Sunday, April 18, 2021

Disaksikan Langsung Jokowi, Mulai Besok 600 Guru hingga Dosen Mulai Divaksin

SuaraPemerintah.id – Sebanyak 600 orang dari profesi guru, tenaga kependidikan, dan dosen akan divaksin Covid-19 pada esok hari, Rabu (24/2/2021). Menurut Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Nizam, rencananya proses vaksinasi untuk guru, tenaga kependidikan, dan dosen akan disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi.

Dia mengaku, pelaksanaan vaksinasi guru, tenaga kependidikan, dan dosen akan dilakukan di SMA Negeri 70, Jakarta.
Sehari yang lalu, Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Hendarman mengaku, guru dan tenaga kependidikan akan mulai divaksin pada 24 Februari 2021.

“Rencana 24 Februari 2021 akan dilakukan vaksin kepada guru dan tenaga kependidikan,” ungkap dia.

Dia mengaku, pemberian vaksin kepada guru dan tenaga kependidikan akan dilakukan secara bertahap. Tak hanya guru PNS saja yang diberikan, tapi juga untuk guru honorer.
Vaksin tahap kedua untuk pekerja public

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pernah mengatakan, suntik vaksin tahap kedua untuk pekerja publik.
Lalu diberikan juga kepada masyarakat yang berusia di atas 60 tahun.
Pada tahap kedua pemberian vaksin, ada sebanyak 38.513.446 orang yang menjadi sasaran untuk disuntik vaksin.

Dari total itu, ada sebanyak 5.057.582 orang yang akan diberi vaksin. Mereka itu adalah guru, tenaga kependidikan, dan dosen. Mereka itu adalah guru, tenaga kependidikan, dan dosen. Mereka itu adalah guru, tenaga kependidikan, dan dosen. Selain guru, tenaga kependidikan, dan dosen, suntuk vaksin juga untuk pedagang pasar, tokoh dan penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat negara, jurnalis, atlet, dan lainnya.

“Nanti ditunggu infonya lebih lanjut karena nanti pelaksanaannya apakah akan melalui PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat) atau akan vaksinasi massal ini masih dibahas,” ujar Nadia.
Jika memang termasuk dalam kelompok yang divaksinasi pada tahap 2 ini, guru honorer tidak perlu cek ke PeduliLindungi seperti yang terjadi pada nakes (tenaga kesehatan).
Data guru honorer rencananya akan diambil dari data Kemendikbud dan PGRI. “Ini datanya kami dapatkan dari Kemendikbud dan PGRI ya,” ujar Nadia.

Kementerian Kesehatan merencanakan 24 Februari 2021, guru dan tenaga pendidik mulai vaksinasi COVID-19. Vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik merupakan target sasaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua.

Dalam dialog Tim Advokasi Vaksinasi – Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, informasi vaksinasi COVID-19 untuk guru dan tenaga pendidik.

“Oh, iya kami sudah merencanakannya (vaksinasi guru dan tenaga pendidik). Nanti rencananya tanggal 24 (Februari) di Jakarta sudah akan kita mulai,” ujar Nadia pada Minggu, 21 Februari 2021.

“Nanti untuk pengaturannya di daerah akan ditentukan oleh dinas kesehatan masing-masing.”

Untuk vaksinasi COVID-19 tahap kedua menyasar petugas pelayanan publik, termasuk guru dan tenaga pendidik serta lansia di atas 60 tahun. Target sasaran, yakni 5.057.582 tenaga pendidik di Indonesia.

“Jadi, (vaksinasi COVID-19 tahap kedua) karena ini kan memang spesifik untuk usia di atas 60 tahun, pemberi pelayanan publik yang mencakup guru dan tenaga pendidik juga akan diatur (vaksinasi) nanti sesuai dengan stok vaksin yang diterima oleh teman-teman di dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota,” lanjut Nadia.(red/ami)

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,540FansLike
419FollowersFollow
22FollowersFollow
279SubscribersSubscribe

Terpopuler

Suara Rilis

GPR Milenial

Suara Tokoh