Beranda blog Halaman 4825

PHDI Denpasar : Protokol Kesehatan Mesti Dilakukan Sekala Niskala

Suarapemerintah.id – Ketua PHDI Kota Denpasar, Nyoman Kenak mengajak umat untuk semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam berbagai aktifitas, termasuk dalam persembahyangan di pura. Menurut dia, kedisiplinan ini menjadi indikator suksesnya penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar.

Dia menilai, protokol kesehatan harus dilakukan secara seimbang antara sekala maupun niskala. Secara sekala, protokol kesehatan dilakukan dengan mengenakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Sedangkan secara niskala, protokol kesehatan harus diimbangi dengan doa dan keyakinan.

“Karena kita harus balance (selaras) antar sekala dan niskala. Kalau niskala tentu kita memohon kepada Tuhan, dan  yakin. Meski begitu, tidak bisa diabaikan dengan penerapan protokol secara sekala. Penerapan harus balance,” ujarnya saat diwawancarai Selasa (25/8).

Sejalan dengan membiasakan penerapan protokol kesehatan, dia mengatakan PHDI telah melakukan penyuluhan. Salah satunya dilakukan dalam pelatihan pemangku dan serati di Pura Puseh Desa Adat Denpasar, belum lama ini. Saat itu, dia menyampaikan agar para peserta pelatihan disiplin menerapkan protokol.

Kampanye juga dilakukan dengan menyumbang masker ke Pura Jagatnatha Denpasar. Dalam waktu dekat ini, pihaknya kembali menyumbang masker kepada pengempon sejumlah pura di Denpasar. “Kami akan kembali menyasar ke Pura Jagatnatha, Pura Prajapati dan Pura Puseh Denpasar,” ungkapnya.

Kampanye ini, kata dia, juga diikuti oleh jajaran pengurus PHDI tingkat kecamatan dan desa. Mereka juga diminta aktif melakukan edukasi kepada umat, termasuk pengempon pura. Sehingga, gerakan ini dapat mendukung Pemerintah Kota Denpasar dalam menangani pandemi Covid-19.

Dia menambahkan, saat ini penerapan protokol kesehatan di pura terbilang baik. Umat, pemangku dan juga sulinggih sudah terbiasa mengenakan masker saat ke pura. Beberapa umat telah berbekal cairan sanitasi. Kendati begitu, kondisi ini harus terus ditingkatkan.

Pemkot dan DPRD Kota Tangerang Sepakati KUA-PPAS 2021

Suarapemerintah.id – Pemerintah Kota Tangerang bersama dengan DPRD Kota Tangerang menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Tangerang Tahun Anggaran 2021, pada Selasa (25/8/2020).

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD TA. 2021 yang dilakukan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah dan Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo dalam agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Dalam prediksi struktur APBD Kota Tangerang TA. 2021 yang dijabarkan, Pendapatan Daerah yang sebelumnya sebesar 3,521 triliun rupiah menjadi 3,556 triliun rupiah atau naik sebesar 0,98 persen. Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari 1,974 triliun menjadi 2,009 triliun rupiah atau bertambah 1,75 persen.

“Karena kita memprediksi tahun depan dari sisi pendapatan kondisinya kemungkinan PAD bisa naik dibandingkan dengan tahun ini,” ujar Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah.

Lebih lanjut, jelas Wali Kota, KUA dan PPAS dipengaruhi dampak pandemi Covid-19, sehingga yang disampaikan berupa asumsi pendapatan dan belanja daerah yang mengalami penyesuaian dibanding APBD 2020.

“Ini baru KUA-PPAS, nanti biasanya kita dikasih Surat Edaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI kaitan rincian dana tadi,” jelasnya.

“Jadi KUA-PPAS ini ancer-ancer untuk kegiatan di tahun 2021,” imbuhnya.

Terkait perpanjangan PSBB ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda, Pemkot Tangerang terus melakukan upaya pencegahan dengan Operasi Aman Bersama. Rencananya, Operasi Aman Bersama akan memberlakukan sanksi administrasi berupa denda sebesar 100 ribu rupiah bagi mereka yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Ini sedang kita siapkan Perwalnya untuk tata laksananya. Karena sebelumnya kita sudah mulai dengan sanksi sosial, sekarang dengan adanya sanksi administratif berupa denda 100 ribu rupiah, diharapkan warga bisa lebih disiplin dan patuh,” ungkapnya.

Rayakan HUT Ke-5 , J&T Express Adakan Rangkaian Semarak Ulang Tahun

Suarapemerintah.id – Genap berusia lima tahun pada 20 Agustus 2020 lalu, jasa pengiriman J&T Express telah melakukan berbagai program untuk memeriahkan hari jadinya yang telah berlangsung sejak 15 Juli 2020 – 30 Agustus 2020 mendatang secara digital di platform media sosial.

Puncak rangkaian acara ditutup dengan acara Malam Semarak Ulang Tahun J&T Express yang akan menghadirkan berbagai artis tanah air atas serta undian dengan total hadiah 4 Miliar Rupiah yang disiarkan secara langsung melalui Youtube channel resmi J&T Express Indonesia, Vidio.com, Kapanlagi.com, dan Liputan 6.com.

Acara Malam Semarak Ulang Tahun J&T Express menghadirkan Raisa, JAZ, Tiara Andini, Andmesh, Via Vallen, NOAH dan Weird Genius serta adanya pengundian berhadiah Grand Prize 2 unit Rumah, 1 unit Toyota Fortuner, 1 unit Toyota Innova, 1 unit Mitsubishi Xpander, 5 unit Yamaha NMAX, 10 unit Yamaha Fino Grande, 10 unit Logam mulia 25 gram, serta ratusan smartphone kepada pengguna setia layanan J&T Express periode 15 Juli 2020 – 25 Agustus 2020.

J&T Express dapat terus berkembang tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan pelanggan kami, sehingga dalam momentum spesial ini kami selenggarakan rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada pelanggan J&T Express di seluruh Nusantara. Puncaknya, J&T Express kembali memberikan kejutan undian berhadiah dengan total 4 Miliar Rupiah” ujar Herline Septia, Brand Manager J&T Express Indonesia.

Di tahun kelima ini J&T Express terus memperkuat posisinya sebagai brand jasa pengiriman yang fokus pada bisnis e-commerce dengan menyelenggarakan program “J&T Gapai Mimpimu” yang berlangsung pada periode Juli- Agustus 2020 dengan merealisasikan lebih dari 600 mimpi pelanggan setia J&T Express yang ditransaksikan melalui marketplace Shopee Indonesia demi membantu memajukan perekonomian serta membantu keberlangsungan UMKM terutama di masa sulit pandemi sekarang ini.

Sedangkan Jaz yang turut hadir pada jumpa pers tersebut juga mengungkapkan antusiasmenya pada acara Malam Semarak Ulang Tahun 30 Agustus mendatang.

Sebagai generasi millennials yang juga sebagai pengguna jasa J&T Express, saya merasakan user experience yang memuaskan, saya juga senang sekali  dapat kembali ke Indonesia  untuk berpartisipasi dalam kegiatan ulang tahun J&T Express yang kelima ini”.

Selain memberikan apresiasi kepada pelanggan di ulang tahun kelima ini dengan berbagai program, J&T Express juga giat berinovasi seperti saati ini J&T Express terus meningkatkan ekspansi lingkup bisnis serta penggunakan dengan digitalization business.

Kami menerapkan sistem optimalisasi data center untuk mengoptimalkan pengiriman dan meningkatkan efisiensi paket” papar Robin Lo, selaku CEO J&T Express Indonesia.

Walikota Launching budidaya ikan air laut binaaan Pemkot Manado

Suarapemerintah.id – Menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi covid-19 hal yang perlu dilakukan Pemerintah,  selain program ba kobong di bidang Pertanian yang sudah digalakan Walikota Manado, GS Vicky Lumentut, sejak Februari 2020 lalu dan sudah dapat dinikmati hasilnya.

Kini potensi perikanan menjadi perhatian dari Pemerintah Kota Manado bekerja sama dengan Polresta Manado dan Kodim 1309/Manado,  melaksanakan acara launching budidaya ikan air laut binaan Pemkot Manado, Polresta Manado dan Kodim 1309/Manado, berlokasi di teluk Manado depan pantai Karangria Tuminting, Jumat (21/08) tadi pagi, masih dalam rangkai kegiatan perayaan HUT Proklamasi RI ke 75.

Dihadiri Kapolresta Manado, Kombes Pol, Elvianus Laoli, Dandim 1309/Manado, Letkol Inf, Yohanes Raymond Raja Sulung Purba, Kasad Polairud, AKP, Krestman Mulalinda, Kadis Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado, M. Sofyan serta Kadis Disprindag Kota Manado, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado, drg. Sanil Marentek. Camat Tuminting, Bonix Saweho, Ketua FKUB Kota Manado, Pdt Renata Ticonuwu.
” Puji Tuhan kita boleh bersama dalam acara launching budidaya ikan air laut guna menciptkan ketahanan pangan di bidang  perikanan, tentunya  ini dapat bernilai ekonomis menambah pendapatan keluarga ditengah pandemi covid-19, mari kita tekun dalam budidaya ikan dan semoga bermanfaat bagi kita semua,” ujar Walikota.

Selain itu, Walikota juga mengajak masyarakat dalam memasuki era adaptasi kebiasaan baru untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam menuju masyarakat kota manado yang produktif, mandiri terkait pemulihan ekonomi masyarakat.

Sumber: Kota Manado

Pembeli Menurun di Masa pandemi, Penjual Sate Babi Tetap Melakoni

Suarapemerintah.idPedagang sate babi di salah satu sudut Kota Denpasar kian mengeluh di masa pandemi.

Bagaimana tidak, seperti salah satu pedagang yang menggelar dagangan di pingir jalan Kapten Mudita, Denpasar Sang Ayu. Saat ditemui belum lama ini, ia mengaku jumlah pembeli sudah sangat sepi. Menurut ibu yang tingal di Kayumas Kelod, Denpasar mengatakan, sebelum adanya Covid-19 mampu menjual 2 kilo lebih tusuk sate Babi per hari.

Akan tetapi, saat ini menjual 2 kilo tusuk sate saja sudah sulit sekali bahkan terkadang bisa sisa.

“Sepi sekarang, kurang lebih 100 ribuan per hari saja bisa masuk dan bisa kurang dari itu. Jadi tidak menentu hasil jualannya”, jelasnya.

Jika dilihat sebelum adanya pandemi, peminat menu khas cita rasa tradisional ini sangat diminati. Dia mengatakan, tentu kondisi ini berimbas pada pendapatannya.

Senada, Ketut Sudarmini asal Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung yang tinggal di seputaran Batu Yang menyebutkan, memang sangat menurun minat para pembeli saat ini. Meskipun sepi, akan tetapi dirinya mengatakan demi menyambung hidup tetap harus dilakoni saja.

“Meskipun sepi, ya tetap berjualan saja,” tutupnya.

Sumber: Kota Denpasar

Puskesmas Densel IV Aktif Layani Masyarakat Saat Pandemi

Suarapemerintah.idLayanan kesehatan di Kota Denpasar tetap berlangsung saat pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan Puskesmas Denpasar Selatan IV. Layanan kesehatan ini aktif menggelar program, Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu), Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan kunjungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kepala Puskesmas Densel IV, drg. Made Saraswati Rahayu mengatakan layanan ini sempat jeda sejak Maret, akibat pandemi Covid-19. Kemudian kembali aktif sejak Agustus. “Untuk kegiatan upaya kesehatan masyarakat (UKM), pelayanan dalam gedung kami tetap buka saat masa pandemi,” ujarnya Selasa (25/8).

Mencegah penularan Covid-19 melalui transmisi lokal, pihaknya gencar melakukan penyuluhan terkait penerapan protokol kesehatan. Misalnya dalam menggelar program Posyandu. Sehari sebelum kegiatan, pihaknya telah menginformasikan kepada Kepala Desa maupun Kepala Lingkungan setempat.
Sehingga perangkat desa dapat mengimbau masyarakat untuk datang dengan protokol kesehatan. “Di lokasi, kami juga terus mengimbau masyarakat agar disiplin menerapakan protokol,” imbuhnya. Melalui penyuluhan penerapan protokol kesehatan, dia berharap masyarakat dapat terhindar dari Covid-19.

Pada Selasa ini, pihaknya menggelar program yang meliputi Posyandu di Banjad Ambengan, BIAS di SD 5 Pedungan, serta perawatan ODGJ di wilayah Pedungan. Kendati sejumlah kegiatan digelar di luar Puskesmas, dia menyebutkan pelayanan di Puskesmas Densel IV tetap berlangsung normal.

Sumber: Kota Denpasar

Normal Baru, Fasilitas Olah Raga Umum Jadi Pilihan Warga Kota

Suarapemerintah.idMasuk ke kehidupan normal baru beberapa masyarakat Kota Denpasar terlihat memanfaatkan fasilitas olah raga publik disalah satu sudut di lapangan Taman Kota Sewaka Dharma, Lumintang, Kota Denpasar.

Tempat olah raga publik tersebut diminati warga Kota Denpasar dengan berbagai alasan seperti misalnya disampaikan salah satu warga asal Tapakgansul, Denpasar yang bernama Agung.

Dia mengatakan, selain tubuh biar sehat memilih oleh raga di taman setidaknya bisa melihat suasana taman. Selain itu, lanjutnya dia juga bisa berinteraksi dengan banyak orang tentunya dengan tetap menjaga jarak.

“Ya agar tubuh sehat dan bisa menikmati suasana saja disini”, ujarnya.

Dalam seminggu dirinya mengaku, selalu menyempatkan diri berolah raga di taman, baik sendiri maupun dengan keluarga. Yang membuat senang juga karena, bisa memanfaatkan fasilitas Wifi, ada spot-spot Selfinya dan fasilitas sarana olahraga juga masih terlihat bagus.

Selanjutnya di tempat yang sama warga Padang Sambian Kaje, Denpasar, Ibu Luh Putu menyampaikan, senang saja bisa berolah raga di taman. Selain bisa berolah raga juga bisa menikmati suasana taman setelah lama terkukung di rumah.

“Senang saja, ini baru bisa menikmati olah raga seperti disini. Dan suasanaya juga mendukung untuk berolah raga,” tutupnya. (Aga)

Sumber: Kota Denpasar

Puskesmas di Kota Malang Akan Ditutup Bergilir

Suarapemerintah.id – Pada hari Minggu malam (23/08/2020), Satgas Covid-19 Kota Malang mengonfirmasi jika ada petugas medis di Puskesmas Kedungkandang yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga Puskesmas yang berlokasi di Jl. Raya Kedungkandang Kota Malang tersebut ditutup untuk sementara waktu terhitung sejak Senin (24/08/2020). Penutupan direncanakan hingga tiga hari ke depan dan tidak memberikan pelayanan selama waktu tersebut karena gedung puskesmas akan disemprot dengan cairan disinfektan setiap hari oleh petugas.

Puskesmas Kedungkandang ditutup sementara waktu untuk dilakukan sterilisasi

Selama ditutup, pelayanan dialihkan ke puskesmas yang ada di Jalan Ki Ageng Gribig yang berjarak sekitar tiga kilometer dari Puskesmas Kedungkandang dan juga dialihkan ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Para petugas medis dan karyawan pun langsung melakukan isolasi mandiri serta dilakukan tes cepat dan tes usap. Jika dari hasil kedua tes tersebut ada tambahan yang terpapar maka waktu penutupan puskesmas bisa diperpanjang.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Kota Malang mengungkapkan pihaknya akan melakukan tracking atau melacak persebaran virus dan tracing atau penelusuran kontak erat orang yang terpapar. Di Puskesmas Kedungkandang setidaknya ada 66 orang karyawan yang sudah menjalani karantina dan melakukan tes cepat serta tes usap.

Nantinya, dikatakan Wali Kota Malang bahwa sejumlah puskesmas di Kota Malang juga akan dilakukan penutupan sementara secara bergilir guna menekan dan memutus rantai penularan Covid-19, khususnya di kalangan petugas medis. Di sisi lain juga agar tidak memicu dan muncul klaster baru dalam penyebaran virusnya.

Upaya lain yang akan ditempuh oleh Satgas Covid-19 Kota Malang saat puskesmas bisa mulai beroperasi lagi yaitu dengan mengurangi jam kerja dan jumlah masyarakat yang dilayani serta lebih memperketat penerapan protokol kesehatan. Selain itu, warga pun diimbau agar selalu waspada tapi jangan panik yang berlebihan dan yang terpenting adalah berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak mudah terpapar virus. (say/yon)

Sumber: Malang

BPN Kota Malang Serahkan Sertifikat Program PTSL

Suarapemerintah.id – Di sela apel pagi karyawan-karyawati di lingkungan Pemerintah Kota Malang yang dilaksanakan di halaman Balai Kota Malang, Senin (24/8/2020), juga dilaksanakan penyerahan sertifikat program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) serta sertifikat tanah aset Pemerintah Kota Malang. Tampak hadir pada kegiatan ini Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang, Sekda Kota Malang, serta Kepala BPN Kota Malang.

Penyerahan sertifikat tanah aset Pemerintah Kota Malang ini sebanyak 106 bidang dengan rincian 61 bidang dari kegiatan rutin dan 45 bidang dari kegiatan PTSL, serta 760 bidang sertifikat tanah kepada masyarakat Kota Malang dengan rincian di Kelurahan Gadang sebanyak 300 bidang, Kelurahan Kedungkandang 150 bidang, Kelurahan Buring 100 bidang, Kelurahan Bumiayu 60 bidang, Kelurahan Bandungrejosari 100 bidang, serta Kelurahan Wonokoyo 50 bidang.

Disampaikan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, di pertengahan tahun 2020 ini sudah diselesaikan 106 bidang, dan berikutnya ditargetkan lebih dari 140 bidang lagi yang harus terselesaikan milik Pemerintah Kota Malang agar segera tersertifikat tahun ini.

“Tahun depan kami targetkan dua kali lipat, kami minta 300 minimal bisa diselesaikan sehingga lebih dari 4.000 aset-aset pemerintah kota harapan kami sudah legalitas menjadi milik kita semua,” ucap Sutiaji.

Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Malang telah melaksanakan sertifikasi melalui program PTSL untuk bidang-bidang tanah di Kota Malang. Tahun 2020 ini sudah merupakan tahun keempat pelaksaan PTSL di wilayah Kota Malang.

Pada tahun 2020, Kantor Pertanahan Kota Malang ditargetkan untuk dapat melaksanakan pengukuran dengan penerbitan 3.500 peta bidang tanah serta penerbitan sertifikat hak atas tanah sebanyak 3.020 bidang. Dari target tersebut hingga saat ini telah diterbitkan sertifikat sebanyak 1.903.

Melalui program PTSL diharapkan pada tahun 2021 seluruh bidang tanah yang berada di wilayah Kota Malang telah terukur dan diterbitkan sertifikat hak atas tanahnya sehingga Kota Malang akan menjadi Kota Lengkap dalam pendaftaran tanah. “Legalitas memang penting sehingga meminimalisir konflik di lapangan,” jelas Sutiaji.

Sementara itu, Kepala BPN Kota Malang Sulam Samsul mengatakan bahwa sebelum tanggal 24 September 2020 ditargetkan seluruh sertifikat hak atas tanah sebanyak 3.020 bidang dapat terselesesaikan. “Saat ini sudah 1.093 bidang atau hampir 70 persen terselesaikan,” ucapnya. (cah/yon)

Sumber: Malang

Karya Inovasi Avator Milik PLN Raih Juara I Ajang BUMN Millenial Innovation Summit

Suarapemerintah.idPLN terus berupaya melahirkan inovasi guna meningkatkan kinerja perusahaan. Melalui anak usahanya Pembangkitan Jawa Bali kembali melahirkan inovasi di bidang pembangkit bernama Avator.

Inovasi ini telah memperoleh juara 1 dalam ajang BUMN Millenial Innovation Summit pada kategori Techonology Breakthrough setelah mengalahkan lebih dari 8000 inovasi dari perusahaan-perusahaan BUMN lainnya. Sebelumnya Avator juga meraih penghargaan pada ajang Asian Power Award 2018 pada kategori Innovative Power Technology of the Year – Indonesia.

Avator singkatan dari Automatic Vibration Monitor Calibrator merupakan alat yang berfungsi untuk menguji alat monitoring getaran (vibration monitor) pada mesin pembangkit. Alat monitoring getaran merupakan jantung peralatan monitoring dan proteksi pada mesin pembangkit, baik PLTG, PLTU, PLTGU, maupun PLTA. Pengujian pada alat monitoring getaran wajib dilakukan untuk menjamin pembacaan getaran serta parameter penting lainnya terbaca akurat pada saat mesin beroperasi dan menjamin sistem proteksi berfungsi baik.

Berbeda dengan kalibrator monitoring lainnya, Avator dibuat secara otomatis dengan mengintegrasikan alat ukur dan fungsi-fungsi kalibrator dalam satu peralatan. Alat ini juga dibuat lebih praktis dan akurat karena dapat dioperasikan melalui layar HMI (Human Machine Interface) maupun menggunakan aplikasi android mobile yang terhubung via bluetooth.
“Avator memiliki fitur Automatic Calculation yang tidak dimiliki oleh kalibrator eksisting, dengan fitur ini semakin memudahkan user melakukan pengujian Vibrasi Monitor dengan one touch operation pada setiap titik pengukuran,” tutur salah satu inovator, Alfian Budiarmoko.
Dengan dilakukannya pengujian pada sistem monitoring getaran secara menyeluruh menggunakan AVATOR maka tingkat akurasi terhadap pembacaan parameter vibrasi maupun fungsi proteksi saat unit beroperasi akan meningkat hingga 100 persen. Nilai akurasi sinyal yang dikeluarkan oleh Avator sekitar ±0.1 persen, lebih baik dibanding akurasi kalibrator eksisting yaitu sebesar ±3 persen. Dengan sistem proteksi yang telah teruji tentu akan meminimalisir kerusakan fatal pada komponen-komponen utama pembangkit seperti turbin, generator, motor-motor dan pompa-pompa besar.
“Hadirnya Avator juga mempercepat proses pengujian alat monitoring getaran pembangkit,” tutur Alfian.

Avator juga memberikan manfaat finansial dari sisi percepatan waktu pengujian saat terjadi gangguan pada sistem monitoring getaran. Pada gas turbin PLTGU, waktu percepatan pengujian yang sebelumnya 6,75 jam menjadi 1,5 jam memberikan dampak waktu percepatan 5,25 jam atau senilai Rp 95 juta. Pada Steam Turbin PLTGU, waktu percepatan pengujian yang sebelumnya 16,5 jam menjadi 3,67 jam memberikan dampak waktu percepatan 12,83 jam atau senilai Rp 262 juta. Pada PLTU batubara dengan jumlah sensor instrumen turbin/TSI (Turbine Supervisory Instrument) yang lebih banyak, waktu percepatan pengujian yang sebelumnya 24 jam menjadi 5,33 jam memberikan dampak waktu percepatan 18,67 jam atau senilai Rp 835 juta.

Selain itu, biaya pembuatan Avator juga lebih murah dibandingkan kalibrator yang ada sebelumnya yang merupakan produk impor. Harga satu set kalibrator sebelumnya seharga Rp 462 juta, sementara biaya pembuatan Avator hanya senilai Rp 26 juta.
Avator diciptakan oleh tiga Inovator asal PJB, yaitu Alfian Budiarmoko, Robbi Auzikni Anaskur, dan Apolonius Adhi Hariyatma P. Saat ini Avator juga telah didaftarkan paten di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM, pada tanggal 12 Juli 2018 dengan nomor pendaftaran P00201805077. Saat ini Avator juga telah diimplementasikan pada 8 unit pembangkit listrik PLTGU maupun PLTU, yakni di PLTGU Gresik, PLTU Gresik, PLTU Tanjung Awar-awar, PLTGU Belawan Sumatera Utara, PLTU Amurang Sulawesi Utara, PLTU Pacitan, PLTU Kaltim Teluk Balikpapan, dan PLTU Rembang.
Produk Avator V.3 kini telah dilengkapi dengan berbagai aksesoris, buku petunjuk dan beberapa fitur pendukung pada software Android. Hal ini menjadikan AVATOR nyaman digunakan oleh pengguna, serta memiliki nilai tambah dibanding produk kalibrator lainnya.

Sumber: PLN