Beranda blog Halaman 623

Bencana Hidrometeorologi Sumatra: 604 Korban Meninggal, 464 Hilang, Operasi SAR Dipercepat

Tim gabungan terus melakukan upaya penanganan darurat bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Berdasarkan data sementara per Senin (1/12) pukul 17.00 WIB, total korban meninggal dunia mencapai 604 jiwa dan 464 jiwa masih dinyatakan hilang. Tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah terus bekerja mempercepat operasi pencarian, pertolongan, penyaluran logistik, dan pembukaan akses wilayah terdampak.
Di Sumatra Utara tercatat 283 jiwa meninggal dunia setelah tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) kembali menemukan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Para korban tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Kota Padangsidimpuan, Deli Serdang, dan Nias. Sementara itu, jumlah korban hilang tercatat sebanyak 173 jiwa.
Pengungsi tersebar di beberapa titik, antara lain 15.765 jiwa di Tapanuli Utara, 2.111 jiwa di Tapanuli Tengah, 1.505 jiwa di Tapanuli Selatan, 4.456 jiwa di Kota Sibolga, 2.200 jiwa di Humbang Hasundutan, dan 7.194 jiwa di Mandailing Natal.
Upaya pembukaan akses darat di sejumlah kabupaten yang masih terputus terus dilakukan pemerintah. Salah satu jalur yang mulai terbuka adalah Tarutung–Padangsidimpuan berkat dukungan Dinas Pekerjaan Umum, TNI, dan Polri.
Pembukaan akses jalan juga dilakukan pada jalur Tarutung–Sibolga. Langkah ini berdampak signifikan bagi masyarakat serta lintas sektor kementerian/lembaga dalam penanganan darurat. Titik akses yang dapat ditembus kini telah mencapai Dusun Sibalanga Jae atau tepatnya di depan Kantor Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara.
Pengiriman logistik tahap pertama untuk Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan telah mencapai 100%. Penyaluran menuju Mandailing Natal, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan masih terkendala akses darat.
Sebagai solusi, pengiriman udara masih dilakukan menggunakan tiga helikopter BNPB dan TNI AD, termasuk distribusi sembako, peralatan dapur, BBM, genset, serta perangkat komunikasi berbasis satelit seperti Starlink. Beberapa sorti udara khusus diarahkan ke wilayah yang masih terisolasi seperti Sopotinjak dan Muara Siabu.
BNPB mengerahkan 20 personel di Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah, sementara dukungan TNI/Polri mencapai lebih dari 500 personel di Tapanuli Tengah dan Mandailing Natal. Bantuan logistik berupa permakanan dan non-permakanan juga terus disalurkan ke kabupaten/kota terdampak.
Presiden Prabowo turut memberikan dukungan berupa 33 unit alat komunikasi, 33 unit genset, 14 unit LCR, 750 dus mie instan, dan 129 unit tenda, yang kini telah didistribusikan ke wilayah terdampak.
Hingga Senin (1/12) sore, Provinsi Aceh mencatat 156 jiwa meninggal dunia dan 181 jiwa masih hilang. Korban tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya. Peningkatan jumlah korban hilang dipicu laporan tambahan dari masyarakat.
Jumlah pengungsi mencapai 479.300 jiwa di berbagai kabupaten/kota, dengan konsentrasi tertinggi di Kabupaten Aceh Utara sebanyak 107.305 jiwa.
Hampir seluruh jalur utama di Provinsi Aceh terputus total, termasuk perbatasan Sumatra–Aceh Tamiang, Gayo Lues–Aceh Tamiang, Bireuen–Takengon, serta Bener Meriah–Bireuen. Jalur Banda Aceh–Lhokseumawe juga masih terputus, namun terdapat jalur alternatif melalui Jembatan Gantung Awe Geutah dengan akses terbatas. Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR terus mempercepat perbaikan infrastruktur vital tersebut.
BNPB mengaktifkan perangkat komunikasi darurat Starlink di Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Lhokseumawe, Bireuen, dan Aceh Tamiang. Mobilisasi perangkat untuk wilayah lain masih berlangsung.
Pada Senin (1/12), BNPB mendistribusikan logistik melalui jalur laut menuju Kota Lhokseumawe. Bantuan dimuat menggunakan Kapal Express Bahari dari Pelabuhan Krueng Geukeuh menuju Pelabuhan Kuala Langsa. Bantuan yang dikirim mencakup hygiene kit, matras, selimut, sembako, alat kebersihan, dan makanan siap saji.
Distribusi udara juga dilakukan untuk wilayah sulit dijangkau seperti Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Lhokseumawe.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah dijalankan menggunakan pesawat Cessna Caravan. Satu unit Cessna 208B Caravan PK-SNP melakukan tiga sorti dengan total bahan semai sebanyak 1.000 kg NaCl dan 2.000 kg CaO.
Di Provinsi Sumatra Barat tercatat 165 jiwa meninggal dunia dan 114 jiwa masih hilang. Korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan. Total pengungsi mencapai 18.624 KK atau 122.683 jiwa, dengan jumlah tertinggi di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Tanah Datar.
Bantuan logistik di Sumatra Barat mulai didistribusikan melalui jalur udara dan laut. BNPB bersama TNI dan Basarnas mengirim bantuan seberat 4 ton menuju Kabupaten Solok, Agam, dan Pasaman Barat pada Senin (1/12). Bantuan yang diberikan mencakup makanan kemasan, beras, air mineral, bahan baku makanan, kasur, dan obat-obatan.
Pengiriman melalui jalur laut juga dilakukan menuju Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang masih terisolasi akibat akses jalan tertutup.

BNPB bersama TNI/Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan, dan mitra internasional terus bekerja maksimal mempercepat pencarian korban, pembukaan akses, pemulihan layanan vital, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Pembaruan penanganan akan disampaikan secara berkala.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Akses Jalan Medan–Aceh Tamiang Mulai Terbuka, Distribusi Bantuan BNPB Dipercepat

Segenap upaya komponen bangsa dalam proses pembukaan jalur yang mengubungkan Kota Medan di Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang di Aceh mulai membuahkan hasil. Pantauan tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari jalur Sumatra Utara ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang, hari ini, Selasa (2/12), sejumlah alat berat Dinas Pekerjaan Umum terus berusaha menyingkirkan material berupa tanah, lumpur dan puing lainnya yang sebelumnya menutup akses.

Sejumlah kendaraan roda empat mulai dapat melewati jalur tersebut dengan kecepatan terbatas. Targetnya, besok pagi atau Rabu (3/12), jalur tersebut sudah dapat dilalui secara 100 persen. Pekerjaan hari ini tinggal menyingkirkan beberapa material yang masih menumpuk di pinggir jalan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirim tim pendampingan di seluruh titik kabupaten/kota yang terdampak dan dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Deputi 4 BNPB), Jarwansyah. Pendampingan ini meliputi pendistribusian logistik dan peralatan secara bertahap, baik melalui jalur laut dan udara, pemutakhiran data dan informasi, sistem komando dan hal lain yang dibutuhkan selama fase penanganan darurat.

Untuk distribusi bantuan jalur laut, dukungan ini dikirimkan dari Banda Aceh menuju Langsa, sebagai pintu masuk dengan durasi kurang lebih dua hari. Saat siaran pers ini diturunkan, bantuan logistik sudah berada di kantor Dinas Sosial Langsa untuk Kota Langsa, sedangkan Aceh Tamiang sudah dalam perjalanan. Hari ini juga, pendistribusian dukungan ini akan mulai dilakukan.

Sementara jalur udara untuk Aceh Tamiang, Deputi 4 BNPB telah memerintahkan helikopter untuk mengirimkan dukungan dengan metode air drop di beberapa titik seperti lapangan Dekat Babo dan Perupuk, Kecamatan Bandar Pusaka.

Adapun jenis dan kuantitas barang yang dikirim dalam tahap ini meliputi makanan siap saji 100 pack, hygiene kit 100 buah, paket sembako 50 pack, selimut 100 lembar, matras 100 lembar, alat kebersihan 25 buah.

Dengan terbukanya akses dari Medan menuju Aceh Tamiang, Langsa, hingga Lhoksumawe ini diharapkan membawa dampak yang lebih baik bagi masyarakat dan seluruh komponen yang bertugas di lapangan selama tanggap darurat hingga pemulihan nanti. Setelah akses mulai terbuka, maka distribusi bantuan logistik dan permakanan, pemulihan jaringan listrik dan telekomunikasi serta pembersihan material dapat lebih mudah dilakukan secara maksimal dan menyeluruh.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemnaker Ajak Kemenperin Kolaborasi Magang Nasional 2025 Batch 3

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajak Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk berkolaborasi dan menyukseskan program Magang Nasional 2025 yang memperoleh respon positif dari lulusan baru perguruan tinggi. Hingga Batch 2, terdata sebanyak 30 persen dari 1,1 juta lulusan baru perguruan tinggi berminat mengikut program Magang Nasional 2025.

“Antusiasmenya luar biasa, karena 30 persen tertarik ikut program Magang. Sisanya melanjutkan sekolah, bekerja atau tak mau terikat karena program Magang mensyaratkan selama 6 bulan tak boleh mengundurkan diri, ” ujar Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat bertemu dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (1/12).

Yassierli menjelaskan Kemnaker telah melaksanakan program untuk Batch 1 dan 2 sebanyak 6.334 penyelenggara magang (perusahaan dan Kementerian/Lembaga) dan 221.541 peserta pemagangan (pendaftar lulusan baru perguruan tinggi).

“Kemnaker siap untuk membantu lulusan baru perguruan tinggi sebanyak 100 ribu peserta hingga Batch 3, dengan harapan memperoleh pengalaman magang selama 6 bulan, ” ujarnya.

Yassierli menambahkan Kemnaker akan mengintensifkan perusahaan yang mendaftar dari perusahaan berkualitas sehingga perusahaan tak hanya menawarkan posisi atau formasi untuk marketing dan sales kepada calon peserta magang.

“Untuk Batch 3 Kemnaker menargetkan 25.000 perserta dan saya optimistis Magang Nasional 2026 akan menjadi lebih baik dalam hal sistem dan perusahaannya, ” katanya.

Sementara Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut positif tawaran Yassierli untuk mendukung program Magang Nasional. Ia menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan melakukan sosialisasi kepada perusahaan industri dan instansi di bawah lingkungan Kemenperin agar berpartisipasi pada program Magang Nasional yang dilaksanakan oleh Kemnaker.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemenkeu Tambah Cakupan Asuransi BMN Rp30 Triliun Melalui Pooling Fund Bencana

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meresmikan peluncuran asuransi Barang Milik Negara (BMN) melalui skema pembiayaan pooling fund bencana di Jakarta pada Selasa (2/12). Skema ini menjadi langkah baru dalam memperkuat perlindungan aset negara dari risiko bencana, sekaligus menandai pembayaran premi pertama oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) kepada konsorsium Asuransi BMN.

Hingga tahun 2025, total BMN yang telah diasuransikan melalui anggaran kementerian/lembaga mencapai Rp61 triliun. Dengan peluncuran skema baru melalui pooling fund bencana, cakupan asuransi tahun ini bertambah Rp30 triliun, berasal dari tiga kementerian percontohan, yakni Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama. Dengan demikian, total BMN yang diasuransikan pada tahun 2025 mencapai Rp91 triliun.

“Saya berharap betul-betul bahwa kita akan melanjutkan ini terus ke depannya. Sehingga tahun 2026, saya akan meminta kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara untuk memantau seluruh kementerian dan lembaga sebagai pengguna barang harus diasuransikan barang milik negaranya,” kata Wamenkeu Suahasil.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu mengungkapkan bahwa total BMN di sektor pendidikan, kesehatan, dan perkantoran sekitar Rp250 triliun. Untuk itu, Wamenkeu mengajak industri asuransi untuk memperbesar kapasitas layanannya.

“Tahun ini yang sudah di-cover oleh asuransi adalah sekitar Rp61 triliun, seperempat. Ada tiga perempat lagi yang harus diasuransikan. Saya ingin menantang industri asuransi untuk memikirkan bagaimana mempercepat asuransi atas barang milik negara ini,” ujar Wamenkeu.

Wamenkeu juga menekankan pentingnya kesiapan industri asuransi nasional dalam menyediakan produk, layanan, dan tata kelola yang sehat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator memiliki peran penting untuk memahami perkembangan program asuransi BMN tersebut.

“APBN mengeluarkan premi kepada industri asuransi. OJK harus mengerti ini,” kata Wamenkeu.

Pooling fund bencana adalah mekanisme pengelolaan dana bersama dari berbagai sumber, seperti APBN, APBD, hibah, investasi, dan penerimaan klaim asuransi, untuk pendanaan bencana yang memadai, cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Penyaluran pooling fund bencana dapat diberikan kepada kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat. Pooling fund bencana bertujuan untuk menciptakan dana asuransi bersama untuk perlindungan aset publik, termasuk pemulihan atas risiko kerusakan BMN, sehingga pelayanan umum yang berkelanjutan dan berkesinambungan tetap dapat dilaksanakan.

Ke depan, pemerintah menargetkan agar pemerintah daerah juga dapat menjadi peserta asuransi dari pooling fund bencana, sehingga Barang Milik Daerah (BMD) ikut terlindungi. Jika terwujud, Indonesia akan memiliki sistem pengelolaan aset berbasis mitigasi risiko yang modern dan diakui secara internasional.

“Ini adalah cita-cita besar. Kalau kita bisa lakukan, maka kita akan menjadi negara yang mengelola aset kita dengan jauh lebih modern dan kita akan muncul di tataran dunia sebagai negara yang melakukan pengelolaan aset ini dengan cara-cara yang jauh lebih modern,” ujar Wamenkeu.

Menutup sambutannya, Wamen Suahasil mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk DJKN, BPDLH, konsorsium asuransi BMN, kementerian/Lembaga pengguna barang, OJK, serta Bank Dunia yang telah terlibat sejak tahap awal pengembangan skema ini.

“Semoga kita bisa teruskan ke depan untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Terima Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Bahas Penanganan Bencana di Tiga Provinsi

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/12). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas sejumlah isu nasional, termasuk perkembangan penanganan bencana di tiga provinsi yang terdampak bencana baru-baru ini, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat.

Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan bahwa Presiden Prabowo baru saja menceritakan hasil kunjungannya ke wilayah terdampak bencana beberapa waktu lalu. Menurutnya, Presiden Prabowo melihat langsung skala kerusakan, kerugian, hingga kondisi para pengungsi di berbagai titik lokasi bencana.

“Beliau melihat langsung musibah yang terjadi di Sumatra Utara, di Aceh, dan di Sumatra Barat, beliau melihat langsung kerusakan dari musibah tersebut, beliau melihat langsung kerugian yang didapatkan akibat dari bencana tersebut, beliau juga melihat langsung pengungsi, serta masyarakat yang terdampak akibat dari musibah tersebut,” ujar Ketua MPR dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.

Ketua MPR menambahkan bahwa Presiden Prabowo bahkan turut merasakan duka mendalam yang dirasakan warga, termasuk mereka yang kehilangan anggota keluarga dan hingga kini belum menemukan jenazah orang terdekat.

Presiden Prabowo, lanjut Ketua MPR, juga memberikan perhatian penuh terhadap pemulihan kondisi di tiga provinsi tersebut. Fokus penanganan mencakup pemenuhan kebutuhan warga, percepatan pemulihan sosial ekonomi, serta perbaikan infrastruktur yang terputus akibat bencana.

“Beliau hari-hari ini sedang mengerahkan kekuatan segalanya untuk memulihkan kondisi di tiga provinsi tersebut,” ungkap Ketua MPR.

Dalam upaya percepatan pemulihan, Presiden Prabowo terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Salah satunya memastikan pemulihan jaringan listrik dan pasokan bahan bakar berjalan optimal.

“Bahkan Dirut PLN, Dirut Pertamina, sudah dikerahkan untuk memulihkan kondisi listrik, suplai bahan bakar di sana agar normal,” ucap Ketua MPR.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini: Cek 5 Titik Layanan Perpanjangan SIM

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di lima lokasi di wilayah DKI Jakarta pada Rabu (3/12). Layanan ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus datang ke kantor Satpas.

Berdasarkan informasi dari akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, layanan SIM Keliling beroperasi mulai pukul 08.00–14.00 WIB dan tersebar di lima titik berikut:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Universitas Trilogi

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Untuk mengurus perpanjangan, pemohon wajib membawa KTP dan SIM asli beserta fotokopi, mengisi formulir permohonan, serta menjalani tes kesehatan di lokasi layanan.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih dalam masa berlaku. Jika masa berlaku telah habis, pemilik SIM diwajibkan membuat permohonan SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Sementara itu, biaya perpanjangan SIM mengacu pada PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, yaitu Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C.

Layanan SIM Keliling ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengurus kelengkapan administrasi berkendara secara cepat dan efisien.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek dan Jam Operasionalnya

Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Layanan ini menjadi salah satu upaya kepolisian untuk memberikan akses yang lebih dekat dan efisien bagi pemilik kendaraan.

Mengutip informasi dari akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling yang tersebar di sejumlah lokasi strategis.

Di Jakarta Pusat, layanan tersedia di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng mulai pukul 08.00–14.00 WIB. Sementara itu, Jakarta Utara membuka layanan di halaman parkir Samsat dan Italy Mall Artha Gading dengan jam operasional yang sama.

Untuk wilayah Jakarta Barat, masyarakat dapat mengunjungi gerai Samsat Keliling di Mall Citraland pukul 08.00–14.00 WIB. Di Jakarta Selatan, layanan tersedia di halaman parkir Samsat pukul 09.00–15.00 WIB serta di Gudang Sarinah Cikoko pukul 09.00–14.00 WIB. Adapun di Jakarta Timur, Samsat Keliling hadir di halaman parkir Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati mulai pukul 08.00–14.00 WIB.

Layanan juga tersebar di wilayah penyangga Ibu Kota. Di Kota Tangerang, masyarakat dapat mendatangi Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere pukul 08.00–14.00 WIB. Untuk Serpong, Samsat Keliling dibuka di halaman parkir Samsat pukul 08.00–14.00 WIB dan Mal ITC BSD Serpong pukul 16.00–19.00 WIB.

Di Ciledug, gerai tersedia di Pasar Modern Banjar Wijaya Cipondoh dan Metland Cyber City Pondok pukul 09.00–14.00 WIB. Wilayah Ciputat melayani pembayaran PKB di halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung pukul 09.00–12.00 WIB.

Selanjutnya, Kelapa Dua membuka layanan di Halaman GTown Square Gading pukul 08.00–14.00 WIB. Di Kota Bekasi, masyarakat dapat mendatangi Kantor Kecamatan Bekasi Utara pukul 09.00–12.00 WIB, sementara Kabupaten Bekasi menyediakan layanan di Ruko Robson Lippo Cikarang pada jam yang sama.

Di wilayah Depok, Samsat Keliling beroperasi di halaman parkir Samsat pukul 08.00–14.00 WIB dan Kecamatan Tajur Halang pukul 09.00–12.00 WIB. Adapun untuk Cinere, layanan tersedia di halaman Kantor Kelurahan Pondok Petir pukul 08.00–12.00 WIB.

Untuk menikmati layanan ini, masyarakat diwajibkan membawa sejumlah dokumen persyaratan, yaitu KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopinya. Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sedangkan perpanjangan STNK lima tahunan dan ganti pelat nomor tetap harus dilakukan di kantor Samsat terdekat.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan selama berada di gerai Samsat Keliling, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini, Warga Diminta Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir akan melanda wilayah Jakarta sepanjang hari ini, Rabu (3/12).

Sejak pagi hari, seluruh wilayah di DKI Jakarta—meliputi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur—diprediksi diguyur hujan ringan. Kondisi ini diperkirakan berlanjut hingga siang hari, dengan cuaca berawan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu, sementara lima wilayah lainnya masih berada dalam kondisi hujan ringan.

Memasuki sore hari, intensitas hujan diprediksi meningkat. BMKG menyebut hujan ringan masih akan turun di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara. Sementara itu, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, sehingga warga diminta lebih waspada terhadap potensi genangan maupun gangguan aktivitas luar ruangan.

Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan tetap membasahi wilayah Kepulauan Seribu. Sementara cuaca berawan disertai petir dapat muncul di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Adapun wilayah Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi berawan.

BMKG juga melaporkan rentang suhu udara Jakarta hari ini berada pada kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 69 hingga 96 persen. Kondisi atmosfer tersebut menjadi faktor pemicu munculnya cuaca basah yang berlangsung sepanjang hari.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Terima Apresiasi PAI 2025, Al Haris Komitmen Penguatan Pendidikan Agama Islam

Pemerintah Provinsi Jambi kembali memperlihatkan keseriusannya dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan agama. Pada ajang Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025), Jambi berhasil masuk dalam 4 besar Nasional sebagai provinsi yang dinilai memiliki perhatian tinggi dan konsisten terhadap pengembangan pendidikan agama Islam.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI kepada Gubernur Jambi Al Haris pada Selasa, 2 Desember 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta.

Raihan prestisius ini menjadi bukti nyata komitmen Al Haris dalam memperkuat pendidikan agama Islam di daerah. Pemerintah Provinsi Jambi selama ini terus menghadirkan berbagai program strategis yang mendukung kualitas PAI di setiap jenjang pendidikan — mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi.

Apresiasi atas Prestasi Anak Didik Bidang Keagamaan

Gubernur Al Haris menyampaikan rasa bangga atas penghargaan tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi bentuk pengakuan sekaligus motivasi bagi seluruh elemen pendidikan di Jambi.

“Saya sangat bangga melihat apresiasi dari apa yang diberikan Dirjen Pendidikan Islam yang menyelenggarakan lomba untuk anak-anak berprestasi di bidang pendidikan Islam baik tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi,” ujar Al Haris.

Ia menilai kompetisi dan apresiasi seperti Anugerah Tanda Cinta PAI sangat penting sebagai instrumen mengukur kualitas dan perkembangan pendidikan agama Islam di berbagai daerah.

“Saya lihat ini adalah momen langkah yang baik untuk mengukur prestasi anak-anak, khususnya di bidang agama Islam,” tambahnya.

Jambi Siap Jadi Mitra Strategis Penguatan PAI

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi Provinsi Jambi untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam memperkuat pendidikan agama Islam.

“Jambi sebagai mitra yang fokus perhatian terhadap pendidikan agama Islam (PAI),” tegasnya.

Komitmen itu diwujudkan melalui program peningkatan kualitas guru PAI, penguatan kurikulum, menyediakan fasilitas belajar yang lebih memadai, hingga mendorong siswa untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Membangun Generasi Berkarakter dan Berakhlak

Prestasi Jambi dalam ajang nasional ini memperlihatkan bahwa perhatian terhadap pendidikan agama Islam bukan sekadar jargon, melainkan bagian dari visi pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong terciptanya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak, karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Dengan menerima Apresiasi PAI 2025, Jambi kian meneguhkan diri sebagai provinsi yang visioner dan konsisten dalam membangun masa depan melalui penguatan pendidikan agama Islam. Komitmen Gubernur Al Haris menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing, demi lahirnya generasi unggul dan berakhlak mulia.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Masuk 4 Besar Nasional, Jambi Terima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 dari Kemenag

Pemerintah Provinsi Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada ajang Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025, Jambi berhasil masuk dalam 4 besar provinsi di Indonesia yang dinilai memiliki perhatian serius dan konsisten terhadap pengembangan pendidikan agama Islam.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI kepada Gubernur Jambi Al Haris pada Selasa, 2 Desember 2025, di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta.

Pengakuan ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jambi dalam memastikan pendidikan agama Islam mendapatkan ruang yang lebih luas, fasilitas yang memadai, serta dukungan penuh di semua jenjang pendidikan — mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi.

Dalam keterangannya, Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.

“Saya sangat bangga melihat apresiasi dari apa yang diberikan Dirjen Pendidikan Islam yang menyelenggarakan lomba untuk anak-anak berprestasi di bidang pendidikan Islam baik tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Menurut Al Haris, ajang ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mengukur kualitas pendidikan agama Islam di berbagai daerah.

“Saya lihat ini adalah momen langkah yang baik untuk mengukur prestasi anak-anak, khususnya di bidang agama Islam,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Jambi akan terus menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam memperkuat pendidikan agama Islam.

“Jambi sebagai mitra yang fokus perhatian terhadap pendidikan agama Islam (PAI),” tegasnya.

Capaian ini diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, menghadirkan inovasi, serta mendorong peserta didik untuk berprestasi tidak hanya tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Dengan penghargaan ini, Jambi kembali meneguhkan diri sebagai daerah yang visioner, berkomitmen, dan konsisten dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News