Beranda blog Halaman 546

Perbaiki Harga Batubara, Pemerintah Bakal Revisi RKAB Tahun 2026

Pemerintah berencana merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk memperbaiki harga batubara di pasar. Kebijakan ini ditempuh guna menyeimbangkan pasokan dan kebutuhan, menyusul kondisi oversupply yang selama ini menekan harga batubara global.

Upaya penyelarasan antara suplai dan permintaan tersebut dinilai penting, tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga komoditas batubara, tetapi juga untuk menjamin ketersediaan cadangan energi bagi generasi mendatang. Pemerintah menilai eksploitasi batubara yang berlebihan perlu dikendalikan agar pengelolaan sumber daya alam tetap berkelanjutan.

“Produksi (batubara) akan kita turunkan supaya harga bagus dan tambang ini kita harus wariskan kepada anak cucu kita. Jadi jangan cara berpikir kita mengelola sumber daerah alam itu seolah-olah harus selesai semua sekarang. Bangsa ini harus berjalan terus, lingkungan kita harus jaga aspek-aspek keadilan juga kita harus jaga,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Kementerian ESDM Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (8/1).

Bahlil menjelaskan bahwa dominasi Indonesia dalam pasokan batubara global turut memengaruhi ketidakseimbangan pasar. Saat ini, volume perdagangan batubara dunia mencapai sekitar 1,3 miliar ton, dengan Indonesia menyumbang porsi yang sangat besar.

“Batubara yang diperdagangkan di global itu kurang lebih sekitar 1,3 miliar ton. Dari 1,3 miliar ton, Indonesia mensuplai 514 juta ton atau sekitar kurang lebih sekitar 43%. Akibatnya apa? supply dan demand itu tidak terjaga yang pada akhirnya membuat harga batubara turun,” tuturnya.

Belajar dari kondisi tersebut, pemerintah memutuskan untuk menata ulang kuota produksi melalui revisi RKAB agar lebih selaras dengan kebutuhan nasional maupun internasional. Salah satu langkah konkretnya adalah memangkas target produksi batubara nasional.

“Realisasi produksi batubara nasional yang mencapai 790 juta ton pada tahun 2025 akan kita pangkas menjadi kurang lebih 600 juta ton,” ujar Bahlil.

Sepanjang tahun 2025, pemanfataan batubara untuk kebutuhan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) sebesar 32% atau 254 juta ton dari total produksi. Sementara sisanya, 514 juta ton dimanfaatkan untuk kebutuhan ekspor.

Saat ini, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) tengah menghitung secara detail kuota produksi untuk masing-masing perusahaan tambang melalui sistem RKAB. Pemerintah mengharapkan para pelaku usaha mulai menyesuaikan rencana kerja mereka dengan kebijakan baru tersebut.

Selain batubara, pemerintah juga mengisyaratkan akan melakukan penyesuaian serupa pada komoditas mineral lain, seperti nikel. Langkah ini diarahkan untuk mendukung pengembangan ekosistem hilirisasi yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri Bahlil Ekspos PNBP Kementerian ESDM 2025 Lampaui Target

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memaparkan capaian kinerja sektor energi sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis (8/1). Di tengah fluktuasi harga komoditas global yang menantang, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercatat di pembukuan Kementerian ESDM sebesar Rp138,37 triliun, di mana target awal yang ditetapkan dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2025 sebesar Rp127,44 triliun.
“Pencapaian target dari PNBP yang tercatat di Kementerian ESDM itu mencapai 108,56 persen, melampaui target. Dan ini saya harus jujur mengatakan bahwa ini kerja tim, kerja-kerja yang membutuhkan inovasi, konsentrasi, dan totalitas. Kenapa ini kita harus lakukan? Karena negara membutuhkan dana untuk bagaimana bisa membiayai program-program kerakyatan,” ujar Bahlil.
Keberhasilan melampaui target ini didorong oleh kontribusi signifikan dari beberapa subsektor, yang terbesar berasal dari PNBP sektor Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batubara (Minerba) yang mencapai 104,38 persen dari target, SDA Panas Bumi sebesar 103,4 persen, serta sektor lainnya yang melonjak hingga 311,05 persen. Menteri Bahlil memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai Kementerian ESDM terkait atas capaian ini, mengingat kondisi harga batu bara dan beberapa komoditas lainnya yang kurang bergairah sepanjang tahun lalu.
Terkait sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas), realisasi PNBP SDA Migas yang dicatatkan melalui Kementerian Keuangan mencapai Rp105,04 triliun atau sebesar 83,7 persen dari target Rp125,46 triliun. Bahlil menjelaskan bahwa tidak tercapainya target PNBP subsektor migas, karena disebabkan oleh faktor harga minyak mentah (ICP) yang jauh di bawah asumsi makro yang ditetapkan pada tahun 2025.
“Saya harus menyampaikan bahwa di dalam asumsi makro APBN kita, harga ICP itu USD82 per barel. Namun kenyataannya rata-rata sejak dari Januari sampai 31 Desember rata-rata harga minyak dunia itu USD68 per barel,” tandasnya.

Meskipun persentasenya belum mencapai target, Bahlil mengatakan bahwa kinerja sektor migas menunjukkan tren positif di mana lifting minyak bumi nasional rata-rata tahun 2025 mencapai 605,3 MBOPD atau 100,05 persen dari target APBN. Capaian lifting ini menjadi catatan bersejarah karena merupakan capaian pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir yang mencapai target APBN.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gus Ipul Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi Jalankan Tiga Mandat Presiden di Bidang Sosial

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak pemerintah daerah (Pemda) memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan tiga amanat Presiden yang diemban oleh Kementerian Sosial.

Dalam audiensi bersama Bupati Kapuas, Bupati Kampar, DPRD Kabupaten Kotabaru dan DPRD Bangka Belitung di Kantor Kementerian Sosial Kamis (8/1), Gus Ipul menjelaskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Saya mengajak bapak-ibu sekalian untuk berkolaborasi dengan banyak pihak. Saya ingin kita ini tidak bekerja sendiri, tapi menjadi satu tim yang besar untuk menyukseskan program-progran presiden,” ajak Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan ada tiga mandat strategis presiden yang diemban oleh Kementerian Sosial berdasarkan Undang-undang. Adapun ketiga mandat tersebut ialah penyusunan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis penyasaran program dan pemberian intervensi program secara terpadu, pendirian Sekolah Rakyat untuk memutus mata rantai kemiskinan, serta pemberdaayan sosial bagi usia produktif agar masyarakat tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.

Untuk menjalankan mandat tersebut, Gus Ipul berpendapat bahwa pemerintah daerah menjadi salah satu faktor kunci untuk menunjang keberhasilannya. Karena itu, dia meminta keterlibatan dan kesungguhan pemerintah untuk turut menjalankan mandat undang-undang dan presiden.

Ada lima hal yang ditekankankan Gus Ipul kepada perwakilan daerah yang hadir. Pertama, pentingnya dukungan daerah untuk memberikan pelatihan bagi operator daerah. Menurut Gus Ipul, operator daerah adalah salah satu ujung tombak pemutakhiran data. Data merupakan dasar pemberian intervensi program pemerintah sehingga data yang bersifat dinamis harus terus dimutakhirkan supaya intervensi tepat sasaran.

“Mari sekali lagi kita mulai dengan menyajikan data yang benar, melalui proses pemutakhiran yang terus-menerus. Dan ini diawali dengan kita meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) operator di tingkat desa,” kata Gus Ipul.

Selain meningkatkan kompetensi operator, Gus Ipul juga mengajak pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya perbaikan data. Upaya tersebut bisa dilakukan secara formal melalui RT, RW dan kelurahan, maupun secara nonformal melalui kanal-kanal yang disediakan Kementerian Sosial seperti aplikasi Cek Bansos dan Command Center Kementerian Sosial.

Tak hanya masyarakat, pihak swasta pun mempunyai perananan penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan. Karenanya, ia mengimbau pemerintah daerah bersinergi tak hanya dengan pemerintah pusat, tetapi juga pihak swasta dan filantropi.

“Kita harus menyadari bahwa kalau program-program Kemensos dikombinasikan dengan program provinsi, kabupaten/kota, dan mengajak filantropi, mengajak swasta, itu akan sangat efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gus Ipul.

Pada kesempatan yang sama, Gus Ipul pun mengimbau seluruh perwakilan daerah mendukung dan menyukeskan program Sekolah Rakyat di areanya masing-masing. Sekolah Rakyat miniatur pemutus mata rantai kemiskinan di mana anak-anak dari kalangan miskin dan miskin ekstrem diberikan pendidikan berkualitas untuk menggapai masa depan yang lebih cerah, sementara orang tua mereka diberikan pemberdayaan berdasarkan asesmen yang sesuai. Anak-anak pun masuk berdasarkan DTSEN, bukan berdasarkan tes akademik, apalagi karena koneksi.

“Mari penyelenggaran sekolah rakyat, kita dukung sepenuhnya, kita sukseskan. Ini tentu dihususkan untuk keluarga-keluarga yang tidak mampu,” tutup Gus Ipul.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Berikan Bonus Tertinggi Sepanjang Sejarah Untuk Peraih Emas SEA Games 2025

Komitmen Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk memberikan penghargaan atas perjuangan para peraih medali SEA Games 2025 Thailand terwujud dalam bentuk penyaluran bonus kepada para atlet dan pelatih pada Kamis (8/1) di Istana Merdeka, Jakarta.

Sebagai apresiasi terhadap kerja keras para duta bangsa untuk menunjukkan kedigdayaan Indonesia di panggung olahraga asia tenggara, Presiden pun memberikan bonus senilai Rp 1 Miliar kepada atlet peraih emas. Bonus ini merupakan jumlah bonus tertinggi sepanjang sejarah yang diberikan pemerintah kepada peraih emas SEA Games selama ini. Nilai bonus untuk peraih emas ini juga naik dua kali lipat dari SEA Games sebelumnya di Kamboja, di mana pemerintah menghadiahkan Rp500 juta untuk peraih emas.

Berlipatgandanya bonus ini sejalan dengan rekor manis yang diciptakan oleh kontingen merah putih. Raihan 91 emas dari total 333 medali ini bukan hanya sekedar melampaui target, tetapi juga mengantarkan Indonesia menempati ranking 2. Keberhasilan ini memutus rekor buruk Indonesia saat tidak menjadi tuan rumah SEA Games, di mana terakhir kali menempatkan diri sebagai runner up adalah pada SEA Games 1995.

Kementrian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora RI) selaku perwakilan pemerintah memberikan bonus berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Olahraga Berprestasi pada Penyelenggaraan South East Asian (SEA) Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora RI), Erick Thohir, menyampaikan bahwa bonus ini merupakan apresiasi negara terhadap jasa para atlet dan pelatih yang telah memberikan upaya terbaiknya dalam menjalankan tugas mulia membela martabat bangsa di kancah olahraga, serta menjadi motivasi agar kontingen merah putih terlecut kembali mempersembahkan medali emas pada ajang multievent berikutnya termasuk Asian Games 2026 September mendatang.“Kita berikan penghargaan setinggi-tingginya untuk para atlet yang berhasil mempersembahkan medali di ajang SEA Games 2025. Bapak Presiden juga begitu bangga atas raihan 91 emas, sehingga bonus untuk peraih emas SEA Games kali ini naik dua kali lipat dari sebelumnya menjadi RP 1 Miliar. Ini adalah bukti kepedulian Bapak Presiden atas masa depan para atlet, dan komitmen pemerintah untuk selalu mendukung para atlet kebanggaan tanah air,” ujar Menpora Erick.

Bonus akan langsung ditransfer ke rekening atlet dan pelatih oleh bank BRI.
Adapun pajak dari bonus dibebankan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan besaran perhitungannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam bidang perpajakan.(luk)

Adapun rincian pemberian bonus sesuai kepmen ini yaitu:

– Atlet Perorangan:
Emas Rp1.000.000.000
Perak Rp315.000.000
Perunggu Rp157.500.000

– Atlet Ganda:
Emas Rp800.000.000
Perak Rp252.000.000
Perunggu Rp126.000.000

– Atlet Beregu:
Emas Rp500.000.000
Perak Rp220.500.000
Perunggu Rp110.250.000

– Pelatih Perorangan/Ganda:
Emas Rp300.000.000
Perak Rp126.000.000
Perunggu Rp63.000.000

– Pelatih Beregu:
Emas Rp400.000.000
Perak Rp189.000.000
Perunggu Rp94.500.000

– Pelatih untuk Medali Kedua dan seterusnya:
Emas Rp150.000.000
Perak Rp63.000.000
Perunggu Rp31.500.000.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Realisasi Sementara APBN 2025, Menkeu Purbaya: APBN Tunjukkan Kinerja yang Solid

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan realisasi sementara APBN 2025 yang menunjukkan kinerja yang solid. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers APBN KiTA yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (8/1).

“Dalam kondisi yang volatile di tahun 2025, APBN menjadi instrumen kebijakan yang antisipatif dan responsif menghadapi perkembangan dinamika global dan domestik,” kata Menkeu.

Pendapatan negara menunjukkan realisasi sebesar Rp2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari outlook laporan semester yang sebesar Rp2.865,5 triliun. Realisasi tersebut didukung oleh penerimaan perpajakan Rp2.217,9 triliun atau 89 persen dari target sebesar Rp2.387,3 triliun dengan penerimaan pajak sebesar Rp1.917,6 triliun atau 87,6 persen dari target dan penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp300,3 triliun atau 99,6 persen dari target. Sementara itu, realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp534,1 triliun atau 104,0 persen dari target Rp477,2 triliun, serta penerimaan hibah sebesar Rp4,3 triliun atau 733,3 persen dari target Rp1 triliun.

Di sisi lain, belanja negara mencapai Rp3.451,4 triliun atau 95,3 persen dari outlook laporan semester yang sebesar Rp3.527,5 triliun. Secara lebih rinci, belanja pemerintah pusat mencapai Rp2.602,3 triliun yang terdiri dari belanja kementerian dan lembaga Rp1.500,4 triliun dan belanja non-K/L Rp1.102 triliun. Sementara, transfer ke daerah telah disalurkan sebesar Rp849 triliun.

Berbagai langkah reformasi akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas APBN, baik dari sisi pendapatan, belanja, maupun pembiayaan. Belanja negara adaptif dan akomodatif terhadap berbagai program prioritas mensejahterakan rakyat. Capaian program-program prioritas serta tata kelola yang terjaga sehingga di akhir tahun defisit terkendali pada batas aman 2,92 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu sebesar Rp695,1 triliun.

“Kita tahu ekonomi kita sedang mengalami downtrend, turun ke bawah. Kita harus memberikan stimulus ke perekonomian. Ini wujud dari komitmen pemerintah untuk menjaga ekonomi tetap tumbuh secara berkesinambungan tanpa membahayakan APBN.Tapi kita tetap jaga, pastikan bahwa defisitnya tidak di atas 3 persen. Ini dengan misi untuk menjaga ekonomi tetap bisa berekspansi di tengah tekanan global yang tinggi. Inilah kebijakan real dari countercyclical yang sering saya bilang selama ini,” ujar Menkeu.

Menkeu meyakini dengan membaiknya fondasi perekonomian dan menguatnya momentum pertumbuhan ekonomi ke depan, tahun 2026 defisit dapat ditekan ke level yang lebih rendah dengan dampak pertumbuhan ekonomi ke masyarakat yang lebih besar dibanding tahun lalu.

“Tahun ini kita asumsikan pertumbuhan ekonominya 5,4 persen, tapi kita akan coba tekan ke level yang lebih tinggi lagi,” kata Menkeu.

APBN dan mesin pertumbuhan yang lain akan terus dioptimalkan peranannya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi. APBN juga akan terus dioptimalkan peranannya sebagai shock absorber dalam rangka melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas perekonomian.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kisah Bangga dan Harapan Atlet SEA Games saat Terima Apresiasi Presiden Prabowo

Gelaran SEA Games ke-33 Thailand telah usai, tetapi kebanggaan para atlet Indonesia tetap menguat saat menerima apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1). Di balik medali yang mereka raih, tersimpan kisah perjuangan harapan yang kini menjadi kekuatan bagi langkah mereka ke depan.

Bagi atlet triathlon Martina Ayu Pratiwi, momen hari ini terasa sangat spesial dan personal. Peraih total tujuh medali yakni lima emas dan dua perak ini tak menyangka akan berdiri sebagai salah satu perwakilan atlet yang menerima penghargaan langsung dari Presiden.

“Alhamdulillah senang banget bisa jadi perwakilan yang diberi penghargaan langsung oleh Pak Prabowo. Ini adalah hari ulang tahun saya hari ini, jadi kerasa makin spesial hari ini,” ujarnya.

Apresiasi yang diterima pun Martina niatkan untuk mendukung prestasi dan investasi masa depannya. Tidak hanya Martina, cerita perjuangan lainnya datang dari Dewi Laila, atlet menembak yang tidak menyangka bisa meraih medali emas dalam kondisinya yang sedang hamil.

“Enggak nyangka, karena enggak berpikir kayak bakal dapat emas, harus dapat emas gitu. Pas saat pertandingan ya sudah, nothing to lose aja,” katanya.

Ke depan, Dewi berharap dapat kembali memperkuat Indonesia di ajang yang lebih tinggi.

“Harapan ke depannya biar bisa meningkatkan prestasi lagi di Asian Games, olympic, pokoknya yang paling tertinggi kan olympic itu. Setelah lahiran ini rest dulu sebentar, trus kalau bisa dikasih kesempatan buat Asian Games ya Asian Games,” ucap Dewi.

Sementara itu, Rizki Juniansyah, atlet angkat besi Indonesia, tak mampu menahan haru saat menerima penghargaan dari Presiden. Peraih emas sekaligus pemecah rekor dunia ini menyebut apresiasi Presiden sebagai kehormatan besar, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi atlet-atlet lainnya.

“Ke depannya ini adalah tantangan juga bagi saya. Ini adalah jalan berat juga bagi saya. Ke depannya saya harus membawa terus nama Indonesia, TNI, dan nama baik Bapak Presiden maupun jajarannya, angkat Besi juga yang saya pasti selalu saya bawa, dan ya ini perjuangan lagi ke depannya buat saya,” kata Rizki.

Meski datang dari cabang olahraga berbeda, ketiganya sepakat bahwa prestasi lahir dari konsistensi, disiplin, dan pengorbanan. Apresiasi dari Presiden hari ini bukan sekadar penutup dari perjuangan di SEA Games, melainkan menjadi babak baru perjuangan para atlet di ajang olahraga yang lebih tinggi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Beri Apresiasi Atlet SEA Games, Presiden Prabowo Tegaskan Olahraga Cermin Kekuatan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa olahraga merupakan salah satu cermin keberhasilan dan kekuatan suatu bangsa. Kepala Negara menyatakan bahwa para atlet yang mewakili Indonesia adalah simbol harga diri dan kebangkitan bangsa di mata dunia.

“Dalam pembangunan sebuah negara, dalam perjuangan kebangkitan sebuah negara, olahraga adalah satu cermin daripada keberhasilan negara tersebut. Para olahragawan yang dipilih untuk mewakili bangsanya memberi suatu simbol, memberi suatu tanda bahwa bangsa itu bangsa yang kuat,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya saat memberikan apresiasi kepada para atlet Indonesia peraih prestasi pada SEA Games ke-33 Thailand di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1).

Presiden Prabowo mengaku mengikuti langsung sejumlah pertandingan yang berlangsung dengan penuh ketegangan dan kebanggaan. Presiden menekankan bahwa prestasi olahraga bukan semata soal kemenangan, melainkan menyangkut harga diri bangsa.

“Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara yang akan bangkit, saudara-saudara lambang kebangkitan bangsa Indonesia,” ucap Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memahami tantangan yang dihadapi atlet, termasuk pada cabang olahraga dengan sistem penilaian yang dinilai kurang objektif. Kepala Negara meminta para atlet untuk tidak berkecil hati dan terus meningkatkan prestasi ke depan.

“Tidak usah berkecil hati, yang penting saudara-saudara telah berjuang sekeras tenagamu, dan sekarang masalahnya adalah bagaimana saudara bisa meningkatkan prestasimu di saat-saat mendatang,” ungkap Kepala Negara.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para ketua cabang olahraga dan seluruh pihak yang telah melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurut Kepala Negara, pembinaan yang baik menjadi kunci utama lahirnya prestasi.

“Saya juga terima kasih para ketua cabor (cabang olahraga) yang telah membina dengan baik, tanpa pembinaan yang baik tidak mungkin prestasi. Hasil saudara-saudara saya kira saudara-saudara bisa merasakan betapa negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa,” imbuh Presiden Prabowo.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam laporannya menyampaikan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terus melakukan persiapan menghadapi agenda-agenda olahraga internasional ke depan. Salah satunya adalah ASEAN Para Games yang akan berlangsung pada 20 sampai 26 Januari 2026 mendatang.

“Lalu juga kami mempersiapkan Asian Games, Bapak, di Jepang, pada bulan September 19-4 Oktober, lalu diikuti Asian Para Games tanggal 18-24 Oktober, lalu Youth Olympics di Senegal tanggal 31 Oktober,” ujar Erick.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tekankan Bonus Atlet sebagai Amanah dan Tabungan Masa Depan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan dan bonus yang diberikan negara kepada atlet berprestasi bukanlah sekadar bentuk pembayaran, melainkan amanah dan tabungan masa depan atas pengorbanan serta dedikasi yang telah mereka berikan untuk bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam amanatnya saat memberikan penghargaan kepada atlet peraih prestasi pada ajang SEA Games ke-33 Thailand Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1).

“Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan datang, bukan hanya kita seolah membayar upah, tidak. Ini adalah penghargaan,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menekankan bahwa pencapaian atlet di tingkat internasional merupakan hasil dari pengorbanan besar, mulai dari waktu, tenaga, hingga kenyamanan hidup yang seharusnya dapat mereka nikmati di usia muda. Kepala Negara juga menyoroti pentingnya ketangguhan mental para atlet yang berlaga di panggung internasional.

“Menjadi atlet itu membutuhkan mental yang khusus. Menjadi atlet yang dipilih di kancah internasional itu mentalnya lebih khusus lagi. Orang yang tidak punya semangat tidak mungkin bisa tampil di tingkat internasional,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo turut menggambarkan bagaimana para atlet kerap berada di titik kelelahan dan nyaris menyerah, namun tetap menemukan kekuatan demi bangsa dan negara. Salah satunya adalah atlet cabang eventing berkuda yang tetap bertanding meski mengalami cedera serius sebelum pertandingan.

Presiden Prabowo menyebut semangat tersebut sebagai teladan yang patut dihargai, sekaligus mengapresiasi langkah Panglima TNI yang memberikan kenaikan pangkat kepada atlet tersebut.

“Saya terima kasih Panglima TNI, langsung disekolahkan untuk jadi perwira. Terima kasih,” ucap Presiden.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dalam laporannya menyampaikan bahwa pemerintah memastikan seluruh bonus atlet dan pelatih disalurkan secara transparan dan langsung kepada penerima. Selain bonus, Menpora menjelaskan bahwa Kemenpora juga membekali atlet dan pelatih dengan literasi keuangan sesuai arahan Presiden.

“Kami juga memberikan literasi keuangan, Bapak, kepada hampir 400 pelatih dan para atlet selama kurang lebih 1,5 jam. Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa bonus ini adalah amanah untuk masa depan mereka yang harus dijaga,” kata Erick.

Presiden Prabowo pun berpesan agar para atlet menggunakan bonus yang diterima secara bijak dan bertanggung jawab. Presiden menegaskan bahwa negara akan terus hadir dan menghargai setiap tetes keringat para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Saya titip sama saudara-saudara, saudara masih muda, jangan dipakai untuk yang tidak positif. Berbuat yang baik, tabung untuk orang tua, untuk dirimu,” pungkas Presiden.

Untuk diketahui, atlet perorangan peraih medali emas mendapat bonus Rp1 miliar, medali perak Rp315 juta, dan medali perunggu Rp157,5 juta. Sedangkan untuk atlet ganda peraih medali emas mendapat bonus Rp800 juta, medali perak Rp252 juta, dan medali perunggu Rp126 juta. Atlet beregu peraih medali emas mendapat bonus Rp500 juta, medali perak Rp220,5 juta, dan medali perunggu Rp110,25 juta.

Tidak hanya atlet, para pelatih juga mendapatkan bonus, diantaranya pelatih perorangan/ganda yang atletnya meraih medali emas mendapatkan bonus Rp300 juta, medali perak Rp126 juta, dan medali perunggu Rp63 juta. Sedangkan untuk pelatih beregu yang atletnya meraih medali emas mendapatkan bonus Rp400 juta, medali perak Rp189 juta, dan medali perunggu Rp94,5 juta.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Beri Bonus kepada Atlet Sea Games ke-33 Thailand Total Rp465 M

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para atlet dan pelatih Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa pada ajang SEA Games ke-33 Thailand, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1). Acara penghargaan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk pengakuan negara atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi para atlet yang telah mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga Asia Tenggara.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, serta ofisial yang telah berjuang membawa Indonesia meraih prestasi membanggakan. Kepala Negara menegaskan bahwa keberhasilan para atlet bukan hanya kemenangan di arena olahraga, tetapi juga simbol semangat juang, persatuan, dan ketekunan bangsa Indonesia.

“Saya sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintah, dan sebagai pribadi menyampaikan terima kasih saya kepada saudara-saudara sekalian, atas keberhasilan saudara menjaga kehormatan bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menekankan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan olahraga nasional serta peningkatan kesejahteraan atlet agar Indonesia semakin berdaya saing di tingkat regional maupun internasional.

“Saya bangga dengan kalian, saya hormat kalian dari hati saya yang paling dalam, atas nama seluruh rakyat Indonesia, kami beruntung punya putra-putri yang begitu semangat. Kita berharap muncul di Asian Games dengan terhormat, muncul di Olympic Games dengan terhormat. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara yang akan bangkit. Saudara-saudara lambang kebangkitan bangsa Indonesia,” imbuh Kepala Negara.

Acara penghargaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh hadirin. Selanjutnya, Presiden Prabowo secara simbolis menyerahkan bonus dan apresiasi kepada perwakilan atlet dan pelatih sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih pada SEA Games ke-33 Thailand.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan mengenai capaian kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand. Erick melaporkan bahwa para atlet Indonesia berhasil menunjukkan performa terbaik dengan meraih 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu di berbagai cabang olahraga. Erick menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan federasi cabang olahraga atas kerja keras dan kolaborasi yang solid.

“Total dananya 465.250.000.000, Pak. Ini angka yang luar biasa. Terima kasih, Bapak, perhatiannya. Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar 1 miliar (rupiah), ini terbesar sebanyak sejarah juga karena Bapak. Terima kasih. Lalu untuk tunggal, medali perak 315 (juta rupiah) dan medali perunggu tunggal 157 (juta rupiah) nanti juga ada perhitungan tersendiri untuk beregunya, Bapak, termasuk pelatih juga mendapatkan bonus,” ujar Erick.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini: Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di sejumlah titik di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), Jumat (9/1), untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Melalui informasi resmi yang disampaikan akun X TMC Polda Metro Jaya, terdapat 14 lokasi Samsat Keliling yang dapat dikunjungi warga. Layanan ini hadir di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Tangerang Raya dan Bekasi.

Di Jakarta Pusat, gerai tersedia di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng mulai pukul 08.00–14.00 WIB. Untuk Jakarta Utara, masyarakat dapat mengakses layanan di halaman parkir Samsat dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading pada jam yang sama. Layanan serupa juga tersedia di Jakarta Barat melalui gerai di Mall Citraland.

Jakarta Selatan menghadirkan dua titik layanan, yaitu halaman parkir Samsat pukul 09.00–15.00 WIB dan Gedung Wali Kota Jakarta Selatan pukul 09.00–14.00 WIB. Sementara itu, warga Jakarta Timur dapat mendatangi kantor Kecamatan Pasar Rebo serta Pasar Induk Kramat Jati yang beroperasi pukul 08.00–14.00 WIB.

Layanan Samsat Keliling juga tersedia di wilayah Tangerang, seperti Alun-alun Cibodas, Foodmosphere, ITC BSD Serpong, Kecamatan Pinang, Fresh Market Green Lake City, serta sejumlah lokasi di Ciputat dan Kelapa Dua. Jam operasional bervariasi antara pukul 08.00 hingga 19.00 WIB.

Untuk wilayah Bekasi, gerai tersedia di Jatiasih, Kantor Pemkab Bekasi, serta dua titik di Depok, yaitu halaman parkir Samsat Depok dan Kelurahan Tugu. Adapun warga Cinere dapat mengunjungi kantor Kelurahan Pasir Putih mulai pukul 08.00–11.30 WIB.

Polda Metro Jaya mengingatkan bahwa masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan Samsat Keliling wajib membawa beberapa dokumen penting, yaitu KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopi.

Layanan Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sementara perpanjangan STNK lima tahunan dan penggantian pelat nomor tetap harus dilakukan di kantor Samsat terdekat.

Petugas juga mengimbau pengunjung untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, termasuk memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak selama berada di lokasi layanan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News