SuaraPemerintah.id – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Tekonologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim bertemu secara virtual dengan para pengajar program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Rabu (30/6/2021).
Nadiem menyampaikan apresiasinya kepada para pengajar BIPA khususnya yang berada di luar negeri karena telah berdedikasi untuk mengembangkan bahasa Indonesia.
“Saya mengapresiasi atas dedikasi para pengajar BIPA, terus berkarya dalam memperkenalkan bahasa Indonesia ke kancah dunia,” kata Nadiem dalam dialog bertajuk “Mas Menteri Ngobrol dengan Pengajar BIPA”, dikutip dari siaran pers Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Kamis (1/7/2021).
Nadiem mengatakan pengajar BIPA tidak hanya bertugas mengajarkan bahasa Indonesia, melainkan juga sebagai duta bangsa. Menurutnya, cara terbaik untuk meresapi budaya Indonesia yaitu melalui bahasa Indonesia, sehingga kriteria terpenting dari pengajar BIPA adalah memiliki kecintaan kepada budaya Indonesia.
“Duta budaya dan bahasa Indonesia ini harus orang yang jatuh cinta pada budaya Indonesia. Kalau tidak, minat dan keingintahuan tentang Indonesia tidak akan menular,” ujar Nadiem dalam acara yang dihadiri 500 orang tersebut.
Nadiem mengatakan Indonesia memiliki kebudayaan, sejarah, dan kebinekaan sebagai kekayaan luar biasa yang tidak dimiliki negara lain. Semuanya menjadi dasar untuk menjalin hubungan dengan negara lain.
“Para pengajar BIPA ini berjasa membuat jembatan budaya, bahasa, bisnis, kesenian antar negara,” kata Nadiem.
Mendikbudristek mengatakan orang-orang yang mengikuti kelas BIPA biasanya merupakan orang-orang yang ingin melakukan hal besar seperti riset, kesenian, atau penulisan. “Inilah menjadi kehebatan guru-guru BIPA kita, tugas yang luar biasa,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, E Aminudin Azis, mengatakan para pengajar BIPA adalah duta bahasa negara. Keberadaan peran dan pengaruh mereka patut terus diapresiasi dan diberi motivasi.
Menurut Aminudin, keberadaan para pengajar BIPA adalah akses dan aset diplomasi bahasa yang berharga dalam menyebarluaskan nilai-nilai keindonesiaan, serta mengenalkan jati diri bangsa Indonesia kepada masyarakat internasional.


.webp)












