Sunday, April 18, 2021

Gandeng Perusahaan Swasta, BBKB Akan Produksi Batik Antibakteri Secara Massal

SuaraPemerintah.id – Pandemi Covid-19 tidak membuat desainer busana batik menghentikan inovasinya. Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) akan memproduksi batik antibakteri secara massal.

Target produksi kain batik antibakteri ini dapat dilakukan secara massal pada 2021 dengan menggandeng perusahaan swasta.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Titik Purwati Widowati di Yogyakarta, Selasa, 02 Maret 2021. Pihaknya akan menggandeng pihak swasta untuk prodkusi massalnya.

“Kami kan tidak boleh produksi sendiri. Jadi nanti yang memproduksi ya sepenuhnya perusahaan swasta,” katanya.

Menurut Titik, saat ini kain batik antibakteri itu masih dikembangkan dalam skala laboratorium. Dengan demikian, harganya masih terlalu mahal apabila dijual di pasaran. Oleh karena itu pihaknya perlu kerja sama agar bisa memproduksi antibakteri untuk batik ini secara lebih banyak.

“Dalam skala laboratorium harga jualnya masih tinggi. Maka kami membutuhkan orang yang bisa memproduksi antibakteri untuk batik ini secara lebih banyak,” kata dia.

Menurut Titik batik antibakteri ini merupakan salah satu wujud diversifikasi produk batik seperti yang didorong Kementerina Perindustrian.nIa meyakini prospek penjualan batik antibakteri itu sangat bagus di saat persoalan kesehatan tubuh menjadi prioritas di masa pandemi. Malah ia berharap akan ada batik antivirus juga ke depannya.

“Sekarang masih antibakteri, siapa tahu ke depan bisa membuat yang antivirus,” kata Titik.

Titik menjelaskan secara fisik kain batik antibakteri yang telah dipatenkan tersebut tidak ada bedanya dengan kain batik biasa. Melalui teknologi yang dimiliki Balai Besar Kerajinan dan Batik, antibakteri dimasukkan melalui pori-pori kain.

Antibakterinya, kata dia, telah diuji di sepuluh perusahaan batik yang tergabung dalam Asosiasi Pengrajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI).

“Bakteri kan ada yang baik ada yang buruk. kami berharap dengan adanya busana antibakteri maka bakteri yang kurang sehat bisa dicegah masuk,” kata dia.

Dengan cara seperti itu, ia berharap tetap mampu menghadirkan batik dengan material berkualitas dengan desain yang nyaman. Nyaman untuk digunakan sebagai baju harian di rumah, namun tetap cantik dikenakan untuk bepergian. Dan aman dari sisi kesehatan. (red/pen)

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,540FansLike
419FollowersFollow
22FollowersFollow
279SubscribersSubscribe

Terpopuler

Suara Rilis

GPR Milenial

Suara Tokoh