Sunday, April 18, 2021

7.525 UMKM Tangerang Terima Bantuan Modal Pemulihan Ekonomi

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kota Tangerang Banten telah memberikan bantuan modal usaha kepada sebanyak 7.525 kelompok UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) melalui sejumlah program dalam rangka pemulihan ekonomi dan pembangunan kemandirian masyarakat.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan penyaluran bantuan kepada pelaku UMKM dan PKL dilakukan melalui program Tangerang BISA dan Tangerang Emas yang bekerjasama dengan Bank BJB.

“Harapan kami, bantuan yang disalurkan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya di masa pandemi dan kembali bangkit setelah banyak yang alami penurunan pendapatan,” katanya di Tangerang, Selasa (2/3).

Kemudian untuk membantu penjualan produk UMKM, Pemkot Tangerang telah bekerjasama dengan Tokopedia melalui program Rangku dan Gojek Indonesia guna mempermudah dalam pendistribusian produk dari penjual ke pembeli.

“Modal kita berikan dan usaha juga dibantu melalui promosi,” katanya.

Wakil Wali Kota Sachrudin menambahkan program pemulihan ekonomi lainnya yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang adalah bekerjasama dengan 157 perusahaan dengan menyediakan 13.194 lowongan kerja selama kurun tahun 2020 melalui Job Fair Virtual.

Saat ini, program tersebut terus dilanjutkan yang diselenggarakan setiap bulan oleh Dinas Tenaga Kerja untuk membantu warga dalam mendapatkan informasi lowongan kerja.

Pemkot Tangerang juga mengoptimalkan kantor kelurahan menjadi Balai Latihan Kerja dengan menyediakan berbagai pelatihan keterampilan.

“Sepanjang tahun 2020, ada 11.380 peserta yang ikut pelatihan di BLK Kelurahan,” ujarnya.

Untuk mendorong partisipasi masyarakat selama pandemi, Pemkot menggandeng 44 Kelompok Wanita Tani dengan membagikan 484.118 bibit tanaman produktif untuk melakukan bertani di pemukiman.

Pemkot juga membentuk Ecofarm sebagai pusat ketahanan pangan dan agrowisata yang mengintegrasikan semua kebutuhan masyarakat dalam sektor pertanian.

“Kampung tematik yang sudah ada, kita optimalkan dalam mencegah terjadinya penyebaran dan mendorong aktifitas masyarakat,” katanya.

Dalam waktu yang bersamaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) untuk kembali bangkit dalam Pemulihan Ekonomi di Tangsel.

Hal ini ditegaskan Ketua PEN Tangsel Tedy Meiyadi di Restoran Sawangan, Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, Senin (1/3).

Menurut Tedy pelonggaran dalam kebangkitan pemulihan ekonomi di Tangsel harus segera berjalan terlebih saat zonasi mulai bergeser, dari zona merah ke orange, menurutnya dalam pemulihan ekonomi ini peran media sangat penting terutama dalam membangkitan ekonomi di Tangsel.

“Ekonomi harus bangkit jangan banyak larangan-larangan yang penting Prokes tetap jalan, dan buat saya peran media sangatlah penting dalam hal ini, karena media merupakan bagian dari pilar pembangunan,  dan pertumbuhan ekonomi terutama saat pemulihan ekonomi mulai bergerak, dari zona merah menuju orange dan kuning,” jelasnya.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,540FansLike
419FollowersFollow
22FollowersFollow
279SubscribersSubscribe

Terpopuler

Suara Rilis

GPR Milenial

Suara Tokoh