spot_img

BERITA UNGGULAN

Menhub Budi Karya Sebut Progres Jalur Kereta Bandara YIA Capai 83,6 Persen

SuaraPemerintah.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan progres pembangunan jalur kereta bandara dari Stasiun Kedundang sampai Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, per Maret 2021, mencapai 83,6 persen. Jalur ini menghubungkan bandara dari Stasiun Kedundang ke Bandara Internasional Yogyakarta.

Hal ini diungkapkan oleh Budi Karya Sumadi di Kulon Progo, Jumat, 12 Maret 2021, yang  mengatakan bahwa pembangunan kereta bandara merupakan bagian tidak terpisahkan dari Bandara Internasional Yogyakarta. Di mana bandara ini merupakan bandara internasional yang dapat didarati pesawat berbadan besar dan menjadi pusat pergerakan orang baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sehingga harus memiliki konektivitas dan integrasi antar moda yang baik.

“Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) bisa menampung sekitar 20 juta penumpang per tahun, maka itu harus memiliki konektivitas yang baik melalui kereta bandara, yang dapat menghubungkan antara Stasiun Tugu Yogyakarta dengan Bandara YIA Kulon Progo. Upaya ini juga untuk mendukung Borobudur sebagai kawasan destinasi wisata prioritas. Masyarakat juga bisa lebih nyaman menggunakan kereta bandara,” kata Budi Karya Sumadi.

Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian tengah membangun jalur kereta api bandara sepanjang 5,3 km dari Stasiun Kedundang ke Stasiun Bandara Internasional Yogyakarta yang dibangun secara elevated (layang). Per Maret 2021, progres pembangunannya telah mencapai 83,6 persen.

Pembangunan jalur kereta dengan nilai investasi sebesar Rp1,1 triliun dibangun secara tahun jamak. Pembangunan dimulai sejak Desember 2019 dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun atau sekitar Juli 2021. Lalu dilakukan uji coba dan pengoperasian di  bulan Agustus.

“Pada Juli akan dilakukan serangkaian uji coba dan ditargetkan sudah bisa dioperasikan pada Agustus 2021,” katanya.

Budi mengatakan jumlah perjalanan kereta bandara dari Stasiun Tugu Yogyakarta – YIA sepanjang 40,23 km ini adalah sebanyak 24 trip per hari dengan menggunakan 4 train set kereta rel diesel listrik (KRDE) dan berkapasitas angkut mencapai 4.800 penumpang per hari.

Sementara, waktu tunggu antar kedatangan kereta (headway) yaitu sekitar 30 menit. Dari Stasiun Tugu Yogyakarta, perjalanan kereta bandara ini akan berhenti di dua stasiun yaitu Stasiun Wates dan Stasiun Bandara Internasional Yogyakarta.

Kecepatan kereta maksimal dapat mencapai 80 km per jam dengan waktu tempuh hanya sekitar 45 menit atau lebih cepat dibandingkan melewati jalan raya yang bisa memakan waktu 1-2 jam. Kemudian tarif yang berlaku diperkirakan sebesar Rp25 ribu.

“Kereta bandara ini untuk mempermudah moda transportasi bagi penumbang yang akan ke Bandara Internasional Yogyakarta dari Jawa Tengah dan Kota Yogyakarta,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Budi juga meninjau program padat karya pembuatan jalan akses sepanjang 310 m di Kawasan Lahan Permukiman Kaligintung, yang terdampak pembangunan kereta api bandara. Program ini menyerap tenaga kerja sekitar 400 orang penduduk sekitar.(red/pen)

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru