Beranda blog Halaman 590

Nasir Djamil Raih TOP Legislator Award 2025, Tegaskan Komitmen Integritas dan Komunikasi Publik

Anggota DPR RI Komisi III dari Daerah Pemilihan Aceh II, Nasir Djamil, menerima penghargaan TOP Legislator Award 2025 dari media SuaraPemerintah.ID atas keberhasilannya membangun personal branding digital yang kuat serta menjalin komunikasi aktif dan berkelanjutan dengan konstituen.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas reputasi positif sebagai anggota dewan yang adaptif di era digital.

Penghargaan diserahkan dalam ajang Awarding Ceremony TOP Legislator Award 2025 yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025, di The Sultan Hotel, Jakarta. Ajang ini diikuti oleh sejumlah anggota dewan dari berbagai daerah yang dinilai memiliki kinerja unggul dan kredibilitas tinggi di ruang publik digital.

TOP Legislator Award 2025 dianugerahkan kepada anggota dewan yang dinilai berhasil membangun personal branding digital secara konsisten serta aktif berkomunikasi dengan masyarakat. Persaingan ketat mewarnai proses penilaian, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap transparansi, akuntabilitas, dan kehadiran wakil rakyat di ruang digital.

Proses penilaian dilakukan melalui metode Digital Research dengan mengacu pada tiga parameter utama. Pertama, Digital Awareness Aspect, yang mengukur tingkat pencarian dan ulasan masyarakat terhadap anggota dewan di internet dalam kurun waktu satu tahun. Kedua, Digital Media Aspect, yang menilai intensitas serta dominasi sentimen pemberitaan positif dan negatif di media digital. Ketiga, Social Media Aspect, yang mengukur popularitas serta jumlah pengikut pada empat platform media sosial utama, yaitu Facebook, Instagram, X, dan TikTok.

Nasir Djamil menyampaikan bahwa apresiasi ini menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan penghargaan ini bisa memicu untuk senantiasa bekerja dengan integritas, membuka komunikasi yang inklusif dengan masyarakat, serta memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang pro dengan kepentingan masyarakat,” ujar Nasir Djamil.

Nasir Djamil juga menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata-mata prestasi personal, melainkan hasil kerja kolektif.

“Semoga apa yang saya dapat ini bukan pencapaian pribadi, tetapi bentuk dukungan terhadap kinerja legislatif yang saya kerjakan bersama masyarakat dan seluruh pihak yang ikut berkontribusi,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menteri PPPA Pimpin Tabur Bunga dan Anjangsana Veteran Perempuan, Refleksi Jasa Pahlawan di Hari Ibu ke-97

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi memimpin kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, sekaligus melakukan anjangsana ke kediaman veteran perempuan dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan penghormatan atas jasa para perempuan pejuang bangsa.

Usai ziarah di TMP Kalibata, Menteri PPPA melanjutkan kunjungan ke rumah salah satu veteran perempuan, Ibu Soekasti Hartono, di Tangerang. Menteri PPPA menegaskan bahwa penghormatan kepada para veteran perempuan merupakan agenda rutin untuk mengenang perjuangan mereka dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari ini kami mengunjungi Ibu Soekasti, beliau adalah salah satu veteran Indonesia. Ini merupakan agenda rutin untuk mengingat jasa para pahlawan ketika merebut dan mempertahankan kemerdekaan, terutama para pahlawan perempuan. Harapannya, kita bisa meneruskan perjuangan mereka dengan kegiatan dan perbuatan yang lebih baik lagi untuk bangsa dan negara,” ujar Arifah Fauzi.

Dalam dialog bersama Menteri PPPA, Ibu Soekasti menyampaikan pesan untuk para pemuda Indonesia agar melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara-cara di masa kini. Selain itu, Ibu Soekasti juga menekankan pentingnya memperkuat persatuan bangsa. Pesan tersebut menjadi pengingat penting akan nilai persatuan yang menjadi kunci perjuangan kemerdekaan.

“Tadi ada pesan yang sangat menyentuh dari Ibu Soekasti, yaitu, ‘Tolong lanjutkan perjuangan kami. Utamakan persatuan karena kita bisa besar ketika kita bersatu.’ Ini pesan yang sangat menyentuh bagi kami,” tutur Arifah Fauzi.

Selain menyampaikan pesan pada generasi muda Indonesia, Ibu Soekasti juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri PPPA. “Kebahagiaan dan keharuan bagi saya atas kedatangan Ibu Menteri PPPA. Tidak ada yang lebih membahagiakan daripada kebahagiaan orang tua yang diingat dan dipedulikan oleh anak cucunya,” kata Ibu Soekasti.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menyampaikan Ibu Soekasti merupakan salah satu veteran yang saat ini tinggal di Kota Tangerang. “Beliau berjuang sebelum kemerdekaan Indonesia tahun 1945 dan alhamdulillah sampai sekarang masih sehat,” ujar Maryono.

Maryono mengatakan, pihaknya terus memberikan perhatian dan melibatkan para veteran dalam berbagai kegiatan. “Misalnya pada momen bulan Ramadan, Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, Hari Ibu, serta menjelang Natal dan Tahun Baru,” pungkas Maryono.

Selain mengunjungi Ibu Soekasti, jajaran Kemen PPPA juga melakukan silaturahmi dan penghormatan kepada sejumlah veteran perempuan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah. Kunjungan tersebut meliputi Ibu Sumartini yang berdomisili di Jakarta Selatan, Ibu Murtinah di Bekasi Timur, Ibu Soepiyah Subedo di Jakarta Pusat, Ibu Tutie Artica di Tangerang Selatan, Ibu Karsinah di Bekasi, serta Ibu Kusmiati Rachmat di Cibitung.

Sebelum melaksanakan anjangsana ke kediaman Ibu Soekasti, Menteri PPPA terlebih dahulu melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian PHI ke-97 yang juga dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas jasa para pahlawan bangsa, khususnya perempuan pejuang, yang telah berkontribusi besar dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Normalisasi Sungai dan HUNTAP Jadi Fokus BNPB dalam Pemulihan Sibolga

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kota Sibolga dan unsur terkait terus melakukan upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Kota Sibolga. Hingga Kamis, (18/12). Bencana berdampak pada empat kecamatan, yaitu Kecamatan Sibolga Utara, Sibolga Selatan, Sibolga Sambas, dan Sibolga Kota.

Saat ini, kegiatan pembersihan dan normalisasi Sungai Aek Doras masih berlangsung sebagai dampak dari meluapnya sungai tersebut. Aktivitas masyarakat secara bertahap mulai pulih. Kegiatan belajar mengajar telah kembali berjalan dan para siswa sudah masuk sekolah. Distribusi BBM pada umumnya berjalan normal meskipun masih terlihat antrean di beberapa SPBU. Listrik di sebagian besar wilayah terdampak telah kembali menyala, jaringan telekomunikasi mulai normal, serta layanan air bersih PDAM telah berfungsi sekitar 80 persen.

Berdasarkan data sementara, bencana ini mengakibatkan 54 orang meninggal dunia, 1 orang dinyatakan hilang, serta 61 orang mengalami luka-luka, dengan rincian 49 orang rawat jalan dan 12 orang rawat inap. Jumlah pengungsi tercatat sebanyak 1.232 orang yang tersebar di 16 titik pengungsian pada 7 kelurahan, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Sibolga Utara dan Kecamatan Sibolga Selatan.

Pemerintah Kota Sibolga telah menetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 hari sejak 25 November hingga 9 Desember 2025 dan diperpanjang kembali selama dua minggu dari 10 hingga 23 Desember 2025. Dalam masa tanggap darurat ini, dilakukan koordinasi intensif antara pemerintah daerah, BNPB, instansi vertikal, OPD, dunia usaha, tokoh masyarakat, akademisi, serta media. Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan jalan dari lumpur, normalisasi aliran Sungai Aek Doras, pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat, pendataan dan verifikasi penerima bantuan, pembukaan dapur umum di Kecamatan Sibolga Utara dan Sibolga Selatan, serta pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat terdampak.

Kerusakan infrastruktur akibat bencana meliputi 11 rumah ibadah, 8 gedung sekolah, 2 unit jembatan, 11 ruas jalan, 5 gedung milik pemerintah daerah, serta 9 titik lampu penerangan jalan umum. Kebutuhan mendesak yang masih diperlukan antara lain pompa air, ketersediaan gas LPG 3 kg dan 12 kg, serta pakaian dan perlengkapan sekolah bagi siswa SD, SMP, dan SMA.

Pada hari ini, tim gabungan BNPB dan pemerintah daerah melakukan pemantauan penyaluran bantuan logistik dan air bersih ke 19 titik lokasi, memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak, melakukan pembersihan dan peninjauan aliran sungai, serta mendampingi pelaksanaan kegiatan dukungan psikososial (trauma healing) bagi anak-anak. Koordinasi lintas kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus dilakukan, termasuk peninjauan rencana lokasi hunian tetap (HUNTAP) seluas 3 hektare yang direncanakan akan dibangun sebanyak 200 unit rumah, serta penyiapan lokasi tambahan untuk kebutuhan selanjutnya.

Perkembangan penanganan menunjukkan bahwa aliran listrik PLN sudah dapat diakses oleh masyarakat meskipun masih terbatas di beberapa lokasi, layanan air PDAM mulai mengalir namun masih terbatas dan belum sepenuhnya jernih, serta jaringan telepon seluler dan internet sudah dapat digunakan meskipun masih mengalami gangguan. Ketersediaan beras dinyatakan aman dengan dukungan cadangan pemerintah dan stok Bulog. Bantuan logistik terus berdatangan dari berbagai pihak, termasuk BNPB, perbankan, dan BUMN, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

BNPB mencatat sejumlah kendala yang masih dihadapi di lapangan, antara lain akses jalan Sibolga–Tarutung di KM 6,5 yang belum dapat dilalui akibat longsor, keterbatasan alat berat untuk percepatan normalisasi dan pembersihan, distribusi air bersih yang belum merata, gangguan jaringan internet, serta kondisi jalan yang masih mengalami kerusakan dan tertutup sedimen. BNPB bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya mengatasi hambatan tersebut guna mempercepat pemulihan dan menjamin keselamatan masyarakat.

Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Kamis, (18/12) telah dikeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara. BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, mulai sekitar pukul 21.55 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan Danau Toba serta sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Dairi, Toba, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Batu Bara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, serta Kota Sibolga, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Padangsidimpuan. Hujan lebat diperkirakan dapat terjadi di berbagai kecamatan pada wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, potensi cuaca buruk ini juga diprakirakan dapat meluas ke wilayah lainnya, mencakup Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, serta sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Dairi, Toba, Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Batu Bara, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara. Wilayah perkotaan seperti Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai, Kota Binjai, Kota Gunungsitoli, serta Kota Padangsidimpuan juga termasuk dalam area yang berpotensi terdampak. BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 00.55 WIB.

Sehubungan dengan hal tersebut. BNPB mengimbau pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, antara lain genangan air, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi, khususnya di wilayah rawan bencana.

Masyarakat juga diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta hanya mengakses dan menyebarkan informasi yang bersumber dari kanal resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov Riau Tingkatkan Kesiapsiagaan Tangani Banjir dan Longsor

Bencana banjir dan tanah longsor masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau seiring tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) terus meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya penanganan untuk melindungi masyarakat terdampak.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi dan merata di berbagai daerah menjadi faktor utama terjadinya bencana hidrometeorologi tersebut. Meski demikian, pemerintah daerah telah bergerak cepat dengan melakukan pemantauan dan koordinasi lintas daerah.

“Curah hujan masih cukup tinggi dan terjadi hampir di seluruh wilayah. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan langkah penanganan berjalan dengan baik,” ujar Edy Afrizal, Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan laporan sementara BPBD Damkar Riau, Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu wilayah dengan jumlah warga terdampak cukup signifikan. Ratusan kepala keluarga di beberapa kecamatan, seperti Bandar Laksamana, Siak Kecil, Bantan, dan Bengkalis, dilaporkan terdampak genangan air dengan ketinggian yang bervariasi.

Di Kabupaten Rokan Hulu, banjir juga merendam permukiman warga di sejumlah titik, terutama di kawasan sekitar aliran sungai. Pemerintah daerah setempat, dengan dukungan BPBD provinsi, terus melakukan pendataan serta memberikan bantuan awal kepada masyarakat terdampak.

Sementara itu, di Kabupaten Indragiri Hulu, banjir terjadi di Desa Sungai Akar dan sekitarnya. Selain merendam rumah warga, genangan air juga sempat berdampak pada ruas Jalan Lintas Timur. Pemerintah bersama instansi terkait telah melakukan langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

Untuk wilayah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Meranti turut mengalami dampak banjir di beberapa kecamatan. Sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan pasar terendam air. Pemerintah daerah memastikan pelayanan dasar tetap berjalan dan melakukan penyesuaian kegiatan agar masyarakat tetap terlayani dengan baik.

Edy Afrizal menegaskan, BPBD Damkar Riau terus mengedepankan kesiapsiagaan dengan memperkuat koordinasi bersama BPBD kabupaten dan kota. Posko siaga bencana hidrometeorologi telah diaktifkan sebagai pusat pemantauan dan respons cepat.

“Kami memastikan seluruh BPBD kabupaten dan kota berada dalam kondisi siaga. Posko siaga telah dibentuk, peralatan kebencanaan disiapkan, dan personel dikerahkan untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Selain pemantauan dan koordinasi, pemerintah provinsi juga menyiapkan langkah antisipatif berupa evakuasi kelompok rentan, penyediaan tempat pengungsian sementara, serta pendistribusian logistik kebutuhan dasar. Sarana pendukung seperti perahu, pompa air, tenda, dan kendaraan operasional disiagakan untuk menghadapi kemungkinan perkembangan situasi.

Pemerintah Provinsi Riau mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah dan petugas di lapangan.

“Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat kami harapkan segera melapor kepada aparat setempat agar dapat segera ditangani,” tutup Edy Afrizal.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Bobby Nasution Serahkan Bantuan KORPRI Sumut Sebesar Rp2 Miliar untuk Korban Bencana

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution menyerahkan bantuan dari Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Sumut sebesar Rp2 Miliar untuk korban terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumut.

Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Bobby Nasution, selaku Dewan penasehat KORPRI Sumut secara simbolis pada perwakilan pengurus KORPRI di wilayah terdampak di antaranya; Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, dan Mandailing Natal saat memimpin upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI di Lapangan Apel Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (17/12).

Adapun rincian bantuan yang diserahkan antara lain; Kabupaten Tapanuli Tengah sebesar Rp 500 juta, Tapanuli Selatan sebesar Rp500 juta, Tapanuli Utara sebesar Rp400 juta, Mandailing Natal sebesar Rp150 juta, Humbang Hasundutan sebesar Rp150 juta dan Kota Sibolga sebesar Rp300 juta.

“Terimakasih, ini bukan hanya simbol yang diberikan kepada masyarakat Sumut, tapi ini satu bentuk hadirnya KORPRI secara langsung dan tidak langsung kepada korban bencana,” kata Bobby.

Menurut Bobby, bantuan tersebut merupakan bentuk empati anggota KORPRI pada korban bencana. Bantuan tersebut juga merupakan satu implementasi dari delapan tekad kesiapsiagaan KORPRI yang dibacakan Bobby dalam sambutan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif. Dalam tekad tersebut seluruh ASN diminta untuk siaga bencana. ASN juga diminta untuk menumbuhkan empati untuk saling membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana di Sumatera.

“Kalau saya baca tadi, poin kelima (tekad kesiapsiagaan KORPRI) untuk bisa memiliki moral dan juga empati kepada korban bencana, hari ini KORPRI Sumut memberikan empati yang sangat luar biasa,” kata Bobby.

Sementara itu, dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur pada upacara, Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif mengajak seluruh anggota KORPRI di mana pun untuk mengambil sikap siaga. Ada 8 tekad kesiapsiagaan KORPRI yang mesti dilaksanakan dengan kekompakan dan soliditas.

Pertama, memperkuat persatuan dan soliditas korps. Kedua, menegakkan netralitas dan integritas. Ketiga, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi. Keempat, menanamkan nilai kejujuran, disiplin dan tanggung jawab.

Selanjutnya, kelima, seluruh ASN diminta untuk siaga bencana. Serta menumbuhkan empati saling bantu korban bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. Keenam, meningkatkan pendapatan negara dan daerah harus menjadi fokus seluruh ASN. Ketujuh, KORPRI mengawal reformasi birokrasi. Serta kedelapan, menjaga nama baik KORPRI dan ASN.

Penyerahan bantuan ini termasuk ke dalam bagian rangkaian kegiatan HUT KORPRI Tingkat Provinsi Sumut.

Turut hadir pada upacara tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj. Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, Kepala OPD Pemprov Sumut serta ASN Pemprov Sumut.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

KDM Beri Kompensasi untuk Sopir Angkot di Puncak yang Berhenti Operasi Saat Libur Nataru 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan kompensasi kepada pemilik angkutan kota, sopir angkot dan sopir cadangan di kawasan Puncak, Bogor yang diminta berhenti beroperasi sementara selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Penghentian operasional angkot bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan Puncak yang sangat padat terutama saat liburan panjang.

Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, mengatakan, pemberian kompensesasi menyasar angkot yang melayani rute menuju dan dari kawasan Puncak, baik di wilayah Kabupaten Bogor maupun Cianjur.

Kebijakan serupa pernah diterapkan saat mudik Idulfitri 2025.

“Kebijakan ini akan diberlakukan kembali,” katanya, Selasa (16/12).

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Diding Abidin menambahkan, pemberian kompensasi dilakukan sebagai bentuk pengganti pendapatan sopir angkot yang diminta berhenti beroperasi selama periode tertentu.

Kompensasi diberikan selama empat hari, yakni pada 24–25 Desember 2025 dan 30–31 Desember 2025. Selama periode tersebut, angkot diminta tidak beroperasi di jalur wisata Puncak.

Besaran kompensasi yang disiapkan Pemda Provinsi Jawa Barat mencapai Rp200 ribu per orang per hari. Dengan demikian, setiap penerima akan memperoleh total Rp800 ribu selama empat hari kebijakan diberlakukan.

“Kami peruntukkan buat 1.825 orang. Jadi orang ini adalah satu pemilik angkot, kedua adalah sopir utama dan sopir cadangan,” ungkapnya.

Tak hanya angkot di kawasan Puncak, kebijakan serupa rencananya menyasar moda transportasi tradisional di sejumlah daerah lain di Jawa Barat. Pemda Provinsi Jawa Barat akan memberikan kompensasi kepada pengemudi delman dan becak di Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Kabupaten Cirebon. “Total delman dan becak itu kurang lebih ada 1.470 di enam daerah,” katanya.

Untuk memastikan efektivitas kebijakan tersebut, Dishub Jabar akan melakukan pengawasan langsung selama masa libur Nataru. Monitoring dilakukan guna memastikan angkot, becak, dan delman penerima kompensasi benar-benar berhenti beroperasi sesuai ketentuan. “Kita akan monitoring, apakah betul mereka berhenti setelah diberikan (kompensasi). Itu akan terbaca,” tutupnya.

Kebijakan tersebut terbukti efektif pada mudik Idulfitri 2025 lalu. Data Dinas Perhubungan Jawa Barat menunjukkan terjadi peningkatan kecepatan kendaraan selama masa mudik. Misalnya, kecepatan rata-rata perjalanan Garut–Bandung (lintas Limbangan–Malangbong) meningkat menjadi 20–30 km/jam dari sebelumnya 10–20 km/jam pada 2024. Sementara itu, lintas Garut–Tasikmalaya meningkat menjadi 30–40 km/jam dari 20–30 km/jam.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cek Kesiapan Angkutan Nataru di Maluku, Menhub Dudy Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Maluku, Kamis (18/12). Menhub mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem serta pentingnya memastikan keselamatan masyarakat dalam melakukan perjalanan.

“Kita mendapat amanah negara untuk melayani masyarakat sebaik mungkin, memastikan saudara kita dapat melakukan perjalanan ke tempat tujuan dengan aman dan selamat serta kembali lagi dengan aman dan selamat,” ujar Menhub Dudy di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon.

Menhub menyampaikan penyelenggaraan angkutan Nataru sudah menjadi rutinitas tahunan. Namun demikian, setiap event besar tidak boleh dianggap sebagai rutinitas. “Kita harus memperhatikan hal – hal kecil. Ada informasi terkait pelayanan, informasi sekecil apapun yang berdampak pada pelayanan harus diperhatikan dengan baik,” tuturnya.

Menhub menegaskan, pelaksanaan angkutan Nataru 2025/2026 khususnya wilayah Maluku harus zero accident dan zero fatality. Sejumlah mitigasi perlu dilakukan, terutama untuk mengantisipasi adanya cuaca ekstrem.

“Patroli jalur pelayaran perlu digalakkan, untuk memastikan kru-kru kapal yang melayani jalur tersebut merasa aman. Patroli dapat dilakukan secara bergantian, baik dengan Polairud, TNI Angkatan Laut maupun stakeholder terkait yang memiliki armada kapal patroli sehingga jalur dapat dipastikan aman, terutama berkaitan dengan cuaca,” papar Menhub Dudy.

Wilayah Maluku merupakan salah satu kota tujuan perjalanan Nataru terbesar melalui jalur laut. Berdasarkan survei potensi pergerakan orang pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pelabuhan di wilayah Ambon masuk dalam 10 besar pelabuhan asal maupun pelabuhan tujuan masyarakat pada perjalanan Nataru 2025/2026.

Puncak arus mudik Nataru di Pelabuhan Yos Sudarso diperkirakan terjadi pada 19 Desember 2025. Sedangkana puncak arus balik diperkirakan pada 3 Januari 2026.

Untuk mendukung perjalanan masyarakat dari wilayah Ambon, sebanyak 38 unit kapal telah disiapkan, dengan kapasitas angkut hingga 65.263 penumpang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa serta Direktur Utama PT ASDP Indonwsia Ferry, Heru Widodo .

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Perkuat Penanganan Bencana Sumatera, Kementerian PU Terjunkan 402 Relawan CPNS dan PNS ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat penanganan bencana di Pulau Sumatera dengan menerjunkan ratusan relawan ke lokasi – lokasi terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 402 relawan CPNS dan PNS Kementerian PU dikerahkan untuk membantu tim yang telah lebih dahulu berada di lapangan dalam mempercepat penanganan dampak bencana.

Pelepasan Relawan Penanganan Bencana Kementerian PU dilakukan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, di Auditorium Kementerian PU, Kamis (18/12).

Menteri Dody menyampaikan bahwa sejak awal terjadinya bencana, Kementerian PU telah bergerak cepat dengan menurunkan tim personel untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat daerah. Selain itu, dukungan juga diberikan melalui pengiriman alat berat, peralatan pendukung, serta bahan dan sarana kebencanaan ke lokasi terdampak.

“Untuk mendukung tim yang sudah diterjunkan sebelumnya, Kementerian PU kembali mengerahkan sumber daya manusia dari unsur CPNS dan PNS dalam jumlah yang tidak sedikit guna mempercepat penanganan dampak bencana di tiga provinsi,” kata Menteri Dody.

Sebanyak 402 personel relawan tersebut berasal dari 7 unit organisasi di lingkungan Kementerian PU. Para relawan akan ditempatkan di Provinsi Aceh sebanyak 234 orang, Provinsi Sumatera Utara sebanyak 101 orang, dan Provinsi Sumatera Barat sebanyak 67 orang, sesuai kebutuhan penanganan di masing-masing wilayah.

Menteri Dody menegaskan bahwa pengiriman relawan ini merupakan bukti nyata kesiapsiagaan Kementerian PU dalam memenuhi panggilan tugas negara. “Ini adalah wujud pengabdian Insan PU kepada ibu pertiwi, tidak hanya membangun, tetapi juga membangun kembali dengan lebih baik atau build back better pascabencana,” tegas Menteri Dody.

Seluruh relawan CPNS dan PNS Kementerian PU yang ditugaskan merupakan sumber daya manusia dengan kompetensi teknis di bidang Pekerjaan Umum mencakup Pengelola Sumber Daya Air, Penata Kelola Jalan dan Jembatan, Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman.

Kemudian Penata Kelola Penyehatan Lingkungan, Pembina Jasa Konstruksi, serta Analis Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan. Komposisi keahlian ini dirancang untuk memastikan penanganan darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Menteri Dody berharap kehadiran para relawan dapat mendorong percepatan penanganan mulai dari tahap tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Penanganan difokuskan pada sektor pekerjaan umum meliputi bidang sumber daya air, bina marga, cipta karya, prasarana strategis, serta jasa konstruksi lainnya di ketiga provinsi terdampak.

Menteri Dody berpesan kepada para relawan untuk menjaga kekompakan sesama Insan PU, memperkuat koordinasi, sinkronisasi, kolaborasi, integrasi, dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan penanganan bencana. Para relawan Kementerian PU harus menumbuhkan empati terhadap korban bencana, menerapkan ilmu dan pengalaman yang dimiliki, serta menjaga integritas dan nama baik Kementerian PU selama bertugas.

Berdasarkan data hingga 14 Desember 2025, Kementerian PU telah menurunkan total 310 personel di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dari unsur Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Cipta Karya. Dukungan juga diberikan melalui pengerahan 692 unit alat berat dan 19 jembatan Bailey, serta 362 unit sarana prasarana pendukung seperti hidran umum, mobil tangki air, toilet darurat, truk tinja, dan IPA mobile untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Kerukunan dan Keberpihakan kepada Warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama para habaib dan ulama, di Balai Kota Jakarta, pada Jumat (19/12). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat kerukunan umat beragama, menyelesaikan persoalan strategis Jakarta, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang berpihak kepada kelompok rentan.

Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama di Jakarta. Ia menyatakan, Pemprov DKI Jakarta memberikan ruang seluas-luasnya bagi kegiatan keagamaan, termasuk penggunaan Monumen Nasional (Monas) untuk kegiatan shalawat dan keagamaan lainnya.

“Tidak semua orang memiliki kesempatan dan tingkat keimanan yang sama. Oleh karena itu, pemerintah wajib memberikan ruang dan kesempatan agar kehidupan beragama di Jakarta berjalan dengan harmonis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menyampaikan, pada masa awal kepemimpinannya, Pemprov DKI Jakarta fokus menyelesaikan sejumlah persoalan strategis yang belum tuntas dari periode sebelumnya. “Saya ingin menyelesaikan persoalan-persoalan yang belum terselesaikan dengan baik. Mulai dari monorel di Jalan Rasuna Said, penguatan Lembaga Masyarakat Adat Betawi, hingga penyelesaian Kali Jodo dan Rumah Sakit Sumber Waras,” tuturnya.

Ia menjelaskan, persoalan monorel di Jalan Rasuna Said kini telah selesai dari sisi hukum dan akan mulai dibongkar serta diperbaiki pada Januari mendatang. Sementara itu, lahan Rumah Sakit Sumber Waras saat ini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemprov DKI Jakarta dan akan dikembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional serta diajukan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Gubernur Pramono juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan menyempurnakan legacy pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Salah satu fokus utama adalah penyelesaian akses transportasi dengan menghubungkan kawasan Ancol dan JIS melalui pembangunan jembatan sepanjang 350 meter, serta integrasi transportasi publik.

“Dengan akses parkir di Ancol dan dukungan transportasi massal, persoalan kemacetan di sekitar JIS diharapkan dapat diatasi, sehingga JIS benar-benar menjadi aset jangka panjang bagi Jakarta,” imbuhnya.

Selain itu, Gubernur Pramono menyoroti isu kemiskinan dan ketimpangan sosial sebagai tantangan utama Jakarta. Ia menyebut, meskipun terjadi penurunan tingkat kemiskinan, Pemprov DKI Jakarta tetap fokus menekan ketimpangan melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, terdapat tiga sektor yang tidak boleh dikurangi anggarannya, yakni pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), layanan kesehatan, serta program perlindungan sosial. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta memperluas KJMU hingga jenjang S2 dan S3 serta menyiapkan program beasiswa luar negeri bagi warga dari keluarga tidak mampu.

“Pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, keberpihakan kepada warga yang belum beruntung harus terus dijaga,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Pramono mengapresiasi kehadiran para ulama dan masyarakat dalam kegiatan Subuh berjamaah tersebut. Ia berharap, kegiatan keagamaan di Balai Kota dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat spiritualitas dan kebersamaan.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semakin mempererat kebersamaan dalam membangun Jakarta yang berkeadilan,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tingkatkan Konektivitas, Gubernur Ahmad Luthfi Dukung Penuh Pembukaan Rute Baru Lion Group dari Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendukung penuh rencana Lion Air Group dari Jawa Tengah. Pembukaan baru itu akan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Rencananya, perusahaan penerbangan Lion Air Group melalui makapai Wings Air akan membuka rute baru yang melayani rute Solo–Bandung, Semarang–Bandung, serta Solo–Surabaya.

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penerbangan Solo–Bandung dan Solo–Surabaya dijadwalkan mulai beroperasi pada 20 Desember 2025, sementara rute Semarang–Bandung akan mulai beroperasi pada 21 Desember 2025.

“Pada 20 Desember, melalui Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali, kami membuka konektivitas Solo–Surabaya dan Solo–Bandung. Kemudian pada 21 Desember, dibuka rute baru dari Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang yang terhubung dengan Bandung,” ujar Danang, saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu (17/12).

Menurut dia, pembukaan rute tersebut untuk memperkuat konektivitas intra-Jawa yang menghubungkan Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi di berbagai sektor.

Danang menambahkan, saat ini Semarang dan Solo telah berperan sebagai penghubung utama, karena rute Lion Air Group dari dan menuju kedua kota tersebut telah terkoneksi ke sejumlah kota domestik, seperti Batam, Jakarta, Pontianak, Pangkalan Bun, Balikpapan, Banjarmasin, Bali, dan Makassar.

“Ini menjadi salah satu bukti nyata aktivitas kami, dalam mendukung kemajuan dan perkembangan Jawa Tengah melalui Semarang,” katanya.

Terkait rencana penerbangan internasional, Danang menyampaikan Lion Air Group masih melakukan studi kelayakan. Saat ini, penerbangan internasional dari Jawa Tengah telah dioperasikan melalui layanan umrah dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Adapun rute internasional yang tengah dikaji adalah Kuala Lumpur.

Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan dukungan terhadap pembukaan rute baru tersebut. Ini juga untuk menunjang peluang pengembangan penerbangan internasional ke depan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News