SuaraPemerintah.ID – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mulai bangun jenis bisnis baru menjelang integrasi BUMN Pelabuhan. Jenis bisnis baru itu adalah menyerahkan pengelolaan peti kemas di Cabang Kendari dan Tarakan kepada Strategic Business Unit (SBU) Pelayanan Peti Kemas.
Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan, melalui model baru ini, nantinya SBU Pelayanan Peti Kemas akan mengelola bisnis peti kemas yang ada di Cabang Kendari dan Tarakan yang sebelumnya dikelola secara sendiri oleh masing-masing cabang.
“Tentu hasilnya nanti, pengelolaannya menjadi lebih fokus karena dilakukan oleh satu institusi atau satu SBU yang khusus menangani peti kemas, sehingga nanti cabang lebih berfokus pada yang sifatnya strategis yang sifatnya untuk managing atau mengelola stakeholder,” kata Prasetyadi seperti dilansir dari Antara, Minggu (29/8/21).
Menurutnya, model bisnis dikelola oleh satu unit pengelola tersendiri ini, baru pertama kali dilakukan di Pelindo IV. Di sini pihaknya mengelola bisnis peti kemas di luar Terminal Petikemas atau TPK.
Sebelumnya, Pelindo II atau Pelindo III sudah empat tahun menjalankan model bisnis ini. Sehingga, model bisnis Pelindo IV ini nantinya diharapkan akan memberikan nilai tambah serta dampak terhadap bottom line ke mitra.
Dirut Pelindo IV menambahkan perubahan model bisnis ini juga merupakan persiapan dalam rangka Pelindo Bersatu. Karena nantinya peti kemas akan dikelola oleh satu klaster tersendiri.
“Jadi nanti pada saat dilakukan integrasi atau merger tinggal di spin off masuk ke klaster peti kemas dan ini akan memudahkan di dalam pengelolaannya,” pungkasnya.


.webp)


















