeberang ke pulau lain lebih lebih dengan tidak adanya penerangan listrik di pulau tersebut  Makanya itu, saya minta dinas terkait programnya utamakan pulau terluar dulu,” katanya.

Sementara Regional Coordinator Program Eastern Region IOM Indonesia, Mr Son Ha Dinh mengatakan, audiensi ini juga mengundang Prof Rudy sebagai pembicara terkait Webinar Manajemen Data Integrasi Multi Sektor Covid-19 dilaksanakan September mendatang.

“Kita sudah mempunyai komitmen dan program untuk memberikan dukungan untuk masyarakat pulau untuk membuat komunitas sehat disana. Jadi ini sejalan dengan program Pak Prof untuk membuat masyarakat pulau sejahtera,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya juga fokus pada penanganan pengungsi di Kota Makassar dan bekerja sama membangun kota sehat. Kota Makassar merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang dipilih sebagai proyek percontohan.

“Kota sehat adalah kebutuhan bersama di era smart city ini sehingga tetap bisa produktif dan nyaman tinggal di Kota Makassar,” terangnya.

Kunjungi Bekas Kebakaran Di Dua Pasar Prof Rudy Himbau Warga Perhatikan Sambungan Listriknya

Suarapemerintah.id – Kebakaran yang terjadi di dua tempat di Kota Makassar membuat Penjabat Wali Kota Makassar angkat bicara. Prof Rudy mengutarakan agar masyarakat lebih berhati hati  kepada warga agar tidak lagi memainkan sambungan listrik dan memperhatikan alat pembakaran lainnya di rumah.

Hal itu diungkapkan Prof. Rudy  saat mengunjungi lokasi kebakaran siang tadi di Pasar Senggol tepatnya di Jalan Cendrawasih, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya kebiasaan sebagian masyarakat Makassar adalah seringnya menyambung langsung listrik agar tidak di ketahui oleh PLN namun tidak memikirkan dampaknya.

“Sebagian warga suka mainkan kabel listrik. Sambung langsung itu biasa sekali terjadi padahal sangat membahayakan”ungkapnya.

Pj Walikota berharap agar masyarakat dapat lebih berhati-hati dan memikirkan segala resiko dari apa yang akan diperbuat.

“Rata-rata akibat kebakaran itu karena adanya sambungan arus listrik. Ini seharusnya menjadi peringatan agar tidak melakukan sesuatu jika bukan bidangnya”, tambahnya.

Kebakaran di Pasar Senggol yang menghanguskan sejumlah rumah dan kios serta menimbulkan korban jiwa ini sekaligus juga mendesak agar pasar senggol dan pasar Pannampu segera dibenahi secepatnya.

“Jika melihat kondisi pasca kebakaran,tentu ini menjadi pekerjaan rumah juga agar pasar bisa segera dibenahi. Tatanannya di perbaiki dan kembali lagi di bangkitkan seperti sedia kala”,tegasnya.

Usai berjalan menyusuri kios dan rumah yang telah rata dengan tanah, Prof Rudy Djamaluddin kemudian mengunjungi posko induk bantuan sekaligus memberikan dukungan moril pada korban kebakaran.

Tahun ini Pemkot Makassar Operasikan Bus Wisata Gratis

Suarapemerintah.idPemerintah Kota Makassar rencananya segera memiliki fasilitas bus wisata gratis yang diperuntukkan secara umum bagi warga kota Makassar, Bus wisata ini di inisiasi oleh Pemkot Makassar bersama Pemprov Sulsel melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.

Operasional Bus wisata gratis ini diutarakan Pejabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin, saat  bertemu dengan Plt Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, M. Arafah, beserta Kadis Perhubungan Kota Makassar, Mario Said di rumah jabatan Walikota Makassar, Selasa, (25/8/2020).

Dalam pertemuan tersebut Prof Rudy, memaparkan bahwa pihaknya saat ini tengah menyiapkan sejumlah armada Bus, baik yang fasilitasi oleh Pemprov Sulsel maupun yang disediakan oleh Pemkot Makassar.

“Prinsipnya, bus wisata ini harus nyaman bagi warga yang menggunakan, ontime, dan yang paling penting tidak dipungut biaya alias gratis untuk publik. Kita jangan alergi mengeluarkan uang untuk rakyat sepanjang itu tujuannya untuk mewujudkan layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk membantu sebagai moda transportasi saat bekerja” ujarnya.

Rencananya, program  bus wisata ini akan dicanangkan tahun ini, dengan tahap awal menggunakan sejumlah  unit bus baik dari Pemprov Sulsel maupun yang akan disiapkan oleh Pemkot Makassar.

“Kita sedang merancang beberapa koridor yang akan digunakan, termasuk kebutuhan halte untuk beberapa titik persinggahan. Mudah-Mudahan Ini bisa menambah branding Kota Makassar dan bus ini bisa menjadi daya tarik lagi bagi wisatawan. Apalagi gratis, nyaman dan on time. Kedepan juga kita akan kita support dengan aplikasi yang memudahkan warga untuk mengecek pergerakan setiap bus” tambahnya.

Lebih jauh Kepala Dishub Kota Makassar Mario Said menargetkan, bahwa Bus Pariwisata Kota Makassar bisa beroperasi pada tahun ini. Untuk itu, pengadaan kebutuhan Bus Wisata Makassar ini bakal dimasukan di APBD Perubahan 2020.

“Untuk jumlah pemberhentian halte bus kita belum bisa tentukan berapa jumlahnya, karena saat ini kita mau survey dulu berapa kebutuhan yang ingin kita pasang di setiap titik, ” ujar Mario Said.

Sejumlah koridor yang akan dilalui bus wisata juga dibahas dalam pertemuan tersebut , salah satunya adalah koridor berjarak 21 kilo dengan rute seputar Anjungan Pantai Losari – Jalan Penghibur – Pasar Ikan – Jalan Ujung Pandang – Jalan Nusantara – Jalan Ahmad Yani- Jalan Sudirman – Jalan H Bau dan Jalan Metro Tanjung Bunga.

Kempo dan Karate Siap Jadi Juara Umum di PORDA JABAR 2022

Suarapemerintah.id – Jelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV Jawa Barat 2022, Cabang Olahraga (Cabor) Kempo dan Karate Kabupaten Bogor, targetkan jadi juara umum dengan raihan empat mendali emas. Untuk memantapkan kesiapan, kedua Cabor itu tengah intens melakukan program pelatihan secara mandiri melalui media daring, itu disampaikan melalui dialog interaktif di Radio Teman 95,3 FM, Selasa (25/8).
Ketua Umum Pengcab Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia Kabupaten Bogor, Rahmat Sudjana menuturkan, untuk memperiapkan jelang even Porda Jabar 2022 pihaknya tengah gencar melakukan pembinaan melalui pelatihan secara mandiri. Itu dilakukan mengingat saat ini Kabupaten Bogor tengah dalam situasi Pandemi Covid-19.
“Meskipun kurang efektif kami berupaya dengan optimal, agar para atlet tetap bugar mengasah kemampuan para atlet. Pembinaan menjadi fokus utama kami, karena kita yakin bisa meraih juara umum dengan target empat emas,” tegasnya.
Tambah rahmat, saat ini cabor Kempo aktif baru di lima kecamatan dengan atlet binaan murni 100 persen atlet dari Kabupaten Bogor. Untuk terus memperluas olahraga Kempo pihaknya lakukan melalui program penjaringan ke sekolah-sekolah.
“Beberapa waktu lalu, kita lakukan konsolidasi atlet terhadap atlet yang telah kita bina. Kita terus lakukan berbagai stategi untuk jadi juara umum, karena kita punya tiga lawan terberat yakni Kota bogor, Kota bandung dan Indramayu.Kita satukan semua potensi untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Bogor,” paparnya.
Selanjutnya, Ketua Bidang Prestasi Federasi Olahraga karate-do Indonesia Kabupaten Bogor Taufan mengatakan, Cabor karate merupakan Cabor yang cukup dikenal masyarakat saat ini ada 11 perguruan, 11 ribu peserta dan 58 platda junior dan senior. Menghadapi Porda Jabar 2022 program latihan dan pembinaan menjadi fokus utama Cabor Karate dimasa pandemi Covid-19.
“Ini momen emas buat kami, karena ada perubahan regulasi di Porda 2022 dimana tidak ada juara bertahan. Atlet yang dipertandingkan juga lebih muda, ini jadi peluang kita untuk bisa meraih juara umum dengan empat emas. Program latihan intens kami lakukan secara mandiri didampingi pelatih secara virtual,” katanya.
Ia berharap kepada para atlet terus meningkatkan kemampuan, terus semangat belajar, meraih prestasi, mengharumkan nama daerah bahkan negeri ini. “Terus fokus pada tujuan, jangan patah semangat, kita bisa kalahkan musuh terberat kami Kota Bandung,” imbuhnya. (Dewi/Diskominfo Kabupaten Bogor)