spot_img

BERITA UNGGULAN

Permudah Distribusi Logistik, Bengkulu Outer Ring Road Tuntas Akhir 2021

SuaraPemerintah.ID – Pemerintah terus berupaya meningkatkan konektivitas pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Disamping pembangunan tol, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga membangun dan pemeliharaan jalan arteri nasional dengan tujuan memangkas dana logistik agar daya saing produk Indonesia meningkat, salah satunya Jalan Lingkar Luar Bengkulu (Bengkulu Outer Ring Road/BORR).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, adanya proyek ini dapat memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar” ujar Basuki.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, M. Diantoro Murod mengatakan, pembangunan Jalan Lingkar Luar Bengkulu merupakan akses jalan dari pintu Tol Bengkulu – Curup – Lubuk Linggau menuju Pelabuhan Pulau Baai, sehingga memperlancar distribusi logistik untuk Provinsi Bengkulu.

“Saat ini progres konstruksi BORR mengalami deviasi positif, melebihi rencana. Jadi kami optimis bisa selesai sesuai target di akhir tahun 2021 ini” ucapnya.

Perlu diketahui, bahwa terdapat tiga paket pembangunan guna menunjang pembangunan Bengkulu Outer Ring Road (BORR), yakni pembangunan Jembatan Elevated Nakau – Sebakul dengan nilai kontrak Rp 18,56 miliar, pelebaran jalan menambah lajur BORR (ruas Air Sebakul – Betungan) dengan nilai kontrak Rp 15,03 miar, dan duplikasi Jembatan Pulau Baai 2 dengan nilai kontrak Rp 24,78 miliar.

“Duplikasi Jembatan Pulau Baai 2 ini kami lakukan untuk mendukung angkutan batubara karena kapasitas jembatan eksisting sudah tidak sanggup lagi untuk melayani angkutan batubara. Bila kapasitas tidak ditambah, akan terjadi antrean kendaraan untuk keluar masuk Pulau Baai,” paparnya.

Sesuai data konstruksi, saat ini progres fisik pembangunan Jembatan Elevated Nakau – Sebakul sebesar 31,1 persen dan dikerjakan kontraktor PT. Bumi Arenas Raflesia, pelebaran jalan menambah lajur BORR (ruas Air Sebakul – Betungan) dengan progres 22,68 persen. Proyek ini dikerjakan oleh PT. Karang Nio Karya, dan duplikasi Jembatan Pulau Baai 2 dengan progres 49 persen dikerjakan kontraktor PT. Rodateknindo Purajaya.

Tidak hanya membangun BORR, tahun ini menurutnya BPJN Bengkulu juga melakukan penanganan jalan dan jembatan untuk pengembangan wilayah dan akses jalan penunjang pariwisata.

Kegiatan pemeliharaan, peningkatan dan pembangunan jalan dan jembatan di Bengkulu dilakukan pada dua koridor utama, yakni Koridor Lintas Barat (batas Provinsi Lampung Hingga ke batas provinsi Sumatera Barat), dan Koridor Lintas Penghubung (Bengkulu – Curup – Batas Provinsi Sumatera Selatan di Lubuk Linggau dan Bengkulu – Manna – Tanjung Sakti – Batas Provinsi Sumatera Selatan di Pagar Alam).

“Koridor-koridor utama tersebut merupakan faktor pengungkit untuk menghubungkan kawasan sentra ekonomi dan kawasan sentra pariwisata di Bengkulu,” tutupnya.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru