Beranda blog Halaman 767

Mendes Tandatangani Keputusan Bersama, Kolaborasi K/L Percepat Pembangunan Fisik KDMP

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto didampingi Wamendes PDT Ahmad Riza Patria menandatangani Keputusan Bersama tentang Percepatan Pembangunan Fisik dan Operasionalisasi Gerai dan Pergudangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kantor Kemenkop Jakarta, Kamis (9/10/25).

Selain Mendes, keputusan bersama tersebut ditandatangani Menteri Koperasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara, dan Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara.

Ditandatanganinya keputusan bersama ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian/Lembaga untuk mempercepat tercapainya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terbukanya lapangan kerja melalui KDMP. Selain itu, pengadaan alat transportasi untuk memastikan KDMP beroperasi juga masuk dalam prioritas yang tengah digalakkan pemerintah.

“Keputusan bersama ini untuk menyejahterakan rakyat di desa. Ini program mulia dari Pak Prabowo mesti kita kawal bersama. Niatnya sangat baik kami mengajak semua unsur di desa untuk memulai program dimulainya pembangunan fisik dan gerai,” kata Mendes Yandri dalam sambutannya.

Seperti diketahui, pembentukan KDMP telah berjalan di desa dan kelurahan seluruh Indonesia berjumlah 81.853 koperasi. Berikutnya, pembangunan fisik baik kantor maupun gerai dan gudang menjadi poin penting yang harus segera diselesaikan agar setiap unit usahanya bisa beroperasi dan manfaat ekonominya segera dirasakan masyarakat.

Jika beberapa hal ini berhasil dilaksanakan maka Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan melalui koperasi akan terwujud. Mendes Yandri pun meminta para pihak khususnya dari desa/kelurahan baik aparat pemerintahan maupun masyarakat luas untuk mendukung langkah ini dengan serius mewujudkan operasionalisasi koperasi sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Dalam waktu dekat akan segera kita lakukan pembangunan fisik di desa seluruh Indonesia plafon Rp3 M. Spek dan lainnya sudah kita tentukan. Kami minta dukungan semua pihak terutama kepala desa, BPD, seluruh warga,” ujarnya.

KDMP terwujud sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dengan memastikan potensi desa dan kelurahan di setiap sudut Indonesia dapat dimanfaatkan secara maksimal. Program yang diharap langsung dirasakan manfaatnya oleh pemerintah ini juga didukung oleh seluruh K/L dengan pengawasan langsung oleh Satgas.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Hadiri HUT Kabupaten Serang ke-499, Ini Pesan Mendes Yandri

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Serang pada Rabu (8/10/2025) pagi.

Rapat Paripurna itu beragendakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kabupaten yang dipimpin oleh Ratu Rachmatu Zakiyah ini.

Mendes Yandri mengucapkan Selamat kepada Kabupaten yang telah berdiri sejak tahun 1526 tersebut.

“Membangun Serang harus kolaborasi, kerjasama dan kekompakan untuk menuju Kabupaten Serang Bahagia,” kata Mantan Wakil Ketua MPR ini.

Dalam pandangan Mendes Yandri, masih ada sejumlah persoalan yang dihadapi oleh Kabupaten Serang, namun dengan kekompakan dan optimisme maka bisa ditemukan solusi dari berbagai persoalan itu.

“Selamat Ulang Tahun Kabupaten Serang ke-499,” kata Mendes Yandri.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah mengatakan, HUT Kabupaten Serang ke 499 kali ini bertemakan Sinergi dan kolaborasi menuju Serang Bahagia, agar semua masyarakat dapat merasakan kebahagiaannya.

Menurutnya, tanpa ada sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, tidak mungkin Kabupaten Serang bisa terwujud kebahagiaannya yang sesuai dengan yang diinginkan.

“Program sehebat apapun, kalau tidak ada dukungan dari masyarakat tidak mungkin menjadi Kabupaten Serang yang kita idam-idamkan ini bisa bahagia. Saya mengajak kepada semuanya, untuk bersama-sama memberikan manfaat yang baik kepada semua masyarakat,” kata Bupati Ratu.

Bupati Ratu juga memberikan penghargaan ASN Pemkab Serang yang berprestasi.

Setelah itu, Mendes Yandri bersama Bupati Ratu, dan Ketua DPRD Serang Bahrul Ulum menerima puluhan pendemo, yang menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Serang.

Diketahui, aliansi mahasiswa yang tergabung dari organisasi HMI, BEM UNIBA, dan BEM UPI, menggelar aksi demonstrasi dan berhasil menjebol gerbang utama Pendopo Bupati Serang.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Hari Jadi ke-499, Bupati Ratu Zakiyah Paparkan Misi Pembangunan Kabupaten Serang 5 Tahun ke Depan

Bupati Serang Ratu Zakiyah mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan ‘Kabupaten Serang Bahagia’ telah menetapkan misi yang menjadi pilar pembangunan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas lima tahun ke depan.

Hal ini dipaparkan Bupati Ratu Zakiyah saat menyampaikan Perayaan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Serang dalam rangka Memeringati Hari Jadi ke – 499 Kabupaten Serang Tahun 2025 di Gedung DPRD pada Rabu, 8 Okotber 2025.

Adapun enam misi Pembangunan tersebut meliputi, pertama meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM Kabupaten Serang yang unggul, sejahatera dan berdaya saing dengan memperkuat nilai – nilai keluarga dan pemberdayaan perempuan. Kemudian kedua meningkatkan kualitas infrastruktur wilayah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah.

”Selanjutnya yang ketiga mewujudkan Kabupaten Serang yang produktif, dengan menciptkan iklim investasi untuk memperluas kesempatan kerja berbasis potensi lokal dan berwawasan lingkungan,” ungkapnya.

Sedangkan misi keempat, lebih lanjut Bupati Ratu Zakiyah mengungkapkan, akan mewujudkan Kabupaten Serang sebagai pelopor swasembada pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Kelima mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, handal dan berorientasi pada pelayanan publik prima.

”Kemudian ke enam mewujudkan kemajuan hidup yang selaras dan harmonis, dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Serang,”ucapnya.

Menurut Bupati Ratu Zakiyah, bahwa enam pilar tersebut adalah jalan untuk mencapai kebahagiaan.

”Ini adalah pekerjaan besar yang tidak bisa diemban oleh pemerintah semata, yang mana perlu kerja bersama, kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media dan agen perubahan,” katanya.

Bupati Ratu Zakiyah mengajak bagi penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang harus lebih fokus untuk dapat menyelesaikan berbagai sasaran-sasaran pembangunan yang akan diamanatkan dalam RPJMD Kabupaten Serang 2025 – 2029.

”Alhamdulillah bersama DPRD Kabupaten Serang, kami berkomitmen untuk mewujudkan Kabupaten Serang bahagia,”ujarnya.

Disisi lain, Bupati Ratu Zakiyah menyebutkan jika melihat indikator makro pembangunan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) atas sinergi berbagai pihak Kabupaten Serang mampu menunjukkan angka pembangunan yang cukup baik. Seperti angka kemiskinan terbuka Kabupaten Serang mengalami penurunan pada tahun 2024 sebesar 0,76 poin menjadi 9,18 persen.

”Sedangkan angka kemiskinan Kabupaten Serang mengalami penurunan pada tahun 2024 sebesar 0,34 poin menjadi 4,51 persen, dan menunjukkan angka terendah ketiga di Provinsi Banten,”paparnya.

“Adapun peningkatan atau pertumbuhan indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2024 yang dicapai Kabupaten Serang, terjadi pertumbuhan sebesar 0,65 poin dengan angka IPM 73,28 poin,”paparnya.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Serang dalam rangka Memeringati Hari Jadi ke – 499 Kabupaten Serang Tahun 2025 di Pimpin Ketua DPRD Bahrul Ulum, hadari para wakil ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Serang. Turut hadir juga Menteri Desa dan Pembangunan Darah Tertinggal (Mends PDT), Yandri Susanto.

Kemudian hadir mewakili Gubernur Banten Andra Soni yakni Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma, Mantan Bupati Sernag Ahmad Taufik Nuriman, Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Lalu Atharussalam Rais dan Tubagus Entus Mahmud Sahiri, dan Sekda Zaldi Dhuhana dan para kepala OPD serta unsur Forkopimda Kabupaten Serang.

Pada momen itu juga, diberikan secxara simbolis yang diberikan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprestasi di tingkat Provinsi sampai Nasional. Pemberian penghargaan juga diberikan kepada Unsur Forkopimda Kabupaten Serang.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tanpa Jarak, Bupati Ratu Zakiyah Bagikan Satu Per Satu Bantuan Sembako kepada Warga

Bupati Serang Ratu Zakiyah sangat dekat dengan masyarakat tanpa sekat atau batasan. Hal ini terbukti saat Ratu Zakiyah membagikan satu per satu paket sembako kepada puluhan warga.

Pembagian sebanyak 500 paket sembako tersebut dalam program Bhakti Sosial (Baksos) pada Rangkaian menyambut Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang pada 8 Oktober 2025 mendatang di Halaman Kantor Kecamatan Kopo pada Senin, 6 Oktober 2025.

Didampingi Asisten Daerah (Asda) II, Febrianto, Staf Ahli Bupati, Rahmat Setiadi, Kepala Diskoumperindag, Adang Rahmat, Kepala Dinkes, Rahmat Fitriadi, dan Kepala DKBPPPA, Encup Suplikah, Kepala BKPSDM Surtaman dan Kepala DKPP, Suhardjo Ratu Zakiyah memberikan bantuan paket sembako secara simbolis di atas panggung, dan dilanjutkan acara bersama.

Bupati terus tersenyum membagikan satu per satu paket sembako kepada warga penerima dari 5 kecamatan yang tengah duduk tanpa harus berdiri. Ekspresi warga pun terlihat kagum dengan diberikannya bantuan secara langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Serang tersebut.

Bupati Ratu Zakiyah mengaku keinginannya sendiri membagikan paket sembako satu per satu agar bisa lebih dekat kepada masyarakat, dan mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat.

”Saya dari kemarin memang maunya seperti ini, jadi saya bertemu langsung dengan masyarakat, langsung berbagi dengan masyarakat,”ujarnya.

Selain membagikan paket sembako, Bupati Ratu Zakiyah juga mohon doa kepada seluruh warga agar Kabupaten Serang semakin sejahtera, semakin banyak perubahan.

”Tentunya (Kabupaten Serang) semakin baik lagi,”ucapnya.

Dikatakan Bupati Ratu Zakiyah, kegiatan Bhakti Sosial atau Baksos dalam menuju Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang yang bertemakan ‘Sinergi dan kolaborasi menuju Serang Bahagia’. Karenanya tanpa adanya sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, dari seluruh elemen masyarakat, tidak mungkin Kabupaten Serang dapat terwujud sesuai dengan yang diinginkan.

”Program sehebat apapun kalau tidak ada dukungan dari masyarakat tidak mungkin menjadi Kabupaten Serang yang kita idam-idamkan,” katanya.

Oleh karena itu, Bupati Ratu Zakiyah mengajak untuk terus bersinergi, berkolaborasi dalam rangka membangun Kabupaten Serang yang lebih baik di masa-masa yang akan datang.

”Hari Jadi ke 499 Kabupaten Serang, semoga memberikan manfaat bagi manusia yang lain,”harapnya.

Usai membagikan sembako, Bupati Ratu Zakiyah meninjau pemasangan alat KB yang dibuka DKBPPPA, pelayanan pajak Bapenda, pelayanan cek kesehatan gratis (CKG), khitanan massal, dan meninjau stand-stand UMKM. Tampak, masyarakat pun terlihat antusias.

Camat Kopo, Kabupaten Serang Imron mengatakan untuk bantuan paket sembako yang dibagikan sebanyak 500 paket, khitanan massal sebanyak 70 anak, dan pengobatan gratis yang terdaftar sebanyak 200 orang.

”Untuk Kecamatan Kopo ada 10 desa, kemudian ada 5 kecamatan mulai dari Cikande, Jawilan, dan Kibin,”ujarnya.

Imron bersyukur antusias masyarakat menghadiri kegiatan baksos dalam rangkaian Hari Jadi ke 499 Kabupaten Serang karena dibuka juga bazar murah.

”Jadi masyarakat selain ada yang dapat bantuan dan juga dapat membelanjakan uangnya untuk bazar murah. Mudah-mudahan momentum ini bisa menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tinjau SMA Pradita Dirgantara, Menko AHY: Sekolah Unggulan Adalah Infrastruktur Masa Depan Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan dukungan terhadap pencanangan program strategis Sekolah Garuda di seluruh Indonesia. Hal tersebut diutarakan Menko AHY saat menghadiri peresmian Sekolah Garuda di SMA Pradita Dirgantara, Yogyakarta, yang merupakan salah satu sekolah unggulan di Indonesia, Rabu (08/10/2025).

Menurut Menko AHY, SMA Pradita Dirgantara menjadi salah satu dari 12 sekolah yang menjalani transformasi menuju Sekolah Garuda. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan sekolah baru yang akan terus diperkuat dan dikembangkan di masa mendatang.

“Ini sebuah visi besar dan juga kebijakan yang strategis yang dicanangkan dan dijalankan oleh Pak Presiden Prabowo Subianto. Kami tentunya ingin menjadi bagian untuk memberikan penguatan bahwa dengan berbentuknya Sekolah-Sekolah Garuda ini, maka kita bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita,” ujar Menko AHY.

Ia menegaskan, kehadiran Sekolah Garuda menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan berkualitas, terutama di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Melalui sekolah unggulan ini, generasi muda Indonesia diharapkan semakin siap menghadapi tantangan global dan membawa perubahan nyata bagi kemajuan bangsa.

“Kita ingin anak-anak kita, generasi penerus bangsa kita semakin siap menghadapi tantangan global dan membawa perubahan dan kemajuan yang benar-benar dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia,” lanjutnya.

Menko AHY yang hadir bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan sejumlah pejabat daerah juga menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para siswa SMA Pradita Dirgantara. Ia menilai, kecerdasan, keberanian, serta inisiatif yang ditunjukkan para siswa menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar menuju masa depan yang lebih baik.

“Kalau didorong oleh pemerintah dengan berbagai kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM, insya Allah Indonesia punya masa depan yang semakin baik ke depan,” ungkapnya.

Terkait pengembangan infrastruktur Sekolah Garuda, Menko AHY menjelaskan bahwa sebagian besar merupakan transformasi dari sekolah yang sudah ada, namun akan terus diperkuat dari sisi fasilitas dan sarana dasar pendidikan.

“Yang sifatnya transformasi dari kondisi existing sebagian besar masih sangat baik, tapi tentu terus kita lakukan penguatan sana-sini termasuk fasilitas infrastruktur dasarnya, baik untuk belajar mengajar, riset, maupun pembinaan karakter. Kita harus menyiapkan infrastruktur yang juga mendukung ke sana,” jelasnya.

Sementara untuk sekolah baru, seluruh infrastruktur akan disiapkan secara menyeluruh agar dapat memenuhi kebutuhan pendidikan modern dan pembentukan karakter generasi muda yang unggul.

Menko AHY juga menegaskan bahwa peresmian 12 sekolah transformasi dan 4 sekolah baru ini menjadi bagian dari upaya strategis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.

“Saya adalah salah satu ambasador untuk menceritakan program besar ini, karena ini adalah milik kita semua. Harapannya, semakin banyak anak muda yang punya kesempatan belajar di sekolah dan kampus terbaik, lalu kembali ke Indonesia untuk membangun negeri yang kita cintai ini,” pungkas Menko AHY.

Untuk informasi, Program Sekolah Garuda hadir melalui dua skema. Pertama sekolah garuda baru yang dibangun dari 0 (nol) di wilayah dengan akses pendidikan terbatas. Kedua, sekolah garuda transformasi yang memperkuat SMA atau MA dan guru agar para siswanya mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia.

Pengenalan di 16 titik Pengenalan serentak Sekolah Garuda hari ini terdiri atas 12 titik Sekolah Garuda Transformasi dan 4 titik lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.

Sebanyak 12 Sekolah Garuda Transformasi meliputi SMAN 10 Fajar Harapan, Aceh; SMA Unggul Del, Sumatera Utara; MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan; SMAN Unggulan MH Thamrin, DKI Jakarta; SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat.

Lalu SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah; SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah; SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur; SMAN Banua BBS, Kalimantan Selatan; MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo; SMAN Siwalima Ambon, Maluku; dan SMA Averos Sorong, Papua Barat Daya.

Empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru yang juga turut dikenalkan terdapat di Belitung Timur; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; dan Bulungan, Kalimantan Utara.

Dalam kegiatan ini turut hadir Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faizal, serta Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Rachmat Kaimuddin.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Beri Kuliah Umum di UGM, Menko AHY: Sinergi Pemerintah dan Kampus Perkuat Infrastruktur Berkelanjutan Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam membangun infrastruktur nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.

Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan kuliah umum di Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama civitas akademika Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta, Rabu (8/10/2025).

“Saya bangga bisa kembali ke kampus UGM. Kita semua harus menjadi bagian dari pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dunia bisnis, media, dan komunitas. Sinergi seperti ini penting untuk mengawal pembangunan Indonesia yang semakin inklusif, merata, dan berkeadilan, dengan infrastruktur dasar dan konektivitas yang menjangkau seluruh wilayah,” ujar Menko AHY.

Menko AHY menilai, tantangan pembangunan Indonesia ke depan menuntut kolaborasi yang erat antara sektor kebijakan dan sains. Inovasi yang lahir dari kampus menjadi sumber ide dan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus kita kejar, tapi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Justru melalui inovasi berbasis sains dan teknologi, seperti yang dikembangkan teman-teman di UGM, kita bisa menghadirkan solusi yang lebih relevan dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga mengapresiasi UGM sebagai salah satu pusat keilmuan yang konsisten mendorong kemajuan teknologi dan inovasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional.

“Saya berterima kasih kepada UGM yang terus aktif menghadirkan inovasi dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan Indonesia,” ucap Menko AHY.

Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan serta melakukan sosialisasi terkait penerapan standar bangunan di seluruh wilayah.

“Para gubernur, wali kota, dan bupati harus aktif mengawal pelaksanaan aturan teknis agar tidak terjadi lagi kejadian serupa,” ujar Menko AHY.

Lebih lanjut, Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat konsolidasi dan perbaikan infrastruktur transportasi menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Koordinasi dilakukan bersama kementerian dan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Kami ingin memastikan jalan-jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten dalam kondisi baik dan aman menjelang Nataru. Termasuk juga koordinasi untuk transportasi udara dan laut agar masyarakat bisa bepergian dengan lancar dan nyaman,” ungkapnya.

Kunjungan Menko AHY ke UGM menjadi momentum penguatan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur Indonesia yang tangguh, adil, dan berkelanjutan — dengan semangat inovasi serta kolaborasi lintas sektor sebagai fondasinya.

Dalam kegiatan ini, Menko AHY didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faizal, serta Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Rachmat Kaimuddin.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Kaltim Tegaskan BBM Subsidi Hanya untuk Rakyat Kecil, Bukan Industri dan Tambang

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud menegaskan komitmennya untuk menjaga ketepatan sasaran penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di seluruh wilayah Kaltim.

Menurutnya, kebijakan subsidi energi dari pemerintah pusat harus benar-benar dinikmati oleh masyarakat kecil, bukan justru dimanfaatkan oleh pelaku industri besar.

“Terkait BBM bersubsidi, kami menekankan pentingnya pengawasan bersama agar tidak digunakan untuk kegiatan industri, pertambangan, perkebunan, maupun angkutan kontainer,” tegas Gubernur Kaltim saat ditemui di Samarinda, Senin (6/10/2025).

Gubernur Kaltim menilai, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi merupakan hak masyarakat berpenghasilan rendah, petani, nelayan, serta pelaku usaha mikro yang mengandalkan kendaraan operasional kecil. Karena itu, seluruh sektor industri dan komersial diwajibkan menggunakan BBM non-subsidi sesuai ketentuan.

“Jika pelaku usaha besar masih menggunakan BBM subsidi, dampaknya jelas antrean panjang di SPBU, stok cepat habis, dan masyarakat kecil yang paling dirugikan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah pengawasan yang selama ini dilakukan oleh pihak Pertamina bersama aparat kepolisian dan dinas terkait, namun meminta agar pengawasan tersebut terus diperketat, terutama di wilayah perbatasan dan kawasan industri yang berpotensi tinggi terhadap penyalahgunaan. Sampai saat ini memang belum ditemukan kasus besar penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kaltim, tapi potensi itu selalu ada. Karena itu, pengawasan di lapangan tetap harus diperkuat,” imbuhnya.

Lebih jauh, Gubernur Kaltim menekankan pentingnya mitigasi dini untuk mencegah terjadinya praktik nakal seperti penimbunan atau pengalihan BBM bersubsidi ke sektor yang tidak berhak. Pemprov Kaltim, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan Pertamina, kepolisian, serta pemerintah kabupaten/kota agar mekanisme distribusi berjalan sesuai aturan.

“Subsidi harus tepat sasaran. Kita ingin keadilan energi benar-benar dirasakan masyarakat kecil, bukan hanya segelintir orang atau perusahaan besar,” tegasnya lagi.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Atasi Kelangkaan Gas, Pemprov Kaltim dan Pertamina Perkuat Koordinasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama Pertamina Regional Kalimantan sepakat memperkuat koordinasi untuk mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga gas Elpiji (LPG) bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat di sejumlah daerah.

Kesepakatan itu terungkap saat Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) menerima kunjungan jajaran Pertamina Regional Kalimantan di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (6/10/25).

“Kita ingin pastikan Elpiji bersubsidi benar-benar untuk masyarakat kecil. Jangan sampai digunakan oleh pelaku industri atau usaha besar yang seharusnya memakai gas non-subsidi,” tegas Gubernur Harum.

Menurutnya, penyebab utama kelangkaan dan tingginya harga Elpiji di lapangan adalah penyalahgunaan distribusi. Padahal, harga resmi dari Pertamina hanya sekitar Rp 15 ribu per tabung, namun di daerah terpencil bisa melonjak hingga Rp 30 – Rp 50 ribu.

Untuk itu, Gubernur meminta Pertamina memperluas penugasan agen agar menyediakan dua jenis pasokan gas: PSO (bersubsidi) dan non-PSO (komersial). “Masyarakat yang mampu bisa membeli non-subsidi, sehingga jatah subsidi benar-benar dinikmati warga kurang mampu,” ujarnya.

Rudy juga menekankan pentingnya edukasi publik agar masyarakat memahami perbedaan antara LPG, LNG, dan CNG. “Gas untuk rumah tangga adalah Elpiji, bukan LNG atau CNG. Ini penting agar tidak salah paham,” jelasnya.

Ke depan, Pemprov Kaltim dan Pertamina akan membentuk tim koordinasi pengawasan distribusi LPG dan BBM bersubsidi guna mencegah penyelewengan di lapangan.

“Kami ingin masyarakat Kaltim tidak lagi kesulitan mencari gas LPG untuk memasak. Pemerintah dan Pertamina harus hadir memberi solusi,” tutup Gubernur Harum.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Nasaruddin: Sekolah Garuda Jadi Titik Balik Anak Perbatasan Mencintai Negerinya Sendiri

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya pemerataan akses pendidikan unggul di wilayah perbatasan sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Menag saat memperkenalkan Sekolah Unggul Garuda kepada ratusan pelajar di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (8/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menag didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir. Ia disambut hangat oleh Presiden Adat Dayak Marthin Billa serta jajaran Pemerintah Provinsi Kaltara. Kehadirannya disemarakkan oleh tarian Kencet Leto Kenyah, yang dibawakan siswi SMAN 1 Tanjung Selor sebagai simbol penghormatan budaya lokal.

“Di perbatasan tanah air ini kita berharap anak-anak tidak lagi mengagumi tetangganya, tetapi mengagumi negerinya sendiri. Insya Allah semua mata akan berpaling ke tempat ini, karena ini sekolah yang betul-betul andal,” ujar Menag.

Mengenakan kaos merah bertuliskan Sekolah Garuda dan topi putih berlogo yang sama, Menag tampak akrab berinteraksi dengan para siswa. Ia menjelaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan model pendidikan unggul yang menyiapkan kader pemimpin masa depan bangsa melalui pendekatan sains, teknologi, dan karakter kebangsaan.

“Sekolah Garuda adalah wadah kaderisasi calon pemimpin bangsa. Anak-anak yang masuk ke sini akan disiapkan untuk menembus perguruan tinggi terbaik dunia seperti Harvard University,” tegasnya.

Menag juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Utara dan seluruh jajaran Forkopimda, atas dukungan mereka terhadap pembangunan Sekolah Unggul Garuda di wilayah perbatasan.

“Di tanah perbatasan ini, Sekolah Garuda akan menjadi simbol kebanggaan nasional, tempat di mana semangat keindonesiaan dan kemajuan ilmu pengetahuan berpadu,” tambah Menag.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penampilan konsep (showcase) desain pembangunan Sekolah Unggul Garuda, serta penanaman pohon lokal di lokasi pembangunan yang terletak di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Dirjen Sains dan Teknologi Kemendikti Ahmad Najib Burhani, Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Zainal A. Paliwang, Anggota DPD RI Dapil Kaltara Herman, Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie, Wakil Bupati Bulungan Kilat, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tinjau MBG Pesantren, Wamenag Cicipi Santapan Santri

Aroma gulai ayam dan orek tempe tercium dari ruang kelas Pondok Pesantren Mambaul Ulum. Di antara deretan meja kayu, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i tampak berbaur dengan para santri, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mencicipi hidangan mereka, Rabu (8/10/2025).

Menu siang itu terdiri atas nasi putih, orek tempe kacang, ayam gulai, timun-tomat segar, dan buah kelengkeng. Dengan penuh perhatian, Wamenag melihat satu per satu piring santri, sembari sesekali menanyakan rasa dan kualitas makanan. Ia bahkan ikut beberapa kali mencicipi hidangan tersebut dan memuji cita rasanya.

Sebelum makan dimulai, Wamenag memimpin doa bersama. Ia juga sempat bercanda dan membetulkan peci salah satu santri, disambut tawa kecil dan senyum para santri lainnya.

Sebelum makan bersama, para santri serentak mengucapkan, “Terima kasih Pak Presiden Prabowo!”

Salah satu santri kelas VII bernama Raihanmengaku sangat menyukai menu yang disajikan.“Saya paling suka ayamnya, enak!” ujarnya polos.

Sementara itu, salah satu guru, Ibu Halimah, menyampaikan bahwa program MBG di pesantrennya berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah program MBG ini selama berjalan di sini lancar. Anak-anak senang dan selalu lahap makan, tidak pilih-pilih makanan. Program ini sudah berlangsung kurang lebih setahun untuk tiga jenjang, MI, MTs, dan MA, dengan total kurang dari 500 siswa,” tuturnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News