Beranda blog Halaman 987

Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Wamen Ossy Minta Jajaran Bekerja Adaptif terhadap Tantangan Zaman

Wamen ATR/BPN, Ossy Dermawan melantik 28 Pejabat Struktural dan Fungsional pada Senin (23/06/25). Ia ingin jajarannya, termasuk para pejabat terlantik untuk adaptif di tengah dinamika pekerjaan dan tantangan zaman.

“Pelantikan ini merefleksikan dinamika dan kebutuhan organisasi, untuk terus bisa adaptif, gesit terhadap tantangan zaman. Momentum pelantikan ini juga pengakuan atas kepercayaan negara dan juga pimpinan terhadap kapasitas, dedikasi, serta integritas Bapak/Ibu sekalian,” ujar Wamen Ossy dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Struktural dan Fungsional, di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

Menurut Wamen Ossy, pelantikan tidak hanya bagian dari promosi dan mutasi, namun juga sebagai bagian dari proses penyesuaian struktur organisasi yang sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 176 Tahun 2024 yang mengatur terkait struktur organisasi, tugas, dan fungsi Kementerian ATR/BPN serta Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 6 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian ATR/BPN.

Dalam kesempatan ini, 28 pejabat yang dilantik terdiri atas 4 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 13 Pejabat Administrator, dan 11 Pejabat Fungsional. Bagi Wamen Ossy, Pelantikan Pejabat Fungsional yang dilakukan hari ini adalah bukti nyata jenjang karier di Kementerian ATR/BPN terbuka luas.

“Izinkan saya mengapresiasi secara khusus kepada Ibu Narsiyah yang hari ini dilantik sebagai Auditor Ahli Utama. Ini adalah bukti nyata bahwa jenjang karier fungsional terbuka luas bagi siapa saja yang memiliki dedikasi, kinerja, dan integritas yang tinggi. Semoga ini juga bisa menjadi inspirasi bagi seluruh ASN lainnya bahwa pekerjaan yang konsisten akan menemukan jalannya,” pesan Wamen Ossy.

Bukan hanya dedikasi dan kualitas diri, Wamen Ossy ingin jajarannya terus membangun dan memperkuat koordinasi antar satuan kerja, menegakkan tata kelola yang baik dan akuntabel, serta cepat dan tepat dalam menentukan langkah strategis pelayanan. “Keberhasilan implementasi berbagai kebijakan strategis kementerian ini sangat bergantung pada kerja kolektif dan profesionalisme Bapak/Ibu semua,” tuturnya.

Saya percaya dengan semangat kolaboratif dan nilai-nilai yang kita pegang bersama, Kementerian ATR/BPN akan terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi institusi yang makin dipercaya oleh publik,” pungkas Wamen Ossy yang menutup sambutannya dalam Pelantikan yang juga dihadiri oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Hadiri Wisuda Santri, Kepala BNN Harap Wisudawan Menjadi Da’i

Kepala BNN RI, Marthinus Hukom menghadiri Wisuda di Pesantren Darus-Sunnah, Tangerang Selatan, pada Minggu (22/6). Turut hadir dalam wisuda ini, Kasatgawil DKI Jakarta Densus 88 Anti Teror Polri yang hadir mewakili Kepala Densus, Pimpinan Pesantren Darus-Sunnah, KH. Zia Ul Haramain, LC., M.Si., dan Dewan Pengurus Yayasan Darus-Sunnah.

Acara ini melibatkan sekitar kurang lebih 70 santriwan dan santriwati. Pentingnya kemampuan para lulusan ini untuk mengambil keputusan yang baik demi membentuk manusia yang lebih sejahtera dan lebih sehat. Dengan bekal pendidikan yang mereka terima di Pesantren Darus-Sunnah, diharapkan para santri ini dapat memadukan nilai-nilai keagamaan yang kuat dengan pemikiran rasional dan integritas.

Kepala BNN RI menyampaikan harapan besar bagi para santriwan dan santriwati Pesantren Darus-sunnah, agar kelak dapat menjadi da’i (penyiar agama) yang luar biasa dan tokoh masyarakat atau politik yang membawa perubahan positif.

Pendidikan yang diterima para santri di Pesantren Darus-Sunnah memang sangat baik, menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka. Bekal ini diharapkan mampu menjadikan mereka individu yang berkontribusi positif di masyarakat, baik sebagai penyiar agama maupun pemimpin.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Jemaah Haji Reguler yang Wafat Dapat Asuransi, Cek di sini Ketentuannya!

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan jemaah haji reguler yang wafat akan mendapatkan asuransi. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Muchlis M Hanafi di Makkah, Minggu (22/6/2025).

Menurut Muchlis M Hanafi, ada empat skema pemberian asuransi. Pertama, jemaah haji reguler yang wafat bukan karena kecelakaan. “Jemaah Haji Reguler yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan diberikan manfaat asuransi sebesar Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) Haji Reguler sesuai embarkasi,” terang Muchlis M Hanafi.

Kedua, jemaah haji reguler yang meninggal dunia karena kecelakaan. Asuransi yang diberikan dua kali besaran Bipih Haji Reguler sesuai embarkasi. Ketiga, jemaah haji reguler yang cacat tetap total akibat kecelakaan. Jemaah dengan kategori ini diberikan manfaat asuransi sebesar Bipih Haji Reguler sesuai embarkasi.

“Keempat, jemaah haji reguler yang cacat tetap sebagian akibat kecelakaan diberikan manfaat asuransi sebesar persentase yang telah ditentukan dengan maksimal sebesar Bipih Haji Reguler sesuai embarkasi,” sebut Muchlis M Hanafi.

Berikut ketentuan terkait Asuransi Jiwa dan Kecelakaan bagi Jemaah Haji Reguler:

A. Masa Asuransi

1. Sejak jemaah haji reguler masuk asrama haji embarkasi atau embarkasi antara untuk pemberangkatan sampai keluar asrama haji debarkasi atau debarkasi antara untuk kepulangan.

2. Jemaah haji reguler yang telah masuk asrama haji embarkasi dan asrama haji embarkasi antara untuk keberangkatan dan tiba di debarkasi atau debarkasi antara untuk kepulangan kemudian sakit, dan meninggal dunia di rumah sakit rujukan.

3. Bagi Jemaah Haji Reguler yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi dan/atau rumah sakit rujukan lainnya melebihi masa kontrak asuransi, maka pertanggungan asuransinya diperpanjang sampai dengan Februari 2026.

4. Bagi Jemaah Haji Reguler setelah masuk asrama haji embarkasi atau embarkasi antara mengalami sakit sehingga harus dirawat dan meninggal sampai dengan masa fase pemberangkatan berakhir.

B. Tata Cara Pengajuan Klaim

1. Seluruh dokumen persyaratan klaim diajukan dengan cara menginput ke portal e-Klaim JMA Syariah atau diajukan melalui email klaim-haji@jmasyariah.com.
2. Apabila terdapat dokumen atau informasi tambahan klaim yang perlu dilengkapi, maka petugas klaim akan menginformasikan lebih lanjut.

3. Proses pembayaran klaim dilakukan maksimal 5 hari kerja setelah dokumen klaim dinyatakan lengkap dan disetujui oleh petugas klaim.

4. Klaim akan dibayarkan dengan cara transfer ke rekening bank milik jemaah haji reguler yang didaftarkan pada saat pengajuan kepesertaan asuransi.

5. Laporan status klaim dan Bukti pembayaran klaim dapat dilihat dan diunduh pada portal e-Klaim JMA Syariah.

C. Dokumen Pengajuan Klaim

I. Meninggal Dunia/Wafat/Ghaib di Arab Saudi

1. Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari Kemenag
2. Surat Keterangan Kematian (SKK) yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah
3. Jika meninggal karena kecelakaan, sertakan Surat Keterangan Kecelakaan yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah Print Out database Siskohat Jemaah Haji Reguler yang meninggal
4. Khusus Jemaah Haji Reguler Ghaib, sertakan Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah

II. Meninggal Dunia/Wafat di Tanah Air
1. Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari Kemenag
2. Surat Keterangan Kematian (SKK) yang dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang
3. Resume Medis (Copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit jemaah dirawat atau kronologis kematian yang dibuat oleh ahli waris atau petugas dan diketahui oleh Pejabat yang berwenang dari Kemenag
4. Foto Copy Identitas
5. Print Out database Siskohat Jemaah Haji Reguler yang meninggal

III. Meninggal Dunia/Wafat di Pesawat
1. Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari Kemenag
2. Surat Keterangan Kematian (SKK) yang dikeluarkan oleh kantor perwakilan Indonesia di Jeddah atau oleh Pejabat yang berwenang di Indonesia apabila jemaah meninggal dunia menuju Tanah Air
3. Print Out database Siskohat Jemaah Haji Reguler yang meninggal

IV. Catat Tetap Total/Sebagian Akibat Kecelakaan
1. Surat Pengantar Pengajuan Klaim dari Kemenag
2. Surat Keterangan dari Kepolisian Arab Saudi / kantor perwakilan RI di Arab Saudi atau Surat Keterangan dari Kepolisian Tanah Air apabila kecelakaan di Tanah Air
3. Resume Medis (Copy) yang mencantumkan tanggal masuk dan keluar rumah sakit yang dilegalisir rumah sakit.
4. Print Out database Siskohat jemaah Haji Reguler yang meninggal

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Ultah ke-66, Menag: Bertambah Umur Artinya Mendekati Garis Akhir Kehidupan

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar menyampaikan refleksi mendalam pada silaturahmi bersama Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin beserta jajaran pejabat Eselon I, II, dan III Kementerian Agama. Momen ini terasa istimewa karena bersamaan hari ulang tahun ke-66 Menteri Agama.

Dalam suasana hangat dan sederhana di Ruang Pelantikan Gedung Kementerian Agama Jakarta, Senin (23/6/2025), Menag mengajak jajarannya untuk menjadikan momen pertambahan usia sebagai renungan spiritual, bukan perayaan seremonial.

“Ulang tahun ini adalah nasihat buat kita, bahwa bertambah umur sesungguhnya mendekati finish kehidupan,” ujar Menag dalam sambutannya.

Mengutip Ibnu Atha’illah, Menag mengingatkan bahwa pujian justru bisa menjerumuskan seseorang jika tidak disikapi dengan benar. “Saya teringat apa yang disampaikan oleh Ibnu Atha’illah: hati-hati terhadap sebuah pujian. Sebab pujian itu lebih banyak membuat orang itu stagnan dari pada progres. Dan jangan khawatir terhadap kritikan, sebab kritikan itu justru membuat orang itu lebih progres,” jelasnya.

Menag juga menukil pendapat Ibnu Arabi yang menilai bahwa rasa bangga terhadap pujian menandakan kecacatan akidah. “Jika ada dalam lipatan hati kecil Anda bangga pada saat dipuji orang, itu pertanda cacatnya akidah. Karena Alhamdulillahi Rabbil Alamin adalah segala pujian itu hanya untuk Allah. Apa yang dipuji orang pada diri kita itu adalah karena Allah, dari Allah, dan harusnya untuk Allah,” sambungnya.

Dalam nada rendah hati, Nasaruddin Umar mengaku dirinya hanyalah manusia biasa. Ia menyampaikan bahwa selama ini hanya berusaha menjalankan tugas dengan sebaik mungkin. “Saya tidak ada apa-apanya, teman-teman. Saya biasa-biasa saja. Saya tidak pintar. Jujur, banyak orang lebih hebat dari saya,” ungkapnya.

Ia pun mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada istrinya yang selama ini setia mendampingi, serta kepada seluruh rekan yang selalu memberikan dukungan.

“Orang yang melakukan ketulusan, selalu ada keajaiban dalam hidupnya,” katanya sembari mengingatkan bahwa selama menjadi Menteri, dirinya berusaha menjaga hubungan kerja yang baik. “Saya tidak pernah rasanya ada satu orang pun yang saya marah di kantor ini sejak saya menjadi Menteri.”

Menag juga membagikan kisah inspiratif dari sufi perempuan terkenal, Rabiah al-Adawiyah. Ketika ditanya mengapa ia tidak pernah membenci bahkan kepada Iblis sekalipun, Rabiah menjawab dalam bentuk puisi, “Cintaku telah memenuhi seluruh relung-relung tubuhku, sehingga tidak ada lagi rongga untuk membenci siapapun.”

“Kalau kita masih ada rongga tidak penuh dengan cinta, berarti masih ada ruang untuk membenci siapapun. Tapi kalau sudah dipenuhi rongga badan ini dengan cinta, tidak ada tempatnya untuk membenci dan mencela siapapun,” tambah Menag.

Di akhir sambutan, Menag mengapresiasi seluruh petugas haji yang telah bekerja penuh dedikasi dalam melayani jemaah. “Semua petugas telah memberikan pelayanan maksimal. Mari kita menghargai, menghormati kerja keras mereka para petugas,” tuturnya.

Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafi’i turut menyampaikan doa untuk Menag dan juga Kementerian Agama. “Kita berharap Bapak Menteri Agama di usianya yang bonus 3 tahun dari Rasulullah ini menjadi lebih baik ke depannya baik untuk keluarga untuk kita di Kementerian Agama dan tentu untuk umat, bangsa, dan negara kita doakan beliau tetap sehat tetap semangat dan tidak lupa berbahagia dengan keluarganya,” harapnya.

Untaian doa diucapkan langsung juga oleh Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin. “Beliau adalah guru kita semua dalam banyak hal, bukan hanya dalam ilmu pengetahuan, bukan hanya dalam hal ketakwaan dan keimanan, tetapi the way he interact with people, menurut saya sesuatu yang sangat pantas menjadi contoh bagi kita semua. Pak Menteri, sekali lagi kami sangat thankful, grateful, berterima kasih setulus-tulusnya, seikhlas-ikhlasnya atas contoh yang diberikan kepada kita semua selama ini, atas pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Semoga Pak Menteri berserta keluarga, berserta ibu, selalu diberi kesehatan, selalu istiqamah dalam pengabdian, mudah-mudahan sehat selalu dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Acara ini menjadi momen reflektif yang sarat makna, mengajak semua pihak untuk tidak larut dalam euforia usia, melainkan memperkuat niat untuk terus berbuat baik dan menjaga ketulusan hingga akhir hayat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Resmi Dibuka! Pemprov Kaltim Buka Seleksi Direksi BUMD 2025

Pemprov Kaltim melalui Panitia Seleksi Calon Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) resmi membuka seleksi untuk pengisian jabatan strategis di sejumlah BUMD tahun 2025. Pengumuman ini tertuang dalam surat pengumuman bernomor 500/904/EKO-II.

Melalui juru bicara Pemprov Kaltim, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo), Muhammad Faisal menyampaikan seleksi ini bertujuan menjaring sosok profesional dan berintegritas untuk menduduki jabatan direksi pada empat BUMD Kaltim.

Di antaranya adalah PT Migas Mandiri Pratama (MMP) Kaltim untuk posisi direktur utama, direktur operasional, serta direktur keuangan dan SDM. Selanjutnya di PT Kaltim Melati Bhakti Satya (MBS) untuk posisi direktur utama, direktur operasional dan SDM serta direktur keuangan.

PT Ketenagalistrikan Kaltim dengan posisi direktur utama dan direktur operasional. Serta PD Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera untuk posisi tunggal, direktur utama.

“Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, UKK (uji kelayakan dan kepatutan), penulisan makalah, presentasi dan wawancara,” terang Kadiskominfo Kaltim, Muhammad Faisal di Samarinda, Minggu (22/6/2025).

Adapun persyaratan umum bagi calon pendaftar meliputi, pendidikan minimal S1, Warga Negara Indonesia (WNI) usia 35–55 tahun, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah terlibat kasus hukum atau kepailitan perusahaan, memiliki pengalaman minimal lima tahun di bidang manajerial dan kepemimpinan tim, serta tidak menjadi pengurus partai politik.

Seluruh perkembangan informasi seleksi akan diumumkan secara resmi melalui laman, https://siemon-bumd.kaltimprov.go.id, www.setda.kaltimprov.go.id, instagram @pemprov_kaltim dan @bumd_kaltim. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Aulia–Rendi Resmi Dilantik, Gubernur Kaltim Ingatkan Gerak Cepat dan Kolaborasi Pembangunan

Kutai Kartanegara resmi menyambut era kepemimpinan baru. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, melantik pasangan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar untuk masa jabatan 2025–2030, di Lamin Etam Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/6/25). Momen ini menjadi titik awal perjalanan baru bagi Kukar setelah melalui proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan pengesahan oleh DPRD setempat.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, namun sarat makna. Gubernur Kaltim dalam sambutannya menegaskan, kepemimpinan bukan sekadar gelar, melainkan amanah besar untuk melayani masyarakat. Ia mendorong agar duet Aulia–Rendi segera bergerak cepat, terutama dalam mengatasi berbagai isu krusial di Kukar, seperti infrastruktur dasar, layanan pendidikan, dan kesehatan.

“Saya minta terobosan konkret. Untuk jalan kabupaten, gunakan semenisasi, bukan aspal, karena lebih tahan lama terhadap banjir dan kendaraan tambang. Dan kalau bisa, alat berat perusahaan jangan lagi lewat jalan umum, gunakan jalur sungai,” tegas Gubernur Kaltim di hadapan tamu undangan.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Gubernur Kaltim juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam menyukseskan pembangunan jangka panjang.

Lebih dari itu, Gubernur Kaltim menyampaikan ajakan penting penguatan kolaborasi antara Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim. Dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, sinergi antarpemerintah menjadi faktor kunci agar program pembangunan bisa beriringan dan berdampak nyata.

“Visi besar seperti Generasi Emas tak bisa dicapai sendiri-sendiri. Kita harus bekerja bersama, selaras antara kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Kukar memiliki posisi strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara. Maka, program-program daerah juga harus terkoneksi dengan prioritas pembangunan provinsi dan pusat,” ujar Gubernur Kaltim.

Semangat kolaborasi ini juga diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak SDM unggul—generasi muda Kukar yang sehat, terdidik, dan siap bersaing dalam transformasi besar menuju 2045. Pemerintah provinsi pun menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh pengembangan pendidikan, pelatihan vokasi, dan akses kesehatan berkualitas di daerah-daerah.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilantik pula Ketua TP PKK, Ketua TP Posyandu, Ketua Dekranasda, serta Bunda PAUD Kukar 2025–2030, yang kini dijabat oleh Andi Deezca Aulia Rahman. Pelantikan ini menjadi pelengkap langkah awal menuju gerakan bersama lintas sektor yang menyasar peningkatan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Kaltim Anugerahkan Proper, Adiwiyata dan Kalpataru

Pemprov Kaltim melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan sertifikat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) dalam pengelolaan lingkungan hidup, serta menganugerahkan penghargaan Adiwiyata dan Kalpataru. Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup 2025 di Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (23/6/25).

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum), memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap capaian tersebut dapat dipertahankan serta ditingkatkan di masa mendatang.

“Selamat kepada yang mendapat Emas, syukur-syukur bisa ditingkatkan menjadi Platinum. Sedangkan yang mendapat Merah, bila tidak memperbaiki pengelolaan lingkungannya, izinnya bisa saja dicabut,” tegas Gubernur Kaltim.

Ia menekankan bahwa tantangan lingkungan semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, penurunan kualitas udara, air, dan tanah, hingga hilangnya keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, capaian predikat Proper Emas, Hijau, dan Biru menunjukkan bahwa praktik bisnis yang ramah lingkungan bukan hanya mungkin dilakukan, tetapi juga memberikan dampak positif dan membanggakan.

“Tolong dijaga lingkungan kita agar tetap sehat dan bersih, demi mencetak generasi emas di masa depan, paling tidak 20 tahun ke depan,” pesannya.

Gubernur Harum juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa pemberdayaan masyarakat oleh perusahaan harus menjadi program berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Sementara itu, Kepala DLH Kaltim, Anwar Sanusi, melaporkan bahwa penilaian Proper 2025 melibatkan 278 perusahaan di Kalimantan Timur. Hasilnya, 15 perusahaan meraih Proper Emas, 39 Proper Hijau, dan 184 Proper Biru. Sebanyak 40 perusahaan lainnya mendapatkan Proper Merah.

Selain penyerahan sertifikat Proper, penghargaan Adiwiyata juga diberikan kepada 54 sekolah tingkat provinsi. Rinciannya: Samarinda 21 sekolah, Balikpapan 8 sekolah, Bontang 4 sekolah, Berau 2 sekolah, Penajam Paser Utara 4 sekolah, Paser 5 sekolah, Kutai Kartanegara 8 sekolah, dan Kutai Timur 2 sekolah.

Penghargaan Kalpataru juga diserahkan kepada tujuh tokoh yang dinilai telah mendedikasikan hidupnya untuk pelestarian lingkungan. Kategori Penyelamat Lingkungan diberikan kepada lima orang: dua dari Kabupaten Kutai Timur, satu dari Kutai Barat, satu dari Kota Bontang, dan satu dari Kabupaten Berau.

Acara turut dihadiri para Bupati/Wali Kota se-Kaltim, pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kaltim, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, pimpinan perusahaan, serta pimpinan lembaga pendidikan dan sekolah. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemprov Riau Apresiasi Langkah Progresif Pemko Pekanbaru dalam Membangun Kota

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memberikan langkah progresif dalam membangun Kota Bertuah. Hal ini menuai apresiasi yang tinggi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-241 Kota Pekanbaru di Kantor DPRD Kota Pekanbaru Senin (23/6/2025).

Menurutnya, langkah yang dibuat oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota, Markarius Anwar, mulai membuahkan hasil.

“Izinkan saya menyampaikan apresiasi yang tingi kepada Bapak Agung Nugroho dan Bapak Markarius Anwar. Langkah-langkah perubahan yanng dijalankan mulai menampakkan hasil,” ungkapnya,

Disampaikan Zulkifli, suasana Kota Pekanbaru terlihat semakin tertib. Tak hanya itu, ia juga sampaikan infrastruktur Kota Bertuah mulai berbenah dan komunikasi pemerintah dengan warga semakin terbuka.

“Komunikasi dengan warga semakin terbuka dan pemerintah semakin responsif. Ini pertanda Pemerintah Kota Pekanbaru bukan hanya bekerja dengan tangan, tapi juga dengan hati. Ini menunjukkan bahwa Pekanbaru sedang bergerak ke arah yang lebih baik,” terang Zulkifli,

Disampaikan, Pemprov Riau percaya keberanian dari pemimpin Kota Pekanbaru dalam mengambil keputusan bisa mengubah Kota Bertuah menjadi lebih baik lagi. Tentunya dengan kebijakan yang tepat dan dukungan semua pihak.

“Semoga bisa mengubah Kota Pekanbaru tidak hanya menjadi kota yang gemerlap karena cahaya, namun dapat juga bercahaya karena keadilan,” harapnya.

Sementara itu Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan, tema kolaborasi hari jadi ini bukan hanya sebuah slogan kosong tanpa makna. Tapi hal itu merupakan kondisi nyata yang dibutuhkan untuk membangun Kota Bertuah.

“Dengan kolaborasi kita satukan potensi, semuanya turun bekerja sesuai perannya masing-masing, tidak hanya menjadi penonton dan komentator terhadap masalah saja,” ungkapnya.

Agung tambahkan, masih banyak permasalahan yang belum selesai di Kota Pekanbaru. Namun, dengan kerja sama semua pihak ia akan mengupayakan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Perjalanan kita masih panjang, tentunya memerlukan kesabaran. Kami upayakan untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gratispol Kaltim Sasar 85 Ribu Mahasiswa di 2026

Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya untuk memastikan program Gratispol berjalan akuntabel, transparan, dan menyasar penerima manfaat yang tepat.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kaltim, Dasmiah, menyampaikan Pemprov Kaltim memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) rata-rata sebesar Rp 5 juta per mahasiswa.

“Rata-rata UKT di perguruan tinggi seperti Universitas Mulawarman dan UINSI berada di kisaran Rp 4 juta hingga Rp 5 juta. Maka jika UKT-nya berada pada kisaran tersebut, mahasiswa tidak perlu membayar sepeser pun,” jelas Dasmiah saat menjadi pembicara pada Bakohumas Kaltim 2025, di Hotel Gran Senyiur, Kamis (19/6/25).

Namun, untuk program studi dengan UKT lebih tinggi, seperti Farmasi atau Kedokteran, bantuan yang diberikan juga menyesuaikan. UKT untuk Farmasi sebesar Rp 7,5 juta, sementara Kedokteran Rp 15 juta. Untuk jenjang pascasarjana, S2 sebesar Rp 9 juta, dan S3 hingga Rp 15 juta per semester.

Menurutnya, Program Gratispol menanggung biaya pendidikan, S1 hingga 8 semester, S2 hingga 4 semester dan S3 hingga 6 semester.

Mulai tahun 2026, seluruh mahasiswa, baik baru maupun lama, akan mendapatkan bantuan UKT di semester 2 hingga 8. Sementara semester 1 sudah lebih dulu ditanggung di awal.

Pada tahun 2025, program ini ditargetkan menjangkau 3.943 mahasiswa. Jumlah ini akan meningkat drastis pada 2026 menjadi 85.000 mahasiswa, dan diperkirakan akan terus meningkat 3 persen setiap tahun.

Dasmiah menegaskan bahwa penerima manfaat wajib memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:

Warga ber-KTP dan Kartu Keluarga Kalimantan Timur minimal tiga tahun
Usia maksimal 25 tahun untuk S1, 35 tahun untuk S2, dan 40 tahun untuk S3,
Khusus untuk guru dan dosen, usia maksimal S3 diperpanjang hingga 45 tahun
Terdaftar di perguruan tinggi yang diakui Kemendikbudristek
Tidak sedang menerima beasiswa lain
Aktif sebagai mahasiswa (tidak cuti)
Bersedia melaporkan kemajuan studi setiap akhir tahun akademik.
“Mahasiswa yang sudah memenuhi kriteria ini, dan terdata di perguruan tinggi, akan langsung masuk dalam program ini,”tegasnya

Ia juga menjamin bahwa bagi mahasiswa Universitas Mulawarman yang terlanjur membayar UKT padahal masuk dalam kategori penerima Gratispol, dana tersebut akan dikembalikan.

“Jangan khawatir, Jika sudah terlanjur membayar, dana akan segera dikembalikan,” tutupnya. (JR/ADV/Diskominfo Kaltim)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Tinjau Panen Raya Tebu di Banyuwangi, Wapres Dukung Swasembada Gula Nasional

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk mewujudkan swasembada gula nasional sebagai bagian dari upaya besar mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wapres saat memberikan sambutan dalam kegiatan Panen Raya dan Tanam Tebu Perdana di Kebun Tebu Jolondoro, Banyuwangi, Senin (23/06/2025).

Ketika berdialog dengan para petani yang hadir secara luring maupun daring dari berbagai wilayah Indonesia, Wapres menyampaikan bahwa target swasembada gula merupakan bagian dari fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dan harus dikejar secara serius dan konsisten.

“Targetnya tahun depan sudah swasembada ya Pak ya. Oke, paling lambat 2027. Jadi ini akan kita kejar dan insyaAllah nanti hasilnya bisa seperti beras, harganya baik, semua bisa diuntungkan,” ujarnya optimis.

Baca JugaWujudkan Swasembada Pangan, Wapres Tinjau Penggunaan Rice Transplanter di Persawahan Langkat
Wapres juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh terhadap program swasembada pangan, termasuk gula, dan secara rutin memantau langsung progresnya dalam rapat terbatas bersama kementerian terkait.

“Ini komitmen dari pemerintah, komitmen dari Pak Presiden Prabowo untuk swasembada pangan ini benar-benar menjadi fokus utama. Jadi mohon kerja sama dari Bapak-Ibu semua,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Mahmudi memaparkan tantangan dan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan rendemen (persentase kadar gula yang berhasil diekstrak dari tebu yang digiling). Salah satu kendala utama adalah rendahnya komposisi varietas tebu masa awal dan kondisi tanaman yang sebagian besar masih harus dibongkar ulang oleh petani. Untuk itu, dilakukan percepatan program peremajaan melalui pelatihan khusus dan penguatan sistem kemitraan. Dukungan teknologi juga terus ditingkatkan melalui digitalisasi sistem distribusi, pemantauan berbasis satelit, serta penerapan mekanisasi pertanian.

“Kami sudah melakukan pembangunan platform ekosistem tebu rakyat melalui platform digital. Di situ ada pengajuan KUR, ada marketplace, ada layanan pupuk dan servis lainnya, agar lebih praktis dan transparan. Bahkan pemantauan tebu rakyat kini bisa dilakukan melalui satelit, untuk melihat kesehatan tanaman dan progres pekerjaannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Wapres berkesempatan berdialog dengan para petani secara luring dan daring yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Ia mendengar langsung tantangan yang dihadapi saat musim panen.

Petani asal Jember Siswono menyampaikan kendala utama yang mereka hadapi dalam proses distribusi tebu ke pabrik, khususnya terkait aksesibilitas dan infrastruktur jalan. Akses transportasi yang terbatas membuat biaya logistik menjadi tinggi dan waktu tempuh pengiriman hasil panen lebih lama. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembukaan jalur alternatif untuk mempermudah mobilitas petani.

“Kalau bicara tantangan, jujur kita banyak kendala. Yang satu kalau bicara dari Jember, ini menyangkut soal transportasi, karena transportasinya hanya satu jalur lewat jalur Kumitir. Oleh karena ini harapan kepada pemerintah, secepatnya jalur lintas selatan ini dibuka, maka ini lebih memungkinkan membuka ruang kepada petani untuk menghemat daripada transportasi,” ungkapnya.

Menanggapi suara para petani tersebut, Wapres mengungkapkan bahwa tantangan sektor gula tidak hanya terbatas pada bibit, pupuk, dan mekanisasi, tetapi juga menyangkut efisiensi tata kelola dan sinergi antar-pemangku kepentingan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif antara pemerintah pusat, BUMN, dan daerah.

“Sinergi antara pusat dan daerah sangat penting sekali. Dan tadi apa yang sudah disampaikan oleh Pak Siswono, nanti akan segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Patut diketahui, kebun Jolondoro telah menunjukkan peningkatan produktivitas yang signifikan, dari 69 ton per hektare pada 2023, naik menjadi 97 ton per hektare pada 2024, dan ditargetkan mencapai 108 ton per hektare pada 2025.

Program kemitraan petani di Banyuwangi dan Jember saat ini telah menjangkau total lahan seluas 1.307,48 hektare, dengan kontribusi petani rakyat terhadap pasokan bahan baku Pabrik Gula Glenmore terus meningkat dari 9,9% pada 2023 menjadi 12% pada 2025.

Dalam kesempatan ini, Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah, petani, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras mendukung program ketahanan pangan nasional.

Ia juga menyaksikan penyerahan bantuan simbolis kepada petani berupa pompa air irigasi senilai Rp15 juta/petani; kredit Usaha Rakyat (KUR) rata-rata Rp100 juta/petani; serta bibit tebu 100 ton/ha/petani.

Turut mendampingi Wapres dalam kegiatan ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy M. Mauna.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News