Beranda blog Halaman 914

Audiensi ke Kemendikdasmen, Bupati Jepara Usulkan Perluasan Bantuan Revitalisasi Sekolah

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo melaksanakan pertemuan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dalam hal ini dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Sesditjen PAUD Dikdasmen), Dr. Eko Susanto, S.E., M.Si. Pertemuan beriangsung di Gedung E Lantai 5 Kemendikdasmen RI, Selasa, (29/7).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari proposal dan pertemuan sebelumnya antara Bupati Jepara dengan Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, terkait bantuan revitalisasi sarana dan prasarana satuan pendidikan, khususnya jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, Asisten I Sekda Ratib Zaini, Asisten II Sekda Hery Yulianto, Kepala Disdikpora Ali Hidayat, serta Kepala Bappeda Hasanuddin Hermawan.

Dalam pertemuan tersebut, Mas Wiwit menyampaikan bahwa pada tahap pertama, Kabupaten Jepara telah menerima bantuan revitalisasi untuk 10 SD Negeri, 5 SMP Negeri, dan 14 lembaga pendidikan swasta. Dirinya berharap pada tahap kedua di tahun ini jumlah bantuan dapat diperluas.

“Harapan kami, di tahap berikutnya ini jumlahnya bisa lebih banyak lagi, khususnya untuk satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat maupun sedang,” ujar Mas Wiwit.

Revitalisasi pendidikan ini menurut Mas Wiwit merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jepara untuk mewujudkan pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan pendidikan.

Selain itu, orang nomor satu di Jepara ini juga mengusulkan sekolah-sekolah di wilayah terluar seperti Kecamatan Karimunjawa agar turut menjadi perhatian, sebagai bagian dari komitmen pemerataan layanan pendidikan di seluruh pelosok daerah.

“Harapan kami, dalam lima tahun ke depan kondisi seluruh satuan pendidikan di Jepara bisa baik dan layak, tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kemendikdasmen menyambut baik usulan tersebut dan akan mengupayakan sesuai mekanisme yang berlaku.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Serang Ratu Zakiyah Mendukung Percepatan Pengadaan Lahan Keluar Tol RS Adhyaksa

Rumah Sakit (RS) Adhyaksa di Desa Sukajadi, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, telah rampung. Selain punya fungsi kesehatan yustisi rumah sakit milik Kejaksaan Agung ini juga terbuka buat umum. Artinya masyarakat bisa memanfaatkan rumah sakit Adhyaksa untuk berobat.

Saat ini tengah diusahakan percepatan pengadaan lahan keluar tol RS Adhyaksa sebagai sarana pendukung yang memudahkan warga untuk menjangkau rumah sakit ini. Untuk percepatan pengadaan lahan exit tol RS Adhyaksa, digelar Rapat Koordinasi Pengadaan Lahan Exit Tol RS Adhyaksa di aula Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Kamis 31 Juli 2025.

Rapat langsung dipimpin oleh Kepala Kejati (Kajati) Banten Siswanto yang dihadiri oleh Asda 1 bidang Pemerintahan Pemprov Banten Komarudin, Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan, Bupati Serang Ratu Zakiyah dan jajaran pejabat lainnya.

Kepala Kejati (Kajati) Siswanto mengatakan, Rakor ini untuk menyamakan persepsi pelaksanaan percepatan pengadaan lahan keluar Tol RS Adhyaksa sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan dan ketentuan yang berlaku.

Kata Kajati, diharapkan pengadaan lahan exit Tol bisa rampung pada Desember 2025. “Ini semua kita libatkan dari Provinsi dan Kabupaten Serang, dari kami dari Kejaksaan adalah mendampingi,” kata Kajati usai rakor.

Kajati berharap, dalam percepatan pengadaan lahan keluar tol RS Adhyaksa berlangsung dengan tepat dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Ia meminta kepada pihak-pihak terkait untuk dapat meminimalkan berbagai kendala di lapangan.

Kata Kajati, RS Adhyaksa dibangun di Kragilan karena di kecamatan ini sangat diperlukan rumah sakit untuk masyarakat Banten.

Sementara Bupati Serang Ratu Zakiyah mengatakan, keberadaan mendukung keberadaan RS Adhaysa di wilayah Kabupaten Serang.

“Keberadaan RS Adhyaksa sangat penting karena menyediakan layanan dasar kesehatan bagi masyarakat baik yang ada di wilayah Kecamatan Kragilan maupun kecamatan lainnya,” kata Bupati Serang Ratu Zakiyah.

Kata Bupati Ratu Zakiyah, Pemkab mensupport percepatan pengadaan lahan keluar tol RS Adhyaksa agar dapat memberikan akses kemudahan dan kenyamanan bagi warga yang ingin berobat ke sini.

“Saya selaku bupati dan Pemerintah Kabupaten Serang akan mendukung percepatan pengadaan lahan keluar tol. Oleh karena itu kami akan berkoordinasi dengan steakholder dalam rangka penyediaan itu,’ ujarnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan, untuk percepatan pengadaan lahan keluar tol RS Adhyaksa penempatan sudah menyiapkan anggaran dari APBD Banten untuk pembebasan lahan.

“Kami mengapresiasi langkah Pak Kajati dan Ibu Bupati dalam rakor ini. Karena memang dalam proses pengadaan lahan perlu dipersiapkan dengan matang dan koordinasi yang kuat,” ujarnya.

Kata Arlan, dalam rakor menyetujui dukungan penuh dari Kejati dan Pemkab Serang.

“Dalam prosesnya nanti akan terus dikawal sehingga kendala-kendala pengadaan lahan keluar tol RS Adhyaksa bisa diselesaikan dengan baik,” dia.

Arlan menegaskan, mengurung dalam waktu dekat ini akan membentuk tim verifikasi data, verifikasi data perencanaan kemudian tahap persiapan.

“Mudah-mudah sesuai jadwal, akhir September 2025 penetapan lokasi sudah bisa selesai,” tegasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajak Desa Budayakan Kembali Gotong Royong

Bupati Serang Ratu Zakiyah mengajak pemerintah desa (pemdes) dalam hal ini kepala desa (kades) untuk mengedukasi serta mengajak masyarakat untuk membudayakan kembali gotong royong. Mengingat, saat ini budaya gotong royong di lingkungan masyarakat sudah mulai luntur.

Ajakan disampaikan Bupati Ratu Zakiyah saat menghadiri acara Puncak HUT ke 46 Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran di depan gerbang Bendungan Sindangheula pada Senin, 28 Juli 2025 siang yang disaksikan oleh ratusan masyarakat, tokoh masyarakat, unsur Muspika, dan lainnya.

“Mari kita budayakan kembali gotong royong yang hari ini mulai luntur di desa-desa,” ucapnya.

Oleh karena itu, Bupati Ratu Zakiyah mengaku sudah berbincang bersama Kepala Desa Sindangheula, Suheli terkait dengan budaya gotong royong yang bertujuan untuk menuntaskan pengelolaan sampah.

“Cari formulasi yang paling baik, bagaimana caranya agar pengelolaan sampah menjadi yang terbaik. Ciptakan inovasi-inovasi dengan bekerja sama dengan pihak ketiga,” kata Bupati Ratu Zakiyah.

Selain itu, Bupati Ratu Zakiyah juga mengingatkan khususnya masyarakat Desa Sindangheula untuk menjaga persatuan karena kekuatan ada pada persatuan.

“Karena bersatu saja kita belum tentu kuat, apalagi kita bercerai berai. Oleh karena itu, apa yang dilakukan pak kades kami mendukung penuh dalam rangka kebersamaan, persaudaraan dan silahturahmi sehingga Desa Sindanghela terus tetap bisa terjaga persatuan dan kesatuannya di antara sesama warga,” ungkapnya.

Pada momen tersebut, Bupati Ratu Zakiyah mengaku bersyukur bisa hadir dalam rangka memeriahkan dan menutup puncak HUT Desa Sindangheula ke 46, yang mana selain sebagai Bupati Serang juga sebagai warga Desa Sindangheula.

“Ini tentu adalah satu hal luar biasa yang dilakukan kepala desa. Yang jelas, semoga dengan usia ke 46 tahun saya berharap semoga Desa Sindangheula bisa terus berinovasi melakukan yang terbaik, Sehingga Desa Sindangheula bisa semakin maju dan berkualitas,” tandasnya.

Kades Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Suheli menyambut baik pesan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bahwa pertama harus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kemudian lestarikan gotong royong, dan harus benar-benar mampu memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Tentunya ini adalah salah satu yang harus kita pertahankan,” ucapnya.

Berkaitan dengan pengelolaan sampah, Suheli pun menyambut baik Arah Bupati Ratu Zakiyah.

“Tentu pertama adalah sosialisasi kepada masyarakat, memberikan arahan dan edukasi kepada masyarakat. Pemdes Sindangheula juga menganggarkan untuk pembeliaan alat-alat pengelolaan sampah baik organik dan anorganik,” paparnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Harum Ajak GAPKI Jadi Mitra Strategis untuk Kembangkan Industri Sawit Berkelanjutan

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) mengajak Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Timur untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan industri kelapa sawit di wilayah tersebut.

Ajakan ini disampaikan Gubernur Harum dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) GAPKI Kaltim di Hotel Aston, Kamis (1/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Harum menekankan pentingnya peran industri kelapa sawit sebagai salah satu pilar ekonomi utama Kaltim.

Menurut data Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim, hingga tahun 2024, luas perkebunan kelapa sawit mencapai lebih dari 1,4 juta hektar. Sektor ini tidak hanya berkontribusi besar pada PDRB sektor pertanian, tetapi juga menyerap banyak tenaga kerja dan memberdayakan masyarakat pedesaan.

Meski demikian, Harum mengakui adanya berbagai tantangan yang dihadapi industri ini, seperti fluktuasi harga CPO global, isu lingkungan, regulasi perdagangan, dan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas petani swadaya.

Oleh karena itu, ia berharap GAPKI dapat menjembatani kepentingan industri dengan tujuan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Kami mengajak GAPKI dan seluruh pemangku kepentingan industri sawit di Kalimantan Timur untuk meningkatkan integrasi dan transformasi industri ini,” ujar Harum. Ia juga mendorong program sawit rakyat yang inklusif, penguatan tata kelola melalui sertifikasi ISPO, dan upaya pelestarian lingkungan.

Gubernur Harum juga menyambut baik inisiatif-inisiatif GAPKI dalam mendukung pembangunan daerah, seperti program kemitraan dengan petani, pendampingan kelembagaan petani, dan dukungan terhadap infrastruktur desa penghasil sawit.

Pemerintah Provinsi Kaltim, kata Gubernur Harum, berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberikan kepastian hukum, dan mendukung sektor sawit sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan.

“Kami yakin, dengan kerja sama, komitmen, dan kolaborasi, sektor kelapa sawit Kaltim akan terus tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Gubernur Harum. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemensos Pastikan Siswa Sekolah Rakyat dan Keluarganya Dapat Jaminan Kesehatan Gratis

Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan seluruh siswa Sekolah Rakyat (SR) beserta anggota keluarganya mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) mulai 1 Agustus 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut 2.007 anak dari total 9.705 siswa di 100 titik Sekolah Rakyat belum mendapatkan jaminan kesehatan.

“Dari 9.705 siswa setelah kami data ternyata 2.007 siswa belum mendapatkan jaminan kesehatan tapi mereka ini akan otomatis mendapatkan PBI-JK per Agustus tahun 2025,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di kantor Kementerian Sosial, Kamis (31/7/2025).

Gus Ipul menuturkan bantuan PBI-JK yang diberikan tidak hanya untuk siswa Sekolah Rakyat, tapi juga anggota keluarganya. Total dukungan bantuan penerima PBI-JK dari 2.007 siswa Sekolah Rakyat sebanyak 8.067 orang (keluarga siswa).

“Semua siswa Sekolah Rakyat dan anggota keluarganya telah dipastikan secara data dan verifikasi lapangan berada pada desil 1 dan 2 DTSEN,” katanya.

Ia mengatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan semua siswa Sekolah Rakyat beserta keluarganya terjamin kesehatannya.

Adapun soal hasil cek kesehatan siswa, Gus Ipul menjelaskan sebanyak 7.000 lebih siswa sudah dicek kesehatannya dan sisanya masih berproses. Bila ada yang perlu ditindaklanjuti, maka akan ada pemeriksaan lanjutan dan perawatan.

“Kalau yang ditolak bersekolah karena kesehatan tidak ada. Kalau ada yang sakit akan kita bawa ke rumah sakit atau Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat sampai sembuh, setelah itu baru gabung ke sekolah,” kata dia.

Ia mencontohkan bila ada gigi anak yang berlubang, maka diperlukan tindak lanjut. Termasuk juga mungkin bila ada anak yang kekurangan vitamin, akan dikonsultasikan dengan dokter.

“Nanti ini baseline-nya setahun ke depan kayak apa posisinya anak-anak kita. Tahun kedua bagaimana posisinya ini dengan medical record seperti ini,” kata Gus Ipul.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sinema dan Sejarah: KPK–MuBI Tumbuhkan Integritas Lewat Cara Seru di Hari Anak Nasional

Memperingati Hari Anak Nasional 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Museum Bank Indonesia (MuBI) menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Edukasi Seru Lewat Nonton Film dan Jelajah Museum”, yang berlangsung di Auditorium MuBI, Jakarta, Rabu (30/7).

Dengan semangat kolaborasi, KPK mengajak puluhan pelajar dari berbagai sekolah menengah pertama (SMP) di DKI Jakarta untuk belajar nilai-nilai antikorupsi melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak dapat memahami pentingnya integritas lewat pengalaman langsung yang membekas.

Kepala Satuan Tugas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK sekaligus Program Director Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) KPK, Medio Venda, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen KPK dalam menciptakan ruang-ruang belajar informal yang inspiratif bagi generasi muda.

“Kami ingin memberikan pengalaman unik sekaligus menyenangkan. Dari film dan museum, mereka bisa belajar banyak hal seputar antikorupsi dan sejarah dengan kegiatan interaktif seperti ini,” ujar Medio.

Melalui pendekatan kreatif berbasis aktivitas interaktif, para siswa dari SMPN 63 Jakarta, SMP Kesatuan Jakarta, dan SMP Katolik Ricci 1 disuguhi pemutaran film pendek ACFFEST seperti Current Network, LOMA, dan Pirates of Sepuluh Ribuan. Film-film ini sarat dengan pesan moral dan nilai-nilai antikorupsi yang disampaikan secara ringan namun mengena.

Tak hanya menonton film, para peserta juga diajak mengikuti tur edukatif ke pameran temporer D’Commentry (The Communication and Education on Numismatic History) di MuBI, yang menampilkan sejarah uang dan sistem keuangan Indonesia secara interaktif. Antusiasme peserta pun tampak nyata, seperti yang disampaikan Raihanna Mezza dari SMPN 63 Jakarta.

“Filmnya seru, kita bisa mengambil banyak pelajaran dari film-film tadi seperti sikap jujur dan tidak boleh mengambil hak orang lain,” tuturnya.

KPK menegaskan bahwa pendekatan edukatif semacam ini penting untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak usia dini. Melalui medium yang dekat dengan keseharian anak-anak—seperti film dan permainan visual sejarah—nilai integritas, kejujuran, serta kepedulian diharapkan tumbuh secara alami dalam diri generasi muda Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Buka Webinar Nasional Keamanan Siber, Faisal Tegaskan Komitmen Bangun Pertahanan Digital Daerah

Ketua Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, membuka secara resmi Webinar Nasional Keamanan Siber yang diselenggarakan oleh PT SUCOFINDO (Persero) bekerja sama dengan ASKOMPSI di Gedung Graha Sucofindo, Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Penerapan ISO 27001 dalam Meningkatkan Keamanan Informasi di Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota”.

Dalam berbagai hal, Faisal menekankan pentingnya membangun sistem perlindungan informasi yang kuat dan terpadu, mengingat ancaman siber saat ini bersifat lintas batas dan berdampak luas terhadap layanan publik. Ia mendorong agar semua pemerintah daerah mengadopsi pendekatan kolektif dan berbasis standar internasional, seperti ISO 27001, sebagai upaya membangun ekosistem keamanan informasi yang tangguh.

“Keamanan siber tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kesamaan standar, visi bersama dan kolaborasi nyata antar provinsi serta kabupaten/kota. ISO 27001 memberikan kerangka kerja yang jelas dan terukur untuk kita semua,” ujar Faisal di hadapan peserta webinar yang hadir secara memikat dan berani.

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi keamanan informasi, antara lain Dr. Eng. Ahmad Unggul Priantoro (Universitas Budi Luhur), M. Iman Karmamijaya (Spesialis Keamanan Siber PT Sucofindo), Budi Utomo (Direktur Layanan Industri PT Sucofindo), dan Sugeng Prayitno (Kepala Unit Bisnis Teknologi PT Sucofindo).

Dalam diskusi, para pemateri menekankan pentingnya penggunaan ISO 27001 sebagai “bahasa pemrograman bersama” antarinstansi agar dapat membangun sistem keamanan informasi yang terintegrasi. Langkah ini diyakini dapat menyamakan persepsi, menyusun kebijakan yang seragam, dan mempercepat penerapan teknologi secara aman dan berkelanjutan di pemerintahan daerah.

Diskominfo Kaltim sendiri, kata Faisal, telah menggagas visi “Satu Kaltim, Satu Standar Keamanan” yang menempatkan provinsi sebagai pembina, dan kabupaten/kota sebagai pelaksana garda terdepan dalam penerapan standar keamanan informasi.

Salah satu strategi inisiatif adalah mendorong pembentukan CSIRT (Computer Security Incident Response Team) di seluruh daerah, serta penggunaan Indeks informasi KAMI sebagai alat ukur kesiapan keamanan sesuai Arah BSSN.

“Dengan dukungan sistematis dari tingkat provinsi, langkah ini akan memperkuat ketahanan digital yang merata di seluruh wilayah,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan sektor industri dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keamanan siber, sebagai penggerak kolaborasi nasional dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, andal, dan terpercaya.

Acara ini juga menampilkan Direktur SDM PT. Sucofindo beserta jajaran, Direktur Eksekutif dan Dewan Pembina ASKOMPSI, Perwakilan LSware Indonesia, serta undangan terkait yang hadir secara luring dan bold. Selain mendengarkan pemaparan, peserta juga aktif berbagi dan diskusi. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemlu Apresiasi Polri Atas Pengungkapan Kasus Kematian Diplomat Muda ADP

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengapresiasi Polri melalui Polda Metro Jaya atas pengungkapan penyebab kematian Diplomat muda, Arya Daru Pangayunan (39). Penyelidikan itu dilakukan secara profesional dengan melibatkan ahli.

“Kemlu menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh tim penyelidik Polda Metro Jaya dan para ahli yang dilibatkan selama pelaksanaan penyelidikan,” tulis Kemlu dalam keterangan resmi, Kamis (31/7).

Kemlu menyatakan menghargai atensi serta berbagai masukan yang disampaikan semua pihak perihal dengan meniggalnya Arya Daru Pangayunan.

“Sejak awal proses penyelidikan, Kemlu telah bekerja sama dan berkomunikasi dengan keluarga, penyelidik polisi, maupun pihak terkait lainnya untuk mengungkap kasus ini secara terang-benderang,” ujar Kemlu.

Kemlu pun turut berduka atas kepergian dari Arya Daru yang dikenal sebagai sosok baik, ramah kepada rekan kerja berdedikasi, serta senior yang mengayomi. Kepergian almarhum juga memberikan dampak emosional terhadap rekan kerja dan keluarga besar Kemlu lainnya.

Di sisi lain, Kemlu turut menjamin pendampingan terhadap keluarga Arya Daru. Bahkan, perhatian khusus pun diberi langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono.

Bapak Menlu RI telah mengunjungi rumah duka di Yogyakarta untuk memberikan belasungkawa dan dukungan moril,” kata Kemlu.

Ditambahkan pihak Kemlu, selama ini jajarannya selalu memberi berbagai dukungan kepada seluruh staff dan keluarga Kemlu yang butuh, termasuk layanan konseling psikologi dan psikiatri. Layanan in-house bahkan telah disediakan Kemlu untuk membantu staf Kemlu dan keluarganya apabila terdampak dari aktivitas dan penugasan kedinasan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Komdigi Gandeng PPATK Blokir Rekening Putus Mata Rantai Judol

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan pemblokiran terhadap rekening bank yang digunakan untuk transaksi judi online.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemutusan akses terhadap situs judi online saja tidak cukup untuk memberikan efek jera terhadap para pelaku judi online.

“Konten bisa dibuat ulang dengan mudah, tapi rekening sulit dibuka kembali setelah diblokir,” tegasnya usai pertemuan dengan Dewan Ekonomi Nasional dan PPATK, di Jakarta Pusat, Rabu (30/07/2025).

Ia mencatat sejak 20 Oktober 2024 hingga 28 Juli 2025, Kementerian Komdigi telah melakukan takedown terhadap hampir 2,5 juta konten negatif, dengan sekitar 1,7 juta di antaranya terkait judi online.

“Data konten-konten negatif ini kami dapatkan dari aduan masyarakat dan sistem crawling kami,” ujarnya.

Namun demikian, peredaran situs judi online masih marak dan terus dipromosikan di berbagai platform media sosial.

Meutya mengatakan pelaku judi online semakin kreatif dalam mencari celah yang tidak terlacak oleh sistem crawling konten untuk melakukan promosi judi online.

Oleh karena itu, Meutya menyambut baik langkah PPATK yang melakukan pelacakan rekening terindikasi terkait judi online, sekaligus mendorong sektor perbankan untuk lebih ketat dalam proses verifikasi nasabah.

“Perbankan juga harus diminta untuk lebih ketat sehingga pelaku tidak bisa membuat rekening lagi,” tuturnya.

Meutya mengatakan melalui kolaborasi lintas sektor antara Kemkomdigi dan PPATK, upaya untuk memutus mata rantai judi online diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

“Ini bagus kalau disatukan, jadi ada crawling kontennya dan ada juga crawling rekeningnya,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sektor Industri Tetap di Jalur Ekspansi dengan IKI Juli 2025 Capai 52,89

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan Juli 2025 menunjukkan penguatan meningkat menjadi 52,89, yang mengindikasikan industri manufaktur nasional masih berada dalam fase ekspansi. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 1,05 poin dibandingkan capaian Juni 2025 (51,84), dan lebih tinggi 0,49 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu (52,40).

Capaian ini mencerminkan ketangguhan sektor industri di tengah ketidakpastian global dan pelemahan ekonomi di negara mitra dagang seperti Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan Tiongkok.

Kenaikan IKI Juli 2025 didorong oleh peningkatan seluruh variabel pembentuknya. Indeks pesanan naik ke 54,40 (naik 0,19 poin), persediaan produk ke 54,99 (naik 1,29 poin), dan produksi ke 48,99 (naik 2,35 poin), meski yang terakhir masih dalam fase kontraksi.

“Kenaikan variabel pesanan mencerminkan adanya peningkatan permintaan, baik di luar negeri maupun di pasar domestik, yang didukung oleh kebijakan pro-industri seperti Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Namun, kontraksi pada variabel produksi menunjukkan kehati-hatian pelaku industri dalam meningkatkan kegiatan produksinya di tengah ketidakpastian global,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif dalam rilis IKI Juli 2025, di Jakarta Kamis (31/7).

Dari sisi pasar, baik ekspor maupun domestik mencatatkan ekspansi. IKI ekspor pada bulan Juli 2025 mencapai 53,35, meningkat 1,16 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 52,19. “Kenaikan ini menunjukkan adanya permintaan luar negeri yang terus tumbuh terhadap produk manufaktur Indonesia, dan menjadi sinyal positif bahwa pelaku industri berhasil menjaga daya saingnya di pasar global,” terang Febri.

Kemenperin mencatat, pada bulan Mei 2025, sektor yang mencapai nilai ekspor tertinggi adalah industri logam dasar sebesar USD4,6 miliar, kemudian industri industri makanan USD3,9 miliar, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD1,9 miliar, serta industri komputer dan barang elektronik USD1,08 miliar.

“Sementara itu, sejumlah industri pengolahan lainnya, seperti industri aneka, di antaranya adalah industri perhiasan, mengalami kenaikan ekspor hingga 152,55 persen (m to m), serta industri pencetakan dan reproduksi media rekaman yang naik 152,86 persen. Ini luar biasa, kenaikannya di atas 100 persen,” ungkapnya. Ini menandakan bahwa permintaan ekspor masih cukup tinggi di tengah gejolak ekonomi dunia.

Selanjutnya, IKI domestik juga mengalami peningkatan sebesar 0,84 poin dari 51,32 pada Juni 2025 menjadi 52,16 pada Juli 2025. “Ini mencerminkan permintaan pasar dalam negeri yang tetap kuat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga daya beli dan mendorong penggunaan produk dalam negeri,” tambahnya. Tingginya permintaan di pasar domestik juga turut didukung karena momentum liburan anak sekolah dan masuknya tahun ajaran baru.

Jubir Kemenperin menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menyambut peluang besar dari kesepakatan dagang Indonesia–Uni Eropa (IEU-CEPA) dan kerja sama Indonesia–Amerika Serikat. “Kami akan mendorong pertumbuhan kawasan-kawasan industri baru yang diarahkan pada ekspor. Kami juga mengajak perusahaan industri yang selama ini kesulitan menembus pasar ekspor, untuk bersiap memanfaatkan peluang ini,” ujar Febri.

Ia juga mengimbau agar pelaku industri ekspor, khususnya industri pakaian, alas kaki, dan furnitur, meningkatkan utilisasi produksi, memperkuat kualitas dan daya saing. “Mari kita banjiri pasar Amerika Serikat dan Eropa dengan produk unggulan Indonesia. Kita manfaatkan momentum ini untuk mempercepat pembangunan ekosistem industri yang mendukung lonjakan produksi ekspor,” tegasnya.

Peningkatan IKI pada Juli juga turut ditopang oleh Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang naik menjadi 117,8 penjualan eceran juga diperkirakan tumbuh 2,0 persen (yoy) mencapai level 233,7 pada bulan Juni 2025.

Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, 22 di antaranya menunjukkan ekspansi dengan kontribusi 99,9 persen terhadap PDB Industri Pengolahan Nonmigas Triwulan I 2025. Dua subsektor dengan dengan nilai IKI tertinggi adalah Industri Alat Angkutan Lainnya (KBLI 30) dan Industri Pengolahan Tembakau (KBLI 12), sementara satu-satunya subsektor yang mengalami kontraksi adalah Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan (KBLI 33) dengan penurunan usaha naik dari 10,6% ke 13,3%.

Penjualan sepeda motor domestik yang meningkat sebesar 0,79 persen dibanding bulan sebelumnya, mencapai 509.326 unit pada bulan Juni 2025 dan ekspor kendaraan CBU yang tumbuh mencapai 756.611 unit, serta peningkatan pesanan maritim dan gerbong kereta api yang diekspor ke Selandia Baru mendorong subsektor Industri Alat Angkutan Lainnya. Sementara IKI Subsektor Industri Pengolahan Tembakau meningkat, didorong oleh lonjakan pesanan luar negeri, terutama ekspor ke AS sebagai antisipasi sebelum diberlakukannya tarif Trump.

“Subsektor KBLI 33 mengalami kontraksi pada seluruh variabel, yaitu pesanan, produksi, dan persediaan, yang dipengaruhi oleh faktor musiman pengadaan barang dan jasa serta masih lesunya aktivitas jasa reparasi dan perawatan industri otomotif maupun kapal,” jelas Febri. Industri Kulit dan Alas Kaki (KBLI 15) kembali ekspansi, didorong pesanan ekspor jelang tarif AS dan investasi baru di Jawa Tengah.

Di tengah tekanan global, termasuk penerapan tarif resiprokal AS yang berdampak pada komponen lokal dan alat kesehatan, Kementerian Perindustrian terus memperkuat kebijakan proteksi melalui penerapan SNI dan pembatasan impor selektif. “Kami terus berkoordinasi dengan kementerian lain untuk memperkuat kebijakan pembatasan impor, seperti deregulasi impor melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 16 sampai 24 Tahun 2025, guna melindungi 19 juta tenaga kerja di sektor manufaktur,” ujarnya.

Pada Juli 2025, 77,1% mayoritas pelaku usaha melaporkan kondisi usaha yang membaik atau stabil 31,2% membaik (turun dari 32,1% di Juni) dan 45,9% stabil. Optimisme enam bulan ke depan naik dari 65,8% menjadi 67,6%, sementara pesimisme turun dari 9,0% ke 7,1%. “Optimisme ini didorong oleh kebijakan pemerintah yang konsisten mendukung industri dalam negeri, seperti perpanjangan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) dan penguatan TKDN,” tambah Febri.

Sebagai bagian dari kontribusi industri terhadap pembangunan nasional, Kemenperin juga menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas Presiden Prabowo dalam Asta Cita, khususnya dalam hal Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan energi dan pangan, penyediaan perumahan rakyat, layanan kesehatan gratis, serta penguatan koperasi melalui program Koperasi Merah Putih.

Dukungan ini akan diwujudkan melalui sejumlah program prioritas Kemenperin, termasuk hilirisasi berbasis sumber daya, penguatan jaringan pemasok lokal melalui linkage hulu-hilir, pengembangan teknologi industri dan ekosistem hijau, serta peningkatan kapasitas SDM industri agar mampu bersaing dalam rantai nilai global.

Secara keseluruhan, kinerja industri manufaktur Indonesia pada Juli 2025 tetap ekspansif, didukung oleh permintaan domestik yang kuat dan kebijakan pro-industri. Kementerian Perindustrian optimis bahwa langkah-langkah strategis, seperti hilirisasi dan penguatan pasar domestik, akan terus memperkuat daya saing industri nasional di tengah tantangan global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News