Beranda blog Halaman 585

Bupati Bogor Percepat Penataan Kabel Fiber Optik, Kini Menyasar Simpang Ediyoso

Di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat infrastruktur digital dengan melakukan penataan kabel fiber optik secara masif di berbagai wilayah.

Setelah sejumlah titik strategis berhasil ditata, kini giliran Simpang Ediyoso, tepat di depan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor menjadi fokus penataan, Jumat (19/12).

Penataan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan kota yang tertata rapi sekaligus memperkuat konektivitas digital bagi masyarakat.

Penataan kabel fiber optik bukan hanya soal estetika, tetapi juga untuk memastikan jaringan telekomunikasi berjalan lancar, aman, dan efisien. Ini penting agar pelayanan publik berbasis digital dapat berjalan maksimal.

Kegiatan ini juga dilakukan sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko gangguan jaringan dan kecelakaan akibat kabel yang berserakan atau menempel pada fasilitas umum.

Penataan di Simpang Ediyoso diharapkan rampung dalam beberapa hari ke depan, dengan koordinasi lintas perangkat daerah agar proses berjalan aman dan tertib.

Langkah ini selaras dengan visi Rudy untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang modern dan terintegrasi secara digital. Infrastruktur fiber optik yang tertata rapi di seluruh wilayah akan mendukung percepatan transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat konektivitas masyarakat dan dunia usaha.

Dengan upaya ini, Pemkab Bogor berharap masyarakat dapat menikmati jaringan telekomunikasi yang lebih andal, sekaligus menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi semua.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

KDM Resmikan Rute Penerbangan Bandung-Semarang

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan rute baru penerbangan Bandung – Semarang milik maskapai Wings Air. Acara inaugurasi penerbangan perdana digelar di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung, Minggu (21/12).

Dedi Mulyadi menyambut baik penambahan rute baru tersebut setelah sebelumnya hadir rute Bandung – Solo di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung. Ia berharap kedua jalur penerbangan yang menghubungkan tiga kota besar di pulau jawa itu dipadati penumpang.

“Ini yang kedua setelah sebelumnya sudah ada penererbangan. Semoga jalur penerbangan dari Bandung ke Semarang, Bandung ke Solo menjadi jalur penerbangan yang padat penumpang,” ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM.

Saat ini dua rute penerbangan Bandung-Semarang dan Bandung-Solo melayani pemberangkatan selama dua kali dalam seminggu. KDM berharap, jumlah penerbangannya bisa terus bertambah sampai tiap hari.

“Semoga kedepan jumlah penerbangannya semakin banyak tidak hanya seminggu dua kali tapi setiap hari,” harapnya.

Hadirnya dua rute penerbangan itu juga diyakini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor perdagangan, industri, hingga pariwisata.

“Mudah-mudahan industri perdagangan semakin meningkat, pariwisata dan pasar-pasar ramai,” ucap KDM.

Ia hanya berpesan untuk maskapai agar memberikan pelayanan yang ramah lingkungan.

“Harus memberikan pelayanan yang ramah terhadap lingkungan,” pesannya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Rp3,659 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sosial senilai Rp3,659 miliar bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh.

Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi dan kebersamaan berbagai pihak, yang bersumber dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Baznas Kepulauan Riau, donasi masyarakat Kepulauan Riau, serta donasi masyarakat Kabupaten Lingga.

Rincian bantuan yang akan disalurkan yakni untuk Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp1,153 miliar, Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp1,153 miliar, dan Provinsi Aceh sebesar Rp1,353 miliar

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura akan menyerahkan bantuan secara langsung.

Wagub dan rombongan telah bertolak ke Padang, Sumatera Barat pada hari ini, Minggu (21/12), kemudian melanjutkan perjalanan ke Medan Sumatera Utara dan selanjutnya ke Aceh.

Dalam misi kemanusiaan ini, Wakil Gubernur Kepri akan didampingi oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Baznas Kepri, serta sejumlah pejabat di Kepri di antaranta Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Kepala UPTD Asrama Haji Tanjungpinang.

Untuk penyerahan bantuan, di Sumatera Barat direncanakan akan diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, sementara di Sumatera Utara akan diterima oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara.

Adapun di Aceh, penyerahan bantuan akan menyesuaikan kondisi di lapangan, mengingat Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh masih berada di lokasi bencana.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud empati dan tanggung jawab kemanusiaan masyarakat Kepri kepada saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah.

“Bencana adalah duka kita bersama. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Baznas dan masyarakat bergerak cepat untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penguat bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Nyanyang.

Ia juga menegaskan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas antar daerah harus terus dijaga, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan bencana alam.

“Kepri selalu siap hadir dan berbagi. Ini adalah bentuk kepedulian dan kebersamaan kita sebagai satu bangsa,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati dan Masyarakat Tapanuli Selatan Apresiasi Kehadiran Langsung Kementan di Tengah Bencana

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu bersama masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia atas kehadiran langsung dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Di tengah duka dan keterbatasan yang dialami warga, kehadiran negara dirasakan nyata dan memberi harapan baru bagi masyarakat yang sedang berjuang menghadapi bencana.

Gus Irawan menjelaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda Tapanuli Selatan menyebabkan dampak luas di hampir seluruh wilayah kabupaten. Dari 15 kecamatan, sebanyak 13 kecamatan terdampak, dengan sejumlah desa mengalami kerusakan parah dan keterisolasian akibat terputusnya akses jalan. Dalam kondisi tersebut, kehadiran langsung jajaran Kementan tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan dukungan moril yang sangat berarti bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Bantuan kemanusiaan tahap pertama diterima Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan pada Rabu malam (17/12/2025), setelah sebelumnya dikirim menggunakan KRI Banda Aceh sebagai bagian dari respons cepat pemerintah pusat terhadap situasi darurat. Bantuan ini menjadi salah satu penopang utama bagi warga yang selama beberapa hari harus bertahan dengan keterbatasan akibat bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Bapak Menteri Amran Sulaiman dan Bapak Wamen Sudaryono. Hadir langsung Pak Ali Jamil dan tim menyerahkan bantuan. Terus-terang saja kehadiran teman-teman saja pun sudah menjadi setawar-sedingin penambah semangat kami,” ujar Bupati Gus Irawan pada Kamis (18/12/2025).

Gus Irawan menegaskan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Tentu akan kami salurkan ini kepada
masyarakat kami yang terdampak bencana ini yang luar biasa di Tapanuli Selatan. Dari 15 kecamatan, 13 terdampak. Kami pastikan ini akan kita salurkan kepada mustahik, para saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Sekali lagi terima kasih atas bantuan ini, mudah-mudahan barokah,” ucapnya.

Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh warga penerima bantuan. Masyarakat di sejumlah lokasi terdampak, termasuk Desa Aek Pining, Kecamatan Batang Toru, mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban mereka di tengah keterbatasan. Bagi warga, bantuan pangan dan kebutuhan dasar yang diterima bukan sekadar logistik, tetapi juga simbol kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kondisi yang mereka alami.

“Kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian. Semoga apa yang diberikan ini akan kami salurkan kepada warga yang terdampak bencana,” ungkap salah seorang warga.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan Zulkarnaen Siregar menilai bantuan dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) sangat krusial dalam mendukung penanganan darurat bencana, terutama bagi warga yang sempat terisolasi akibat terputusnya akses transportasi.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas semoga bantuan ini bermanfaat dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari program Kementan Peduli, pengiriman tahap pertama yang diangkut menggunakan KRI Banda Aceh. Bantuan diantarkan langsung ke Tapanuli Selatan oleh Pelaksana Tugas Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Ali Jamil, didampingi Direktur Polbangtan Medan. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, mi instan, makanan siap saji, susu, popok bayi, sarung, selimut, pakaian, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak, diharapkan kondisi penanganan bencana dapat berjalan baik. Di tengah luka dan keprihatinan yang masih dirasakan warga, kehadiran negara menjadi penguat harapan bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri. Dengan kebersamaan dan gotong royong, Pemkab Tapanuli Selatan optimistis masyarakat dapat bangkit kembali dan menata kehidupan dengan lebih kuat ke depan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Herman Deru Sahkan UMP Sumsel 2026 Naik 7,10 Persen

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi mengesahkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 yang mengalami kenaikan sebesar 7,10 persen. Penetapan tersebut dilakukan pada Jumat, 19 Desember 2025, melalui Keputusan Gubernur Sumsel Nomor 963/KPTS/ Disnakertrans/2025 yang langsung ditandatangani Gubernur.

Dalam keputusan tersebut, UMP Sumatera Selatan Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 3.942.963, naik dari UMP tahun sebelumnya sebesar Rp 3.681.561. Kenaikan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah, serikat pekerja/buruh, dan unsur pengusaha.

“Pada hari ini saya menetapkan UMP Sumatera Selatan Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur. Kenaikan ini diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara kepentingan pekerja dan dunia usaha,” ujar Gubernur Herman Deru.

Selain UMP, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) untuk sejumlah sektor usaha, antara lain:

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: Rp 4.116.123

Pertambangan dan Penggalian: Rp 4.167.115

Industri Pengolahan: Rp 4.114.298

Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air: Rp 4.143.870

Sektor Konstruksi: Rp 4.130.071

Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor: Rp 4.110.356

Pengangkutan dan Pergudangan: Rp 4.147.400

Informasi dan Komunikasi: Rp 4.104.440

Aktivitas Penyewaan dan Guna Usaha, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan: Rp 4.074.869

Gubernur menegaskan bahwa ketentuan UMP ini berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara bagi perusahaan yang telah memberikan upah di atas ketentuan UMP, dilarang menurunkan atau mengurangi upah yang sudah ada.

Menurut Herman Deru, kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan berkeadilan, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi buruh, pengusaha, dan investor yang berusaha di Sumatera Selatan.

“Kita berharap keputusan ini bersifat proporsional dan dapat diterima oleh semua pihak. Mari kita bersama-sama berdoa agar kebijakan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi dunia usaha dan pekerja di Sumatera Selatan,” tutupnya.

Penetapan UMP dan UMSP ini akan mulai berlaku efektif pada Tahun 2026.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov Papua Lepas Ratusan Peserta Mudik Gratis Nataru 2025 dari Pelabuhan Jayapura

Pemerintah Provinsi Papua melepas ratusan peserta program Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Pelabuhan Laut Jayapura, Rabu (17/12). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya warga berpenghasilan rendah.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menyampaikan bahwa mudik gratis dihadirkan untuk memastikan masyarakat Papua tetap dapat merayakan Natal bersama keluarga di kampung halaman. Program ini terlaksana melalui koordinasi Pemerintah Provinsi Papua dengan Kementerian Perhubungan yang menyediakan kuota khusus bagi wilayah Papua.

“Program ini menjawab kebutuhan masyarakat Papua untuk bisa pulang kampung. Pemerintah Provinsi bersama Kementerian Perhubungan berupaya menghadirkan layanan mudik gratis agar masyarakat dapat merayakan Natal bersama keluarga,” ujar Aryoko.

Ia menambahkan, pelaksanaan mudik gratis Nataru juga menjadi bagian dari program awal pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025–2030. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan program serupa sebagai agenda berkelanjutan pada momentum hari besar keagamaan.

“Ini menjadi bagian dari langkah awal pemerintahan kami. Ke depan, pada hari besar keagamaan lainnya, program mudik gratis akan kembali dilaksanakan dengan perbaikan dan evaluasi,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, menjelaskan total kuota mudik gratis hingga Tahun Baru mencapai sekitar 16.000 orang, mencakup moda transportasi laut dan darat. Untuk periode Natal, kuota mencakup ribuan penumpang dengan rute utama menuju Biak dan Kasonaweja.

“Antusias masyarakat sangat tinggi, terutama pada rute-rute utama yang langsung terisi pada keberangkatan awal,” ucap Wally.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Papua berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah dalam memastikan akses transportasi yang aman dan terjangkau selama periode Natal dan Tahun Baru.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur NTB Lepas Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh dari Dana BTT

Pemerintah Provinsi NTB kirim bantuan untuk Provinsi Aceh. Acara tersebut digelar di Kantor Gubernur NTB (20/12). Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengatakan di tengah bencana atau duka yang dialami Aceh, kehadiran bantuan merupakan sesuatu yang membahagiakan.

Persahabatan Aceh dengan NTB sudah terjalin baik. Aceh hadir di saat NTB pernah mengalami musibah. Inilah saatnya NTB membalas kebaikan dan menjalin kembali silaturahmi dengan provinsi Aceh.

“Hubungan provinsi Seribu Masjid dan provinsi Serambi Mekkah sudah terjalin baik. Bantuan ini merupakan kepedulian,” tutur Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB.

Dilanjutkannya, Provinsi NTB akan membantu tiga provinsi yang terdampak banjir, Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatra Barat. Bantuan tersebut, dialokasi dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Bantuan itu bantuan kasih sayang, bantuan rasa cinta. Kita alokasikan bantuan ini dari dana BTT, masing-masing provinsi kita bantu satu miliar,” imbuhnya.

Mantan duta besar RI untuk Turki itu, berharap kepada 30 orang yang diberangkatkan, agar menjaga kesehatannya dan menemui pemerintah daerah. Melakukan koordinasi terkait dengan perkembangan wilayah terdampak.

Sementara itu, Pj. Sekda NTB Lalu M Faozal melaporkan 30 tim medis terbaik diberangkatkan menggunakan pesawat dengan tujuan akhir Aceh Utara.

“Berangkat menggunakan pesawat reguler, selama delapan hari berada di sana,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pemasangan rompi tanggap darurat dan foto bersama, kemudian meninjau transportasi yang berangkat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Libur Nataru Makin Dekat, Wamenpar Cek Kesiapan Destinasi wisata Bogor

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memastikan kesiapan sejumlah destinasi wisata di kawasan Bogor, Jawa Barat, dalam menyambut wisatawan jelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Ini adalah kunjungan untuk jelang Nataru. Kami mengecek kesiapan dari teman-teman. Pertamanya taman rekreasi, karena taman rekreasi pastinya akan padat dikunjungi oleh wisatawan di Natal 2025 dan juga tahun baru 2026,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa di Bogor, Sabtu (20/12).

Sejumlah destinasi yang ditinjau Wamenpar Ni Luh Puspa yakni Enchanting Valley by Taman Safari Indonesia, Cimory Dairyland, dan Kebun Raya Bogor. Di masing-masing destinasi, Wamenpar yang didampingi Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Hariyanto, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenpar, Fadjar Hutomo, meninjau kesiapan destinasi serta berbagai fasilitas pendukung agar wisatawan dapat berwisata dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Kami melihat bagaimana sebenarnya di sini terkait dengan (kesiapan) keamanannya. Karena kan ini terbuka ya, alam terbuka. Di tengah cuaca yang seperti ini di akhir bulan ini, tentu kita ingin memastikan bahwa taman rekreasi ini benar-benar siap. Tidak hanya membuat orang senang, tapi orang aman di sini,” kata Wamenpar.

Ia menekankan pentingnya pengelola wisata menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah jalur evakuasi.

Wamenpar Ni Luh meminta agar tanda penunjuk jalur evakuasi diperbanyak dan ditempatkan secara strategis. Hal ini guna memudahkan wisatawan mengidentifikasi rute yang harus dilalui serta titik kumpul saat terjadi situasi darurat.

“Jadi mereka begitu masuk sudah hafal, kalau ada apa-apa jalur evakuasinya ke mana, titik kumpulnya di mana dan sebagainya,” jelas Wamenpar Ni Luh Puspa.

Selain jalur evakuasi, Wamenpar Ni Luh juga menyoroti kondisi pepohonan di lokasi wisata. Ia meminta pengelola untuk secara rutin memeriksa kondisi pohon guna mencegah potensi bahaya bagi wisatawan, terutama mengingat peringatan BMKG terkait curah hujan tinggi dan munculnya bibit siklon.

Ia mengimbau para pelaku wisata dan wisatawan sama-sama meningkatkan kewaspadaan.

“Jadi mudah-mudahan ini bisa memitigasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Kemenpar sebelumnya juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Surat edaran ini telah disebar ke seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah (Pemda), asosiasi, dan pelaku usaha jasa pariwisata. SE ini mencakup berbagai unsur penting, yakni keamanan, keselamatan, dan kesehatan, demi mewujudkan liburan yang aman, nyaman, dan menyenangkan di area wisata.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hari Ibu 2025, Gubernur DKI Jakarta Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memimpin upacara peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, di Halaman Balai Kota Jakarta, pada Senin (22/12) pagi. Peringatan kali ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, sesuai ketetapan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyebut tema tersebut menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga aktor utama dalam perubahan dan kemajuan bangsa. “Perempuan yang berkarya di wilayah pesisir hingga mereka yang berkiprah di kawasan perkotaan memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Karena itu, Gubernur Pramono menegaskan, suara dan aspirasi perempuan tidak hanya perlu didengar, tetapi juga harus menjadi landasan dalam perumusan kebijakan publik, strategi pembangunan, serta arah masa depan bangsa Indonesia. Ia pun menandaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi perempuan, baik di transportasi umum maupun di berbagai ruang publik lainnya.

“Upaya ini memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat sistem perlindungan, menghapus segala bentuk diskriminasi, serta mempercepat pemberdayaan perempuan di berbagai sektor,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bantuan Kementan dan Bapanas Tahap Kedua Tiba di Aceh, Gubernur Mualem Beri Apresiasi dan Doakan yang Terbaik

Bantuan kemanusiaan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahap kedua berhasil sampai di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Aceh (18/12). Donasi kepedulian ini dibawa Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Surabaya 591.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem saat meninjau kedatangan kapal bantuan pun memberikan apresiasinya. Mualem berharap dengan kedatangan bantuan Kementan dan Bapanas yang merupakan tahap kedua ini dapat membantu pemulihan masyarakat Aceh.
“Kita sudah banyak menerima bantuan-bantuan, baik dari dalam negeri, luar negeri, maupun dari pemerintah pusat. Dan bantuan dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional yang tiba hari ini merupakan salah satu yang terbesar,” ujar Muzakir Manaf.
“Insya Allah masyarakat Aceh dapat memanfaatkan bantuan ini, seperti beras, gula, minyak goreng, mi, dan kebutuhan lainnya. Untuk sementara ini mencukupi dan sangat membantu masyarakat,” kata dia lagi.
Selain itu, Gubernur Mualem menghaturkan terima kasih ke seluruh pihak yang terlibat. Ia pun mendoakan yang terbaik sebagai balasan kebaikan yang diterima masyarakat Aceh dari bentuk kepedulian keluarga besar Kementan dan Bapanas ini.
“Terima kasih Bapanas. Terima kasih banyak yang sebesar-besarnya karena sudah ada bantuan seperti ini. Allah yang akan membalas jasa baik ini. Terima kasih kepada kru-kru kapal semuanya. Semoga kita diselamatkan dan diberi panjang umur,” ucap Mualem tulus.
Turut serta mendampingi Gubernur Mualem, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto memastikan proses ketibaan dan penyaluran akan terus dikawal. Selain itu, program bantuan pangan reguler dan nonreguler juga akan terus dilaksanakan.
“Bantuan kemanusiaan dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional tahap kedua hari ini tiba di Aceh melalui KRI Surabaya dan telah kami serahkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh. Proses ini kami kawal bersama agar bantuan benar-benar sampai, tercatat, dan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Andriko.
Adapun Pemerintah melalui Bapanas telah menugaskan Perum Bulog untuk penyaluran stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) bencana alam (bencal). Aceh memperoleh pagu alokasi CBP bencal tertinggi di angka 16,3 ribu ton dari total 23,6 ribu ton bagi 3 provinsi terdampak bencal.
Sementara untuk program bantuan pangan reguler beras dan minyak goreng, Aceh memperoleh pagu alokasi 10,6 ribu ton beras dan 2,1 juta liter minyak goreng. Di samping itu, stok beras yang ada di gudang Perum Bulog di Aceh masih terdapat 91,7 ribu ton.
Terpisah, Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan kemanusiaan dilakukan dengan pengawalan ketat sejak dari titik keberangkatan hingga diterima masyarakat di lokasi terdampak. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tiba secara utuh, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Seluruh bantuan, baik tahap I maupun tahap II, dikawal ketat mulai dari pengiriman hingga distribusi di lapangan. Tim kami sudah berada di lokasi untuk memastikan bantuan diterima lengkap dan sesuai kebutuhan, dengan laporan detail termasuk foto, jumlah, dan jenis barang,” jelas Amran.
Sebagai informasi, bantuan yang diangkut KRI Surabaya 591 memuat berbagai kebutuhan pokok dan pangan strategis, antara lain beras, gula, minyak goreng, mi instan, serta kebutuhan pangan lainnya yang dibutuhkan masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana. Seluruh bantuan akan didistribusikan secara bertahap melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.

Bapanas bersama Kementan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal ketersediaan dan distribusi pangan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan armada laut TNI AL, pemerintah berupaya memastikan bantuan kemanusiaan tiba tepat waktu, merata, dan memberikan dampak nyata bagi proses pemulihan masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News