Suarapemerintah.id – Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi menyerahkan bantuan pembangunan Musalla Al Amin di Secang, Magelang. Bantuan sebesar Rp35juta tersebut diserahkan Wamenag kepada Ketua Takmir Musalla, Rofii.
Hadir mendampingi Wamenag, Kepala Kanwil Kemenag Musta’in Ahmad, Plt. Kepala Kankemenag Kabupaten Magelang Fathurahman, beserta jajarannya. Hadir pula, Kepala Desa Karang Kajen Endang Suryani, para alim ulama dan tokoh masyarakat setempat.
Wamenag berpesan bahwa rumah ibadah, termasuk masjid dan musalla, tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah mahdhah. Pada zaman nabi Muhammad, masjid juga menjadi tempat menjalin ukhuwah bagi masyarakat sekitarnya.

“Masjid menjadi tempat bertemunya warga masyarakat. Tempat menjalin ukhuwah, khususnya bagi masyarakat di wilayah tersebut,” kata Wamenag di Magelang, Sabtu (05/09).
Pada zaman Rasulullah, kata Wamenag, jika salah seorang sahabat tidak terlihat salat berjamaah di masjid, Rasulullah menanyakanya. Jika ternyata sakit, Rasul bersama para sahabat menjenguknya.
“Ini hanya mungkin jika masjid berfungsi sebagai penjalin ukhuwah,” kata Wamenag.
Fungsi lain dari masjid adalah tempat pembinaan umat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan lainnya.
.jpeg)
“Dalam Al Qur’an disebutkan, sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,” ungkap Wamenag.
“Saya berharap, masjid ini tidak hanya bagus secara fisik, tetapi juga kita mampu memakmurkannya,” tandasnya.

Sebelumnya, Wamenag meninjau Masjid al Mutaqin di Secang. Masjid ini telah mendapat bantuan sebesar Rp50juta. Bantuan itu digunakan untuk membangun tempat wudlu.


.webp)
















