Dengan prinsip ngeluwihi lan bagehi, seluruh bahan baku makanan sehat untuk balita itu merupakan hasil swadaya masyarakat.
Dalam proses pembuatan makanan untuk balita tersebut, relawan dan warga, secara bergotong-royong saling berbagi tugas. Mereka membagi dalam beberapa kelompok. Ada yang menyiapkan sayur, telur dan buah.
“Ada warga yang menyiapkan telurnya, ada yang menyiapkan sayur, ada yang menyiapkan buahnya, kemudian dimasak bersama lantas dibagikan kepada balita,” urainya.
Guna memenuhi kebutuhan pakan dan ekonomi, warga RW 08 Jageran juga melakukan budidaya ikan jenis lele dan patin.






